Beranda blog Halaman 1353

Muslim Minta Tim Saksi TPS Partai Demokrat di Aceh Bekerja Militan

0

Nukilan.id – Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Muslim, SHi, MM berharap, pemilu legislatif 2024 mendatang saksi Partai Demokrat yang ditugaskan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) bekerja militan, agar pemilu dapat berjalan adil dan jujur.

“Pemungutan suara kali ini harus berjalan adil, dan petugas TPS bekerja militan, jangan sampai yang menang bisa menjadi kalah, dan yang kalah bisa menjadi menang. Kita hindari itu,” kata Muslim saat membuka kegiatan Pelatihan Calon Pelatih Saksi TPS yang digelar DPD Partai Demokrat Aceh dan Badan Koordinasi Saksi Nasional Partai Demokrat di Hotel Grand Aceh Syariah, Lamlom, Luengbata Banda Aceh, Minggu (1/10/2023)

Anggota DPR RI FPD ini menyebutkan, pelatihan dilakukan untuk lebih memahami teknis dan mekanisme partai dalam mempersiapkan saksi TPS, sebab Demokrat punya teknologi saksi yang terintegrasi dari pusat hingga ke daerah.

“Pelatihan dilakukan untuk teknis saksi di lapangan,” ujarnya.

Untuk itu, kata Muslim, dirinya berharap saksi TPS Partai Demokrat di seluruh Aceh memahami tugas dan militan mengawal suara di TPS.

Hadir pada acara tetsebut badan Saksi Partai Demokray 23 Kabupaten Kota, Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh Arif Fadillah, pengurus DPD PD Aceh, dan Deputi BPOKK DPP PD Rian Syaf.

Pemateri Kepala Badan Koordinasi Saksi Nasional DPP PD Andi Timo Pangeran, Kepala Badiklat DPP PD dan unsur DPP PD lainnya. []

USK Terima 440 Dosen dan 86 Nakes untuk Formasi CPNS dan PPPK 2023

0

Nukilan.id – Universitas Syiah Kuala (USK) akan menerima sebanyak 440 dosen yang terdiri dari 397 CPNS dan 43 PPPK nantinya tersebar pada 12 fakultas yang ada di kampus tersebut pada 2023.

Dilansir dari laman https://sscasn.bkn.go.id/, rincian penetapan formasi CASN di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) Tahun 2023 untuk dosen di USK yaitu sebanyak 397 formasi yang terdiri dari Lektor dan Asisten Ahli dengan jenjang pendidikan S3 dan S2 dari berbagai disiplin ilmu.

Selain itu, USK juga membuka formasi untuk tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 86 formasi di mana 16 orang di antaranya akan ditempatkan di Klinik Pratama Dr T Makmur Mohd Zein dan 70 orang di Rumah Sakit (RS) Pendidikan dan RS Gigi dan Mulut. Jabatan yang diterima pada nakes ini yaitu Ahli Pertama dan Terampil dari berbagai disiplin ilmu kesehatan.

Rektor USK, Prof Marwan mengatakan USK membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik secara kuantitas maupun kualitas. Untuk menjaga mutu dan peningkatan pelayanan, maka tambahan para dosen maupun nakes dianggap perlu.

“Nantinya para dosen maupun nakes yang lulus di USK menjadi modal tambahan lagi penting bagi kami yang sedang menapaki status PTN-BH, serta serius menjadi world class university (universitas kelas dunia),” ujar Marwan, Jumat (29/9/2023).

Bagi pelamar yang ingin mendaftarkan diri pada berbagai formasi USK di atas bisa segera mempersiapkan diri untuk menghadapi tes Computer Assisted Test (CAT). Untuk aturan terkait Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta informasi lebih lanjut mengenai formasi ini bisa langsung dicek di laman laman https://sscasn.bkn.go.id/. [Sammy]

Nezar Patria Jadi Keynote Speaker Webinar Internasional Universitas Esa Unggul

0

Nukilan.id – Wamenkominfo Nezar Patria Menjadi Keynote Speaker dalam Webinar Internasional bertema Tantangan dan Peluang Membangun Kerjasama di Bidang Komunikasi, politik dan Ekonomi Indonesia dan Malaysia, Sabtu (30/19/2023).

