Beranda blog Halaman 1352

TNI AL Bersama Pelaku UMKM Buka Bazar Murah di Mako Lanal Kota Sabang

0
TNI AL bersama pelaku UMKM untuk menggelar bazar sembako murah berlokasi di Mako Lanal Kota Sabang yang bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Jum'at (14/4/2023). (Foto: RRI)

Nukilan.id – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) bersama pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menggelar bazar sembako murah berlokasi di Mako Lanal Kota Sabang yang bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Jum’at (14/4/2023).

Baca Juga: Panglima TNI Serahkan Zakat Prajurit senilai Rp 6.667.528.938 Kepada Baznas

Komandan Lanal Sabang Letkol Laut (P) Son Haji Hariyoko, menyampaikan, kegiatan bazar sembako murah tersebut merupakan arahan langsung dari Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Mohammad Ali untuk membantu prajurit dan masyarakat di Sabang.

“Hari ini Lanal Sabang beserta Guskamla Koarmada I, Fasharkan, dan Lanudal Sabang, mendukung kegiatan pembagian paket lebaran dan bazar murah. Ini merupakan program dari pimpinan TNI AL yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata dia.

Ia menjelaskan, bahwa setiap prajuri TNI AL nantinya akan diberikan paket lebaran. Namun, untuk pihaknya membuka bazar murah dengan harga yang lebih relatif rendah.

“Harapannya kegiatan ini bisa bermanfaat dan meringankan personel TNI AL dan masyarakat sekitar memenuhi kebutuhan lebaran,” ujarnya.

Son Haji menjelaskan, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 538 paket sembako yang terdiri dari 310 paket dari mitra TNI AL seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan 228 paket dari Primkopal Lanal Sabang.

“Untuk personel, kita berikan dua paket per orangnya yang pertama dari internal dan Primkopal, kemudian dari mitra kita Bank Indonesia syariah,” ujarnya.

Diketahui, bazar murah yang digelar oleh TNI AL menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau di bawah harga pasar. Adapun jenis sembako yang perjualkan seperti beras, minyak, goreng, tepung terigu, gula, telur, dan aneka sirup. Di sisi lain juga tersedia berbagai gerai UMKM yang menjual produk-produk olahan khas Kota Sabang mulai dari aneka makanan, pakaian hingga aksesoris. [Antara]

Baca Juga: Meriahkan HUT Ke-77 TNI AU, PJU Polda Aceh Ikut Fun Bike Dirgantara

Aceh Besar Miliki Alat Inovasi Teknologi Pompa Air Tenaga Dayung dari Barang Bekas

0
Inventor Pompa Air Tenaga Dayung Tgk Darmawan sedang menjelaskan proses kerja alat TTG di Gampong Cot Puklat, Kecamatan Blang Bintang, Jum'at (14/4/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Warga Gampong Cot Puklat Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar telah berinovasi menciptakan Alat Inovasi Pompa Air Tenaga Dayung dari barang bekas.

Alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tersebut diciptakan oleh Tgk Darmawan dari barang bekas berupa sepeda bekas, dinamo bekas dan beberapa fitur lainnya sehingga menghasilkan energi listrik dengan bantuan tenaga dayung manusia.

“Pompa air tenaga dayung dari bahan bekas, kita rakit sedemikian rupa sehingga  menimbulkan daya listrik untuk membantu proses penarikan air,” kata Darmawan di Cot Puklat, Kecamatan Blang Bintang, Jum’at (14/4/2023).

Ia mengaku alatnya tersebut telah dimanfaatkan di dayah tempatnya mengajar untuk distribusi air saat padamnya listrik, sehingga tetap memenuhi kebutuhan air untuk santri.

“Alat  ini sudah kita manfaatkan, selain untuk distribusi air, juga bisa untuk chas HP sambil mendayung,” ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Darmawan dihadapan tim penilai alat TTG Provinsi Aceh saat meninjau keberadaan alat inovasi tersebut. Turut mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Gampong Kabupaten Aceh Besar yang diwakili oleh Sekretaris DPMG dan Kepala Bidang TTG, Tenaga Ahli Pendamping Kabupaten Aceh Besar, Camat Blang Bintang, Keuchik Cot Puklat dan Pendamping Desa setempat.

