Beranda blog Halaman 1974

MQK II Aceh Ditutup Malam ini, Panitia: Alhamdulillah Acara Lancar

0
Asisten I Pemerintahan Aceh (Foto: Dok.Nukilan)

Nukilan.id – Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) ke- II Aceh tahun 2021 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA) akan ditutup pada Sabtu (16/10/2021) malam, di Asrama Haji Banda Aceh.

“Alhamdulillah kegiatan MQK berjalan lancar tanpa ada kendala semua sesuai dengan scedul yang sudah diatur. Sekarang kita sedang mempersiapkan acara untuk penutupan nanti malam,” kata panitia keamanan MQK, Iyan kepada Nukilan.id di Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021).

Selain itu, ia mengatakan bahwa, selama acara berlangsung, keamanan dilokasi MQK sangat ketat, termasuk bagi semua peserta wajib melengkapi surat bebas Covid-19, karena mengingat masih dalam situasi pandemi.

“Karena mengingat kondisi yang masih pandemi ini berlaku sebagai syarat untuk peserta agar bisa ikut lomba. Untuk keamanan lainnya kita juga meminta bantu kepada Satpol PP dan WH,” ujar Iyan selaku panitia keamanan di MQK.

Saat ini, kata dia, para juri sedang mempersiapkan hasil kualifikasi peserta MQK untuk diumumkan malam ini pada saat acara penutupan.

Reporter: Hadiansyah

Malam Ini MQK ke-II Ditutup

0
(Foto: Dok.Nukilan)

Nukkilan.id – Penutupan Musabaqah  Qiraatul Kutub ke- II tahun 2021 Dinas Pendidikan Dayah Aceh (DPDA) akan dilaksanakan pada Sabtu Malam (16/10/2021) di Asrama Haji Banda Aceh.

“malam ini akan dilaksanakan penutupan, sekalian dengan pembagian hadiah”. Kata Irwan, S.Hi MSi Kepala Pemberdayaann Santri  DPDA  di Asrama  Haji Banda Aceh, Sabtu, (16/10/2021).

Kepala Pemberdayaann Santri  DPDA  Irwan, S.Hi MSi menjelaskan, tinggal menunggu hasil dari seluruh Dewan Hakim untuk  duduk  bersama dan menentukan siapa saja yang menjadi pemenang.

Sedangkan dari Penentuan pemenang (Pembaca terbaik)  sebagai  hasil Akhir MQK di tentukann Oleh nilai tertinnggi yang diberikan oleh dewan Hakim. Jelasnya

Kata  dia – irwan , Hasil dari penilaian Dewan Hakim, langsung di bawa dalam  Rapat Pleno setelah itu baru mendapatkan hasil siapa saja  peserta yang  menndapatkan juara. Dari jumlah dewan hakim 40 orang, di masing-masing  cabang lomba  4 orang, 3 dewan hakim dan satu Panitra untuk menilainya.

Dari keseluruhan penilaian untuk kejuaraan nantinya, murni dari penilaian dewan hakim, tidak ada campur tangan dari Dinas ataupun intervensi dari pihak manapun. Ungkapnya

Irwan berharap, apapun hasil yang dinilai oleh dewan  hakim, maka berbesar hati untuk menerima itu semua, “kami selaku  pelaksana percaya kepada dewan hakim secara independen dalam pelaksanaan lomba ini”.

Dan kepada Peserta yang mendapatkan kesempatan untuk juara, jangan terlalu berbangga hati, terus belajar dengan giat sehingga bisa di pertahankan kejuaraannya, dikarnakan event ini akan di lanjutkan keikut sertaan di tingkat Nasioanal.

