Beranda blog Halaman 1283

GeRAk Aceh Kritik Akademisi Aceh Diam di Tengah Ancaman Demokrasi

0
Elemen sipil masyarakat Aceh yang terdiri dari orang muda, disabilitas, perempuan menyatakan sikap di Warkop Sekber Jurnalis, Banda Aceh, pada Senin 5 Februari 2024. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id  – Program Officer GeRAk Aceh, Destika Gilang Lestari, menyuarakan kekecewaannya terhadap sikap akademisi di Aceh yang dianggap terlalu pengecut untuk bersuara terkait kondisi runtuhnya demokrasi saat ini. 

Hal tersebut disampaikannya usai pembacaan pernyataan sikap atas ancaman runtuhnya demokrasi menjelang pemilu yang digelar Gerakan Orang Muda, Disabilitas, dan Perempuan Aceh di Warkop Sekber Jurnalis, Banda Aceh, pada Senin 5 Februari 2024. 

Menurutnya, seharusnya akademisi Aceh menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran, mengingat sejarah perjuangan Aceh yang tidak pernah surut.

“Sekarang akademisi di Aceh semuanya diam, tidak ada yang ngomong. USK dan UIN Ar-Raniry kampus terbesar akademisi tidak ngomong. Malu kita dengan 29 kampus yang sudah ngomong tentang kondisi rusaknya demokrasi,” ungkap Destika

“Kami merasa malu dengan sikap diam akademisi. Apakah mereka merasa terancam atau ada proyek-proyek tertentu yang tidak berjalan sesuai harapan mereka? Ancaman-ancaman apa yang membuat mereka berdiam diri? Ini yang membuat kami prihatin dan sedih,” Lanjutnya.

Destika juga menyoroti bahwa sebagai orang-orang yang memiliki tingkat keilmuan tinggi, seharusnya akademisi menjadi penjaga nilai-nilai demokrasi. Keterlibatan mereka diharapkan mampu memberikan arahan dan pandangan yang mendalam terkait situasi politik saat ini.

“Mereka seharusnya menjadi penggerak, bukan hanya mengamati dari kejauhan. Bagaimana kita bisa mempertahankan nilai-nilai demokrasi jika mereka yang memiliki pengetahuan tidak bersuara?” tandasnya. []

Ekonomi Aceh Tahun Tumbuh 4,23 Persen di Tahun 2023

0
Ilustrasi pertumbuhan ekkonomi. (Foto: Freepik)

Nukilan.id – Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Ahmadriswan Nasution menyebutkan ekonomi Aceh pada tahun 2023 tumbuh sebesar 4,23 persen lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2022 yang hanya mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 4,21 persen.

Ahmadriswan menambahkan perekonomian Aceh tahun 2023 mencapai Rp227,11 triliun dan PDRB per kapita mencapai Rp41,42 juta atau 2.718,57 dolar AS jika dihitung berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga.

“Ekonomi Aceh pada triwulan keempat 2023 bila dibandingkan dengan triwulan keempat tahun lalu secara year-on-year tumbuh sebesar 4,15 persen baik dengan migas maupun tanpa migas,” ujar Ahmadriswan Nasution, Selasa (6/2/2023).

Dilihat dari sisi produksi pertumbuhan tertinggi di Aceh pada 2023 dicapai oleh lapangan usaha perdagangan besar dan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 9,05 persen. Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa sebesar 12,21 persen.

Sementara ekonomi Aceh bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yaitu triwulan III 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 7,16 persen dengan migas dan 7,43 persen tanpa migas.

Dilihat dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi pada triwulan IV 2023 dicapai oleh lapangan usaha jasa keuangan sebesar 51,84 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi emerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 22,91 persen. [Sammy]

Pj Gubernur Aceh Dorong Persiapan SDM Satpol PP dan WH Hadapi Pemilu 2024

0
Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Azwardi.

Nukilan.id – Untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024, Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, Azwardi, secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Serta Penegakan Syariat Islam. 