Camat Blang Bintang Zulfadli SH berharap alat Inovasi TTG Pompa air tenaga dayung ini dapat tampil pada event TTG tingkat Provinsi Aceh yang akan digelar akhir Mei 2023 nanti dan dapat membawa harum nama Kabupaten Aceh Besar ditingkat Provinsi hingga Nasional.

“Alat inovasi TTG ini kita harapkan dapat menjadi inovasi unggulan Aceh Besar tahun ini pada event TTG Provinsi Aceh nanti, dan dapat meraih penghargaan ditingkat Provinsi,” demikian pungkas Zulfadhli. []

Pj Bupati Gayo Lues Bersama Dandim 0113 Bahas Stunting Hingga Ketahanan Pangan

0

Nukilan.id – Pj Bupati Gayo Lues Alhudri bersama Dandim 0113/ Gayo Lues membahas stunting dan ketahanan pangan. Selain permbahasan Stunting dan ketahanan tangan keduanya juga membahas berbagai persoalan yang sedang dihadapi oleh masyarakat Gayo Lues.

Pembahasan tersebut berlangsung saat Pj Bupati Gayo Lues melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Markas Komado Militer 0113/ GL pada Jum’at (14/4/23).

Kunjungan Pj Bupati didampingi oleh Kabag Umum dan Kabag LPSE serta jajaran. Pj Bupati berkesempatan melihat langsung areal perkebunan jagung yang digarap oleh anggota Kodim, serta melihat fasilitas air dan fasilitas lainya yang ada di Makodim.

Dalam kunjungan tersebut Alhudri memberikan apresiasi terhadap kegiatan Kodim dan jajaran yang selama ini dengan antusias telah menyukseskan program ketahanan pangan.

Alhudri akan mengajak seluruh jajaran mendukung serta berkolaborasi atas berbagai program yang sedang dijalankan oleh jajaran Kodim. Sebaliknya Alhudri juga menginginkan dukungan sepenuhnya dari Dandim dalam menjalankan program-program Pemerintah Daerah.

Menurutnya dengan bersama kita akan bertambah kuat, semua kendala dan masalah dapat teratasi dengan baik. Tampah kebersamaan kita menjadi lemah, kita harus saling mendukung agar dapat dengan cepat menutaskan berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Gayo Lues. Sebut Alhudri

Pada pembahasan berbagai permasalahan Stunting dan pengentasan kemiskinan menjadi tofik utama. Pada suatu kesempatan nanti Alhudri mengajak Dandim untuk turun langsung ke desa titik lokus masyarakat yang harus dituntaskan permasalahanya.

Pada kesempatan Alhudri mengatakan akan memberi peluang kepada seluruh investor yang ingin berinvestasi di Gayo Lues. Sumber akan Gayo Lues sangat melimpah bila dimamfaatkan dengan baik akan menjadi sumber PAD bagi kabupaten Gayo Lues. yang akan digunakan untuk kemakmuran rakyatnya

Dadim 0113/Gayo Lues Letkol Inf. Krismanto mengusulkan agar kabupaten Gayo Lues bisa menjadi pusat penelitian dibidang perkebunan dan petanian. Gayo Lues didukung alam yang sangat subur selain itu masyarakat Gayo Lues mayoritas hidup sebagai petani. Kita berharap kedepan Gayo Lues ini akan menjadi tujuan penelitian dari berbagai Daerah di Nusantara dan Dunia.

Dalam program ketahanan pangan saat ini Kodim sedang mengembangkan lahan jagung seluas 100 hektar. Lahan pertama ada dilingkungan Makodim sementara yang lain akan di kembangkan di desa–desa yang Potensial untuk komoditi jagung. Dirinya berharap dukungan dari Pemerintah Daerah dalam mengembangkan program ketahanan pangan. []

Koalisi Perubahan dan Persatuan Buka Puasa Bersama di Demokrat Aceh

0

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Partai Demokrat (DPD) Aceh mengadakan buka puasa bersama di kantor DPD Demokrat Aceh, Luengbata, Banda Aceh, Jum’at (14/4/2023).

Acara buka puasa tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dan juga salah satu tim inti di koalisi perubahan, Teuku Riefky Harsya (TRH), sementara dari partai lain, Demokrat ikut mengundang DPW Nasdem dan DPW PKS yang juga merupakan koaliasi pengusung Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Presiden di Pemilu 2024 mendatang.