Untuk peserta yang  belum  mendapatkan juara, jangan berkecil hati terus semangat untuk belajar, agar dilain waktu bisa mendapatkan, sehingga perlombaan ini bisa di jadikan pengalaman dan pelajaran untuk mengikuti perlombaan selanjutnya 2 tahun yang akan datang. Ucap irwan

Lanjut dia- irwan, dari tata cara pelaksanaan Musabaqah Qiraatul  Kutub ke-II tahun 2021 dilakukan dalam dua babak diantarnya, babak penyisihan dan babak final, babak penyisishan dilakukan oleh seluruh peserta MQK dan Pidato berdasarkan nomor urut peserta yang diperoleh melalui undian yang dilakukan sebelum pelaksanaan musabaqah.

Sedangkan dari babak final diikuti oleh peserta terbaik  berdasarkan hasil penilaian pada babak  penyisishan sebanyak 12 orang untuk masing-masing bidang Musabaqah, terdiri dari  6 orang peserta putera terbaik  dan 6 orang peserta puteri terbaik. Tuturnya [Jr]

Babak Kualifikasi MQK II Aceh Rampung, Azhari Ucapkan Terima Kasih

0
Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Babak kualifikasi lomba Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Aceh yang dilaksanakan di Kompleks Asrama Haji Embarkasi Aceh telah masuk tahap final, Sabtu (16/10/2021). Pihak penyelenggara dan panitia telah menentukan para kafilah yang berhak tampil di babak final.

Sekretaris Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Azhari dalam keterangannya mengatakan, hasil kualifikasi hari ini sudah diumumkan oleh masing-masing dewan juri dari 10 cabang yang diperlombakan.

“Insya Allah malam ini akan diumumkan para pemenang oleh dewan hakim. Keputusan dewan hakim telah mutlak, bersikap fair dan tidak dapat diganggu gugat,” ujar Azhari.

Azhari yang juga Ketua KONIRI Aceh ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, khususnya kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan partisipasi seluruh pihak penyelenggara. Termasuk kepada alim ulama beserta pimpinan dayah se-Aceh yang telah berkontribusi penuh dalam mendukung pelaksanaan MQK II Aceh.

Sehingga pelaksaan MQK II Aceh berlangsung sukses dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Kendati demikian, tak menyurutkan semangat para kafilah-kafilah yang terus bersaing dalam setiap perlombaan.

Azhari berharap, menang atau kalah bukanlah ukuran, akan tetapi ikatan ukhuwah dan silaturrahim antar sesama santri dayah terus terjalin.

“Harapan kita, ajang dua tahunan MQK ini disamping untuk menjaga tali silaturrahim. Juga menjaga dan melestarikan tradisi membaca kitab kuning sebagai khazanah keilmuan bagi santri dayah,” kata Azhari. []

Ketua NasDem Aceh Ucapkan Terima Kasih Kepada Mualem

0
Ketua DPW Nasdem Aceh Taufiqulhadi. (Foto: Detik)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh menyambut hangat atas ditetapkan Aceh sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2024.

Atas prestasi yang membanggakan itu, Ketua Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem).

“Semoga PON di Aceh nantinya juga akan berlangsung dengan sukses, bahkan jika bisa lebih baik dari daerah-daerah lainnya,” harap Taufiqulhadi.

Selain itu, dia menyampaikan bahwa, PON Aceh-Sumut nanti akan diresmikan oleh Presiden RI terpilih pada pemilu tahun 2024. dan dengan demikian suasana Aceh akan jauh lebih meriah, karena pemilu dan ada persiapan PON 2024.

Sebab itu, Taufiqulhadi berharap, kedua event itu akan berlangsung sukses dan nantinya akan dipandu oleh Pj. Gubernur Aceh.

“Saya berharap juga, Pj Gubernur Aceh nanti adalah salah seorang sosok figur yang fokus dan gigih. Sehingga bisa memadukan keduanya dengan baik,” pungkasnya. [red]

DPC Demokrat Banda Aceh Kenalkan “Dasar Politik” untuk Kader Pemula

0
Pembekalan kader Partai Demokrat Banda Aceh. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Banda Aceh menggelar “Pendidikan Dasar Politik” kepada pengurus, Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC), dan simpatisan Demokrat di Lantai III Kantor DPC Demokrat, Jambo Tape, Banda Aceh, selama dua hari Sabtu-Minggu (16-17/10/2021).

