Beranda blog Halaman 1284

Pemko dan PT PLN Teken Perjanjian Kerjasama Pemungutan dan Penyetoran Pajak PJU

0
Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin dan Manajer PT PLN UP3 Banda Ace, Eka Rahma Daniati melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tentang Pemungutan dan Penyetoran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). (Foto: Dok. Pemko Banda Aceh)

Nukilan.id – Pemerintah Kota Banda Aceh dan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banda Aceh melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tentang Pemungutan dan Penyetoran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Atas Tenaga Listrik Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Walikota Banda Aceh pada hari Senin (5/2/2024).

Manajer PT PLN UP3 Banda Ace, Eka Rahma Daniati mengatakan bahwa PT PLN menyambut baik kerjasama ini. Pihaknya sangat terbuka dan siap bekerjasama dengan Pemko Banda Aceh dalam hal pemungutan dan penyetoran PBJT sesuai dengan jumlah tagihan listrik pelanggan. Untuk itu, segala kebutuhan data terkait penggunaan energi listrik agar dapat dikomunikasikan dengan pihaknya.

“Maka dari itu pada hari ini, saya membawa serta tim PLN UP3 BAC. Rekan-rekan di sini nantinya yang akan intens berkomunikasi dengan pihak Pemko terkait kebutuhan data. Pada dasarnya, kami siap bekerja sama sebab apa yang kita lakukan ini adalah sama-sama untuk kepentingan negara khususnya seluruh masyarakat Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Walikota Banda Aceh, Amiruddin dalam arahannya berharap kerjasama yang telah terjalin dapat terus terbina dengan baik. Ia menyebutkan bahwa kerjasama yang dibangun ini merupakan ikhtiar untuk mendapatkan data terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) dan PBJT atas tenaga listrik dalam proporsi yang benar.

“Sehingga data PBJT atas tenaga listrik ini dapat kami pertanggung jawabkan kepada auditor dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK-RI,” tuturnya.

Selain itu, Amiruddin juga menyebutkan bahwa Pemko Banda Aceh akan membentuk tim gabungan untuk menyisir titik PJU di setiap sudut kota. Hal ini dilakukan untuk melihat kelayakan dan spesifikasi PJU serta untuk melakukan penertiban PJU liar.

“Kita akan pastikan titik PJU itu bermanfaat untuk orang banyak dan spesifikasinya sesuai kebutuhan masyarakat. Jika ditemukan ada PJU yang dipasang tanpa koordinasi atau tidak tepat sasaran akan kami lakukan pembongkaran,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama Amiruddin juga menjelaskan bahwa pemasangan PJU harus dilakukan sesuai dengan prosedur. Sebab hal tersebut berkaitan dengan tagihan listrik yang harus dilunasi oleh Pemerintah Kota setiap bulannya.

“Masyarakat melalui keuchik dapat mengajukan permohonan pemasangan PJU kepada pemerintah, baru kemudian disurvey kelayakannya serta jenis penerangan yang sesuai. Setelah itu jika dianggap layak, baru dilakukan pemasangan lampu penerangan,” jelasnya.

Amiruddin menegaskan pemasangan PJU tanpa koordinasi dengan pemerintah merupakan tindakan illegal. Hal tersebut bukan hanya berbahaya bagi keselamatan warga, namun juga berdampak pada jumlah tagihan energi listrik yang menjadi beban pemerintah kota.

“Untuk itu pemerintah gampong juga harus pro-aktif melakukan pengawasan di wilayahnya. Jika ada pemasangan PJU diluar prosedur, apalagi dilakukan dengan sepengetahuan perangkat gampong, maka tagihannya itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah gampong. Tujuan kita membenahi permasalahan PJU ini hanya satu, yaitu bagaimana mewujudkan kesejahteraan bagi segenap masyarakat di Kota Banda Aceh,” pungkasnya.

