Beranda blog Halaman 1350

Peringati HUT TNI ke-78, Kodam IM Gelar Acara Spektakuler di Banda Aceh

0

Nukilan.id – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 78 tahun 2023, Kodam Iskandar Muda menggelar acara spektakuler di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Kamis (5/10/2023).

Acara yang dihadiri oleh berbagai pejabat dan masyarakat ini menampilkan parade, defile pasukan, Defile Alutsista, dan acara panggung Prajurit dengan tema “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju”.

Acara dimulai dengan parade pasukan dari berbagai satuan TNI AD di bawah Kodam Iskandar Muda, TNI AL dan TNI AU, serta pasukan upacara dari Resimen Mahasiswa Aceh dan Pramuka Aceh, yang menampilkan kekompakan dan profesionalisme prajurit TNI dalam menjalankan tugas negara. Para prajurit TNI menampilka performa dan Alutsista sebagai simbol kekuatan pertahanan yang siap mengamankan kedaulatan Indonesia.

Defile pasukan juga menjadi salah satu highlight dari acara ini, di mana ribuan pasukan dari berbagai matra TNI melangkah dengan gagah dan penuh semangat. Mereka memperlihatkan kemampuan dan kesiapan untuk melindungi bangsa dan negara.

Tidak ketinggalan, Defile Alutsista memamerkan kekuatan alat utama sistem persenjataan TNI yang modern dan canggih. Berbagai kendaraan tempur, pesawat terbang tanpa awak, dan Kapal Sea Rider, dan alat pertahanan udara, diperlihatkan dalam parade dan defile ini sebagai bentuk komitmen TNI untuk menjaga pertahanan negara.

Pada acara panggung Prajurit, diselenggarakan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang membanggakan. Prajurit TNI memperlihatkan bakat mereka dalam bidang seni dan musik. Semangat juang dan rasa patriotisme yang tinggi tercermin dari partisipasi aktif prajurit TNI dalam acara panggung Prajurit ini.

HUT TNI ke 78 tahun 2023 di Kodam Iskandar Muda ini merupakan momen yang membuktikan bahwa TNI tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara serta menjunjung tinggi demokrasi untuk mewujudkan Indonesia Maju. []

Kejaksaan Tinggi Aceh Sosialisasi Program JMD di Dayah Al-Azhar

0
Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis SH sebagai narasumber Program Jaksa Masuk Dayah (Foto: Kejati Aceh)

Nukilan.id – Program Jaksa Masuk Dayah (JMD) pertama kali di indonesiah yang di programkan oleh Kejaksaan Tinggi Aceh kini kini menyambagi Kabupaten Aceh Tengah melakukan kegiatan di pasantren dayah al-azhar kecamatan Pegasing. Rabu (04/10/2023).

Meninjak lanjuti suratan Edaran Gubenur Aceh pada Januri 2023 tentang Klasifikasi tidak terjadi tidak pidana kekeran di dalam dayah.

Kegiatan Jaksa Masuk Dayah ini adalah kegiatan memberikan gambaran awal pemahaman tentang hukum dan membuka pikiran tentang hukum terhadap anak anak di dunia pendidikan baik santriwan dan santriwati apa apa yang di bolehkan tentang hukum dan apa apa yang di larang oleh hukum dan sangsi hukum.

Mengingat banyaknya kasus pembulyyan dan kekerasan yang sedang terjadi di dunia pendidkan yang ada di indonesia kajati aceh dalam program JMD terus memberikan pencerahan dan resiko terjadinya tindakan kekerasan dan pembullyan di dunia pendidikan.

“Dalam kegiatan ini Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis S.H mengatakan di tengah seminarnya di depan ratusan santri apabila melihat pembulyyan segera laporkan apabila korban tidak berani melapor yang melihat kejadian atau saksinya boleh juga melapor dan jangan takut kita dan pihak siap melindungi saksi”, ungkapnya

Selain itu Kasipenkum Kejati Aceh itu juga terus menekan kepada pimpinan dayah agar memperhatikan lingkungan dayah dengan serius dan selalu menanamkan dan menjaga kenyaman dan ketentram di Dayah dan Pesantren.

