Beranda blog Halaman 1169

Antusiasme Warga Banda Aceh Berburu Kerang di Pesisir Lampulo

0
Suasana warga berburu kerang di pesisir lampulo. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pesisir Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, kembali menjadi sorotan dengan antusiasme dari wisatawan dan warga setempat. Mereka yang datang ke lokasi tersebut bergembira berburu kerang saat senja menjelang. Aktivitas ini dilakukan warga untuk mengisi kekosongan waktu sore.

Dengan bermodalkan bakul dan sarung tangan, para warga mulai merendam diri di dalam air, sembari dengan hati-hati meraba-raba kerang yang terselimuti oleh lumpur. Senyum kegembiraan terpancar di wajah mereka setiap kali berhasil menemukan kerang yang diincar, yang kemudian dengan hati penuh kebanggaan dimasukkan ke dalam bakul mereka.

Salah satu warga Lampulo, Joni, berbagi kisahnya dalam berburu kerang di pesisir Lampulo. Ia mengaku setiap sorenya bisa mengumpulkan sabanyak dua bakul kerang segar.

“Setiap sore, saya bisa mendapatkan kerang sebanyak 2 bakul, paling sedikit dapat setengah” kata Joni kepada Nukilan.id, Jumat (10/5/2024) sore.

Sementara itu, Lastri, seorang warga Lamdingin, tidak hanya datang untuk menyaksikan keindahan matahari terbenam, tetapi juga untuk membeli hasil tangkapan kerang dari para warga.

“Dua bakul kerang biasanya saya beli dengan harga Rp 50 ribu, rencanannya untuk membuat mie kerang,” ungkap Lastri sambil tersenyum.

Antusiasme yang terpancar dari kegiatan ini tidak hanya menciptakan momen kebersamaan yang berharga antara warga setempat, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman otentik di pesisir Lampulo.

Dengan semangat seperti ini, aktivitas berburu kerang di senja hari diharapkan akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Banda Aceh.

Reporter: Akil Rahmatillah

Tips Psikolog untuk Ibu Agar Terhindar dari Baby Blues

0
Psikolog di RSUD Meuraxa Yusniar Idris (dok : foto pribadi untuk Nukilan.id)

Nukilan.id | Banda Aceh – Baby blues syndrome adalah kondisi di mana seorang ibu merasakan sedih, cemas, gelisah, mood swings, mudah kesal, mudah menangis, merasa sangat lelah, dan stress yang sulit dikendalikannya setelah ia melahirkan. Bahkan ada ibu yang mulai merasakan gejala baby blues saat kehamilan.

Gejala emosi dan pikiran ini bisa terjadi disebabkan kecemasan ibu akan proses melahirkan, kecemasan tentang siapa yang akan merawatnya, dan bayi setelah melahirkan. Bahkan ada yang gelisah mengenai kesiapannya untuk memiliki anak, merasa belum siap secara materi, dan berbagai sebab lainnya yang kadang hal itu tidak akan terjadi.

Walaupun penyebabnya sangat variative, namun hasil penelitian merangkum ada beberapa penyebab baby blues, yaitu : sulit beradaptasi dengan peran sebagai ibu; perubahan hormonal bisa saja menyebabkan perubahan mood, emosi, dan pikiran; kurang istirahat selama menjadi ibu; serta kemungkinan ada riwayat gangguan mental.

Dalam hal ini, Psikolog di RSUD Meuraxa Yusniar Idris mengatakan, baby blues memang tidak termasuk dalam gangguan mental, namun jika tidak diatasi akan sangat menggangu peran seorang ibu dalam mengasuh bayinya. Jika terus dibiarkan bisa saja nanti akan menjadi perilaku dan emosi yang menetap serta mengarah pada pembentukan gangguan mental tertentu, seperti depresi atau gangguan mental lainnya.

Bisa dicegah tidak ya? Yusniar menyebut bisa, yakni dengan mempersiapkan mental calon ibu untuk menjalani masa kehamilan, melahirkan, dan masa mengasuh anak. Kemudian, memberikan dukungan emosional dan memberikan rasa nyaman pada calon ibu bahwa kehadiran anak adalah sesuatu yang sangat istimewa. Kalaupun nantinya ada kesulitan, semuanya akan dihadapi bersama pasangan juga keluarga lainnya, primary support sangatlah penting.

“Pola hidup sehat dan makanan bergizi serta menghindari informasi toxic terkait peran ibu juga sangat dibutuhkan dalam mencegah hal tersebut,” ucapnya saat diwawancarai Nukilan.id, Jumat (10/5/2024).

Ia juga menyampaikan, anak adalah amanah dari Allah Swt. sebagai sumber kebahagiaan sebuah keluarga. Kalau ada anak, orangtua bersemangat dalam mencari nafkah. Ibu pun akan semangat dalam berkreasi di dapur karena ada yang akan memuji enaknya masakan ibu laksana seorang chef. Sementara, para kakek dan nenek juga berbahagia karena masa tuanya tidak kesepian.

Yusniar menambahkan, usia anak hanya sesaat, tidak akan terasa lama jika kita mencatat sebagai momen bahagia dalam memori. Carilah setiap momen yang menyenangkan dan membahagiakan. Jika ada yang pahit dan berat itu adalah pelengkap agar kita tau yang manis itu seperti apa dan bisa memaknai rasa syukur. Nikmati peran sebagai ibu dan syukuri.

