Beranda blog Halaman 1973

FPMPA Beri Penghargaan untuk Anggota DPR-RI Rafli, Ini Sebabnya

0

Nukilan.id – Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) bersilaturahmi dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rafli, sekaligus memberikan Penghargaan atas dedikasi perhatian selama ini kepada Masyarakat dan Pemuda Aceh khusunya.

“Terimakasih kepada Kanda Rafli yang selalu ada di tengah Masyarakat dan Pemuda Aceh,” kata Plt. Ketua Umum FPMPA Muhammad Jasdy di Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021).

M. Jasdy mengapresiasi Rafli atas kepedulian pada Masyarakat dan Pemuda Aceh.

“Sejauh ini beberapa Anggota Dewan sudah banyak peduli kepada kehidupan sosial masyarakat, peningkatan ekonomi, serta pendapingan yang terus dilakukan, namun kami melihat kanda Rafli adalah anggota DPR RI yang satu-satunya memiliki sikap kepedulian lebih kepada masyarakat dan pemuda Aceh,” kata M. Jasdy .

Dalam kesempatan ini FPMPA juga memberikan Sebuah Piagam penghargaan kepada Rafli  “Dedikasi Terhadap Kepedulian Sosial kepada Masyarakat dan Pemuda Aceh”.

Selaku  pemuda Aceh–kata M Jasdi– pihaknya sangat menaruh harapan  penuh  kepada Rafli dan Perwakilan Anggota DPR RI asal Aceh lainnya,  agar selalu ada di tengah-tengah masyarakat untuk selalu mengedepankan hak-hak yang perlu untuk di tuntaskan. Sehingga masyarakat  Aceh yang bergelar Serambi mekkah ini, selalu  dalam  kehidupan damai dan sejahtera.

Sementara, Anggota DPR RI Rafli pada silaturahmi itu menyampaikan terimakasih kepada  FPMPA atas penghargaan yang diberikan.

“Teruslah berbuat wahai Pemuda-pemuda Aceh, berikan yang terbaik untuk Masyarakat,” tutur Rafli.

Rafli juga menyampaikan agar pemuda jangan sungkan-sungkan jika ada hal yang ingin di diskusikan bersama Rafli, sampaikan saja.

“Karena Pemuda Adalah perpanjangan tangan dari masyarakat untuk selalu mengedepankan nilai-nilai sosial dan keislaman didalam masyarakat,” ujarnya. []

PLA Tetapkan Gampong Blang Krueng, Pilot Project “Geurakan Bek Beuo“

0

Nukilan.id – Peers Lighter Association (PLA) memilih Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dipilih sebagai pilot project Geurakan Bek Beuo (GBB) tahun 2021. Program ini akan berlangsung selama 2 (dua) bulan terhitung mulai tanggal 16 Oktober sampai dengan 15 Desember 2021 mendatang.

Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin bersama pembina Peers Lighter Association (PLA) Prof. Eka Srimulyani secara resmi me-launching “Geurakan Bek Beuo“ (GBB) di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (16/10/2021).

Disela-sela kegiatan launching Prof. Eka Srimulyani dalam sambutannya mengatakan, “Gerakan Bek Beuo merupakan upaya inovatif yang dilakukan oleh mahasiswa dan para relawan yang bergabung dalam PLA dalam mengatasi berbagai persoalan dan menjadi jawaban terkait dengan dampak Pandemi COVID-19 seperti permasalahan perekonomian, pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat,” yang bertempat  di Kantor Keuchik Gampong Blang Krueng.

Program GBB merupakan “upaya untuk mewujudkan Blang Krueng sebagai role model gampong inovasi yang memiliki mutu pendidikan tinggi dan kemandirian ekonomi,” Ucap Prof  Eka.

“Kaum muda kelebihan tenaga, memiliki semangat dan atusiasme yang tinggi. Sementara orang tua memiliki pengalaman, memberi dorongan dan bimbingan serta kebijaksanaan. Namun jika energi yang dimiliki anak muda dan kebijaksanaan bertemu akan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat. Untuk tahap awal ini sasaran kita fokus kepada pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat ,”kata Prof. Eka Srimulyani.

Senada hal tersebut, Ketua Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, Nazaruddin Musa MLIS mengatakan bahwa Program “Gerakan Bek Beuo“ merupakan awal yang baik untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan model kampung literasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan minat baca masyarakat desa.

