Beranda blog Halaman 1785

Nova Serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh 2021 ke BPK-RI

0
(Foto: humpro)

Nukilan.id – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh Tahun 2021 Kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Aceh, di kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Senin (07/03/2022). Laporan tersebut diterima oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Aceh, Pemut Aryo Wibowo.

Laporan keuangan yang diserahkan oleh figur nomor satu di Aceh itu terdiri dari laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas dan catatan atas laporan keuangan yang telah direview oleh Inspektorat Aceh.

Gubernur Nova dalam sambutannya mengatakan, laporan keuangan tersebut telah disusun berdasarkan sistem pengendalian internal yang memadai, dan isinya telah menyajikan informasi seputar pelaksanaan anggaran, posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan secara layak, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

“Pada kesempatan ini, kami mengharapkan tim BPK-RI dapat melaksanakan audit terhadap laporan keuangan tersebut secara independen, dengan prinsip kemitraan dan tanggung jawab bersama dalam mengemban amanah rakyat Aceh,” ujar Gubernur Nova.

Gubernur Nova juga mengucapkan terima kasih kepada BPK- RI atas evaluasi yang diberikan dalam laporan tersebut. Ia menyebutkan, pihaknya mengharapkan masukan, koreksi dan langkah-langkah perbaikan untuk kesempurnaan Laporan Keuangan Pemerintah Aceh.

Ditambahkan, untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan BPK-RI ini, dirinya berharap kepada seluruh Kepala SKPA agar memberikan perhatian yang maksimal, sehingga pemeriksaan tersebut dapat diselesaikan secara tepat waktu.

Terkait laporan keuangan tersebut, Gubernur juga berterima kasih kepada seluruh Kepala SKPA selaku pengguna anggaran, sekaligus sebagai pelaksana program kegiatan pembangunan, yang selalu bersinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan stakeholders terkait dalam pembangunan dan penanganan pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, kata Gubernur, pandemi Covid-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan di abad ini, yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Tidak hanya masalah kesehatan yang timbul, namun semua aspek dalam kehidupan ikut terdampak termasuk masalah sosial, ekonomi, bahkan ke sektor keuangan.

Sebagai catatan, sebelum pandemi covid-19 terjadi, Pemerintah Aceh telah enam kali berturut-turut berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI atas laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2015 sampai 2020.

Prestasi itu kata Nova, menjadi pemicu semangat dalam menyampaikan laporan keuangan tahun anggaran 2021, agar nantinya dapat mempertahankan kembali opini WTP dari BPK-RI.

Kepala BPK-RI Perwakilan Aceh, Pemut Aryo Wibowo, mengatakan Penyerahan Laporan Keuangan oleh pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota merupakan sebuah kewajiban yang telah diatur batas waktunya yaitu paling lambat 31 Maret setiap tahunnya. Pemut berterimakasih atas kerja keras dan kerja cerdas Pemerintah Aceh dan jajarannya, sehingga dapat menyerahkan Laporan tersebut lebih cepat dari batas waktu yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah lebih cepat dari batas waktu. Kami berkewajiban untuk memeriksa dan menyerahkan hasil pemeriksaan 2 bulan sejak penyerahan atau pada tanggal 6 Mei 2022 nanti,” kata Pemut. Ia berharap Pemerintah Ach bisa mempertahankan opini dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selain itu, Pemut berharap kerja sama aparatur pemerintahan agar bisa memberikan data dan informasi yang penting, untuk menggambarkan transaksi ekonomi yang nantinya tentu berpengaruh pada hasil pemeriksaan.

“Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan manfaat yang besar, serta mendorong peningkatan kualitas penyajian laporan keuangan. Semoga saja hasilnya menjadi dorongan untuk memperbaiki laporan keuangan daerah,” kata Pemut. []

Alhudri Tinjau Try Out UTBK di Banda Aceh

0
Peninjauan pelaksanaan Try Out Tes Masuk Perguruan Tinggi oleh Kadisdik Aceh (Foto. Dok. Humas Disdik Aceh)

Nukilan.id – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri MM didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh – Aceh Besar, Syarwan Joni, S.Pd., M.Pd dan Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Hamdani, S.Pd., M.Pd meninjau pelaksanaan Try Out Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di SMAN 5 Banda Aceh, SMAN Labschool Banda Aceh, dan SMAN Fatih Bilingual School Banda Aceh. Senin (7/3/2022).

Alhudri di sela-sela peninjauan mengatakan, pelaksanaan try out ini dilakukan dalam rangka mempersiapkan agar para siswa/i memiliki bekal dalam menghadapi ujian nasional dan bekal saat tes masuk perguruan tinggi.

“Mudah-mudahan dikabulkan oleh Allah SWT. Ini adalah salah satu usaha kita dalam meningkatkan lulusan dan banyak diterimanya di perguruan tinggi nantinya,” kata Alhudri.

Alhudri menuturkan, try out ini dilaksanakan secara serius tidak hanya di Banda Aceh dan Aceh Besar melainkan juga di seluruh sekolah di Aceh. “Kemarin saya juga melihat pelaksanaan try out di Nagan Raya, Abdya, dan Aceh Selatan,” kata Alhudri.

Untuk tingkat kelulusan, Alhudri mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Aceh tidak mematok target akan tetapi dirinya telah membuat pakta integritas dengan seluruh kepala cabang dinas di kabupaten/kota agar mengupayakan supaya tingkat kelulusan dan tingkat diterima di perguruan tinggi lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Kami akan terus tetap berusaha untuk menjadi lebih baik, kami dengan Kacabdin dari kab/kota telah melakukan pakta integritas dan ini adalah untuk memotivasi agar tingkat kelulusan lebih tinggi,” kata Alhudri.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Banda Aceh – Aceh Besar, Syarwan Joni menjelaskan bahwa try out UTKB ini merupakan kegiatan rutinitas yang dilakukan SMA Kota Banda Aceh dan Aceh besar di bawah koordinasi Cabang Dinas Pendidikan, adapun untuk teknis pelaksanaanya ada di MKKS atau kepala sekolah dari masing-masing sekolah.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan kolektif yang menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan Dinas Pendidikan Aceh untuk menyongsong terwujudnya Aceh Carong sebagaimana program Pemerintah Aceh,” kata Syarwan.

