Beranda blog Halaman 1170

124 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Diwisuda, 50 Orang Hafal Al-Qur’an 30 Juz

0
Sebanyak 124 santri akhir Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar diwisuda. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Jantho – Sebanyak 124 santri akhir Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar diwisuda. Dari jumlah itu, 50 di antaranya telah mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an 30 juz.

Wisuda santri Dayah IQ angkatan ke-8 digelar di gedung UCC K.H. Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah, Banda Aceh, Rabu (8/5/2024). Pihak Dayah IQ ikut memberikan syahadah atau ijazah kepada para santri yang telah mengkhatamkan hafalannya.

Pelaksanaan wisuda tahun ini diwarnai rasa haru. Suasana seketika hening saat mereka yang telah menghafal 30 juz Al-Qur’an memakaikan replika mahkota kepada orangtua/wali mereka.

Dalam wisuda kali ini, Mulkil Achyar dan Nazwa Riyana ditetapkan sebagai santriwan dan santriwati lulusan terbaik tahun ajaran 2023/2024. Dari jumlah total wisuda tahun ini 70% telah diterima diberbagai universitas di Indonesia maupun luar negeri.

Pimpinan Dayah IQ Muzakkir mengatakan, Dayah IQ telah melahirkan banyak huffaz yang saat ini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan juga luar negeri baik sebagai pengajar maupun mahasiswa.

“Kita telah menunjukkan kiprah dalam dunia pendidikan. Alumni IQ tidak hanya berprestasi di Aceh saja, tapi lebih dari itu alumni kita telah menunjukkan kiprahnya dan potensi mereka baik di dunia kerja maupun di dunia pendidikan tinggi,” kata Muzakkir.

Muzakkir berharap para wisudawan dapat mengabdi di tengah masyarakat dan menjadi jawaban atas segala persoalan keummatan yang dihadapi masyarakat.

“Bahwa wisuda tidak bermakna usainya peran Insan Qur’ani dalam mendidik para santri. Dayah akan terus memantau kiprah para alumninya sampai kapanpun. Oleh karena itu, kontribusi alumni sangat diharapkan untuk bersama memajukan dayah,” katanya.

Menurutnya, dayah lebih dari lembaga pendidikan yang mengambil peran besar dalam berbagai lini kehidupan.

“Dayah tak sekedar lembaga pendidikan tapi dia lebih sebagai lembaga kehidupan yang mewarnai dan mendewasakan karakter yang menguatkan ukhuwwah mereka dari berbagai perselisihan dan pertikaian yang selalu berujung damai,” katanya.

Sementara itu, Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Aceh Muntasyir mengatakan, alumni IQ harus membangun sinergitas untuk memajukan negeri dengan bermodalkan ilmu pengetahuan, hafalan Alquran dan pemahamahan kitab kuning.

Pada kesempatan tersebut juga ada Orasi Ilmiah dari Alumni yang disampaikan alumni pertama Dayah tersebut H. Asyraf Muntazhar, Lc., MA lulusan Maroko.

Sejak berdirinya pada tahun 2014 silam, Dayah Insan Qurani telah meluluskan 823 alumni. Dalam kurikulumnya, Insan Qurani sendiri memadukan pembelajaran kitab kuning, tahfiz, dan juga IPTEK dan IPTAK. Santri dayah IQ juga telah menorehkan berbagai prestasi tingkat lokal, nasional dan bahkan internasional.

Editor: Akil Rahmatillah

Cek Hotel dan Dapur Madinah, Menag Pastikan Fasilitas Layanan Jemaah Lansia

0
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengecek kesiapan layanan hotel dan dapur katering di Madinah. (Foto: Kemenag)

NUKILAN.id | Madinah – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada hari ketiga kunjungan di Arab Saudi mengecek kesiapan layanan hotel dan dapur katering di Madinah. Menag berkunjung ke Emaar Elite di wilayah Syamaliyah (sekitar 50 meter sebelah utara Masjid Nabawi) dan Meez Mary Kitchen For Serve Meals di Wilayah Hatim, Madinah.

Emaar Elite Hotel berkapasitas 1.400 jemaah. Sementara Meez Mary tahun ini melayani 11.000 jemaah haji Indonesia per hari.