“Kami dari Ikatan Pustakawan Indonesia sangat menyambut baik dan siap berkontribusi khususnya dalam pengembangan perpustakaan dan program literasi, program iqra, book talk, storytelling, public speaking dan program bahasa asing seperti Arab dan Inggris yang di inisiasi oleh Peers Lighter Association (PLA) dibawah binaan Prof. Eka Srimulyani,”kata Nazar.

Sementara itu, Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin menyambut baik dan mengapresiasi atas penyelenggaraan gerakan ini.

Untuk itu, ia mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama,para kaum ibu serta berbagai komponen masyarakat lainnya untuk sama-sama berkontribusi positif dan berkomitmen dalam mendorong pelaksanaan “Gerakan Bek Beuo“ yang di inisiasi oleh dosen dan perwakilan mahasiswa berbagai kampus di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam Peers Lighter Association (PLA) tersebut. []

Subulussalam Juara Umum MQK II Aceh 2021, Ini Daftar Pemenangnya

0

Nukilan.id – Kafilah Kota Subulussalam ditetapkan sebagai juara umum Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II Aceh Tahun 2021, yang digelar sejak 13-16 Oktober 2021, di Asrama Haji, Kota Banda Aceh.

Penetapan juara umum disampaikan secara langsung oleh Sekretaris Koordinator Dewan Hakim MQK-II tingkat Provinsi Aceh, Tgk Muzzakir, di Asrama Haji, Kota Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021) malam.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Dayah Aceh ini ditutup oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang diwakili Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Hubungan Kerja Sama, Drs. Bukhari, MM.

Berikut daftar juara berdasarkan surat keputusan hakim MQK II tingkat Provinsi Aceh:

A. Bidang Tauhid Putra Marhalah Ula
Juara I : Kota Subulussalam
Juara II : Kabupaten Aceh Utara
Juara III : Kota Langsa
Harapan I : Kota Banda Aceh
Harapan II : Kabupaten Aceh Tenggara
Harapan III : Kabupaten Aceh Barat

Bidang Tauhid Putri Marhalah Ula
Juara I : Kota Banda Aceh
Juara II : Kota Subulussalam
Juara III : Kabupaten Aceh Besar
Harapan I : Kabupaten Bener Meriah
Harapan II : Kabupaten Aceh Tengah
Harapan III : Kabupaten Aceh singkil

B. Bidang Akhlak Putra
Juara I : Kota Subulussalam,
Juara II : Kabupaten Aceh Tenggara
Juara III : Kota Banda Aceh
Harapan I : Kabupaten Bireuen
Harapan II : Kabupaten Aceh Besar,
Harapan III : Kota Lhokseumawe

Bidang Akhlak Putri.
Juara I : Kota Subulussallam
Juara II : Kabupaten Abdya
Juara III : Kabupaten Aceh Tengah
Harapan I : Kota Banda Aceh
Harapan II : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan III : Kabupaten Aceh Utara

C. Bidang Figh Putra
Juara I : Kabupaten Bireuen
Juara II : Kabupaten Aceh Utara
Juara III : Kabupaten Aceh Besar
Harapan I : Kabupaten Aceh Tenggara
Harapan II : Kota Lhokseumawe,
Harapan III : Kota Banda Aceh

Bidang Figh Putri
Juara I : Kota Subulussalam,
Juara II : Kabupaten Abdya,
Juara III : Kabupaten Aceh Besar
Harapan I : Kabuoaten Aceh Selatan
Harapan II : Kota Banda Aceh
Harapan III : Kabupaten Aceh Barat

D. Bidang Hadist Putra
Juara I : Kabupaten Aceh Selatan
Juara II : Kota Lhokseumawe
Juara III : Kabupaten Aceh Besar
Harapan I : Kabupaten Aceh Timur
Harapan II : Kabupaten Aceh Tamiang
Harapan III : Kabupaten Aceh Utara

Bidang Hadist Putri
Juara I : Kota Banda Aceh
Juara II : Kabupaten Aceh Besar
Juara III : Kabupaten Aceh Jaya
Harapan I : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan II : Kabupaten Nagan Raya
Harapan III : Kabupaten Pidie

E. Bidang Tafsir Putra
Juara I : Kabupaten Aceh Selatan
Juara II : Kabupaten Bireuen
Juara III : Kabupaten Aceh Utara
Harapan I : Kabupaten Aceh Besar
Harapan II : Kota Banda Aceh
Harapan III : Kabupaten Pidie

