Beranda blog Halaman 1286

Ciptakan Ruang Terbuka Hijau, DKP Aceh Tanam Mangrove di PPS Kutaraja

0
Penanaman Mangrove di PPS Kutaraja. (Foto: Dok. DKP Aceh)

Nukilan.id – Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh mengambil langkah-langkah untuk mencegah pemanasan global melalui penerapan prinsip Eco Fishing Port (EFP), yang bertujuan mencapai keseimbangan antara lingkungan dan manfaat ekonomi dalam pengelolaan pelabuhan. 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, menyatakan bahwa penerapan prinsip EFP bertujuan mencapai keseimbangan antara aspek komersial dan lingkungan dalam mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.

“Seiring terjadinya pemanasan global saat ini, keberadaan ruang terbuka hijau dianggap sangat penting,” kata Aliman kepada wartawan pada Kamis, 1 Februari 2024.

Untuk mendukung hal ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh melakukan penanaman mangrove sebagai upaya untuk menciptakan ruang terbuka hijau di PPS Kutaraja. Ruang Terbuka Hijau di PPS Kutaraja telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Mangrove atau Mangrove Park dengan luas sekitar 8,33 hektar.

“Dan telah dilakukan upaya untuk mengembalikan kawasan tersebut menjadi kawasan terbuka hijau,” tambahnya.

Aliman menyebutkan bahwa beberapa kegiatan, seperti penanaman bersama dengan berbagai instansi dan pemerhati lingkungan secara swadaya, telah dilakukan untuk mendukung inisiatif ini. 

Selain itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh membentuk Kelompok Masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, termasuk Kelompok Pemuda Peduli Mangrove Kutaraja (PEMANGKU), yang telah aktif melakukan pembibitan mangrove di kawasan Mangrove Park.

Ini dianggap sebagai langkah awal dalam mewujudkan Mangrove Park di Kawasan PPS Kutaraja. Kawasan ini kini memiliki Mangrove Nursery, di mana telah berhasil membibitkan 10 jenis mangrove dari total 16 jenis mangrove yang ada di Aceh, termasuk Rhizophora stylosa, Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Avicennia marina, Avicennia officinalis, Avicennia alba, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Ceriops tagal, dan Nypa fruticans.

Selain itu, harapannya adalah bahwa Mangrove Park ini dapat menjadi pusat untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan wisata mangrove di masa mendatang.

“Keberadaan Mangrove Park yang dikelola oleh DKP Aceh ini menjadi contoh bagi pengembangan pelabuhan perikanan yang ramah lingkungan,” pungkasnya.

Persediaan Beras di Bulog Aceh Cukup untuk Tiga Bulan ke Depan

0
Aceh Surplus Beras
Ilustrasi beras bulog. (Foto: Perum Bulog)

Nukilan.id – Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Aceh mengumumkan bahwa persediaan beras di gudang perusahaan mencapai 18.600 ton. Ketersediaan ini dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan  hingga April 2024.

“Persediaan yang ada saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan, termasuk untuk penyaluran bantuan pangan beras tahap pertama tahun 2024,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Saldi Aldryn, pada Kamis (1/2/2024).

Menurut Aldryn, kebutuhan pangan per bulan untuk program bantuan pangan beras tahap pertama tahun 2024 di Aceh mencapai 530.914 Penerima Bantuan Pangan (PBP) atau 5.309 ton per bulan. Dengan demikian, persediaan yang ada di gudang Bulog dapat mencukupi untuk penyaluran tiga bulan ke depan. Aldryn juga menyatakan bahwa akan ada pasokan beras impor untuk memperkuat stok di gudang Bulog.

“Kita akan mendapat tambahan sekitar 10 ribu ton beras impor dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan di provinsi Aceh,” tambahnya.

Aldryn mengungkapkan bahwa program bantuan pangan tahun 2023, yang dilaksanakan dalam tujuh alokasi (Maret sampai Mei dan September sampai Desember 2023), telah sukses. Program ini berhasil mengurangi laju inflasi di Indonesia sebesar 2,61 persen, dan khususnya di Aceh sebesar 1,53 persen.