Lebih lanjut Syarwan menuturkan, walaupun Banda Aceh dan Aceh Besar berada di bawah koordinasi cabang dinas yang sama, namun pelaksanaan try out UTBK tidak dilakukan dalam jadwal yang bersamaan.

“Tentunya pelaksanaan ini tidak lepas dari koordinasi, petunjuk dan arahan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Aceh, adapun kami memiliki tanggung jawab besar untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Syarwan.

Sementara itu,salah seorang siswa peserta try out UTBK, Agil Muqni mengaku, sangat terbantu dengan adanya try out ini. Menurutnya, dengan try out dapat membuat mereka lebih siap saat menghadapi ujian nasional bahkan untuk masuk ke perguruan tinggi.

“Saya berharap try out seperti ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya agar adik – adik kelas kami nantinya juga dapat merasakannya, sehingga memudahkan saat mengikuti ujian nasional,” katanya.[]

Kisah Kakao Organik Papua dari Kampung Berap

0
Buklat baru panen di Kampung Berap. Foto: Asrida Elisabeth/ Mongabay Indonesia

Nukilan.id – Namanya Kampung Berap, terletak di Distrik Nimbokrang, dua jam menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Jayapura, Papua. Sejak lama, salah satu hasil tanaman andalan kampung ini adalah kakao atau cokelat. Mereka tanam secara organik.

Bagi warga Jayapura seperti saya, kampung ini lebih dikenal sebagai Kali Biru. Kali Biru adalah nama sungai yang mengalir di wilayah kampung. Berhulu di perbukitan Lykano yang masih tertutup hutan hijau, air jernih membentuk aliran sungai berwarna hijau kebiru-biruan. Tempat ini selalu ramai di akhir pékan.

Daya tarik kampung Berap ternyata bukan hanya pada Kali Biru. Di sini, ada pertanian cokelat organik yang terus warga pertahankan.

Cokelat pertama kali diperkenalkan di wilayah ini oleh Pemerintah Belanda. Pada 1960-an, saat Papua masih di bawah penguasaan Belanda, wilayah Berap dan sekitar dikenal dengan nama Genyem. Genyem merupakan ibukota Onderafdeling Nimboran.

Onderafdeling Nimboran ada di bawah Afdeling Hollandia yang sekarang dikenal sebagai Jayapura. Penanaman cokelat menjadi salah satu program ekonomi desa.

Budidaya cokelat pun berlangsung hingga kini. Mereka bibitkan coklat dengan biji dari buah lokal yang tumbuh alami, dan dirawat tanpa pupuk dan pestisida.

“Kita suka dengan cokelat biji yang kita tanam karena ini lebih bagus. Perawatan gampang, yang penting kasi bersih saja,” kata Miriam Manggo, warga Berap, belum lama ini.

Mereka bertahan dengan cara ini di tengah gencarnya pemerintah mempromosikan teknik pembibitan sambung pucuk.

Teknik sambung pucuk menggunakan tanaman lokal sebagai batang bawah yang disambung dengan bibit unggul sebagai batang atas.

Cara ini untuk meningkatkan produksi. Selain mendatangkan bibit unggul, pemerintah juga membantu petani dengan pupuk. Namun petani di Berap lebih percaya pada pengalaman mereka sendiri.

Pasangan Yafet Yosua dan Elisabet Tarkuo juga berpendapat sama. Meski perlu waktu lebih lama untuk berbuah, usia produksi cokelat organik dengan tanam biji menurut mereka lebih lama.

“Sambung pucuk buah bagus, cuma daya tahan cokelat lima enam tahun perlu ganti lagi. Tenaga sudah makin tua. Siapa mau tanam lagi?” kata Elisabeth Tarkuo.

Tanaman cokelat yang tumbuh berpuluh-puluh tahun dan masih menghasilkan membuat mereka yakin menanam organik lebih baik.

Kondisi tanah cukup subur menghasilkan buah cokelat yang bagus. Kalau pakai pupuk bagi mereka hanya menciptakan ketergantungan baru.

Ada sekitar 165 rumah tangga di kampung ini. Mereka bagian dari lima marga yaitu Kasse, Buwe, Tarkuo, Yoshua, Manggo. Tiap marga menguasai tanah adat dengan batas-batas yang sudah diketahui turun temurun. Masing-masing rumah tangga menanam di tanah marga.

“Tergantung dari keluarga itu. Saya ambil lahan di sini, oh di sana. Ya silakan. Sesuai kemampuan. Lahan bekas kita tidak bisa masuk di situ. Itu sudah ditandatangani oleh dia. Dia punya turunan yang boleh lanjut di situ. Karena dia yang buka hutan, generasinya yang boleh lanjut,” kata Yafet Yosua.

Bersama Yafet dan anak perempuannya, Imelda, saya melihat kebun cokelat mereka di pinggir kampung. Di dalam kebun seluas tiga hektar ini, cokelat tak tumbuh sendiri, ada beragam tanaman. Ada pisang, sayur lilin, pinang, durian, keladi sampai jagung. Ada yang berbuah, ada juga baru ditanam.

Karena sistem tumpang sari, jarak tanam bisa empat hingga tujuh meter. Tanaman lain berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari, terutama saat cokelat masa awal pertumbuhan.

“Kalau terbuka, ia lambat, kena panas. Ia terima panas langsung. Jadi perlu ada tanaman lain untuk melindungi.”

Menurut dia, bibit cokelat terbaik berasal dari buah yang tumbuh di bagian batang. Kulit buah sudah masak dibuka, tutup kembali dan letakkan di tanah atau kayu hingga membusuk dan tumbuh kecambah. Perlu waktu sekitar lima hari untuk proses ini. Kalau sudah berkecambah, masukkan bibit-bibit ke dalam lubang tanam yang sudah disiapkan.

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, batang pohon belimbing hutan khusus untuk membuat lubang menanam cokelat. Jenis pohon ini dipilih karena cara berbuah mirip cokelat. Saat membuat lubang, mereka sekaligus berharap buah cokelat selebat buah belimbing hutan.

Perlu waktu dua hingga tiga tahun untuk berbuah. Sinar matahari dan kadar air dalam tanah cukup serta humus di sekitar pohon, sudah cukup untuk menghasilkan buah bagus.

