Beranda blog Halaman 1148

Komisi III DPRK Banda Aceh Usul Rancangan Qanun Kemudahan Investasi, Mahasiswa Dukung Penuh

0
Ilustrasi TSM Banda Aceh. (Foto: Widya Konsultan Engineering)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh baru-baru ini mengusulkan rancangan Qanun (peraturan daerah) yang bertujuan untuk memberikan insentif dan kemudahan penanaman modal bagi investor.

Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Irwansyah, menjelaskan bahwa rancangan qanun ini diharapkan dapat memudahkan investor masuk dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Banda Aceh.

Menanggapi usulan tersebut, Nukilan.id melakukan wawancara dengan Mardiansyah, seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi di salah satu perguruan tinggi di Banda Aceh. Mardiansyah, yang juga merupakan pemuda asli Kota Banda Aceh, menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut.

Ia berpendapat bahwa pembangunan Banda Aceh perlu didorong melalui investasi dari pihak luar. Oleh karena itu ia berpendapat bahwa Pemerintah Kota harus memberikan banyak kemudahan kepada investor.

“Misalnya dengan mengurangi pajak, terutama kepada investor yang mau mengambil tenaga kerja kita, jadi keuntungan Banda Aceh sangat banyak kalau bisa melahirkan qanun ini,” ujar Mardiansyah kepada Nukilan.id, Kamis (23/5/2024).

Menurut Mardiansyah, dengan masuknya investasi, lapangan kerja akan semakin terbuka, sehingga warga yang masih menganggur di ibu kota Provinsi Aceh bisa mendapatkan pekerjaan.

Namun demikian, Mardiansyah juga berharap agar dalam penyusunan rancangan qanun ini nantinya melibatkan semua stakeholder, termasuk masyarakat. Hal ini agar peraturan yang dihasilkan benar-benar aspiratif dan sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Qanun ini dirancang harus melibatkan masyarakat, agar sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat. Kita harapkan semua aspek kehidupan masyarakat kota diatur dengan baik,” tutupnya.

Usulan rancangan qanun ini diharapkan dapat segera dibahas dan disahkan, demi mendorong percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Banda Aceh.

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah Hadiri Halal Bi Halal dan Festival Kuah Beulangong di Jakarta

0
Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah SE, M.Si, saat menghadiri acara Halal Bi Halal yang digelar oleh pengurus pusat Taman Iskandar Muda Jakarta. (Foto: Humas BPPA)

NUKILAN.id | Jakarta – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah SE, M.Si, menghadiri acara Halal Bi Halal yang digelar oleh pengurus pusat Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta pada Kamis (23/5/2024). Acara tersebut berlangsung meriah di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta Timur, dan dihadiri oleh sekitar 10.000 warga Aceh perantauan.

Acara Halal Bi Halal ini juga dimeriahkan dengan Festival Kuah Beulangong, di mana total ada 30 kuali kuah beulangong yang disajikan.

“Kuah beulangong ada 30 cabang yang disiapkan. Ini juga merupakan sumbangan dari cabang-cabang di TIM se-Jabodetabek,” ujar Ketua TIM, Ir Muslim Armas, dalam sambutannya.

Tak hanya kuah beulangong, acara tersebut juga menampilkan bazar UMKM kuliner khas Aceh, seperti Plik U, berbagai bumbu masakan Aceh, kue Apam, dan Timphan. Muslim berharap melalui acara ini, masyarakat Aceh di perantauan dapat mengobati kerinduan mereka terhadap kampung halaman.

Acara ini juga menjadi momen silaturahmi antara tokoh, penjabat, serta pengusaha asal Aceh dengan masyarakat Aceh di perantauan.

“Tujuan utama dari silaturahmi ini adalah untuk membangun Aceh yang lebih maju dengan memberikan ide, masukan, dan solusi antar tokoh-tokoh Aceh,” lanjut Muslim.

Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, menyambut baik kegiatan yang digelar oleh TIM Jakarta. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir memberikan harapan baru bagi masa depan Aceh.