“Hari ini kita sudah melaksakan kegiatan jaksa masuk dayah tahap pertama sebulan yang lalu kita utamakan di Kabupaten/Kota dan ini tahap yang kedua dan tahap ini di Dayah Al-Azhar yang pertama kita hadiri di tahap kedua yang ada di Provinsi Aceh, kita disini bekerja sama dengan Dinas Dayah Aceh dan Bank Aceh Syariah”, Jelasnya.

“Kegiatan ini semata mata memperuntukan agara memberikan gabaran awal pemahaman tentang hukum membukan pemikiran terhadap anak anak tentang pemikiran tentang hukum apa apa yang di bolehkan oleh hukum dan apa apa yang di larang oleh hukum dengan sangsi hukuman terutama ini berkaitan drngan kesehari hariannya seorang santri yang tidak lepas dari pergaulan dan tidak lepas dari pada lingkungannya”, Kata Ali Rasab yang sesekali memberikan materi dengan bhasa asing.

Kasipenkum Kajati Aceh itu juga menambahkan terkait maraknya pembullyan yang sedang terjadi di dunia pendidikan aceh tengah dan turut prihatin atas kasu yang sedang terjadi saat ini “Dan kita juga dengar saat sekarang ini dalam pergaulan dan kejahatan sering terjadi di beberapa tempat di sekolah sekolah lain yang ada di indonesia dan kita harapkan tidak terjadi di dunia pendidkan yang ada di aceh itu ada beberapa kejahatan yang sudah terjadi di desekolah antara lain tindak pidana pembullyan”.

“Kasus itu terjadi semata mata karena sikap dari siswa yang tidak terkontrol dan tidak terayomi dan juga tidak diberi pengertian sejak awal, inilah maksuk kami kepda tim Jaksa Masuk Dayah memberikan pengertian awal pada santri untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum yang dilarang oleh hukum dan menimbulkan sangsu hukuman jangan samapi nanti santri kita yang niatnya mencari ilmu terlibat perkara perkara yang seharusnya mereka tidak hadapi.”

Lanjut Ali Rasab Lubis lagi “pencegahan ini kita harapkan bisa berjalan terus tidak terjadi di sini sesuai dengan prinsip yang kami kembangkan kenali hukum jauhi hukuman”,Tutupnya.

Humas dayah Al-Azhar Ustad Ridwan mengatakan kegiatan ini sagat banyak manfatnya dan kegitan ini bisa Kontinue “Kita besyukur dan berterimakasih kepada bapak Kasipenkum Kejati Aceh dan pimpinan dayah serta pimpinan Bank Aceh Syariat cabang Takengon aceh tengah yang telah datang khusunya kepasantren kami Al-Azhar satu satunya yang di kunjungi tim Jaksa Masuk Dayah, tentunya dengan kegitan ini santri santri kita lebih kenal hukum jadi paham hukum dan santri sadar tentang hukum yang berlaku di Indonesia ini, kami merasa bangga karena Jaksa Masuk Dayah memilih Pasantren kami dan berharap kedepannya kegitan ini bisa terus berlanjut”, ucapnya.

Disamping itu Kasi Legal Muhammad Rijal Bank Aceh Syariah Cabang Takengon mendukung kegitan Jaksa Masuk Daya “ Kami sangat mendukung program Jaksa Masuk Dayah, dan dalam Hal ini kami tetap berkomitmen untuk membatu dalam hal sosialisasi terkait dengan Inklunsif keuwagan dan sosialisa terhadap prodak prodak perbankan khusunya prodak bank syariah”, Sampainya.