Saat terasa sangat lelah lahir batin, peluk anak agar baterai energi positif ibu dalam mengasuh kembali penuh. Walau anak masih kecil, tetap bentuk komunikasi dengan anak dengan bahasa yang sederhana dan saling menunjukkan “Kamu penting dalam hidupku”. Jika ada hal yang terasa berat di hati dan pikiran berbagilah dengan pasangan.

“Adakalanya seorang ibu hanya butuh berbagi cerita kelelahan, bukan meminta untuk dibantu,”pungkasnya.

Reporter : Auliana Rizky

Ajak Koalisi Perubahan Sodorkan Paslon di Pilgub Aceh, Wacana Cak Imin Dapat Sambutan Hangat dari Publik Serambi Mekah

0
Koalisi Perubahan. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebuah wacana menarik mencuat dalam ranah politik Aceh, menyusul ajakan Muhaimin Iskandar kepada partai politik yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk turut serta menghadirkan Pasangan Calon Kepala Daerah pada Pemilihan Gubernur Aceh 2024.

Wacana tersebut, disampaikan Cak Imin beberapa waktu lalu saat kunjungannya di Aceh sebagai bentuk apresiasi kepada warga setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Berdasarkan pendapat yang dihimpun Nukilan.id dari berbagai kalangan di Aceh, ajakan yang dilontarkan oleh Ketua Umum DPP PKB itu mendapat sambutan hangat dari publik Aceh.

Seorang pemuda Aceh, Naufal, mengatakan bahwa wacana tersebut sangat relevan mengingat suara pasangan nomor urut 01 tersebut mendapat dukungan sebanyak 2,3 juta lebih di Aceh.

“Wacananya bagus, sangat relevan, buktinya suara pasangan nomor urut 01 di ini (Aceh) mencapai 2,3 juta lebih,” ungkap Naufal kepada Nukilan.id, Jumat (10/5/2024).

Publik Aceh juga menyoroti peran strategis dari poros perubahan yang diusung oleh partai-partai seperti NasDem, PKB, dan PKS. Dengan perolehan kursi ketiga yang signifikan di DPRA, yaitu 10 kursi untuk NasDem, 8 kursi untuk PKB, dan 5 kursi untuk PKS, poros perubahan dinilai mampu mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilgub Aceh.

“Berkat Anies, NasDem meraih 10 kursi, PKB 8 kursi, dan PKS 5 kursi di DPRA. Jika digabung maka poros perubahan di Aceh sudah bisa mengusung calon gubernur tersendiri,” tambah Naufal.

Publik Aceh optimis bahwa kehadiran poros perubahan ini dapat menghidupkan kembali sentimen dukungan yang kuat dari publik di Aceh. Terlebih jika Anies Baswedan bersedia turun tangan dalam proses Pemilihan Gubernur Aceh. Hal tersebut dikatakan oleh Satria, ia berujar bahwa mayoritas masyarakat Aceh sangat mengidolakan sosok mantan Gubernur DKI tersebut

“Kalau Anies Baswedan turun gunung, berpotensi membangkitkan sentimen masyarakat yang tidak tega melihat idola mereka (Anies) dikalahkan oleh Mahkamah Konstitusi,” ujar Satria.

Sentimen positif terhadap Anies Baswedan dinilai memiliki potensi untuk menjadi ajang “balas dendam politik”. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kekalahan di Pilpres akan ditebus dengan memenangkan pasangan yang diusung oleh Poros Perubahan di Pemilihan Gubernur Aceh.

“Kalahnya Anies di Pilpres mungkin akan menjadi pemicu bagi orang sini (Aceh) untuk membalas.  Orang akan berikan dukungan untuk pasangan poros perubahan dalam Pilgub Aceh,” tambah Satria.

Dengan perkembangan politik yang semakin menarik ini, keterlibatan Anies Baswedan dalam proses Pilgub Aceh dinilai memiliki dampak signifikan terhadap dinamika politik di daerah tersebut. Masyarakat Aceh menantikan perkembangan lebih lanjut terkait potensi dukungan dari poros perubahan ini untuk menentukan arah Aceh ke depan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Pendapat Publik Warung Kopi: Aceh Butuh Gubernur yang Perjuangkan Kemandirian

0
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam menyikapi proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang, masyarakat Aceh semakin lantang menyuarakan kebutuhan akan sosok gubernur yang mengedepankan kemandirian daerah. Hal ini berdasarkan temuan dari Nukilan.id setelah melakukan perbincangan dengan beberapa warga di warung kopi seputaran Kota Banda Aceh pada Jumat (10/5/2024).

Dalam pandangan mereka, gubernur yang akan memimpin Aceh ke depan tidak perlu memiliki kedekatan yang kuat dengan pemerintah pusat. Bahkan, semakin independen dari pusat, dianggap akan semakin memudahkan rakyat Aceh untuk membedakan apakah gubernur tersebut benar-benar mewakili kepentingan rakyat, atau hanya berpihak pada kepentingan pusat.

