Beranda blog Halaman 2251

Dyah: Donor Darah Masa Pandemi Jadi Momentum Terbaik

0
Dyah Erti Idawati saat memberikan sambutan pada kegiatan donor darah bertemakan "Setetes darah menyambut bulan berkah Ramadhan 1442 Hijriah" di Aula lantai 2, Mess Aceh Cikini, Jakarta Pusat, Kamis,

Nukilan.id – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Aceh, Dyah Erti Idawati mengatakan, donor darah pada masa pandemi Covid-19 menjadi momentum yang sangat baik karena bisa membantu mereka yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan ini menjadi suatu ibadah bagi kita semua, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan,” kata Dyah saat menyaksikan donor darah yang diselenggarakan Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) untuk kedua kalinya di Aula lantai 2, Mess Aceh Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 1 April 2021.

Dyah mengaku, sangat bangga sekali bisa ikut hadir dalam aksi donor darah yang diselenggarakan BPPA bertemakan “Setetes darah menyambut bulan berkah Ramadhan 1442 Hijriah”.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Nova Ingatkan TPID Kendalikan Harga Bahan Pokok di Aceh

“Kegiatan donor ini merupakan salah satu gerakan yang telah digalakkan oleh Pemerintah Aceh selama dua tahun ini, terutama dalam kondisi pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menurut Dyah, donor darah sangat perlu dilakukan mengingat masih banyaknya orang yang membutuhkan darah, sehingga bisa membantu keberlangsungan kehidupan manusia lainnya.

“Jadi yang pasti, kegiatan ini sangat bagus, mudah-mudahan bisa terus dilakukan kedepannya, terutama di Kantor BPPA,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah Aceh hingga saat ini telah rutin melakukan donor darah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Apalagi, selama pandemi Covid-19, PMI di Aceh kekurangan stock darah.

“Maka gerakan ini sangat baik, dan diapresiasi oleh Ketua Umum PMI pusat Jusuf Kalla terhadap Pemerintah Aceh karena melakukan donor secara rutin,” kata Dyah yang juga Istri Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Kegiatan donor darah yang kedua kalinya ini terkumpul sebanyak 34 kantong darah dari 62 orang ikut berpartisipasi. Karena 28 pendonor lainnya belum dapat diambil darahnya dengan berbagai alasan, salah satunya memiliki kadar HB rendah, faktor usia, hingga masalah berat badan (BB).

Baca juga: DPRA Minta Kapolda Awasi Penggunaan APBA 2021

Sementara itu, Kepala BPPA Almuniza Kamal S.STP, M.Si menyampaikan, semoga dengan donor darah yang dilakukan para PNS dan non-PNS di BPPA bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Almuniza mengatakan, donor darah yang mulai dilakukan rutin ini oleh pihaknya merupakan amanah dari Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT.

“Amanah ini adalah program pengabdian kepada masyarakat dari Gubernur Aceh, serta program terdepan selama Aceh dipimpin Gubernur Nova,” katanya saat didampingi Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat, Ir Cut Putri Alyanur.

Ia menyebutkan,  program donor darah ASN Pemerintah Aceh yang digagas oleh Gubernur Aceh itu telah ditetapkan sebagai agenda rutin, yang mana ASN di setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) di Aceh didorong untuk mendonorkan darahnya secara sukarela. Setiap SKPA akan mendapatkan jadwal secara bergilir sesuai dengan ketentuan waktu donor darah.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dan Rumah Sakit di sejumlah daerah di Aceh dalam memperoleh dan memenuhi kebutuhan darah.

Baca juga: Cuaca Buruk, KMP Aceh Hebat 1 Gagal Berangkat

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis dari PMI DKI Jakarta. Karena sudah membantu terlaksananya acara donor darah ini dengan lancar.

Sebelumnya, BPPA juga melakukan kegiatan serupa dengan tema “Setetes darah untuk persaudaraan” pada Rabu, 20 Januari 2021 lalu.[BPPA]

Cuaca Buruk, KMP Aceh Hebat 1 Gagal Berangkat

0
Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1. (Foto: Dishub Aceh)

Nukilan.id – Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 tujuan Calang – Sinabang, Kabupaten Simeulue gagal berangkat pada Rabu (31/3/2021) kemarin sore karena cuaca buruk yang melanda perairan laut Aceh.