“Saya merasa terhormat hadir di sini. Ini adalah harapan baru, ada tokoh Aceh, pejabat asal Aceh, dan beberapa bupati yang hadir langsung membaur di sini,” kata Bustami.

Bustami menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Aceh.

“Hidup adalah perjuangan, namun kita tidak harus menghadapinya sendirian. Kunci sukses adalah kebersamaan, dan ini merupakan ide serta kekuatan untuk mencari solusi bagi Aceh masa depan,” seru Bustami.

Lebih lanjut, Bustami mengatakan bahwa dalam membangun Aceh, semua pihak harus memperkecil perbedaan dan mengutamakan kebersamaan. Ini bertujuan untuk mendorong kebajikan dalam memikul tanggung jawab serta mencapai tujuan yang ingin digapai.

“Kebersamaan dilandasi saling menghargai untuk melangkah ke depan. Kebersamaan itu indah, indah melahirkan seni, seni melahirkan ilmu, ilmu mendekati kebenaran,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Bustami mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk terus memberikan ide dan masukan dengan tujuan membangun Aceh.

“Ayo, saya mengajak semuanya membangun Aceh yang, Insya Allah, masih banyak harapannya,” pungkasnya.

Acara Halal Bi Halal dan Festival Kuah Beulangong ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan komitmen masyarakat Aceh dalam mendukung pembangunan kampung halaman mereka.

Editor: Akil Rahmatillah

Peusijuek Jemaah Calon Haji, Pj Wali Kota Banda Aceh: Semoga Menjadi Haji Mabrur

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Peusijuek Jemaah Calon Haji. (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh, Rabu (22/5/2024) melakukan Peusijuek atau tepung tawar pelepasan jamaah calon haji. Jumlah Jamaah Calon Haji (JCH) Banda Aceh tahun ini sebanyak 583 orang. Kegiatan seremoni ini dipusatkan di Masjid Al Badar Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam.

Prosesi peusijuek ‘Tamu Allah’ itu dilakukan oleh Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin beserta Ketua TP PKK Wardiati.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Ketua MPU, perwakilan Kemenag Kota dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Amiruddin meminta Jamaah Calon Haji (JCH) terus menjaga kesehatan selama di Tanah Suci. Jamaah dianjurkan memenuhi asupan cairan tubuh agar tidak mengalami dehidrasi mengingat cuaca di Tanah Suci cukup panas.

“Tetap menjaga kesehatan, fokus ibadah dan tidak memisahkan diri dari rombongan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, ini kesempatan yang sudah ditunggu dengan waktu yang lama, maka sempurnakan ibadah disana,” pesan pj wali kota.

Pj wali kota juga meminta kepada para jamaah calon haji untuk mendoakan warga Kota Banda Aceh agar senantiasa diberikan keberkahan oleh Allah SWT.

“Doakan lah kami semua disana, doakan juga kota ini agar terus berkembang, maju serta sukses dalam segala aspek pembangunan, semoga dengan doa para jamaah semua, Kota Banda Aceh terus menghadirkan sejumlah inovasi menuju kota yang bermartabat,” ungkap Amiruddin

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Amiruddin juga menyerahkan bingkisan “Bungong Jaroe” kepada seluruh Jamaah Calon Haji Kota Banda Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Kemenag Aceh Kerja Sama dengan Puslatbang KHAN Tingkatkan ZI, WBK, dan WBBM

0
Kepala Puslatbang LAN, Said Fadhil, bersama dengan Kakanwil Kemenag Aceh. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh terus meningkatkan zona integritas pada satuan kerjanya di antaranya dengan melakukan upaya percepatan langkah-langkah menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Sebagai upaya mencapai tujuan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, bersama tim pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) mendatangi Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Hukum Administrasi Negara (Puslatbang KHAN) di kantornya Jl. DR. Mr. Teuku Haji Muhammad Hasan, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa (21/5/2024).

Kepala Puslatbang LAN, Said Fadhil, merasa bangga dapat bersama Kemenag Aceh mewujudkan ZI WBK menuju WBBM dan berharap ke depan bisa berkelanjutan.

