Beranda blog Halaman 1653

Ronaldinho Optimistis Masa Depan Sepak Bola Indonesia

0
Ronaldinho menghadiri launching jersey RANS Nusantara FC (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Nukilan.id – Sebuah optimisme diapungkan Ronaldinho ihwal masa depan sepak bola Indonesia. Keyakinan eks penggawa Barcelona dan AC Milan tersebut berdasar pengamatannya terhadap talenta-talenta muda pesepak bola Indonesia yang ia latih dalam acara coaching clinic di Unggul Sport Center, Minggu (26/06/2022) sore.

“Melihat anak-anak disini semua memiliki bakat untuk menjadi pemain hebat,” puji Ronaldinho, usai acara tersebut.

“Antusiasme yang mereka tunjukkan hari ini pun sangat luar biasa,” sambungnya.

Ronaldinho pun membeber kiat agar para talenta muda Indonesia ini bisa mengikuti jejaknya sebagai bintang besar lapangan hijau. Menurutnya kebersamaan dalam tim merupakan kunci sukses menjadi pemain bintang.

“Kalau tips sukses secara tim, setiap anak harus selalu bersama-sama dan membangun chemistry satu sama lain,” sambungnya.

Ronaldinho sendiri dihadirkan di Indonesia oleh RANS Nusantara FC. Selain coaching clinic, legenda sepak bola asal Brasil tersebut juga dijadwalkan memperkuat tim berjuluk The Phoenix ini dalam laga trofeo bertajuk Trofeo Nusantara.

Trofeo Nusantara ini akan mempertemukan RANS Nusantara FC, Arema FC, dan Persik Kediri. Laga tersebut bakal digelar di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (26/6/2022).

Apresiasi Juragan 99

Kedatangan Ronaldinho yang datang dan memberikan motivasi dan kiat bagi pesepak bola usia muda Indonesia mendapat apresiasi dari Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana. Pria yang karib dijuluki Juragan 99 ini menilai kehadiran eks pesepak bola berusia 42 tahun tersebut pemting dalam mengembangkan talenta pesepak bola Indonesia.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Ronaldinho yang sudah memberikan motivasi kepada pemain-pemain muda,” puji Gilang.

“Ini penting sebagai bekal mereka untuk meraih cita-cita sebagai pemain bintang. Apalagi motivasi itu datang dari salah satu pemain terbaik dunia yang mencatatkan sejarah di sepak bola,” tandasnya. [Bolanet]

Pembangunan IKN Dimulai, Jokowi: Pemerintah Serius Soal Lingkungan

0
Presiden Jokowi meninjau Persemaian Mentawir, di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Rabu (22/06/2022). Foto: Humas Setkab/Oji

Nukilan.id – Gong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah bergema. Dimulai dari pembangunan bendungan senilai 556 miliar Rupiah dan rehabilitasi lingkungan, Presiden Joko Widodo serius membangun IKN sebagai kota di dalam hutan/forest city. Dalam pembangunan IKN, Presiden menargetkan komposisi hutan alam sebesar 75 hingga 80 persen.

Jokowi menegaskan, pemerintah tidak akan menggunduli hutan dari sisi pembangunan IKN. Sebaliknya, pembangunan hijau akan terus digalakkan.

“Kita mau menunjukkan bahwa kita serius mengurus lingkungan. Kita tidak membuat lingkungan makin rusak. Itu yang harus digarisbawahi,” terangnya, Rabu (22/06/2021).

Tempat pertama yang dikunjungi Presiden adalah lokasi persemaian bibit pohon di Mentawir, Penajam Paser Utara [PPU], Kalimantan Timur. Didampingi Menteri LHK Siti Nurbaya dan Wakil Menteri LHK Alue Dohong, Jokowi memastikan progres persemaian bibit pohon berjalan baik.

Dengan kapasitas 15 juta bibit per tahun, persemaian di lahan seluas 22 ini, sudah pada tahap persiapan lahan/earth work. Persemaian ini terdiri sarana bibit (16 ha) dan sarana air baku (6 ha).

