Beranda blog Halaman 2250

Tinjau Pasar, Disperindag Aceh: Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil dan Stok Memadai

0

Nukilan.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh bersama Tim Satgas Pangan dan Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh meninjau harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang meugang (hari pemotongan hewan) Ramadhan tahun 2021.

“Secara keseluruhan harga kebutuhan pokok yang kami pantau masih stabil dan stok tersedia cukup di pasaran,” kata Kepala Disperindag Aceh Mohd Tanwier, di Lambaro, Aceh Besar, Kamis, (1/4/2021).

Pernyataan itu disampaikannya di sela memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Lambaro Aceh Besar yang turut dihadiri Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani, Wadir Reskrimsus Polda Aceh AKBP Hairajadi, dan Pemimpin Kanwil Bulog Aceh Irsan Nasution, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh.

Tanwier menjelaskan tinjauan pasar yang dilakukan tersebut merupakan bagian memastikan harga barang tersedia dengan cukup dan harga tetap stabil.

Menurutnya, persediaan barang kebutuhan pokok hingga saat ini masih sangat cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok, sebab semua kebutuhan tersedia dengan cukup di pasaran,” ujarnya.

Wadir Reskrimsus Polda Aceh AKBP Hairajadi menyatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok guna memastikan harga tetap stabil.

Dalam tinjauan pasar tersebut, tim juga meninjau ketersediaan beras di gudang Perum Bulog Provinsi Aceh di Lambaro, Aceh Besar.[antara]

Mendagri: Pembentukan Tim Terpadu Efektif Tangani Konflik Sosial

0

Nukilan.id – Mengelola dan memitigasi isu yang berpotensi menimbulkan konflik sosial penting untuk dilakukan dlaam menangani konflik soaial. Dalam pelaksanaannya perlu kerja sama, soliditas dan sinergitas antara pemerintah pusat, daerah serta seluruh elemen masyarakat.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam penutupan Rapat Kerja Tematik Program dan Kegiatan dengan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Daerah, di Gedung Mahligai, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis, (1/4/2021).

Mendagri menjelaskan, hal pertama yang perlu dibentuk adalah kelembagaan, dalam hal ini Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial.

“Ini harus dijalankan paling tidak 3 bulan ke depan, lalu dievaluasi, daerah mana saja yang sudah atau belum memiliki tim ini. Unsurnya bisa dari Polri, TNI atau tokoh masyarakat,” ujarnya.

Berikutnya, kata Mendagri, di bawah tim itu juga perlu dibentuk 3 sub tim. Pertama, sub tim pencegahan konflik sosial. Unsurnya bisa diisi dari Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) atau Kesatuan Bangsa, maupun TNI. Tugasnya, kata Mendagri, untuk menginventarisir potensi konflik di daerah dan mengawal skala prioritas yang kiranya dapat menimbulkan konflik.

“Jadi mungkin 70 persen penanganan konflik sosial adalah pencegahan,” katanya.

Kedua, sub tim penghentian konflik. Ketika konflik sudah tidak dapat dicegah, maka penghentian harus cepat dilakukan. Unsurnya, kata Mendagri, dapat berasal dari Polri, karena sudah masuk dalam penegakan hukum. Sedangkan unsur dari TNI, Satpol PP dan Linmas dapat bergabung. Kemudian juga perlu melakukan pelatihan pengamanan bersama di tingkat provinsi, kabupaten/kota dalam upaya penghentian kekerasan.

Ketiga, tim pemulihan. Tugasnya adalah melakukan rekonsiliasi melalui mediasi,  kemudian rehabilitas dan rekonstruksi. Unsur di dalamnya dapat berasal dari Kesbangpol maupun tokoh masyarakat.

Terakhir, Mendagri berpesan tentang pentingnya mengelola isu konflik sosial. Apalagi proses pembangunan sangat bergantung pada situasi yang aman dan kondusif.