33 Ribu Siswa SMA/SMK se-Aceh Ikut Try Out Generasi Gemilang

0
Kepala bidang GTK Disdik Aceh, Muksalmina, S.Pd, M.Si.

NUKILAN.id | Banda Aceh -Tidak kurang dari 33 ribu siswa kelas XII SMA/SMK se-Aceh mengikuti Try Out Generasi Gemilang. Sebanyak 23 kabupaten/kota berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Try Out Generasi Gemilang ini merupakan kerja sama Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dengan Bimbingan Belajar Fajar Harapan Nusantara Banda Aceh untuk persiapan SNBT serta Al Fatih Art Langsa untuk persiapan Sekolah Kedinasan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Alhudri, MM melalui Kepala Bidang GTK, Muksalmina SP.d., M.Si pada awak media mengatakan, try out ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai dari 5 hingga 7 Februari 2024. Sementara pelaksanaannya dibagi dalam setiap rayon dengan kapasitas penyelenggara sebanyak 11 ribu user setiap hari.

Adapun pelaksanaan ujian disusun dalam tiga sesi per hari di mana setiap kabupaten/kita memiliki jadwal pada sesi tertentu. Dari sini disimpulkan, jumlah peserta yang besar menunjukkan gairah siswa di Aceh sangat antusias untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri.

“Meski bekerja sama dengan dua bimbel, pelaksanaan try out sendiri tidak mengutip biaya sepeserpun dari siswa. Kami melihat bahwa siswa perlu diasistensi sejak awal, terkait minat melanjutkan ke perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan,” kata Muksalmina, Senin (5/2/2024).

Sebab, kata Muksal, para siswa harus diberikan pengetahuan terhadap pilihan yang akan diambil apalagi tidak semua orang beruntung melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), sebagian besar justru harus berjuang melalui jalur SNBT.

“Dinas Pendidikan hadir membantu siswa menentukan pilihan untuk kemudian diikhtiarkan melalui belajar yang lebih intensif,” imbuhnya.

Lebih lanjut Muksalmina menuturkan, try out dilaksanakan menggunakan aplikasi karya guru inti Aceh yang sebelumnya sudah dibekali dengan simulasi. Jawaban siswa nantinya akan masuk ke email masing-masing siswa sehingga siswa dapat mengonfirmasi jawaban untuk memperoleh pembahasan pada guru di sekolah, kemudian akan dijadwalkan kembali beberapa try out lanjutan untuk menguatkan pengetahuan siswa.

Sementara itu Martunis, Direktur Bimbel Fajar Harapan Nusantara menyampaikan bahwa dalam menyelenggarakan try out, siswa yang berprestasi akan mendapatkan bimbingan gratis dari lembaganya.

“Siswa yang memperoleh rangking 1 sampai 3 setiap kabupaten / kota akan diberikan bimbingan belajar gratis di Fajar Harapan Nusantara, Sementara rangking 6 – 10 akan memperoleh hadiah menarik lainnya,” katanya.

Editor: Akil Rahmatillah

USK Siap Dirikan Prodi Hubungan Internasional

0
Universitas Syiah Kuala (USK). Foto: Dok. USK

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik siap untuk mendirikan Program Studi Hubungan Internasional. 

Hal ini disampaikan oleh Dekan FISIP USK Dr. Mahdi Syahbandir, S.H., M.Hum pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengguna Lulusan Prodi Hubungan Internasional FISIP USK di Balai Senat USK, Banda Aceh, pada 1 Februari 2024.

Mahdi mengatakan, FISIP USK telah melakukan sejumlah tahapan untuk  pembentukan prodi HI ini. Termasuk pula kegiatan FGD ini yang bertujuan untuk mendapatkan masukan berbagai pihak.

Rencananya, fokus dari Prodi HI FISIP USK ini nantinya adalah diplomasi humaniter yang berupaya mengatasi isu-isu kemanusiaan dan mempromosikan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam hubungan internasional.

“Seiring berkembangnya isu-isu internasional, kami menilai prodi Hubungan Internasional ini sangat penting. Prodi tersebut akan menambah prodi di FISIP, yang saat ini memiliki empat prodi,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan mengatakan pimpinan Universitas akan memberi dukungan penuh agar prodi HI ini bisa segera terbentuk. Apalagi saat ini USK berstatus sebagai Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH), sehingga memiliki kewenangan sendiri untuk membentuk prodi baru.