Makan yang disajikan makanan bercita rasa nusantara dengan menu antara lain Nasi Kuning, Ayam Goreng Saus Mentega, Telur Orak Arik, Nasi Uduk, Telur Dadar, Opor Ayam, Daging Sapi Masak Habang, Ikan Tuna Cabai Hijau, Ayam Gulai, Ikan Patin Bumbu Balado, Rendang Daging, Semur Daging, Ikan Patin Goreng, Gepuk Daging Sapi, dan tidak lupa tahu dan tempe. Menu-menu ini dipadu dengan tumisan sayuran serta ditambah buah-buahan dan air mineral.

Dapur katering ini juga akan menyajikan 20% makanan ramah lansia. Makanan disajikan dengan menu yang sama, hanya nasi dan lauknya dimasak agar lebih halus dan lembut. Salah satu pilihannya dalam bentuk Nasi Tim.

Menag dalam kunjungan ini ikut memastikan bahwa layanan yang disiapkan ramah lansia. “Saya hari ini mengecek kesiapan layanan di Emaar Elite Hotel. Saya lihat hotel untuk jemaah haji Indonesia representatif, bagus dan bersih. Ini sesuai kontrak,” sebut Menag di Madinah, Kamis (9/5/2024).

Ikut mendampingi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Staf Khusus Menag bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, Staf Khusus Menag bidang Hukum Abdul Qodir, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kadaker Madinah Ali Mahzumi dan Kabid Katering Sutikno.

“Kamar mandi ada di dalam dan sebagian menggunakan bath up. Saya minta supaya jemaah lansia ditempatkan pada kamar dengan kamar mandi yang menggunakan shower. Jika bath up, harus ada pendamping. Ini untuk kenyamanan jemaah, khususnya lansia,” sambungnya.

Dari seluruh kamar di Emaar Elite Hotel, ada sekitar 100 kamar dengan kamar mandi berupa bath up. Jemaah haji Indonesia akan mulai tiba di Madinah pada 12 Mei. Mereka akan tinggal selama sembilan hari di Kota Nabawi, sebelum berangkat ke Makkah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini sudah menjalin kontrak dengan 106 hotel sebagai akomodasi jemaah di Madinah.

Menu Lansia

Di dapur katering, Menag juga menanyakan hal sama, terkait layanan lansia, selain cek kondisi dan kesiapannya dalam menyiapkan konsumsi jemaah. “Saya hari ini juga mengecek kesiapan dapur Meez Mary, salah satu pihak yang akan menyediakan layanan konsumsi jemaah haji Indonesia. Saya lihat dapur bersih dan luas.

“Tahun lalu kinerja dapur ini baik. Saya juga lihat sudah ada alokasi sendiri untuk menu makanan bagi jemaah lansia. Saya harap dapur ini bisa memberikan layanan terbaik bagi jemaah,” papar Gus Men.

Tiba di dapur, Menag disambut pemilik perusahaan katering Meez Mery. Hadir juga Wan Abdurahman, selaku executive chef yang asli warga Cipanas, Bogor. Menag juga akrab berbincang dengan beberapa chef dan asisten chef yang ada di dapur dan kebanyakan juga dari Indonesia.

Kesempatan itu dimanfaatkan Menag untuk menanyakan banyak hal, mulai dari ketersediaan sayuran dan bumbu nusantara, hingga tempe dan tahu. Menurut Gus Men, orang Indonesia suka dengan tempe dan tahu.

Hal tersebur diiyakan Wan Abdurrahman. Tidak hanya saat operasional haji, menu tempe dan tahu juga disukai jemaah umrah. Dalam sehari, dapurnya bisa menghabiskan hingga ratusan papan tempe dan tahu yang juga diproduksi orang Indonesia.

Gus Men tidak lupa menanyakan kesiapan storage dan ketersedian bahan makanan. Dijelaskan Wan Abdurrahman, dapur ini memiliki enam storage besar, sembari menunjukkannya satu per satu. Tampak bahan makanan daging sapi, ayam, ikan, dan telur juga sudah tersedia dalam ruangan berpendingin udara.

“Bumbu Indonesia apa saja yang digunakan?” tanya Gus Men. Dijelaskan Wan Abdurrahman kalau ada cukup banyak jenis, antara lain: sereh, lengkuas, kencur, daun pandan, daun jeruk, salam, santan, ssem, dan kacang tanah.