“Rekan-rekan yang menilai potensi konfliknya, perkuat di pencegahan dan simulasi untuk penghentian kekerasan,” ungkapnya.[Puspen Kemendagri]

13 Perusahaan Palsukan Izin OJK, Termasuk PT. Bank Syariah Aceh

0

Nukilan.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan ada 13 perusahaan atau entitas keuangan yang memiliki dokumen izin palsu OJK, salah satunya PT. Bank Syariah Aceh dengan pemalsuan surat tanda terdaftar agen penjamin.

Direktur Hubungan Masyarakat Darmansyah menegaskan OJK tidak menerbitkan izin pada 13 perusahaan yang dimaksud.

“OJK mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati atas kebenaran informasi entitas yang mengaku telah memperoleh izin usaha atau terdaftar dari OJK,” ujar Darmansyah dalam keterangannya, Kamis (1/4/2021).

Darmansyah mengatakan informasi lembaga jasa keuangan yang telah mendapatkan izin usaha atau terdaftar di OJK bisa dicek melakukan nomor telepon 157 yang merupakan layanan OJK-157.

Adapun berikut ini 13 daftar perusahaan yang memiliki dokumen izin palsu OJK:

  1. Adiputra Investasion – Pemalsuan Izin Usaha Perusahaan Pialang Asuransi.
  2. Rendieka Investasion/Rendieka Investation – Pemalsuan Izin Usaha Perusahaan Pialang Asuransi.
  3. Arvirto Ariezki A/Sahabat Investing/Adiferdiansyah Investment – Pemalsuan Izin Usaha Perusahaan Pialang Asuransi.
  4. PartyZoo – Pemalsuan Izin Produk Investasi/Asuransi.
  5. Pintu Investasi/PT Dana Syariah Indonesia/Pintu Crypto Investasi – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading/Investasi Dana.
  6. PT Swing Trading Indo – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading.
  7. PT Trade In Plus – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Dana Online/Investasi Trading.
  8. Saham Talk Indonesia (STI Investasi) – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading/Investasi Dana.
  9. PT Trader Binomo Indonesia – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading.
  10. Bareksa Investasi – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading/Investasi Dana.
  11. PT Investasi Trading Sukses – Pemalsuan Izin Usaha Investasi Trading.
  12. Peluang Investasi Emas – Pemalsuan Izin Usaha Titip Dana/Modal.
  13. PT Bank Syariah Aceh – Pemalsuan Surat Tanda Terdaftar Agen Penjamin.

Pengecekan bisa juga dilakukan melalui WhatsApp resmi dengan nomor telepon 081 157 157 157. Ataupun melalui email konsumen@ojk.go.id. [detikFinance]

Pengumuman, Nomor: PENG-3/MS.312/2021, Tentang, Hati-Hati Terhadap Pemalsuan Izin Usaha yang Mengatasnamakan OJK

Kadislitbangad Verifikasi Rompi Tahan Peluru dan Helm Militer Buatan Dalam Negeri

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, melakukan verifikasi produk dalam negeri J-FORCES Group yang membangun keunggulan dengan produk berkualitas berupa rompi tahan peluru level IV dan helm militer level IIIA buatan dalam negeri yang diproduksi oleh PT. Ridho Agung Mitra Abadi di workshopnya, Penjaringan Jakarta Utara, pada Rabu (13/3/2021).

Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, merasa bangga dan kagum setelah melihat dan meninjau secara langsung, tahap pertahap untuk meyakinkan workshop produksi rompi tahan peluru level IV dan helm militer level III A.

“Kami menilai sejauh mana langkah-langkah yang dilakukan oleh PT. Ridho Agung Mitra Abadi sebelum memverifikasi produk tersebut sebagai syarat untuk memperpanjang sertifikasi yang telah dikeluarkan, “ jelas Terry Tresna dalam keterangan tertulis Dislitbabgad kepada Nukilan.id, Kamis (1/4/2021).

Kadislitbangad meninjau dan melihat secara langsung bukan hanya melihat dalam paparan yang disampaikan, ternyata hasilnya luar biasa, hal ini beralasan karena produk dalam negeri ternyata tidak kalah bagusnya secara kualitas dengan produk luar negeri.