Menurut sebagian besar masyarakat, sosok gubernur yang dibutuhkan saat ini adalah seseorang yang berani dan tegas dalam menjalankan cita-cita Aceh untuk memiliki pemerintahan yang lebih otonom. Hal ini merujuk pada aspirasi para perunding Aceh saat mengadakan perundingan dengan Pemerintah Indonesia di Helsinki, Finlandia, di mana Aceh diharapkan dapat memiliki pemerintahan sendiri sebagai bagian integral dari Indonesia.

“Saat ini, Aceh seakan-akan tidak memiliki peradaban. Aceh hanya dijadikan objek dari kepentingan politik lain,” ungkap salah seorang waraga Aceh yang enggan disebutkan namanya.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, konsep kemandirian tersebut semakin jauh dari pemahaman orang-orang di Aceh karena minimnya upaya dari pemerintahan daerah untuk mewujudkannya. Penundaan Pilkada di Aceh dinilai sebagai salah satu cara pusat untuk melemahkan daerah ini dan menjauhkannya dari cita-cita kemandirian yang telah disepakati.

“Masyarakat Aceh dipaksa untuk membangun daerah secara mandiri, namun pada kenyataannya, Aceh hanya menjadi objek,” tambahnya.

Kritik juga dilontarkan terhadap pemahaman pemerintah pusat yang secara tidak langsung merendahkan peradaban Aceh.

“Pejabat Jakarta seringkali datang dengan pemahaman bahwa Aceh perlu ‘diberi pengetahuan tentang peradaban’, padahal Aceh memiliki peradaban yang jauh lebih tua,” ujar warga lainnya.

Dalam menghadapi Pilkada mendatang, publik Aceh mendesak agar calon gubernur memiliki komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kemandirian daerah, dengan tetap mengakui bahwa Aceh tetap menjadi bagian dari Indonesia.

“Aceh membutuhkan pemimpin yang berani mengatakan bahwa daerah ini akan tetap menjadi bagian Indonesia dengan menjalankan otoritas sendiri, sesuai dengan apa yang disepakati dalam Perjanjian Damai Helsinki,” tegasnya lagi.

Dengan demikian, harapan masyarakat Aceh terhadap sosok gubernur ke depan adalah sosok yang dapat membawa Aceh menuju kemandirian yang sesungguhnya, menjadikan daerah ini lebih kuat dan mandiri tanpa meninggalkan pangkuan Indonesia.

Reporter: Akil Rahmatillah

Presiden Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I 2024 Tumbuhkan Optimisme

0
Presiden Joko Widodo menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional. (Foto: Biro Pers Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menanggapi kenaikan terbaru dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, Presiden Joko Widodo menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional yang mencatat pertumbuhan sebesar 5,11 persen pada triwulan I tahun 2024. Apalagi, angka tersebut dicapai saat banyak negara besar mengalami resesi atau penurunan pertumbuhan.

“Negara-negara besar sudah masuk ke jurang resesi, negara lain juga turun growth-nya tapi kita mampu tumbuh di 5,11 persen,” ungkap Presiden Jokowi dalam keterangan pers di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT), Kota Depok, Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 7 Mei 2024.

“Ini saya kira patut kita syukuri karena ini banyak didukung oleh konsumsi, tetapi juga didukung oleh investasi yang terus masuk ke negara kita,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan I-2024 tercatat 5,11 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi sejak tahun 2015.

Sementara itu, dalam menghadapi isu penutupan beberapa pabrik manufaktur di dalam negeri, Presiden mengakui bahwa fluktuasi semacam ini adalah bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi oleh kompetisi, efisiensi, dan adaptasi terhadap barang-barang baru.

“Kalau masalah ada pabrik yang tutup, sebuah usaha itu naik turun karena kompetisi, karena mungkin efisiensi, juga karena bersaing dengan barang-barang baru yang lebih inovatif,” jelasnya.

Meskipun ada beberapa pabrik yang tutup, Presiden menekankan bahwa secara makro, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat baik. Hal ini menunjukkan daya tahan dan potensi pasar domestik serta kepercayaan investor.

“Saya kira dua hal itu (konsumsi dan investasi) yang sangat baik,” ucapnya.

Peningkatan pertumbuhan ini menjadi indikasi bahwa meskipun menghadapi tantangan global, Indonesia tetap merupakan ekonomi yang kuat dan terus menarik investasi yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Akil Rahmatillah
Sumber: Biro Pers Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Kemenpora Apresiasi Perjuangan Timnas Indonesia U-23 Meski Gagal ke Olimpiade Paris 2024

0
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta. (Foto: Kemenpora)

NUKILAN.id | Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Timnas Indonesia U-23 meski kalah 0-1 dari Guinea U-23. Hasil ini membuat skuad Garuda gagal tampil di Olimpiade Paris 2024.

“Kita sangat apresiasi. Anak-anak sudah bermain bagus. Artinya ada lompatan besar atas penampilan mereka dari event-event sebelumnya,” ujar Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Raden Isnanta, Kamis (9/5).

Hal tersebut disampaikan Deputi Isnanta usai mengikuti nonton bareng di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta. Menurutnya, Garuda Muda sudah memberikan segalanya. Mulai dari penampilan di Piala Asia U-23 hingga ke babak play-off Olimpiade 2024.

“Kerja keras mereka sangat luar biasa. Tentu pencapaian ini sudah membanggakan. Lawan yang kita hadapi Guinea juga tampil bagus,” katanya.

