NUKILAN.ID | Pidie – Seorang pemuda bernama Abzalul Riza (21) meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian dada dalam insiden penembakan di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun Nukilan, insiden tersebut diduga berkaitan dengan pengibaran bendera Bulan Bintang saat warga melaksanakan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW. Aparat keamanan yang diduga berasal dari Kompi Tiro kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban dan pembubaran massa.
Situasi berubah ketika terdengar rentetan suara tembakan. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga berhamburan meninggalkan lokasi kenduri untuk menyelamatkan diri.
Abzalul Riza merupakan warga Daya Gampong Baro, Kecamatan Tiro/Truseb. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Abdullah Syafii, Beureunuen. Namun, setibanya di rumah sakit sekitar pukul 17.05 WIB, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka tembak di bagian dada.
Selain Abzalul, seorang perempuan bernama Mutia (38) dan putranya, Muhammad Rayyan, juga dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut.
Mutia merupakan warga Gampong Pulo Keunari yang sehari-hari bekerja sebagai guru. Sementara itu, Muhammad Rayyan merupakan siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ibu dan anak tersebut mengalami pukulan di bagian dada. Namun, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan keduanya maupun tingkat luka yang dialami.
Korban lainnya adalah Muhammad, warga Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro/Truseb. Pria kelahiran 1983 yang bekerja sebagai buruh tani itu mengalami luka serius di bagian kepala hingga dilaporkan harus menjalani operasi.
Berdasarkan informasi sementara, sebanyak 12 korban saat ini menjalani perawatan di RSUD Teungku Abdullah Syafii, Beureunuen. Sementara itu, tiga korban lainnya dirawat di RSUD Teungku Chik Di Tiro, Sigli. Adapun satu korban meninggal dunia telah dibawa ke rumah duka.
Dengan demikian, berdasarkan data sementara tersebut, sedikitnya 16 orang terdampak dalam insiden ini, terdiri atas satu korban meninggal dunia dan 15 korban yang menjalani perawatan di dua rumah sakit.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun TNI mengenai kronologi, penyebab penembakan, serta dugaan keterlibatan aparat dalam insiden tersebut. []
Reporter: Sammy