Rakor yang berlangsung di Kantor Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh ini dihadiri para Kepala Satpol PP dan WH se Aceh, serta para pihak terkait penyelenggaraan Pemilu 2024.

Dalam sambutan tertulis Pj Gubernur yang dibacakan Azwardi, menyebutkan, Rakor tersebut penting untuk menyatukan langkah dan merapatkan barisan dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pesta demokrasi mendatang.

Sambutan Pj Gubernur mencerminkan perhatian mendalam Pemerintah Aceh terhadap persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah Se-Aceh. 

Azwardi menjelaskan, persiapan SDM lembaga tersebut memegang peran strategis dalam mendukung keamanan, ketertiban umum, dan ketenteraman masyarakat selama Pemilu Serentak 2024.

Gubernur Aceh menekankan pentingnya dukungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh dalam mengawasi jalannya Pemilu 2024.

Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Se-Aceh dengan kepolisian, Komisi Independen Pemilihan Provinsi Aceh, dan Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota. 

Kolaborasi ini dianggap sebagai langkah krusial untuk mengantisipasi dan mencegah gangguan terhadap ketertiban umum dan menciptakan Pemilu Damai tahun 2024. 

“Dirasakan cukup penting kesiapan SDM Satuan Polisi Pamong lPraja dan Wilayatul Hisbah Se-Aceh untuk mendukung terwujudnya keamanan dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat serta penegakan syariat islam dalam menghadapi Pemilu serentak tahun 2024,” ujar Azwardi.

Lebih lanjut, Azwardi mengatakan Rakor itu juga diharapkan dapat menjadi wadah penting dalam peningkatan kualitas sumber daya aparatur, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh di berbagai Kabupaten/Kota. Kolaborasi yang dihasilkan diharapkan mampu menciptakan Pemilu Serentak 2024 yang damai dan sukses.

Dua PPTK Dinas PUPR Aceh Timur Divonis 3 Tahun Penjara 

0
Sidang pembacaan putusan kasus korupsi pelaksanaan kegiatan lanjutan Pengaspalan Jalan Rantau Panjang – Alue Tuwi Aceh Timur. (Foto: Nukilan)

Nukilan.id – Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh menggelar sidang dua terdakwa kasus dugaan korupsi pelaksanaan kegiatan lanjutan Pengaspalan Jalan Rantau Panjang – Alue Tuwi Kecamatan Rantau Seulamat, Kegiatan Peningkatan Struktur jalan Beusa Seuberang, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, pada Senin (5/2/2024).

Kedua terdakwa yang merupakan PPTK Dinas PUPR Kabupaten Aceh Aceh Timur yaitu Khairul Umam dan Aziz ST mendengar putusan dari Majelis Hakim di PN Tipikor Banda Aceh.

Sidang terhadap pembacaan Putusan kedua terdakwa yang di pimpin Majelis Hakim yang diketuai oleh Hamzah Sulaiman didampingi R. Deddy dan Ani Hartati selaku Hakim Anggota, di hadiri Jaksa Penuntut Umum serta Penasihat Hukum dari kantor hukum Kasibun Daulay dan kawan-kawan.

Terdakwa Khairul Umam selaku PPTK kegiatan lanjutan Pengaspalan Jalan Rantau Panjang – Alue Tuwi Kecamatan Rantau Seulamat, telah  terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Subsidairitas dengan putusan 3 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50.000.000/subsidair 2 bulan kurungan, sebagaimana fakta persidangan.

Sedangkan, terdakwa Aziz ST selaku PPTK Kegiatan Peningkatan Struktur jalan Beusa Seuberang Kec Peureulak Barat, pda fakta persidangan di putuskan dengan 3 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50.000.000/subsidair 2 bulan kurungan.

Keduanya terbukti telah melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana. [Rjf]

Penjabat Gubernur Aceh Lantik Pj Bupati Pidie Jaya

0
Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, saat melakukan pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan, Ir. Jailani sebagai Pj. Bupati Pidie Jaya, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin 5 Februari 2024. (Foto: Humas Aceh)

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki, melantik Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya Jailani sebagai Penjabat Bupati Pidie Jaya, di Anjong Mon Mata komplek Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (5/2/2024).