Peserta berjumlah 56 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, untuk kelompok pertama berlangsung Sabt, sedangkan untuk kelompok dua berlangsung Minggu.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Banda Aceh Arif Fadillah mengatakan, acara digelar sebagi upaya partai dalam mengarahkan kadernya berpolitik, sekaligus menperkuat jiwa Demokrat sebagai pesiapan bekerja untuk rakyat.

“Pendidikan dasar politik penting untuk memperkuat jiwa Demokrat, terutama kepada pemula yang baru bergabung bersama Parati Demokrat,” kata Arif Fadillah.

Selain itu–kata Arif–pelatihan dilakukan untuk mendorong kader dan pengurus siap turun ke dalam masayarakat, sehingga perlu diberi pembinaan mental hingga publik speaking yang baik.

“Dasarnya adalah melatih mental, agar kader benar-benar siap turun dan bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Pemateri “Pendidikan Dasar Politik” diisi oleh Arif Fadillah dan anggota DPRK Kota Banda Aceh Aiyub Bukhari, Royes Ruslan, dan M Arifin. Dan hari pertama hadir Bendahara DPC Partai Demokrat Kota Banda Aceh Siti Hawa Panghab, SH.MH.[]

 

Persiraja Banda Aceh Siap Tampil All Out Hadapi Persita Tangerang

0
Striker Persiraja, Paulo Henrique. (Foto: persiraja.id)

Nukilan.id – Persiraja Banda Aceh sudah siap menghadapi pekan ke 7 BRI Liga 1 2021/2022. Menghadapi Persita Tangerang menjadi laga pembuka bagi skuat Laskar Rencong di awal Series kedua ini. Pertandingan akan berlangsung di Magelang pada Sabtu, 16 Oktober 2021 pukul 15.15 WIB.

Pelatih Persiraja dalam konferensi pers jelang menghadapi Persita Tangerang, menyebut timnya sudah siap untuk ditantang laskar cisadane. Menurutnya, semua tim Liga 1 saat ini kekuatannya merata termasuk Persita.

“Semua tim Liga 1 merata kekuatan, sama juga dengan Persita dengan banyak perubahan signifikan musim ini, kita sudah siap untuk menghadapi Persita besok,” kata Hendri.

Sebelumnya, di laga pra musim, Persiraja sempat membuat Persita kerepotan, saat itu Persiraja menang 3-1 atas Persita di laga pramusim. Namun, hal itu tidak bisa menjadi acuan, apalagi Persiraja saat ini sudah banyak ditinggal pemain yang saat itu memperkuat Persiraja.

Hal yang sama diutarakan kapten tim Persiraja, Mukhlis Nakata, pemain kelahiran Aceh Besar ini menyebut seluruh pemain ingin memulai Series kedua ini dengan mendapatkan poin.

“Kita semua sudah siap untuk bertanding besok sore, siap menjalani instruksi pelatih dan tampil All Out untuk mendapatkan poin,” ujarnya. Ditanya soal persiapan yang dilakukan tim saat break sebelum series kedua dimulai, Nakata menyebut Persiraja tidak pulang ke Aceh, namun melakukan persiapan tetap di pulau Jawa.

“Buat kita gak ada masalah, karena pulang ke Aceh juga jarak cukup jauh, mungkin yang di daerah jawa mereka pulang, mudah-mudahan persiapan lebih awal selama di sini bisa membuat kita lebih baik lagi,” harap Nakata yang sudah 14 tahun berseragam Persiraja ini.

Sementara itu, pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono menyebut pihaknya juga sudah siap untuk menyambut Series kedua Liga 1 musim ini. “Saat menjalani pertandingan series 1, kami sudah melakukan evaluasi untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan skuad Persita. Jadi, dalam menghadapi Persiraja ini kami sudah siap,” kata Widodo, Jumat (15/10/2021).