Trik yang biasa digunakan Yafet antara lain, tak melukai akar coklat saat pembersihan hingga tidak memangkas pohon saat mulai tumbuh bunga yang siap berbuah.

Cokelat berbuah sepanjang musim. Hampir tiap bulan warga bisa panen coklat dengan hasil bervariasi tergantung banyaknya pohon.

Model jual beli

Di halaman rumah, warga tampak menjemur biji-biji cokelat. Meski tampak sudah kering, Miriam Manggo tetap menjemur biji cokelatnya. Makin sedikit kadar air, harga makin bagus.

Miriam cerita, ada sekitar 20 pohon cokelatnya sedang berbuah. Usia pohon-pohon ini sekitar sembilan tahun. Saat bukan musim panen raya, buah sedikit. Namun, katanya, tiap bulan selalu bisa panen.

“Yang masak kita petik. Satu atau dua begitu kita taru dulu.”

Pembeli cokelat datang ke kampung, mereka dari Kakao Kita.

Kakao Kita, satu unit bisnis Yayasan Pengembangan Masyarakat Desa (YPMD). YPMD berdiri pada 1984, lembaga ini pertama kali dipimpin George Junus Aditjondro.

Dua program utama mereka bersama masyarakat adalah penguatan ekonomi dan infrastruktur air bersih. Lembaga ini rutin menerbitkan penelitian dan majalah dengan nama Kabar dari Kampung (KdK).

Sampai saat ini di bawah kepemimpinan Decky Rumaropen, YPMD terus melakukan kerja-kerja penguatan ekonomi masyarakat di Papua. Di bawah bendera Kakao Kita, YPMD mengembangkan perdagangan cokelat organik.

Saat tiba di Kampung Berap, tim Kakao Kita langsung menuju rumah Yafet Yosua. Rumah itu sudah ditetapkan sebagai stasiun penimbangan di Kampung Berap. Satu per satu warga berkumpul. Mereka membawa serta cokelat. Jumlahnya beragam, semua dalam bentuk biji kering.

Setelah sebagian besar warga berkumpul, mulai penimbangan. Tim Kakao Kita terlebih dahulu mengukut kadar air. Segenggam biji cokelat diambil dan dimasukkan ke dalam alat ukur.

Kadar air dicatat, sampel dikembalikan ke wadahnya, lalu ditimbang. Nama petani, kadar air, berat biji cokelat, dan tanggal pembelian dicatat dalam secarik lakban kertas, lalu ditempel pada wadah biji cokelat.

“Markus Manggo, KA 4,1%, Berat 3 Kg, 30/10/2021.” “Gheby, KA 5,7%, Berat 12,5 Kg, 30/10/2021.” “Elisabeth, KA 4% Berat 7 Kg, 30/10/2021.”

Usai semua biji coklat ditimbang, baru pembayaran. Coklat kering dengan kadar air di atas 5% dibeli Rp 29.000 perkilogram. Kadar air 5%, 4%, dan 3% berturu-turut Rp30.000, Rp31.000, dan Rp32.000 perkilogram. Makin sedikit kadar air, harga makin tinggi.

Satu persatu petani menerima uang. Sebagian hasil penjualan mereka tabung. Petani bebas menentukan besarantabungan. Kakao Kita dan para petani bekerjasama dengan BPR Phidectama Abepura menjadikan program menabung sebagai bagian dari perdagangan cokelat ini. Tim Kakao Kita lalu mengangkut biji-biji cokelat ke gudang mereka di Kehiran, Sentani.

Konsep perdagangan antar rakyat

Bersama dengan cokelat milik petani dari Taja, Klaisu dan Bring, coklat Berap mulai ekspor ke Jepang pada 2012.

Patricia Makabori bercerita, kerja YPMD bersama petani coklat. Dia sudah 21 tahun bersama YPMD.

“Kebiasaan pertanian masyarakat di Papua kan organik, jadi kita tinggal sandingkan dengan pasar. Permintaan Jepang langsung matching,” katanya.

YPMD terhubung dengan pasar Jepang melalui The Asian People’s Fund for Mutual Benefit (APF). Ini bentuk solidaritas dan pertukaran antara penduduk di negara maju yang pendapatan perkapitanya lebih tinggi, dengan penduduk di negara berkembang.

APF memperkenalkan People to People Trade atau perdagangan antar rakyat. Produsen langsung dihubungkan ke konsumen dan keluar dari jalur perdagangan konvensional. APF berawal dari perdagangan pisang antar masyarakat di Pulau Negros Filipina dengan koperasi konsumen di Jepang pada 1989.

“Itu konsep yang YPMD kembangkan untuk bisnis coklat ini. Di dalamnya ada social development dan bussines development, dengan asumsi besar bahwa bisnis sangat ditentukan oleh sosial development, terutama di Papua.”

Tiap hadir di forum APF, YPMD mempromosikan produk Papua termasuk coklat. Tahun 2010, dua anggota APF, Alter Trade Japan Inc. (ATJ) dan Green Coop Consumers’ Cooperative Union ke Papua. Mereka menyatakan komitmen membeli produk organik petani.

Kualitas dan harga disepakati bersama. YPMD bertugas mendampingi sekaligus membeli cokelat dari petani dan mengirim ke Jepang.

Pasar di Jepang menentukan kebutuhan dan mengirim uang ke YPMD. YPMD memakai untuk membeli cokelat dari petani. Jumlah yang dikirim bergantung pada ketersediaan biji cokelat di petani.

“Ada berapa, itu yang dikirim. Kan cokelat dalam setahun dua kali panen. Misalkan panen pertama ada 12 ton, tidak apa-apa. Karena mereka paham bahwa cokelat organik memang tidak banyak tetapi sepanjang tahun ada.”

M I Rahmanto dkk dari Universitas Cenderawasih Jayapura menulis perdagangan cokelat ini dalam jurnal berjudul Rural development in Papua: lesson learned from cocoa farming. Dia sebutkan, sistem perdagangan cokelat ini yang dibangun atas dasar kemanusiaan dan prinsip-prinsip komunitas.