“Kita terus berupaya menghadirkan yang terbaik buat jemaah. Saya berharap layanan hotel dan konsumsi di Madinah tahun ini lebih baik dan ramah lansia,” tandasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Pemerintah Kota Banda Aceh Raih Penghargaan Kepatuhan Pajak

0
Kepala Kantor Pajak Banda Aceh, Muhammad Taufiqullah Al Mahdy menyerahkan penghargaan kepada Pj Sekdakota Wahyudi . (Foto: Humas Kota Banda Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh meraih penghargaan kepatuhan pajak instansi pemerintah tahun 2023.

Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banda Aceh, Selasa (7/5/2024).

Penghargaan berupa plakat diserahkan Kepala Kantor Pajak Banda Aceh, Muhammad Taufiqullah Al Mahdy kepada Pj Sekdakota Wahyudi di Aula D Gedung Keuangan Negara, Jl Tgk Chik Di Tiro Gampong Ateuk Banda Aceh.

Acara penyerahan penghargaan ini diadakan oleh KPP Pratama Banda Aceh bekerjasama dengan Ditjen Perbendaharaan sebagai bentuk apresiasi kepada para instansi pemerintah yang telah menjalankan kewajiban pembayaran dan pelaporan pajak pada tahun 2023.

Selain untuk Banda Aceh, penghargaan serupa juga diberikan untuk Pemerintah Aceh yang diterima oleh Pj Sekda Provinsi Aceh, Azwardi.

Pj Sekdakota Banda Aceh, Wahyudi usai menerima penghargaan, menyampaikan apresiasi positif atas terlaksananya tax compliance award yang dikemas dalam acara halal bi halal tersebut.

Wahyudi berharap Kantor Pajak Banda Aceh dapat terus melanjutkan kerjasama dengan Pemko, baik di bidang layanan konsultasi dan edukasi, rekonsiliasi penerimaan pajak pusat dan daerah serta monitoring dan evaluasi pajak Dana Desa bersama kecamatan-kecamatan.

Ia menambahkan kegiatan seperti ini diharapakan dapat bermanfaat, mencerahkan dan tentunya membantu semua pihak dalam pemenuhan kewajiban perpajakan.

Sementara pihak KKP Pratama Banda Aceh mengatakan kegiatan tersebut digelar dengan tujuan menjadi sarana edukasi dan motivasi terkait pemenuhan kewajiban perpajakan.

Acara ini turut dihadiri Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Banda Aceh Iman Haidir, Wakapolresta Banda Aceh AKBP Satya Yudha Prakasa dan sejumlah pejabat lainnya dari jajaran Pemerintah Aceh dan Pemko Banda Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Timnas Indonesia Gagal Raih Tiket Olimpiade Paris 2024 Setelah Tersungkur oleh Guinea

0
Timnas Indonesia U23 Vs Guinea U23. (Foto: AFP)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Keinginan Timnas Indonesia untuk meraih tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024 kandas setelah mereka menyerah dengan skor tipis 0-1 dari Guinea dalam pertandingan dramatis di Clairefontaine, Paris, Prancis, Kamis (9/5).

Dari amatan Nukilan.id dari layar televisi, Garuda Muda langsung mendapat tekanan dari Guinea sejak menit awal. Pasukan Shin Tae-yong kesulitan mengatasi permainan cepat lawan, dan pada menit ke-30, mereka harus menelan pil pahit lewat gol penalti yang dicetak oleh Ilaix Moriba.

Meskipun mencoba membalas, upaya-upaya timnas Indonesia masih belum mampu menembus pertahanan rapat Guinea. Skor 0-1 untuk keunggulan Guinea bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha membalikkan keadaan. Namun, nasib malah semakin tidak menguntungkan setelah mereka kembali dihukum penalti pada menit ke-72 akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Dewangga dalam serangan balik.

Ketegangan semakin meningkat ketika pelatih Shin Tae-yong melakukan protes keras terhadap keputusan wasit. Protes tersebut berujung pada pengusiran Shin Tae-yong setelah wasit memberinya dua kartu kuning yang kemudian diikuti kartu merah.