Dalam sambutannya, Achmad Marzuki berpesan agar Pj Bupati Pidie Jaya menjalankan tanggungjawab sebaik mungkin dengan membangun tim kerja yang solid serta berkreasi dan berinovasi, agar gerak pembangunan mampu memberi daya ungkit bagi kemajuan daerah.

“Teruslah berinovasi dan berkreasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Bangun tim kerja yang solid dan jalin komunikasi efektif dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan mendukung pembangunan di Kabupaten Pidie Jaya,” kata Achmad Marzuki.

Sebagai Kepala Pemerintahan Aceh, yang juga merupakan perwakilan Pemerintah pusat di daerah, dalam sambutannya Achmad Marzuki menyampaikan beberapa pesan kepada Pj Bupati Pidie Jaya.

Achmad Marzuki berpesan agar Pj Bupati Pidie Jaya segera melakukan konsolidasi internal dan eksternal, untuk membangun tim kerja yang solid dan mampu bekerja sama dengan baik.

Selanjutnya, Penjabat Gubernur juga berpesan agar Pj Bupati Pidie Jaya fokus pada penyelesaian program-program prioritas daerah, seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, menyambut pelaksanaan Pemilu, Penjabat Gubernur juga berpesan agar Pj Bupati Pidie Jaya terus menjaga kondusifitas wilayah dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pemilu akan segera berlangsung, untuk itu, saudara harus memastikan agar proses pelaksanaan Pemilu Presiden, Pemilu Legislatif dan Pilkada 2024 di Kabupaten Pidie Jaya berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya secara jujur, adil, aman, damai dan demokratis,” imbau Achmad Marzuki.

Penjabat Gubernur juga mengingatkan Pj Bupati Pidie Jaya untuk terus mengingatkan seluruh ASN, agar mematuhi aturan yang berlaku dan bersikap netral dalam Pemilu. “Kepada Penjabat Bupati yang baru, saya ucapkan Selamat Bekerja. Dan, kepada unsur Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Pidie Jaya, saya himbau untuk memberi dukungan kepada kepala daerah ini,” imbuh Achmad Marzuki.

“Selanjutnya, kepada Bupati Pidie Jaya periode sebelumnya, saya mengucapkan Terimakasih atas pengabdian saudara selama ini. Sebagai warga yang sangat mengenal Pidie Jaya, saya imbau saudara tetap berkontribusi bagi pembangunan daerah sehingga Pidie Jaya lebih maju dan berkembang,” pungkas Gubernur.

Usai pelantikan Penjabat Bupati, kegiatan dilanjutkan dengan pelantikan Pj Ketua TP PKK Pidie Jaya dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pidie Jaya Nurbaiti Jailani oleh Pj Ketua TP PKK Aceh Ayu Marzuki.

Prosesi pelantikan turut dihadiri oleh Bupati Pidie Jaya periode sebelumnya, Said Mulyadi serta unsur Forkopimda Pidie Jaya. []

Sendari Asal Lampung Tersingkir di Babak 8 Besar Primadona Pantura 2024

0
Duo Sendari asal Lampung. (Foto: MNCTV)

Nukilan.id – Perjalanan duo Sendari asal Lampung harus tersingkir dari panggung sawer Primadona Pantura 2024 pada Kamis malam (1/2/2024).

Sendari mendapatkan vote terendah setelah gagal tampil maksimal dan kurang meyakinkan para juri Inul Daratista, Iis Dahlia, Ge Pamungkas, dan Wika Salim. Panggung Sawer Kontes Primadona Pantura 2024 semakin heboh dengan kehadiran Siti Badriah, Limbad, dan Toxic Girl.

Dari 8 peserta tersisa, 4 peserta tampil mempesona dengan kostum berwarna kuning. Mereka adalah Sendari (Lampung), Via (Purworejo), Lova (Sidoarjo), dan Fazria (Sidoarjo) tampil cukup memuaskan. Sementara, 4 peserta lainnya akan tampil minggu depan (8/2/2024).

