Beranda blog Halaman 2254

BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Aceh

0
Ilustrasi Gelombang Laut. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Hingga 1 April 2021 mendatang, sejumlah wilayah perairan di Indonesia harus waspada adanya potensi gelombang tinggi yang bisa mencapai ketinggian 4 meter.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gelombang tinggi ini disebabkan oleh sirkulasi udara dan pola angin. Peringatan dini gelombang dini dikeluarkan BMKG karena hasil pemantauan menunjukkan terdapat sirkulasi udara di Selat Karimata, Laut Banda dan Samudera Pasifik utara Halmahera.

Baca juga: Pertamina Dorong Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Pengaruh kedua adalah gerakan pola angin di wilayah perairan Indonesia bagian utara pada umumnya bergerak dari Timur Laut-Timur dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Selain itu, kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Selat Malaka bagian utara dan Laut Arafuru. Kondisi-kondisi inilah yang mengakibatkan tinggi gelombang mencapai kategori tinggi yaitu capai 4 meter di sekitar wilayah tersebut dan perairan lainnya pada 30 Maret 2021 hingga 1 April 2021.

Baca juga: Kilang Pertamina Terbakar, Ini Penyebabnya

Gelombang tinggi 1,25-2,50 meter (kategori sedang)

  • Perairan timur Pulau Simeulue hingga Kepulauan Mentawai
  • Perairan Bengkulu hingga barat Lampung
  • Samudra Hindia barat Enggano hingga Lampung
  • Selat Sunda bagian barat dan selatan
  • Perairan selatan Banten hingga Pulau Sumba
  • Selat Bali – Lombok hingga Alas bagian selatan
  • Perairan Pulau Sawu – Kupang hingga Pulau Rotte Laut Sawu
  • Samudra Hindia selatan
  • Jawa Barat
  • Samudra Hindia selatan
  • Bali hingga Nusa Tenggara Timur
  • Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud
  • Perairan Kepulauan Bitung hingga Likupang Perairan
  • Kepulauan Sitaro Laut Maluku bagian utara Perairan utara dan timur Halmahera
  • Laut Halmahera Perairan utara Papua Barat hingga Papua Samudra Pasifik utara
  • Halmahera hingga Papua Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Kai hingga Aru

Gelombang tinggi 2,50- 4,0 meter (kategori tinggi)

  • Perairan utara Sabang
  • Perairan barat Aceh
  • Selat Malaka bagian utara
  • Perairan barat Nias hingga Kepulauan Mentawai
  • Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai
  • Samudra Hindia selatan
  • Jawa Tengah hingga Timur
  • Laut Arafuru

Baca juga: Dukung Pemerintah Jaga Lingkungan, Ajinomoto Olah Limbah Cair jadi Air Bersih

Saran Keselamatan
Potensi gelombang tinggi ini dapat memperbesar risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dan masyarakat yang tinggal serta beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi itu haruslah tetap waspada.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan berlayar di perairan yang berpeluang terjadi gelombang tinggi tersebut. Sehingga perahu nelayan, perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Selanjutnya, kapal tongkang perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Bagi kapal ferry perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Terakhir, untuk kapal berukuran besar seperti Kapal kargo atau Kapal Pesiar, perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan gelombang tinggi di atas 4,0 meter.[]

Baca juga: 3 Juta Masker Terbuang Tiap Menit, Ancaman Bagi Lingkungan

Pertamina: Kebakaran Kilang Diduga karena Petir

0
Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Terbakar, Minggu (28/3/2021) malam.

Nukilan.id – Unit Manager Commrel & CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu Cecep Supriyatna mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran kilang minyak pertamina di Balongan.

Ia mengatakan dugaan sementara petir turut memicu kebakaran kilang Pertamina Indramayu.

“Sementara ini kita masih menduga (kebakaran disebabkan) terkena petir,” ujar Cecep seperti dikutip Antara, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Kilang Pertamina Terbakar, Ini Penyebabnya

Cecep belum menyampaikan secara detail kondisi terkini kilang Pertamina Balongan, namun api sudah dapat dilokalisasi agar tidak merambat ke tangki lainnya.