Realisasi penyaluran bantuan pangan di Provinsi Aceh saat ini sudah mencapai 1.722 ton dari alokasi per bulan sebesar 5.309 ton, atau sekitar 32,44 persen. Aldryn berharap masyarakat penerima manfaat dapat mengkonsumsi beras yang diberikan karena beras tersebut memiliki kualitas premium. [Rjf]

Laba Bank Syariah Indonesia Melonjak 33,88 Persen di Kuartal IV 2023

0
Gedung BSI. Foto: dok MI/Andri Widiyanto.

Nukilan.id – Bank Syariah Indonesia, Tbk. (BSI) berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan yang mengesankan di tengah ketidakpastian ekonomi global yang dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik dunia. Pada kuartal IV/2023, BSI mencatat laba yang tumbuh 33,88% (yoy) menjadi Rp5,70 triliun, menunjukkan keberhasilannya dalam menghadapi tantangan ekonomi yang sulit.

Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, menyampaikan kontribusi utama terhadap kinerja positif BSI adalah pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), dan dana murah yang tumbuh dua digit. Strategi respons yang tepat dan model bisnis yang fleksibel dan terdigitalisasi juga turut berperan dalam pencapaian tersebut.

“BSI berhasil mencetak kinerja yang sangat baik di tengah situasi perekonomian global yang penuh ketidakpastian. Langkah-langkah strategis, adaptif, dan inovatif dalam bisnis yang memiliki permintaan tinggi di pasaran menjadi kunci kesuksesan kami,” kata Hery.

Ditambahkannya, model bisnis yang fleksibel dan terdigitalisasi memungkinkan BSI untuk mengakses berbagai segmen masyarakat, dari individu hingga korporat. Hal ini menjadikan BSI sebagai bank syariah yang melampaui batas, menawarkan produk dan layanan perbankan yang lebih beragam dibandingkan dengan bank syariah lainnya.

Hery Gunardi juga menyoroti dukungan pemerintah terhadap regulasi perbankan syariah, membuka peluang besar bagi BSI untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek nasional.

Dari sisi intermediasi, pertumbuhan pembiayaan dan penghimpunan DPK memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja BSI. Pada 2023, jumlah pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp240,32 Triliun, dengan pertumbuhan 15,70% (yoy). Komposisi pembiayaan didominasi oleh segmen konsumer (54,32%), wholesale (28,09%), dan retail (17,58%).

Pentingnya pembiayaan berkelanjutan juga tergambar dari komitmen BSI terhadap segmen ini, dengan total pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp57,7 triliun pada akhir 2023. Sektor UMKM menjadi penyumbang terbesar dengan Rp45,4 triliun, diikuti oleh sustainable agriculture, eco-efficient product, energi terbarukan, dan proyek eco-green.

Penghimpunan DPK BSI mencapai Rp293,77 triliun, dengan pertumbuhan 12,35% (yoy). Dana murah, terutama tabungan, mencapai Rp124,73 triliun atau 40% dari total DPK.

Selain itu, kinerja positif BSI didukung oleh kenaikan pendapatan berbasis komisi sebesar 12,08% (yoy) menjadi Rp4,20 triliun. Hingga akhir 2023, jumlah nasabah BSI mencapai 19,65 juta, membuatnya menjadi bank syariah dengan jumlah nasabah terbesar di dunia.

Beberapa rasio keuangan juga mencerminkan kinerja kuat BSI pada 2023, termasuk capaian aset sebesar Rp354 triliun, return of asset (ROA) sebesar 2,35%, dan return of equity (ROE) mencapai 16,88%. Rasio pencadangan yang kuat pada posisi 194,35% juga mendukung kinerja positif, dengan BOPO yang berhasil ditekan pada posisi 71,27%.

Pertumbuhan layanan E-Channel, seperti BSI Mobile yang mencapai 6,3 juta pengguna, juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan aksesibilitas nasabah. Lebih dari 1.100 kantor cabang, 2.564 mesin ATM, dan 86.200 agen laku pandai BSI Smart siap melayani masyarakat Indonesia.