Webinar Internasional ini diikuti oleh 1000 lebih peserta dari berbagai Universitas atau Institusi dengan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar Negeri. Dari dalam Negeri hadir sebagai Keynote Speaker Wakil Mentri Komunikasi dan Informatika (WAMENKOMINFO) Dr (c) Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.BA dan Dirjen Informasi dan komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO) Dr. Usman Kansong, M.Si.

Sedangkan narasumber dari luar Negeri merupakan Public Relation Malaysia Prof. Dr. Chang Peng Kee, PhD., MBA., BA., (Hons)., APR., MIPR., MMIM.
Ketua pelaksana Webinar Dr. Iswadi, M.Pd melalui laporannya mengharapkan agar semua peserta dapat menikmati diskusi dan dapat saling bertukar pikiran saat kegiatan Webinar berlangsung nantinya.

“Kita mengharapkan semua peserta menikmati diskusi ini dan akan terjadi tukar pemikiran untuk mendukung memperkuat kerjasama dibidang komunikasi, politik dan ekonomi Indonesia dan Malaysia melalui zomm meeting dan YouTube streaming”.

Kegiatan webinar ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV Universitas Esa Unggul Dr. Rilla Gantino, SE., Ak., MM., QRMP, dalam sambutannya beliau menyebutkan Webinar ini sebagai bentuk kerjasama Perguruan Tinggi dalam dan luar Negeri yang akan sangat bermanfaat bagi penyelenggara dan seluruh peserta yang hadir.

Selanjutnya Wakil Mentri Komunikasi dan Informatika (WAMENKOMINFO) Dr (c) Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.BA dalam pemaparan materinya beliau menyampaikan materi Komunikasi Politik, menurutnya digitalisasi telah menghadirkan disentralisasi Komunikasi Politik bahwa setiap elemen dapat memanfaatkan media komunikasi dalam penyampaian/penerimaan informasi politik.

Dalam rangka membangun kerjasama yang efektif dibidang Komunikasi Politik pihak-pihak terlibat perlu memahami peran media massa dan pemanfaatannya secara bijak.

“Harapan saya perguruan tinggi juga dapat mendorong masyarakat untuk berperan dalam politik melalui media komunikasi politik sehingga apabila pada pemilu 2024 dapat berjalan dengan efektif ini merupakan bagian dari keberhasilan Komunikasi Politik” ucap Nezar Patria dalam kesimpulannya.

Selain itu Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Prof. Erman Anom., MM., Ph.D dalam sambutannya menyebutkan tujuan dari penyelenggaraan Webinar Internasional ini sebagai bentuk memperkuat kerjasama bilateral dan regional antara Indonesia-Malaysia dalam Bidang pendidikan, politik dan ekonomi.

Melalui Webinar Internasional ini diharapkan peserta dapat memahami pentingnya kerjasama antar Negara dalam bidang pendidikan, dan agar dapat membangun kerjasama antar perguruan tinggi yang ada di Indonesia dan Malaysia dalam berbagai bidang.

“Webinar Internasional ini adalah kerjasama Universitas Esa Unggul dengan Asia E-University Malaysia dengan harapan agar setiap institusi atau perguruan tinggi lainnya juga dapat menjalin kerjasama dengan Universitas di luar Negeri dalam bidang pendidikan, politik dan ekonomi,” jelas Erman Anom.

Webinar Internasional: Universitas Esa Unggul Bahas Kerjasama Indonesia-Malaysia

0

Nukilan.id – Program Ilmu Komunikasi Pascasarjana Universitas Esa Unggul menyelenggarakan Webinar Internasional bertema Tantangan dan Peluang Membangun Kerjasama di Bidang Komunikasi, politik dan Ekonomi Indonesia dan Malaysia,  Sabtu (30/9/2023).

Webinar Internasional ini diikuti oleh 1000 lebih peserta dari berbagai Universitas atau Institusi dengan menghadirkan narasumber dari dalam dan luar Negeri.

Dari dalam Negeri hadir sebagai Keynote Speaker Wakil Mentri Komunikasi dan Informatika (WAMENKOMINFO) Dr (c) Nezar Patria, S.Fil., M.Sc., M.BA dan  Dirjen Informasi dan komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO) Dr. Usman Kansong, M.Si.

