Beranda blog Halaman 2291

Ledakan Diduga Bom Gegerkan Warga Banda Aceh

0

Nukilan.id – Terjadi ledakan yang diduga bom di jalan Teungku Di Lhong I, kawasan Gampong Peunyerat, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Sabtu (1/3/2021).

Suara ledakan yang diduga bom itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib dan mengegerkan warga setempat.

Baca juga: Ditangkap Menjelang Beraksi di Aceh, 5 Terduga Teroris Ditetapkan sebagai Tersangka

Sementara itu, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh diturunkan untuk melakukan pengecekan dan memasang garis polisi di sekitar lokasi ledakan.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan koordinasi terkait insiden tersebut.

“Mohon waktu koordinasi,” tulis Kombes Pol Winardy saat dikonfirmasi

Baca juga: Tersangka Teroris di Aceh Belum Dibawa ke Jakarta, Densus 88 Terus Lakukan Pendalaman

Menurut informasi yang didapat, dugaan bom tersebut merupakan granat, namun pengumpilnya belum ditemukan. Diindikasikan menggunakan mobil panther warna hitam.[]

Baca juga: Pemuda Aceh Jaya yang Ditangkap Polisi Karena Merakit Senjata Api Dibebaskan

BPBA: Luas Lahan Terbakar Capai 107 Hektare

0
Ilustrasi Karhutla.(Foto: Merdeka)

Nukilan.id – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi sejak Februari mencapai seluas 107 hektare. Karhutla ini terjadi sejak Februari lalu.

“Dari 37 titik lokasi kebakaran lahan di Aceh, total lahan yang terbakar mencapai 107 hektare,” ujar Kepala Pelaksana BPBA Abi Ilyas, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Enam Hektare Lahan Gambut Terbakar di Nagan Raya

Dia menjelaskan, peristiwa karhutla paling banyak terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya mencapai enam kejadian. Kemudian disusul Aceh Barat dan Aceh Selatan masing-masing empat kali kejadian.

Namun, luas lahan terbakar yang paling besar terjadi di Kabupaten Aceh Selatan yakni tersebar pada tujuh desa di enam kecamatan dengan total lahan terbakar mencapai 56 hektare. Nilai kerugian yang ditimbulkan diprediksi mencapai Rp14,9 miliar.

“Wilayah yang paling banyak mengalami kejadian bencana pada Februari lalu yakni Kabupaten Aceh Barat Daya. Ada sembilan kali kejadian yang didominasi karhutla enam kali,” katanya.

Baca juga: Polisi Himbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

Selanjutnya diikuti Kabupaten Aceh Selatan dan Gayo Lues, masing-masing sebanyak delapan kali kejadian yang juga didominasi karhutla. Saat ini semua pihak termasuk masyarakat sama-sama berupaya menangani karhutla.

“Kebakaran menimbulkan kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan hingga ekonomi, serta membuat citra buruk Indonesia. Upaya pencegahan tentunya sangat penting dengan menambah sarana dan prasarana,” katanya.

Ilyas juga mengingatkan kepada masyarakat atau korporasi akan dikenakan pasal berlapis jika kedapatan membakar lahan. Ancaman pidana yakni Pasal 187, 188 KUHP, Pasal 98, 99, dan 108 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Baca juga: Peringatan BMKG: Aceh Berpotensi Kebakaran Hutan dan Lahan

“Para pelaku juga bisa dikenakan pasal 108 UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Dari semua aturan itu, pelaku diancam hukuman penjara 12 tahun dan denda Rp10 miliar,” ujarnya.

Baca juga: 800 Hektar Sawah di Aceh Besar Kering
Sumber: iNews

Berita Duka, Mantan Kaban Kesbangpol Aceh Nasir Zalba Wafat

0

Nukilan.id – Innalillahi Wainnalillahi’rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah Bapak H. Nasir Zalba, SE (mantan Kakesbanpol Aceh / Sekretaris FKPT Aceh 2014-2020) di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA), senin (1/3/2021). Semoga Amal ibadah beliau diterima Allah Swt, dilapangkan kuburnya dan diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Nasir Zalba saat ini menjabat sebagai Keua Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Aceh.