Dalam komitmennya terhadap aktivitas hijau, BSI telah mengadopsi berbagai inisiatif, termasuk efisiensi energi, penggunaan digital services, solar panel di kantor cabang, motor listrik, charging station, dan mesin RVM yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan daur ulang plastik.

“BSI terus berkomitmen untuk memberikan layanan dan produk finansial syariah yang lengkap dan inovatif, sesuai dengan visi kami untuk menjadi salah satu dari 10 bank syariah terbesar di dunia dalam 5 tahun ke depan,” tutupnya. []

12 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh Dilantik

0
Pengambilan sumpah jabatan 12 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. (Foto: Dok. Humas Pemko)

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, melantik 12 pejabat eselon dua di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh pada Rabu, 31 Januari 2024. 

Pejabat-pejabat tersebut terdiri dari asisten, staf ahli, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Ke-12 pejabat yang baru dilantik antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Staf Ahli Wali Kota Jalaluddin, Kepala DPPKP M Nurdin, Kepala BKPSDM Rizal Abdillah, Kepala Dinas Sosial Mairul Hazmi, dan Kadiskominfotik Banda Aceh Alizar.

Kemudian, Kepala BPBD T Syahluna Polem, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Samsul Bahri, Kepala DPMPTSP Andri, Kepala Bappeda Rosdi, Kepala Dinas PUPR Cut Ahmad Putra, dan Direktur RSUD Meuraxa Riza Mulyadi juga termasuk dalam pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Amiruddin menekankan bahwa jabatan pimpinan tinggi pratama memiliki peran yang strategis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk membangun dan mengembangkan organisasi.

Menurutnya, pejabat struktural dituntut untuk memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik, integritas yang tinggi, kebijaksanaan, dan profesionalisme yang tak tergoyahkan. “Kita semua harus bekerja keras dan bahu-membahu untuk mencapai tujuan dan visi Pemerintah Kota Banda Aceh.”

“Saya mengajak seluruh pejabat struktural untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik. Harus membangun kerjasama yang harmonis dan saling mendukung antar sesama. Bersama mampu mewujudkan harapan dan impian bersama dalam memajukan organisasi ini,” ujarnya.

Pimpinan tinggi pratama, katanya, juga harus memiliki kepemimpinan yang inklusif. “Artinya, semua ASN yang dipimpin harus diberikan ruang untuk berkembang, berkontribusi, dan berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat, kreatif, dan inovatif.”

Terakhir, ia mengharapkan para pejabat baru dilantik tersebut agar mampu merancang program-program inovatif di instansi yang baru. “Bekerja dengan cerdas dan tepat. Gunakan anggaran dengan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

“Namun harus diingat penggunaan anggaran tersebut harus sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada. Jangan sampai di kemudian hari dapat menimbulkan akibat hukum yang tidak kita inginkan,” ujarnya lagi.

Wali Nanggroe Berikan Titah Pemilu Damai kepada Kepala Daerah Wilayah Tengah Aceh

0
Wali Nanggroe Aceh PYM Tgk. Malik Mahmud Al Haythar memberikan titah terkait Pemilu Damai saat menghadiri acara silaturahmi daerah wilayah tengah, di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah. [Foto: Humas LWN]

NUKILAN.id | Redelong – Wali Nanggroe Aceh PYM Tgk. Malik Mahmud Al Haythar memberikan titah terkait Pemilu Damai saat menghadiri acara silaturahmi daerah wilayah tengah, di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah, Rabu (31/1/2024).

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Bener Meriah, Pj Bupati Aceh Tengah, Pj Bupati Gayo Lues diwakili oleh Assisten 1, Pj Aceh Tenggara diwakili oleh staf ahli Bupati, Kapolres Bener Meriah, Kasdim 0119 Bener Meriah, ketua KIP Bener Meriah, ketua Panwaslu Kabupaten Bener Meriah dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah.

