Beranda blog Halaman 1352

Jalan Banda Aceh—Calang Akan Ditutup Total, Ini Jadwalnya!

0

Nukilan.id — Ruas jalan BTS. Banda Aceh—Calang, tepatnya pada KM 64+025 Gunung Geurutee akan ditutup total. Penutupan itu dilakukan karena adanya penanganan longsoran di jalan tersebut.

“Selama penanganan longsoran oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, maka jalan Aceh Besar—Calang, tepatnya di Gunung Geurute akan ditutup total pada Rabu, 4 Oktober 2023, pukul 09.00—12.00 WIB,” kata Dirlantas Polda Aceh Kombes M Iqbal Alqudusy, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 2 Oktober 2023.

M Iqbal menjelaskan, sebelumnya tim gabungan Ditlantas Polda Aceh dan PPK 2.1 Provinsi Aceh telah meninjau langsung ke lokasi rawan longsor di jalan tersebut pada Kamis 28 September lalu.

Berdasarkan pengamatan tim survei di lokasi, bongkahan batu dari gunung berpotensi longsor dan jatuh ke badan jalan karena struktur tanah pegunungan bergerak akibat curah hujan yang tinggi. Sehingga, bila terjadi longsor akan sangat membahayakan para pengguna jalan.

“Ada longsoran yang perlu segera ditangani sebelum jatuh dan membahayakan pengguna jalan. Saat penanganan, arus jalan akan ditutup total baik dari Banda Aceh—Calang maupun sebaliknya,” ujar Iqbal.

Alumni Akpol 1996 itu juga mengatakan, saat pengerjaan longsoran tersebut, petugas dari Polantas dan Dishub akan menyetop arus dari arah Calang—Banda Aceh di SPBU Lamno, tepatnya di Desa Gle batok, Aceh Jaya. Sedangkan dari Banda Aceh—Calang akan di-stop di rest area di kaki Gunung Geurutee, tepatnya di Desa Pasie, Aceh Besar.

Iqbal juga mengimbau agar pengguna jalan tidak melewati jalur tersebut pada waktu pengerjaan longsoran, serta mengikuti arahan dari petugas yang berjaga di lokasi baik sebelum pengerjaan, sedang, maupun setelah usai pengerjaan longsoran tersebut.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan akibat penutupan arus lalu lintas di jalan tersebut. Mohon pengertian dan partisipasi dari pengguna jalan. Ini demi kenyamanan dan keselamatan kita semua,” demikian, kata Iqbal. []

Peduli Literasi, Polda Aceh Distribusikan Buku ke Rumah Yati

0

Nukilan.id – Polda Aceh yang diwakili Biro SDM menyalurkan bantuan berupa buku ke Yayasan Rumah Yatim di Gampong Lamlagang, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Senin, 2 Oktober 2023.

Kedatangan Karo SDM Polda Aceh Kombes Fajar Budiyanto yang diwakili Kabag Watpers AKBP Eko Purwanto disambut pimpinan yayasan beserta para pengurus, termasuk puluhan anak yatim dan piatu.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, penyaluran buku ke Rumah Yatim tersebut sesuai dengan program “Polri Peduli Literasi” yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yaitu mendistribusian buku atau kitab hingga ke pelosok nusantara.

Ia menyampaikan, Polri telah menginisiasi serangkaian program yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mendukung perkembangan industri buku khususnya di Provinsi Aceh. Selain buku, juga dilakukan penyaluran sembako dan santunan lainnya.

“Program Polri Peduli Budaya Literasi ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan langkah konkret yang diambil oleh Polri, dalam hal ini Polda Aceh untuk mencerdaskan anak bangsa,” kata Joko, dalam rilisnya, Senin, 2 Oktober 2023.

Kata Joko, Polda Aceh sendiri menargetkan pendistribusian buku atau kitab sebanyak 22.000 eksemplar di 160 lokasi berbeda di Provinsi Aceh.