Sedangkan narasumber dari luar Negeri merupakan Public Relation Malaysia Prof. Dr. Chang Peng Kee, PhD., MBA., BA., (Hons)., APR., MIPR., MMIM.

Ketua pelaksana Webinar Dr. Iswadi, M.Pd melalui laporannya mengharapkan agar semua peserta dapat menikmati diskusi dan dapat saling bertukar pikiran saat kegiatan Webinar berlangsung nantinya.

“Kita mengharapkan semua peserta menikmati diskusi ini dan akan terjadi tukar pemikiran untuk mendukung memperkuat kerjasama dibidang komunikasi, politik dan ekonomi Indonesia dan Malaysia melalui zoom meeting dan YouTube streaming”.

Kegiatan webinar ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV Universitas Esa Unggul Dr. Rilla Gantino, SE., Ak., MM., QRMP, dalam sambutannya beliau menyebutkan Webinar ini sebagai bentuk kerjasama Perguruan Tinggi dalam dan luar Negeri yang akan sangat bermanfaat bagi penyelenggara dan seluruh peserta yang hadir.

Selanjutnya Public Relation Malaysia Prof. Dr. Chang Peng Kee, PhD., MBA., BA., (Hons)., APR., MIPR., MMIM dalam pemaparan materinya menjelaskan bahwa Publik Relation sangat berperan dalam  membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk dapat menyelesaikan berbagai persoalan.

“Public relation tidak dapat bekerja sendiri melainkan perlu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam  menanggapi isu terkini terkait pendidikan, politik dan ekonomi seperti yang sedang kita laksanakan saat ini sebagai bentuk kerjasama membahas isu hangat ditengah masyarakat melalui kegiatan webinar,  webinar ini nantinya diharapkan kita dapat menjalin kerjasama  antar Negara bukan hanya Malaysia dengan Indonesia melainkan seluruh Negara Asia lainnya tidak hanya untuk kepentingan akademisi atau perusahan tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dalam berbagai bidang,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Prof. Erman Anom., MM., Ph.D dalam sambutannya menyebutkan tujuan dari penyelenggaraan Webinar Internasional ini sebagai bentuk memperkuat kerjasama bilateral dan regional antara Indonesia-Malaysia dalam Bidang pendidikan, politik dan ekonomi.

Melalui Webinar Internasional ini diharapkan peserta dapat memahami pentingnya kerjasama antar Negara dalam bidang pendidikan, dan agar dapat membangun kerjasama antar perguruan tinggi yang ada di Indonesia dan Malaysia dalam berbagai bidang.

“Webinar Internasional ini adalah kerjasama Universitas Esa Unggul dengan Asia E-University Malaysia dengan harapan agar perguruan tinggi lainnya juga dapat menjalin kerjasama dengan Universitas di luar Negeri dalam bidang pendidikan, politik dan ekonomi,” jelas Erman Anom.

Safari Subuh Kompas Aceh Utara: Pemuda Diberikan Ruang Jadi Muazin dan Imam

0

Nukilan.id – Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara melaksanakan Safari Subuh dan Zikir Bersama pekan ke-52 di Masjid Baitul Maghfirah Mns. Kumbang Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Sabtu (30/09/2023).

Ketua Kompas Aceh Utara Ir. Muhammad Hatta, SST. MT di dampingi Wakil Ketua H. Zulfitri, SKM. M.Kes dan Sekretaris Shaifuddin Fuady, S.Ag. MA mengatakan, tujuan dilaksanakan safari subuh dan zikir bersama setiap sabtu subuh dalam rangka mensyiarkan gerakan subuh berjamaah yang dibarengi dengan zikir bersama di Bumi Malikussaleh Aceh Utara.

Lebih lanjut pria yang disapa Bung Hatta ini menambahkan, Safari Subuh Kompas untuk memberikan ruang dan kesempatan kepada para pemuda untuk dapat mengisi acara safari subuh.

“Alhamdulillah selama satu tahun lebih berjalan Safari Subuh Kompas, ternyata banyak pemuda yang mampu bahkan melebih ekspektasi untuk mengisi acara safari subuh seperti muazzin, imam, MC, penceramah dan memimpin zikir. Intinya pemuda harus di beri ruang dan kesempatan,” ungkap Koordinator Humas dan Kerjasama Politeknik Negeri Lhokseumawe ini.  