Fazria menduduki klasemen teratas dengan vote 28%, sayangnya duo yang tersisa yaitu Sendari harus pulang malam hari ini karena mendapatkan vote terendah.

“Sendari kompak banget, cuma ada yang kurang. Jogetnya tidak terlalu terlihat karena bajunya kaku, harusnya bajunya ngikutin jogetnya. Inul suka banget suaranya, pecah suara oke” ujar juri Inul Daratista.

Kini telah tersisa 7 kontestan Primadona Pantura 2024, mereka adalah Adel (Bondowoso), Alesha (Jakarta), Lova (Sidoarjo), Via (Purworejo), Fazria (Sidoarjo), Nadiva (Jember), dan Silvi (Pasuruan).

Jangan lewatkan ajang Kontes Primadona Pantura 2024, setiap Kamis, pukul 21.00 WIB ditayangkan langsung di MNCTV rumahnya musik dangdut tanah air.

Follow akun TikTok dan Instagram @officialmnctv untuk mendapatkan update terbaru dan konten – konten yang menarik seputar program-program MNCTV. Seluruh program-program MNCTV bisa disaksikan di aplikasi RCTI+ atau di www.rctiplus.com.

Puluhan Anak di UPTD RSAN Diedukasi Dampak Narkoba

0
Suasana saat anak-anak di UPTD RSAN Dinsos Aceh diberikan edukasi narkotika. (Foto: Dok. Dinsos Aceh)

Nukilan.id – Puluhan anak di Unit Pelaksana Teknis Dinas Rumoeh Seujahtera Aneuk Nanggroe (UPTD-RSAN) Dinas Sosial Aceh diberikan edukasi melatih sikap diri dalam menolak tawaran narkoba. Kegiatan bertajuk “Gerebek Edukasi Narkotika” ini berlangsung di Aula setempat, Aceh Besar, pada Minggu, 4 Februari 2024.

“Mereka (anak-anak RSAN) harus belajar kalau narkoba itu bahaya, karena semua kejahatan seperti tawuran, begal dan perampokan jadi pintu masuknya narkoba,” kata Kepala UPTD-RSAN Michael Octaviano.

Michael menyebutkan, bila terkena, narkoba dapat menjerumuskan seorang anak pada tindakan kejahatan, mengganggu kesehatan fisik dan mental. Sementara anak panti sangat rentan terpengaruh dengan narkoba karena tidak memiliki sosok orang tua utuh sebagai panutan.

“Mereka tidak punya sosok yang akan mengingatkan mereka sehingga sangat mudah terpengaruh oleh lingkungan jahat,” kata Michael.

Michael mengatakan, anak-anak juga dibekali motivasi hidup sehat tanpa narkoba serta mencegah seks bebas dan pernikahan dini.

Menurutnya, RSAN tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan pengasuhan terbaik kepada anak. Dia berharap kolaborasi dengan berbagai pintas dinas hingga organisasi lainnya dapat terjalin dengan baik.

“Semoga kegiatan yang kita lakukan dapat menjadi motivasi untuk banyak pihak. Mari bersama-sama kita hantarkan generasi hebat Aceh ke gerbang kesuksesan,” kata dia.

Sementara itu, Mustafa salah satu peserta edukasi mengatakan, pembekalan yang ia terima sangat bermanfaat untuk pengetahuan. Karena, selama pelatihan berlangsung pihaknya mempelajari banyak tips dalam mencegah diri agar tidak terjerumus dalam lingkaran narkoba.

“Kami berharap semoga kegiatan ini tidak hanya sekali, tapi berkali-kali,” kata Mustafa.

Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, Generasi Berencana BKKBN Aceh, dan Generasi Gemilang Anti Narkoba, dan Universitas Syiah Kuala (USK). []

Taushiyah MPU Aceh: Kriteria Memilih Pemimpin Menurut Syariat Islam

0
Ilustrasi Kriteria Memilih Pemimpin Menurut Syariat Islam. (Foto: Dok. MPU Aceh)

Nukilan.id – Menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024 yang tinggal hitungan hari, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengeluarkan Taushiyah tentang Kriteria Memilih Pemimpin Menurut Syari’at Islam.