Sementara itu, secara terpisah, pengurus Yayasan Rumah Yatim sangat berterima kasih kepada Polda Aceh yang selalu melibatkan pihaknya dalam kegiatan bakti sosial yang selama ini dilakukan.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Polda Aceh yang selalu melibatkan kita dan membantu Rumah Yatim, semoga amal kebaikan ini dibalas Allah SWT dengan yang lebih besar lagi,” demikian, ucap pengurus yayasan tersebut. []

HUT Ke-72 Humas, Bidhumas Polda Aceh Gelar Donor Darah

0

Nukilan.id – Dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun (HUT) ke-72 Humas Polri, Bidhumas Polda menggelar donor darah di Biddokkes, Lamteumen, Kota Banda Aceh, Senin, 2 Oktober 2023.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan, donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Banda Aceh itu diikuti oleh puluhan personel Polri dan awak media.

“Alhamdulillah dengan partisipasi yang luar biasa dari personel dan juga awak media, donor darah hari jadi momen penting dalam perayaan HUT ke-72 Humas,” kata Joko Krisdiyanto, dalam keterangannya usai meninjau kegiatan tersebut.

Mantan Kapolresta Banda Aceh itu juga mengungkapkan, donor darah tersebut tidak hanya jadi rangkaian perayaan ulang tahun yang bermakna, tetapi juga bagian kepedulian terhadap kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

Joko menyampaikan, jumlah darah yang terkumpul baik di Polda maupun jajaran mencapai angka yang membanggakan, yaitu 189 kantong. Jumlah tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama masih kuat.

Di akhir keterangannya, Joko mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik sebagai penyelenggara maupun pendonor. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk aksi-aksi kemanusiaan di masa depan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan donor darah HUT ke-72 Humas. Bersama kita maju, bersama kita berbagi kebahagiaan,” demikian, ucap Joko.

Tiba di Aceh, Irjen Achmad Kartiko Disambut Tari Ranup Lampuan

0

Nukilan.id – Irjen Achmad Kartiko tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar pada Senin, 2 Oktober 2023. Kedatangan Kapolda Aceh yang baru itu disambut tarian ranup lampuan dari sanggar seni Wareh Budaya.

Kedatangan Irjen Achmad Kartiko juga ikut disambut Pangdam IM Mayjen Novi Helmy Prasetya, Sekda Aceh Bustami Hamzah, Irwasda Polda Aceh Kombes Muhamad Setyobudi Dwiputro beserta para pejabat utama, dan unsur Forkopimda.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan, Kapolda Aceh yang baru beserta Ibu telah tiba di Aceh melalui bandara SIM pukul 14.45 WIB dan langsung dipeusijuk—ditepungtawari—oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA).

Irjen Achmad Kartiko direncanakan akan melaksanakan serah terima jabatan dan lepas sambut Kapolda Aceh pada Selasa besok, 3 Oktober 2023, di Polda Aceh.

“Kapolda Aceh yang baru sudah tiba di Aceh. Untuk sertijab di Polda Aceh akan dilaksanakan pada Selasa besok. Semoga semuanya lancar,” kata Joko, dalam rilisnya, Senin, 2 Oktober 2023.

Anggota DPR RI Irmawan Bersama BWS Rencanakan Perbaiki Jalan Cot Irie-Limpok

0
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Aceh H. Irmawan, S. Sos, MM.

Nukilan.id – Anggota DPR RI Komisi V, H. Irmawan, Sos, MM, bersama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, akan melakukan diskusi membahas perbaikan jalan Cot Irie-Limpok. 

“Dalam waktu dekat ini, kami sudah berkoordinasi dengan warga yang ada di sekitaran Cot Iri. Kami akan berkunjung dengan Kepala Balai Sungai, yaitu Pak Heru. Sudah kita komunikasikan, kita akan duduk, akan diskusi disana. Kita minta dari pihak balai untuk bisa menangani jalan ini,” kata Irmawan kepada Nukilan, Senin (2/10/2023).

Menurut Irmawan, jalan ini sangat penting dan banyak digunakan oleh masyarakat, terutama oleh mahasiswa yang sering melintas di sana. Namun, jalan ini tidak memiliki status yang jelas, seperti jalan desa, jalan kabupaten, jalan provinsi, dan jalan nasional.