Saat pertandingan menghadapi Persiraja, menurut Widodo, skuad Persita akan bermain tanpa beban. Sebab, persiapan tidak menghadapi kendala. Namun demikian, Widodo meminta skuad Persita tetap harus tampil maksimal.

“Persiapan kami untuk menghadapi Persiraja tidak ada kendala, pemain juga semua enjoy, manajemen juga support semua. Jadi saya kira untuk menghadapi Series Kedua ini kita baik-baik saja, tanpa beban,” terangnya.

Terpisah, pemain belakang Persita Adam Mitter mengatakan akan fokus saat pertandingan melawan Persiraja agar Persita meraih point penuh. Diketahui, Adam Mitter pernah memperkuat skuad Persiraja Banda Aceh.

“Kami akan mengikuti instruksi dari pelatih saat bertanding, saya berharap mendapatkan poin penuh saat bertanding dengan Persiraja Banda Aceh,” singkatnya.

Live Streaming Persita vs Persiraja

Laga Persita vs Persiraja akan digelar pada Sabtu (16/10/2021) pukul 15.15 WIB. Anda bisa disaksikan laga ini melalui layanan streaming vidio.com. []

Bebas Usai Terima Amnesti Jokowi, Saiful Mahdi Diangkat Jadi Duta Lapas

0

Nukilan.id – Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Dr Saiful Mahdi yang menerima amnesti dari Presiden diangkat sebagai duta lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Banda Aceh, di Lambaro Aceh Besar.

“Pak Saiful Mahdi juga kita jadikan sebagai duta pemasyarakatan Lapas kelas II A Banda Aceh,” kata Kepala Lapas Kelas II A Banda Aceh Said Mahdar, di Banda Aceh, Rabu (13/10/2021).

Said mengatakan, Saiful Mahdi diangkat jadi duta lapas tersebut dengan tujuan agar dapat menyampaikan kepada masyarakat bahwa pelayanan di sana cukup humanis dan ramah.

“Kita terus memberikan pelayanan sesuai dengan protap (prosedur tetap) yang ada,” ujarnya.

Bahkan, kata Said, Saiful Mahdi sendiri juga mengakui bahwa selama dirinya menjalani hukuman selalu menerima pelayanan yang baik, sehingga dinilai layak diusulkan sebagai lapas yang peduli HAM.

“Lapas ini dalam pelayanan yang humanis, dan diusulkan menjadi lapas yang berorientasi terhadap hak asasi manusia,” katanya.

Apa Kata Saiful?

Sementara itu, Saiful Mahdi menuturkan bahwa dia mendapatkan pelayanan yang baik selama berada di lapas itu, sehingga dirinya bersedia menjadi duta lembaga pemasyarakatan tersebut.

“Perlakuan sangat baik, saya juga dijadikan sebagai duta lapas untuk menceritakan bahwa lapas ini sangat humanis, perlakuan yang baik, standar HAM, ramah anak, keluarga, dan tempatnya juga asri,” kata Saiful Mahdi.

Untuk diketahui, sebelum bebas karena mendapatkan amnesti dari Presiden, Saiful Mahdi menjalani hukuman penjara di Lapas Kelas II A Banda Aceh sejak putusan kasasi Mahkamah Agung keluar bulan lalu.

Saiful Mahdi dieksekusi oleh Kejari Banda Aceh ke Lapas Banda Aceh pada 2 September 2021 lalu, dan akhirnya dilepaskan hari Rabu ini setelah pihak Kanwil Kemenkumham Aceh menerima Keppres Nomor 17 Tahun 2021 tentang pemberian amnesti terhadap dosen USK tersebut. [Antara]

PON Papua Resmi Ditutup, 2024 Aceh & Sumut Akan Jadi Tuan Rumah

0

Nukilan.id – Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 telah resmi berakhir usai acara seremonial di Closing Ceremony yang dilaksanakan secara langsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Dengan berakhirnya penyelenggaraan PON XX Papua 2021, acara seremonial ini dilakukan sebagai bentuk peresmian untuk tuan rumah PON berikutnya. Prosesi penyerahan bendera PON dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman didampingi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe.

