Sunday, 8 November 2026 Banda Aceh 28°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Hujan Deras Picu Banjir Genangan di Dua Gampong di Langsa, Ketinggian Air Capai 30 Sentimeter

Hujan deras yang mengguyur Kota Langsa pada Kamis (5/11/2026) menyebabkan banjir genangan di dua gampong, yakni Gampong Matang Selimeng, Kecamatan Langsa Barat, serta Gampong Paya Bujok Seulemak, Dusun Bukit, Kecamatan Langsa Baro. (Foto: For Nukilan)
Hujan deras yang mengguyur Kota Langsa pada Kamis (5/11/2026) menyebabkan banjir genangan di dua gampong, yakni Gampong Matang Selimeng, Kecamatan Langsa Barat, serta Gampong Paya Bujok Seulemak, Dusun Bukit, Kecamatan Langsa Baro. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | LANGSA – Hujan deras yang mengguyur Kota Langsa pada Kamis (5/11/2026) menyebabkan banjir genangan di dua gampong, yakni Gampong Matang Selimeng, Kecamatan Langsa Barat, serta Gampong Paya Bujok Seulemak, Dusun Bukit, Kecamatan Langsa Baro.

Genangan air mulai terjadi sekitar pukul 05.30 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Akibatnya, sejumlah permukiman warga terendam.

Berdasarkan laporan sementara, ketinggian air di lokasi kejadian mencapai 20 hingga 30 sentimeter. Hingga Kamis siang, air masih menggenangi beberapa titik, sementara jumlah warga yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Dalam kejadian tersebut, belum terdapat laporan mengenai warga yang mengungsi maupun korban jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti, ST., MT., mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan banjir genangan yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh, termasuk Kota Langsa.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama hujan deras, terutama dengan memperhatikan kondisi lingkungan, saluran drainase, serta perubahan ketinggian air untuk mengantisipasi kemungkinan banjir meluas.

“Dalam kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas tinggi, kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh genangan air. Apabila terjadi peningkatan debit air, segera lakukan langkah antisipasi dan laporkan kepada petugas BPBD setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Bahron Bakti.

Selain itu, Bahron meminta BPBD Kota Langsa terus memantau kondisi di wilayah terdampak dan melakukan pendataan terhadap warga. Koordinasi dengan instansi terkait juga perlu dilakukan agar penanganan bencana berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News