Konsep perdagangan antar rakyat jadikan kakao sebagai pemersatu antar petani sebagai produsen dan konsumen di Jepang. Hal ini sesuai konsep pengembangan masyarakat yang lama dikembangkan YPMD di Papua.

Kampung-kampung yang menjual cokelat ke Kakao Kita adalah kampung-kampung yang pernah dimasuki YMPD. Petani pun berkomitmen pada pertanian cokelat organik.

Di Kampung Berap, tiap tahun konsumen Jepang datang dan mengunjungi petani. Mereka melihat langsung bagaimana cokelat yang mereka konsumsi ditanam dan dirawat para petani. Pada kesempatan sama, petani juga menyampaikan harapan mereka soal pengembangan pertanian.

YPMD menyertakan ada program menabung karena ada temuan kalau uang yang dihasilkan dari perdagangan habis dipakai. Meski awalnya sulit, petani akhirnya terbiasa menabung. Tabungan ini untuk kebutuhan mendadak seperti kesehatan, pendidikan, atau modal usaha.

“Cokelat jadi alat organisir bagi masyarakat untuk menabung dan di saat sama masyarakat mendapat uang tunai.

Program menabung tidak hanya dari penjualan cokelat. YPMD juga menyediakan truk yang bisa digunakan para petani yang kesulitan mengakses transportasi publik untuk menjual hasil kebun non coklat ke pasar.

Petani tidak hanya menanam cokelat. Di dalam kebun mereka juga ada tanaman lain seperti buah-buahan, pisang, ubi hingga sayuran.

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember juga membantu YPMD mengukur kualitas biji cokelat para petani.

“Waktu itu pimpinannya Profesor Sri Mulato. Kita kirimkan sampel. Dua sampel yang kita kirim, sampel yang difermentasi dan sampel tidak difemerntasi. Hasilnya, cokelat Papua grade triple A untuk yang difermentasi dan yang tidak difermentasi double A. Hanya Papua yang dapat triple A untuk yang difermentasi.”

Untuk meningkatkan kualitas biji, petani diberi pelatihan melakukan fermentasi. HIngga kini sudah ada petani bisa melakukan fermentasi biji kakao mandiri.

Selain memenuhi permintaan pasar luar negeri, cokelat olahan mulai dijual di Jayapura pada 2017. Satu-satunya distributor langsung saat itu hanya Gelael. Menurut Patricia, tidak mudah membangun kepercayaan distributor soal kualitas cokelat.

“Masalah merek. Orang makan merek dan bukan kualitas cokelat. Walaupun dijelaskan berulang-ulang.”

Konsumen cokelat di Jayapura makin meningkat dengan ada Café Kakao Kita pada 2018. Di café ini, warga Jayapura bisa menikmati berbagai olahan coklat. Kemudian distributor lain juga ikut memasarkan antara lain, Sumber Makmur, KFC Galeal, Tokoh Kue Harum Sari, dan Kafe Kombi.

Kini, cokelat Papua makin dikenal di dunia internasioal setelah ikut berbagai kompetisi. Terbaru, pasar Korea juga berminat pada cokelat Papua.

Di tengah besarnya minat pasar pada cokelat organik dari Papua, muncul tantangan seperti makin berkurangnya anak muda yang berminat pada pertanian, hingga masalah perubahan iklim yang membuat musim panen tidak pasti.

Banyaknya pupuk beredar di masyarakat, katanya, juga jadi tantangan tersendiri. Karena itu, pendampingan terhadap petani menjadi kerja penting di YPMD.

Kemandirian petani, katanya, menjadi tujuan dan penggunaan pupuk kimia dinilai menciptakan ketergantungan baru.

“Banyak kampung yang kami tinggalkan. Karena kami tidak mau petani bergerak dari ketergantungan yang satu ke ketergantungan lain. Petani harus mandiri.”

Dalam berbagai kesempatan, YPMD terus menyampaikan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan lagi kebijakan pembagian pupuk dan pestisida kepada petani Papua yang sebelumnya tidak punya kebiasaan itu. Apalagi, katanya, para petani sudah jelas-jelas menolak menerima. Selain berbahaya untuk kesehatan, pupuk dan pestisida jelas tidak menolong petani Papua.

“Menjaga alam juga dengan cara melakukan pertanian-pertanian organik sebagaimana kebiasaan masyarakat Papua. Tanah tidak banyak terkontaminasi persitisida dan selanjutnya menghasilkan produk yang berkualitas.” [Mongabay]

Terima 3.000 Liter Eco Enzyme, Kapolda Aceh: Udara Sehat Jadi Prioritas

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Ahmad Ahmad Haydar secara simbolis menerima 3.000 liter desinfektan alami atau _eco enzyme_ dari komunitas eco enzyme Sumatera-Aceh, Senin, 7 Maret 2022 di Lapangan Mapolda Aceh.

Mewakili institusinya, Ahmad Haydar mengucapkan terimakasih kepada Komunitas Eco Enzyme yang telah membantu 3.000 liter atau 120 jiregen eco enzyme untuk Polda Aceh.

Eco enzyme ini, nantinya akan disalurkan ke jajaran untuk disemprotkan agar lingkungan serta udara si wilayah hukum masing-masing bisa terhindar dari virus yang berbahaya. Selain itu juga akan diikuti dengan pelatihan penggunaan dan pembuatan eco enzyme kepada personel Polres dan Polsek dalam waktu dekat.

“Nanti akan ada pelatihan khusus bagi peraonel di jajaran tentang cara penggunaan dan pembuatan. Hal ini untuk mendukung terciptanya udara sehat dan bebas dari virus berbahaya. Dan itu menjadi prioritas,” katanya.

Namun demikian, Ahmad Haydar juga tetap mengimbau agar masyarakat tetap prioritaskan prokes, terutama memakai masker menyusul lahirnya varian baru Omicron.

Mantan Kapuslabfor Polri itu juga menyinggung tentang pentingnya vaksinasi. Berdasarkan penyampaian Satgas Covid-19, orang yang terpapar Omicron tapi sudah vaksin, maka efek yang ditimbulkan tidak akan parah.

“Untuk vaksinasi tetap kita genjot, terutama dosis II, yang insyaallah sebelum puasa sudah 70 persen. Namun bagi komorbid harus tetap mawas diri, karena risiko terpapar lebih besar,” katanya.