“Kita akan berpisah dengan negeri matahari terbit tanah Papua dan berjumpa lagi di negeri matahari terbenam yaitu Aceh dan Sumut (Sumatra Utara) di PON ke-21 mendatang,” kata Marciano Norman.

Bendera tersebut selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Aceh, H. Taqwallah dan Gubernur Sumatra Utara, Eddy Rahmayadi. Penyerahan bendera ini menjadi simbolis dari penyelenggaraan PON berikutnya.

“Kita akan berpisah dengan negeri matahari terbit, tanah Papua, dan berjumpa lagi di negeri matahari terbenam, yaitu Aceh dan Sumut (Sumatra Utara) di PON ke-21 mendatang,” kata Gubernur Papua sekaligus Ketua Umum PB PON XX, Lukas Enembe dalam sambutannya.

Usai penyerahan bendera dilakukan, maka secara resmi Aceh dan Sumatra Utara akan menjadi tuan rumah PON XXI yang akan kembali digelar pada tahun 2024 mendatang, yang akan menjadi tuan rumah untuk PON selanjutnya.

Perhelatan PON berikutnya diketahui akan dilaksanakan pada 5-19 September 2024. Persiapan tengah dilakukan saat ini oleh pemerintah Aceh dan Sumatra Utara.

Diketahui bahwa Pemprov Sumut sudah menyiapkan lahan seluas 300 hektar di Deli Serdang serta 100 hektar di Kualanamu untuk mendukung pergelaran PON 2024.

Baca Juga: Jadwal Pertandingan PON XX Kamis, 14 Oktober 2021

Baca Juga: Jabar Memimpin! Berikut Klasemen PON XX Papua 15 Oktober 2021

Sementara itu, Pemprov Aceh sudah menyiapkan lahan seluas 240 hektar untuk pergelaran PON 2024. Penyelenggaraan PON 2024 ini akan menjadi ajang multicabang nasional pertama yang akan digelar pada dua provinsi.

PON XXI akan menggelar 64 cabang olahraga dengan 32 cabang olahraga yang akan digelar di Sumatra Utara dan 32 cabang lainnya yang akan digelar di Aceh. Untuk pembukaan acara akan diselenggarakan di Aceh sementara penutupan akan diselenggarakan di Sumatra Utara. []

Kadisdik Sasar Sekolah Terpencil Wilayah Utara-Timur Aceh

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM bersama jajarannya melakukan perjalanan mengunjungi sekolah yang berada di kawasan pedalaman Aceh, mulai dari wilayah utara hingga perbatasan Sumatera Utara.

Kegiatan yang dilakukan selama empat hari, sejak Kamis, 14 hingga 16 Oktober 2021 dimulai dari SMA Negeri 1 dan 2 Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, SMA Negeri 1 dan 2 Pante Bidari, SMA Negeri 1 Peunaron, SMK Negeri 1 Lokop Serbajadi, serta SMK Negeri 1 Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Perjalanan yang dilakukan Kadisdik Aceh beserta rombongan sangatlah menantang, area jalan yang dilalui untuk mencapai sekolah-sekolah tersebut penuh dengan hambatan dan rintangan. Untuk sampai ke Simpang Jernih, Kadisdik harus menempuh perjalanan melalui Ibu Kota Aceh Tamiang.

Beberapa kali, mobil yang ditumpangi Alhudri beserta jajarannya terperosok dalam rawa penuh lumpur. Saat mengunjungi Pante Bidari misalnya, rombongan bahkan harus mendorong mobil yang ditumpangi karena areal jalan yang sangat berlumpur dan terjal. Namun, tekad yang kuat membangun pendidikan dari pelosok negeri membuatnya begitu bersemangat menempuh medan yang berat tersebut.