“Misalnya kasus jalan kabupaten yang anggarannya tidak mencukupi, mereka biasanya dapat menggunakan Inpres untuk intervensi dengan APBN. Namun, ternyata ruas jalan ini tidak termasuk dalam kategori jalan kabupaten, sehingga dianggap sebagai jalan inpeksi,” kata Irmawan.

Oleh karena itu,  Irmawan bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera I berencana untuk duduk bersama dengan Kepala Balai untuk mencari solusi. 

“Kita mau duduk, mau cari skemanya barangkali ada ada skema mungkin BWS harus menghibahkan jalan ini ke provinsi atau kabupaten/kota sehingga jelas status jalan ini baru bisa kita bangun atau barangkali nanti mungkin ada skema lain lah, yang penting target kita jalan itu harus kita perbaiki,” pungkasnya. [Rjf]

DPP Demokrat Aceh Adakan Pelatihan Saksi TPS 

0

Nukilan.id – Badan Koordinasi Saksi Nasional (BKSN) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengadakan pelatihan kepada pelatih saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 23 kabupaten/kota di Aceh, Senin (2/10/2023).

Kepala BKSN DPP Partai Demokrat, Andi Timo Pangerang mengatakan kegiatan tersebut akan ditindaklanjuti oleh para pelatih saksi yang akan kembali ke daerahnya masing-masing melatih para saksi TPS mereka.

“Semua ini kita berharap agar suara Partai Demokrat itu dikawal benar-benar di setiap TPS di seluruh Indonesia. Jadi kalau caleg berikhtiar mencari suara, struktur partai juga bekerja keras mencari suara. Nah, tugas para saksi sebagai ujung tombak mengawal suara partai,” ujar Andi Timo Pangerang kepada Nukilan, Minggu (1/10/2023).

Dia menambahkan, Partai Demokrat menggunakan aplikasi informasi dan teknologi (IT) untuk memudahkan kerja-kerja teknis yang dilakukan para saksi dalam pelaporan hasil perhitungan suara.

“Jadi aplikasi ini baru diterapkan pada Pemilu kali ini. Ini juga bermanfaat bagi kita untuk mengetahui lebih cepat dan lengkap berapa perolehan suara caleg dan suara Partai Demokrat di setiap TPS di seluruh Indonesia,” kata Andi Timo.

Selain itu, Andi menuturkan dalam pelatihan tersebut juga diberikan penekanan pada poin-poin yang diperkirakan sebagai titik rawan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Tadi ada usul agar adanya pengawal saksi. Jadi mungkin nanti BKSD menyampaikan kepada teman-teman di daerah untuk membentuk kayak koordinator desa atau kecamatan yang keliling mengawal saksinya,” demikian disampaikan Andi Timo Pangerang. [Sammy]

Masih Stroke, Sidang Dakwaan Suaidi Yahya Kasus RS Arun Kembali Ditunda

0

Nukilan.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh kembali menunda sidang pembacaan dakwaan terhadap Suaidi Yahya, mantan Wali Kota Lhokseumawe dua periode.

Sebagaimana fakta persidangan, majelis hakim menunda sidang hingga Minggu depan dengan meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) melaporkan perkembangan terdakwa.

Kuasa hukum Suaidi Yahya, Samsul Rizal mengatakan bahwa saat ini terdakwa sedang berada di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) lantaran terdakwa masih mengalami stroke.

“Status terdakwa saat ini yakni dibantaran (stuiting) yakni diberikan bagi tahanan yang dirawat inap di rumah sakit di luar rutan,” ujarnya usai penundaan sidang di Pengadilan Tipikor pada Senin (2/10/2023). 

Seperti diketahui, Mantan Walikota Lhokseumawe  Suaidi Yahya dan Mantan Direktur RS Arun Hariadi terlibat dalam kasus dugaan korupsi PT RS Arun Lhokseumawe yang menyebabkan kerugian negera diperkirakan sebesar Rp44,9 Miliar. [Rjf]

Mahasiswa Desak Kejati Aceh Segera Proses Hukum Pelaku Ijazah Palsu

0

Nukilan.id – Mahasiswa Simeulue yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rakyat dan Buruh (AMARAH) Simeulue mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk segera memproses hukum oknum terindikasi ijazah palsu di Kabupaten Simeulue.