Bidang Tafsir Putri
Juara I : Kabupaten Pidie
Juara II : Kabupaten Aceh Utara
Juara III : Kota Langsa
Harapan I : Kota Banda Aceh
Harapan II : Kota Sabang
Harapan III : Kabupaten Aceh Besar

F. Bidang Tarikh Putra
Juara I : Kabupaten Bener Meriah
Juara II : Kota Lhokseumawe
Juara III : Kabupaten Bireuen
Harapan I : Kabupaten Aceh Besar
Harapan II : Kota Banda Aceh
Harapan III : Kabupaten Aceh Selatan

Bidang Tarikh Putri
Juara I : Kabupaten Pidie
Juara II : KabupatenAceh Besar
Juara III : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan I : Kabupaten Aceh Utara
Harapan II : Kabupaten Aceh Barat
Harapan III : Kabupaten Aceh Timur

G. Bidang Nahwu Putra
Juara I : Kabupaten Bireuen
Juara II : Kabupaten Aceh Utara
Juara III : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan I : Kota Subulussalam
Harapan II : Kota Langsa
Harapan III : Kabupaten Aceh Timur

Bidang Nahwu Putri
Juara I : Kota Lhokseumawe,
Juara II : Kabupaten Pidie
Juara III Kabupaten Aceh Timur
Harapan I : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan II : Kabupaten Aceh Barat
Harapan III : Kota Banda Aceh

H. Bidang Ushul Figh
Juara I : Kabupaten Aceh Timur
Juara II Kabupaten Bireuen
Juara III : Kabupaten Aceh Selatan
Harapan I : Kabupaten Pidie
Harapan II : Kabupaten Aceh Jaya
Harapan III : Kabupaten Aceh Besar

Bidang Ushul Figh
Juara I : Kabupaten Aceh Besar
Juara II : Kota Banda Aceh
Juara III : Kabupaten Pidie
Harapan I : Kabupaten Abdya
Harapan II : Kabupaten Aceh Singkil
Harapan III : Kabupaten Aceh Selatan

I. Bidang Ilmu Tafsir Putra
Juara I : Kabupaten Aceh Selatan
Juara II : Kabupaten Aceh Barat
Juara III : Kabupaten Bireuen
Harapan I : Kabupaten Abdya
Harapan II : Kota Banda Aceh
Harapan III : Kabupaten Aceh Besar

Bidang Ilmu Tafsir Putri
Juara I : Kota Subulussalam
Juara II : Kabupaten Aceh Selatan
Juara III : Kabupaten Pidie
Harapan I : Kota Banda Aceh
Harapan II : Kabupaten Aceh Timur
Harapan III : Kabupaten Aceh Besar

J. Bidang Balaqhah Putra
Juara I : Kota Subulussalam
Juara II : Kota Lhokseumawe
Juara III : Kabupaten Bireuen
Harapan I : Kabupaten Aceh Jaya
Harapan II : Kota Banda Aceh
Harapan III : Aceh Barat

Bidang Balaqhah Putri
Juara I : Kota Banda Aceh
Juara II : Kabupaten Aceh Barat
Juara III : Kabupaten Aceh Besar
Harapan I : Aceh Utara
Harapan II : Kabupaten Aceh Jaya
Harapan III : Lhokseumawe

Juara umum pada MQK ke-II tahun 2021 Tingkat provinsi Aceh:

Juara I di raih oleh Kota Subulussalam dengan perolehan nilai 64

Juara ke II di raih oleh Kota Banda Aceh dengan perolehan nilai 63

Juara ke III di raih oleh Kabupaten Aceh Selatan dengan perolehan nilai 62

Juara IV di raih oleh Kabupaten Aceh Besar dengan perolehan nilai 60

Juara V diraih oleh Kabupaten Bireuen dengan perolehan nilai 50

Juara VI diraih oleh Kabupaten Aceh Utara dengan perolehan nilai 41

Juara ke VII pidie dengan perolehan nilai 40.

Reporter : Hadiansyah

BIN dan Muspika Krueng Barona Jaya Gencarkan Vaksinasi Warga di Lamgapang

0

Nukilan.id – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Aceh bersama Forkopimda Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, kembali menggelar Vaksinasi Covid-19 secara massal, Minggu (17/10/2021).