Api yang melalap tangki di kilang Pertamina Balongan hingga berita ini diturunkan juga belum padam.

“Api belum padam,” kata Cecep.

Kebakaran kilang Pertamina Balongan terjadi pada Senin (29/3) dini hari, dimana sebelumnya dari penuturan warga sekitar lokasi mencium bau yang sangat menyengat pada Minggu (28/3) malam.

Beberapa jam kemudian warga mendengar dentuman yang sangat keras disertai api yang membakar tangki kilang Pertamina Balongan

Akibat kebakaran kilang Pertamina Balongan, seribuan warga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. Kebakaran itu juga menyebabkan 29 luka ringan dan enam lainnya luka berat.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri mengaku mendapat laporan mengenai kebocoran pada pipa tangki minyak yang terbakar di kilang minyak RU VI Balongan.

“Kami mendapatkan informasi tadi bahwa ada rembesan atau kebocoran di pipa tangki yang terbakar,” katanya di Indramayu, Senin.

Baca juga: Mesin Rusak, Dishub: Operator KMP Aceh Hebat 1 Kurang Paham Teknologi

Kebocoran tersebut, menurut dia, diduga memicu terbakarnya tangki minyak di kilang minyak RU VI Balongan.

“Saya kira akibatnya itu (kebakaran), tetapi ini informasi awal, karena semalam itu ada petir yang cukup besar juga. Namun ini informasi awal, selebihnya nanti,” katanya.

Bupati Indramayu Nina Agustina menyatakan pihaknya masih turut mengawal penyelidikan terkait kepastian penyebab kebakaran di Kilang Balongan ini.

“Penyebab kan masih kita selidiki juga oleh pihak Pertamina, karena kemarin sih emang ada hujan dikit dan ada petir. (Penyebab) Masih dalam penyelidikan,” katanya.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memaparkan penyebab kebakaran di kilang minyak Pertamina itu bukan karena sambaran petir.

“Berdasarkan alat monitoring lightining detector yang berlokasi di BMKG Jakarta dan BMKG Bandung dari pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB, bahwa tidak terdeteksi adanya aktivitas sambaran petir di wilayah kilang minyak Balongan, Indramayu,” kata Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Rahmat Triyono.[]

Kesbangpol Aceh Gelar Dialog Bahas Isu Aktual

0
Badan Kesbangpol Aceh, menggelar dialog membahas isu-isu aktual di Aceh. Selasa (30/3/2021)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Badan Kesbangpol Aceh, menggelar dialog membahas isu-isu aktual di Aceh. Dialog itu digelar untuk menjaring masukan lintas stakeholder tentang arah kebijakan Pemerintah Aceh dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Aceh.

Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Mahdi Efendi, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan berbagai masukan dari seluruh stakeholder, sebagai langkah solutif untuk menjawab permasalahan yang terjadi di Aceh. Dengan alternatif solusi itu arah pembangunan Aceh bisa berjalan sesuai dengan alur yang telah direncanakan, dan konflik sosial dapat dihindari.

Baca juga: SBMPTN Akan Ditutup, Rektor USK Minta Segera Daftar

“Kita tentu ingin memperkuat koordinasi antara Pemerintah Aceh dengan seluruh stakeholder, sehingga seluruh potensi konflik di Aceh dapat dihindari,” kata Mahdi saat membuka dialog yang dilangsungkan di Aula Badan Kesbangpol Aceh, Selasa (30/3/2021).

Mahdi mengatakan, dalam Undang Undang tentang penanganan konflik sosial, diamanatkan kepada elemen pemerintah daerah dan masyarakat, untuk terlibat aktif dalam menangani konflik sosial. Karena itu menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Aceh untuk menangani konflik sosial yang jika tidak ditangani akan mengganggu keberlangsungan perdamaian di Aceh.

Ditambahkan, Pandemi covid-19 yang membuat semua negara terpuruk, bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya konflik sosial. Karena itu, Kesbangpol Aceh memandang perlu masukan semua elemen baik dari sisi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan.