“ZI ini menjadi barometer kualitas pelayanan di setiap instansi pemerintah karena pemerintah ingin memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna layanan. Ini adalah tugas kita bersama,” jelasnya.

Kakanwil Kemenag Aceh sampaikan bahwa momen ini adalah momentum awal yang penting menuju langkah berikutnya.

“Ambil momen, jadikan keberhasilan ZI WBK di Puslatbang KHAN sebagai contoh, ambil manfaat untuk diaplikasikan di Kanwil Kementerian agama Aceh. Kita akan bersama-sama mewujudkan Kemenag Aceh sebagai wilayah ZI WBK WBBM,” ujar Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari.

Di antara hal penting yang dikemukakan Puslatbang KHAN untuk dipahami bersama oleh aparatur negara adalah, integritas, yaitu fokus dalam penciptaan birokrasi yang bersih dan akuntabel melalui pengendalian dan pengawasan internal terhadap seluruh risiko penyimpangan integritas.

Lalu, kapabilitas, yaitu fokus untuk mengoptimalkan kinerja unit kerja dengan melakukan dan meningkatkan kualitas manajemen kinerja.

Kemudian, pelayanan publik prima, yaitu fokus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang mendorong kepuasan penerima layanan.

Editor: Akil Rahmatillah

Tak Ada Izin, WALHI Aceh Minta APH Proses Hukum PT SPT

0
Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh, Ahmad Shalihin. (Foto: Dok. Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengusut praktek ilegal PT Sawit Panen Terus (SPT) yang membuka lahan perkebunan sawit di Desa Batu Napal, Desa Namo Buaya dan Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Praktek ilegal proses land clearing (proses pembersihan hingga penyiapan lahan untuk digunakan kembali dalam beberapa aktivitas) perusahaan sawit tersebut telah berdampak buruk terhadap kondisi lingkungan hidup.

Direktur WALHI Aceh, Ahmad Shalihin mengatakan, berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLKH) Kota Subulussalam, PT SPT belum mengantongi izin apapun. Sehingga dapat dikatakan, perusahaan sawit itu beroperasi secara ilegal dan ini masuk ranah pidana.

“Kami minta PT SPT hentikan kegiatannya dan APH harus mengusut tuntas praktek ilegal tersebut. Ini bentuk dari perambahan dan sudah masuk unsur pidana,” kata Ahmad Shalihin yang akrab disapa Om Sol, Kamis (23/5/2024).

Sebuah perusahaan bila hendak membuka lahan untuk perkebunan, terutama komoditas sawit wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) atau Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).

Hal ini merujuk dari Undang-undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pada pasal 4 tegas menyebutkan “Setiap rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang berdampak terhadap Lingkungan Hidup wajib memiliki AMDAL, UKL-UPL
atau SPPL.

Celakanya, kata Om Sol, ternyata PT SPT belum mengantongi izin apapun saat melakukan land clearing untuk perkebunan sawit yang sudah berlangsung sejak awal 2024. Padahal di lokasi tersebut terdapat beberapa aliran sungai, yaitu sungai Singgersing, Lae Sukat, Rikit dan lainnya.

Dampaknya beberapa sungai tersebut terjadi perubahan, kondisi air menjadi sangat keruh dan bongkahan kayu hanyut bisa mengancam keselamatan warga. Kekeruhan sungai tersebut disebabkan pembukaan lahan hutan menjadi areal perkebunan dengan metode terasering pada hulu sungai-sungai tersebut, tanpa memperhitungkan topografi, aliran air, dan sempadan sungai.

“Pembersihan lahan itu menggunakan alat berat. Ini menjadi aneh kok baru sekarang ribut-ribut, ini kami meyakini ada orang kuat di belakang, jadi kami minta usut tuntas sampai ke akarnya, jangan ada yang beking-membekingi,” pintanya.