Lebih lanjut Bung Hatta menambahkan, shalat subuh berjamaah bukan hanya untuk meningkatkan amalan ibadah, melainkan juga dapat memperkuat ukhuwah dan mempererat tali silaturrahmi diantara pemuda maupun para jamaah.

“Tiada kesuksesan tanpa perjuangan, tiada perjuangan tanpa persatuan, tiada persatuan tanpa kebersamaan, dan tiada kebersamaan tanpa adanya silaturrahmi. Karena meunyoe hajat keu teuga beu tatem meu saboh dan meunyoe hajat keu jroeh beu seureng-seureng silaturrahmi,” terang Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kota Lhokseumawe ini.

Suami dari Cut Ramadhani ini melanjutkan, pengurus Kompas selalu mengajak generasi muda untuk mensukseskan setiap kegiatan safari subuh, baik safari subuh Tadzkiratul Ummah (TU) Aceh Utara di setiap hari minggu maupun Safari Subuh Kompas Aceh Utara di setiap hari sabtu.

Karena  dengan shalat subuh berjamaah akan membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi. Sehingga setiap subuh di masjid bukan hanya dipenuhi oleh generasi tua saja, namun anak-anak muda juga harus bangkit untuk mengisi saf-saf terdepan dan terus berkarya.

Menurutnya, generasi muda adalah solusi dan motor penggerak untuk perubahan di masa depan, karena pemuda hari ini adalah pemimpin di hari esok. Dan ini sesuai dengan pepatah Aceh yang mengatakan Koeng pageu kareuna geurundong dan koeng gampong kareuna aneuk muda.

“Kami sangat yakin, jika generasi mudanya disiplin,  bangun pagi untuk shalat subuh berjamaah, Insya Allah akan terbentuk generasi muda yang tangguh di Bumi Pase Aceh Utara. Terang Sekretaris ICMI Kota Lhokseumawe ini.”

Hatta yang juga Wakil Ketua DPD KNPI Aceh Utara menyampaikan, kegiatan safari subuh Kompas setiap sabtu selalu diisi dengan ceramah dan zikir bersama. Kami yakin dengan berzikir hati menjadi lebih tenang dan tenteram, dengan subuh berjamaah juga akan membuka pintu rahmat dan rezeki, karena salah satu kiat meraih kesuksesan adalah dengan mengawali hari dengan shalat subuh berjamaah.

Untuk sabtu ini zikir  dipimpin oleh Tgk. Zulkarnaini Ismail adinda dari Walidi Imam Besar Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon yang juga alumni Dayah Darul Huda Lueng Angen Langkahan serta menantu dari Abi Tanjung Dalam Langkahan. Tgk Zulkarnaini didampingi oleh Tgk. Hasboh Razali Lhoksukon (Koordinator Safari Subuh Tadzkiratul Ummat) dan Tgk. M. Nasir dari Kecamatan Langkahan.

Sedangkan MC oleh Tgk. Murhaban, SH (peraih penghargaan Penyuluh Award Aceh 2023 dan peraih 10 Penerima Penghargaan Nominasi Penyuluh Agama Islam Award 2023 Kemenag RI).

Untuk Imam dipimpin oleh Tgk. Azzuhdi Al Hafizh dari Dayah Ar Raudhah Mns. Asan AB Lhoksukon. Sedangkan  penceramah diisi oleh Tgk. T. Zulfadli yang lebih dikenal dengan Waled Landeng (Ketua PC NU Aceh Utara, Sekjend Tastafi Aceh Utara dan Pimpinan Dayah Keumaral Al Aziziyah Landeng Lhoksukon). Dan muazzin oleh Tgk. Zulkhairi, SH.

Pimpinan Dayah Al Hijriy Dorong Toke Awi Maju Sebagai Calon Gubernur Aceh

0
Pimpinan Yayasan Dayah Al Hijriy Tgk Ibnu Hajar mendorong Nahrawi Noerdin.

Nukilan.id – Pimpinan Yayasan Dayah Al Hijriy Tgk Ibnu Hajar mendorong Nahrawi Noerdin, yang akrab disapa Toke Awi, untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh dalam pemilihan yang akan datang. 