“Standar-standar yang dipakai sekarang diharapkan perlu peningkatan terus secara inovatif terutama kualitasnya dan menyesuaikan secara adaptif terhadap perkembangan di negara kita ini, misi Angkatan Darat adalah terwujudnya TNI AD yang profesional dan modern yang memiliki kemampuan proyeksi regional serta mampu berkomitmen secara global serta adaptif,” imbuhnya.

Lebih lanjut diungkapkan, dengan adanya rompi tahan peluru level IV dan helm militer level III A, para prajurit ke depan semakin nyaman dan aman dalam menghadapi tantangan pelaksanaan tugas sehingga dengan perlengkapan yang digunakan prajurit secara aman dan nyaman menambah tingginya moril prajurit dalam pelaksanaan tugas.

Dalam peninjauan di lapangan Kadislitbangad mengapresiasi, ternyata J-FORCES Group membangun keunggulan dengan produk berkualitas.

PT. Jala Berikat Nusantara Perkasa (PT. JBNP) yang mengusung kendaraan taktis sebagai produk unggulan serta telah mendapat sertifikat tipe dari Puslaik Kemenhan meliputi kendaraan angkut personel, kendaraan multi guna (MPV, kendaraan dapur lapangan maupun kendaraan VVIP.

Pada kesempatan yang sama pihak manajemen memaparkan tentang J-FORCES Group dan segenap jajaran manajemen J-FORCES Group yang membawahi dua perusahaan PT. JBNP dan PT. Ridho Agung Mitra Abadi (PT. RAMA).

Kedua perusahaan tersebut merupakan industri swasta nasional dibawah pembinaan Kementerian Pertahanan dan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), selalu berkomitmen untuk menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar bagi pengguna, sesuai visi dan misi perusahaan yang telah mendapatkan Sertifikat ISO 9001-2015.

Wakil Direktur PT. RAMA, Subiyono mengatakan bahwa, peninjuan ini merupakan momen yang sangat penting untk mendapatkan masukan-masukan, agar produk-produknya dapat memenuhi kebutuhan yang diharapkan oleh TNI.

“Kami akan terus berinovasi agar produk-produk yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan dan tantangan tugas TNI kedepan dengan kualitas setara prosuksi luar negeri serta membangun industri pertahanan dalam negeri yang mandiri, meminimalkan ketergantungan dari produk luar negeri,” ujarnya,

Sebelum mengakhiri peninjauan, Kadislitbang mencoba Atmospheric Water Generator yaitu mesin penghasil air minum dari udara, dari pabrikan Watergen yang akan dikembangkan sebagai penunjang operasional militer, juga mencoba kendaraan Armored Personnel Carrier (APC), ILSV, 4×4, 4.500cc, J-FORCES struktur dan integrasi sistem sepenuhnya yang didesain dan diproduksi oleh J-FORCES Group. [Dispenad]

2.434 Calon Jemaah Haji Aceh Sudah Vaksinasi Covid-19

0
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani

Nukilan.id – Sebanyak 2.434 Calon Jamaah Haji (CJH) Aceh sudah vaksinasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dosis pertama. Sementara para lanjut usia (Lansia) non CJH yang sudah menerima suntikan vaksin Sinovac mencapai 2.115 orang. Sedangkan petugas pelayan publik yang sudah divaksin sebanyak 43.154 orang. 

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Kamis (1/4/2021).

“Vaksinasi bagi semua kelompok sasaran relatif lancar dan nyaris tanpa kejadian ikutan paska imunisasi serius. Meski ada yang sempat dirawat di rumah sakit sesaat saja dan kemudian dibolehkan pulang tanpa keluhan lanjutan,” tuturnya.

Juru Bicara Pemerintah Aceh yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, yang dikategorikan CJH itu terdiri dari  kelompok umur 60 tahun ke atas yang  disebut Lansia dan kelompok umur di bawah 60 tahun yang disebut kelompok rentan. Mereka akan rentan terserang virus corona di luar negeri.