Baca juga: PWI Gelar UKW, Diskominsa: Tingkatkan Kapasitas dan Kompetensi Wartawan Aceh

“Kebijakan pemerintah hendaknya mendapat dukungan masyarakat. Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bahu membahu merawat perdamaian di Aceh,” kata Mahdi.

Dialog interaktif itu sendiri diikuti perwakilan unsur organisasi kemahasiswaan universitas di Banda Aceh, perwakilan OKP, jurnalis dan unsur terkait lainnya. Mereka yang mengisi materi dialog adalah Kepala BPS Aceh, Kepala Kesbangpol Aceh, Kepala Bappeda Aceh dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh.[]

Mulai 1 April GeNose Jadi Syarat Naik Pesawat, Ini Ketentuannya

0
Proses uji coba tes GeNose C19 di dua bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II(Dok. Angkasa Pura II)

Nukilan.id – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 membolehkan pelaku perjalanan transportasi udara menggunakan GeNose sebagai alat pemeriksaan sebelum bepergian.

Aturan yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 itu mulai berlaku 1 April 2021.

Kendati demikian, belum semua bandara di Indonesia melayani pemeriksaan GeNose.

Setidaknya, pada tahap awal ada 4 bandara yang melayani pemeriksaan tersebut.

Baca juga: SBMPTN Akan Ditutup, Rektor USK Minta Segera Daftar

  1. Kapasitas

President Director PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengatakan, di wilayah AP II ada 2 bandara yang melayani pemeriksaan GeNose yakni Bandara Husein Sastranegara di Bandung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.

“Setelah itu, bertahap diterapkan di bandara-bandara lain yang dikelola perseroan,” kata Awaluddin seperti dikutip Nukilan.id dari Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Berdasar jumlah bilik dan kapasitas mesin GeNose, kata Awaluddin, Bandara Husein Sastranegara dapat melayani sekitar 400 orang per hari untuk tes.

Sementara, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II mampu melayani sekira 700 orang per hari.

“Kami memperkirakan, pada tahap awal ini jumlah penumpang pesawat yang menggunakan tes GeNose C19 bisa mencapai sekitar 10 persen hingga 15 persen dari total penumpang pesawat yang berangkat,” kata Awaluddin.

Dua bandara lain yang melayani GeNose berada di wilayah AP I.

General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan, dua bandara tersebut yakni Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) DIY dan Bandara Juanda Surabaya.

“YIA menyiapkan 6 alat GeNose untuk 5 bilik peneriksaan. Kantong tiup GeNose disiapkan 2.000 per hari dengan asumsi penumpang rata-rata per hari hanya 1.500,” ujar Pandu kepada Kompas.com, Selasa.

“Tanggal 1 akan buka mulai pukul 04.00 sd 19.00 WIB dengan jumlah 16 petugas yang melayani,” tuturnya.

Sesuai bunyi SE, mereka yang diizinkan bepergian menggunakan pesawat ialah yang menunjukkan hasil negatif setelah diperiksa menggunakan GeNose.

Baca juga: PWI Gelar UKW, Diskominsa: Tingkatkan Kapasitas dan Kompetensi Wartawan Aceh

  1. Tahapan

Adapun layanan GeNose menjadi alternatif syarat perjalanan penumpang pesawat selain hasil negatif tes RT-PCR atau hasil negatif rapid test antigen.

Tak seperti tes RT-PCR atau rapid test antigen yang pemeriksannya dapat dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan, pemeriksaan GeNose dilakukan pada hari yang sama dengan pemberangkatan pesawat di bandara keberangkatan.

Awaluddin menerangkan, setidaknya ada 3 tahapan yang harus ditempuh calon penumpang pesawat untuk mendapatkan layanan GeNose.

Pertama, pre-process.

Pada tahap ini calon penumpang harus mengunduh dan mendaftar pada aplikasi Airport Health Center, melakukan verifikasi email, dan mengisi profil di aplikasi.

Calon penumpang kemudian melakukan pemesanan tes dan membayar.