Jarak lokasi antara sekolah satu dengan lainnya tidaklah dekat, sehingga butuh waktu tempuh yang tidak sedikit. Kadisdik Aceh berada di sekolah dari sore hingga malam hari agar dapat maksimal bertemu dan berdiskusi dengan warga sekolah.

“Kita kesini tujuannya untuk melihat dan merasakan kondisi pendidikan, terutama tantangan bagi guru dan tenaga kependidikan yang berada di pedalaman. Karena kita harus bersama-sama dalam memajukan pendidikan Aceh,” tutur Alhudri.

Kunjungan ini dilakukan Alhudri merupakan bagian dari bentuk komitmen Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan dalam dalam upaya melakukan pemerataan mutu Pendidikan di Aceh. Ia ingin memastikan program-program pendidikan telah berjalan dengan baik di pelosok Aceh.

Untuk mencapai ke sekolah-sekolah yang ada di pelosok, rombongan Kadisdik harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan kondisi jalan yang terjal, rusak dan berdebu dengan melintasi belantara perkebunan sawit dan hutan.

Kadisdik berharap dengan kedatangan pihaknya dapat memberikan motivasi dan penghargaan secara langsung bagi warga sekolah yang ada di daerah terpencil.

“Ini merupakan upaya mewujudkan cita-cita dan komitmen Pemerintah Aceh dalam membangun pemerataan kualitas pendidikan di Aceh. Sehingga lulusan SMA, SMK dan SLB di pedalaman mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.

Kehadiran Kadisdik Aceh disambut gembira oleh warga sekolah. Menurut mereka ini merupakan kesempatan yang akan dimanfaatkan untuk menyampaikan keluh kesah yang dirasakan guru dan tenaga pendidikan di daerah terpencil.

“Selama sekolah ini berdiri, kami bersyukur baru kali ini dikunjungi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Peunaron.

Hal yang sama diutarakan Camat Serbajadi, Taufik Hidayat, menurutnya kunjungan kadisdik Aceh ke sekolah-sekolah pedalaman merupakan kesempatan bagus bagi pihaknya untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pengelolaan pendidikan di daerah pedalaman.

Sesampai di sekolah tersebut, Alhudri meninjau sarana prasarana sekolah, satu persatu ruangan yang dijadikan untuk proses belajar mengajar dilihatnya. Tak luput, Ia juga menyaksikan kondisi toilet dan kantin siswa. Ia senang melihat perkembangan yang lebih baik di satuan pendidikan.

Tidak lupa, mantan Kepala Dinas Sosial Aceh ini juga mengapresiasi ketekunan dan kegigihan para guru dan tenaga kependidikan yang mengajar di sekolah-sekolah yang berada di daerah pedalaman.

“Kami kemari ingin merasakan bagaimana getirnya perjuangan guru-guru saat mengajar di sekolah pelosok. Kita mempunyai cita-cita yang sama untuk meningkatkan mutu pendidikan Aceh,” ujarnya di hadapan para guru SMK Negeri 1 Simpang Jernih.

Alhudri menuturkan agar dapat menciptakan generasi Aceh yang lebih baik kedepan, para guru dan tenaga kependidikan harus menjalankan proses belajar mengajar dengan kreatif dan inovatif serta menjunjung tinggi kearifan lokal.

Dirinya juga menghimbau agar jangan sampai ada anak Aceh usia sekolah yang tidak masuk dalam lembaga pendidikan. Karena, menurutnya, pendidikan saat ini merupakan layanan gratis dan mendapat jaminan dari pemerintah.

“Anak-anak Aceh saat ini adalah generasi masa depan kita, baik buruknya generasi Aceh sangat dipengaruhi oleh pendidikan yang didapat saat ini. Karena itu saya memohon kepada bapak/ibu guru semua, tolong diasuh dan diasah mereka dengan baik. Mereka ini adalah mutiara yang memerlukan pembinaan yang tepat dari sang guru,” kata Alhudri.