Berdasarkan catatan kuota haji, jumlah CJH Aceh tahun 2021 sebanyak 4.191 orang. CJH yang sudah vaksinasi vaksin Sinovac dosis pertama hingga 31 Maret 2021 sebanyak 2.434 orang atau 58,1 persen, dan yang sudah selesai vaksinasi dosis kedua baru 39 orang. Vaksinasi dosis kedua dilakukan 14 – 28 hari setelah dosis pertama diterima, jelas SAG.

Jubir SAG menghimbau CJH yang belum divaksin melakukan registrasi dan vaksinasi di Puskesmas, klinik kesehatan, atau rumah sakit terdekat dengan tempat tinggalnya. Registrasi sebaiknya pada sarana pelayanan kesehatan yang menerbitkan surat keterangan sehat sebelumnya, karena bio datanya sudah tercatat di sana, tambah SAG.

“Para CJH sebaiknya mempersiapkan diri sejak dini karena proses pembentukan antibodi spesifik paska vaksinasi Covid-19 membutuhkan waktu agak lama,” katanya.

Sementara itu, para Lansia lainnya sudah melakukan vaksinasi Sinovac dosis pertama sebanyak 2.115 orang, dan yang sudah menerima suntikan dosis kedua baru 67 orang. Progres vaksinasi para Lansia ini perlu dipacu lagi karena target sasarannya mencapai 435.651 orang di Aceh.

Selanjutnya SAG melaporkan, petugas pelayanan publik yang telah divaksin dosis pertama sebanyak 43.154 orang, atau 9,0 persen dari target sasaran yang mencapai 478.489 orang.

Lebih lanjut ia menengarai, target vaksinasi bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Aceh sudah mencapai 99,8 persen dari total sasaran yang mencapai 56.470 Nakes. Rinciannya, Nakes yang sudah vaksinasi dosis pertama sebanyak 56.333 orang dan yang sudah menuntaskan dosis kedua sebanyak 49.279 orang.

Kasus Covid-19

Kemudian, SAG  mengabarkan kondisi terakhir penanganan Pandemi Covid-19 di Aceh, per tanggal 1 April 2021. Secara akumulatif, kasus Covid-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.903  kasus/orang. Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 8.058 orang. Penderita dalam perawatan sebanyak 1.450 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 395 orang.

Ada penambahan 11 kasus baru terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Para penderita Covid-19 tersebut terdiri dari warga Kota Banda Aceh sebanyak lima orang, dan warga Bireuen tiga orang. Tiga orang lainnya masing-masing warga Aceh Utara, Pidie, dan Kota Sabang.

Pada kurun waktu yang sama, 24 jam terakhir, pasien Covid-19 dilaporkan sembuh bertambah satu orang, yakni warga Kota Lhokseumawe, dan tidak ada laporan penambahan penderita Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir.

“Yang meningal dunia tidak ada,” tegas SAG. 

Sementara kasus-kasus probable secara akumulatif sebanyak 672 orang, yang meliputi 602 orang sudah selesai isolasi, 12 orang sedang isolasi di rumah sakit, dan 58 orang meninggal dunia. Kasus probable merupakan kasus-kasus yang menunjukkan indikasi kuat sebagai Covid-19, urai SAG.

Sedangkan kasus suspek secara akumulatif tercatat sebanyak 7.110 orang. Suspek yang telah selesai melakukan isolasi sebanyak 6.989 orang, sedang isolasi di rumah sebanyak 82 orang, dan sebanyak 39 orang sedang menjalani isolasi di rumah sakit, tutup SAG.[]

GASS Nyatakan Dukung Proyek IPAL di Gampong Pande

0

Nukilan.id – Gerakan Aneuk Sadar Sejarah (GASS) mendukung upaya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) selama itu tidak mengganggu situs cagar budaya di kawasan Gampong Pande, Kecamatan Kuta Radja, Kota Banda Aceh.