Kali ini vaksinasi digelar di halaman depan Kantor Desa atau Meunasah Desa Lamgapang Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut, diantaranya Catur Budi Andrijanto, S.Sos., M.H. (Kabagduk Ops Binda Aceh), Salamuddin ZM (Camat Krueng Barona Jaya), Ipda Cut Laila Surya, S.H., (Kapolsek Krueng Barona Jaya), Jailani (Kepala Desa Lamgapang) dan Serka TNI M. Jakfar (Batuud Koramil/08 Kuta Baro).

Menurut Catur Budi, Pemerintah Pusat menargetkan pada Desember 2021 nanti pencapaian vaksinasi terhadap masyarakat Indonesia umumnya, Provinsi Aceh dan kabupaten Aceh Besar khususnya bisa mencapai 70 persen dari jumlah penduduk yang ada.

Sehingga diharapkan akan terbentuknya Herd Cummunity atau kekebalan komunal. Dengan demikian interaksi sosial masyarakat dapat berjalan di era new normal.

“Kegiatan dilakukan pemerintah saat ini kita semua bersinergi melakukan vaksinasi bersama, baik dengan membuka gerai-gerai seperti saat ini maupun melakukan vaksinasinasi langsung atau Door to Door ke warga”, demikian sambung Kabagduk Ops Binda Aceh tersebut.

Sementera itu, Ipda Cut Laila Surya, S.H., (Kapolsek Krueng Barona Jaya) mengatakan kegiatan vaksinasi untuk masyarakat kecamatan Krueng Barona Jaya terus disosialisasikan untuk meningkatkan jumlah warga yang tervaksi. Kehadiran Badan Intelijen Negara (BIN) ditengah masyarakat yang bekerjasama dengan Muspika dan Puskesmas Krueng Barona Jaya telah membantu meningkatkan jumlah warga tervaksin.

Mengharapkan BIN terus berada ditengah masyarakat dan bekerjasama dengan Muspika hingga aparatur desa dalam meningkatkan jumlah warga yang tervaksin.

“Masyarakat Lamgapang, Muspika dan Perangkat desa sangat mengapresiasi terhadap tindakan yang dilakukan oleh BIN” pungkas Kapolsek.

Dalam penyelenggaraan vaksinasi kali ini, ditargetkan sebanyak 200 orang warga dapat tervaksin dengan dukungan kebutuhan Vaksin Jenis Sinovac dari Puskesmas Krueng Barona Jaya.

Terpantau warga sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi tersebut, sejak pagi hari warga sudah mendatangi lokasi penyelenggaraan dan mendaftarkan diri. []

MQK II 2021 Resmi Ditutup, Pemerintah Aceh Apresiasi Seluruh Peserta

0
Staf Ahli Gubernur Aceh bidang keistimewaan, sumber daya manusia dan hubungan kerjasama, Drs. Bukhari, MM. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II Tingkat Provinsi Aceh tahun 2021 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dayah Aceh ejak tanggal 12-17 Oktober 2021 di Komplek Asrama Haji resmi ditutup, Sabtu (16/10/2021) malam.

Acara tersebut ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Aceh bidang keistimewaan, sumber daya manusia dan hubungan kerjasama, Drs. Bukhari, MM.

Dalam sambutannya, staf ahli Gubernur Aceh mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan acara MQK II tahun 2021.

“Kami juga mengapresiasi kepada Bupati/Walikota se-Aceh yang telah mendukung kegiatan ini yang telah mengirimkan santriwan dan satriwati terbaiknya dalam rangka mengikuti MQK ke II ini,” ucap Bukhari.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah tampil dalam berbagai kegiatan lomba, bagi yang mendapatkan predikat juara, jadikan ini sebagai motivasi untuk lebih mendorong dan meningkatkan kecintaan terhadap ilmunya.

“Dan bagi anak-anak kami yang belum mendapatkan juara jadikanlah MQK kali ini sebagai pengalaman yang berharga, maka dari itu janganlah berkecil hati tetaplah untuk lebih giat berlatih,” ujarnya.

Selain itu, Bukhari juga mengucapkan terima kasih kepada dewan hakim yang telah bekerja semaksimal mungkin dalam memberikan penilaian dan dirinya yakin penilian yang diberikan ini sudah sangat objektif.

“Dengan kerja keras para hakim ini, kita sudah mendapatkan santriwan-santriwati terbaik dari cabang-cabang yang di perlombakan MQK ini,” ungkapnya.