“Iya karena cuaca buruk, sehingga kapal tidak berangkat,” kata Kepala Syahbandar Pelabuhan Calang melalui Pejabat Pembuat Komitmen Azwana Amru Harap, di Aceh Jaya, Kamis.

Baca juga: KMP Aceh Hebat 1 Mengalami Kerusakan Saat Berlayar

Hingga kini kapal Aceh Hebat 1 masih bersandar di Pelabuhan Calang Aceh Jaya, yang Rabu sore tiba mengangkut penumpang dari Pelabuhan Solok Sinabang, Simeulue.

Azwana mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan prakiraan cuaca dari BMKG. Pihaknya tidak bisa berlayar tanpa berita acara dari BMKG terkait kondisi cuaca untuk berangkat.

“Kalau kemarin memang cuacanya sangat buruk, hari ini juga belum pasti berangkat kita tunggu kabar BMKG pada jam 12.00 WIB,” kata Amru.

Amru mengharapkan kepada para penumpang untuk bisa bersabar sembari menunggu pemberitahuan selanjutnya untuk keberangkatan.

Baca juga: Mesin Rusak, Dishub: Operator KMP Aceh Hebat 1 Kurang Paham Teknologi

“Memang kalau penumpang dari kemarin mendesak untuk bisa berangkat, namun karena cuaca buruk kita tidak bisa mengambil risiko jika memang belum ada keputusan dari BMKG yang menyampaikan cuaca baik,” katanya.

“Karena kemarin gelombang sampai 4 meter, kita berharap penumpang bersabar demi keselamatan bersama,” kata Amru lagi.

Kata Amru selain kapal Aceh Hebat I, kapal perintis juga tidak bisa berangkat dari Sinabang menuju Calang karena cuaca buruk, yang seharusnya kapal tersebut tiba di Calang pada Kamis, pagi.[antara]

Baca juga: Ternyata Kerusakan KMP Aceh Hebat 1 Hanya Soal Baut “Rampdoor”, Ini Penjelasannya

KMBSA Latih Fotografi dan Video Editing kepada Pemuda Pantai Barat Aceh

0
Ketua Umum Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (KMBSA) Fitriadi, S.Pd.I dan Sekjen F-KMBSA Azhari, S.Pd.I., M.Ag

Nukilan.id – Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (Forum KMBSA) akan melaksanakan pelatihan untuk peningkatan kualitas skill Kaum muda pantai barat Aceh berupa fotografi dan video editing.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama dua hari yaktu tanggal 3-4 April 2021, di Tiara Hotel, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang akan diikuti oleh 70 peserta umumnya kaum milenial atau pemuda produktif, dengan menghadirkan pemateri handal yang sangat pengalaman dibidang tersebut.

“Forum KMBSA sudah dua kali melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk generasi muda pantai barat dan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan skill dibidang fotografi dan Edit Video,” kata Sekjen F-KMBSA) persiapan kegiatan, Azhari, M.Ag, melalui keterangan tertulis kepada Nukilan.id, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: Kominfo Targetkan Optimasi Teknologi dari Siaran Digital

Pada angkatan pertama, kata Azhari – kegiatan tersebut belum ada bantuan dari pemerintah. Namun, untuk angkatan kedua, didukung langsung oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melalui Program Pokok fikiran (Pokir) yang ditempatkan pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh (Diskominsa) tahun 2021.

“Dengan ada dukungan Legeslatif dan Eksekkutif, lembaga pemuda barat selatan Aceh tersebut akan bekerja maksimal menyukseskan kegiatan sehingga pasca pelatihan peserta dapat meningkatkan skill dibidang technologi yang menjadi hobby sehingga nantinya dapat diaplikasikan ilmu bermanfaat tersebut pada sasaran kerja,” sambungnya.

Peserta yang mengikuti kegiatan hasil seleksi panitian melalui pendaftaran, diprioritaskan kaum muda yang punya hobby dan punya kemauan tinggi untuk dilatih, target panitia dari semua peserta yang dilatih lima puluh persen nantinya siap pakai walaupun tidak sempurna, Mereka bisa bekerja untuk edit Video dan Mengambil Gambar yang benar dan baik di berbagai moment.