Praktek ilegal tersebut, kata Om Sol, selain berdampak keselamatan warga yang tinggal dekat sungai, juga berdampak buruk terhadap ekosistem. Pembukaan lahan tanpa memperhatikan kaedah-kaedah land clearing berdasarkan AMDAL, berpotensi merusak perairan sungai beserta biodiversity, terancam terjadi longsor, banjir bandang dan bahkan terjadi kekeringan.

WALHI Aceh juga mendesak DLHK Kota Subulussalam untuk secepatnya melakukan audit kerugian lingkungan, sehingga dalam penegakan hukum tidak hanya menyasar pelaku akan tetapi juga memasukkan kerugian lingkungan didalamnya.

“Perusahaan PT SPT harus bertanggung jawab kerusakan yang terjadi, harus memperbaiki kerusakan hutan yang telah dirusak, tidak boleh ada pengampunan atas praktek ilegal tersebut,” tegasnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Pelari Putri Aceh Wildatul Husna Perkuat Kontingen Indonesia dalam ASG Vietnam

0
Pelari gawang 400 meter putri Aceh, Wildatul Husna. (Foto: Humas Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pelari gawang 400 meter putri Aceh, Wildatul Husna akan mengharumkan Indonesia. Wildatul Husna dipanggil untuk memperkuat kontingen Indonesia pada pekan olahraga atletik pelajar sekolah Asia Tenggara atau ASEAN Schools Games (ASG) di Da Nang, Vietnam, 31 Mei – 9 Juni 2024.

Wildatul Husna pelari nomor gawang 400 meter merupakan satu dari 40 atlet atletik yang dipanggil Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bergabung memperkuat Kontingen Indonesia untuk mengikuti ASG di Vienam.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Indonesia (PASI) Aceh, Bachtiar Hasan, Selasa (21/5/2024) menyebutkan, dipanggilnya seorang pelari putri Aceh bergabung memperkuat Kontingen Indonesia di ASG Vietnam merupakan suatu prestasi membanggakan dan kesempatan yang berharga.

Bachtiar mengatakan, kesempatan ini sangat bermanfaat bagi Wildatul Husna untuk menambah penampilan dalam event internasional, mempertajam limit atau catatan rekornya dan meraih prestasi.

Wildatul juga merupakan seorang pelari gawang putri yang dipersiapkan melalui pemusatan latihan daerah (Pelatda) yang dilaksanakan KONI Aceh selama ini untuk menghadapi PON XXI/2024 Aceh – Sumatra Utara.

Wildatul dipersiapkan untuk diturunkan pada nomor spesialisnya, yakni lari gawang 400 meter putri dalam PON XXI/2024.

Pemanggilan Wildatul memperkuat Kontingen Indonesia sesuai prestasi yang dicapainya selama ini, di antaranya meraih medali emas kejuaraan nasional (Kejurnas) yunior di Solo pada 2023 setelah membukukan waktu 66,47 detik.

Meraih medali perak pada kejuaraan yunior ASEAN atau SEA Youth Games di Thailand, 5 – 10 Desember 2023.

Editor: Akil Rahmatillah

Terpilih Secara Aklamasi, Salman Ishak Kembali Pimpin MPD Kota Banda Aceh

0
Salman Ishak kembali memimpin Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh masa jabatan 2024-2029. (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Salman Ishak kembali memimpin Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Banda Aceh masa jabatan 2024-2029. Mantan Pj Bupati Pidie Jaya itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar di Hotel Arabia Peunayong, Banda Aceh, pada Rabu, 22 Mei 2024.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus Plt Kepala Sekretariat MPD, Muhammad Ridha, Mubes ini digelar untuk dua agenda utama. Pertama, penyampaian pelaksanaan tugas MPD masa jabatan 2019-2024. Kedua, memilih Ketua MPD Kota Banda Aceh yang baru untuk masa jabatan 2024-2029.

Mubes dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari berbagai elemen pendidikan di Banda Aceh. Mereka meliputi pengurus MPD Kota Banda Aceh, utusan tokoh pendidikan, tokoh peduli pendidikan, tokoh perempuan peduli pendidikan, para kepala sekolah SD/MI dan SMP/MTs, serta perwakilan organisasi profesi.