“Toke Awi sebagai tokoh inspiratif di Aceh dan seorang pengusaha sukses yang dianggap memiliki potensi besar untuk memimpin provinsi ini menuju masa depan yang lebih baik,” kata Tgk Ibnur kepada Nukilan di D’ Energy Cafe, Sabtu (30/9/2023).

Salah satu faktor utama yang membuat Toke Awi mendapatkan dukungan ini adalah pengalamannya yang luas dalam bidang ekonomi. 

Tgk Ibnu juga menyoroti kemampuan Toke Awi dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Aceh. 

“Dari pengalaman Toke Awi, ia mampu memberikan pola-pola pembangunan kepada masyarakat Aceh untuk berkembang,” ujarnya.

Selain itu, Ibnu Hajar menekankan pentingnya peran Toke Awi dalam mengedukasi dan mengembangkan para santri dan santriwati yang telah lulus dari Dayah Al Hijriy. 

“Saat ini, banyak di antara mereka yang kesulitan melanjutkan karirnya. Kita melihat Toke Awi sebagai sumber inspirasi dan pembimbing yang potensial dalam dunia bisnis,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Toke Awi pernah memberikan pelajaran bisnis, seperti ternak lele, di Dayah Al Hijriy. Ini merupakan contoh kontribusi Toke Awi dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan ekonomi.

Sebagai seorang pengusaha sukses, Toke Awi diharapkan dapat membawa kemajuan ekonomi yang signifikan ke Aceh dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak bagi penduduk setempat.

Untuk diketahui, dilansir dari berbagai sumber, Nahrawi Noerding adalah pemilik Pasha Jaya Group yang merupakan holding company yang berdiri sejak 2005.

Hingga saat ini Pasha Jaya Group sudah berkembang menjadi 15 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha, di antaranya agen BBM Industri Pertamina, Transportir BBM Pertamina, Kontraktor Pembangunan SPBU, Agen LPG PSO dan Non PSO, SPBU, SPPBE, Bengkel Pemeliharaan Tabung LPG Non PSO, Karoseri, Distributor Ban Michelin Regional Aceh, Biro Jasa Security serta Cleaning Service, dan D’Energy Café.

Pria kelahiran Lambung 2 Mei 1974 ini juga disebut sebagai Ayah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh Besar. Hal itu dinyatakan oleh Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dalam sebuah acara diskusi publik bersama pelaku UMKM.[Rjf]

Yusri Kasim:  Mengenang Peristiwa G30S/PKI untuk Meningkatkan Pemahaman Ideologi Pancasila

0
Yusri Kasim. (Foto Net)

Nukilan.id – Hari ini, 58 tahun lalu terjadi peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang oleh Orde Baru disebut peristiwa G30S/PKI. Kudeta yang gagal itu dilakukan pada 30 September dan berlangsung hingga 1 Oktober 1965. Gerakan ini dimotori oleh pemimpin terakhir Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit atau DN AIdit.

Peristiwa berdarah yang juga sering disebut Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) dan Gestok (Gerakan Satu Oktober) merupakan peristiwa yang bertujuan menggulingkan pemerintah presiden Sukarno dan mengubah Indonesia menjadi negara yang menerapkan sistem komunis.

Aksi kudeta dengan cara penculikan itu menyebabkan gugurnya enam perwira tinggi dan satu perwira menengah TNI AD. 

Pemberontakan G30S PKI menjadi salah satu peristiwa kelam setelah kemerdekaan Indonesia. Peristiwa yang terjadi pada tahun 1965 itu telah menyebabkan meninggalnya enam orang jenderal dan satu orang perwira, hingga mereka dinobatkan sebagai Pahlawan Revolusi .

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan salah satu partai besar di Indonesia yang memiliki banyak pengikut kala itu. Berjayanya PKI berkat dukungan dari Presiden Soekarno yang mengusung Konsep Nasionalis, Agama, dan Komunis (NASAKOM).

Menurut Yusri Kasim, Dalam rangka mengenang peristiwa kelam bangsa G30S/PKI perlu adanya peningkatan penanaman Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada generasi sekarang (Gen Z). 

