Wednesday, December 7, 2022

Pemerintah Aceh Dukung Penguatan Syariat Islam Dilakukan Ulama Dayah

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan Pemerintah Aceh selalu memiliki komitmen tinggi untuk mendukung setiap kegiatan keagamaan terutama yang menyangkut penguatan pelaksanaan Syariat Islam.

Hal itu disampaikan Gubernur Nova dalam sambutan tertulisnya pada pembukaan Forum Bahtsul Masail Ulama Dayah Aceh, di Hotel Mekkah, Jumat malam, 12 Maret 2021. Sambutan tersebut dibacakan Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumberdaya manusia dan Hubungan Kerjasama, Bukhari.

Baca juga: Kisah Turunnya Perintah Sholat Saat Isra Mi’raj

Dukungan untuk Dayah dalam penguatan syariat Islam, kata Gubenur, sejalan dengan salah satu prioritas pembangunan Pemerintah Aceh saat ini yaitu Program Aceh Meuadab. Program itu disebut fokus pada upaya mengembalikan Khittah Aceh sebagai Serambi Mekkah melalui implementasi nilai nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami yakin dan percaya bahwa selama ini para ulama telah banyak berperan dan berkontribusi dalam upaya penguatan implementasi syariat terutama melalui jalur pendidikan Islam di Aceh,” ujar Bukhari membacakan sambutan Gubernur.

Baca juga: Isra’ Mi’raj, Peristiwa Penting Umat Islam

Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumberdaya Manusia dan Hubungan Kerjasama Drs. Bukhari, MM, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag, MH, saat menghadiri acara pembukaan Forum Bahtsul Masail Ulama Dayah Aceh, di Hotel Mekkah, Banda Aceh, Jumat, (12/3/2021) malam.

Karena itu, Pemerintah Aceh sangat mendukung digelarnya Forum Bahtsul Masail Ulama Dayah Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh itu dihadiri para ulama pimpinan dayah se Aceh dan sejumlah narasumber dari unsur Pemerintah Aceh, dayah dan perguruan tinggi.

Forum tersebut mengangkat tema “Sanksi adat dan penghakiman massa terhadap pelanggaran syariat Islam di Aceh menurut perspektif fikih”. Tujuan digelarnya forum itu di antaranya agar melahirkan solusi atas sejumlah persoalan keagamaan di masyarakat, agar masyarakat memahami terkait persoalan kekinian tentang fikih Islam dan juga untuk memperkuat silaturahim antar ulama dan santri dengan Pemerintah Aceh.

Baca juga: BMKG Lakukan Rukyat Hilal Awal Sya’ban 1442 H pada Ahad

“Kami bersyukur, malam ini ulama-ulama besar se-Aceh telah berhadir di tempat ini, dalam rangka memperkuat peran tersebut sekaligus membangun sinergitas dan komitmen bersama mewujudkan kemaslahatan ummat yang lebih baik di masa-masa yang akan datang,” ujar Bukhari.

Bukhari juga mengatakan, Pemerintah Aceh memberikan apresiasi yabg tinggi kepada para ulama atas dedikasi dan pengabdian dalam memajukan pendidikan Islam di Aceh.
Baca juga: Akhir 2021, Mesjid Giok Jadi Destinasi Wisata Islami Baru di Aceh

- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here