Pertandingan sempat terhenti beberapa saat karena Shin Tae-yong menolak untuk meninggalkan lapangan. Setelah akhirnya keluar dari lapangan, pertandingan dilanjutkan kembali.

Meskipun Guinea gagal menambah keunggulan lewat penalti yang membentur mistar gawang, Indonesia tidak menyerah begitu saja. Mereka meningkatkan intensitas permainan dan mencoba menyamakan kedudukan.

Namun, hingga akhir pertandingan, meskipun intensitas permainan meningkat, Garuda Muda tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan. Hasil akhir, Timnas Indonesia harus menyerah dengan skor tipis 0-1.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia gagal meraih tiket terakhir ke Olimpiade Paris 2024 dan harus rela melupakan impian mereka untuk bersaing di panggung Olimpiade tahun ini.

Reporter: Akil Rahmatillah

Kue Putu Bambu, Jajanan Legendaris yang Masih Eksis di Kota Banda Aceh

0
Kue putu bambu. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bagi anda warga Kota Banda Aceh, siapa yang tidak kenal Putu Bambu? Putu Bambu merupakan kue tradiaional yang sangat terkenal di Indonesia khususnya di Aceh.

Berdasarkan informasi yang Nukilan.id dapat, kue ini terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dicampur dengan bahan lainnya. Lalu, dimasak dengan cara dikukus dan di cetak menggunakan bambu.  Dengan taburan kelapa yang sudah di campur dengan gula, semakin menambah kenikmatan rasanya.

Kali ini Nukilan.id datang ke Putu Bambu P’Zainal, yang berlokasi simpang AMD Batoh, Kota Banda Aceh. Putu Bambu P’Zainal buka setiap harinya sejak pukul 16.00 hingga 23.00 WIB.

Salah seorang pelanggan, Arie, mengatakan bahwa kue putu bisa menjadi opsi menarik untuk makan malam ringan. Dengan kandungan yang hampir sebanding dengan makanan pokok seperti nasi, kue ini bisa menjadi alternatif sehat bagi yang tengah menjalani program diet malam.

“Selain rasanya yang lezat, kue putu bambu ini cocok dinikmati sambil ditemani secangkir kopi atau teh hangat,” ungkap Arie kepada Nukilan.id, Kamis (9/5/2024).

Selain itu, kue tradisonal ini memiliki aroma wangi tepung beras, santan, dan gula merah menjadi perpaduan yang pas untuk dinikmati. Jadi tunggu apa lagi, dengan harga yang terjangkau anda sudah bisa menikmati cita rasa autentik kue tradisional Aceh tanpa harus kepikiran menguras isi dompet.

Reporter: Akil Rahmatillah

Maksimalkan Penjaringan Kepala Daerah, PKB Aceh Bentuk Desk Pilkada Diketuai Munawar Ngoh Wan

0
Sekretaris Wilayah PKB Aceh Munawar Ngoh Wan dan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Untuk efektifitas kerja penjaringan kepala daerah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh membentuk Desk Pilkada yang diketuai langsung Sekretaris Wilayah PKB Aceh Munawar Ngoh Wan dan Sekretaris Imran Mahfudi, SH.

Desk Pilkada ini dibentuk khusus untuk mengawasi proses penjaringan kepala daerah jelang Pilkada 2024 ini.

Munawar Ngoh Wan dalam keterangannya mengatakan, Desk Pilkada dibentuk untuk mengawal proses penjaringan di setiap tingkatan pilkada agar berjalan dengan baik, tujuannya PKB Aceh menginginkan figur kepala daerah yang diusung berkualitas dan diterima rakyat.

“Sebelumnya penjaringan calon kepala daerah ditangani langsung oleh DPW dan DPC PKB se-Aceh, ini menjadi kurang maksimal, sehingga perlu fokus agar mendapatkan hasil maksimal dalam menjaring calon kepala daerah. Makanya PKB membentuk Desk Pilkada,” kata Munawar, Kamis (9/5/2024).

Lembaga ini turut diisi wakil ketua Tgk Syarifudin dan M Adam, wakil sekretaris Nasirudin dan Hanafiah, Sementara posisi bendahara diisi Muhsin dan Irwanda.

