Beranda blog Halaman 1784

Pospera Aceh Salurkan Satu Unit Ambulance di Gampong Blang Krueng

0
DPD POSPERA Aceh menempatkan satu unit ambulance di gampong Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah Posko Perjuangan Rakyat (DPD POSPERA) Provinsi Aceh menempatkan satu unit ambulance milik lembaga tersebut di gampong Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Penyerahan penempatan ambulance tersebut secara simbolis dilaksanakan di komplek pemeritahan gampong Blang Krueng pada selasa (8/3/2022) pagi.

Penempatan Ambulance tersebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial Pospera Aceh sebagai salah satu Ormas gerakan yang dimiliki Indonesia yang keberadaannya juga harus dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Aceh, ujar Fakhrurazi selaku ketua Pospera Aceh.

Layanan Ambulans (Foto: Dok.Ist)

“Semoga dengan ditempatkannya Ambulance ini di gampong Blang Krueng bisa memudahkan masyarakat gampong atau warga sekitar gampong yang masih terjangkau dalam mengakses fasilitas Ambulance yang keberadaannya masih minim bagi masyarakat Aceh, tambah Fakhrurazi.

Penyerahan penempatan Ambulance tersebut langsung diterima oleh Keuchik dan disaksikkan langsung oleh semua perangkat, tokoh, dan juga semua unsur lembaga/ badan gampong tersebut.

Keuchik Blang Krueng Nasruddin M. Syam berterima kasih banyak kepada Pospera yang telah menempatkan salah satu Ambulancenya di desa.

“Kehadiran mobil ambulence ini memang sangat kami butuhkan sebagai penunjang pelayanan kesehatan bagi warga kami khususnya. Selain itu kami juga akan memaksimalkan fasilitas Ambulance untuk melayani masyarakat sekitar yang masih terjangkau, tambah Nasruddin.

Bagi warga yang membutuhkan pelayanan fasilitas Ambulance milik Pospera, Pospera Aceh juga membuat call center pada nomor +62 852-7042-4756. Sistem call center ini sendiri guna memudahkan bagi warga yang membutuhkan ambulance.[]

Alasan Edukasi Keuangan Harus Dimulai Sejak Dini Pada Anak

0
Ilustrasi. (Foto/Pexels)

Nukilan.id – Edukasi keuangan harus dilakukan kepada anak sejak dini. Setidaknya usia tujuh tahun, tujuannya agar ketika mereka dewasa kelak bisa membuat keputusan keuangan yang bijak.

“Penelitian menunjukkan bahwa upaya edukasi finansial harus dimulai sedini mungkin karena anak-anak sudah mulai mengembangkan kemampuan dasar untuk mengelola keuangan sejak usia tujuh tahun,” kata Donald Kanak, Chairman of Prudence Foundation dikutip Antara, Senin (7/3/2022).

Indrijati Rahajoe, Chief Human Resources and Community Investment Officer Prudential Indonesia menambahkan bahwa literasi keuangan berperan sangat penting dalam membantu individu maupun masyarakat meraih kesejahteraan finansial.

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) berperan aktif meningkatkan literasi keuangan sedini mungkin melalui inisiatif Cha-Ching yang bertujuan memperkenalkan konsep dasar pengelolaan keuangan kepada anak-anak usia 7-12 tahun.

Ada empat konsep dasar keuangan yang diajarkan dalam kurikulum Cha-Ching, yaitu Memperoleh (Earn), Menyimpan (Save), Membelanjakan (Spend), dan Menyumbangkan (Donate).

Selain bermanfaat membekali anak-anak dengan pengetahuan manajemen keuangan agar mereka lebih bertanggung jawab dalam menggunakan uang mereka.

Program ini juga membantu membangun masa depan yang lebih aman bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka.

Salah satu program yang ditujukan untuk mengembangkan program Cha-Ching adalah Cha-Ching Financial Literacy Conference yang diadakan secara virtual pada 18-19 Februari 2022.

Konferensi dua hari yang diadakan oleh Prudence Foundation, organisasi nirlaba yang didirikan untuk menjalankan program Community Investment dari Prudential Corporation Asia sekaligus inisiator dari Cha-Ching, bekerja sama dengan Junior Achievement (JA), organisasi pendidikan nirlaba internasional, bertujuan membahas pentingnya literasi keuangan sebagai keterampilan hidup abad ke-21.