Dari info yang diterima, Nasir Zalba dalam beberapa hari kebelakang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) karena sakit yang dideritanya.

Saat ini jenazah Almarhum Kanda Nasir Nalba baru selesai dimandikan di ruang pemandian jenazah RSUDZA, setelah selesai dimandikan akan dibawa pulang ke rumahnya di Jln. Tgk Chik Di Bitai Gp. Kota Baru (Lampineung) dekat mesjid Al-Badar untuk Pelaksanaan Shalat Jenazah.

Menurut informasi dari keluarga Almarhum, Bapak Nasir Zalba rencana akan dikebumikan di Gampong Baro, Sigli.[]

81 Pengungsi Rohingya Terapung di Laut, 8 Tewas

0
Migrant people in boat concept. Refugees get into Europe by sea isolated on white background. Vector Illustration

NUKILAN.ID – Penjaga pantai India menemukan 81 orang yang selamat dan delapan tewas di sebuah kapal yang dipenuhi pengungsi Muslim Rohingya yang terapung di Laut Andaman.

Otoritas setempat sedang memperbaiki kapal agar dapat kembali dengan selamat ke Bangladesh, kata pejabat India pada hari Jumat.

Pemerintah India berdiskusi dengan Bangladesh untuk menyetujui pengembalian kapal yang aman, yang ditemukan melayang di perairan internasional, setelah meninggalkan Bangladesh selatan sekitar dua minggu lalu dengan harapan bisa mencapai Malaysia.

Banyak dari mereka yang selamat, menurut pejabat India, sakit dan menderita dehidrasi ekstrim, kehabisan makanan dan air setelah mesin kapal mati empat hari setelah meninggalkan Cox’s Bazar, di mana kamp pengungsi menampung ratusan ribu Rohingya yang telah melarikan diri dari negara tetangga. Myanmar.

“Mesin kapal rusak awal pekan ini dan kami menerima SOS dari beberapa Rohingya,” kata seorang pejabat penjaga pantai India yang mengawasi upaya pencarian dan penyelamatan dari New Delhi.

“Ini adalah krisis kemanusiaan dan kami melakukan yang terbaik yang kami bisa untuk menyelamatkan hidup mereka,” katanya, meminta tidak disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

“Kementerian luar negeri sedang berupaya mengirim mereka kembali ke Bangladesh dan India akan memperbaiki atau mengganti mesin kapal untuk memastikan mereka dapat kembali dengan selamat,” katanya.

Para korban selamat diberikan bekal makanan dan obat-obatan, dan perempuan serta anak-anak diberi pakaian bersih. Tidak jelas pengaturan apa yang dibuat untuk upacara pemakaman orang-orang yang tewas, tambahnya.

Memberikan berita bahwa kapal telah ditemukan, juru bicara Kementerian Luar Negeri India Anurag Srivastava mengatakan pada hari Kamis dua kapal penjaga pantai India telah dikirim untuk mencari kapal tersebut menyusul panggilan mendesak untuk bantuan.

Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa telah memberikan peringatan awal pekan ini atas kapal yang hilang, yang telah meninggalkan Cox’s Bazar pada 11 Februari.

Dari 90 orang yang berangkat dalam perjalanan itu, delapan ditemukan tewas, dan satu hilang, kata Srivasta. Pembicaraan sedang dilakukan dengan Bangladesh untuk pengembalian yang aman dari 81 orang yang selamat, tambahnya.

“Bangladesh menghormati kewajiban internasionalnya di bawah UNCLOS (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut),” kata kementerian luar negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataan.

Pada kesempatan sebelumnya ketika negara-negara pesisir lain di wilayah itu berulang kali menolak akses ke Rohingya yang terapung di laut, Bangladeshlah yang datang untuk menyelamatkan, tambah kementerian itu.

Lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya dari Myanmar tinggal di kamp-kamp padat di Bangladesh, termasuk puluhan ribu orang yang melarikan diri setelah militer Myanmar melakukan tindakan keras mematikan pada tahun 2017.

Pedagang manusia sering memikat pengungsi Rohingya, menjanjikan mereka bekerja di negara-negara Asia Tenggara.