Desk Pilkada PKB Aceh turut diperkuat tiga divisi yaitu Divisi Kampanye diketuai Tgk Mujlisal, Divisi Logistik diketuai Agung Putra Perdana dan Divisi Saksi diketuai Ramadan.

“Kita berharap Desk Pilkada ini betul-betul dapat menjaring kepala daerah yang sesuai dengan keinginan Rakyat,” Demikian Munawar Ngoh Wan.

Editor: Akil Rahmatillah

Setalah Demokrat dan Nasdem, Haeqal Minta Dukungan Gerindra Menuju Cawalkot Banda Aceh

0
Pengusaha muda dan aktivis sosial asal Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Setelah dua hari yang lalu mendaftar ke Partai Demokrat dan Partai Nasdem, pengusaha muda dan aktivis sosial asal Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri juga mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wali Kota Banda Aceh ke Partai Gerindra.

Berkas pendaftaran Haeqal sebagai Bacawalkot diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Aceh, Nasrul Sufi di Kantor DPD Partai Gerindra Aceh pada Kamis, 9 Mei 2024.

Haeqal bersama tim pemenangan datang ke Kantor DPD Partai Gerindra Aceh sekitar pukul 15.00 WIB dan disambut tim Penjaringan Calon Kepala Daerah DPD Partai Gerindra Aceh. Nasrul Sufi mengatakan, kedatangan Haeqal hari ini hanya untuk menyerahkan berkas pendaftaran.

“Haeqal saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua di Golkar provinsi dan juga sebagai Ketua PMI Banda Aceh. Golkar dan Gerindra sekarang punya hubungan yang sangat baik. Semoga saudara bisa direkomendasikan sebagai calon wali kota nanti,” kata Nasrul Sufi saat memperkenalkan Haeqal kepada hadirin.

Ia mengatakan, Gerindra menerima setiap calon pemimpin yang punya tekad membangun Kota Banda Aceh. Nama para kandidat yang telah dijaring oleh tim, akan disurvei untuk melihat kandidat potensial. Setelahnya, baru Partai Gerindra mengumumkan calon pemimpin yang diusulnya.

Ahmad Haeqal asri kepada wartawan mengatakan, Gerindra dan Golkar baik ditingkat pusat maupun daerah memiliki hubungan yang harmonis. Di samping itu, pendaftarannya sebagai Bacawalkot Banda Aceh ke Partai Gerindra karena adanya kesamaan visi.

“Harapannya, kita bersama Partai Gerindra bisa bersama-sama membangun Kota Banda Aceh menjadi lebih baik. Ada banyak program yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Haeqal usai menyerahkan berkas pendaftaran.

Ia mengatakan, tekadnya untuk maju sebagai calon pemimpin dan berkontribusi dalam pembangunan kota cukup kuat. Bahkan sebelum masa pemilu datangpun, ia sudah memulai gerakan-gerakan yang bermanfaat untuk masyarakat.

Editor: Akil Rahmatillah

Tak Kunjung Diaspal, Pengguna Jalan Pertanya Status Jalan Limpok-Cot Iri

0
Kondisi jalan lintas Limpok-Cot Iri. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Jantho – Jalan lintas Limpok-Cot iri yang menghubungkan Kecamatan Darussalam dan Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar sampai saat ini belum dilakukan pengaspalan. Padahal awal desember tahun lalu, Pemkab Aceh Besar melalui Dinas PUPR Aceh Besar sudah melakukan penanganan secara darurat jalan lintas tersebut.

Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena Jalan jadi berlumpur jika hujan. Saat panas jalan jadi berdebu dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Ramlan, seorang pengguna jalan menuturkan, kondisi jalan yang kurang bersahabat itu sudah berlangsung lama. Ia juga mengatakan bahwa banyak pengendara roda dua yang jatuh karena jalan yang tak rata tersebut.

“Memang sudah ditimbun, tapi kenapa tidak diaspal terus? Sama saja kan kalau seperti ini, dulu berlobang, ini sudah bergelombang berdebu, kalau hujan becek,” kata Ramlan kepada Nukilan.id, Kamis, (9/5/2024).

Sementara itu, Zulkifli, pengguna jalan lainnya mengatakan bahwa dirinya merasa bingung melihat jalan lintas tersebut tak kunjung diaspal oleh pemerintah.

