Wednesday, 4 November 2026 Banda Aceh 28°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Daerah

Temui Menteri Bappenas, Wali Kota Illiza Usulkan Pembangunan 40 Ruas Jalan di Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengusulkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di sejumlah wilayah kota, termasuk perbaikan sekitar 40 ruas jalan, saat bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy. (Foto: For Nukilan)
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengusulkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di sejumlah wilayah kota, termasuk perbaikan sekitar 40 ruas jalan, saat bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengusulkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di sejumlah wilayah kota, termasuk perbaikan sekitar 40 ruas jalan, saat bertemu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Rachmat Pambudy.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh, Jalaluddin, beserta jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh. Dalam kesempatan itu, Illiza menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk mendukung pembangunan kota, memperkuat perekonomian masyarakat, serta meningkatkan sektor pariwisata.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Kampung Jawa, yang merupakan wilayah pesisir Banda Aceh. Menurut Illiza, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan guna memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan akses dan daya tarik pariwisata di ibu kota Provinsi Aceh.

Selain itu, Illiza menyebutkan terdapat sekitar 40 ruas jalan di Banda Aceh yang membutuhkan perhatian dan perbaikan. Sejumlah ruas jalan tersebut dinilai belum mendapatkan pembangunan yang memadai sejak bencana tsunami.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui program pembangunan kembali infrastruktur dengan melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kota.

Illiza menjelaskan, ruas-ruas jalan yang diusulkan tersebut bukan berstatus jalan nasional. Meski demikian, keberadaannya sangat penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka akses ekonomi, mendukung aktivitas usaha, serta memperindah wajah Kota Banda Aceh sebagai ibu kota Provinsi Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Illiza juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Pemerintah Kota Banda Aceh selama hampir dua tahun terakhir. Ia menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Banda Aceh menunjukkan penurunan, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berhasil mencapai posisi tertinggi secara nasional.

Selain itu, pemerintah kota terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama melalui peningkatan layanan air bersih, pendidikan, dan kesehatan.

Illiza menegaskan, pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dinilai penting agar berbagai kebutuhan pembangunan di Banda Aceh dapat direalisasikan secara bertahap, terarah, dan berkelanjutan.

“Tugas kita adalah terus berikhtiar untuk Banda Aceh yang lebih baik. Selebihnya, biarlah Allah yang menilai setiap ikhtiar kita,” demikian pesan Illiza.

Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap berbagai usulan pembangunan yang disampaikan mendapat perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Dengan demikian, pemerataan infrastruktur dapat dipercepat, perekonomian masyarakat semakin kuat, serta Banda Aceh dapat berkembang menjadi kota yang lebih maju dan nyaman.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News