Konferensi yang terbuka untuk publik ini mengumpulkan pendidik, pakar industri, pembuat kebijakan, dan akademisi dari seluruh dunia dan menyoroti kemajuan apa saja yang telah dicapai di bidang edukasi literasi finansial, dan kolaborasi seperti apa yang dibutuhkan untuk semakin meningkatkan tingkat literasi masyarakat.

Hingga kini program tersebut telah diluncurkan di 8 negara dan menjangkau lebih dari 500.000 murid dan lebih dari 10.000 guru di benua Asia dan Afrika.

Di Indonesia, Kurikulum Cha-Ching diperkenalkan pada 2017 dan telah berhasil mendidik lebih dari 160.000 murid dan melatih 5.300 guru di 2.900 sekolah dasar di Indonesia, seperti di Jabodetabek, Sidoarjo, Trenggalek dan Blitar.

Dalam empat tahun terakhir, jumlah murid di Indonesia yang terpapar literasi keuangan melalui Kurikulum Cha-Ching meningkat sebanyak lima kali lipat, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan literasi keuangan murid sebesar 12 persen pasca pembelajaran.

Selain modul dan permainan, fokus inovasi yang kami lakukan adalah melalui pemanfaatan teknologi digital, sehingga materi-materi yang kami keluarkan dapat mudah dipelajari oleh anak.

Salah satunya melalui video musik kisah Cha-Ching yang menceritakan petualangan seru enam anak anggota grup band dalam mengajarkan empat konsep dasar keuangan.

Selain bermanfaat untuk anak-anak, kurikulum Cha-Ching juga dapat membantu para guru atau tenaga pengajar sebagai konten pembelajaran yang interaktif dan menarik tentang penerapan mengelola keuangan sejak dini.

Tak hanya itu, para orang tua juga merasakan manfaatnya dalam membimbing anak-anaknya untuk mulai belajar mengatur keuangan sejak dini secara menarik melalui kanal digital.

Tahun lalu, Prudential Indonesia bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia, sebuah lembaga nirlaba yang merupakan bagian dari JA Asia Pacific, dan KIPIN School memproduksi enam serial video Cha-Ching yang telah diakses oleh lebih dari 20.000 anak Indonesia melalui televisi dan kanal YouTube.

Tahun ini, Prudential berencana meluncurkan permainan edukasi Cha-Ching online, Petualangan Uang Cha-Ching, sebagai upaya untuk menjangkau enam juta anak pada 2025.

“Harapan kami, kurikulum Cha-Ching dapat diterapkan sebagai kurikulum nasional sehingga semakin banyak anak Indonesia yang terpapar literasi keuangan. Dengan memberikan edukasi finansial sedini mungkin kepada anak-anak, kita tidak hanya membantu membangun kualitas sumber daya manusia yang melek finansial, tapi juga mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia,” kata Indrijati. [Indozone]

Riau Jadi Percontohan Penertiban Kebun Sawit Ilegal di Dalam Kawasan Hutan

0
lustrasi Perkebunan Sawit.

Nukilan.id – Provinsi Riau memiliki perkebunan kelapa sawit terluas di Indonesia, yakni mencapai 1,8 juta hektare. Sehingga daerah ini pun menjadi percontohan penertiban kebun sawit ilegal di dalam kawasan hutan.

“Dari data Komisi IV DPR RI diketahui luas perkebunan sawit ilegal di Riau mencapai 1,8 juta hektare. Namun, dari versi lain perkebunan sawit ilegal ini luasnya 1,4 juta hektare,” kata Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar usai melakukan pertemuan dengan Tim Komisi IV DPR, dalam rangka Pembahasan Permasalahan Kebun Sawit di dalam Kawasan Hutan dan Program Sawit Rakyat di Riau, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (7/3/2022).

Menurut Gubernur Syamsuar, Komisi IV DPR menjadikan Riau sebagai percontohan dalam rangka penertiban perkebunan sawit dalam kawasan hutan. Sebab dari 3 juta hektare lebih perkebunan masuk hutan di Indonesia, separuhnya ada di Riau. Sehingga apabila penertiban perkebunan sawit dalam kawasan hutan Riau selesai, kata Syamsuar, maka yang lain selesai.