Hal itu disampaikan GASS dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digagaskannya pada Rabu (31/3/2021) malam, di Café Nanggroe kawasan Batoh, Lueng Bata Kota Banda Aceh.

“Malam ini kita tahu apa yang terjadi sebenarnya. Kita dukung upaya pemerintah agar dapat dilanjutkan, sepanjang itu tidak mengganggu situs cagar budaya,” kata Ilham Rizky selaku moderator dalam acara FGD tersebut.

Ilham juga mengatakan, pihaknya akan mengambil langkah membantu pemerintah Kota Banda Aceh dalam mensosialisasikan IPAL terlebih dahulu kepada masyarakat.

Penyataan dukungan GASS tersebut setelah mendengar beberapa penjelasan dari para Narasumber, salah satunya penjelasan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman terkait bagaimana mekanisme dan keterlibatan Pemko dalam proyek IPAL.

Aminullah menjelaskan, semenjak ia dilantik jadi wali kota bersama wakilnya, Zainal Arifin pada pertengahan 2017 lalu, dirinya adalah yang pertama menghentikan sementara proyek pengolahan limbah tersebut, dan meminta untuk dilakukan penelitian lebih lanjut terkait penemuan benda bersejarah di kawasan Gampong Pande.

“Saya turut mengapresiasi upaya baik adik-adik mahasiswa yang mau duduk berdiskusi langsung membahas polemik yang tengah bergulir saat ini,” ujar Aminullah.

Aminullah menjelaskan bahwa ia telah meneken surat minat penyelamatan situs sejarah dengan pihak pusat, melalui Dinas PUPR juga sudah ada master plan apabila proyek ini berminat dilanjut.

“Sampai hari ini tidak ada hal yang saya khawatirkan dari protes warga terkait IPAL, saya menyambut baik hal itu. Warga yang sadar dan peduli akan sejarah itu yang kita harapkan,” ujarnya.

Maka dari itu, Aminullah mengatakan bahwa, ada itikad baik dari Pemerintah Kota untuk melestarikan peninggalan sejarah yang ada di Kota Banda Aceh.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRK, Teuku Arief Khalifah juga mengutarakan bahwa terkait IPAL selama ini, warga dan pemerintah hanya miss komunikasi saja. Niat Pak Wali sangat ingin melindungi sejarah. Kita harus pahami dulu apa itu IPAL, turun ke lokasi dan lihat langsung.

“Jika ada pihak yang mengatakan di sana kita bangun proyek pembuangan tinja, itu salah besar karena IPAL itu mengolah limbah jadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan lagi. Yang keluar nanti air yang bahkan bisa untuk cuci muka. Jadi ayo kita bahas dengan data secara sehat,” kata Teuku Arief

Master of Engineering alumni University of Adelaide, Australia ini, juga menjelaskan bagaimana proses kerja dari IPAL itu sendiri.

“IPAL adalah sistem pengolahan air limbah. Masuk berupa tinja, ada sekat bakteri dan berupa air kotor, dan di kompartemen ke tiga itu berupa air kotor, dan ke empat itu sudah jadi air bersih yang bisa kita cuci muka malahan. IPAL bukan septic tank,” kata Teuku Arief, yang juga mantan konsultan sanitasi kementrian PUPR.

“IPAL ini lingkungannya hanya 3 hektar, bangunannya 3000 m. Dan penemuan enam nisan ‘bersejarah’ juga telah dipindahkan sesuai dengan syariat Islam,” sambungnya.

Selain itu, Ketua Yayasan Warisan Aceh Nusantara (WANSA), Dr. Husaini Ibrahim MA juga menjelaskan teknis penelitian IPAL di gampong Jawa. WANSA melakukan pemetaan Zonasi terhadap situs-situs bersejarah yang terdapat d Gampong Pande dan Gampong Jawa.

“Untuk menggali data arkeologi ada beberapa sistem yg diterapkan. Pertama itu Survey lapangan, kemudian survey bawah tanah, dan ada juga survey bawah air. Kita menggunakan alat sederhana dan juga modern,” ungkapnya.