Kepada peserta disyaratkan untuk memiliki Laptop dan selebihnya disediakan panitia berupa fasilitas yang menjadi kebutuhan, sangat diharapkan kepada kaum muda yang bersedia dibina untuk disiplin hadir ketempat acara serta mengikuti sesuai jadwal, karena pemateri akan mengisi waktu sesuai komitmen dan kesepakatan.

Baca juga: Praktisi Humas Wajib Melek Teknologi Terbaru

Tujuan Forum KMBSA melaksanakan kegiatan tersebut agar generasi muda pantai barat Aceh dapat memanfaatkan technology digital untuk mengisi kehidupan dan meningkatkan ekonomi kedepannya serta meminimalisir dampak negatif dari teknologi.

“Panitia mengakui punya keterbatasan, untuk itu kami mohon kerjasama semua pihak agar kegiatan yang telah di agendakan jauh-jauh hari terlaksana dengan baik,” tutupnya.[]

Baca juga: 10 Maret, Hari Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI)

DPRA Minta Kapolda Awasi Penggunaan APBA 2021

0
Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan audiensi dengan Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada untuk mengawal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2021, Rabu (31/3/2021)

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) meminta Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada untuk mengawal penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2021.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRA, Safaruddin saat melakukan audiensi bersama ketua dan anggota Fraksi Partai Gerindra dengan Kapolda Aceh di Mapolda setempat, Rabu (31/3/2021).

“Karena APBA 2021 sudah jalan, kami atas nama Pemerintahan Aceh meminta Kapolda Aceh untuk bersinergi memberikan pengawasan terhadap penggunaan anggaran,” kata Safaruddin dalam pertemuan itu.

Baca juga: DPRA Minta Kapolda Awasi Penggunaan APBA 2021

Dalam audiensi itu, Safaruddin turut didampingi oleh Ketua Fraksi, Abdurahman Ahmad dan anggota Fraksi, Khairil Syahrial, Kartini Ibrahim, Ridwan Yunus, dan Taufik.

Sebelumnya diberitakan, DPRA sudah menyetujui APBA tahun 2021 yang diusulkan Pemerintah Aceh sebesar Rp 16,9 triliun dalam rapat paripurna di DPRA, Senin, 30 November 2020.

Proses penganggaran tahun ini, kata Safaruddin sedang berjalan. Untuk menghindari celah perbuatan melawan hukum, politikus Gerindra ini meminta pihak Polda Aceh untuk ikut mengawasinya.

Baca juga: Audiensi dengan DPRA, KPK Dengar Masukan Rakyat Aceh

“Kami dengan fungsi dan kewenangan kami juga ikut melakukan pengawasan. Kita berharap, anggaran yang besar ini bisa sampai ke masyarakat,” ungkap Safaruddin yang juga menjabat Presiden Legend Sigupai ini.[]

ESI Silaturrahmi dengan MPU Aceh, Bahas e-Sport

0
Ketua Umum dan Pengurus Provinsi Esport Indonesia (Pengprov ESI), Muhammad Abduh Ras, silaturrahmi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Rabu (31/3/2021)

Nukilan.id – Ketua Umum dan Pengurus Provinsi Esport Indonesia (Pengprov ESI), Muhammad Abduh Ras, silaturrahmi dengan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh untuk membicarakan mengenai dukungan para ulama terhadap perkembangan prestasi para pemuda di Aceh, terutama prestasi dibidang olah raga yang baru saja diresmikan sebagai cabang olah resmi, yaitu e-Sport, Rabu (31/3/2021).

Pada kesempatan yang baik itu, Ketum pengprov ESI Aceh ikut menyampaikan bela sungkawanya atas meninggalnya salah satu sosok ulama Aceh sekaligus Ketua MPU Aceh, Abu Daud Zamzami.

Muhammad Abduh Ras, mengajak MPU Aceh sama-sama membina, dan memantau perkembangan fisik dan mental pemuda Aceh, terutama yang terkait dengan game online.

Baca juga: Pemerintah Aceh Dukung Penguatan Syariat Islam Dilakukan Ulama Dayah

“Perkembangan teknologi tak dapat dibendung, namun bukan berati tak dapat kita kontrol, justru keberadaan MPU Aceh selaku pemuka agama dapat memberi arahan yg benar jika, adek-adek kita sudah mulai melenceng dari yang seharusnya,” ucapnya.