Sebelum agenda pemilihan ketua, Mubes ini dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin.

Dalam sambutannya, Amiruddin mengungkapkan harapannya agar ketua terpilih dapat membawa MPD menjadi lebih baik dan memiliki semangat baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Banda Aceh.

Salman Ishak, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua MPD Kota Banda Aceh pada periode 2019-2024, kembali mendapatkan kepercayaan untuk memimpin MPD dalam lima tahun ke depan.

Terpilihnya Salman secara aklamasi menunjukkan dukungan penuh dari para peserta Mubes terhadap kepemimpinannya.

Salman Ishak mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Banda Aceh. Ia juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama demi mencapai tujuan tersebut.

Dengan terpilihnya kembali Salman Ishak, diharapkan MPD Kota Banda Aceh semakin solid dan terus berinovasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, demi mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Editor: Akil Rahmatillah

Atlet Atletik Aceh Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia Ajang ASEAN Schools Games

0
Atlet Atletik Aceh Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia Ajang ASEAN Schools Games. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Atlet atletik Aceh atas nama Wildatul Husna dipercaya untuk menjadi bagian squad Tim nasional (Timnas) Indonesia, dalam rangka menghadapi ASEAN Schools Games (ASG) Vietnam tahun 2024.

Even olahraga terbesar tingkat pelajar itu rencananya akan digelar pada 31 Mei, hingga 9 Juni mendatang, di Kota Da Nang.

Sebelum bergabung bersama rekan-rekannya yang lain, keberangkatan Wildatul Husna yang merupakan Atlet Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP), dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, M. Nasir Syamaun MPA, Selasa 21 Mei 2024.

Selain berstatus penghuni PPLP Aceh, Wildatul Husna juga merupakan bagian dari Atlet Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Aceh, yang dipersiapkan untuk menghadapi PON XXI Tahun 2024, September mendatang.

“Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan, baik bagi Wildatuh Husna sendiri, dan bagi Aceh, yang mendapat kepercayaan mewakili negara di ajang internasional,” kata Kadispora Aceh.

Wildatul Husna merupakan atlet lari nomor gawang 400 meter. Kepercayaan untuk memperkuat Timnas Indonesia tidak terlepas dari prestasi yang telah diraih sebelumnya.

Diantaranya, medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Yunior di Solo tahun 2023, dan medali perak pada Kejuaraan Yunior ASEAN atau Youth SEA Games di Thailand Desember 2023 lalu.

Kali ini, ia akan bergabung bersama 40 atlet lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia, untuk memperkuat Kontingen Indonesia mengikuti ASG di Vietnam 2024.

ASG atau yang juga disebut juga Youth SEA Games, adalah pesta olahraga tahunan untuk sekolah-sekolah yang berada di kawasan Asia Tenggara, dan di bawah kewenangan Dewan Olahraga Sekolah ASEAN.

“Kita berharap, keberhasilan dan kepercayaan yang diraih oleh Wildatul Husna untuk mewakili negara, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, ” kata Kadispora Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

DPRA Rekomendasikan Layanan Samsat Warung Kopi Seperti di Lhokseumawe untuk Seluruh Kabupaten/Kota di Aceh

0
DPRA Rekomendasikan Layanan Samsat Warung Kopi Seperti di Lhokseumawe untuk Seluruh Kabupaten/Kota di Aceh. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) merekomendasikan agar seluruh kabupaten/kota di Aceh mengadopsi layanan Samsat Warung Kopi, mirip dengan yang telah diterapkan di Kota Lhokseumawe. Rekomendasi tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi III DPRA, Ansari Muhammad, dalam kunjungan kerja ke Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Lhokseumawe pada Rabu (22/5/2024).

Ansari mengungkapkan apresiasinya terhadap kecepatan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di Samsat Warung Kopi, yang hanya memerlukan waktu 2 menit untuk selesai.

“Inovasi seperti ini sangat kami rekomendasikan agar kedepan semua kabupaten/kota di Aceh tersedia layanan Samsat Warung Kopi,” ujar Ansari.