Husaini juga memaparkan tentang metodologi hingga penggunaan alat dalam penelitian yang dilakukan untuk persoalan situs sejarah.

Kemudian, Mewakili Civil Sosiety, Mantan Ketua Forum Pasca Sarjana Unsyiah, Mulizar juga mengatakan hal yang sama.

“Yang jelas kacamata kami aktivis, yaitu mendatangkan uang dari pusat ke Banda Aceh ini tidak mudah. Mempercantik Banda Aceh ini tidak mudah dan memerlukan dana yang besar. Kita harus dewasa menyikapi polemik ini,” ungkapnya.

Mengenai tentang adanya pertentangan dalam persoalan pembangunan, Mulizar sempat menjabarkan kisah perbedaan pendapat ummat Islam di masa pasca Rasullullah. Bahkan Mulizar menyebutkan bahwa adanya perbedaan perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah.

“Proyek IPAL di Kota Mekkah bahkan Pengelolaan Air Limbah di bawah Mesjidil Haram, karena Mesjidil Haram adalah lokasi paling rendah di Kota Mekkah,”jelas Mulizar.

Dalam acara FGD tersebut ikut dihadiri, Kadis PUPR T Jalaluddin, Kadis PK Saminan, Kadis Pariwisata Iskandar, Kabag Pembangunan Ambia, serta Kabag Prokopim (Humas) Said Fauzan, Ketua Yayasan Aceh Kreatif Delky Nofrizal, puluhan mahasiswa, warga kota, dan para aktivis bidang terkait.[]

Kasad Pimpin Sertijab Pejabat Utama TNI AD

0

Nukilan.id – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) beberapa pejabat utama di jajaran TNI AD, bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Acara tersebut dihadiri oleh pejabat teras di lingkungan Mabesad dan Ketua Umum beserta para pengurus pusat Persit KCK.

Baca juga: Kadispenad Brigjen Nefra Firdaus Dimutasi, Diganti Kolonel Tatang Subarna

Berikut jabatan yang diserahterimakan meliputi:

  • Asops Kasad dari Mayjen TNI Surawahadi, S.IP, M.Si kepada Mayjen TNI Eka Wiharsa.,
  • Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E. kepada Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H.,
  • Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Totok Imam Santoso, S.IP., S.Sos., M.Tr. (Han) kepada Brigjen TNI Candra Wijaya.,
  • Kapushubad Mayjen TNI Wahyu Agung Prayitno, S.Pd., M.Pd. kepada Brigjen TNI Masri, S.Sos.,
  • Danpusintelad dari Brigjen TNI Sonny Aprianto, S.E., M.M. kepada Brigjen TNI Sudarji,
  • Dirkuad dari Brigjen TNI Temas, S.Sos., M.M. kepada Kolonel Cku Tony Suherman, S.Sos.,
  • Kadispenad dari Brigjen TNI Nefra Firdaus, S.E., M.M. kepada Kolonel Inf Tatang Subarna.,

Baca juga: Brigjen TNI Nefra Firdaus Mohon Diri dan Ucapkan Terima Kasih

Acara Sertijab sekaligus dirangkai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua Persit KCK oleh masing-masing Ketua Persit yang melaksanakan serah terima.[Dispenad]

Baca juga: Owner Media Dialeksis Silaturrahmi dengan Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus

FMIPA USK Latih Para Guru Biologi Tingkat SMA di SMAN 7 Banda Aceh

0

Nukilan.id – Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK), bekerja sama dengan SMA Negeri 7 Banda Aceh, mengadakan pelatihan terhadap para guru Biologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Banda Aceh, Kamis (1/4/2021).

Ketua Jurusan Biologi FMIPA USK Dr. Dahlan, M.Hut mengatakan bahwa, dosen perlu melakukan Tri Darma Perguruan Tinggi, salah satunya dengan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan tiap semester. Pada tahun 2021, kegiatan ini diadakan di SMAN 7 dan SMA Lab School di Kota Banda Aceh dan diikuti oleh 20 orang guru Biologi yang berasal dari berbagai sekolah di Banda Aceh.