Menurut Ardianysah Putra salah satu santriwan kegitan itu sagat bermanfat dan sagat baik “Kami sebagai siswa dan santri kami sangat diberutungkan dengan kedatang bapak jaksa dari kejati aceh dan pihak dari bank aceh seminar dan literasi kepada kami juga menjelskan segala sesuatu hukum atapun tentang asauransi ataupun menabung kepada kami disini kami mengerti banyak tentang kekerasan atau pun pembullyan bisa kami hadapi dan bisa kami sampaikan kepda santri teman teman kami apa itu hukuman dan apa itu pelangaran,” pungkasnya.

Kerja Sama Indonesia-Malaysia Semakin Erat Lewat Seminar Madani

0

Banda Aceh – Hubungan antara Indonesia dan Malaysia kian erat dengan diselenggarakannya Seminar Antarbangsa Madani ke-5 di Banda Aceh, Senin (2/10). Acara akademik tingkat internasional itu diselenggarakan atas kerja sama Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry dan Universiti Malaysia Terengganu (UMT).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, ini memperlihatkan komitmen kedua negara tetangga dalam menjalin hubungan melalui dunia pendidikan.

“Kerja sama ini patut diapresiasi. Ini contoh nyata bagaimana Indonesia dan Malaysia bisa bekerja sama memajukan dunia akademik melalui kegiatan-kegiatan positif seperti seminar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, ratusan akademisi dari kedua negara turut antusias dalam acara tersebut. Mereka saling berbagi pengetahuan melalui diskusi dan presentasi dalam lima sesi paralel.

Topik yang dibahas sangat beragam, dari studi keislaman, ilmu sosial, bahasa, pendidikan, hingga budaya. Namun semuanya dikaitkan dalam perspektif kearifan lokal dan peradaban Nusantara.

“Saya senang dengan kolaborasi ini karena bisa belajar banyak dari akademisi Malaysia. Mereka juga tertarik mempelajari kearifan lokal Indonesia. Ini contoh nyata manfaat hubungan bilateral yang erat,” ujar salah satu peserta dari UIN Ar-Raniry.

Dengan antusiasme para akademisi kedua negara, acara ini diharapkan dapat terus berlanjut dan mempererat hubungan Indonesia-Malaysia. Kerja sama di bidang pendidikan dan riset patut terus ditingkatkan demi kemajuan bersama.

Penguatan Literasi Pemilu Damai, Kesbangpol Aceh Sorot Penggunaan Medsos

0

Nukilan.id – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Aceh Dedy Yuswadi, AP dalam hal ini sampaikan melalui Kepala Bidang Penanganan Konflik Dan Kewaspadaan Nasional Dedy Andrian, SE, MM mengatakan, ada 3 Langkah dalam upaya penanganan konflik yang harus ditempuh, yakni Pencegahan, Penghentian dan Pemulihan Paska Konflik. 

Hal itu disampaikan Dedy Andrian dihadapan 50 peserta dari unsur Guru SLTA,  SKPK, FKDM, FKUB, FPK, Ormas/LSM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Mahasiswa dan Jurnalis pada Kegiatan Edukasi Literasi Damai Angkatan II Tahun 2023 bertema Penguatan Literasi Dalam Mewujudkan Kondisi Damai Menjelang Pemilu 2024 yang digelar Kesbangpol Aceh di Aula Setdakab, Kantor Bupati Pidie Jaya, Selasa (4/10/2023).

Menurut Dedy, di tengah perkembangan arus teknologi informasi menuntut masyarakat dan sekitarnya untuk mampu menyaring isu-isu yang disebarluaskan termasuk yang bernuansa hoaxs.

“Maka dari itu, Penguatan Literasi Kepada Masyarakat Perlu ditingkatkan, apalagi  menjelang tahun pemilu 2024,” ujar Dedy.

Dijelaskannya era serba internet saat ini, arus informasi begitu kencang dan cepat. Dalam hitungan detik, setiap orang dapat mengetahui peristiwa apapun di belahan dunia manapun yang cuma hanya bermodalkan smartphone.