Menurutnya, MQK jangan hanya diliat sebagai ajang lomba membaca, menerjemah sekaligus menjelaskan kandungan kitab kuning semata, lebih dari itu MQK ini sangat penting guna memperkokoh kultur akademik keilmuan islam dilingkungan dayah.

Seoerti diketahui, Kitab Kuning sejak dulu sudah menjadi bagian dari intergral dari tradisi keilmuan di dayah-dayah di Aceh. kitab ini menjadi penghubung antar ulama dalam rangkai menyebar penggetahuan keislaman, di dalamnya terdapat beragam pengetahuan, tidak hanya terkandung hukum-hukum tetapi di dalamnya juga terdapat sejarah-sejarah para nabi, ulama dan lain sebagainya.

Di tengah derasnya arus informasi belakangan ini terlihat adanya trend penurunan dalam mengkaji Kitab Kuning, kedepan hal ini bisa berefek pada makin berkurangnya generasi Aceh yang menguasai literatur keislaman khas tersebut.

“Oleh karena itu melalui MQK ini kita gaungkan kembali minat membaca dan mengkaji kitab kuning dikalangan para santri,” pintanya.

Disisi lain, kebiasaan membaca kitab kuning juga harus menyebar ke masyarakat umum, komunitas-komunitas pengajian di luar dayah, selain itu event MQK menjadi ajang silaturrahmii para santri yang berasal dari seluruh kabupaten/kota.

“Kita berharap uqwah islamiah para santri di Aceh tidak pernah putus walaupun berasal dari daerah dan dayah yang berbeda,” kata Bukhari.

Perlu diingat bahwa, para santri telah menjelma sebagi kekuatan yang baru di kalangan generasi muda yang patut diperhitungkan, sebab itu, kekuatan dan kekompakan para santri mutlak diperlukan sebagai salah satu modal dalam membangun Aceh.

Reporter: Hadiansyah

Staf Ahli Gubernur Aceh bidang keistimewaan, sumber daya manusia dan hubungan kerjasama, Drs. Bukhari, MM. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Bupati dan Walikota di Aceh Jenguk Nova ke RSCM

0

Nukilan.id – Bupati dan Walikota di Aceh datang menjenguk Gubernur Nova Iriansyah yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana Jakarta Pusat, Sabtu, (16/10/2021).

Sejumlah kepala daerah yang berkunjung tersebut, adalah Bupati Aceh Jaya, Teuku Irfan TB, Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil, Bupati Aceh Besar, H. Mawardi Ali, dan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman.

“Kini gubernur terlihat sudah mulai bisa duduk di atas kursi roda dibandingkan sebelumnya, bahkan sudah dijenguk beberapa Bupati serta Walikota Banda Aceh,” kata Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal, SSTP MSi.

Almuniza menyebutkan, kunjungan dari pejabat daerah tersebut untuk melihat kondisi terkini Gubernur Aceh, sekaligus memberi spirit kepada orang nomor satu di Aceh itu.

“Pak bupati dan juga walikota memberikan dukungan moril kepada pak Gubernur agar segera sembuh,” jelas dia.

Meski sudah bisa dijenguk, kata Almuniza, kunjungan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan harus menyertakan minimal surat antigen 1×24 jam.

Almuniza juga meminta seluruh masyarakat Aceh untuk terus mendoakan Gubernur Nova agar segera sembuh total sehingga bisa menjalani aktivitasnya kembali. []

Bantu Petani di Hari Pangan, Duta Petani Milenial Bagi Hasil Panen Gratis ke Warga

0
(Foto: Ist)

Nukilan.id – Tepat di hari pangan sedunia, Sabtu (16/10), sejumlah pemuda yang tergabung dalam organisasi Sedekah Berbagi Indonesia (SBI) membagikan paket hasil panen pertanian berupa tomat, wortel, terong, brokoli dan daun bawang gratis kepada masyarakat di alun-alun kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Paket yang dibagikan didapat langsung dari petani setempat dengan harga beli non tengkulak, yakni dibeli oleh SBI dengan harga umum di pasar. Hal ini juga dilakukan untuk membantu petani yang bertepatan sedang panen.

“kami menyerap hasil panen petani dengan harapan memberi solusi bagi mereka yang saat ini terkendala penjualan, sekaligus menyemangati petani agar terus produktif” ujar Graha Abadi Pasyaman founder SBI yang juga duta petani milenial Kementerian Pertanian.

Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi masukan untuk pemerintah bahwa petani dalam negeri masih mengalami berbagai kendala terkait pasca panen seperti tidak punya akses pasar dan ketergantungan dengan tengkulak yang kerap mempermainkan harga.

Banda Aceh Berpotensi Juara Umum MQK-II 2021

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Pelaksanaan Lomba Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK)-II Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2021 yang dilaksanakan sejak tanggal 12-17 Oktober 2021 di Komplek Asrama Haji diikuti oleh 20 Kabupaten/Kota, Sabtu (16/10/2021).

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Banda Aceh, Alizar Usman, S.Ag, M.Hum yang lebih dikenal dikalangan dayah dengan sebutan Abah Lam Ateuk ini, berkomitmen Banda Aceh masuk lima besar.

“Event bergensi ini bagian dari evaluasi penerapan kurikulum dayah sekaligus ajang evaluasi kompetensi bagi santri dayah dalam penguatan dan pemantapan kitab thurats (gundul),” kata Abah Lam Ateuk kepada Nukilan.id, Sabtu (16/10/2021).

Sementara Bapak Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE, Ak, MM saat melakukan pelepasan kafilah MQK-II di Pendopo, kamis, (7/10/2021), menargetkan Banda Aceh juara umum.

Tidak ada yang tidak mungkin, melihat dari raut wajah dan sosok Kepala Dinas yang juga alumni dayah Istiqamatuddin Darul Mu`arrif, Lam Ateuk menambah keyakinan Bapak Aminulllah Usman.

Berbagai strategi telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Banda Aceh diantaranya melakukan seleksi terbatas, training center MQK dengan menghadirkan pelatih yang mumpuni di bidangnya selama 5 hari di Hotel Grand Permata Hati, menambah bobot bagi santri ungkap Bang Carlos, sapaan sikulit bundar Walikota Banda Aceh.

“Apalagi saya melihat kinerja Abah Lam Ateuk juga terus melakukan evaluasi terhadap santri yang telah dilakukan pembinaan (karantina terpusat) guna pemantapan dan memperkaya wawasan sesuai bidang yang dilombakan,” ungkap Walikota Banda Aceh.

Alhasil Banda Aceh meraih hasil yang mengembirakan. Sebanyak 16 Peserta dari 20 peserta yang dikirim masuk final sesuai hasil keputusan dewan hakim MQK-II, Jumat, (15/10/2021).

“Ini patut kita syukuri,” ungkap Walikota Banda Aceh saat menerima laporan Dewan Hakim MQK-II yang diketuai Abu Faisal Ali Sibreh, Wakil Ketua MPU Aceh.

Kerja keras Pelatih, Official dan Pendamping berbuah hasil manis. Kalau santri nanti dalam final tidak demam panggung, Banda Aceh berpotensi juara umum MQK-II Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2021. Adapun 10 Kabupaten/Kota terbanyak peserta Finalis Lomba MQK-II sebagai berikut:

  1. Banda Aceh sebanyak 16 peserta
  2. Aceh Besar sebanyak 15 peserta
  3. Aceh Selatan sebanyak 13 peserta
  4. Aceh Utara sebanyak 9 peserta
  5. Subulus Salam sebanyak 8 peserta
  6. Bireun sebanyak 8 peserta
  7. Pidie sebanyak 8 peserta
  8. Lhokseumawe sebanyak 8 peserta
  9. Aceh Barat sebanyak 7 peserta
  10. Aceh Timur sebanyak 6 peserta

Lebih lanjut Walikota Banda Aceh mengatakan jika Banda Aceh juara umum maka akan ada tambahan bonus yang spektakuler dari Pemerintah Kota Banda Aceh. Karnanya Walikota Banda Aceh mengajak warga Banda Aceh untuk berdoa, agar khafilah Kota Banda Aceh meraih yang terbaik di ajang MQK ini.

“Tidak tertutup kemungkinan diajang MQK Tingkat Nasional nantinya Banda Aceh akan menjadi duta Aceh dilevel nasional. Ini membuktikan santri dayah di Banda Aceh telah mampu bersaing diajang Provinsi Aceh. Krue semangat, Aceh Hebat, Santri Jaya, Syariat Tegak,” pungkas Aminullah.

Illiza Serahkan Beasiswa PIP untuk Siswa di Banda Aceh

0
(Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE menyerahkan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa sekolah di Kota Banda Aceh.