“Sebagai bentuk perhatian khusus dalam permasalahan ini, maka Komisi IV datang lengkap bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Planologi, Dirjen Perkebunan, dan Dirjen Gakkum KLHK,” katanya.

Dari hasil pertemuan ini, kata Gubernur Riau, khusus perusahaan yang kebunnya masuk kawasan hutan memang sudah mulai memproses pengurusan izinnya di KLHK. Sedangkan, yang masih diharapkan itu dari segi kelompok petani sawit rakyat yang di daerah dengan luas kebun lima hektare ke bawah dan Pemrov Riau meminta supaya ini (validasinya, red) didelegasikan ke pemda agar khusus para petani ini dapat diinventarisasi oleh kabupaten/kota.

“Masyarakat, juga antusias untuk membantu percepatan pengurusan izin kebun petani yang masuk kawasan hutan, dan Pemda perlu dilibatkan untuk percepatan validasi agar selesai sesuai target,” katanya.

“Saya telah bertemu beberapa kepala desa, mereka ingin sekali membantu percepatan pengurusan izin kebun masyarakat dalam kawasan hutan tersebut. Karena mereka ini nggak kena denda, yang kena denda kan yang kebun di atas lima hektare, umumnya korporasi. Jadi saya mohon lah, khusus invetarisasi petani di daerah ini didelegasikan saja ke daerah,” jelasnya. [Republika]

Banjir Melanda Kuala Lumpur Akibat Hujan Deras

0
KEADAAN kereta yang ditenggelami banjir kilat di kawasan tempat letak kenderaan berhampiran Wisma UOA di Kuala Lumpur hari ini. - FOTO/MEDIA SOSIAL

Nukilan.id – Beberapa wilayah di Kuala Lumpur terkena dampak parah banjir bandang menyusul hujan yang mengguyur sejak Senin siang, 7 Maret 2022, demikian dilaporkan Free Malaysia Today.

Seorang pengguna Twitter membagikan video banjir di sepanjang Jalan Kia Peng di pusat kota, dengan mobil-mobil di tempat parkir terendam air keruh.

Pengguna lain membagikan gambar banjir di Masjid Jamek, dengan beberapa pengguna jalan membantu mendorong mobil yang tampaknya terjebak di air banjir.

Begitu pula dengan Jalan Kuchai Lama yang juga tampak kebanjiran, berdasarkan video yang viral di WhatsApp.

Tim pemadam kebakaran dan penyelamatan telah mengkonfirmasi bahwa beberapa lokasi di Kuala Lumpur terkena dampak banjir bandang.

Pada pukul 4 sore hari ini, departemen meteorologi mengeluarkan peringatan peluang terjadinya badai petir di Kuala Lumpur, Kedah, Penang, Perak, Pahang, Selangor, Putrajaya, Negeri Sembilan, Melaka, Johor dan Sabah. Hujan diperkirakan berlangsung hingga pukul 19.00 waktu setempat. [Tempo]

Ketua Demokrat Aceh: Muscab Sebagai Ajang Tingkatkan Kekompakan Kader

0
Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim, SHI, MM saat memberi sambutan dalam acara Muscab Serentak Demokrat Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (7/3/2022). Foto: Nukilan.

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh, Muslim, SHI, MM menyampaikan, Musyawarah Cabang (Muscab) bukan hanya pesta demokrasi di internal kepengurusan demokrat, tetapi juga sebagai ajang untuk meningkatkan soliditas dan kekompakan kader untuk membesarkan partai demokrat Aceh.

“Jadi Muscab ini bukan sekedar pesta demokrasi di internal pengurus demokrat semata, tapi juga ajang meningkatkan soliditas dan kekompakan. Dan saya sangat mengapresiasi Muscab tahap I dan II ini telah berjalan dengan tertib dan lancar.” kata Muslim kepada Nukilan di sela penutupan Muscab serentak DPD Partai Demokrat Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (7/3/2022).

Karena itu, Muslim berharap siapapun nantinya yang ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) terpilih di dalam kontestasi Muscab ini, harus mampu merangkul seluruh kader Partai Demokrat di Kabupaten/Kota masing-masing.