Hal senada juga disampaikan Drs. A. Jalil, M. Pd, Kepala Badan Kesbangpol Pidie Jaya, saat membuka acara. A Jalil menyampaikan pertumbuhan informasi akibat penggunaan alat bantu teknologi informasi dan komunikasi menyebabkan jumlah informasi bertambah semakin cepat. 

“Informasi tidak akan dapat diperlambat pertumbuhannya, sehingga arus informasi harus dijalankan dengan cara meningkatkan keterampilan literasi informasi pada masyarakat,” ujarnya. 

Namun–katanya– masyarakat juga harus memahami betapa pentingnya literasi media agar tidak termakan kabar hoaks. Terlebih, masyarakat memang menjadi sasaran media sosial untuk menyebarluaskan kabar berita.  

“Media sosial harus dijadikan sebagai salah satu sarana dalam menyebarkan pesan-pesan damai agar stabilitas kehidupan bermasyarakat dapat terjaga dengan baik,” ujarnya. 

Tampil sebagai narasumber acara tersebut Akademisi Jabal Ghafur, Widyaiswara Drs. Abd. Rahman, SE. MM,  Kepala Kesbangpol Pidie Jaya Drs. A. Jalil. M.Pd, dan Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh Dr. Sehat Ihsan Shadiqin, M. Ag (Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh), Serta Pelaksana Kegiatan Nera Gustika, S.STP., MM selaku Sub Koordinator Penanganan Konflik Pada Badan Kesbangpol Aceh. []

Ratusan Buku dan Kitab untuk Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee

0

Nukilan.id – Tim dari Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Aceh kembali mendistribusikan bantuan berupa ratusan buku dan kitab ke Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee di Gampong Siem, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Rabu, 4 Oktober 2023.

Pembagian buku kali ini, Karo SDM Polda Aceh Kombes Fajar Budiyanto diwakili Kasubbagdiapers Bagdalpers Kompol Dwi Arys Purwoki.

Kedatangan tim Ro SDM disambut langsung oleh pimpinan beserta dewan guru di dayah yang didirikan oleh Syekh Tgk Muhammad Hasan atau yang akrab disapa Abu Krueng Kalee tersebut.

Arys langsung menyerahkan secara simbolis sejumlah buku dan kitab kepada pihak dayah yang kemudian berlanjut dengan sesi foto bersama serta testimoni.

Pihak dayah sangat berterima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda Aceh, yang telah memberikan bantuan buku dan kitab tersebut.

“Kami keluarga besar Dayah Darul Ihsan Abu Hasan Krueng Kalee mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda Aceh atas bantuan buku ini,” ucap Tgk Muakhir Zakaria.

Tgk Muakhir Zakaria mengaku sangat mendukung apa yang dilakukan Polri saat ini. Menurutnya, literasi ini merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan baca anak-anak ini.

“Jadi kami melihat bahwa buku yang dibagikan juga sangat beragam dan luar biasa, Insyaallah anak-anak ini semakin kuat dan tinggi minat bacanya, semoga kita semua mendapatkan pahala dari Allah SWT,” jelas Tgk Muakhir Zakaria, yang juga Sekretaris Dayah Darul Ihsan Abu Krueng Kalee.

Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh salah seorang perwakilan santri setempat, Ebrizal Muhidi. Mewakili santri Dayah Darul Ihsan mengucapkan terima kasih banyak kepada Kapolri dan Kapolda Aceh yang telah melaksanakan program Polri Peduli Budaya Literasi di tempat mereka.

“Semoga bisa menambahkan daya minat dan motivasi bagi santri. Salam presisi!,” tegas dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, secara terpisah menyampaikan, Polri Peduli Budaya Literasi merupakan program gagasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendistribusikan buku atau kitab ke seluruh pelosok nusantara.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mendukung perkembangan industri buku, khususnya di Aceh,” kata Joko.