Dijelaskan Deputi Isnanta, performa pasukan Shin Tae-yong selama gelaran Piala Asia U-23 sangat baik. Ini menandakan bahwa generasi sepak bola Tanah Air kedepan sangat menjanjikan.

“Apalagi para pemain kita ini kan masih muda. Jadi ini adalah harapan kita di masa yang akan datang. Mereka sudah bagus, pengalaman internasionalnya juga semakin bertambah,” terangnya.

Menurut Deputi Isnanta, skuad Merah Putih hanya kurang beruntung di laga pamungkas dalam memperebutkan tiket Olimpiade tahun ini. Segala percobaan sudah dilakukan, tapi belum berbuah gol.

“Kita lihat tadi permainannya sangat rapi. Banyak serangan, lalu beberapa kali lemparan jarak jauh Arhan juga dilakukan, tapi belum bisa bikin gol,” bebernya.

Atas hal ini, Deputi Isnanta berpesan agar Marselino Ferdinan dan kawan-kawan terus berproses. Banyak agenda-agenda Timnas Indonesia kedepannya. Oleh karena itu, diharap mereka dapat meningkatkan performanya.

“Tetap semangat, jangan kecewa. Timnas Indonesia sudah main bagus. Kemenpora akan tetap terus mendukung kemajuan sepak bola Tanah Air. Disamping itu juga kita akan melakukan upaya-upaya pembinaan dari bawah,” pungkasnya.

Editor: Akil

Mendagri Instruksikan Pemda Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air dan Dukung Forum Air Sedunia Ke-10

0
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Foto: Kemendagri)

NUKILAN.id | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam Mendukung Peningkatan Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pelaksanaan Forum Air Sedunia ke-10.

Instruksi yang dialamatkan kepada gubernur dan bupati/wali kota tersebut terbit dalam rangka mewujudkan ketahanan air, serta ketangguhan terhadap bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim. Di dalamnya terdapat sejumlah poin penting yang perlu dilakukan oleh Pemda.

Pertama, Pemda diarahkan untuk melaksanakan kebijakan di bidang sumber daya air yang berorientasi mewujudkan ketahanan. Hal itu meliputi peningkatan kualitas air, konservasi dan pemulihan ekosistem air tawar dan keanekaragaman hayati, penghematan dan efisiensi air, hingga penyediaan akses air minum dan sanitasi yang aman untuk masyarakat sebagai hak asasi manusia yang utama.

“Termasuk pembangunan infrastruktur pengelolaan air limbah dan limbah padat serta pelayanan kebersihan di perkotaan, penyediaan air untuk pangan/pertanian, dan pemanfaatan sumber daya air untuk energi,” demikian bunyi Inmendagri tertanggal 3 Mei 2024 tersebut.

Kedua, Pemda diminta berperan aktif dalam mewujudkan tata kelola, kerja sama, dan diplomasi air. Upaya ini melalui peningkatan dialog, kerja sama, partisipasi, dan koordinasi semua pemangku kepentingan yang terkait dengan pengelolaan wilayah sungai, lintas batas wilayah sungai, danau, lahan basah (gambut/rawa), pulau-pulau kecil, serta akuifer air tanah. Sedangkan upaya lainnya melalui pengembangan budaya dan kearifan lokal yang mendukung tata kelola air di wilayah masing-masing.

Selain itu, Pemda perlu mengembangkan institusi dan penegakan kerangka hukum yang transparan dan akuntabel. “Serta peningkatan integritas dan penguatan, kesetaraan gender, keterlibatan pemuda, dan penghormatan terhadap hak-hak kelompok minoritas dan komunitas lokal/masyarakat adat,” sambungnya.

Ketiga, Pemda diimbau untuk mewujudkan ketangguhan bencana hidrometeorologi melalui kebijakan dan program pencegahan serta pengelolaan banjir yang terpadu. Hal ini meliputi mitigasi kejadian cuaca ekstrem, pengendalian banjir, perlindungan zona pesisir, penanganan sedimentasi, dan pengembangan sistem peringatan dini.

Selain itu Pemda perlu menerapkan kebijakan dan program pencegahan kekeringan. Langkah ini melalui penyusunan rencana adaptasi, pemilihan tanaman tahan kekeringan, serta restorasi lahan gambut dan bakau. Program lainnya, penerapan pengurangan risiko bencana berbasis ekosistem melalui restorasi dataran banjir dan hutan bakau serta infrastruktur hijau, juga perlu dilakukan.

“Peningkatan ketahanan infrastruktur air terhadap kejadian cuaca ekstrem, dan pengembangan sistem peringatan dini, termasuk rencana kesiapsiagaan dan analisis skenario bencana, serta mengurangi kerentanan masyarakat terhadap risiko bencana,” lanjutnya.

Keempat, dukungan Pemda ini juga diminta untuk diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan didukung alokasi anggaran yang memadai, serta peningkatan investasi pembiayaan infrastruktur kebencanaan.

Tak hanya itu, terbitnya Inmendagri ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Forum Air Sedunia (World Water Forum) ke-10 di Bali pada 18-25 Mei 2024 mendatang. Karena itu, Pemda diminta untuk mendukung pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 tersebut melalui publikasi secara masif dan serentak di daerah sejak April 2024 hingga 31 Mei 2024.