“Kita tunjukkan niat benar kita. Nanti, kalau sudah siap bibitnya, kita tunjukkan juga yang di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah seperti apa,” imbuhnya.

Jokowi menjelaskan, pemerintah memiliki target membangun 30 persemaian lain, seperti Pusat Persemaian Rumpin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembangunan persemaian akan difokuskan pada wilayah dengan industri pertambangan yang banyak, sebagai upaya rehabilitasi lahan.

“Nanti di Kalimantan maupun Sumatera, yang banyak tambang akan dibangun persemaian. Saya wajibkan dari penambang dan sawit,” kata Presiden.

Bendungan

Presiden Jokowi juga melihat pembangunan bendungan Sepaku Semoi, di Kecamatan Sepaku, yang difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air baku sekaligus menangani masalah banjir di kawasan IKN.

Bendungan dengan luas genangan 280 hektar dan kapasitas tampung 10,6 juta meter kubik ini, tingginya mencapai 25 m dengan panjang 450 m. Bendungan ini juga akan menjadi kawasan pariwisata dengan fasilitas masjid, jembatan pelimpahan, main gate dan gardu pandang.

“Bendungan ini menunjukkan pembangunan basic di infrastruktur sudah mulai. Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan dimulai,” imbuhnya.

Kunjungan terakhir, Jokowi mendatangi titik 0 dan area perkemahan di Sepaku. Di tempat itu, Jokowi kembali menegaskan pembangunan hijau di wilayah IKN. Dia berharap konsep hutan kota dapat berjalan maksimal dan sesuai target waktu.

Tidak mungkin membangun sembari merehabilitasi

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Timur, Yohana Tiko, mengatakan wilayah yang kini ditetapkan sebagai IKN sudah mengalami degradasi lingkungan sejak dulu. Sehingga, progress pemulihan yang dijanjikan pemerintah tidak mungkin sejalan dengan pembangunan secara besar.

“Harusnya ketika dipulihkan, tidak ada pembangunan. Setelah ini kan ada lagi pembangunan, seperti jalan tol, gedung perkantoran, dan lainnya. Mau hijau dari mana?,” kata Tiko, Jumat (24/06/2022).

Persemaian Mentawir dan bendungan Sepaku Semoi dikhawatirkan hanya simbolik dalam konsep forest city. Pemulihan gambut dan mangrove juga belum selesai.

“Kita lihat saja, ada kasus smelter nikel, ada perusahaan yang membuka lahan tanpa izin dan membuka mangrove, tapi tidak ada penegakan hukum. Lokasinya di Teluk Balikpapan, dekat kawasan IKN,” ujarnya.

Tiko menambahkan, bendungan Sepaku Semoi yang sudah berjalan, meninggalkan sebuah masalah. Dua rumah warga PPU terdampak, bendungan juga menutup sungai kecil dan sebuah kuburan. Bahkan, menghancurkan bebatuan yang menjadi tempat ritual pengobatan Suku Balik.

“Bendungan itu menutup sungai kecil yang mengarah ke Teluk Balikpapan,” ungkapnya.

Pandi, mantan Ketua RT 02 Sepaku mengungkapkan, pembangunan bendungan Sepaku Semoi, pernah mendapat penolakan dari RT 02 dan 03 di Desa Sukaraja, Sepaku. Permukiman tersebut dekat lokasi bendungan. Mayarakat khawatir, permukiman akan terdampak dan warga bakal direlokasi.

“Kami pernah tandatangani surat penolakan. Tapi, waktu itu pemerintah berjanji tidak akan memindahkan kami, namun kami tetap khawatir karena tidak ada perjanjian hitam di atas putih,” pungkasnya.