Polda Aceh sendiri, lanjut mantan Kapolresta Banda Aceh itu, menargetkan pendistribusian sebanyak 22.000 eksemplar buku atau kitab di 160 lokasi di Aceh.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan langkah konkret yang diambil oleh Polri, dalam hal ini Polda Aceh untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkas Joko. []

Sejarah Baru, Atlet Aceh Cabang Menembak Rebut Medali Asian Games 2023

0

Nukilan.id – Atlet Aceh dari cabang menembak sukses mencatatkan sejarah baru dengan merebut dua medali perunggu untuk Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2023 yang berlangsung di Huangzhou, Cina.

Informasi itu seperti disampaikan oleh Ketua Harian Pengprov Perbakin Aceh, H. Tarmizi ST, Rabu 27 September 2023.

Medali tersebut diraih oleh Muhammad Badri Akbar dari nomor 10m Running Target Men Team yang berkolaborasi dengan Muhammad Sejahtera Dwi Putra dan Julio Irfandi. Medali emas untuk nomor ini direbut oleh tim dari Korea Selatan, dan medali perak oleh tim dari Korea Utara.

“Medali perunggu kedua diraih pada nomor 10m Running Target Mixedrun Team. Tim ini diisi oleh atlet yang sama dari nomor 10m Running Target Men Team,” kata Tarmizi.

Kontingen Indonesia dari cabang menembak meraih total dua medali emas, dan dua medali perunggu pada ajang Asian Games 2023.

“Muhammad Badri Akbar merupakan atlet binaan Pengprov PERBAKIN Aceh dan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk menghadapi PON XXI Tahun 2024,” sebut Tarmizi.

Capaian raihan medali perunggu untuk cabang menembak oleh atlet Aceh, kata Tarmizi, merupakan catatan rekor baru bagi dunia olahraga Aceh, khususnya di cabang menembak.

Akbar, tambah Tazmiri, merupakan atlet muda asal Aceh yang diandalkan Timnas Indonesia di nomor 10m Running Target Men. “Insya Allah pada PON XXI Tahun 2024 mendatang, Akbar akan mampu meraih medali emas untuk kontingen Aceh,” kata Tarmizi.[]

BNN Identifikasi 300 Titik Rawan Penanaman Ganja di Aceh

0
Ilustrasi Ganja (AFP/MENAHEM KAHANA)

Nukilan.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengidentifikasi lebih dari 300 lokasi berpotensi atau titik rawan di daerah pegunungan Aceh yang rentan terhadap penanaman ganja.

Plt Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Kombes Guntur Aryo Tejo mengatakan hasil pemantauan mereka menunjukkan kemungkinan adanya ladang ganja di sekitar 300 lebih lokasi di Aceh.

“Hasil pantauan kita dimungkinkan ada peluang ditanamnya ladang ganja, di Aceh ada sekitar 300 lebih,” kata Plt Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN Kombes Guntur Aryo Tejo, Selasa (3/10/2023).

Temuan ini didasarkan pada pemetaan wilayah yang dilakukan menggunakan satelit bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengidentifikasi lebih dari 300 titik rawan di wilayah Aceh.

Guntur menjelaskan bahwa BNN saat ini sedang intensif menerapkan strategi “hard power approach” sebagai langkah konkret dalam perang melawan penyalahgunaan narkoba. Strategi ini melibatkan tindakan represif yang ketat dalam penegakan hukum untuk memerangi narkoba.

Sesuai dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang-undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, penanaman, pemeliharaan, penyimpanan, kepemilikan, atau penyediaan narkotika golongan I seperti ganja merupakan aktivitas yang dilarang negara.

“Kami sedang mengintensifkan strategi ‘hard power approach’ sebagai bukti nyata upaya kami dalam melawan narkoba,” kata Guntur.

