Personel Polda Aceh Diguyur Penghargaan Usai Tangani Pengibaran Bendera Bulan Bintang

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Sejumlah personel Polda Aceh mendapat penghargaan dari Polri atas dedikasi mereka dalam menangani pengibaran bendera Bulan Bintang saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan di Jakarta, Jumat, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap personel yang dinilai telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian selama menjalankan tugas.

“Apa yang dilakukan para personel ini merupakan bagian dari tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Isir, Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo terlibat langsung dalam penanganan situasi tersebut. Keduanya melakukan negosiasi dengan masyarakat, berupaya meredakan kondisi yang sempat memanas, serta memastikan proses penurunan bendera berlangsung aman. Setelah kejadian, kepolisian juga melaksanakan patroli dalam skala besar.

Sebagai bentuk penghargaan atas peran tersebut, Pin Emas Kapolri diberikan kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, dan Kanit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Aceh Kompol I Ketut Supriyatna.

Selain Pin Emas, Polri juga memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada Kasat Samapta Polresta Banda Aceh Kompol Saiful Hadi, Bintara Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh Aipda Azhari, serta Bintara Samapta Polresta Banda Aceh Bripda Azkar.

Isir berharap pemberian penghargaan tersebut dapat menjadi dorongan bagi seluruh anggota Polri untuk terus menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.

“Pengabdian dan keberanian personel di lapangan harus terus menjadi teladan. Polri akan terus memberikan apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan pengorbanan dalam menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.

Sebelumnya, kericuhan terjadi saat pelaksanaan zikir dan doa bersama dalam rangka memperingati 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah massa terlihat mengibarkan bendera Bulan Bintang yang selama ini identik dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img
spot_img
spot_img

Read more

Local News