Di akhir keterangannya, Ahmad Haydar juga meminta dukungan dari semua pihak, baik stakeholder, maupun wartawan agar terus mengeduksi dan mengimbau masyarakat untuk vaksin. Karena, upaya ini akan membantu pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu, Ketua Komunitas Eco Enzyme Sumatera-Aceh Surijandi mengatakan, penyerahan desinfektan alami ini merupakan upaya dari komunitasnya dalam membantu menanggulangi Covid-19 khususnya di Provinsi Aceh.

Surijandi menjelaskan, eco enzyme adalah hasil fermentasi dari limbah organik rumah tangga seperti kulit jeruk, pisang, dan kulit buah serta sisa sayura yang belum dimasak, gula merah serta air.

“Kita semua bisa meraciknya. Kalau ini berjalan, artinya kita sudah mengurangi beban bumi, terutama sampah organik bisa terpakai dan udara bisa sehat,” jelasnya.

Selain itu, ia mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Aceh yang telah memberikan kesempatan kepada komunisnya untuk ikut serta membantu kepolisian dalam menetralisir udara selama pandemi.

“Sedikitnya 3.000 liter eco enzyme kami serahkan untuk Polda. Masyarakat atau siapapun boleh datang ke tempat kami untuk mengambil eco enYme aecara cuma-cuma,” ujar Surijandi. []

Marc Marquez Akui Sirkuit Losail Sulit Ditaklukkan

0
Marc Marquez. (Foto: MotoGP)

Nukilan.id – Marc Marquez gagal naik podium di MotoGP Qatar 2022. Pembalap Repsol Hondaitu pun mengakui bahwa tampil di Sirkuit Losail, Qatar, tidak pernah mudah baginya.

Marquez sebenarnya tampil apik di sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Sampai akhirnya, dia memulai balapan dari posisi ketiga.

Peraih enam kali juara MotoGP ini sempat kejar-mengejar dengan Pol Espargaro di posisi terdepan pada awal-awal balapan. Namun sayang, dia tidak konsisten dan perlahan-lahan kecepatannya menurun.

Marquez akhirnya harus menyelesaikan balapan yang berlangsung Minggu 6 Maret 2022 ini di peringkat kelima. Sebuah hasil yang belum bisa dirayakan, tetapi tidak berarti juga harus dibuang.

The Baby Alien julukan Marquez pun mengatakan bahwa Sirkuit Internasional Losail bukanlah trek yang dia suka. Meskipun dia telah melakukannya dengan baik di Grand Prix Qatar di masa lalu, itu bukan trek di mana dia benar-benar nyaman.

Baca Juga: 

Belum lagi tahun ini, Marquez mengendarai Honda RC213V baru yang belum beradaptasi sepenuhnya. Mempertimbangkan hasil negatif seperti rival seperti Fabio Quartararo (finis kesembilan) dan Francesco Bagnaia (mengalami crash), posisi hari ini memiliki nilai lebih.

“Hari ini saya kehabisan kecepatan, empat pembalap lebih kuat dari saya dan finis di depan. Saya menjalani balapan yang cukup bagus di sirkuit yang sulit bagi kami dan untuk gaya membalap saya, saya selalu kesulitan di sini,” ucap Marquez, dikutip laman tuttomotoriweb.

“Saat balapan lambat, saya bisa mendapatkan hasil bagus seperti dulu, tapi hari ini cepat dan saya memakai banyak ban depan,” lanjutnya.

Pemenang dalam balapan seri pertama ini adalah pembalap Gresini Ducati, Enea Bastianini. Kemudian, ada pembalap KTM Red Bull, Brad Binder di urutan kedua.

Sementara itu, rekan setimnya, Pol Espargaro, finis di urutan ketiga. Tentunya, Marquez harus mengambil beberapa langkah ke depan. [Okezone]

Derby Manchester, The Citizens Bantai Setan Merah 4-1

0
Momen gol Kevin De Bruyne di laga Manchester City vs Manchester Untied, Premier League 2021/22 © AP Photo

Nukilan.id – Manchester City membungkam Manchester United dengan skor telak 4-1 dalam duel pekan ke-28 Premier League 2021/22, Minggu (6/3/2022) malam WIB.

Dimainkan di Etihad Stadium, Derby Manchester kali ini berjalan tidak seimbang. Man City tampil terlalu perkasa, MU kesulitan mengimbangi permainan tuan rumah.

Empat gol kemenangan Man City kali ini datang lewat aksi Kevin De Bruyne (5′, 28′) dan Riyad Mahrez (68′, 90+3). MU sempat melawan, tapi hanya bisa mencetak satu gol melalui Jadon Sancho (22′).

Kemenangan ini berdampak besar terhadap klasemen sementara. Man City menjauh dari kejaran Liverpool, sedangkan MU kian terancam gagal mengamankan empat besar.

Baca Juga: Comback Lawan Elche, Barcelona Dekati Puncak LaLiga

Babak pertama

Pertandingan baru dimulai dan Man City langsung membuat kejutan. Menit ke-5, serangan dari sisi kiri, Silva mengirim umpan tarik yang mengecoh barisan bek MU. De Bruyne menyambutnya dengan tembakan mendatar. Gol! Man City 1-0 Man Utd.

Menit ke-8, giliran MU yang mendapatkan peluang matang. Fred lolos dari kawalan bek lawan, tapi ruang tembaknya ditutup Ederson dengan cepat. Bola langsung dibuang oleh pemain Man City.

Tempo pertandingan berjalan relatif sedang hingga menit ke-20. MU bisa menguasai bola, tapi Man City yang lebih mengancam lewat peluang berbahaya.

Menit ke-22, MU mencetak gol balasan. Serangan balk cepat, Pogba mengirim umpan terobosan untuk Sancho. Di sisi kiri kotak penalti, Sancho mengecoh lawan dengan berbelok ke tengah dan melepas tembakan melengkung. Gol! Man City 1-1 Man Utd.

Menit ke-28, Man City kembali unggul. Lagi-lagi De Bruyne, kali ini karena kemelut di kotak penalti. Barisan bek MU lambat bereaksi dan tidak bisa membuang bola dengan baik. Gol! Man City 2-1 Man Utd.