Sejak awal tahun 2023 hingga kini, BNN telah berhasil menemukan dan menghancurkan sekitar 20 hektar ladang ganja yang tersebar di beberapa kabupaten di Aceh. [Sammy]

Upacara Farewell Parade Sertijab Kapolda Aceh Berlangsung Khidmat

0

Nukilan.id – Upacara Farewell parade serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Aceh dan penyerahan pataka Machdum Cakti dari Irjen Ahmad Haydar kepada Irjen Achmad Kartiko berlangsung khidmat dan lancar, Selasa, 3 Oktober 2023.

Dalam amanat terakhirnya di Polda Aceh, Irjen (Purn) Ahmad Haydar menyampaikan, selama 2 tahun 2 bulan dirinya menjabat sebagai Kapolda Aceh telah berupaya maksimal untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam merealisasikan berbagai program strategis dan kebijakan pimpinan Polri.

Namun demikian, dirinya menyadari bahwa selama memimpin masih banyak terdapat kekurangan baik dalam pelaksanaan tugas bidang operasional maupun pembinaan. Ia berharap, kekurangan dan ketidaksempurnaan tersebut dapat dibenahi pada masa kepemimpinan Kapolda Aceh yang baru.

Ia juga menyampaikan, perkembangan dinamika di lapangan selama ini khususnya terkait situasi Kamtibmas Polda Aceh sudah makin kondusif. Hal tersebut, sambungnya, tidak terlepas dari kontribusi seluruh personel hingga ke jajaran.

“Situasi yang kondusif saat ini tidak terlepas dari apa yang telah rekan-rekan kontribusikan dengan maksimal. Mudah-mudahan apa yang telah kita lakukan bersama, dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membuat Polri khususnya Polda Aceh jadi lebih profesional dan dipercaya,” kata Ahmad Haydar, di hadapan peserta upacara.

Ahmad Haydar juga yakin, personel Polda Aceh telah mempersembahkan yang terbaik dalam memberikan dukungan kepada dirinya selama menjabat sebagai Kapolda Aceh. Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polda Aceh dan jajaran atas segala dukungannya, sehingga situasi kamtibmas yang kondusif dapat terjaga dengan baik.

Di samping itu, mantan Kapuslabfor Polri itu mengucapkan selamat datang di bumi Serambi Mekkah kepada Kapolda Aceh yang baru Irjen Achmad Kartiko. Semoga dalam menjalankan tugas ke depan selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT, sehingga dapat memimpin Polda Aceh dengan baik.

“Kehadiran pejabat yang baru tentunya akan jadi semangat dan harapan baru dalam mewujudkan transformasi menuju Polri yang presisi. Selamat datang dan selamat bertugas Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko,” ucapnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ahmad Haydar menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel atas semua kesalahan dan kekhilafan baik itu dalam hubungan dinas maupun pribadi selama dirinya memimpin Polda Aceh.

“Mohon maaf semuanya atas segala khilaf dan salah. Semoga silaturahmi yang telah terjalin dengan baik akan tetap terjaga di manapun kita berada,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko menyampaikan, pergantian pimpinan merupakan hal yang biasa dalam suatu organisasi. Hal ini dimaksudkan dalam rangka pemeliharaan keselarasan dan kesinambungan dalam pengelolaan dinamika organisasi, juga bagian integral dalam memantapkan tatanan manajerial sumber daya manusia (SDM) Polri.

Menurutnya, hal tersebut juga jadi program prioritas pimpinan Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam upaya memantapkan SDM Polri sesuai dengan meritokrasi dan kompetensi yang ada.

“Jajaran Polda Aceh patut berbangga karena sebelumnya telah dipimpin oleh Irjen Ahmad Haydar, yang telah terbukti berhasil dalam memelihara kondusifitas keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Aceh, serta mampu meningkatkan citra kepolisian daerah Aceh menjadi Polri yang presisi dan dicintai oleh masyarakat. Hal tersebut juga bukti eksistensinya sebagai pemegang komando tertinggi dalam rangka harkamtibmas di Aceh,” kata Achmad Kartiko.