Pernyataan Bangladesh mengatakan kapal itu telah dilacak sekitar 1.700 km (1.056 mil) dari Bangladesh dan 147 km (91 mil) dari Kepulauan Andaman dan Nicobar India.

“Negara-negara lain, terutama yang perairan teritorialnya ditemukan kapalnya, memikul tanggung jawab utama dan mereka harus memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan prinsip pembagian beban,” kata kementerian itu.

India bukan penandatangan Konvensi Pengungsi 1951, yang menjelaskan hak pengungsi dan tanggung jawab negara untuk melindungi mereka. Juga tidak memiliki hukum domestik yang melindungi pengungsi, meskipun saat ini menampung lebih dari 200.000 orang, termasuk beberapa Rohingya.

Sementara diplomat India mencari cara untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan di Laut Andaman, Presiden India Ram Nath Kovind akan mengunjungi pulau-pulau di sana selama beberapa hari mendatang.

Enam Hektare Lahan Gambut Terbakar di Nagan Raya

0

Nukilan.id – Sedikitnya enam hektare lahan gambut di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, kembali terbakar, Senin (1/3/2021). Kebakaran lahan gambut dan hutan ini diduga akibat adanya pembukaan lahan baru.

Minimnya sumber air di lokasi akibat kekeringan menyulitkan petugas untuk memadamkan api. Sebab akses ke sumber air dengan lokasi lahan yang terbakar cukup jauh.

Baca juga: Polisi Himbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

Pantuan iNews dari udara, kondisi karhutla ini terjadi di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Asap tebal tampak membumbung tinggi dan sulit dikendalikan akibat cuaca panas disertai angin kencang. Kondisi ini menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran lahan.

Kendati banyak kendala, petugas gabungan tak kenal lelah dan terus berjibaku memadamkan dengan alat seadanya. Seperti menggunakan ranting kayu agar titik api tidak semakin bertambah.

Baca juga: Peringatan BMKG: Aceh Berpotensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Komandan Kodim (Dandim) 0116 Nagan Raya Letkol Guruh Tjahyono mengatakan, petugas secara bergatian melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Nantinya di lokasi akan dilakukan pemadaman menggunakan bantuan alat berat.

“Kemarin sebenarnya sudah padam, tapi karena ini lahan gambut tadi pagi kena angin lalu muncul api lagi. Apalagi sekarang musim kemarau dan untul dapat air juga kami kesulitan,” ujarnya, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Nova Ikut Rakornas Pengendalian Karhutla

Akibat dari kebakaran lahan gambut, jalan lintas Provinsi Aceh mulai dikepung kabut asap. Kondisi ini belum terlalu parah namun warga mulai khawtir dampak dari kabut asap tersebut.

Untuk penyebab pasti kebakaran lahan seluas lima hektare ini masih diselidiki polisi setempat. Petugas terus berupaya untuk memadamkan agar api tak meluas.

Baca juga: Prof M Shabri: Aceh Butuh Penguatan Investasi Untuk Tekan Kemiskinan
Sumber: iNews

AHY Ajak Cendikiawan Muslim Muda Perkuat Sinergi Bangun Bangsa

0
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keynote speech dalam Webinar Muktamar Ke-3 ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) Muda, Sabtu (27/2) sore. AHY mengajak cendekiawan muslim muda Indonesia untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, bukan konflik dan polarisasi. “Mari dengan menggunakan semangat kebersamaan, kita bisa menghindari konflik apalagi polarisasi diantara kita karena Indonesia butuh persatuan dan keutuhan untuk bisa maju ke depan,” seru AHY.

Baca juga: Survei: Elektabilitas Sandiaga Tergeser oleh AHY dan Risma

Selain memperkuat sinergi dan kolaborasi, AHY juga menjelaskan empat hal lain yang dapat dilakukan cendekia muslim muda Indonesia untuk mewarnai politik nasional. “Pertama, mari kita terus berpikir kritis. Critical thinking itu diperlukan untuk perubahan dan kemajuan. Selalu mencari tahu, dan selalu melihat sesuatu secara jernih. Kritis bukan berarti pesimis, bukan juga nyinyir, tapi kita bisa menganalisa sesuatu dengan baik. Tapi tidak cukup dengan berpikir saja, suarakan itu dengan lantang di ruang-ruang publik. Jadi berpikir kritis dan berani bersuara,” jelasnya.