Wali Nangroe Aceh, Tgk Malik Mahmud Al Haythar dalam arahannya menyampaikan, saat ini, telah memasuki masa Pemilu, pesta demokrasi tahun 2024, Tentunya hal ini sangat rentan terjadinya konflik antara sesama pendukung partai, bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi konflik sosial.

“Aceh merupakan wilayah bekas konflik. Alhamdulillah hari ini, kita telah dalam keadaan aman yang merupakan buah dari perdamaian MoU Helsinki. Dan kita dapat melaksanakan terus pembangunan di wilayah Aceh dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat,” ucap Wali Nanggroe.

Dia berharap, agar semua pihak bisa tetap menjaga kedamaian, jangan cepat terprovokasi terlebih sekarang sangat mudah mendapat informasi dari media sosial yang tidak menutup kemungkinan dapat memecah belah rasa persatuan dan kesatuan.

“Saya sebagai Wali Nangroe Aceh hari ini akan membacakan serta menyerahkan Titah Wali Nanggroe Nomor : M 1/1/2024 M,” katanya.

Adapun isi titah Wali Nanggroe tersebut ialah:

  1. Penyelenggara pemilihan umum di Aceh dan seluruh masyarakat Aceh untuk menyelenggarakan, melaksanakan, serta mengawal pemilihan umum di Aceh secara damai dan sesuai dengan peraturan perundang undangan agar terwujud pemilihan umum yang jujur, adil, langsung, bebas, dan rahasia.
  2. Penyelenggaraan pemilihan umum tidak merusak tatanan kehidupan bangsa Aceh yang memiliki nilai nilai kemanusiaan, adat istiadat dan budaya yang berdasarkan nilai-nilai syariat Islam (sidik, amanah, tabligh, fatanah).
  3. Masyarakat Aceh yang telah memiliki hak suara secara sah agar berpartisipasi dengan bijaksana untuk pemberian hak suara secara independen dan aman yang di pertanggung jawabkan kepada Allah SWT.
  4. Aparat yang berwenang agar tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Aceh ditengah berlangsungnya
    pesta demokrasi.
  5. Masyarakat Aceh harus mewujudkan suasana aman dan nyaman yang berbudaya serta berkeadaban selama berlangsungnya pemilihan secara serentak dan damai.

Usai membacakan titah, Wali Nanggroe pun menyerahkan Titahnya kepada para kepala daerah di wilayah tengah Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Masyarakat Diimbau Waspadai Informasi Hoaks Korban Jambret di Aceh Besar

0
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto. (Foto: Dok. Polda Aceh)

Nukilan.id – Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, membantah keras informasi hoaks yang menyebar di media sosial terkait korban jambret di Limpok, Kabupaten Aceh Besar, yang diklaim hampir kehilangan telapak tangannya. Joko menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan telah dicek oleh pihak kepolisian.

“Informasi yang beredar di medsos, khususnya grup WhatsApp dengan narasi korban jambret dan foto telapak tangan hampir putus itu hoaks. Sudah kami cek, itu tidak benar,” kata Joko dalam keterangan tertulisnya yang diterima Nukilan, pada Rabu (31/1/2024)

Joko menjelaskan narasi yang tersebar menyebutkan adanya seorang wanita yang dijambret tasnya dengan brutal di jalan raya, menyertakan foto telapak tangannya yang hampir putus. Namun, setelah pemeriksaan, kejadian tersebut terbukti berbeda dengan narasi yang beredar.

“Memang ada kasus penjambretan di sekitar Limpok, tetapi tidak seperti yang dinarasikan, fotonya juga berlebihan. Jadi, masyarakat jangan lagi meneruskan atau membagikan informasi tersebut. Itu hoaks,” tegas Joko.

Kabid Humas Polda Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ia memastikan situasi saat ini sangat aman dan kondusif di daerah tersebut.

“Situasi saat ini sangat aman dan kondusif. Masyarakat tidak perlu takut beraktivitas, namun tetap diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kemungkinan-kemungkinan lain yang dapat terjadi,” tambahnya.

Selain itu, Joko mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi tanpa sumber yang jelas, terutama terkait kekerasan di jalan seperti pencurian dengan kekerasan (curat) dan pencurian dengan pemberatan (curas). 