Adapun publikasi tersebut dilakukan melalui website, media sosial, videotron, baliho, dan berbagai kanal informasi publik yang dikelola oleh Pemda dengan menggunakan tagar resmi #Waterforsharedprosperity. Untuk materi publikasi dapat diunduh melalui tautan https://bit.ly/MateriPromosi10thWWF. Sedangkan terkait hasil penayangan materi, Pemda diminta untuk mengunggah bukti tayang pada tautan https://s.id/BuktiTayangPemda.

Terakhir, Pemda diminta untuk melaporkan pelaksanaan instruksi tersebut kepada Mendagri melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda).

Editor: Akil

11 Amalan Hari Jumat yang Menambah Keberkahan & Kecintaan Terhadap Rasulullah

0
Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh.(Foto: Shutterstock.R.A Karamullah)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Amalan hari Jumat apa yang seringkali sahabat lakukan? Semoga amalan-amalan kebaikan dari Rasulullah sudah diterapkan oleh sahabat. Sayang sekali jika sahabat melewatkan sunnah Rasulullah di hari Jumat yang banyak sekali keberkahannya.

Allah SWT pun menjadikan hari Jumat sebagai hari yang penuh keberkahan dan perintah shalat Jumat menunjukkan luar biasanya hari Jumat. Agar sahabat semakin mendalami amalan-amalan hari Jumat, yuk simak ulasan artikel berikut ini:

Amalan Hari Jumat yang Perlu Umat Islam Terapkan

  1. Amalan hari Jumat dengan melaksanakan mandi sebelum shalat Jumat

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘’Jika salah seorang di antara kalian menghadiri shalat Jumat, maka hendaklah ia mandi’’ (HR. Bukhari)

Amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah yaitu mandi sebelum melaksanakan shalat Jumat. Hal ini menjadi ciri khas dari Rasulullah yang selalu menjaga kebersihan. Sehingga, alangkah baiknya kita mencontoh amalan dari Rasulullah tersebut.

2. Memperbanyak memakai wewangian

Amalan hari jumat yang dilakukan oleh Rasulullah adalah memakai minyak wangi dan siwak, serta menjaga kebersihannya saat hendak shalat Jumat. Hal ini perlu dijadikan catatan agar kita senantiasa memakai parfum yang sewajarnya dan tidak berlebihan.

“Hari ini (Jumat) adalah hari raya yang dijadikan Allah SWT untuk umat Islam. Bagi siapa yang ingin melaksanakan shalat Jumat, hendaklah mandi, memakai wangi-wangian kalau ada, dan menggosok gigi (siwak)’’ (HR. Ibnu Majah).

3. Menerapkan amalan hari Jumat dengan bersiwak

Dari Abu Hurairah R.A, Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya tidak memberatkan atas umatku atau tidak memberatkan manusia, aku pasti memerintahkan mereka untuk bersiwak bersamaan dengan setiap kali shalat.” (HR. Bukhari, no. 887)

Rasulullah sangat menganjurkan untuk bersiwak. Senantiasa kita mencontoh amalan hari Jumat ini dengan konsisten yaitu bersiwak sebelum melakukan ibadah.

4. Menggunakan pakaian yang sewajarnya

“Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-Araf:31)

Selain Rasulullah mengajarkan amalan untuk membersihkan diri dengan mandi, bersiwak, dan menggunakan wangi-wangian, Rasul juga senantiasa menggunakan pakaian yang sewajarnya dan tidak berlebihan. Hal ini selaras dengan Surah Al-Araf ayat 31 yang menegaskan juga bahwa Allah SWT menyukai hamba-Nya yang tidak berlebih-lebihan.

5. Bergegas berangkat shalat Jumat

‘’Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.’’ (QS. Al-Jumuah: 9)

Allah telah berfirman agar kita melaksanakan shalat Jumat dan bergegas melaksanakannya. Sebagaimana Rasulullah yang seringkali mencontohkan agar bergegas lebih awal mendatangi masjid sebelum shalat Jumat. Semoga kita senantiasa konsisten menerapkan amalan hari Jumat ini.

6. Meninggalkan atau menunda jual beli terlebih dahulu

Rasulullah SAW mengajarkan agar umat Muslim menjauhi segala jenis aktivitas dunia yang sifatnya mengganggu dan menghalangi ibadah pada hari Jumat. Oleh karena itu, dianjurkan untuk meninggalkan pekerjaan atau urusan dunia sejenak agar fokus melaksanakan ibadah shalat Jumat. Hal ini sudah dijelaskan oleh Allah SWT  pada surah Al-Jumuah ayat 9 sebagai pengingat kita agar lebih fokus beribadah.

7. Memperbanyak membaca shalawat di hari Jumat

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab: 56)

Allah SWT menganjurkan umat-Nya agar bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai hamba yang taat kepada Allah, senantiasa kita menjalankan perintah dari Allah SWT agar terus membaca shalawat kepada Rasulullah.

Sebagaimana hadits yang menjelaskan pentingnya bershalawat di hari Jumat: “Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada setiap hari Jumat, karena shalawat umatku disampaikan kepadaku setiap hari Jumat. Barang siapa dari kalian paling banyak membaca shalawat kepadaku, ia adalah orang yang dekat kedudukannya denganku.”