“Kami meminta siapapun yang menjadi pemenang nantinya tetap bisa merangkul kawan kawan kader lainnya,” pinta Muslim.

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh kader partai demokrat Aceh untuk bekerja lebih giat dan meyakinkan masyarakat pemilih bahwa demokrat siap berkoalisi dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Dan saya juga meminta kepada seluruh kader untuk berjuang bersama-sama untuk memenang AHY sebagai Presiden pada Pilpres tahun 2024 mendatang,” pungkas Muslim.

Reporter: Reji

Tutup Muscab Demokrat Aceh, Teuku Riefky: Apapun Keputusan Partai, Jangan Saling Menyingkirkan

0
Sekjend DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya saat menutup acara Muscab DPD Demokrat Aceh secara virtual di Ballroom Hotel GrandNanggroe, Banda Aceh, Senin (7/3/2022). Foto: Reji.

Nukilan.id – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya (TRH) resmi menutup acara Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh pada Senin (7/3/2022) secara virtual di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh.

“Dengan syukur ahamdulillah, Muscab Partai Demokrat Aceh dengan ini resmi kita tutup, bersama kita kuat bersatu kita bangkit,” ucap Riefky yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh itu.

Sebelumnya, Riefky menyampaikan rasa syukur bahwa pelaksanaan Muscab DPD Partai Demokrat Aceh baik itu tahap I maupun tahap II untuk seluruh Kabupaten/Kota di Aceh berjalan secara tertib dan lancar.

“Alhamdulillah, secara bertahap baik itu Muscab tahap I yang diikuti 13 Kabupaten/Kota maupun tahap II yang diikuti 10 Kabupaten/Kota itu berjalan secara tertib dan lancar,” ungkapnya.

Selain itu, Riefky menegaskan, bahwa dinamika dalam sebuah organisasi itu merupakan suatu hal yang biasa terjadi. Namun, percayalah apapun yang menjadi keputusan partai setelah tahapan fit and proper tes nantinya tidak ada yang saling menyingkirkan.

“Yang kita inginkan adalah organisasi kita ini semakin baik. Dan tentunya ini perlu dukungan baik dari DPP, DPD, DPC dan DPAC serta sinergitas komunikasi dalam meningkatkan kinerja untuk bersama-sama membesarkan partai. Inilah yang menjadi agenda utama kita,” tutupnya.

Reporter: Reji

Muslim Minta Seluruh DPC Wajib Miliki Kantor dan Menangkan Target 13 Kursi DPRA

0
Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim bersama Sekretaris dan Bendahara pada jumpa pers di Grand Nanggroe, Banda Aceh. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh H. Muslim, SHi meminta kepada seluruh Dewan Pimpinan Cabang di 23 Kabupaten Kota di Aceh wajib memiliki kantor secara mandiri. Hal itu penting untuk fokus kerja partai pada 2024.

“Seluruh DPC Demokrat Wajib punya kantor yang mandiri,” kata Muslim, SHi kepada media selepas pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) tahab II serentak di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Senin (7/3/2022).

Dosampaikan, Partai Demokrat Aceh kedepan, selain harus bekerja maksimal memenangkan parlemen, juga mentargetkan capaian kursi di DPR Aceh sebayak 13 Kursi. Saat ini Fraksi Demokrat di DPR Aceh memiliki 10 kursi saja.

“Target kita Parrtai Demokrat Aceh peroleh 13 kursi pada pemilu mendatang,” ujar Muslim.[]

Reporter: Reji

 

Nova Sebut Investasi Solusi Hadapi Berkurangnya Dana Otsus di Masa Depan

0
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat menyampaikan pendapat akhir tentang 6 rancangan qanun Aceh dalam rapat paripurna DPRA, Rabu (29/12/2021) malam. Foto: Nukilan/Hadiansyah

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, investasi adalah hal komponen strategis dalam pembangunan Aceh sekarang dan masa mendatang. Dengan keterbatasan fiskal yang akan dialami Pemerintah Aceh, akibat menurunnya pendapatan dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), maka investasi menjadi tumpuan harapan untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan.