Dalam Taushiyah nomor 1 Tahun 2024 itu, MPU Aceh berharap agar seluruh masyarakat Aceh menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya diharapkan pula agar masyarakat tetap menjaga kedamaian dan ukhuwah islamiyah.

“Diharapkan kepada semua masyarakat Aceh untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum pada tanggal 14 Februari 2024 dengan sebaik-baiknya. Mengajak semua masyarakat Aceh untuk tetap menjaga persatuan, ketertiban, keamanan, kedamaian dan ukhuwah islamiyah,” tulis butir taushiyah MPU Aceh itu.

Kepada penyelenggara Pemilu 2024 yang meliputi Komite Independen Pemilu (KIP) dan Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) serta semua pihak yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemilihan umum agar bertindak jujur dan adil serta bertanggungjawab.

Dalam Taushiyah itu juga, MPU Aceh merincikan kriteria Calon Presiden dan Wakil Presiden serta Anggota Legislatif yang hendak dipilih, yaitu : Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT; Memiliki sifat adil, jujur (shiddiq) dan terpercaya (amanah); Memiliki wibawa dan menjadi teladan serta aspiratif (tabligh); dan Memiliki visi dan misi yang jelas serta bermanfaat dan memperjuangkan kepentingan umat (fathanah).

“Diharapkan kepada semua masyarakat Aceh yang memiliki hak pilih untuk mengutamakan memilih Anggota Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden yang lebih memenuhi 4 (empat) kriteria tersebut,” bunyi butir taushiyah itu.

Taushiyah MPU Aceh itu ditutup dengan harapan kepada semua masyarakat Aceh agar tidak Golput dan menghindari Money Politic.

Ditetapkan di Banda Aceh pada tanggal 3 Januari 2024, Taushiyah itu ditandatangani langsung Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali, serta tiga Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Hasbi Albayuni, Prof. Dr. Tgk. H. Muhibbuththabary, M.Ag., dan Dr. Tgk. H. Muhammad Hatta, Lc., M.Ed

Elemen Sipil Aceh Prihatin atas Kondisi Demokrasi Jelang Pemilu

0
Elemen sipil masyarakat Aceh yang terdiri dari orang muda, disabilitas, perempuan menyatakan sikap di Warkop Sekber Jurnalis, Banda Aceh, pada Senin 5 Februari 2024. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Elemen sipil masyarakat Aceh, yang terdiri dari gerakan pemuda, disabilitas, dan perempuan, menyampaikan sikap prihatin terhadap ancaman runtuhnya demokrasi menjelang pemilihan umum 2024. Pernyataan sikap ini disampaikan di Warkop Sekber Jurnalis, Banda Aceh, pada Senin 5 Februari 2024.

Prilaku koruptif dan manipulatif yang dipertontonkan oleh penguasa dan politisi negeri menjadi sorotan dalam pernyataan sikap ini.

Perwakilan Anak Muda, Riski Ananda, menyoroti kekhawatiran dari kawan-kawan sesama pemuda atas kemunduran demokrasi di negara ini. Menurutnya, pelanggaran-pelanggaran yang dihasilkan oleh pemerintah sendiri telah menimbulkan kegelisahan di kalangan masyarakat.

“Kami melihat perilaku koruptif dan manipulatif dari penguasa dan politisi menjelang pemilu 2024. Melihat keresahan yang dirasakan oleh rekan-rekan kami hari ini, kami merasa perlu menyampaikan sikap prihatin ini,” ujar Riski Ananda kepada wartawan.

Masih dalam pernyataan sikap, Elemen sipil Aceh meminta kepemimpinan dan pemerintahan dari tingkat desa hingga nasional untuk menjaga netralitas demi mewujudkan pemilu bersih, inklusif, dan berkeadilan pada tahun 2024. Mereka menolak segala bentuk pelanggaran konstitusi, pendangkalan hukum, penyalahgunaan kekuasaan, penggunaan alat negara, dan mobilisasi masyarakat.