Koordinator AMARAH Simeulue, Aldi Irawan mengatakan saat ini kasus persoalan di Simeulue belum menjadi perhatian penegak hukum untuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku yang memalsukan ijazah untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Aldi Irawan meminta agar Kejati Aceh untuk segera mengambil tindakan guna melakukan proses hukum karena dinilai ada indikasi pidana yaitu melakukan penipuan syarat administrasi untuk menjadi PNS.

“Kita mendesak Kejati Aceh untuk segera mengambil langkah dalam memproses hukum para pelaku ijazah palsu di Kabupaten Simeulue,” ujar Aldi Irawan kepada Nukilan, Minggu (1/10/2023).

Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, maka setiap pelaku pemalsusan ijazah palsu akan dikenakan pidana paling lama 5 tahun atau pemecatan dari status PNS.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Simeulu telah melakukan penurunan pangkat atau golongan terhadap 17 oknum pelaku ijazah palsu.

Aldi menambahkan, jika melihat penyampaian dari perwakilan Ombdusman RI Aceh untuk kewenangan penentuan ijazah palsu atau tidaknya itu di penegak hukum. Artinya Kejati Aceh sangat diharapkan untuk segera menindak dan mengambil alih kasus ini.

“Kami dalam waktu dekat ini juga akan melakukan aksi demo ke Kejati Aceh guna mempertanyakan kasus ini. Kami berharap kasus ini ditindak tegas,” demikian disampaikan Aldi Irawan. [Sammy]

PP Banda Aceh Gelar Diskusi Publik Menakar Peran Pemilih Perempuan dalam Politik

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Pemuda Pancasila Kota Banda Aceh menggelar Diskusi Publik bertajuk Menakar Peran Pemilih Perempuan dalam Politik Kepemiluan, Minggu 01/10/2023 di Steak On You Cafe Kota Banda Aceh.

Acara tersebut dihadiri oleh Pengurus Srikandi PP Kota Banda Aceh, Perwakilan DPW Srikandi Provinsi Aceh, Ketua MPC Ormas PP Kota Banda Aceh, dan perwakilan Satuan Pelajar & Mahasiswa (SAPMA) PP Kota Banda Aceh.

Ketua DPC Srikandi PP Kota Banda Aceh, Cut Intan Arifah yang sebagai moderator menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka penguatan pemilih perempuan agar menjadi pemilih cerdas demi melahirkan pemimpin yang berintegritas. Serta dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Diskusi Publik ini diisi oleh tokoh pemuda Aceh yang juga kader Pemuda Pancasila, Sayed Muhammad Muliady yang berkarir sebagai advokat dan aktif di berbagai organisasi nasional, salah satunya sebagai Sekretaris Jenderal DPP KNPI Periode 2008-2011 dan pernah menjabat anggota DPR RI Periode 2009-2014.

Sebelum forum diskusi dimulai turut hadir Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Ormas Pemuda Pancasila Kota Banda Aceh, T. Rinaldi yang akrab disapa Popon.

Dalam sambutannya Popon menyampaikan peran pemilih perempuan sangat strategis, baik pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun pada kuota 30% unsur perempuan di calon legislatif.

Dalam pemaparannya, Sayed Muhammad menyampaikan secara data lebih dari 60% DPT di setiap pemilu adalah perempuan. Namun fakta di lapangan banyak perempuan tidak saling mendukung caleg perempuan. Jika saling kompak akan dengan sangat mudah meloloskan banyak anggota dewan perempuan. Padahal secara kuota sudah disediakan oleh pemerintah sebanyak 30%.

Ditambah dengan semakin banyak rintangan para caleg dengan sistem pemilu proporsional terbuka, yang mana setiap caleg saling bersaing bukan antar partai, namun oleh sesama partai sendiri. Sistem ini juga membuat potensi money politic lebih merajalela, karena Indonesia khususnya Aceh pemilihnya masih banyak yang irasional.