Dalam sambutannya, TRH menegaskan pentingnya soliditas dan kekompakan untuk mewujudkan perubahan sebagaimana yang dicita-citakan oleh Demokrat, Nasdem, dan PKS.

“Kita di pusat terus malakukan konsolidasi bersama tim kecil koalisi perubahan dan persatuan. Kekompakan dan soliditas juga perlu kita bangun hingga akar rumput agar aspirasi perubahan dapat kita perjuangkan dan capai bersama” ujar wakil pimpinan komisi I DPR-RI itu.

Selaku tuan rumah, ketua DPD Demokrat Aceh, Muslim, menyampaikan bahwa buka puasa bersama di Demokrat kali ini merupakan momen yang istimewa karena ikut mengundang sahabat koalisi perubahan, Nasdem dan PKS.

“Buka puasa kali ini merupakan momen yang istimewa. Selain dihadiri oleh pengurus dan kader Demokrat. Kita juga mengundang sahabat kita dari Nasdem dan PKS” ujar anggota DPR-RI dapil Aceh 2 itu.

Sementara, Ketua DPW Nasdem, Taufiqulhadi dan Ketua DPW PKS Makhyaruddin Yusuf, juga menyampaikan harapan agar partai koalisi perubahan dan persatuan selalu solid dalam memenangkan Pemilu 2024 mendatang.

Untuk diketahui, saat ini di lembaga legislatif Aceh, Demokrat memiliki 10 kursi DPRA, PKS memiliki 6 kursi DPRA, dan Nasdem memiliki 2 kursi DPRA. []

Rumah Amal Masjid Jamik USK Salurkan Zakat Rp 134 Juta kepada Penerima Manfaat

0

Nukilan.id – Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan penyaluran zakat sebesar Rp 134.400.000 kepada 256 penerima manfaat.

Penyaluran zakat tersebut berlangsung di Lantai 2 Masjid Jamik USK, Banda Aceh, Jumat (14/4/2023).

Kegiatan yang mengusung tema ”Apresiasi Fisabilillah” diawali dengan seminar motivasi dan simbolis penyerahan zakat pukul 10.00 s.d 12.00 WIB yang diikuti oleh seluruh penerima manfaat yang berasal dari pengajar TPA, Balee Beut, Mentor UP3AI, dan Marbot Masjid.

Kegiatan dibuka oleh direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK Tedy Kurniawan Bakri, M. Farm, Apt, dan yang bertindak sebagai pemateri adalah Prof. Dr. Mustanir, M.Sc Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK.

Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK Tedy Kurniawan Bakri, M. Farm, Apt menyampaikan Rumah Amal USK mengapresiasi pegiat masjid dan pengajar Alquran.

“Kami menyadari walaupun dana yang diberikan dan belum layak untuk menilai apa yang telah bapak ibu lakukan, namun izinkan kami memberikan apresiasi kepada bapak/ibu melalui program ini. Mudah-mudahan dapat bermanfaat, mohon diselipkan doa terbaik untuk muzakki dan donatur Rumah Amal” kata Tedy

Sementara itu, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc mengatakan, kegiatan Apresiasi Fisabilillah oleh Rumah Amal USK sudah dilaksanakan berlanjut, yaitu selama tiga tahun berturut-turut.

“Bukan maksud kami memberikan harga pada apa yang telah bapak/ibu lakukan, ini adalah bagian sesama kita hamba Allah yang ingin berterimakasih. Kami bangga dan berbahagia dapat bertemu dengan orang-orang baik yang menjadi garda depan dalam pelaksanaan keagamaan di masyarakat dengan ikhlas”, ucapnya.

“Kita berharap dan berdoa semoga semua yang kita lakukan dicatat sebagai amal dan Allah Swt memberikan keberkahan,” tutur Mustanir. []

Wakil Ketua Dema FEBI UIN Pertanyakan Eksistensi Kampus Jantong Hate Rakyat Aceh

0
Konvoi Aksi Mahasiswa UIN Ar-Ranity, Banda Aceh (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menuai kritik dan penolakan dari berbagai pihak terutama kelompok buruh dan mahasiswa karena dirasa terkesan terburu-buru, Adapun yang menjadi alasan utama karena dianggap memberi ruang untuk melakukan eksploitasi buruh dengan pendapatan atau upah yang relatif rendah.