Persemaian Rumpin

Manager Kampanye Hutan dan Kebun Eksekutif Nasional Walhi Uli Arta Siagian mengatakan, kerja sama antara Pemerintah dengan APRIL dalam membangun Pusat Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor, seperti terindikasi adanya green washing. Menurutnya, banyak grup perusahaan besar melakukan hal yang sama.

“Mereka mengklaim sudah menjadi grup perusahaan yang peduli lingkungan dan keberlanjutan alam. Tetapi, pada saat bersamaan mereka melakukan deforestasi. Di konsesi mereka terjadi kebakaran hutan dan lahan secara masif tahun 2015 dan 2019,” katanya.

Pemerintah katanya, seolah hendak memfasilitasi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh grup perusahaan besar tersebut. Melakukan kegiatan seremoni yang seolah ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa perusahaan mempunyai komitmen baik terhadap lingkungan.

“Jadi kayak gimmick saja. Kalau dalam teori komunikasi itu ada dramaturgi. Ada panggung depan dan panggung belakang. Terlebih, tidak jelas bibit-bibit yang dihasilkan dari tempat persemaian tersebut akan ditanam di daerah mana,” jelasnya.

Menurut Uli, hal paling penting dilakukan Pemerintah adalah tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan-perusahaan besar.

“Pemerintah jangan lagi menerbitkan izin bagi perkebunan sawit dan tanaman monokultur, serta izin tambang. Ini jauh lebih konkrit untuk menyelamatkan lingkungan hidup Indonesia,” paparnya.

Aktivis Greenpeace Indonesia Syahrul Fitra mengatakan, pembangunan pembibitan di Rumpin merupakan hal bagus. Sebab, akan digunakan untuk reboisasi dan juga reforestasi.

“Tapi, Pemerintah tidak bisa menjadikan pusat persemaian ini sebagai penghapus kesalahan atau kejahatan yang dilakukan perusahaan di masa lalu. Harus jelas motifnya,” katanya.

Untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis iklim, lanjut Syahrul, dibanding membangun pusat persemaian, akan lebih efektif jika Pemerintah memastikan tegakan hutan tersisa tidak dibuka untuk izin skala besar.

“Kita tidak tahu bibit persemaian akan dibagikan kemana saja. Kontribusi Indonesia terhadap pencapaian komitmen iklim akan jauh lebih signifikan jika bisa memastikan tidak terjadi deforestasi lagi.”

Syahrul meminta Pemerintah transparan dalam hal kerja sama pembangunan pusat persemaian tersebut. Hak dan kewajiban yang ditanggung kedua pihak, seharusnya dibuka ke publik.

“Bagaimana model kerja sama? Ini kan bentuk negosiasi, jadi semua harus jelas,” tandasnya. [Mongabay]

Pawang Harimau Andalan BKSDA Aceh Tutup Usia

0
Nek Sarwani pawang harimau asal aceh

Nukilan.id – Berita duka datang dari dunia konservasi. Pawang harimau andalan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sarwani Sabi (85) tutup usia. “Nek Sarwani semalam bakda Magrib wafat karena sakit,” kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (21/6/2022).

Agus mengatakan, Nek Sarwani memiliki dedikasi sangat tinggi dalam rangka konservasi harimau di Tanah Rencong. Di usia sepuh, pegawai honorer BKSDA itu siap kapan saja diajak untuk menangani harimau.

“Upaya penyelamatan harimau yang kita lakukan banyak sekali yang melibatkan beliau. Dan besar sekali peran Nek Sarwani,” jelas Agus.

Menurut Agus, upaya evakuasi harimau dari lokasi konflik dengan manusia di Aceh banyak melibatkan Nek Sarwani. Kakek asal Aceh Barat itu disebut satu-satunya pawang harimau yang dimiliki BKSDA Aceh. “Dedikasinya terhadap konservasi harimau luar biasa,” jelasnya.

“Pawang harimau cuma beliau. Anaknya diharapkan menjadi generasi penerus Nek Sarwani, selama ini beberapa kegiatan sering diajak supaya bisa meneruskan. Tapi saya gak tau, yang tau hanya Nek Sarwani apakah (anaknya) sudah sanggup atau belum,” ujar Agus.