Skor 2-1 membuat pertandingan berjalan lebih intens. MU mencoba meningkatkan tempo untuk mencetak gol balasan. Meski begitu, tidak ada gol tambahan hingga akhir 45 menit pertama.

Babak Kedua

Pertandingan dilanjutkan kembali dan Man City mencoba mempertahankan ritme yang sama. 10 menit pertama, Man City coba menguasai bola dan membuat MU frustrasi.

De Bruyne beberapa kali mendapatkan kesempatan menembak dari luar kotak penalti. MU coba membalas lewat serangan balik, tapi belum juga menciptakan peluang matang.

Pertandingan terkunci hingga memasuki menit ke-65. Man City masih menguasai bola, tapi lebih sering memainkannya di wilayah sendiri. MU terus mengejar bola, Ralf Rangnick membuat sejumlah pergantian pemain.

Menit ke-68, Man City mencetak gol pemungkas. Berawal dari tendangan sudut, umpan De Bruyne ke tiang jauh langsung disambut tendangan voli kaki kiri Mahrez. Gol! Man City 3-1 Man Utd.

Menit ke-90+3, Mahrez menemukan gol keduanya. Gundogan mencuri bola di tengah lapangan dan mengirim umpan terobosan untuk Mahrez di sisi kiri. Gol! Man City 4-1 Man Utd.

Tidak ada gol tambahan di sisa laga. Wasit meniup peluit panjang di menit ke-90+4. Skor 4-1 untuk kemenangan Man City.

Susunan pemain

MANCHESTER CITY (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, John Stones, Aymeric Laporte, Joao Cancelo; Kevin De Bruyne (80′ Ilkay Gundogan), Rodri, Jack Grealish; Riyad Mahrez, Bernardo Silva, Phil Foden.

MANCHESTER UNITED (4-2-3-1): David de Gea; Aaron Wan-Bissaka, Victor Lindelof, Harry Maguire, Alex Telles; Scott McTominay, Fred; Jadon Sancho, Bruno Fernandes, Paul Pogba (64′ Marcus Rashford); Anthony Elanga. (64′ Jesse Lingard). [Bolanet]

MotoGP Qatar 2022: Marquez Gagal Naik Podium

0
Enea Bastianini menang MotoGP Qatar 2022. (Foto: TMCblog)

Nukilan.id – Rider Gresini Enea Bastianini sukses memenangi MotoGP Qatar 2022. Nasib apes diterima runner-up musim lalu Francesco Bagnaia retired usai crash di tengah race.

Di Sirkuit Losail, Minggu (6/3/2022) malam WIB, Bastianini memenangi balapan MotoGP Qatar 2022 setelah mengalahkan Pol Espargaro yang mendominasi sebagian besar balapan. Espargaro sendiri harus puas finis ketiga di belakang Brad Binder, yang menjadi runner-up.

Bastianini mengawali balapan di grid kedua di belakang Jorge Martin dan di depan Marc Marquez. Bastianini berhasil menjaga posisinya di sepanjang lomba lalu memaksa Pol Espargaro melebar di putaran kelima terakhir untuk merebut posisi terdepan sampai akhir balapan.

Sementara itu Francesco Bagnaia melengkapi derita Ducati di MotoGP Qatar 2022. Bagnaia jatuh lalu ikut menyeret Jorge Martin sehingga harus retired. Rekan setim Bagnaia Jack Miller pun menyudahi balapan lebih cepat usai masuk pit di putaran-putaran awal.

Jalannya Balapan

Marc Marquez melesat untuk memimpin balapan setelah tikungan pertama. Setelahnya Pol Espargaro mengambil alih pimpinan balapan, Marquez kedua. Diikuti Brad Binder, Enea Bastianini, dan Joan Mir. Jorge Martin yang merebut pole menjalani start dengan buruk sehingga memulai dari urutan tujuh.

Fabio Quartararo menunjukkan perbaikan posisi dengan menempati peringkat kedelapan usai start dari posisi kesebelas. Memasuki lap kedua, duo Repsol Honda masih berkuasa Pol Espargaro terdepan diikuti Marquez dan Binder.

Pada putaran keempat balapan masih cukup ketat. Pol Espargaro masih menduduki posisi paling depan dengan jarak 0,2 detik dari Marquez. Joan Mir berhasil menyalip Bastianini untuk merebut posisi keempat di belakang Binder.

Selanjutnya, Marquez melebar sehingga Binder bisa menyalipnya untuk berada di depan Espargaro. Bastianini kembali ke posisi empat setelah melewati Mir. Sementara itu dua pebalap terbaik pada musim lalu Quartararo dan Bagnaia masih terpuruk di posisi sembilan dan sepuluh.

Marco Bezzechini menjadi pebalap pertama yang jatuh. Dia mengalami kecelakaan di tikungan 16 di tengah putaran kedelapan sehingga harus out. Di rombongan depan, Pol Espargaro kini sudah berjarak setengah detik dari Binder. Sedangkan rider Ducati Jack Miller masuk pit, tampak motornya bermasalah.

Pada putaran kesembilan Marc Marquez menurun setelah disalip Enea Bastianini. Aleix Espargaro merangsek ke depan untuk mengambil alih posisi kelima di depan Joan Mir.

Alex Marquez dan Miguel Oliveira juga jatuh. Tidak lama kemudian, pada putaran kesepuluh Francesco Bagnaia jatuh lalu menyapu Jorge Martin di dekatnya. Mereka semua out.

Pol Espargaro kini unggul 1,4 detik di posisi paling depan. Enea Bastianini kedua dibuntuti Brad Brinder dan Marc Marquez. Aleix Espargaro berada di posisi kelima dengan selisih 0,8 dari Marquez.

Enea Bastianini tampil sensasional di putaran 17 dengan memangkas jarak signifikan dari Pol Espargaro untuk menempel ketat. Pada putaran kedelapan belas Bastianini berbalik memimpin setelah Espargaro melebar jauh setelah melewati lintasan lurus.

Akibatnya, Pol Espargaro mesti turun ke posisi ketiga di belakang Brad Binder. Bastianini kini memimpin cukup nyaman dengan jarak 1,4 detik dari pebalap di belakangnya. Sementara itu Marc Marquez disalip Aleix Espargaro sehingga duduk di posisi kelima.