Selain itu, Rektor juga  menilai secara historis Aceh memiliki relasi yang kuat dengan dunia internasional. Di mana pada masa lalu masyarakat Aceh sudah terbiasa membangun diplomasi atau jejaring dengan negara luar baik itu Turkiye, Eropa bahkan sampai Amerika.

“Melalui prodi HI ini kita bisa menggali nilai-nilai sejarah itu, serta menyiapkan SDM Aceh yang lebih berkompeten untuk mengisi berbagai posisi terkait hubungan internasional,” ucap Rektor.

Selanjutnya, Staf Khusus Wali Nanggroe Rustam Effendi, S.E., M.Econ  mengatakan pihaknya turut menyambut baik rencana USK untuk mendirikan prodi HI ini. Dirinya berharap, lulusan HI dari USK ini nantinya bisa memberikan kontribusi yang besar dibandingkan prodi HI lainnya di Indonesia.

“Maka kami kira perlu untuk terlebih dahulu meramu visi dan misi yang pas dan sesuai dengan konteks Aceh,” ucapnya.

Dalam FGD ini turut hadir pula perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Aceh. Salah satu gagasan yang muncul dalam kegiatan ini adalah, prodi HI USK diharapkan bisa menyentuh sisi-sisi hubungan internasional yang lebih luas. Baik itu dari isu dunia islam serta tidak lupa memasukan isu-isu digital dalam konteks hubungan internasional. []

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

0
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (Foto: Detik)

Nukilan.id – BPJS Kesehatan, lembaga penyedia jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, telah menjadi andalan bagi banyak individu dalam menjalani kegiatan medis. 

Meskipun demikian, program ini memiliki batasan, dan tidak semua jenis penyakit dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sesuai dengan Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Dalam aturan tersebut, setidaknya terdapat 21 penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan per November 2023. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Penyakit yang berupa wabah atau kejadian luar biasa.
  2. Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti operasi plastik.
  3. Perataan gigi seperti behel.
  4. Penyakit akibat tindak pidana, seperti penganiayaan atau kekerasan seksual.
  5. Penyakit atau cedera akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau usaha bunuh diri.
  6. Penyakit akibat konsumsi alkohol atau ketergantungan obat.
  7. Pengobatan mandul atau infertilitas.
  8. Penyakit atau cedera akibat kejadian yang tidak bisa dicegah, seperti tawuran.
  9. Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
  10. Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan atau eksperimen.
  11. Pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
  12. Alat kontrasepsi.
  13. Perbekalan kesehatan rumah tangga.
  14. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang terdiri dari rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.
  15. Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
  16. Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja.
  17. Pelayanan kesehatan yang dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta.
  18. Pelayanan kesehatan tertentu yang berkaitan dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Polri.
  19. Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial.
  20. Pelayanan yang sudah ditanggung dalam program lain.
  21. Pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.

Sumber: CNBCIndonesia

3.389 KPM di Aceh Besar Terima Bantuan Pangan

0
Masyarakat Darul Imarah Aceh Besar membawa pulang bantuan pangan tahun 2024. (Foto: Dok. Pemkab Aceh Besar)

Nukilan.id – Sebanyak 3.389 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di kecamatan Darul Imarah Aceh Besar menerima bantuan pangan yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati Aceh Besar secara simbolis di Kantor PT. POS Indonesia Cabang Pembantu Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Sabtu (3/2/2024).

Pada kesempatan itu Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menjelaskan, penyaluran bantuan pangan pemerintah tahun 2024, sebagai upaya membantu masyarakat kurang mampu khususnya di Kabupaten Aceh Besar.

“Kita patut bersyukur, karena bantuan ini untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi inflasi. Jadi bantuan ini juga untuk menekan angka inflasi, dalam hal ini Pemerintah kembali menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di Kabupaten Aceh Besar melalui Bapenas dan Bulog yang disalurkan melalui kantor PT POS Indonesia,” katanya.

Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan seluruh masyarakat Aceh Besar, Iswanto mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko widodo atas semua programnya yang sangat menyentuh langsung dengan masyrakat seperti penyaluran beras, pasar murah, penyaluran bantuan ikan segar dan penyaluran elpiji tepat sasaran.

“Semua itu benar-benar membantu hajad kehidupan rakyat di tengah impitan ekonomi saat ini,” tutur Iswanto.

Ia menyebutkan, untuk penyaluran bantuan pangan tahap pertama Kabupaten Aceh Besar mendapatkan 40.169 keluarga penerima manfaat (KPM).

“Alhamdulillah, Khusus Kecamatan Darul Imarah diperuntukan untuk 32 Gampong dengan jumlah KPM 3.389 orang. Maka, saya selalu mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur dan dalam keadaan apapun Pemerintah tidak pernah menutup mata,” sebut Iswanto.

Iswanto mengungkapkan, sebelum penyaluran bantuan pangan cadangan beras sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pangan Aceh Besar agar menvalidkan data penerima.

“Sehingga penyalurannya bisa cepat dilakukan dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Bantuan pangan ini diberikan sebagai upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dan meringankan beban ekonomi mereka, bantuan ini yang tergolong miskin dan kurang mampu serta membutuhkan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. []

Satu Hektar Ladang Ganja di Meureu Aceh Besar Dimusnahkan

0
Pemusnahan ladang ganja di di kawasan Meureu, Kecamatan indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat 2 Februari 2024. (Foto: Dok. Polres Aceh Besar)

Nukilan.id – Personil Polres Aceh Besar memusnahkan tanaman ganja di sebuah ladang seluas satu hektar yang terletak di kawasan Meureu, Kecamatan indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat (2/2/2024).

Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Aceh Besar Kompol Rustam Nawawi, didampingi oleh Kasat Narkoba AKP Ismail, Kapolsek Indrapuri Iptu Joko Muhar Irwansyah, serta melibatkan personil Sat Narkoba, Sat Samapta, dan Polsek Indrapuri.

Perjalanan menuju lokasi ladang ganja di Desa Meureu, wilayah hukum Polsek Indrapuri ini menggunakan truk dinas dan sepeda motor. Setibanya di lokasi, petugas melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama lebih kurang satu jam.

Ladang ganja yang berhasil dimusnahkan memiliki luas sekitar satu hektar dengan jumlah tanaman mencapai 600 batang, berumur 1 hingga 2 bulan. Proses pemusnahan dilakukan dengan mengumpulkan batang ganja tersebut dan membakarnya.

Wakapolres Aceh Besar, Kompol Rustam Nawawi, menyampaikan bahwa pemusnahan ladang ganja ini adalah bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya di wilayah hukum Polres Aceh Besar.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum semata, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat yang selama ini terlibat dalam penanaman ganja untuk mengganti kegiatan tersebut dengan menanam tanaman produktif dan bernilai ekonomi lainnya,” ujar Kompol Rustam Nawawi.

Kegiatan pemusnahan ladang ganja ini berlangsung hingga pukul 16.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lapangan tetap dalam keadaan aman dan terkendali. []

Rumah Semi Permanen di Banda Aceh Terbakar

0
Kondisi rumah semi permanen yang terbakar di Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. (Foto: Dok. DPKP)

Nukilan.id – Satu unit rumah semi permanen di Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, hangus terbakar, pada Sabtu (3/2/2024) sekira pukul 21.00 WIB.

Diketahui, rumah tersebut milik Haris Samsuri (38) disewakan kepada Zaid fatahillah (25) dan Muhammad Rizal (28).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, menyampaikan, informasi dari saksi penyewa, Zaid Fatahillah menyebutkan bahwa saat kejadian, ia dan temannya Muhammad Rizal tidak berada di lokasi.

“Muhammad Rizal sedang pulang kampung.

Diketahui kebakaran tersebut saksi ditelepon oleh warga sekitar,” kata Yudi dalam laporannya yang diterima Nukilan.

Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekira pukul 21.30 WIB dengan mengerahkan enam unit armada pemadam ke lokasi kejadian.

Sampai berita ini diturunkan tidak ada korban jiwa dan penyebab kebakaran masih dalam penyidikan pihak kepolisian. [Rjf]

Polisi Amankan Pelaku Begal di Limpok Aceh Besar

0
Pelaku begal yang terjadi di kawasan Jembatan Limpok, Aceh Besar, pada Rabu, 17 Januari 2024 lalu. (Foto: Dok. Polresta Banda Aceh)

Nukilan.id – Tim Rimueng Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) yang terjadi di kawasan Jembatan Limpok, Aceh Besar, pada Rabu, 17 Januari 2024 lalu.

Korban, Fita Aulianda (18), warga Meunasah Papeun, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, menjadi sasaran dua tersangka yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama, menjelaskan bahwa insiden ini tidak melibatkan komunitas genk motor, melainkan merupakan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku dewasa.

“Dalam perkara ini bukan dilakukan oleh komunitas anak – anak genk motor, tapi tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan, tersangka juga usia sudah dewasa,” kata Fadillah kepada wartawan, Sabtu (4/2/2024).

Fadillah menekankan agar masyarakat tidak menyimpulkan sebaliknya, yang dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. “Jadi jangan dipersepsi ke arah yang lain, yang menimbulkan keresahan masyarakat lainnya,” pinta Kasatreskrim.

Menurut Fadillah, tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap Fita Aulianda dilakukan oleh dua tersangka, yakni YRU (20) warga Peuniti, Banda Aceh, dan JJ (20) warga Lam Hasan, Peukan Bada, Aceh Besar. 

Kejadian terjadi saat korban sedang melintasi dari Kuta Baro menuju Gampong Limpok menggunakan sepeda motor pribadinya.

Kedua tersangka menggunakan sepeda motor tipe Honda Beat sebagai alat bantu untuk melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. 

“Mereka langsung menendang sepeda motor korban, kemudian tersangka langsung menarik tas korban hingga korban terjatuh dan langsung melarikan diri,” ungkap Fadillah.

Barang yang berhasil diambil berupa tas yang berisikan dokumen serta satu unit handphone merk Oppo 5A dan sejumlah uang tunai.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di salah satu rumah sakit di Banda Aceh.

Fadillah mengatakan, setelah mendapatkan informasi, tim mulai melakukan penyelidikan. Meskipun tersangka selalu berpindah lokasi, tim berhasil terus bekerja ekstra untuk mengungkap kasus ini.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Rimueng bersama Unit Reserse Polsek Krueng Barona Jaya mendapatkan informasi bahwa salah satu pelaku, yang diduga terlibat dalam tindak pidana pertolongan jahat, berada di Gampong Peunayong Banda Aceh pada Jumat (2/2/2024) sore.

Tim segera bergegas menuju Gampong Peunayong dan berhasil mengamankan pelaku atas nama IT (28), warga Banda Aceh.

 Kasatreskrim menambahkan bahwa setelah dilakukan interogasi, IT mengakui telah membeli barang hasil curian dari tersangka JJ.

Tim kemudian melakukan penangkapan terhadap JJ di Gampong Lam Hasan, Aceh Besar, yang mengakui terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan di kawasan Limpok bersama YRU.

Dengan penangkapan tersebut, tim harus kembali ke wilayah Kuta Alam karena informasi dari JJ menyebutkan bahwa YRU berada di kawasan tersebut. Petugas berhasil menangkap YRU, dan kini kedua tersangka telah dibawa ke Satreskrim Polresta Banda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut. [Rjf]

DPW PNA Banda Aceh Bekali 310 Saksi TPS

0
Kegiatan pelatihan saksi TPS DPW PNA Banda Aceh di Elcomadante Coffee, Banda Aceh, pada Sabtu 3 Februari 2024. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nanggroe Aceh (DPW-PNA) Kota Banda Aceh mengadakan kegiatan pelatihan bagi para saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam persiapan menyambut pemilu 2024.