Setelah berpikir kritis dan menyuarakannya, AHY mengajak para cendekia muslim muda untuk melanjutkannya dengan aksi nyata dan cepat tanggap merespon berbagai tantangan dan permasalahan bangsa. “Turun langsung, singsingkan lengan baju kita untuk membantu rakyat secara langsung,” tegas AHY. Ia kemudian mencontohkan beberapa aksi nyata yang telah dilakukan Partai Demokrat untuk membantu rakyat yang sedang kesulitan, seperti diantaranya membantu sembako bagi warga yang kesulitan dan bantuan kesehatan saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Seniman Gayo Cipta Lagu Tolak KLB Demokrat Seniman Gayo Cipta Lagu Tolak KLB Demokrat

“Selanjutnya, mari kita sama-sama berani lawan hoax, fake news, hate speech, dan segala bentuk disinformasi yang dapat memecah belah bangsa. Merusak kerukunan dan persatuan kita semua. Jangan sampai kita menjadi korban, apalagi menjadi pelaku penyebaran berita-berita bohong dan fitnah,” tambahnya.

AHY kemudian mengajak cendekia muslim muda Indonesia untuk memperkuat pendidikan politik untuk masyarakat dengan visi, misi, dan platform politik yang mendidik, yang benar-benar membawa kebaikan untuk umat dan rakyat Indonesia. “Kita tahu bahwa visi, misi, dan platform politik itu beragam, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menjelaskannya dengan baik kepada masyarakat,” AHY menerangkan.

Baca juga: Demokrat Pecat 7 Kader, Termasuk Jhoni Allen Marbun dan Marzuki Alie

This image has an empty alt attribute; its file name is WhatsApp-Image-2021-03-01-at-10.52.18.jpeg
Ketum AHY saat memberikan Keynote speech pada webinar ICMI Muda

Selain itu, AHY juga menjelaskan tiga pilar kekuatan cendekia muda, yaitu fisik, mental, dan intelektual. “Fisik kita harus sehat dan prima, apalagi di masa yang sulit ini kita harus menjaga agar kita bisa tetap bekerja. Yang kedua, kesiapan dan kekuatan mentalitas yang membaja. Saya sering mengatakan “dream big, work hard, never give up”, semangat pantang menyerah. Itu penting dimiliki oleh anak muda. Anak muda yang cepat menyerah, sudah pasti akan cepat kalah,” kata AHY.

“Sedangkan yang ketiga adalah kekuatan intelektual. ICMI Muda harus hadir untuk menyiapkan kader-kader berikutnya. Saya senang mendengar bahwa agenda besar ICMI Muda adalah melakukan regenerasi, kaderisasi. Menyiapkan pemimpin berikutnya karena kita tahu itu adalah pekerjaan utama dari setiap organisasi. Oleh karena itu saya menitipkan dalam mempersiapkan generasi-generasi muda berikutnya, siapkanlah ketiga aspek ini,” pesan AHY.

Baca juga: SBY: Partai Demokrat Not For Sale

Mengupas relasi antara cendekia muda dengan politik, AHY menegaskan bahwa pemuda tidak boleh apatis dalam politik. “Kalau orang-orang baik diam, tidak peduli, tidak mau tahu dan ikut-ikutan dalam politik, jangan salahkan kalau kemudian orang-orang jahat yang tidak memiliki kapasitas, yang menguasai politik dan menguasai kita semua. Saya mengajak serta sahabat ICMI Muda yang memiliki keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat dalam tataran yang lebih luas melalui jalur politik, mari kita siapkan diri sebaik-baiknya karena kita membutuhkan orang-orang yang baik yang memiliki kapasitas dan integritas,” terang AHY.[]

Baca juga: Partai Demokrat Rumah Bagi Perempuan dan Anak Muda Indonesia

89.53% Nakes Sudah Terima Vaksin di Aceh

0

Nukilan.id – Sebanyak 50.555 tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama, atau 89,53 persen dari target 50.470 orang nakes.

Dan sementara untuk tahap kedua per tanggal 27 Februari 2021 sebanyak 14.842 nakes sudah menerima suntikan vaksin Sinovac.