Selain di Aceh, Nek Sarwani juga pernah menangani sejumlah konflik harimau di daerah lain. Salah satunya di Provinsi Riau saat ramai kasus harimau Bonita memangsa manusia. “Pernah beliau dibawa ke luar Aceh seperti Riau,” jelas Agus.

Kakek yang akrab disapa “Nek Sarwani” atau “Nek Carwan” ini sejak belia mendedikasikan hidupnya untuk menjembatani komunikasi antara manusia dengan harimau sumatera.

Dalam upaya meredam konflik manusia dengan harimau, beliau melakukan ritual penghalauan dengan memimpin doa bersama untuk meminta harimau menjauh dari permukiman atau perkebunan warga.

Sejak 2007, Nek Carwan dipercaya BKSDA Aceh sebagai staf yang membantu kegiatan mitigasi konflik manusia dengan harimau di Provinsi Aceh. Hingga di ujung hayatnya, sudah 14 harimau dievakuasi dari lokasi konflik dan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya dengan bantuan beliau.

Nek Carwan wafat 20 Juni 2022, dengan meninggalkan 16 orang anak, 35 cucu, dan seorang istri. Semoga beliau dapat beristirahat dengan tenang di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.​ [Meongers]

Sambangi Kombes (Purn) Tahta Hidayat, Wakapolda Aceh: Beliau Bhayangkara Sejati

0

Nukilan.id – Wakapolda Aceh Brigjen Agus Kurniady Sutisna beserta sejumlah pejabat utama melaksanakan anjangsana ke rumah salah satu Purnawirawan Polri Kombes (purn) Tahta Hidayat, di Desa Punge Jurong, Kota Banda Aceh, Minggu, 26 Juni 2022.

Anjangsana merupakan tradisi pada Hari Bhayangkara yang dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wujud kepedulian serta untuk merajut silaturahmi dengan purnawirawan Polri.

Agus Kurniady Sutisna mengatakan, anjangsana tersebut merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada sesepuh Polri yang sudah purna tugas, serta ajang silaturahmi antara purnawirawan dengan Polri defenitif.

Menurut Agus, Kombes (purn) Tahta Hidayat adalah Bhayangkara Sejati yang pernah mengabdikan diri untuk negara.

“Penghormatan semacam ini patut beliau terima selaku Bahayangkara Sejati yang pernah mendedikasikan diri untuk bangsa dan negara,” kata Agus Kurniady Sutisna, dalam keterangannya usai anjangsana itu berlangsung.

Dalam anjangsana tersebut, Wakapolda Aceh juga menyerahkan santunan yang diterima langsung Kombes (purn) Tahta Hidayat didampingi isteri. []

Masuk 10 Besar Nasional, Ketua PUSDA Apresiasi Kadisdik Aceh

0
Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA), Heri Safrijal. Foto: Dok.Ist

Nukilan.id – Provinsi Aceh masuk peringkat delapan tingkat Nasional kelulusan SBMPTN 2022. Hal itu berdasarkan pengumuman dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh (PUSDA), Heri Safrijal S.P MTP mengapresiasi kepada para kepala sekolah, guru dan tenaga pendidik serta pemangku kepentingan terkait terus berupaya dan melakukan langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh dalam mewujudkan visi Aceh Caroeng.

“Capaian ini merupakan buah dari hasil kerja keras seluruh pihak, terutama para kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, komite sekolah, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan visi Aceh Caroeng,” ucapnya.

Dalam Data LTMPT,  jumlah siswa/i SMA dan SMK Provinsi Aceh yang mendaftar pada SBMPTN tahun 2022 mencapai 17.030 orang, dari jumlah tersebut 6.303 orang dinyatakan lulus UTBK dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri dalam negeri.