Dahlan menyampaikan bahwa, kegiatan peningkatan kapasitas pengabdian ini tidak hanya di adakan di Kota Banda Aceh.

“Tahun-tahun sebelumnya kami juga mengadakan pengabdian di Kabupaten Aceh Jaya dan Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan seperti ini diharapkan akan terus berkelanjutan dan bisa mencapai seluruh SMA di Aceh,” ujarnya.

Ia juga berharap, semoga kegiatan yang laksanakan oleh jurusan Biologi FMIPA USK ini bisa meningkatkan kapasitas teori maupun kemampuan praktikum dari para guru di sekolah.

Sementara itu, Kepala sekolah SMA Negeri 7 Banda Aceh, Dr. Erlawana, M. Pd mengatakan bahwa, pelatihan yang dilaksanakan oleh Jurusan Biologi FMIPA USK, sangat bagus dan bermanfaat bagi sekolah-sekolah, terutama untuk peningkatan kualitas pembelajaran bagi para guru Biologi dalam melaksanakan pembelajaran di kelas dan di Labotarium.

Ia berharap, semoga kerjasama ini dapat berlangsung dan berkesinambungan, sehingga dapat di terapkan di lingkungan pengajaran di kelas, sehingga siswa yang selama ini hanya mengetahui tentang teori, bisa langsung mempraktekan dalam pembelajaran.

Erlawana menyebutkan, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas guru dalam mutu pembelajaran. Karena di soal Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang sering muncul bukan hanya teori, tapi juga analisis baik gambar maupun bagan.

“Dengan adanya praktikum yang di lakukan oleh guru, maka siswa akan teringat menjelang ujian nanti,” ujarnya.

Selain itu, Ketua penyelenggara dari Jurusan biologi FMIPA USK Dr. Lenni Fitri, M.P, mengatakan bahwa, kegiatan peningkatan kapasitas mata pelajaran Biologi terhadap para guru akan di adakan didalam ruangan Labotarium Biologi SMAN 7 dan juga di lapangan. Pemberi materi dalam pelatihan tersebut merupakan dosen-dosen yang sangat berkompeten dibidangnya masing-masing.

“Kegiatan ini diadakan secara gratis oleh pihak Jurusan Biologi FMIPA USK dan tidak di pungut biaya, semoga dengan kegiatan yang kami laksanakan bisa melahirkan guru-guru yang berkompeten, dan bisa memberikan ilmu kepada siswa dengan sebaik mungkin,” lanjut Lenni.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Jurusan Biologi FMIPA USK, Sekretaris Jurusan Biologi FMIPA USK, Para Dosen Jurusan Biologi FMIPA USK, Kepala SMAN 7 Banda Aceh, dan Para Guru Biologi se-Kota Banda Aceh dan se-Kabupaten Aceh Besar.[]

Keadaan 9 Burung Langka dari Rumdis Wagub Aceh, BKSDA: Kondisinya Baik-Baik Saja

0
Foto: Tribunenews/Serambi

Nukilan.Id – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto menyampaikan, 9 satwa jenis burung yang disita BKSDA dari rumah dinas wakil Gubernur Aceh, kini masih ditahap opservasi.

Agus Arianto menyebut dari pantauan dokter medis hewan BKSDA, ataa Burung Julang Emas, Elang Hitam, Elang Bondol Elang Brontok, kondisinya baik-baik saja.

“Dokter terus melakukan pemantauan dan observasi sambil menunggu kelayakan untuk pelepasan,” kata Agus Arianto kepada Nukilan.id, Kamis (1/4/2021).

Dijelaskan Agus Arianto, hingga kini pihak BKSDA belum dapat memastikan pelepasan 9 satwa langka yang dilindungi tersebut.