8. Amalan hari jumat dengan melakukan shalat sunnah ba’diyah Jumat

Rasulullah seringkali melaksanakan shalat sunnah dua rakaat setelah shalat Jumat. Sahabat muslim bisa menerapkannya agar senantiasa mengikuti sunnah dari Rasul dan mendapatkan keberkahan.

Dari Abdullah bin Umar, bahwa Rasulullah SAW biasa melaksanakan dua rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib di rumahnya, dan dua rakaat sesudah Isya. Dan beliau tidak mengerjakan sholat setelah pelaksanaan shalat Jumat hingga beliau pulang, lalu shalat dua rakaat.”

9. Amalan hari Jumat dengan membaca surah Al-Kahfi

“Barang siapa yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan dibentangkan baginya cahaya mulai dari bawah telapak kakinya sampai ke langit. Cahaya itu akan memancarkan sinar baginya pada hari kiamat. Dan ia akan mendapatkan ampunan dari Allah di antara dua Jumat.” (HR. Abu Bakr bin Mardawaih).

Membaca surah Al-Kahfi merupakan amalan hari Jumat yang seringkali kita dengar sebagai sunnah Rasulullah. Sahabat muslim bisa mengamalkannya di hari Jumat. Selain itu, membaca Surah Al-Kahfi jika dimaknai mendalam bisa menjadi reminder untuk mengingat betapa dahsyatnya hari kiamat yang akan menimpa manusia (QS. Al-Kahfi: 7). Sehingga, membaca Surah Al-Kahfi akan bermanfaat sebagai perenungan diri dan semakin mencontoh suri tauladan Rasul yang senantiasa membacanya.

10. Membaca doa dan dzikir

Rasulullah adalah sosok yang seringkali berdoa dan berdzikir. Amalan hari Jumat yang dilakukan oleh Rasulullah sudah pasti adalah menyibukkan diri dengan berdoa dan berdzikir. Kita sebagai manusia hendaknya senantiasa meminta ampun kepada Allah SWT, meminta perlindungan, dan mohon diberikan petunjuk kebenaran oleh Allah SWT.

11. Bersedekah di hari Jumat

Artinya, “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah:261)

Rasulullah senantiasa bersedekah di hari Jumat dan mengajarkan umatnya agar senantiasa ringan tangan. Selain memperoleh pahala di sisi Allah SWT, bersedekah akan membantu fakir miskin dan membuat ketakwaan kita semakin meningkat. Kita juga akan senantiasa diberikan kelapangan dada ketika bersedekah dan menerapkan apa itu keikhlasan. Banyaknya keutamaan bersedekah sebagaimana disebutkan di atas membuat kita tidak heran jika Rasulullah gemar bersedekah.

Amalan Hari Jumat yang Tidak Boleh Dilewatkan

Berbagai amalan hari Jumat benar-benar memberikan contoh kepada kita agar mengikuti suri tauladan Rasul. Agar hidup kita senantiasa dilimpahi keberkahan, salah satu amalan hari Jumat yang sayang jika dilewatkan adalah bersedekah. Bahkan Allah SWT senantiasa akan melipatgandakan pahala jika kita bersedekah.

‘’Dan sedekah pada hari itu (Jumat) lebih mulia dibanding hari-hari selainnya’’ (H.R. Ibnu Huzaimah).

Bismillah, semoga kita senantiasa menyalurkan sedekah kita kepada orang-orang yang membutuhkan dan menyalurkannya kepada lembaga yang terpercaya seperti Dompet Dhuafa. Sahabat tidak perlu ragu untuk berdonasi sedekah Jumat melalui Dompet Dhuafa yang sudah bertahun-tahun menyalurkan dana secara amanah dan terpercaya. Klik di bawah ini untuk menyalurkan sedekah.

Editor: Akil
Sumber: Dompet Dhuafa

Menag Bertemu Masyariq, Bahas Layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina

0
Menag rapat dengan Masyariq di KUH Jeddah. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Jeddah – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kunjungan kerjanya ke Arab Saudi menggelar pertemuan dengan Masyariq. Pertemuan ini membahas penyiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia, khususnya saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Masyariq adalah perusahaan atau pihak ketiga yang menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama dalam menyiapkan layanan bagi jemaah haji Indonesia. Pertemuan antara Menag dan Masyariq berlangsung di Kantor Urusan Haji, KJRI Jeddah.

Hadir, Ketua Masyariq M Amin Indragiri beserta jajarannya. Ikut mendampingi Menag, Staf Khusus Menag Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menag Bidang Hukum Abdul Qodir, Konjen RI di Jeddah Yusron Bahauddin Ambary, dan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.

Pertemuan diawali dengan paparan dari Amin Indragiri selaku pimpinan Masyariq. Amin Indragiri memaparkan sejumlah layanan yang telah disiapkan, antara lain penerapan smart card, penyelesaian kontrak layanan, perluasan tenda misi haji di Arafah, pembaruan sejumlah tenda di Mina dengan bahan gipsum.

“Infrastruktur 75% sudah siap. Akan ada penambahan pendingin juga. Juga akan ada tambahan kamar mandi di Arafah,” terang Amin Indragiri di Jeddah, Selasa (7/5/2024).