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Tenaga Ahli Anggota Komisi X DPR-RI, Muhammad Ben Umar, SE. ME bertempat di rumah aspirasi Illiza Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021).

Muhammad Ben Umar yang sering disapa MBU mengatakan, penyerahan SK beasiswa PIP tahun 2021 untuk siswa yang ada di kota Banda Aceh ini merupakan tahap pertama yaitu tingkat SD, SMP, SMA maupun SMK ada sekitar 150 sekolah untuk keseluruhan.

“Ini tahap pertama yang sudah keluar dari sebelumnya ada dua tahap yang kita usulkan. Dan alhamduilillah yang sudah keluar sekitar 6.000-an dan sisanya akan keluar di tahap kedua nanti,” kata Muhammad kepada Nukilan.id, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa, Program Beasiswa PIP ini diserahkan dalam setahun sekali kepada seluruh siswa.

“Semoga ini bermanfaat bagi pendidikan anak, apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 yang sudah sangat memprihatinkan. Insha Allah beasiswa bermanfaat dan berguna dalam proses belajar siswa,” ujarnya.

Muhammad juga mengatakan bahwa, beasiswa ini ada berkat buah perjuangan ibu lliza Sa’aduddin Djamal di Komisi X DPR-RI.

“Inilah bentuk perhatian beliau kepada anak-anak Aceh khususnya hari ini Banda Aceh,” ungkapnya

Sementara itu, Muhammad menyampaikan, beasiswa PIP diberikan bukan hanya siswa di Kota Banda Aceh saja, namun akan diberikan untuk semua Kabupaten/Kota di Aceh, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) I yang disalurkan lebih kurang 50.000 siswa sekolah.

Reporter: Hadiansyah

ForGan Aceh Deklarasi Dukung Ganjar di Pilpres 2024

0

Nukilan.Id – Forum Relawan Ganjar Pranowo Aceh (ForGan) melakukan Deklarasi dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pemilihan Presiden tahun 2024.

Hal ini dilakukan karna beberapa daerah di Pulau Jawa, sudah mendeklarasikan dukungan terhadap sahabat Ganjar Pranowo (GP), kini tiba ForGan Aceh melakukan deklarasi. Kata Juru Bicara  ForGan Arjuna Putra, SE di Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021).

Ketua ForGan Aceh, Chairan Manggeng melalui Juru bicaranya Arjuna Putra, SE mengatakan, Deklarasi yang dilakukan hari ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap NKRI.

Dengan melihat bahaya besar sedang mengintai negeri ini, seperti intoleransi dan radikalisme yang terus terjadi dengan banyak merengut anak negeri sebagai korbannya.

“Kami tidak ingin Indonesia dijadikan seperti timur tengah terpecah belah dan di adu domba, jadi kami mengambil kesempatan ini untuk mendukung orang baik, bersih yang mampu merawat Negeri ini dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika “, Ucap Arjuna Putra mantan anggota DPRK itu.

Kata Jubir, apa yang dilakukan hari ini adalah sebagai bentuk dukungan kepada pak Ganjar Pranowo untuk maju di kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Pilihan kami sudah mantap dan bulat kepada pak Ganjar Pranowo, beliau sosok yang merakyat dan faham bau keringat rakyat yang siap menjaga NKRI.

“Orang baik dan bersih tidak boleh berjuang sendiri, kami sebagai sahabat Ganjar Aceh menyatakan siap tempur di 2024 mendatang”, Tegas Arjuna.

Alhamdulillah kendati suasana Covid-19 acara ini tetap terlaksana dengan mengikuti ptotokol kesehatan yang berlaku, tentu dengan jumlah peserta yang kami batasi sesuai insturksi Satgas Covid Kota Banda Aceh.

Acara ini terlaksana karna kontribusi yang penuh dari sahabat GP Aceh, kita turun untuk terealisasi acara ini, kami memulai dengan semangat gotong royong untuk sebuah hasil yang baik.

Setelah Deklarasi ini, Forgan Aceh akan melakukan deklarasi dan pengukuhan pengurus Forgan di  tingkat Kabupaten-Kota yang ada di Aceh. Ungkap Jubir

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan sahabat Ganjar Aceh yang ada di 23 Kabupaten-Kota dan pelaksanaan Deklarasi diadakan di Caffe Gappa Kopi, Lamteumen, Kota Banda Aceh. []