Ketum pengprov ESI Aceh juga mengajak segenap stakeholder ikut bersama-sama membuat serta menjaga regulasi guna untuk memantau dan membina perkembangan pemuda Aceh, agar dapat berprestasi khususnya di Cabang olah raga e-Sport namun tanpa meninggalkan kewajibannya sebagai seorang muslim yang baik dalam menjaga ibadahnya

Pada kesempatan yang sama, MPU Aceh berharap bahwa, di setiap penyelenggaraan acara esport di Aceh nantinya, agar pihaknya diikutsertakan dan ikut memantau proses berjalannya tournament.

Baca juga: Peduli Situs, MAA Banda Aceh Ziarah ke Makam Ulama di Gampong Pande

MPU Aceh yang diwakili oleh Lem Faisal juga menghimbau, agar pengprov ESI Aceh bekerja keras dalam mensosialisasikan ke masyarakat, tentang dampak positive olahraga electronik (e-Sport) ini dan bagaimana menjalankan visi misi pengurus besar Esport Indonesia.

“Namun tidak berdampak dalam menjauhkan generasi muda dari tanggung jawabnya sebagai insan yang berahklak mulia,” tambahnya.[]

Baca juga: Cut Putri Tegur Walikota Banda Aceh Karena Musnahkan Makam Raja dan Ulama

IDA Resmi Pilih Similarweb Jadi Standar Ukur Audiens Online

0
Indonesian Digital Association (IDA)

Nukilan.id – Setelah melalui proses seleksi selama beberapa bulan, Indonesian Digital Association (IDA) secara resmi memilih perusahaan pengukuran audiens digital Similarweb menjadi pemenang pada kegiatan pemilihan standar pengukuran online untuk industri digital Indonesia.

Similarweb akan dijadikan sebagai acuan proses pengukuran online audience di Indonesia. Penetapan pemenang ini juga telah disesuaikan dengan situasi industri digital Indonesia.

Similarweb adalah sebuah perusahaan pengukuran audiens digital yang didirikan sejak 2007 dengan misi menyediakan pengetahuan (insight) untuk pelaku industri digital via multi-device global untuk memahami, melacak, dan menumbuhkan pasar digital. 

Memiliki kantor pusat di New York City, Similarweb hadir sebagai sebuah situs yang menyediakan layanan analisis web untuk bisnis. Di Indonesia sendiri, Similarweb sudah dipercaya sebagai platform pengukuran online untuk menganalisa traffic sebuah website. 

Traffic ini merupakan jumlah data yang dikirimkan dan diterima oleh pengunjung pada sebuah website. Perusahaan akan mengetahui jumlah pengunjung yang mengunjungi website suatu perusahaan. Similarweb juga konsisten merilis peringkat situs web di Indonesia setiap bulannya.

Pada masa era digital saat ini, pengukuran online audience untuk dapat memahami perilaku konsumen menjadi hal yang dibutuhkan oleh para pelaku industri periklanan digital di Indonesia.  

Indonesia terbukti memiliki populasi digital terbesar di Asia Tenggara yang akan berkontribusi sebanyak 52 persen dari ekonomi digital Asia Tenggara. 

Sebagai upaya mendukung industri digital, IDA menetapkan standarisasi pengukuran perilaku digital di Indonesia agar seluruh pemangku kepentingan di industri periklanan digital Indonesia memiliki satuan ukuran yang sama dengan metodologi yang dapat dipertanggung jawabkan.

“Misi utama IDA adalah menjaga pertumbuhan industri periklanan digital untuk bisa dinikmati oleh perusahaan-perusahaan Indonesia. Salah satu upaya dalam menjalankan misi itu adalah memastikan pengukuran performa produk dalam ekosistem digital memiliki akurasi data dan kemampuan teknologi mumpuni sehingga pelaku usaha Indonesia bisa berkompetisi di kancah global,” ata ketua IDA, Dian Gemiano. 

“Penting juga agar platform pengukuran perfoma produk digital ini bisa diterima oleh seluruh stakeholder periklanan digital Indonesia. Untuk itu dalam proses pemilihan rekanan platform pengukuran ini, IDA juga melibatkan P3I, APPINA, dan AAPAM sebagai stakeholder utama ekosistem periklanan digital di Indonesia,” ujarnya.