“BKSDA belum bisa menargetkan kapan waktu pelepasannya. Kita contohkan dengan satwa lain, masih banyak juga belum kita lepaskan,” ujarnya.

Kondisi Burung Julang dan Elang–lanjutnya–bagus dan makin sehat, Sampai sekarang, 9 burung masih berada di bawah pengawasan BKSDA dan selalu dipantau.

BKSDA menjemput 9 ekor burung milik Gubernur Aceh Nova Iriansyah di Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis (11/3/2021) silam. Burung tersebut disebut langka dan dilindungi. Kesembilang Burung adalah Burung Julang Emas (Rhyticeros Undulatus), seekor Elang Hitam (Uctinaetus Malaynesis), 3 ekor Elang Bondol (Haliatur Indus) dan 3 ekor Elang Brontok (Nisaetus Chirrhatus).[][]

Reporter: Irfan

Wamenkeu: Pemulihan Ekonomi Indonesia Lebih Baik dari Negara Lain

0
Foto: Ilustrasi

Nukilan.id – Pemerintah menyebut Indonesia memiliki pijakan yang baik untuk mendorong pemulihan ekonomi dari krisis pandemi Covid-19. Pada tahap awal pemerintah melanjutkan proses pemulihan ekonomi melalui berbagai kebijakan prioritas pada tahun ini.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah juga berupaya mendorong perekonomian domestik. Seluruh tantangan ini atau game changer akan dilakukan dengan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang disertai dengan sinergi kebijakan dengan otoritas moneter maupun keuangan.

“Apa game changer kita pada 2021? Nomor satu game changer yang pertama adalah intervensi kesehatan, vaksinasi gratis adalah salah satu bentuknya,” ujarnya saat acara Temu Stakeholder Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (1/4).

Menurutnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terkontraksi lebih baik dari negara lain ini, sehingga akan menjadi pijakan yang bagus untuk semakin memulihkan perekonomian ke depan menjadi lebih cepat.

“Kontraksi Indonesia tidak sedalam negara lain jadi kita punya pijakan yang bagus. Kalau kita lihat Indonesia minus 2,1 persen. Negara lain yang lebih dalam kontraksinya dari Indonesia berarti pijakannya lebih berat,” ucapnya.

Meski demikian, pemerintah tetap waspada terhadap segala tantangan dan risiko perekonomian. Hal ini mengingat mayoritas negara tetangga dan negara anggota G20 terkontraksi lebih dalam, sehingga proses pemulihannya diperkirakan akan lebih lama dibandingkan Indonesia.

“Pijakan kita oke, kita punya pijakan. Oleh karena itu, kita melihat tahun ini pemulihan ekonomi harus jalan terus. Kita harus optimistis, namun kita harus tetap waspada,” ucapnya.

Selanjutnya, pemerintah juga berupaya membuat APBN tetap fleksibel untuk pemulihan perekonomian. Selain itu, Suahasil melanjutkan pemerintah juga melakukan reformasi struktural dengan UU Cipta Kerja.

“Sehingga ketika nanti intervensi kesehatannya, vaksinasinya membaik, survival kit membaik, lingkungan usahanya juga membaik,” ucapnya.

Pada tahun ini pemerintah menargetkan ekonomi mampu tumbuh 4,3 persen hingga 5,5 persen. Dalam APBN 2021, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar lima persen.

Dalam APBN juga terdapat kebijakan strategis untuk mendukung pemulihan yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, pariwisata, bidang teknologi informasi dan komunikasi, serta infrastruktur.

“Itulah desain dasar dari APBN 2021 yang kalau kita lihat meskipun di tengah-tengah penerimaan turun namun belanja tetap kita naikkan. Ini untuk mendorong konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi sektor publik,” ucapnya.

Pada tahun ini belanja negara ditargetkan sebesar Rp 2.750 triliun dengan realisasi hingga akhir Februari sebesar Rp 282,7 triliun atau tumbuh 1,2 persen (yoy) dibandingkan periode sama 2020 sebesar Rp 279,4 triliun.[]

Sumber: Republika