Bastianini menjaga jarak lebih dari satu detik sampai dua putaran terakhir. Brad Binder dan Pol Espargaro cukup jauh di belakangnya. Bastianini menuju kemenangan pertamanya.

Pada putaran terakhir, Enea Bastianini dengan mulus melewati lintasan lurus terakhir sebelum garis finis. Brad Brinder finis kedua, diikuti Pol Espargaro melengkapi podium. Aleix Espargaro dan Marc Marquez finis keempat dan kelima.

Juara bertahan MotoGP Fabio Quartararo tidak bisa berbuat banyak sampai akhir balapan sehingga harus puas finis kesembilan di belakang duo Suzuki Joan Mir dan Alex Rins dan Johann Zarco. Takaaki Nakagami melengkapi 10 besar. [Detiksport]

Comback Lawan Elche, Barcelona Dekati Puncak LaLiga

0
Selebrasi Ferran Torres usai mencetak gol di laga Elche vs Barcelona, La Liga 2021/22 © AP Photo

Nukilan.id – Barcelona mewujudkan come back impresif untuk mengalahkan Elche dengan skor 2-1 dalam duel pekan ke-27 La Liga 2021/22, Minggu (6/3/2022).

Bertandang ke Estadio Manuel Martinez Valero, pertandingan tidak berjalan mudah bagi Barca. Elche menyuguhkan perlawanan sepadan dan tampil percaya diri.

Bahkan Elche unggul terlebih dahulu lewat gol Fidel Chaves di menit ke-44. Barca sempat kesulitan sampai akhirnya bangkit di babak kedua melalui Ferran Torres (60) dan penalti Memphis Depay (84′).

Kemenangan ini penting bagi Barca untuk mendongkrak posisi ke peringkat tiga klasemen sementara. Elche, di sisi lain, gagal menjauh dari zona degradasi.

Babak pertama

Barcelona langsung menggempur di 5 menit pertama, mereka menguasai bola dan mengurung Elche. Meski begitu, justru Elche yang pertama kali melepas tembakan lewat aksi Guti di menit ke-7.

Pertandingan tampak berjalan seimbang dan alot di 15 menit pertama. Elche memberikan perlawanan sepadan. Barca dominan, tapi belum ada peluang matang.

Tempo pertandingan berjalan cukup lambat. Hingga menit ke-25, Barca tidak benar-benar mengancam gawang Elche. Sebaliknya, Elche tampak menunggu kesempatan serangan balik.

Menit ke-37, justru Elche yang mendapatkan peluang matang. Umpan silang Mojica disambut Morente di tiang jauh, sayangnya tembakan Morente melambung tinggi.

Semenit setelahnya, giliran Barca yang mendapatkan peluang. De Jong lolos dari kawalan bek Elche, tapi tembakannya masih bisa dihentikan Badia.

Menit ke-44, Elche mencetak gol kejutan. Pedri membuat kesalahan backpass, bola berhasil dicuri Fidel yang berlari menembus kotak penalti dan menaklukkan Ter Stegen. Gol! Elche 1-0 Barcelona.

Babak kedua

Ketinggalan, Barca langsung coba menggebrak di babak kedua. Menit ke-52, Torres menerima operan Alves di tiang jauh. Tak terkawal, sepakannya justru melambung tinggi.

Menit ke-60, gol yang dinantikan Barca akhirnya tiba. Umpan silang Dembele dari sisi kanan gagal, bola justru jatuh ke Alba yang berlari menembus kotak penalti dan mengirim umpan tarik untuk Torres. Gol! Elche 1-1 Barcelona.

Gol penyeimbang ini tak lantas membuat Elche mengendurkan permainan. Menit ke-64, Elche justru mendapatkan peluang matang melalui tembakan Milla. Barca beruntung punya Ter Stegen.

Mendekati menit ke-70, pertandingan tampak berjalan seimbang. Barca menguasai bola, tapi Elche lebih mengancam dengan peluang-peluang berbahaya. Kedua pelatih pun membuat pergantian pemain.

Menit ke-84, Barca mencetak gol kemenangan. Kemelut antara Depay dengan Barragan, VAR memutuskan handball dan hadiah penalti. Depay maju sebagai algojo dan menuntaskan tugasnya dengan baik. Gol! Elche 1-2 Barcelona.

Tambahan waktu 7 menit tidak cukup bagi kedua tim untuk mencetak gol tambahan. Wasit pun meniup peluit panjang. Skor 2-1 untuk kemenangan Barcelona.

Susunan pemain

ELCHE (4-4-2): Edgar Badia; Antonio Barragan, Enzo Roco, Diego Gonzalez, Johan Mojica; Tete Morente (65′ Guido Carrillo), Omar Mascarell, Raul Guti (78′ Josan), Fidel (78′ Ivan Marcone), Pere Milla, Lucas Boye (65′ Ezequiel Ponce).

BARCELONA (4-3-3): Marc-Andre Ter Stegen; Dani Alves (85′ Sergino Dest), Ronald Araujo, Gerard Pique, Jordi Alba; Frenkie De Jong (68′ Nicolas Gonzalez), Sergio Busquets, Pedri; Gavi (46′ Ferran Torres), Pierre-Emerick Aubameyang (75′ Memphis Depay), Ousmane Dembele (75′ Adama Traore). [Bolanet]

Polda Aceh Tegaskan Kejar Penikmat Dana Beasiswa

0
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penyidik Polda Aceh tidak hanya membidik pelaku administratif korupsi dana beasiswa. Namun, penyidik juga mengejar pihak-pihak yang ikut menikmatinya.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy dalam keterangan persnya, Sabtu, 4 Maret 2022 di Polda Aceh.

Winardy mengatakan, babak baru penyidikan kasus beasiswa mulai fokus pada satu persatu skema aliran dana.

Ia menjelaskan salah satu skema yang berhasil di telusuri, pada Januari 2017 seorang berinisial DS menginformasikan pada NF (adik ipar DS) yang tinggal bersamanya tentang adanya dana beasiswa. Lalu sahabat DS, ustad S menghubungi NF menyerahkan formulir dan persyaratan-persyaratan pengajuan beasiswa.