“Ini bukti keberhasilan dinas Pendidikan Aceh dalam mempertahankan posisi Aceh di 10 besar nasional menandakan bahwa pendidikan di Aceh menunjukkan tren positif, dibawah kepemimpinan bapak Alhudri,” sebut Ketua Pusda

Heri menyampaikan, dalam keadaan proses pembelaran yang sangat repspresentive Dinas Pendidikan Aceh mampu membawa aceh di peringkat delapan secara nasional seperti tahun lalu.

“Ancaman pendemi covid-19 menggangu proses pembelajaran dan aktifitas belajar tak berjalan normal. Dalam kondisi begini Dinas Pendidikan Aceh terus maju mendorong pendidikan berkualitas di Aceh,” ujarnya.

Ketua Pusda sangat mendukung kinerja  Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM dalam menjalankan amanah Gubernur untuk meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

“Mengingat beratnya tantangan dalam membangun dunia pendidikan di Aceh, terutama terkait daya saing pendidikan yang masih harus ditingkatkan, pemerataan mutu pendidikan, hingga peningkatan kualitas guru, bekerja dengan baik dan amanah sehingga dapat memperoleh hasil yang sempurna,” tutup Heri Mantan sekjend BEM USK .

Reporter: Reji

Silaturahmi Perdana, Ketua PDIP Nagan Raya Ajak Pengurus Solid Majukan Partai

0

Nukilan.id – Dalam rangka memperingati bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nagan Raya menggelar festival bakar ikan nusantara di Pantai Kuala Tripa, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten setempat pada Sabtu (25/6/2022).

Ketua DPC PDIP Nagan Raya, Jamaluddin mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus yang telah hadir pada acara bakar ikan nusantara dalam rangka memperingati bulan Bung Karno. Apalagi, acara tersebut merupakan perdana paska setelah dirinya ditunjuk jadi Ketua PDIP Nagan Raya.

“Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan keluarga besar DPC PDI-Perjuangan Nagan Raya yang telah meluangkan waktunya untuk hadir pada acara ini. Saya secara pribadi sangat kagum dan bangga terhadap pengurus semuanya, karena sangat kompak dan solid untuk kita sukseskan acara ini,” kata Jamal dalam keterangannya, Sabtu (25/6/2022).

Menurut Jamal, acara bakar ikan nusantara merupakan silaturahmi pertama dengan kepengurusan yang baru, sehingga dirinya mengharapkan bantuan dari teman-teman pengurus untuk membantu menyempurna struktur pengurus yang sedang disusun mulai DPC hingga DPAC PDIP se Nagan Raya.

“Ini silaturahmi pertama saya dengan pengurus baru, tentu saya mengharapkan agar pengurus bersama-sama untuk menyusun struktur serta memajukan, dan saya mengharapkan kekompakan serta kesolidan semua untuk kejayaan PDIP di Nagan Raya,” tuturnya.[]

Mahasiswa KKN Kolaborasi USK dan UNIMAL Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting Sejak Dini di Aceh Tengah

0
Sosialisasi Pencegahan Stunting Sejak Dini pada acara Posyandu di Aceh Tengah

Nukilan.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dan Reguler Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Malikussaleh (UNIMAL) menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting sejak dini pada acara Posyandu yang diadakan oleh kader desa yang bekerja sama dengan Puskesmas Desa Paya Tumpi I Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa (14/6/2022).

Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok KKN Kolaborasi yaitu Unzir Ziurrakhman, Alif Sibral. AK, Merlita Yuli Safitri, Afifah, Putri Alda Har, Dinda Lestari dan Dinda Desi Kusuma Wardani yang merupakan mahasiswa dari Program studi yang berbeda-beda. Mereka dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yaitu Dr. Sofia, S.Si., M.Sc.