Baca Juga: Mahasiswa Demo di DPRA Tolak Draft Revisi UUPA, Alamp Aksi: Berpotensi Merugikan Aceh

Salah satu bentuk penolakan yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law yakni banyaknya beredar di tengah-tengah masyarakat video penolakan yang dipublikasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari perguruan tinggi negeri dan swasta diberbagai daerah.

Wakil Ketua Bada Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Ar-Raniry, Afdy Farizy menyampaikan, mahasiswa sebagai agen perubahan (Agent of change) semestinya memiliki peran penting untuk menyuarakan hak-hak masyarakat, kekuatan moral, dan kontrol sosial. Maka dari itu mahasiswa di tuntut untuk bersikap kritis sehingga di perlukan implementasi yang nyata kepada masyakat.

“Contoh nyata mahasiswa sebagai agen perubahan adalah saat reformasi tahun 1998. Pada masa itu gerakan mahasiswa berada di puncaknya karena berhasil menumbangkan kepemimpinan Presiden Soeharto setelah puluhan tahun menjabat,” kata Afdy Faridzy kepada Nukilan.id, Jum’at (14/4/2023).

Baca Juga: Herman, Mahasiswa UIN Ar-raniry Aceh Tembus Jadi Delegasi _Volunteer Fully Funded_ ke Bali

Ia menjelaskan, salah satu perguruan tinggi negeri di Aceh yang memiliki julukan Jantung Hati Rakyat Aceh selalu terlibat serta bertindak cepat dalam setiap hal untuk menyuarakan suara rakyat. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda penolakan terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Saat ini untuk belum pergerakan terkait hal ini. Oleh karena itu, harus ada pihak yang menjadi pemantik untuk menimbulkan api semangat dari teman-teman mahasiswa/I untuk membahas tentang RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law tersebut,” jelasnya.

Arfy mempertanyakan, kemana semangat perjuangan mahasiswa/i dari kampus yang menggunakan almamater berwana biru, mengingat selama ini selalu menjadi bagian penting dalam setiap aksi pergerakan di Aceh.

“Kemana taring dari kampus ini” ujarnya.

Selanjutnya, dirinya menerangkan, bahwa saat ini kampus tersebut sedang melaksanakan proses kontestasi pemilihan kepengurusan baru DEMA dan SEMA di tingkat universitas. Namun, seharusnya hal tersebut tidak menjadi penghambat untuk melakukan pergerakan menyuarakan penolakan terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Memang sekarang ini sedang proses kontestasi pemilihan kepengurusan keorganisasian mahasiswa/I sehingga teman-teman banyak sibuk ke arah itu,” terangnya.

Dirinya mencontohkan, BEM perguruan tinggi lainnya di luar Aceh masih bertahan untuk menyuarakan aspirasinya terkait RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law. Namun, untuk saat ini kondisi lapangan pergerakan di tanah Serambi Mekkah masih terlihat sepi untuk melakukan hal yang sama.

“Padahal rakyat sedang menunggu akan adanya api semangat pergerakan yang menyambar dari kampus yang katanya jantong hate rakyat Aceh, sedangkan teman-teman diluar seperti di Provinsi Jambi, Riau, Jawa dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sementara itu, dirinya berharap, dengan adanya hal ini dapat mendorong dan membangkitkan kembali semangat perjuangan mahasiswa. Dirinya juga berharap kedepannya ada aksi besar-besaran untuk melakukan penolakan langsung terhadap RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

“Dengan tulisan ini dapat membangkitkan api semangat yang besar kepada teman-teman mahasiswa/I dan juga saya berharap nanti ada aksi, mungkin kalua sekarang belum waktunya karena sudah berdekatan dengan waktu lebaran idul fitri 1444 hijriah. Namun, selesai lebaran, saya yakin mungkin ada mungkin akan ada massa dari almet biru yang akan datang ke gedung DPRA,” tutupnya. [Azril]

Baca Juga: UIN Ar-Raniry Selenggarakan Malam Apresiasi Mahasiswa Tahun 2022

Baca Juga: Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan, FJL Aceh Gelar Kemah Jurnalistik

BAS Serahkan Deviden Rp 4,7 Milyar kepada Pemkab Aceh Tengah

0

Nukilan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah memperoleh pembagian deviden dari PT Bank Aceh Syariah tahun buku 2022, sebesar Rp 4,7 Milyar.