Harapan yang sama juga diutarakan ketua Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia (APPINA) Eka Sugiarto. Pihaknya menyambut gembira terpilihnya SimilarWeb sebagai mitra untuk standar pengukuran digital di Indonesia.

“Bersama IDA dan asosiasi-asosiasi industri yang mewakili ekosistem digital, kami terlibat dalam proses penilaian dan kualifikasi yang berlanjut dengan keputusan ini. Kami berharap SimilarWeb berkontribusi dan menjadi bagian integral dari perkembangan ekosistem ekonomi digital di Indonesia,” tuturnya.
 
“Kami mendukung partisipasi aktif SimilarWeb sebagai mitra teknologi, yang berperan serta dalam menjembatani informasi tren industri digital, tolok ukur digital, pengukuran efektivitas yang menggabungkan berbagai jenis media, dan mengedukasi kalangan usaha termasuk pengiklan digital terkait melalui forum-forum dan publikasi berkala seperti laporan dan riset sindikasi,” tandasnya.[]

Brigjen TNI Nefra Firdaus Mohon Diri dan Ucapkan Terima Kasih

0
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus

Nukilan.id – Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus, memohon pamit dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik selama ini.

Diketahui, Brigjen TNI Nefra Firdaus telah diberikan tugas baru sebagai Wakil Inspektur Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklatad).

Baca juga: Kadispenad Brigjen Nefra Firdaus Dimutasi, Diganti Kolonel Tatang Subarna

Mutasi jabatan tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/255/III/2021 tanggal 24 Maret 2021 tentang pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI. Keseluruhan mutasi mencakup 66 Pati TNI AD, 12 Pati TNI AL, dan 21 Pati TNI AU.

Hal itu berdasarkan surat yang diterima Nukilan.id, Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan:

Berkenan dengan berakhirnya tugas pengabdian kami sebagai Kadispenad, perkenankanlah kami bersama keluarga mohon diri dan menyampaikan ucapan terimakasih atas segala bimbingan, bantuan dan kerjasama yang baik selama ini.

Baca juga: Owner Media Dialeksis Silaturrahmi dengan Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus

Dengan segala kerendahan hati, kami sekeluarga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas dan pergaulan sehari-hari, terdapat kesalahan dan kekhilafan, selanjutnya kami mohon doa restu sehubungan dengan tugas jabatan baru sebagai WAIR KODIKLATAD.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan bimbingan, petunjuk dan perlindungan-Nya kepada kita dalam melanjutkan pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Amin YRA.[]

Pameran Dekranas di Toba, Aceh Siap Perkenalkan Kain Tradisional

0
Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati saat mengikuti Rapat Panitia HUT Pameran Dekranas dengan Tim Danau Toba, secara virtual, Rabu (31/3/2021)

Nukilan.id – Dekranasda Aceh akan mengambil bagian ikut pada pameran digelar Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Danau Toba, Sumatera Utara, September 2021 mendatang, dan Aceh akan memperkenalkan kain tradisonal (Wastra) handal karya daerah.

“Progres pameran nanti, Aceh sudah menetapkan akan ikut acara di Toba,” kata Ketua Dekranasda Aceh Dyah Erti Idawati pada Rapat virtual Panitia HUT Dekranas dengan Tim Danau Toba, Rabu (31/3/2021).

Dyah mengatakan, untuk saat ini sudah ada lima kabupaten/kota dari 23 kabupaten/kota yang akan berpartisipasi pada pameran itu. Namun, nantinya ada kurasi ditingkat provinsi dan nasional seberapa banyak yang bisa ikut.

“Dekranasda saat ini menginisiasi pelaksanaan seleksi secara umum terkait dengan bagaimana kita bisa menampilkan Wastra. Mudah-mudahan nanti bisa mendapatkan wastra terbaik berikut foto-fotonya,” katanya.

Pada pameran itu, jelas Dyah–Aceh akan fokus pada songket Aceh, bordir, dan anyaman. Karena anyaman Aceh banyak produk turunannya.