“Menurunnya pendapatan yang bersumber dari dana otonomi khusus pada tahun 2023 menjadi 1 persen DAU Nasional, dan menjadi nihil pada tahun 2028, maka Investasi menjadi harapan untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan,” ujar Nova saat meresmikan Gedung Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh di Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (7/3/2022).

Nova mengatakan, penanaman modal merupakan salah satu pembentuk ekonomi sebuah daerah. Hal itu dikatakan dapat memberikan nilai tambah dan juga menyediakan kesempatan kerja, sehingga berujung pada peningkatan pendapatan, penurunan pengangguran dan pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Menurut Nova, semua itu dapat terjadi apabila kebijakan Pemerintah Aceh mempunyai arus utama ramah investasi.

“Bercermin dari hal tersebut, sejak awal Saya berkomitmen bahwa investasi merupakan salah satu legacy yang harus diciptakan. Dan alhamdulillah, perkembangan realisasi investasi di Aceh sejak tahun 2019 selalu membukukan angka yang lebih tinggi dari target yang diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Aceh Tahun 2017-2022,” kata Nova.

Nova menguraikan, pada tahun 2019, realisasi investasi Aceh tercatat mencapai Rp. 5,8 Triliun, lebih tinggi dari target RPJMA pada tahun berkenaan yaitu Rp. 5,5 Triliun. Begitu juga dengan tahun 2020 dan 2021, realisasi investasi Aceh mencapai angka masing-masing Rp. 9,1 Triliun dan 10,89 Triliun, lebih tinggi dari target sebesar Rp. 6,05 Triliun dan Rp. 6,65 Triliun pada dua tahun tersebut.

“Saya berharap tren yang sangat positif ini memberi sinyal bahwa Aceh merupakan daerah yang layak bagi investasi dan menarik lebih banyak lagi investasi, investment be gets investment,” tutup Nova. []

Lestarikan Budaya Jawa, DPW Pujakesuma Aceh Gelar Nobar Wayang Kulit di Aceh Tamiang

0
DPW Pujakesuma Aceh saat nonton bareng pagelaran Wayang Kulit, Sabtu (5/3/2022) malam. Foto: Poris.

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) menggelar acara nonton bareng pagelaran Wayang Kulit secara virtual zoom dari Kabupaten Delisedang Kota Provinsi Sumatera Utara dan di Kabupaten Aceh Tamiang, kegiatan itu berlangsung di Sagoe Kupi, Kecamatan Kota Kualasimpang, Sabtu (5/232022) malam.

Dalam kesempatan kegiatan tersebut, Ketua Umum DPP Pujakesuma, Eko Sopianto melalui virtual zoom menyampaikan, acara ini diselenggarakan semata-mata untuk melestarikan budaya Jawa.

“Dan menjadikan kewajiban bagi kita semua warga Jawa yang ada di Sumatera untuk menjaganya,” kata Eko.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui virtual zoom berharap kepada seluruh Warga Jawa yang berada di Pulau Sumatera dapat terus menjaga kerukunan antar sesama dan masyarakat suku lainnya.

“Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” ungkap Ganjar.

Selanjutnya di sela kegiatan acara, Wakil Ketua DPW Pujakesuma Aceh yang juga Ketua Panitia Pelaksana, M. Jailani mengatakan, Nonton Bareng (Nobar) ini diadakan oleh Paguyuban Pujakesuma melalui virtual zoom dari DPP Pujakesuma dan disaksikan oleh beberapa DPD dan DPW dengan mengangkat tema “Mari Guyub Rukun”.

Ia berharap pagelaran wayang kulit new era bersama Pujakesuma ini mampu membawa kerukunan dan keguyuban dari semua kalangan khususnya masyarakat Jawa dan mengenal kebudayaan wayang kulit untuk yang ada di wilayah Pulau Sumatera dan khususnya di Aceh.

DPW Pujakesuma Aceh saat nonton bareng pagelaran Wayang Kulit, Sabtu (5/3/2022) malam. Foto: Poris.

“Nantinya di Aceh  akan terbentuk paguyuban Pujakesuma baik itu dari tingkat DPW, DPD, DPC dan sampai sektor kampung dan dusun. Selama ini belum ada paguyuban yang menaungi khusus suku Jawa,” tutur Jailani yang juga Dosen  di  STAI Aceh Tamiang itu.