“Pengabdian dan pengorbanan Irjen (Purn) Ahmad Haydar kepada Polda Aceh tentunya patut kita apresiasi dan teladani. Banyak hal semasa kepemimpinannya dapat kita petik sebagai pembelajaran, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19, peningkatan capaian vaksinasi, penanganan PPKM, serta tugas berat lainnya,” katanya lagi.

Atas nama pimpinan dan seluruh personel Polda Aceh, Achmad Kartiko juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Irjen (Purn) Ahmad Haydar, atas pengabdian selama kurun waktu 2 tahun 2 bulan, sehingga Polda Aceh meraih prestasi dan mampu menciptakan rasa aman serta meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada Polri khususnya Polda Aceh.

“Semua yang ditinggalkan, semoga akan menjadi motivasi dan dorongan bagi kita untuk meningkatkan kinerja kesatuan yang dapat kita awali dengan membangun soliditas dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan,” pungkas Achmad Kartiko.

Setelah upacara farewell parade, dilanjutkan dengan pelepasan Irjen Achmad Haydar beserta ibu oleh Kapolda baru beserta seluruh pejabat utama dan bhayangkari. Saat pelepasan juga diiringi tradisi pedang pora. []

Panwaslih Banda Aceh Rapat Konsolidasi Data Penanganan Pelanggaran Pemilu 2024

0

Nukilan.id – Panitia Pengawas Pemilu Umum (Panwaslih) Kota Banda Aceh mengadakan Rapat Konsolidasi Data Penanganan Pelanggaran Tahapan Pencalonan Presiden, Wakil Presiden, dan Anggota DPR, DPD, DPRD, serta DPRD Kabupaten/Kota. Acara ini berlangsung di Grand Arabia Hotel Banda Aceh pada tanggal 3 Oktober 2023.

Rapat ini bertujuan untuk membahas strategi dalam menghadapi tahapan pencalonan Presiden, Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. Serta diskusi yang mendalam tentang isu-isu terkait pemilu menjadi fokus utama kegiatan ini.

Rapat konsolidasi ini dihadiri oleh 3 Komisioner Panwaslih Kota Banda Aceh Yakni Ely Safrida Selaku Ketua, Zahrul Fadhi sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S), serta Ambia Dianda selalu Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas (HP2H). 

Selanjutnya turut hadir sebagai peserta, 18 orang Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dari 9 Kecamatan yamg ada di Kota Banda Aceh, dan para staf sekretariat Panwaslih Kota Banda Aceh.

Ely Safrida, Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, memberikan sambutan dan membuka acara. Dalam sambutannya, Ely Safrida menekankan pentingnya upaya pencegahan dan pengawasan yang lebih cermat dalam tahapan pencalonan. Ia juga menyoroti peran Panwaslih Kota Banda Aceh dalam memastikan transparansi dan keadilan dalam proses pemilu.

Ely Safrida berharap bahwa hasil rapat ini akan menjadi dasar yang kuat untuk tugas pengawasan pemilu yang berkualitas di Kota Banda Aceh. Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga integritas dan transparansi dalam proses demokrasi.

Kegiatan rapat konsolidasi ini adalah langkah penting dalam memastikan integritas dan transparansi dalam pemilihan umum yang akan datang. Panwaslih Kota Banda Aceh berkomitmen untuk menjaga keadilan dan demokrasi dalam proses pencalonan Presiden, Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, dan DPRD di tingkat Kabupaten/Kota. Tambah Ely

Salah satu sorotan dalam acara ini adalah kehadiran Taufik Abdullah, seorang Pakar Ilmu Politik dari Universitas Malikul Shaleh Lhokseumawe, sebagai narasumber utama. Taufik Abdullah membahas fenomena Money Politic dan dampak negatifnya terhadap demokrasi.

Taufik Abdullah memberikan wawasan tentang upaya pencegahan dan penanganan potensi pelanggaran pemilu terkait dengan isu ini. Ia mengajak generasi muda untuk bersama-sama melawan pengaruh negatif Money Politic demi menjaga integritas pemilu yang sehat.