Dalam kegiatan di Posyandu, pesertanya ialah bayi/balita, dan ibu hamil. Seluruh peserta melakukan beberapa tahap yaitu pendaftaran pendataan dan pemeriksaan serta penimbangan. Masyarakat yang hadir didata identitas terlebih dahulu kemudian dilakukan pemeriksaan berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Mahasiswa KKN Kolaborasi juga bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting, dari cara menghindari sampai dengan cara pencegahannya.

Setelah melakukan Pendataan dan Pemeriksaan, masyarakat yang mengikuti posyandu diberikan Asupan Gizi tambahan yaitu Sayur bayam, Kangkung, Telur Puyuh, Wortel, Apel, Roti marrie, Tempe dan Tahu untuk dibawa pulang.

Unzir Ziurrakhman selaku ketua KKN mengatakan, pada kegiatan Posyandu yang di adakan rutin sebulan sekali di Desa Paya Tumpi I ini dapat menjembatani kegiatan kelompok mahasiswa KKN yaitu Sosialisasi Pencegahan Stunting sejak dini.

“Kami mahasiswa KKN Kolaborasi yang di tempatkan di desa Paya Tumpi I, sepakat untuk memberikan edukasi tentang Stunting guna masyarakat lebih mempersiapkan diri mencegah stunting,” ucapnya.

Selanjutnya, Dosen Pembimbing lapangan (DPL), Dr. Sofia, S.Si., M.Sc mengatakan kegiatan penyuluhan stunting yang baik dan benar harus terus ditingkatkan guna mencegah penyakit ini di lingkungan masyarakat.[]

Klasemen Akhir Perolehan Mendali dan Ketetapan Juara Umum POPDA XVI Aceh Barat

0
Kasi Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Aceh, Muksalmina, S.Pd. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Pekan olahraga daerah (Popda) Aceh XVI Tahun 2022 Meulaboh telah tuntas. Rangkuman klasemen terakhir perolehan medali, Sabtu (25/6) pukul 23.00 Wib. Pidie juara pertama, Banda Aceh kedua, dan Aceh Barat peringkat ketiga.

Kasi Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Aceh, Muksalmina, S.Pd yang akrab disapa Mex, merilis perolehan medali terakhir, menyebutkan kabupaten Pidie peringkat pertama dengan 18 medali emas, kota Banda Aceh juara kedua meraih 17 medali emas, kabupaten Aceh Barat ranking ketiga dengan merebut 16 medali emas.

Selanjutnya, dilanjutkan posisi keempat kabupaten Aceh Besar dengan meraih 12 medali emas, kelima kota Lhokseumawe memperoleh 11 medali emas, keenam Pidie Jaya 7 medali emas, ketujuh Aceh Tengah 6 medali, kedelapan kota Langsa 5 medali emas.

Kesembilan Aceh Utara 5 medali emas, dan kesepuluh kota Sabang 4 medali emas.

“Itu kota Langsa dan Aceh Utara memang sama-sama memperoleh 5 medali emas, namun yang menjadi perbedaan Langsa dapat 6 medali perak, sedangkan Aceh Utara hanya 4 medali perak,” detail Mex.

Pekan olahraga daerah ini, berlangsung selama enam hari dengan diikuti 2.452 atlet dengan memperlihatkan sejumlah cabang olahraga (Cabor), antar lain, atletik, bola kaki, bola volley, bola basket, karate, pencak silat, taekwondo, tenis lapangan, tenis meja, sepak takraw, bulu tangkis, dan panahan.

“Bagi para juara saya ucapkan selamat, dan kepada kontingen yang belum beruntung diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk perlombaan Popda ke depan,” pinta Mex.