Menurutnya, penyebaran hoaks dapat mengganggu ketertiban masyarakat dan keamanan yang sudah terjaga baik selama ini.

“Bila menemukan atau melihat adanya aksi kenakalan remaja atau kejahatan lainnya di jalan raya, melalui hotline 110. Kami pastikan laporan tersebut akan ditindaklanjuti, dan data pelapor akan dirahasiakan,” tutupnya. []

Besok, Surya Paloh Hadiri Kampanye Akbar di Lhokseumawe

0
Surya Paloh saat meresmikan Gedung DPW NasDem Aceh. (Foto: Nukilan/Wanda)

Nukilan.id – Ketua Umum dan Pendiri Partai NasDem, Surya Paloh, rencananya akan menghadiri Kampanye Akbar legislatif NasDem di Lhokseumawe pada Jumat 2 Februari 2024. 

Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi mengatakan, kampanye akbar legislatif seperti ini jarang dilakukan dalam model pemilu proporsional terbuka, yang seseorang calon legislatif terpilih berdasarkan suara terbanyak. 

“NasDem memberanikan diri untuk melaksanakan kampanye akbar ini untuk mengembalikan hakikat kampanya itu adalah untuk partai, dengan demikian, akan menambah rasa percaya diri kader dan simpatisan NasDem,” katanya.

Sebagai informasi, Surya Paloh merupakan putra asli Aceh  yang lahir di Banda Aceh. Kedua orang tuanya berasal dari Gampong Blang, Lamlo, Pidie. 

Pada akhir tahun 2011, Surya Paloh mendirikan partai NasDem, sebuah partai yang sangat dipengaruhi pandangan  beliau sebagai penyinta Indonesia, Muslim dan anak Aceh. 

Kini, secara nasional, partai yang didirikan oleh anak Aceh ini telah menjelma menjadi partai keempat terbesar di ndonesia, setelah PDIP, Gerindra, dan Golkar.

Dalam pandangan politik nasional, Surya Paloh dihormati sebagai politisi yang memiliki kepribadian kuat dan pandangan politik yang tegas. Keputusannya untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden dari Partai NasDem dianggap kontroversial dan keliru oleh sebagian politisi. 

Namun, Surya Paloh tetap teguh dengan keputusannya, meskipun harus berhadapan dengan kekuatan yang sebelumnya ikut membantunya. [Rjf]

Tiga Tersangka Korupsi Buku MAA Diserahkan ke JPU

0
Penyerahan tiga tersangka dugaan korupsi pengadaan buku tentang Adat Istiadat Aceh da Meubelair pada Majelis Adat Aceh (MAA) ke Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banda Aceh. (Foto: Dok. Kejari Banda Aceh)

Nukilan.id – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banda Aceh menyerahkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku tentang Adat Istiadat Aceh dan Meubelair pada Majelis Adat Aceh (MAA) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ketiga tersangka tersebut yaitu berinisial ES selaku rekanan atau penyediaan pengadaan buku dan meubelair, MZ selaku KPA atau PPTK pada MAA, dan SD selaku PPTK/Pembantu PPTK pada MAA.

Jaksa Utama Pratama dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh Irwansyah mengatakan serah terima tersangka dan barang bukti tersebut dilakukan setelah Jaksa Penuntut Umum menyatakan ketiga berkas perkara lengkap dan memenuhi syarat untuk dilimpahkan ke pengadilan (P-21) pada tanggal 30 Januari 2024

Irwansyah menyampaikan setelah serah terima, tanggung jawab tersangka dan barang bukti menjadi kewenangan jaksa selaku penuntut umum.

“Ketiga tersangka juga ditahan mulai 31 Januari 2024 hingga 19 Februari 2024 dengan status tahanan jaksa penuntut umum, sambil menunggu penyelesaian penyusunan dakwaan dan segera dilimpahkan ke pengadilan,” kata Irwansyah

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Banda Aceh telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan buku tentang Adat Istiadat Aceh dan Meubelair pada Majelis Adat Aceh (MAA) tahun anggaran 2022-2023 dengan total pagu anggaran sebesar Rp 5,6 miliar. 