NF juga menginformasikan pada rekan-rekannya sesama mahasiswa tentang adanya beasiswa. Kemudian 23 mahasiswa S1 tertarik dan mengisi formulir pengajuan beasiswa.

Selaku pengkompulir, S memberikan formulir pernyataan kesediaan penerima beasiswa pada 23 mahasiswa tersebut melalui NF. Itu terjadi pada November 2017.

Tak lama kemudian, pada 21 Desember 2017, S menginformasikan pada NF bahwa beasiswa sudah cair dan masuk ke rekening 23 mahasiswa penerima.

Pada 22-24 Desember 2017, NF mengumpulkan uang dari 23 penerima beasiswa, sebagaimana kesepakatan awal bahwa mereka hanya menerima Rp5 juta.

“Itu merupakan salah satu alur terjadinya pemotongan yang dilakukan NF,” kata Winardy.

Saat ini NF dan 23 mahasiswa sudah dimintai keterangan, sedangkan DS maupun S sudah 2 kali dipanggil tapi tidak datang.

“Penyidik sudah melayangkan panggilan lagi kepada DS dan S, apabila tidak datang maka sesuai dengan hukum acara penyidik akan membawa mereka untuk dimintai keterangan,” katanya. []

Kadisdik Arungi Sungai Kluet untuk Buka Pembelajaran Kelas Jauh di Aceh Selatan

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan menunjukkan komitmennya dalam memajukan dan melakukan pemerataan pendidikan hingga ke daerah pelosok di Aceh. Salah satunya dengan membuka pelaksanaan jalur pembelajaran kelas jauh.

Dinas Pendidikan Aceh membuka pembelajaran kelas jauh untuk daerah terpencil di Gampong Alur Kejrun Sarah Baru, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (6/3/2022). Sebelumnya, Dinas Pendidikan Aceh juga membuka dua kelas jauh di Jamat Kecamatan Linge, dan Pameu Kecamatan Rusip Antara di Aceh Tengah.

Pembukaan kelas jauh di Gampong Alur Kejrun Sarah Baru ini berawal dari informasi yang diperoleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Alhudri MM dari salah seorang tokoh gampong tersebut, bahwa masyarakat di sana mengeluh lantaran anak-anak mereka yang berusia remaja terpaksa harus putus sekolah karena tidak adanya sekolah menengah yang bisa dijangkau.

Setelah menempuh perjalanan selama tiga jam menggunakan sampan bermesin robin menyusuri alur sungai Kluet, rombongan Dinas Pendidikan Aceh disambut baik oleh kepala desa bersama tokoh masyarakat serta kepala SD dan SMP yang ada di sana, untuk kemudian menggelar pertemuan di salah satu ruangan SMPN Satu Atap Alur Kejrun.

Dalam pertemuan tersebut, Alhudri menuturkan bahwa kedatangan dirinya bersama rombongan berawal dari informasi yang diperoleh tentang banyak remaja di gampong ini yang putus sekolah, oleh karena itu atas perintah Gubernur dan Sekda Aceh dirinya bersama rombongan tiba di Alur Kejrun Sarah Baru dalam rangka memberi pelayanan pendidikan hingga ke pelosok daerah

Alhudri menanyakan kepada masyarakat yang hadir dalam pertemuan itu, apakah kelas jauh ini dibutuhkan? hal itu ditanyakan agar jangan sampai setelah kelas jauh dibuka namun tidak ada siswa yang mau bersekolah. Mendengar pertanyaan tersebut, masyarakat kompak menjawab sangat dibutuhkan karena anak-anak mereka setelah tamat SMP tidak tahu harus melanjutkan sekolah menengah kemana.

“Kami sangat membutuhkannya Pak Kadis,” kata Agustaria.

Kepala SMP, Safriadi menambahkan bahwa menurut data yang dimilikinya ada sebanyak 25 remaja tamatan SMP yang tidak melanjutkan lagi sekolahnya, sementara untuk ke SMAN 1 Kluet Tengah berada di Gampong Malaka harus menempuh waktu yang cukup lama dan resiko yang tinggi, kecuali harus menetap di gampong tersebut.

“Kami mengharapkan dengan adanya kelas jauh sehingga anak-anak kami bisa melanjutkan sekolah tanpa harus merantau ke desa tetangga,” kata Safriadi.

Mendengar pengakuan tersebut, Alhudri mengatakan bahwa semenjak dirinya dilantik, salah satu tekad utamanya adalah memberi pelayanan pendidikan hingga ke pelosok daerah, agar tidak ada lagi anak-anak Aceh yang tidak mengenyam pendidikan yang layak, karena setiap anak itu berhak mendapat hak pendidikan yang sama.

“Jika demikian, hari ini saya launching pembelajaran kelas jauh di Gampong Alur Kejrun Sarah Baru dan insya Allah akan secepatnya kami datangkan guru dari SMAN 1 Kluet Tengah untuk mengajar di sini. Tolong dibantu kami agar anak-anak mau bersekolah,” kata Alhudri.

Pembelajaran kelas jauh ini nantinya akan berada di bawah SMAN 1 Kluet Tengah dengan demikian guru – gurunya yang mengajar juga didatangkan dari sekolah tersebut, sementara untuk fasilitas pendidikan akan digunakan salah satu ruang SMP yang ada di sana.

“Untuk guru yang mengajar kelas jauh tentunya akan ada reward dari Dinas Pendidikan Aceh,” kata Alhudri.

Kepala Desa Gampong Alur Kejrun, Agustaria mengucapkan terimakasih atas dibukanya kelas jauh di desanya. Menurut Agus ini adalah harapannya agar remaja di kampungnya dapat mengenyam pendidikan paling tidak hingga sekolah menengah.

“Alhamdulillah ini sangat kami nanti-nantikan, dan ini adalah kali pertama Kepala Dinas Pendidikan Aceh tiba di kampung kami, dan langsung membuka kelas jauh. Kami mengucapkan terimakasih banyak,” kata Agustaria.

Turut hadir para pejabat struktural Dinas Pendidikan Aceh, yaitu Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kepala Bidang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK), Kepala Bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras).

Selain pejabat struktural Disdik Aceh turut hadir Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Selatan, Banda Aceh-Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Barat Daya dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Subulussalam-Singkil. []