Kunjungan Komisi III DPRA ini bertujuan untuk memantau langsung efektivitas layanan Samsat Lhokseumawe dalam melayani masyarakat serta mencapai target pendapatan PKB pada triwulan pertama 2024. Mereka melakukan inspeksi mendadak di kantor induk Samsat serta mengunjungi Samsat Warung Kopi yang berlokasi di ACC Coffee, Gampong Kota Lhokseumawe.

“Layanan ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan karena memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat,” tambah Ansari.

Ia optimis bahwa pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor di Aceh akan meningkat dengan adanya inovasi layanan seperti Samsat Warung Kopi.

Ansari juga menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembayaran PKB di Samsat Warung Kopi dapat meningkat karena suasana yang santai dan menyenangkan. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi Samsat di Aceh lainnya dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan pendapatan daerah.

Kepala UPTD Wilayah V BPKA/Samsat Kota Lhokseumawe, Chaidir, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Komisi III DPRA. Dia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Samsat Lhokseumawe demi kepuasan masyarakat serta peningkatan pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor.

Dengan kunjungan kerja ini, harapan terbesar adalah agar Samsat Lhokseumawe dapat terus berinovasi dalam pelayanan dan menjadi motivasi bagi Samsat di seluruh Aceh untuk meningkatkan kualitas layanan yang disediakan kepada masyarakat.

Demikianlah berita terkini tentang rekomendasi DPRA terkait layanan Samsat Warung Kopi di Aceh.

Editor: Akil Rahmatillah

Lapangan Blang Padang Jadi Destinasi Favorit Warga Banda Aceh untuk Rekreasi dan Olahraga

0
Warga yang sedang berolahraga di Blang Padang. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Hari libur dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar untuk mengisi kembali energi setelah berhari-hari berkutat dengan pekerjaan atau pendidikan. Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi setiap akhir pekan adalah Lapangan Blang Padang, yang terletak di Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman.

Dari pantauan Nukilan.id, berbagai aktivitas terlihat di lapangan tersebut. Pengunjung, mulai dari anak-anak hingga dewasa, antusias menikmati berbagai kegiatan di sana. Beberapa di antaranya tampak berolahraga seperti jogging, bermain sepak bola, dan bola voli. Sebagian lainnya memilih berjalan santai, membaca buku, atau melukis.

Yusuf, seorang warga Banda Aceh, mengaku rutin berolahraga di Blang Padang setiap akhir pekan. Sebagai pekerja lepas, ia merasa perlu menyeimbangkan aktivitas fisiknya.

“Makanya setiap libur saya coba olahraga, karena kalau hari biasa sibuk depan laptop dari warung kopi ke warung kopi,” ujar Yusuf kepada Nukilan.id, Kamis (23/5/2024).

Yusuf menambahkan, kawasan Blang Padang memang selalu ramai oleh masyarakat yang ingin berolahraga saat akhir pekan. Namun, pada hari biasa, ada juga warga yang datang untuk berolahraga, biasanya pada sore hari.

“Ada juga yang datang hari biasa, cuma sore nggak pagi. Mungkin karena kerja,” jelasnya.

Menurut Yusuf, banyak manfaat yang diperoleh dari berolahraga, seperti menjaga kebugaran tubuh, menyehatkan jantung, dan memperbaiki kesehatan mental.

“Kalau lagi stres ringan, setelah olahraga mood jadi lebih bagus,” ungkapnya.

Yusuf menilai fasilitas yang disediakan oleh pemerintah setempat sudah cukup baik. Kebersihan lapangan terjaga, dan sejumlah alat pendukung olahraga tersedia.

Namun, Yusuf berharap kawasan Blang Padang terus dirawat dengan baik, mengingat lokasi tersebut menjadi sarana olahraga gratis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Dengan keberadaan Lapangan Blang Padang yang nyaman dan lengkap, warga Banda Aceh memiliki tempat ideal untuk menghabiskan waktu libur dengan berbagai aktivitas positif yang menyehatkan.

Reporter: Akil Rahmatillah