Sayed Muhammad juga memohon doa dan dukungan untuk dimudahkan jalan menuju kursi parlemen sebagai Calon Anggota DPD RI. Sebagai kader PP, dirinya optimis akan support dan kerja pemenangan oleh Pemuda Pancasila Aceh yang dikoordinatori oleh Teuku Alvian dari unsur Majelis Pimpinan Wilayah PP Provinsi Aceh yang turut hadir pada acara tersebut. []

Kapolda Baru Diharapkan Selesaikan Kasus Korupsi yang Mangkrak di Aceh

0
Juru Bicara Koalisi Sipil Aceh, Alfian. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) berharap Kapolda Aceh yang baru, Achmad Kartiko dapat menyelesaikan sejumlah kasus korupsi yang belum terselesaikan secara hukum selama ini di Aceh.

Koordinator MaTa, Alfian mengatakan bahwa ada kasus korupsi dengan status mangkrak, yang tidak terselesaikan secara utuh sehingga kepastian hukum tidak berjalan, seperti kasus korupsi Beasiswa dan pengadaan wastafel saat pandemi Covid-19.

“Bagi kami, bapak Irjen Achmad Kartiko menjadi harapan baru untuk menyelesaikan kasus korupsi dan ini juga menjadi kepercayaan publik aceh kepada Kapolda. Ada kasus korupsi sudah tiga kapolda berganti tidak terselesaikan dan ini menjadi permohonan publik Aceh untuk bisa bapak selesaikan secara utuh,” ujarnya Minggu (1/10/2023).

Dikatakan olehnya, adapun kasus korupsi mangkrak yang itu butuh perhatian Kapolda baru, seperti kasus korupsi beasiswa dimana kasus korupsi tersebut sudah tiga Kapolda belum terungkap aktornya secara hukum. Kasus Nalan Bireun, pembangunan saluran penanggulangan banjir yang belum ada kejelasan.

“Kasus Irigasi Kutamakmur, pembangunan penanggulangan saluran banjir. kasus ini sempat di tangani oleh Kejari Aceh utara dan terhenti tampa ada alasan hukum. Kemudian diambil alih oleh Polda yang juga belum ada kejelasan. Saat ini BPKP sedang melakukan audit kerugian atas permintaan penyidik,” sebutnya.

Kemudian Kasus Wastafel, pengadaan wastafel dalam rangka pencegahan covid-19 yang sampai saat ini belum tersentuh aktor pelaku, padahal kerugian negara jelas terjadi berdasarkan audit BPKP Aceh. Kasus Roboh RS Takengon dimana sudah ada 5 tersangka, akan tetapi penyelesaian kasus secara utuh menjadi penting.

Kemudian Kasus Gedung BMCC Bener Meriah, kasus Jalan Origon Takengon juga belum ada kejelasan atas lidik yang dilakukan, publik berharap ada kejelasan atas perkembangan tersebut. Kasus RS. Yaluddin Away Tapaktuan, kasus pengadaan Bebek Aceh Tenggara, Pembangunan jalan di Kabupaten Simeulue.

“Kasus pengadaan sapi Bali Penanganan kasus ini menjadi tanda tanya publik. kenapa sampai sekarang berkas lidik atas Pokja dan PA tidak dilimpahkan padahal sudah ditetapkan tersangka dan kasus ini menjadi atensi publik,” urainya.

Kasus pengadaan Sapi di Kota Lhokseumawe, kemudian kasus pembangunan pemasangan batu di tebing jalan Baluhan Sabang, selanjutnya kasus pembangunan Embung di Aceh Besar, kasus pengadaan tanah pasar di aceh tenggara, Kasus proyek SPAM – IKK air bersih Aceh Tenggara.

“Kasus proyek pembagunan brojong tepi sugai paska banjir bandang, kasus Rumah singgah untuk Ibu melahirkan juga di Aceh Tenggara, selanjutnya Kasus Proyek Fiktif dan kebobolan kas di kota Subulussalam,” sebutnya lagi.

Oleh karna itu, MaTA memiliki harapan Polda Aceh Yang baru untuk dapat memprioritaskan penyelesaian kasus korupsi tersebut sehingga ada kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian di aceh dapat terjaga selalu. [Rjf]