Secara simbolis, penyerahan deviden dari bank milik Pemerintah Aceh itu dilakukan oleh Kepala Cabang Bank Aceh Syariah Takengon, T. Nasrullah kepada Pj Bupati Aceh Tengah, T. Mirzuan, di pendopo bupati, Kamis (13/4/2023).

Usai menerima deviden tersebut, Pj Bupati, T. Mirzuan menyampaikan bahwa deviden tersebut akan lsngsung disetorkan ke kas daerah sebagai Pendaoatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, tahun anggaran 2023.

Dalam kesempatan tersebut, T. Mirzuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Bank Aceh Syariah atas sinergi yang telah dibangun bersama pemerintah daerah dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi di kabupaten Aceh Tengah.

Mirzuan juga memberikan apresiasi atas kinerja baik Bank Aceh Syariah yang tetap mencatatkan laba bersih dalam jumlah cukup besar dalam kondisi ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil, pasca pandemi Covid 19.

“Kami menilai, performa Bank Aceh Syariah selama ini sangat baik, ini harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan, begitu juga dengan sinergi yang sudah dibangun bersama pemerintah daerah, sudah memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi di daerah ini, untuk itu kami memberikan  apresuasi setinggi-tingginya atas kinerja jajaran Bank Aceh Syariah Cabang Takengon” ungkap Mirzuan.

Pada tahun buku 2022, PT BAS mencatatkan laba bersih sebesar 569 milyar rupiah atau naik 13,49 persen dari tahun sebelumnya.

Dari pendapatan bersih tersebut, sebesar 295 milyar rupiah dibagikan dalam bentuk deviden kepada seluruh pemegang saham, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang tahun ini memperoleh deviden sebesar 4,7 milyar rupiah.

5 Nama Anggota Panwaslih Aceh yang Lulus Fit and Proper Test

0

Nukilan.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengumumkan lima nama calon anggota Panwaslih Aceh yang lulus uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Pengumuman tersebut tertuang dalam surat nomor 314/KP.01.00/K1/04/2023 yang ditanda tangani Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Kamis 13 April 2023.

Adapun nama-nama calon anggota Panwaslih Aceh masa jabatan 2023-2028 yang lulus uji kelayakan dan kepatutan yakni, Agus Syahputra, Fahrul Rizha Yusuf, Maitanur, Safwani dan Yusriadi.

Sebelumnya diberitakan, Tim seleksi (Timsel) mengumumkan sepuluh nama calon anggota Panwaslih lulus tes pemeriksaan Kesehatan dan tes wawancara, melalui rapat pleno yang berlangsung pada Jum’at 31 Maret 2023.

Kesepuluh nama yang terpilih yaitu, Agus Syahputra, Ayi Jufridar, Darmawan Putra, Fahrul Riza Yusuf, Junaidi, Maitanur,  Safwani, Teuku Zulkarnaen, Wanti Maulidar dan Yusriadi. [Rjf]

Kejati Aceh Diminta Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pembelian Tanah

0
Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTa), Alfian (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Masyarakat Transparan Aceh (MaTa) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati Aceh) seharusnya perlu melakukan pengembangan kasus tersebut dengan cara membentuk tim khusus seperti panitia sembilan untuk mencari informasi lebih jauh tentang penyebab pembelian tanah yang dilakukan oleh mantan bupati Aceh Tamiang padahal secara kepemilikan itu punya negara dan di tambah lagi anggaran yang digunakan merupakan Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK).

“Harus dibentuk panitia permasalahan untuk mencari tau, kenapa pemkab bisa beli tanah itu sedangkan itu milik negara, apakah mereka tidak mengetahuinya, ataukah sudah ada bye desaign dari awal,” kata Koordinator Masyarakat Transparan Aceh Alfian kepada Nukilan.id, Jum’at (14/4/2023).