Ia sendiri mengaku, saat ini kurang mengetahui apakah pembangunan jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi atau kabupaten. Padahal kerusakan jalan di daerah tersebut sendiri diperkirakan hanya sekitar satu kilometer.

“Bingung juga kita kan, jalan ini sebetulnya kewenangan siapa? Apakah Pemrov, apa Pemkab Aceh Besar atau Kota Banda Aceh?,” tanya Zulkifli dengan muka kebingungan.

Reporter: Akil Rahmatillah

ASN Aceh Wajib Ikut Penguatan Moderasi Beragama

0
Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Penguatan Moderasi Beragama. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Meulaboh – Moderasi beragama merupakan salah satu rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN). Setiap aparatur sipil negara (ASN) memiliki kewajiban untuk mengikuti penguatan moderasi beragama.

Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Aceh Barat, H.Khairul Azhar menyampaikan hal tersebut saat membuka Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) Penguatan Moderasi Beragama, Senin (6/5/2024).

“Soal definisi moderasi beragama sangat mudah didapatkan, akan tetapi penguatan moderasi beragama ini belum final,” ujarnya

Menurut Khairul, sebagai pelayan masyarakat, ASN harus mampu mengajak dan mengubah cara pandang masyarakat agar tidak berpandangan miris dan negatif yang dapat melahirkan sikap radikal.

“Jangan sampai kehadiran ASN di tengah masyarakat bukan sebagai penyejuk, tetapi sebagai provokatif. Jangan membuat masyarakat bingung dengan pernyataan kita,” tambahnya.

Khairul menjelaskan, penguatan moderasi beragama bertujuan untuk mendapatkan nilai-nilai keseimbangan dalam beragama. Moderasi beragama memiliki cara pandang seimbang, yaitu tidak ekstrem kiri dan tidak ekstrem kanan, akan tetapi berada di tengah-tengah.

“Sikap ini harus dikembangkan oleh ASN yang menjadi contoh bagi masyarakat,” pungkasnya.

PDWK Penguatan Moderasi Beragama bagi ASN Administrasi diikuti oleh 40 ASN administrasi kantor, KUA dan madrasah yang akan berlangsung hingga Sabtu, 11 Mei 2024.

Editor: Akil Rahmatillah

Pj Bupati Nagan Raya Ajak Masyarakat Meriahkan TTG Aceh XXV

0
Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Suka Makmue – Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas mengajak seluruh masyarakat Nagan Raya untuk ikut memeriahkan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Aceh XXV yang akan berlangsung di alun-alun, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, mulai tanggal 7-11 Mei 2024.

“Pelaksanaan TTG Aceh XXV juga bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Nagan Raya, oleh karena itu saya mengajak seluruh masyarakat Nagan Raya untuk datang dan memeriahkan Gelar TTG ini,” ujar Fitriany, Senin (6/5/2024).

Selain itu, untuk memeriahkan gelar TTG Aceh XXV, akan digelar pertunjukan seni budaya serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Lea Amalia dan Jeki Irwanda serta tarian kolosal dari pelajar SMP Negeri 1 Seunagan, pada malam penutupan, akan ada penampilan penyanyi Rialdoni. Pada malam Jumat, di lokasi TTG juga akan dilaksanakan tausiah yang disampaikan oleh Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab (Tu Sop Jeunieb) dari Bireuen,” tambahnya.

Menurut Fitriany, ajang TTG Aceh XXV ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat dan mempelajari berbagai macam teknologi tepat guna yang dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berharap dengan adanya acara ini, dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah kita,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DMPGP4) Kabupaten Nagan Raya, Damharius mengatakan, TTG Aceh XXV merupakan acara tingkat provinsi yang diselenggarakan setiap tahunnya sebagai ajang tukar menukar informasi dan promosi terkait inovasi teknologi tepat guna dari semua kabupaten/kota di Aceh.

“Sebagai peserta, tercatat 15 kabupaten/kota telah mendaftarkan diri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh untuk mengikuti gelar TTG Aceh XXV tahun 2024,” ujar Damharius.

Dalam gelar TTG ini, selain diisi oleh peserta dari kabupaten/kota di Aceh, juga terdapat stan dari SKPK Nagan Raya, perusahaan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta arena permainan anak-anak.

Editor: Akil Rahmatillah