Taufik Abdullah juga menyampaikan bahwa, “kaum Milenial dan Gen Z di Banda Aceh potensial terkena dampak virus Money Politic pada pemilu 2024 mendatang.” Sehingga, Ia mengajak semua pihak terlibat,  terutama generasi muda, untuk bersama-sama melawan pengaruh negatif Money Politic demi menjaga integritas pemilu di Kota Banda Aceh. 

Kegiatan ini mencerminkan tekad Panwaslih Kota Banda Aceh dalam memastikan pemilu yang akan datang berlangsung dengan adil, bebas dari pengaruh negatif, dan memberikan suara yang sah bagi masyarakat Banda Aceh. []

Bank Aceh Ajak Masyarakat Wujudkan Rumah Impian di Expo Property dan Lelang 2023

0

Nukilan.id – Dukung program perumahan rakyat, Bank Aceh menyelenggarakan Property dan Lelang Expo Tahun 2023 di Tanah Lokasi Rencana Gedung Kantor Pusat Bank Aceh Lampineung, Banda Aceh. pada 6-8 Oktober 2023. 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini mengusung tema Wujudkan Kenyataan, Dapatkan Rumah Impian ini menawarkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pemenuhan rumah dan tempat tinggal. 

Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan, Ali Muhayatsyah mengatakan, tersedia beragam promo khusus dan acara menarik bagi pengunjung selama pelaksanaan Expo. 

Adapun Bank Aceh Property Expo kali ini bekerjasama dengan salah satu Asosiasi Pengembang Perumahan terbesar skala Nasional yaitu Real Estat Indonesia (REI) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aceh dengan menghadirkan stand puluhan developer terpercaya pembangunan rumah baik bersubsidi maupun komersil.

“Peserta expo juga turut diramaikan  oleh sejumlah developer di bawah naungan Asosiasi Pengembang Perumahan lainnya seperti Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra), Pengembang Indonesia (PI) dan lainnya serta tersedia stand kuliner dan UMKM. Para pengunjung juga dapat melakukan konsultasi gratis terkait perencanaan dan pembangunan rumah masa depan kepada arsitek profesional, penyedia jasa dan material pembangunan rumah,” ujar Ali Muhayatsyah, Selasa (3/10/2023).

Ditambahkan, Bank Aceh Property Expo dan Lelang hadir untuk mempermudah masyarakat serta menjadi sarana konsultasi peserta pameran dan pengunjung yang ingin segera membeli hunian pribadi, investasi, maupun perencanaan property yang komprehensif. 

Pada pameran ini pengunjung dapat melihat hunian yang dimulai dari harga 162  juta rupiah. Acara ini juga menawarkan promo DP mulai 1%, margin KPR mulai dari margin  setara 5% per tahun serta bebas biaya notaris dan spesial cashback hingga gratis furniture.

Tak hanya menawarkan promo rumah, Bank Aceh property expo juga dimeriahkan berbagai macam lomba mulai dari Kids Playzone, Lomba Mewarnai, Akustik Competition, Musik & Art, talkshow hingga doorprize menarik. 

Bank Aceh  juga menggandeng merchant home & living sehingga pengunjung dapat memanfaatkan sesi konsultasi dengan expert desain interior serta informasi mengenai properti lelang dari Bank Aceh.

Expo ini menjadi ajang sosialisasi sekaligus edukasi mengenai kepemilikan property dengan memanfaatkan layanan perbankan, khususnya Bank Aceh. 

“Tersedia sejumlah fitur dan kemudahan produk Bank Aceh khususnya pembiayaan perumahan (KPR) bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, KPR Komersil, Pembiayaan Konstruksi dan Program Pembiayaan Lainnya sehingga dapat mendorong sektor property sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi baik daerah maupun Nasional,” tutup Ali Muhayatsyah. []