Ia menyampaikan, saat ini telah ditetapkan tiga nama sebagai tersangka tindak pidana korupsi yakni mantan bupati yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh Tamiang dan dua rekannya TY sebagai Direktur PT. Desa Jaya Alur Jambu dan Direktur PT. Desa Jaya Alur Meranti serta TR penerima ganti rugi pengadaan tanah untuk kepentingan umum pembangunan Makodim Aceh Tamiang.

“Jadi yang baru dilakukan penetapan tersangka itu, mantan bupati dan atas nama pemilik perusahaan, sehingga berjumlah tiga orang,” ucapnya.

Alfian menjelaskan, Kejati Aceh juga harus melakukan pemeriksaan kepada bupati, sekda dan DPRK Aceh Tamiang pada saat itu (2009) ketika melakukan pembebasan lahan dikarenakan berpotensi terlibat sebab ada kebijakan anggaran dari eksekutif dan legislatif.

“Saya rasa pemkab saat itu perlu diperiksa, sekda juga perlu diperiksa karena masuk dalam tim pembebasan lahan atau ketua panitianya ya, lalu DPR juga siapa saat itu dan apakah tidak mengetahui bahwa itu merupakan lokasi HGU,” jelasnya.

Ia menegaskan, wajib dilakukan penetapan tersangka kepada semua pihak yang menerima aliran dana dari total Rp 64 miliyar secara keseluruhan dan tidak hanya berfokus pada tiga nama.

“Jadi tidak ada yang perlu diselamatkan saat ini, sehingga harus dibersihkan semua artinya menggunakan uang negara dan memakai uang negara kemudian dapat untung merupakan sebuah kejahatan yang tidak patutu ditolerir,” tegasnya.

Selanjutnya, Alfian menerangkan, akan terus mendukung setiap upaya yang dilakukan oleh Kejati Aceh untuk mengembangkan dan mengunkap kasus ini secara menyeluruh agar dapat terselesaikan secara utuh.

“kita dukung setiap langkah kejati untuk mengungkap secara utuh kasus ini,” pungkasnya.

Diketahui, sebelumnya penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menetapkan mantan bupati Aceh Tamiang, Mursil sebagai tersangka tindak pidana korupsi dalam kasus penguasaan lahan eks-HGU PT Desa Jaya Alur Jambu serta penerbitan beberapa sertifikat hak milik atas tanah negara oleh pengurus PT Desa Jaya Alur Meranti. [Azril]

Jelang SEA Games 2023, Timnas Indonesia U-22 Bakal Uji Coba Kontra Lebanon

0
Timnas Indonesia U-22. (Foto: Bola.net)

Nukilan.id – Timnas Indonesia U-22 rencananya akan melakukan laga uji coba kontra Lebanon yang dijadwalkan berlangsung dalam dua leg yakni pada Jumat (14/4/20223) dan Minggu (16/4/2023) mulai pukul 20.30 WIB.

Baca Juga: Tampil Menyerang, Timnas Indonesia Libas Burundi 3-1

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri mengatakan, laga coba tersebut akan menjadi ajang persiapan untuk anak asuhnya sebelum ikut dalam perhelatan SEA Games 2023 yang bertempat di negara Kamboja.

Ia menjelaskan, dari hasil laga kontra sebagai ajak pemantauan oleh pihaknya untuk menentukan 20 penggawa terbaik yang nanti diboyong ke ajang olahraga multievent Asia Tenggara tersebut.

“Tentu uji coba ini akan kami pergunakan semaksimal mungkin untuk menentukan siapa 20 orang terbaik yang dibawa ke SEA Games karena memang sesuai regulasi SEA Games, hanya boleh 20 pemain (yang dibawa),” pungkasnya.

Lebih lanjut, Indra menuturkan, laga uji coba melawan Lebanon akan dimanfaatkan sebagai ajang untuk mematangkan gaya bermain Timnas Indonesia U-22. Sementara itu, pihaknya juga menggelar uji coba terakhir dengan tim lokal seperti PSM Makassar atau Dewa United.

“Kedua, (tujuan uji coba ini) untuk mematangkan game plan kami. Dengan 4 uji coba, kontra Lebanon antara PSM dan Dewa United, 4 laga ini akan menjadi simulasi untuk SEA Games,” tuturnya. [Bola.net]

Baca Juga: Kualifikasi Olimpiade Paris 2024, Timnas Indonesia Putri Kalah Kontra Lebanon