“Kami akan meratakan dan mengeraskan tanah dalam tenda di Arafah. Sedang mengajukan izin dan mendapat persetujuan dari Kidanah,” sambungnya. Amin juga menjelaskan bahwa di Muzdalifah, akan ada penambahan kamar mandi dalam jumlah yang cukup banyak.

Terkait layanan makanan cepat saji, Amin menjelaskan bahwa itu akan diberikan enam kali selama jemaah di Masyair. Makanan itu sudah dalam perjalanan dan untuk kiriman pertama akan tiba pada 8 Mei 2024.

“Semua sudah melalui proses inkubasi. Terakhir pengiriman 20 Mei dengan kargo pesawat terbang,” sebutnya.

“Tahun ini, kami juga akan memberikan makanan Albaik. Kami sudah kontrak dengan empat cabang perusahaan di Makkah. Ada 230.000 porsi yang akan diberikan ketika jemaah haji meninggalkan Makkah,” lanjutnya.

Mitigasi Muzdalifah

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo secara khusus menanyakan langkah antisipasi yang disiapkan Masyariq agar masalah Muzdalifah seperti pada musim haji tahun lalu tidak terulang. Akan hal ini, Amin Indragiri menjelaskan sejumlah langkah antisipasi yang telah disiapkan.

Pertama, Amin menegaskan bahwa tahun ini Pemerintah Arab Saudi menerapkan aturan ketat dalam rangka penertiban jemaah dengan visa tidak resmi. Salah satu terobosannya adalah dengan menerapkan smart card.

Kedua, pintu bus pengantar jemaah haji dari hotel menuju Arafah pada 8 Zulhijjah akan disegel dengan stiker. Segel pintu tidak dibuka kecuali setelah jemaah tiba di Arafah, dan dibuka oleh keamanan umum. Jika segel terbuka sebelum masuk, maka bus tersebut tidak boleh masuk Arafah. Pihak yang melanggar ketentuan ini akan terkena denda 10 ribu riyal dan dideportasi.

Ketiga, Masyariq menyiapkan pembatas beton dan kawat setinggi dua meter sebagai pembatas jalan agar pejalan kaki tidak mengambil jalur bus Taraddudi. Masyariq juga menyiapkan 200 petugas untuk berjaga di sepanjang jalan.

Keempat, Masyariq sedang mengajukan permohonan agar ada penambahan bus jenis city bus yang digunakan di Masyair. Bus jenis ini selain kapasitas lebih banyak, bisa 75 orang, akses keluar masuknya juga lebih mudah dan ramah lansia.

Kelima, ada sejumlah maktab yang tidak turun dari bus saat di Muzdalifah. Mereka akan diberangkatkan dari Arafah sekitar jam 10 atau sebelas malam menuju Muzdalifah, lalu langsung ke Mina.

Keenam, menyiapkan 100 bus cadangan.

Respons Gus Men

Menag Yaqut Cholil Qoumas menilai positif mitigasi yang sudah disiapkan Masyariq. Menag berharap konsep mitigasi itu bisa diterapkan dengan baik saat puncak haji di Armuzna 1445 H/2024 M, tidak sebatas teori.

“Saya berharap dari konsep mitigasi yang disampaikan masyariq, pelayanan haji akan jauh lebih baik dari tahun lalu. Terima kasih beberapa hal krusial sudah diantisipasi. Namun, ini masih teori dan saya berharap ini bisa diaplikasikan dengan baik,” sebut Gus Men.

“Saya harap Masyariq bisa menyiapkan rencana darurat dengan baik. Sehingga, jika ada hal di luar jangkauan kita terjadi, sudah disiapkan skenario kedaruratannya,” tandas Gus Men.

Editor: Akil Rahmatillah

Ah… Pemimpin! Untuk Ibadah Saja Hasil Memeras

0
Ilustrasi suap (Foto: Pinteres)

NUKILAN| Feature- Dimana letaknya  hati nurani, bila untuk ibadah umrah sekeluarga dan membeli hewan qurban dari hasil memeras? Semua kebutuhan pribadi keluarga juga dari hasil memeras. Karena Anda memiliki jabatan dan kekuasaan, semuanya Anda manfaatkan.

Seluruh urusan keluarga dengan gaya hidup glamor, bawahan Anda menjadi sapi perah. Terciptalah korupsi berantai untuk memenunuhi kebutuhan Anda. Inikah mental seorang pejabat yang menjadi teladan di Bumi Pertiwi.

Inilah gambaran penghidupan sang pejabat dalam menggenggam kekuasaan (walau tidak seluruh pejabatan). Namun, gambaran bagaimana glamornya penghidupan para pejabat, fakta ini sudah membuktikan mereka menghisap darah rakyat.

Ada rasa yang menyayat di hati ketika menyaksikan jalananya persidangan eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Bagaimana ganasnya seorang menteri memeras bawahanya untuk kepentingan pribadi.

Jaksa KPK dalam persidangan Tipikor ini  mendakwa SYL menerima uang sebesar Rp 44,5 miliar hasil memeras anak buah dan direktorat di Kementan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.

Mari kita simak satu persatu, apa yang dilakukan pemimpin yang kini duduk di kursi pesakitan ini. Catatan Nukilan hasil dari persidangan. Soal kurban misalnya, SYL meminta uang Rp 360 juta kepada anak buahnya.