Perkara tindak pidana korupsi tersebut telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2.651.761.745, seperti yang dilaporkan oleh Inspektorat Aceh. [Rjf]

Boat PE 15 PK Siap Diterjunkan untuk Evakuasi Bencana

0
Pelaksanaan uji fungsi lima unit Boat PE 15 PK di Sungai Krueng Aceh, Banda Aceh pada Rabu 31 Januari 2024. (Foto: Dok. Kodam IM)

Nukilan.id – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, beserta Pejabat Utama (PJU) Kodam IM, mengawasi pelaksanaan uji fungsi lima unit Boat PE 15 PK di Sungai Krueng Aceh, depan Bale Sanggamara Makodam IM, Banda Aceh pada Rabu (31/1/24).

Pelaksanaan uji fungsi ini dipimpin oleh Bekangdam IM yang diarahkan secara langsung oleh Kabekangdam IM, Kolonel Cba Sofyan.

Dijelaskan Pangdam IM, Boat PE 15 PK adalah perahu bermesin kecil yang mampu menampung 5 orang atau beban hingga 550 Kg. Dibuat dari bahan plastik Polyethylene yang kuat dan tahan benturan, perahu ini memiliki dimensi panjang 3,45 meter dan lebar 1,45 meter, sehingga minim risiko kebocoran atau masuknya air.

“Fungsi Boat PE 15 PK ini untuk evakuasi bencana alam, seperti banjir, serta membantu menyelamatkan masyarakat yang terjebak dalam situasi banjir. Selain itu, boat ini juga dapat digunakan untuk mendistribusikan bantuan kepada korban banjir atau bencana alam lainnya,” ujarnya.

Proses uji fungsi melibatkan uji kelaikan secara singkat dan pengujian menyeluruh sesuai prosedur yang telah ditetapkan, termasuk uji ketahanan dan kekuatan. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam memastikan bahwa Boat PE 15 PK dapat berfungsi optimal dalam situasi darurat. []

PPS Kutaraja Perluas Dermaga untuk Kapal Besar

0
Dermaga baru untuk kapal

Nukilan.id – Pemerintah Aceh akan segera mengoperasionalkan dermaga baru di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja, Banda Aceh. 

Kabar gembira ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Aliman, SPi. MSi., yang menyebutkan bahwa pembangunan dermaga tersebut telah rampung pada tahun 2023.

Dermaga baru berukuran 102 meter ini bertujuan untuk menambah kapasitas pelabuhan, khususnya untuk menampung kapal-kapal besar dengan bobot 100 GT ke atas yang biasanya bersandar di PPS Kutaraja. 

Sebelumnya, kapal-kapal tersebut terpaksa bersandar di dermaga muat dan dermaga bongkar karena kekurangan tempat bersandar atau istirahat.

“Kami berharap dermaga baru ini dapat memberikan solusi bagi nelayan, memungkinkan mereka untuk bersandar dan istirahat dengan nyaman,” kata Aliman kepada wartawan pada Selasa, 30 Januari 2024.

Dengan penambahan dermaga, panjang keseluruhan PPS Kutaraja kini mencapai 492 meter, memberikan kelegaan signifikan terhadap kebutuhan dermaga yang sebelumnya dirasa kurang. Sebelumnya, PPS Kutaraja hanya memiliki dermaga sepanjang 390 meter yang cukup untuk aktivitas bongkar dan muat.

Aliman menjelaskan, saat ini terdapat 506 unit kapal fishing base dengan domisili di PPS Kutaraja, ukurannya bervariasi antara 5 GT hingga 160 GT. Produksi rata-rata harian mencapai 80-100 ton, dan dengan prediksi peningkatan jumlah kapal seiring dengan kemajuan industri kelautan dan perikanan di Aceh.

“Dengan tambahan ini, kita berharap perkembangan ini dapat menciptakan peluang lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan sektor perikanan Aceh,” tambah Aliman.

Pembangunan dermaga baru di PPS Kutaraja diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian dan memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para nelayan di Aceh. []