“Kita harus berbenah diri dan terus tanamkan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan kepada anak cucu kita, sehingga sejarah kelam ini tidak akan terulang kembali di kemudian hari,” pungkas Yusri. []

Ketua POSSI Aceh Minta Pemerintah Pusat Berikan Kewenangan Penuh untuk PON 2024

0
Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh dan mantan anggota DPR RI, Muslim Ayub. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Umum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Aceh, Muslim Ayub mengatakan pemerintah pusat harus memberikan kewenangan penuh untuk Pemerintah Aceh terkait pelaksanaan PON XXI.

Dia menyangsikan pelaksanaan PON ini akan berjalan sebagaimana yang diharapkan kika sampai waktu perhelatan PON XXI nanti pemerintah pusat masih belum sepenuhnya memberikan kewenangan untuk pembangunan venue-venue di Aceh.

“Saya rasa Pemerintah Aceh siap, tapi kuncinya anggaran itu kan di pemerintah pusat. Kita kan nggak ada sharing anggaran. Kita hanya berharap pemerintah pusat yang memberikan semua anggaran sesuai dengan pelaksanaan PON di Palembang dan Papua dulu,” ujar Muslim Ayub kepada Nukilan, Sabtu (30/9/2023).

Dia menambahkan, dalam persiapan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI antara Aceh dan Sumatera Utara, tampaknya Sumatera Utara lebih siap dalam menghadapi perhelatan PON XXI yang tak akan lama lagi dilaksanakan.

“Kalau kita lihat pemerintah belum begitu care sekali dalam hal anggaran PON dan lain sebagainya. Karena pemerintah pusat sendiri belum mengucurkan anggaran untuk venue-venue yang ada di Aceh ini,” kata Muslim Ayub.

Muslim Ayub menyarankan Pemerintah Aceh harus mampu membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait pengelolaan anggaran PON untuk tuan rumah Aceh.

“Dari sekarang harus ada komunikasi yang intens. Saat ini, Kadispora-nya saja masih Plt (pelaksana tugas), bagaimana bisa mengambil kebijakan.”

Karena itu, Pj Gubernur Aceh sebagai Pengurus Besar (PB) PON diharapkan agar segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyukseskan pelaksanaan PON nanti.

“Kalau pemerintah pusat masih setengah hati untuk memberikan kewenangan kepada Pemerintah Aceh sebagai tuan rumah dibandingkan dengan Sumatera Utara, saya yakin PON kita bisa gagal untuk dilaksanakan sesuai jadwal,” demikian disampaikan Muslim Ayub. [Sammy]

Pj Gubernur Aceh Sampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBA 2023

0

Nukilan.id – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan APBA Tahun Anggaran 2023, dalam rapat Paripurna pada hari Jumat 29 September 2023 sore di Gedung Utama DPRA, Banda Aceh. 

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRA Safaruddin, S.Sos, M.S.P dan didampingi H. Dalimi, SE. Ak, CA dan dihadiri para Asisten Sekda serta para Kepala SKPA Pemerintah Aceh.

Achmad Marzuki dalam sambutannya mengatakan, Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan APBA Tahun Anggaran 2023 beserta Nota Keuangan, disusun berdasarkan Nota Kesepakatan Perubahan KUA, Nota Kesepakatan Perubahan PPAS dan Berita Acara Kesepakatan Hasil Pembahasan antara Tim Banggar DPR Aceh dan Tim TAPA.

Tahun Anggaran 2023, kata Achmad Marzuki merupakan tahun anggaran yang sangat dinamis dan penuh tantangan untuk Pemerintah Aceh.

Dari sisi kemampuan fiskal, terjadi penurunan pendapatan sebesar 50% dari sumber penerimaan dana otonomi khusus Aceh, dan kedua bahwa sebagian besar pendapatan transfer kita sudah terikat seperti DAK, DBH CHT, DBH DR, dan bahkan sebagian DAU.

Sementara dari sisi kewajiban, di samping harus terus melaksanakan program-program pemulihan ekonomi daerah pasca pandemi Covid-19, penanganan pengendalian inflasi, program pengentasan kemiskinan, permasalahan stunting dan program-program rutinitas lainnya, seperti program Jaminan Kesehatan Aceh dan program beasiswa lainnya.