Hermanto menyebutkan, permintaan kurban tersebut disalurkan melalui Biro Umum Kementan. Awalnya, SYL hanya meminta disiapkan tiga ekor sapi, tetapi belakangan permintaan itu bertambah dengan nilai setara 12 ekor sapi.

Menurut saksi Hermanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian (Kementan). SYL meminta uang senilai Rp 360 juta untuk membeli kurban 12 ekor sapi.

“Kita hanya memberi uang saja yang dimintanya. Nilainya Rp 360 juta, untuk keperluan  12 ekor sapi,” kata Hermanto menjawab pertanyaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Soal ibadah umrah juga demikian, bawahan harus pontang panting menyiapkan dana dan membuat laporan fiktif. Menurut Jaksa, SYL memeras bawahanya untuk membayar biaya ibadah umrah mencapai Rp1,87 miliar.

Adapun, sumber uangnya a.l. Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP): Rp 1.000.000.000 tahun 2022; Ditjen PKH: Rp 300.000.000 tahun 2022 dan Rp 300.000.000 tahun 2023; Ditjen Perkebunan: Rp 159.500.000 tahun 2023; dan BPPSDMP: Rp 112.150.000 tahun 2022.

Tidak sampai disitu, juga ada pembayaran carteran pesawat senilai Rp3.034.591.120. Jaksa mengungkapkan, SYL juga menggunakan uang sebesar Rp16.683.448.302 untuk acara keagamaan,termasuk uang kurban.

Semua uang itu bersumber dari Ditjen Prasarana dan Sarana (PSP), Ditjen PKH, Ditjen Perkebunan, Ditjen Hortikultura, Ditjen Tanaman Pangan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Barantan.

Semua kebutuhan pribadinya harus disediadkan bawahan, seperti membayar  seperti membayar mobil merek Toyota Innova untuk anak SYL seharga Rp500 juta. Cicilan mobil Alphard Rp43 juta. Sunatan cucu.

Hadiah emas untuk setiap kondangan Rp7 juta – Rp8 juta. Kacamata SYL dan istri. Kebutuhan operasional rumah dinas (termasuk beli makan-minum) Rp3 juta per hari. Uang jajan istri Rp25 juta – Rp30 juta per bulan.

Biaya pemeliharaan apartemen milik SYL Rp300 juta. Cicilan kartu kredit Rp215 juta, biaya dokter kecantikan anak SYL, membayar gaji pembantu, membeli tas dan lukisan.Semua kebutuhan itu harus didapatkan bawahan bila tetap ingin bertahan dijabatanya.

Ada juga aliran dana untuk Partai Nasdem senilai Rp40.123.500. Uang ini bersumber dari Setjen Kementan. Semua fakta-fakta itu terungkap dipersidangan.

Namun dengan gagahnya SYL menyatakan bertangungjawab atas apa yang sudah dilakukanya. Bahkan dia seperti menempatkan dirinya sebagai pahlawan dalam membangun negeri ini.

“280 juta orang (penduduk Indonesia) itu tanggung jawab saya, saya dipaksa oleh presiden untuk berangkat juga melalui sebuah ratas. Maafkan saya bapak,” kata SYL. Mantan gubernur Sulawesi Selatan ini.

Ketua Tim Pengacara SYL, Djamaludin Kudubun, membantah bahwa uang Kementan digunakan untuk membayar cicilan mobil Alphard. Ia mengeklaim mobil tersebut merupakan mobil dinas yang digunakan oleh SYL ketika berada di Makassar yang dibayar sewa Rp43 juta.

Sementara soal uang jajan istri SYL perbulan, menurut Djamal merupakan “hak dari istri Pak SYL“ yang berasal dari anggaran menteri. Hal yang serupa juga ia utarakan untuk pembayaran kartu kredit yang ia sebut diambil dari “haknya pak Menteri“.

“Sejumlah anggaran yang menjadi hak pak menteri yang diteruskan kepada istri beliau. Tapi bukan berarti seolah-olah itu adalah uang jajan istri beliau yang itu ilegal sifatnya, tapi itu uang yang memang legal,“kata Djamal seperti dikutip dari Kompas.

Ia mengatakan bahwa selama ini pernyataan dari para saksi masih belum jelas menunjukkan dari mana uang itu berasal, siapa yang memintanya dan melalui apa uang itu ditransfer.

Sudah lumrah, para pesakitan dalam persidangan berupaya membela diri dan itu hak mereka. Namun melihat fakta dipersidangan, publik sudah tersayat hatinya, menyaksikan sepak terjang seorang pemimpin di Pertiwi.

Untuk kebutuhan ibadah saja memeras bawahan, lantas bagaimana dengan kegiatan yang lain. Semua kebutuhan keluarga harus dipenuhi bawahan. Inilkah sikap seorang pemimpin yang diberikan kepercayaan memimpin negeri ini.

Kapan bumi Pertiwi akan terbebas dari korupsi, bila pemimpin yang dipercayakan untuk mengurus rakyat lebih mengutamakan kepentingan pribadi dan mendapatkanya tidak dengan halal, namun melakukan pemerasan.

Pemimpin sudah memberikan contoh bagaimana merusak tatanan bangsa. Akankah terus-terusan  pemimpin seperti ini diberikan amanah? Duh Pertiwi! *** Bahtiar Gayo