Kedua, tahap on-process. Calon penumpang akan diverifikasi, diberi kantong napas dan diambil sampel napas oleh petugas.

Kemudian dilakukan scan QR code data serta kantung napas, dan analisa sampel napas.

Tahap terakhir yakni post-process. Pada tahap ini hasil tes keluar melalui aplikasi.

Rangkaian tersebut berdurasi sekitar 10 menit, terhitung dari pertama kali mengunduh aplikasi Airport Health Center hingga hasil tes keluar.

Sebagai langkah antisipasi apabila penumpang pesawat tidak memiliki smartphone, AP II akan menyediakan help desk untuk melakukan pelayanan.

“Pelaksanaan tes GeNose C19 di bandara-bandara AP II didukung dengan aplikasi agar pelaksanaan tes dapat lebih teratur secara administrasi dan berjalan lancar,” kata Awaluddin.[]

Baca juga: Mesin Rusak, Dishub: Operator KMP Aceh Hebat 1 Kurang Paham Teknologi

Mesin Rusak, Dishub: Operator KMP Aceh Hebat 1 Kurang Paham Teknologi

0
KMP Aceh Hebat 1

Nukilan.id – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, S. T. MT mengatakan, kerusakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 disebabkan oleh kendala teknis pada bagian mesin saat berlayar dari pelabuhan Sinabang menuju pelabuhan Calang.

Ia menambahkan, kendala juga terjadi karena Anak Buah Kapal (ABK) atau operator KMP Aceh Hebat 1 kurang memahami teknologi, sehingga terhambat dalam perbaikan.

“Kendala Teknis di mesin kapal, saat perjalanan dari pelabuhan Simeulue ke calang. Selain itu, kendala KMP Aceh Hebat 1, pertama dengan genset, kedua operator atau ABK kurang pemahaman teknologi mengenai permasalahan yang terjadi dilapangan,” Kata Junaidi saat diwawancarai Nukilan.id di Aula Badan Kesbangpol Aceh, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: KMP Aceh Hebat 1 Mengalami Kerusakan Saat Berlayar

Maka dari itu, kata dia – untuk mengantisipasi, Dinas Perhubungan Aceh sudah meminta galangan kapal PT. Multi Ocean Shipyard, Tanjung Balai Karimun untuk mengirim teknisi yang berkompeten dan menguasai teknologi kapal. Sehingga KMP Aceh Hebat 1 bisa diperbaiki dengan cepat. Ia juga meminta teknisi tersebut bersedia menetap sementara didalam kapal.

“Kendala yang sangat besar di pelabuhan barat selatan adalah kondisi pelabuhan yang terbuka, sehingga pada saat kapal berlabuh, sering terjadi benturan dan kapal terombang ambing. Apalagi kondisi cuaca sangat buruk saat ini, sehingga menjadi salah satu penyebab terganggunya mesin bagian kapal,” lanjutnya.

Sementara itu, Junaidi menjelaskan bahwa, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayaran, kapal yang mengalami keruskan atau bermasalah selama kurang lebih 3 jam, kapal tersebut tidak boleh berlayar lagi.

“Kalau kapal sudah tiba di darat atau pelabuhan, ABK kapal harus melaporkan dan ada SOP pelayaran. Kalau 3 jam bermasalah, kapal tidak boleh berlayar lagi,” sebutnya.

Baca juga: Ternyata Kerusakan KMP Aceh Hebat 1 Hanya Soal Baut “Rampdoor”, Ini Penjelasannya

Diketahui, KMP Aceh Hebat 1 mengalami kerusakan saat berlayar dari rute Simeulue menuju ke pelabuhan calang, Kabupaten Aceh jaya pada hari Minggu 28 Maret 2021, sekitar pukul 03.00 malam. Kerusakan tersebut terjadi setelah menempuh perjalan selama kurang lebih 9 jam dari pelabuhan sinabang, Kabupaten Simeulue.