“Vaksin COVID-19 diberikan dalam dua dosis. Dosis kedua diberikan setelah 14 hari menerima suntikan dosis pertama,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) dalam keterangannya, Minggu (28/2) malam.

Baca juga: Instruksi Gubernur Aceh; Nakes Wajib Vaksin Covid-19

Karena itu, lanjutnya, nakes yang belum disuntik dosis pertama segera mendatangi pusat pelayanan vaksinasi terdekat. Sedangkan bagi yang sudah mendapat dosis pertama, jangan mengabaikan vaksinasi dosis kedua sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Ada sekitar enam ribu nakes di Aceh yang belum disuntik vaksin dosis pertama,” kata SAG.

Ia menjelaskan, empat kabupaten kota di Aceh yang capaian vaksinasi nakes sudah di atas 100 persen meliputi Kabupaten Aceh Barat, Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Langsa. Sementara 17 kabupaten/kota capaiannya sudah mencapai 79,9 – 99,9 persen. Adapun dua kabupaten lainnya yakni Aceh Tenggara dan Pidie baru mencapai masing-masing 74,4 persen dan 68,9 persen.

“Kedua kabupaten ini (Aceh Tenggara dan Pidie) hendaknya dapat meningkatkan persentase vaksinasi dosis pertama dalam Minggu ini,” sebutnya.

Selain itu, lanjut SAG, secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh sudah mencapai 9.541 kasus. Dengan rincian, para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 7.820 orang, penderita dalam perawatan sebanyak 1.339 orang (kasus aktif), dan kasus meninggal dunia sebanyak 382 orang.

Baca juga: Ingub Terkait Nakes di Vaksin Covid-19, Pengamat: Kesannya Tidak Mampu

SAG melaporkan ada penambahan tujuh kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 pada Minggu (28/2). Terdiri dari warga Kota Banda Aceh dan Bireuen masing-masing dua orang. Sedangkan tiga lainnya masing-masing satu orang warga Aceh Barat Daya, Aceh Besar, dan Aceh Utara.

“Kasus sembuh maupun kasus meninggal dunia tidak bertambah dalam 24 jam terakhir,” ujarnya.

Sumber: Acehkita

Unimal akan Gelar Kuliah Tatap Muka Mulai 8 Maret 2021 

0
Universitas Malikussaleh (Foto: For Nukilan)

Nukilan.id – Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara berencana menggelar perkuliahan tatap muka untuk semester genap 2020/2021 pada 8 Maret 2021.

Rektor Unimal Herman Fithra mengatakan, perkuliahan tatap muka ini sejalan dengan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, Nomor 04/KB/2020, Nomor 737 Tahun 2020 dan juga Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 6 Tahun 2020.

Baca juga: Unimal Beri Penghargaan Tertinggi untuk Gus Dur

“Perkuliahan tatap muka hanya untuk mahasiswa semester dua dan empat saja. Selebihnya masih secara daring,” ujar Herman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/2/2021).

Dia menyebutkan, perkuliahan tatap muka diutamakan untuk mahasiswa angkatan 2019 dan 2020. Masing-masing kelas hanya diisi maksimal 20 mahasiswa.

Selain itu, proses perkuliahan wajib menerapkan protokol kesehatan ketat seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga: 50 Universitas Terbaik di Indonesia: Unimal Peringkat 40, Unsyiah Nomor 17

Herman menambahkan, agar tidak terjadi klaster baru penularan Covid-19, pihaknya akan berkoordinasi dengan satuan tugas yang telah disediakan di kampus.

Sebelumnya, sambung Herman, pihaknya telah membentuk satuan tugas Covid-19 terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas untuk memonitoring proses perkuliahan tatap muka dan aktivitas administrasi perkantoran.

Satuan tugas memastikan layanan di kampus itu harus sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: USK Masuk Tiga Besar Riset Nasional

Sebelum masuk kampus 8 Maret 2021 mendatang, seluruh mahasiswa asal luar Aceh diminta menjalani karantina mandiri selama 14 hari atau membawa surat swab antigen dengan hasil negatif Covid-19.