Pidie Juara Umum POPDA XVI Aceh Barat

0
Nukilan.id – Kontingen Kabupaten Pidie berhasil meraih juara umum pada pergelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Aceh Barat.
Pada Sekretariat Panitia POPDA XVI Aceh Barat, di hotel Tiara, Sabtu (25/6/2022), dipastikan Kontingen Pidie mendapat kunci peraihan medali sebanyak 18 medali emas, 9 perak, 12 perunggu dan total raihan 39 medali.
Juara kedua diraih kontingen Kota Banda Aceh, dengan perolehan 17 emas, 22 perak dan 22 perunggu dengan total 61 mendali. Sementara tuan rumah Aceh Barat harus puas posisi ketiga dengan perolehan medali 16 emas, 12 perak, 20 perunggu.
Ketua Kontingen Kabupaten Pidie, Edwar menyampaikan, terima kasih kepada seluruh atlet yang berlaga di pergelaran POPDA XVI Aceh Barat, telah memberikan seluruh tenaga dan pikiran untuk kabupaten Pidie jadi juara umum.
“Capaian ini juga atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Pidie, dan juara umum ini merupakan target utama tim POPDA Pidie di Aceh Barat,” ungkapnya.
Namun demikian, pihaknya masih menunggu pengumuman dari panpel Popda Aceh Barat terkait hasil klasemen akhir perolehan medali.
“Kita masih menunggu hasil akhir dari panitia, dan intinya perolehan medali sudah terkunci bahwa kita juara umumnya,” imbuhnya. []

KONI Aceh Lepas 16 Pemanah ke Kejurnas, Target Raih Medali

0

Nukilan.id – KONI Aceh melepas 16 atlet panahan mengikuti kejuaraan nasional (Kejurnas) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 27 Juni hingga 6 Juli 2022.

Para pemanah Aceh itu dilepas keberangkatannya ke Kejurnas oleh Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh, Drs Bachtiar Hasan, M.Pd yang mewakili Ketua Umum Muzakir Manaf di Sekretariat KONI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (25/6/2022) sore.

16 atlet panahan Aceh yang akan bersaing di Kejurnas terdiri dari 10 putra dan 6 putri. Atlet putra yaitu Mohamad Mondir, Hendra Muchrizal, Muhammad Mirza Luthfi, Dhia Rahmat, Muhammad Farhan,Dion Rifqi,Muhammad Rahil, Sonny Indra Syahputra, T. Ansari, Putra Maulana.

Lima pemanah putri yaitu Munawarah, Salsabila Mutiara Riga, Riska Wan Parala, Lilis Safriana, Rifaya Nailah dan Zahra Rahmatillah R. Tim panahan Aceh ini didampingi official Kolonel (Purn) Dr Ahmad Husein, S.MA dan pelatih Gagarudi.

Bachtiar Hasan yang juga Ketua Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XXI/2024 mengharapkan atlet panahan bisa meraih medali di ajang Kejurnas.

Untuk itulah, ia meminta para pemanah harus fokus bersaing di Kejurnas dan memiliki mental juara.

Katanya, panahan cabang olahraga yang diperhitungkan KONI Aceh untuk mendapatkan medali di Kejurnas dan PON.

“Panahan suatu cabang olahraga di prioritas di KONI Aceh. Kalau banyak mendapat medali di Kejurnas kuota atlet panahan akan kita tambah pada Pelatda sentralisasi pada 2023,” katanya.

Ia juga apresiasi pembinaan dilakukan Perpani Aceh yang setiap tahun menggelar event lokal juga kejuaraan nasional dan international. “Luar biasa Perpani Aceh bisa gelar event setiap tahun,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Aceh, Prof Dr Nyak Amir M.Pd menyebutkan, para atlet akan mengikuti semua divisi yang diperlombakan di Kejurnas yaitu divisi compound, recurve, nasional dan barebow.

Nyak Amir yang juga Sekretaris Jenderal PB Perpani mengatakan, hasil di Kejurnas menjadi database perangkingan pemanah di tingkat nasional.

“Kita berharap melalui event Kejurnas ini, atlet Aceh bisa meraih prestasi terbaik sehingga bisa dipangil masuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dan target kita bisa masuk peringkat lima besar di Kejurnas,” katanya.

Turut hadir dalam pelepasan itu, sejumlah pengurus Perpani Aceh dan dari KONI Aceh yaitu Rajali dan Andri Agung. []