Menurut informasi dari salah seorang penumpang bahwa, KMP Aceh Hebat 1 mengalami kerusakan ditengah laut selama kurang lebih 2 jam. Dan semua kelistrikan kapal tidak berfungsi termasuk lampu kapal mati. Namun, alarm kapal berbunyi.[Irfan]

Lestarikan Lingkungan, PLN Aceh Lepas Ratusan Tukik

0

Nukilan.id – Penyu merupakan salah satu fauna yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah. Reptil laut ini mampu bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Asia Tenggara.

Konservasi merupakan salah satu kegiatan yang sangat diharapkan dapat mencegah punahnya habitat penyu karena predator alami maupun manusia.

Baca juga: PLN Aceh Lepaskan 370 Ekor Anak Penyu di Pasie Jalang

PT (Persero) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh melepas tiga ratusan tukik atau anak penyu di Kawasan Pantai Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.

“Pelepasan ratusan tukik tersebut merupakan bagian dari komitmen PT PLN UIW Aceh untuk menjaga keseimbangan lingkungan,” kata General Manager PT PLN UIW Aceh, Abdul Mukhlis di Aceh Besar, Senin sore (29/3).

Pernyataan tersebut disampaikan pada acara pelepasan tukik bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Besar, Ridwan Jamil serta sejumlah pejabat di lingkungan perusahaan tersebut dan unsur Forkopimda setempat Aceh Besar.

Ia menjelaskan PLN berkomitmen untuk terus mendukung program – program konservasi lingkungan sebagai bagian dari program CSR PLN.

“Menjaga lingkungan merupakan tugas kita bersama, semoga apa yang dilakukan oleh PLN hari ini dapat dilanjutkan oleh lembaga lainnya,” kata Abdul Mukhlis.

Baca juga: PWI Gelar UKW, Diskominsa: Tingkatkan Kapasitas dan Kompetensi Wartawan Aceh

Menurut dia dalam pelepasan tukik tersebut pihaknya ikut melibatkan komunitas pencinta lingkungan dan konservasi penyu.

“Indonesia merupakan rumah bagi 6 dari 7 spesies penyu yang ada di dunia, ketujuh spesies penyu tersebut adalah Penyu Belimbing, Penyu Hijau, Penyu Tempayan, Penyu Pipih, Penyu Sisik, dan Penyu Lekang,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu jenis yang dilepas pada program tersebut adalah tukik belimbing. Penyu belimbing adalah penyu yang terbesar dengan ukuran panjang badan mencapai 2,75 meter dan bobot 600 – 900 kilogram.

Baca juga: Dukung Pemerintah Jaga Lingkungan, Ajinomoto Olah Limbah Cair jadi Air Bersih

Sementara itu Bupati Aceh Besar Mawardi Ali yang diwakili Kadisparpora Aceh Besar, Ridwan Jamil mengapresiasi yang dilakukan PLN Aceh.

“Penyu akan punah jika tidak di jaga, karena itu semua pihak memiliki peran yang sama dalam menjaga ekosistem agar tetap seimbang”, katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Senior Manager SDM dan Umum, Yoserianto, Senior Manager Distribusi, Eddi Saputra, Manajer UP3 Banda Aceh Heru Eriady, Manajer Komunikasi PLN UIW Aceh,T Bahrul Halid, Asman CSR & PKBL PLN UIW Aceh, Rahmad Ardiansyah dan Asisten Manajer Manajemen Stakeholder Mukhtar Juned.[]

BPBD Evakuasi Ular Piton Usai Mangsa Lembu di Aceh Besar

0

Nukilan.id – Seekor ular piton sepanjang tujuh meter dievakuasi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar. Selanjutnya, ular tersebut dilepasliarkan di kawasan hutan yang tidak jauh dari lokasi penemuan.

Ular jumbo itu ditemukan warga Desa Krung Kala, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar di sekitar lokasi irigasi. Saat diamati, ular tersebut diduga baru saja memangsa seekor anak lembu milik warga.

Kepala BPBD Aceh Besar, Farhan AP mengatakan, evakuasi ular dilakukan oleh seorang petugas BPBD yang memahami teknik menjinakkan binatang reptil. Petugas tersebut juga didampingi delapan personel lain.