“Khusus tahun anggaran 2023 ini kita juga memiliki kewajiban yang sangat besar lainnya, antara lain untuk pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2024 serta pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional Aceh-Sumut,” kata Achmad Marzuki.

Dari gambaran kemampuan fiskal dan kewajiban-kewajiban tersebut, dapat dipahami bahwa begitu sempitnya ruang fiskal yang dimiliki untuk memenuhi semua kebutuhan secara memadai atas beban anggaran tahun 2023.

Penjabat Gubernur memaparkan, secara umum kebijakan belanja dalam Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan APBA TA 2023 ini, telah diselaraskan dengan isu-isu aktual saat ini, sesuai dengan ruang fiskal yang tersedia.

Di mana anggaran pendapatan menjadi sebesar Rp10.235.643.184.034, (Sepuluh triliun dua ratus tiga puluh lima milyar enam ratus empat puluh tiga juta seratus delapan puluh empat ribu tiga puluh empat rupiah) atau meningkat sebesar Rp48.823.271.960, (Empat puluh delapan milyar delapan ratus dua puluh tiga juta dua ratus tujuh puluh satu ribu sembilan ratus enam puluh rupiah).

Sementara anggaran belanja menjadi sebesar Rp11.488.321.902.484 (Sebelas triliun empat ratus delapan puluh delapan milyar tiga ratus dua puluh satu juta sembilan ratus dua ribu empat ratus delapan puluh empat rupiah) atau meningkat sebesar Rp394.462.201.505 (Tiga ratus sembilan puluh empat milyar empat ratus enam puluh dua juta dua ratus satu ribu lima ratus lima rupiah).

Untuk Pembiayaan Netto menjadi Rp1.252.678.718.450 (Satu triliun dua ratus lima puluh dua milyar enam ratus tujuh puluh delapan juta tujuh ratus delapan belas ribu empat ratus lima puluh rupiah) atau meningkat sebesar Rp345.638.929.545 (Tiga ratus empat puluh lima milyar enam ratus tiga puluh delapan juta sembilan ratus dua puluh sembilan ribu lima ratus empat puluh lima rupiah).

Achmad Marzuki berharap pembahasan Rancangan Qanun Aceh tentang Perubahan APBA tahun anggaran 2023 itu dapat berjalan dengan lancar untuk dapat disetujui bersama, untuk kemudian disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk mendapatkan Evaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan. []

Amiruddin Launching Pojok Informasi Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa

0
Peresmian Pojok Informasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh. (Foto: Humas Pemko)

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, meresmikan Pojok Informasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh, Jumat (29/9/2023).

Peresmian tersebut sebagai upaya pengembangan untuk meningkatkan dan memaksimalkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di rumah sakit milik Pemko Banda Aceh.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BPJS Kota Banda Aceh Neni Fajar, Asisten Pemerintahan Bakhtiar, Direktur RSU Meuraxa Riza Muliadi, Kadis Kesehatan Lukman, Kabag Prokopim, Aulia Rahmana Putra, dan jajaran serta pimpinan rumah sakit swasta yang ada di Kota Banda Aceh.

Pj wali kota dalam sambutan menyampaikan Pemerintah Kota Banda Aceh terus berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Banda Aceh serta Aceh pada umumnya.

“Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Provinsi Aceh, kita terus meningkatkan kualitas dan peralatannya guna meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” sebut Amiruddin.

Amiruddin berharap fasilitas pojok Informasi ini diharapkan dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama terkait pelayanan kesehatan yang tersedia di RSUD Meuraxa.

“Kita berharap dengan adanya pojok Informasi ini, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, seperti jadwal dokter, layanan kesehatan yang tersedia, dan informasi penting lainnya,” kata Amiruddin.

Sementara itu Kepala BPJS Banda Aceh Neni Fajar memberikan apresiasi kepada Pj Wali Kota dan manajemen RSUD Meuraxa atas dukungan fasilitas demi menghadirkan layanan pojok informasi tersebut.

“Ini membuktikan RSU Meuraxa terus berbenah dalam memberikan pelayanan prima untuk warga Kota Banda Aceh dan umumnya kepada masyarakat Aceh,* ungkap Neni Fajar. []