“Karena keadaan sudah berubah, masa kelam kita pernah diisolir dari daerah Aceh, tapi itu dulu karena belum ada saling memahami, tapi Alhamdulillah sekarang berubah 180 derajat. Kita diterima berbaur di semua kalangan, semua suku yang ada di Aceh,” sambunganya.

Meskipun, lanjutnya, kita kaya, hebat, karena berbeda, tetapi tetap satu jua. Apalagi sekarang ada Partai Lokal yang diisi orang Jawa dan mereka juga sekarang sudah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Partai Aceh. Artinya, Aceh sekarang sudah damai, bukan yang dulu lagi.

“Kita mau berbenah bersama-sama menuju Indonesia yang lebih apik dan maju kedepannya,” pungkas Jailani.

Terakhir, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto menyambut baik acara nobar Wayang Kulit yang diadakan oleh Pujakesuma ini, disamping untuk mempererat silaturrahmi, juga tentu untuk melestarikan Budaya.

“Kita harapkan dengan semangat kebersamaan putra-putri Pujakesuma terus dapat meningkatkan peransertanya di dalam pembangunan kedepannya,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Suprianto ST, Ketua DPRK Aceh Tamiang, H. Samuri anggota DPRK Aceh Tamiang, Salbiah Spd anggota DPRK Aceh Tamiang, Sugiono SH, anggota DPRK Aceh Tamiang, Hermansyah Datok Penghulu Kampung Suka Mulia, Sarwo Edi SH dari kalangan Pengacara, dan para tamu undangan lainnya.

Reporter: Poris

BMA Berhasil Kumpulkan Rp8,17 Miliar Zakat dan Infaq Hingga Awal Maret 2022

0
baitul mal aceh
Sekretariat Baitul Mal Aceh (Foto. Dok. BMA)

Nukilan.id – Hingga awal Maret 2022, Baitul Mal Aceh (BMA) telah mengumpulkan zakat dan infak sebesar Rp8,17 miliar, dengan rician zakat Rp6,95 miliar dan infak Rp1,22 miliar.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para muzaki yang telah memercayakan zakatnya dan juga kepada para munfiq yang telah menunaikan infaknya Baitul Mal Aceh. Semoga Allah menambahkan rizkinya dan permudahkan segala urusannya,” kata Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh (BMA), Rahmad Raden, Senin (7/3/2022).

Rahmad Raden menjelaskan zakat dan infak itu dikumpulkan dari para ASN di lingkungan pemerintah Aceh, lembaga non-pemerintah Aceh/lembaga vertikal dan juga masyarakat umum lainnya.

ASN di lingkungan pemerintah Aceh, pengumpulannya melalui Bendahara Umum Aceh (BUA) di Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA). Sedangkan lembaga non pemerintah Aceh/lembaga vertikal dan masyarakat umum menyetorkannya melalui rekening penmpungan BMA atau melalui konter resmi ke kantor BMA.

Adapun rekening zakat BMA, di antaranya Bank Aceh Syariah : 61001040000095, Bank Syariah Indonesia: 7001569494 dan Bank Muamalat: 2410015978. Sedangkan rekening infak BMA, yaitu Bank Aceh Syariah: 61001040001311 dan Bank Syariah Indonesia: 8202020882.

“Selain itu kepada para muzaki (orang yang berhak mengeluarkan zakat), BMA senantiasa berusaha untuk senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal. Bagi muzaki yang ingin menunaikan zakatnya, bisa menghubungi layanan jemput zakat BMA di nomor telepon/WhatsApp 08116722229.S elanjutnya tim BMA akan mendatangi alamat para muzaki baik ke rumah, kantor atau tempat lainnya,” kata Rahmad Raden.

Ia menambahkan BMA sangat memahami akan kesibukan dari para muzaki sehingga tidak dapat menyetorkan zakatnya secara langsung ke kantor BMA. Oleh karena itu layanan jemput zakat tersebut dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi muzaki dalam menunaikan zakatnya.

“Semakin banyak zakat dan infak yang terkumpul, maka akan semakin banyak pula mustahik yang bisa dibantu,” pungkas Rahmad Raden. [rilis]