“Bagi mahasiswa atau dosen yang dalam posisi demam atau menandakan ciri lainnya dari penyakit Covid-19, dianjurkan tidak ke kompleks kampus,” pungkasnya.

Diketahui, Unimal sejak dua semester lalu memutuskan menggelar kuliah secara daring untuk seluruh mahasiswa. Kebijakan itu diambil menyusul pandemi Covid-19 di Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Aceh Sediakan 2.100 Kuota Beasiswa D1-S3 untuk Tahun 2021
Sumber: Kompas

Rumoh Syar’i Peragakan Busana Muslim di Aceh Wedding Expo 2021

0

Nukilan.id – Rumoh Syar’i, rumah produksi pakaian perempuan masa kini, ikut meramaikan Aceh Wedding Expo 2021, di Hermes Hotel Banda Aceh, Sabtu malam (27/2). Ada 10 model busana muslim terbaru yang mereka peragakan.

Baca juga: Cut Putri Tegur Walikota Banda Aceh Karena Musnahkan Makam Raja dan Ulama

“Pada Aceh Wedding Expo tahun ini, kami menampilkan 10 koleksi terbaru dengan tema ‘Aesthetics’ yang artinya keindahan,” kata Helvan Sari, Owner Rumoh Syar’i.

Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Rumoh Syar’i, Helvan Sari mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Wedding Expo. Gelaran itu, kata dia sangat berguna bagi para desainer untuk menampilkan karya-karya terbaru di hadapan pecinta dunia mode.

Pakaian rancangan Rumoh Syar’i. Foto: Edo

Helvan Sari mengisahkan, Rumoh Syar’i dibentuk pada 2008 lalu. Inisiatif membentuk rumah jahit lahir dari susahnya mendapatkan pakaian syar’i khususnya bagi perempuan. “Setelah dipakai ternyata banyak teman-teman dan keluarga yang suka baju itu. Dari itulah Rumoh Syar’i ini memulai usahanya sampai sekarang,” kata dia.

Pada ajang Aceh Wedding Expo tahun 2020 lalu, Rumah Syar’i, juga berpartisipasi dan ikut menampilkan 6 baju untuk diperagakan para model. Rumoh Syar’i merupakan rumah produksi pakaian modern dengan desain terbaru yang dirancang di kawasan Lam Ara, Banda Aceh.

Model pakaian yang dirancang Rumoh Syar’i. Foto: Edo

Sebagai industri rumahan, Rumoh Syar’i telah ikut membantu merekrut dan membina tenaga lokal. Mereka yang bekerja di Rumoh Syar’i merupakan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan yang ikut membantu sebagai penjahit maupun desainer pakaian. Harapannya, Rumoh Syar’i bisa terus eksis dan bisa merekrut pekerja lokal yang tentu ahli di bidangnya. []

Baca juga: Digugat Cerai Istri, Ayus Sabyan Sudah 4 Kali Selingkuh
Sumber: Kumparan

Polisi Himbau Masyarakat Tidak Buka Lahan Dengan Membakar

0

Nukilan.id – Polda Aceh mengimbau masyarakat di provinsi itu tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Komisaris Besar Polisi Winardy, di Banda Aceh, Minggu, mengatakan, saat ini Aceh memasuki musim kemarau.

“Saat musim kemarau seperti sekarang suhu udaranya yang relatif panas. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat dalam membuka lahan tidak dengan cara membakar,” kata dia.

Baca juga: 800 Hektar Sawah di Aceh Besar Kering

Ia mengatakan imbauan itu sebagai ajakan mewujudkan partisipasi masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Aceh.

“Untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan tersebut, kami mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan lama membuka lahan dengan cara membakar,” kata dia

Baca juga: 3 Hari ke Depan, Cuaca Sebagian Wilayah Aceh Cerah Berawan

Polda Aceh, kata dia, tidak segan-segan dalam penegakan hukum terhadap pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan.

“Karena itu, mari bersama-sama peduli mencegah kebakaran hutan dan lahan di Aceh. Laporkan jika masyarakat mengetahui ada pelaku pembakaran lahan agar ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata dia.

Baca juga: Peringatan BMKG: Aceh Berpotensi Kebakaran Hutan dan Lahan
Sumber: Antara