Ular piton sepanjang tujuh meter dievakuasi petugas BPBD Aceh Besar., Selasa (30/3/2021).

“Petugas langsung mengamati posisi ular dan melakukan penangkapan. Ular piton dievakuasi dengan mobil rescue BPBD,” kata Farhan dikutip Nukilan.id dari inews, Selasa (30/3/2021).

Farhan menuturkan, ular piton tersebut kembali dilepasliarkan oleh petugas ke habitatnya di kawasan hutan yang ada di kawasan penemuan.

“Ular piton itu sudah dilepaskan oleh petugas ke alam habitatnya di wilayah Kecamatan Lhoong,” kata Farhan AP.[]

AHY Sampaikan Situasi Terkini Partai Demokrat Pasca KLB

0
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Nukilan.id – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan laporan perkembangan situasi terkini Partai Demokrat kepada seluruh kader, simpatisan dan masyarakat Indonesia. Hal ini disampaikan AHY sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Partai Demokrat kepada publik.

“Partai Demokrat adalah partai yang terbuka. Tidak ada yang kami sembunyikan,” kata AHY dalam konferensi pers, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Demokrat Bongkar Gerombolan “Begal Politik” di Aceh

AHY mengatakan, Partai Demokrat dibawah kepemimpinannya masih tetap solid. Menurutnya sesudah laporan Partai Demokrat kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 8 Maret 2021, segenap jajaran pimpinan dan pengurus di tingkat DPP, DPD, DPC, DPAC dan hingga ranting semakin kompak, berani, dan siap mempertahankan kedaulatan Partai Demokrat.

“Termasuk eksistensi Partai Demokrat di seluruh tanah air,” kata AHY.

Artinya, lanjut AHY – seluruh kader semakin kompak, berani, dan siap melawan siapapun yang mengancam, dan ingin merebut apa yang kami miliki. Karena bagi kami, perjuangan ini suci demi menegakkan kebenaran dan keadilan, serta menyelamatkan demokrasi di negeri ini.

Baca juga: Demokrat: Konpers Moeldoko Bentuk Frustasi dan Menutupi Rasa Malu

Selanjutnya, AHY juga mengucapkan terima kasih, rasa bangga, sekaligus juga penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota legislatif dari Fraksi Partai Demokrat, baik di tingkat DPR-RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota masih solid dan setia bersama Partai Demokrat dibawah kepemimpinan Ketua Umum yang sah.

“Kecuali saudara Jhoni Allen Marbun, salah satu dalang utama GPK-PD, yang telah diberhentikan dari partai dengan tidak hormat, dan tengah diproses Penggantian Antar Waktu (PAW) sebagai anggota DPR RI,” tegasnya.

Selain itu, AHY menyampaikan terima kasih dan bersyukur telah diberikan ruang dan waktu untuk menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pemerintah. Seperti bertemu Menkopolhukam, jajaran Kemenkumham, Komisioner KPU dan yang lainnya. Tanpa saling intervensi dalam bentuk apapun, dengan sikap saling menghormati.

Baca juga: Demokrat Aceh Minta Perlindungan Hukum ke Kapolda

“Komunikasi ini penting untuk mencegah terjadinya salah persepsi antara jajaran pemerintah dengan Partai Demokrat, seperti yang kerap diangkat dalam pemberitaan di media massa, maupun percakapan publik di media sosial,” ujar AHY.

I menegaskan bahwa, saat ini Partai Demokrat sedang menunggu sikap dan putusan Kemenkumham dalam merespons Kongres Luar Biasa (KLB) yang ilegal dan inkonstitusional.

“Partai Demokrat menaruh harapan, dan memegang janji pemerintah serta jajaran penegak hukum, untuk menegakkan hukum sebenar-benarnya dan seadil-adilnya,” tutur AHY, Putra dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.[]

Baca juga: Mualem: Pemerintah Tak Serius Perjuangkan Pilkada Aceh 2022

Deklarasi Bersama, Partai Aceh Minta Jokowi Restui Pilkada 2022

0
Pengurus Partai Aceh dari seluruh Provinsi Aceh menggelar deklarasi pernyataan sikap Pilkada 2022, di Goa Peteri Pukes, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (29/3/2021). Foto: Antara.