Alhudri mengharapkan agar pembelajaran tatap muka dapat terus berjalan diperlukan upaya pencegahan terhadap penyebaran Virus Covid-19, yaitu dengan penerapan protokol kesehatan dan mempercepat proses vaksinasi bagi guru dan siswa.

“Alhamdulillah, sudah mulai terlihat hasil dari ikhtiar vaksinasi yang kita lakukan, saat ini jumlah orang yang terpapar virus Covid-19 sudah terus menurun di Aceh. Semoga tahun depan kita sudah bebas dari wabah ini,” ujarnya penuh harap.[]

Terpilih Jadi Ketua PUSPA Aceh, Michael: Ini Ikhtiar Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak

0

Nukilan.id – Ketua umum Blood For Life Foundation (BFLF) Indonesia terpilih sebagai ketua umum Forum Partisipasi Masyarakat untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PUSPA) Aceh Keumalahayati periode 2020-2024 dalam musyawarah laporan pelaksana kepengurusan lama dan pemilihan pengurus baru.

Michael berhasil mengungguli 53% perolehan suara berbanding dengan Agustin Hanapi dan Naswati yang dilakukan di ruang rapat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A). Jum’at (15/10/2021).

Amrina Habibi kabid pemenuhan hak anak yang sebelumnya menjadi ketua Forum Puspa mewakili organisasi Forum Alumni HMI Wati/FORHATI berharap dengan terpilihnya Michael sebagai ketua PUSPA Aceh praktek baik yang sebelumnya tetap dilanjutkan dan dikembangkan dengan inovasi baru untuk memastikan peran strategis lembaga masyarakat pada isu PPPA lebih terkoordinasi.

“Senang dan berbangga hati Bang Michael melanjutkan kepengurusan Puspa periode kedua, selain memiliki jaringan yang luas Bang Michael juga punya komitmen yang besar untuk isu PPPA, praktek baik hendaknya dilanjutkan dan dikembangkan dan inovasi baru untuk memastikan peran strategis lembaga masyarakat untuk berperan serta pada isu PPPA yang memang menghendaki koordinisi, integrasi dan sinergi lebih besar dari semua pihak, sukses untuk Bang Michael,” ujarnya.

Sementara itu Michael sebagai ketua terpilih berharap Kedepan tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak, ia juga berharap seluruh stalkholder bertanggung jawab terhadap maraknya pelecehan terhadap perempuan dan anak di Aceh.

“Ini amanah yang luar biasa Insya Allah akan tetap semangat berbuat lebih untuk masyarakat di Aceh, ikhtiar kita untuk memenuhi pemenuhan hak perempuan dan anak, kita akan melakukan sinergi, konsolidasi dan koordinasi kesemua pihak untuk bersama menyatukan satu visi terhadap perlindungan anak dan diharapkan seluruh jaringan Puspa di kabupaten pada provinsi Aceh bersama-sama menyatukan satu pemahaman dan satu langkah dalam program kepengurusan,” ucapnya.

Sementara itu, ucapan selamat juga datang dari beberapa sahabat.

“Selamat ya pak Michael dan seluruh jajaran pengurusnya, Allah mudahkan segala urusan dan terus ikhtiar untuk pemenuhan hak anak dan perempuan di Aceh,” sebut Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh Ainal Mardiah.

Sementara itu ucapan selamat juga datang dari Wina perwakilan Puspa Pidie jaya.

“Selamat kepada Pak Michael sebagai ketua Puspa kami dari Pidie Jaya mewakili kawan-kawan disini semoga amanah dan tetap melibatkan kami dalam setiap kegiatan dan kepada ibu Amrina terimakasih banyak atas dedikasi beliau selama ini,” kata dia. [ ]