Dyah juga menyebut nanti salah satu karya akan dicoba seleksi produk asal Sumulue, yakni kursi yang terbuat kelapa. Karena dinilai memiliki keunikannya tersendiri. (rilis BPPA)

Keterangan Foto: Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati saat mengikuti Rapat Panitia HUT Pameran Dekranas dengan Tim Danau Toba, secara virtual, Rabu, 31 Maret 2021. (Humas BPPA)

BPOM Temukan Mie Mengandung Formalin dan Boraks di Bireuen

0

Nukilan.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sebanyak 300 kilogram (kg) lebih mie basah diduga mengandung formalin  dan boraks pada sejumlah pedagang di Kompleks Pasar Matang Geulumpang Dua Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

“Ada sekitar 300 kilogram mi basah yang kami amankan dari sejumlah pedagang di Pasar Matang Geulumpang Dua Bireuen,” kata Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Bireuen Aceh, Azhar, Rabu (31/3/2021).

Azhar mengatakan mi mengandung formalin itu ditemukan setelah tim gabungan terdiri dari Badan Pengawasan Obat dan Makan (BPOM) Aceh, Polda, Dinas Kesehatan Bireuen, Disperindagkop UKM dan Polres Bireuen melakukan razia ke daerah ini. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan sampel di empat pengusaha mie basah di daerah ini.

Baca juga: BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin AstraZeneca

Azhar menyebut lokasi temuan tersebut berada di Kompleks Pasar Ikan dan Kompleks Terminal Matang Geulumpang Dua Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen.

Saat menemukan adanya dugaan pelanggaran oleh sejumlah pedagang karena diduga menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin dan boraks, Azhar mengatakan pemerintah daerah telah mengambil tindakan tegas berupa teguran kepada pedagang yang diduga melanggar.

“Untuk sementara pedagang yang nakal ini kita beri sanksi teguran, agar ke depan tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama,” kata Azhar.

Baca juga: BPOM Terbitkan Izin 13 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Azhar menegaskan jika ke depan para pedagang masih terdapat melakukan pelanggaran yang sama, maka dipastikan para pedagang yang melanggar akan dibawa ke ranah hukum.[detik]

Cegah Aksi Teror, Polda Aceh Tingkatkan Pengamanan

0

Nukilan.id – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh meningkatkan pengamanan untuk mencegah aksi teror di Serambi Mekkah. Pengetatan keamanan dilakukan untuk mengantisipasi  teror yang telah terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan dan Mabes Polri.

“Kita semua mengantisipasi kejadian bom di Makassar dan teror yang dilakukan seorang wanita Mabes Polri, kita siapkan penambahan pasukan anggota dan melakukan penjagaan serta peningkatan intensitas patroli untuk mencegah terjadi hal yang seperti itu,” kata Kapolda Aceh, Irjen Wahyu Widada, Rabu, (31/3/2021).

Baca juga: Terjadi Baku Tembak di Mabes Polri Petang Ini

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Forkopimda untuk saling mendukung dalam melakukan pencegahan. Selain itu, patroli digencarkan menjelang Paskah.

“Nanti pada saat pelaksanaannya kita atur penempatan pasukan dalam rangka pengamanan bukan hanya di gereja-gereja tapi juga di tempat-tempat umum lainnya,” ujarnya.

Baca juga: Bom Bunuh Diri Meledak di Depan Gereja Katedral Makassar

Wahyu menerangkan, deteksi dini ancaman terorisme di Aceh tidak bisa dilakukan sesaat. Dia menilai, deteksi dini dilakukan sejak sebelum kejadian dan harus dilakukan pemetaan.

“Jadi tidak bisa setelah kejadian baru dideteksi. Jadi kalau di sana kejadiannya dan bisa diungkap, kita disini meningkatkan pengamannya, tetapi deteksi juga terus akan dilakukan secara kontinu dan secara terus-menerus,” ucap Wahyu.

Baca juga: Ledakan Diduga Bom Gegerkan Warga Banda Aceh

Wahyu mejelaskan, instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah sangat jelas terkait dengan kejadian aksi teror. Yakni semua diperintahkan untuk meningkatkan kewaspadaan serta meningkatkan pengamanan.

“Kita diperintahkan untuk meningkatkan pengamanan di tempat-tempat yang menjadi potensi terjadinya kasus-kasus teror termasuk di Markas Polda Aceh,” jelasnya.[medcom]