Nukilan.id – Pengurus Partai Aceh di seluruh Aceh melakukan deklarasi bersama, meminta pemerintah pusat untuk mengizinkan pelaksanaan Pilkada Aceh pada tahun 2022.

“Kami meminta pemerintah pusat agar merestui pelaksanaan Pilkada di Aceh dilaksanakan pada tahun 2022,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh Muzakir Manaf (Mualem) seperti dikutip Nukilan.id dari pikiran-rakyat.com.

Baca juga: Mualem: Pemerintah Tak Serius Perjuangkan Pilkada Aceh 2022

Mualem menyebutkan bahwa, pernyataan sikap disampaikan dan dibacakan dalam deklarasi yang ditujukan langsung kepada Presiden Joko Widodo untuk diteruskan kepada kementerian terkait.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkada di Aceh merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

“Undang-undang menjadi komitmen bersama dalam perjanjian MoU Helsinki, 15 Agustus 2005 lalu, antara Aceh dan Pemerintah Pusat.

Baca juga: Malik Mahmud: Pilkada 2022, Mualem Satu-Satunya Calon Gubernur Aceh

Maka dari itu, berdasarkan perjanjian yang telah disepakati tersebut, Mualem meminta Presiden Jokowi menghormati kekhususan Aceh.

“Karena itu, Partai Aceh meminta Presiden Jokowi menghormati kekhususan Aceh,” ujarnya.[]

SBMPTN Akan Ditutup, Rektor USK Minta Segera Daftar

0
Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Samsul Rizal

Nukilan.id – Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bakal ditutup Kamis mendatang. Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh meminta lulusan SMA sederajat segera mendaftar.

“Ini salah satu jalur masuk perguruan tinggi yang harus kalian manfaatkan sebaik mungkin,” kata Rektor USK Prof. Samsul Rizal dalam keterangan kepada wartawan, Senin (29/3/2021).

Prof Samsul mengatakan, berdasarkan data masuk ke Panitia Pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) USK, jumlah pendaftar SBMPTN di USK hingga hari ini baru mencapai 7.645 peserta. Jumlah tersebut masih tergolong sedikit bila dibandingkan jumlah pendaftar SBMPTN pada tahun sebelumnya.

“Jadi jangan menunda lagi, jika sudah mantap dengan pilihan program studi dan PTN maka segeralah mendaftar jalur SBMPTN ini,” tegas Samsul.

Ia meminta siswa yang mendaftar agar menyimpan data secara permanen serta menyelesaikan pendaftaran hingga mencetak kartu ujian. Pendaftaran dianggap sah bila peserta telah melakukan semua proses tersebut.

Selain itu, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) membuat aturan pembatasan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Peserta SBMPTN wajib memilih pusat UTBK yang lokasinya dekat dengan domisili siswa.

Untuk Provinsi Aceh, pusat UTBK tersebar di lima perguruan tinggi yaitu Universitas Samudra (UNSAM) Langsa, Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Lhokseumawe, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh Besar, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh dan USK.

“Dengan waktu pendaftaran yang kian sempit, maka peserta diminta untuk tidak menunda lagi proses pendaftarannya. Hal ini juga untuk mengantisipasi apabila terjadinya gangguan traffic pada website di hari terakhir,” jelas Prof Samsul.

Tahun ini USK menyediakan kuota untuk jalur SBMPTN sebesar 45% atau 3.427 mahasiswa. Sementara untuk dua jalur lainnya yaitu Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebesar 25% atau 1.907 mahasiswa, dan Seleksi Mandiri sebesar 30% atau 2.286 mahasiswa.

Untuk informasi lebih lanjut terkait proses seleksi masuk perguruan tinggi ini, peserta dapat melihatnya di website resmi LTMPT. Apabila ada kendala selama proses pendaftaran SBMPTN atau lainnya dapat menghubungi helpdesk LTMPT, atau Humas USK pada nomor 08116752000.[]