Sebanyak 310 saksi turut serta dalam pelatihan yang berlangsung di Elcomadante Coffe, Banda Aceh, pada Sabtu 3 Februari 2024.

Sekjen DPW PNA Banda Aceh, Abah Hilma Ismail, menekankan pentingnya pelatihan ini agar para saksi memahami dengan baik tugas-tugas yang harus mereka laksanakan.

“Ada 310 orang yang akan menjadi saksi di TPS khusus di Kota Banda Aceh. Intinya, kita tidak ingin ada saksi yang tidak tahu tupoksi dan tugasnya sebagai saksi. Hasil akhir Pemilu bergantung pada perolehan suara, sehingga peran saksi sangat krusial dalam mengawal, mencermati, memantau, dan menghitung suara,” ujarnya didampingi Wakil Ketua DPW PNA kepada wartawan.

Dia juga menyoroti pentingnya keberanian saksi dalam menyampaikan pandangan serta memastikan kebenaran dalam proses pemungutan, perhitungan, dan rekapitulasi suara, mengingat adanya celah titik-titik rawan dalam proses tersebut.

“Yang paling penting adalah saksi kita berani bicara. Selain memberikan materi, kita juga menanamkan rasa keberanian dalam diri saksi agar mereka bisa bersuara dan menyampaikan hak kebenaran,” tambahnya.

Selain kegiatan pelatihan, DPW PNA juga memperkenalkan Mayjen TNI (purn) Abdul Hafil Fuddin sebagai calon anggota DPR-RI, Darwati A Gani sebagai calon anggota DPD-RI dan Zulfikri alias Zoels Bungalow sebagai calon DPRA yang mendapatkan dukungan dari PNA Kota Banda Aceh.

Ribuan Warga Meriahkan Senam Gemoy dan Jalan Sehat Prabowo-Gibran di Banda Aceh

0
Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di Pelataran Parkir Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (3/2/2024). Foto: Dok. TKD02

Nukilan.id – Ribuan warga antusias mengikuti jalan sehat yang diinisiasi oleh Milenial Aceh Prabowo-Gibran di Pelataran Parkir Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (3/2/2024). Sebelum dimulainya fun walk, kegiatan diiisi dengan senam dan joget Gemoy 02 pendukung Prabowo-Gibran.

Acara ini merupakan bagian dari kampanye akbar yang digelar Milenial Aceh Prabowo-Gibran. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti serangkaian acara yang digelar hingga malam hari ini.

Pantauan di lokasi, ribuan warga terlihat memadati lokasi acara yang bertabur hadiah itu, sejak pagi. Warga dengan antusias memadati stand registrasi untuk menukar kupon peserta.

Warga juga terlihat sambil mengacungkan salam dua jari selama mengikuti senam dan joget sehat di lokasi. Warga yang didominasi oleh kaum muda itu, terlihat antusias dan semangat mengikuti kegiatan.

“Ayo, mana suaranya. 02, siapa? 02, siapa?,” kata pembawa acara disambut teriakan “Prabowo-Gibran,” dari peserta. Sorak sorai “Menang sekali  putaran” juga membahana di acara itu.

Usai senam dan joget Gemoy, peserta lanjut mengikuti fun walk bersama. Kegiatan itu dilanjutkan dengan pengundian hadiah lucky draw dengan beragam jenis hadiah, di antaranya dua unit sepeda motor, satu unit sepeda listrik, sepeda gunung, tiga unit iPhone 12, dua unit TV dan dua unit kulkas.

Dalam kesempatan ini, peserta juga mendapatkan kupon untuk ditukarkan dengan aneka jenis makanan dari puluhan stand UMKM yang tersedia di acara. Kegiatan ini juga diisi dengan artis lokal dan ibu kota, salah satunya Tiwi T2. 

Pada Pukul 12 siang, acara dijeda sementara dan akan dilanjutkan malam ini dengan penampilan hiburan musik serta dilanjutkan pembagian hadian yang belum selesai diundi. []