Elemen sipil Aceh juga mengecam presiden yang secara terang-terangan terlibat dalam pemilu dan berusaha mengkooptasi hasilnya. Sikap presiden yang jelas berpihak kepada anaknya dan membangun politik dinasti dianggap sebagai contoh buruk bagi perkembangan politik dinasti.

Elemen sipil Aceh mendesak presiden untuk bertindak sesuai koridor hukum dalam berkampanye. Meskipun presiden memiliki hak untuk berkampanye untuk salah satu calon berdasarkan undang-undang, penggunaan kekuasaan, sumber daya, dan aparatur negara untuk memenangkan calon yang didukung presiden dianggap sebagai penghianatan pada demokrasi.

Terakhri, mereka juga menuntut profesionalisme dan keterbukaan semua lembaga penyelenggara pemilu untuk memastikan pemilu yang adil, terbuka, dan damai. Elemen sipil Aceh juga mendorong gerakan besar-besaran pemantauan pemilu oleh berbagai elemen masyarakat, dengan mengumpulkan dan mendokumentasikan berbagai peristiwa kecurangan serta melaporkan pelanggaran melalui proses hukum negara demokrasi. [Rjf]

Dinas Kesehatan Aceh: Penyakit Kusta Bisa Diobati dan Disembuhkan

0
Kabid P2P Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman saat menghadiri acara peringatan Hari Kusta Sedunia di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, pada Minggu 4 Februari 2024. (Foto: Dok. Dinkes Aceh)

Nukilan.id – Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengimbau masyarakat untuk tidak mengucilkan penderita kusta dan menciptakan stigma negatif terhadap penyakit ini. Menurutnya, kusta adalah penyakit yang dapat diobati dan disembuhkan.

“Kusta ini, masyarakat harus tahu bahwa memang bisa diobati dan bisa sembuh. Jadi, jangan kemudian kita menjauhi orang dengan penyakit kusta, kemudian ditelantarkan, tidak diurus oleh keluarga. Itu jangan,” kata Iman di Banda Aceh, Minggu (4/2/2024).

Iman menjelaskan, proses pengobatan kusta dapat berlangsung maksimal 12-14 bulan, dan ia sangat berharap agar kasus-kasus kusta dapat diobati dengan baik. 

“Pengobatan kusta itu maksimal 12-14 bulan. Satu tahun atau satu tahun dua bulan. Mudah-mudahan kasus kusta ini akan sembuh,” ujar Iman.

Selain itu, Iman mengingatkan masyarakat agar tidak takut berinteraksi dengan penderita kusta karena penyakit ini sulit untuk menular. Ia berharap agar stigma terhadap penderita kusta dapat diminimalisir. 

“Stigma di masyarakat juga harus diperkecil. Apabila ada anggota keluarga yang mengidap penyakit kusta, agar bisa didampingi dengan baik sampai selesai pengobatan atau sembuh. Tidak perlu takut, karena penyakit kusta ini sangat sulit sekali menular,” tegas Iman.

Iman juga memberikan saran kepada masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika menemukan bercak putih-putih seperti panu di kulit yang tidak ditumbuhi bulu, tidak ada rasa, dan tidak ada keringat di daerah tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan apakah itu gejala kusta atau tidak.

“Jangan takut karena kusta bisa disembuhkan dengan pengobatan yang teratur selama 6 bulan atau maksimal 12-14 bulan. Mudah-mudahan masyarakat dapat teredukasi dengan baik, mengetahui dengan baik tanda penyakit ini, dan bisa langsung ke pusat-pusat pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan juga ke tempat pelayanan-pelayanan kesehatan lainnya atau juga ke dokter spesialis kulit. Di Banda Aceh, masyarakat juga bisa datang ke pusat penyakit kulit yang khusus melayani kusta sehingga kusta ini tidak ada lagi di antara kita masyarakat Aceh,” harap dr. Iman. []