Beranda blog Halaman 1349

Pagelaran Wayang Kulit Lakon Bimo Krido Memeriahkan HUT Ke-78 TNI di Kodam IM

0

Nukilan.id – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P, M.I.P, turut merayakan HUT Ke-78 TNI dengan menghadiri pagelaran Wayang Kulit Lakon Bimo Krido. 

Acara yang berlangsung di Gedung Malahayati Lantai I ini dihadiri oleh Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta Pengurus, Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Prajurit, dan PNS Kodam IM, Jum’at (6/10/23) malam.

Pagelaran Wayang Kulit ini adalah bagian dari perayaan HUT Ke-78 TNI yang dilaksanakan secara serentak di 78 lokasi berbeda, baik di dalam maupun luar Negeri. Tujuan utama dari pagelaran ini adalah untuk melestarikan Seni dan Budaya Nasional.

Dalam pertunjukan Wayang Kulit Lakon Bimo Krido, penonton disuguhkan kisah tentang perbuatan atau tindakan baik yang bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa. 

Kisah ini dimulai dari kelahiran Bima yang masih berwujud bungkus (Ari – Ari) yang akhirnya diberi nama Brotoseno. Bima tumbuh menjadi pemimpin yang mengalahkan berbagai musuh dan bahkan membantu membangun Negara baru, Ngendra Prastha.

Tidak hanya dalam hal fisik, Bima juga menjelma menjadi Brahmana untuk menyebarkan ilmu rohani yang diperlukan. Dalam puncak kisahnya, Bima berhasil mengalahkan kebatilan dan keangkaraan murkaan dalam perang baratayuda.

Pangdam IM menyampaikan harapannya bahwa pagelaran Wayang Kulit ini akan menginspirasi semua orang untuk terus berjuang, berinovasi, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi Bangsa dan Negara. Semangat dan kebijaksanaan yang terpancar dari pertunjukan ini diharapkan menjadi cahaya penerang dalam setiap langkah kita.

Acara ini juga dihadiri oleh Forkopimda Aceh dan para tamu undangan lainnya, yang turut meramaikan peringatan HUT Ke-78 TNI di Kodam Iskandar Muda. []

Resmikan Sumur Bor, Kapolda Aceh: Bagian dari Komitmen Polri dalam Melayani Masyarakat

0

Nukilan.id – Peresmian sumur bor dan peletakan batu pertama pembangunan tempat penampungan air bersih di Desa Maheng, Kabupaten Aceh Besar, merupakan bagian dari komitmen Polri, dalam hal ini Polda Aceh, dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko, dalam sambutannya usai meresmikan sumur bor dan meletakkan batu pertama pembangunan tempat penampungan air bersih di Desa Maheng, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 6 Oktober 2023.

Ia mengatakan, air bersih merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, apalagi dalam situasi perubahan cuaca atau disebut dengan istilah el nino. Sehingga, sumur bor tersebut akan membantu memenuhi kebutuhan air, khususnya bagi masyarakat di Desa Maheng.

“Kebutuhan air ini tidak hanya untuk konsumsi sehari-hari, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan. Selain itu juga untuk menghindari munculnya penyakit karena kekurangan air,” ujar lulusan Sespimti tahun 2014 itu.

Ia berharap, sumur bor tersebut juga dapat mendukung perekonomian di Desa Maheng, dengan menjadikan aktivitas pertanian yang lebih produktif. Penggunaan air bersih ini, nantinya diharapkan lebih bijaksana dan jangan sampai terbuang sia-sia. Masyarakat juga diajak untuk merawat fasilitas air bersih yang sudah ada agar bisa dimanfaatkan secara continue.

Jenderal bintang dua itu ikut menjelaskan, sumur bor untuk ketersediaan air bersih merupakan program “Polri Peduli Lingkungan” yang digagas Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Harapannya agar terjalin silaturahmi dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Pada kesempatan itu juga, Achmad Kartiko mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh stakeholder yang telah mendukung terlaksananya pembangunan sumur bor dan tempat penampungan air bersih di Desa Maheng.

Sementara itu, Keuchik Desa Maheng Samsul Bahri, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan sumur bor yang diresmikan Kapolda Aceh tersebut. Dengan adanya sumur bor itu, kata Samsul, warganya tidak perlu capek-capek lagi mengambil air ke bendungan atau sungai.

Di samping itu, Keuchik yang dikenal humoris itu mengungkapkan rasa harunya atas kedatangan Kapolda Aceh ke desa yang ia pimpin. Secara jujur, dia mengungkapkan bahwa dirinya bersama warga sampai tidak bisa tidur menanti kedatangan Kapolda Aceh hari ini.

“Jujur Pak Kapolda, kami sampai tidak bisa tidur karena menanti kedatangan bapak hari ini. Kalau bisa, jangan hari ini saja, besok dan ke depan silakan datang lagi ke desa kami,” pinta Keuchik Samsul, yang disambut tepuk tangan seluruh warga yang hadir.

Hal tersebut disampaikan Samsul, Karena belum ada dalam sejarah Kapolda Aceh berkunjung ke Desa Maheng, yang secara geografis terletak jauh dari perkotaan dan orang enggan mengunjunginya.

“Desa kami jauh dari kota, Pak Kapolda. Orang lain saja malas datang kemari, tetapi hari ini Bapak Kapolda sudah datang dan berada di tengah-tengah kami. Terima kasih Pak Kapolda, ini suatu kebanggaan dan kehormatan bagi masyarakat Maheng,” ujarnya dengan senang.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyerahan bungong jaroe (buah tangan) berupa sembako kepada masyarakat. Penyerahan itu turut didampingi Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam dan Penjabat Bupati Aceh Besar Iswanto.

Bank Aceh Property Expo dan Lelang 2023 Tawarkan DP Rumah Hanya 1 Persen

0
Opening Ceremony Bank Aceh Property Expo dan Lelang Tahun 2023. (Foto: Nukilan/Reji).

Nukilan.id – Bank Aceh Property Expo dan Lelang Tahun 2023 menghadirkan peluang menarik bagi masyarakat Aceh untuk memiliki rumah impian dengan DP yang sangat terjangkau. 

Ketua Panitia, Abdul Rafur mengatakan, Bank Aceh Bank Aceh Property Expo dan Lelang menawarkan DP sebesar 1 persen bentuk subsidi bagi masyarkat yang berpenghasilan rendah.

“DP 1 persen khusus untuk rumah tipe 3×6 dengan harga maksimal Rp162 juta,” kata Abdul disela opening ceremony Bank Aceh Property Expo dan Lelang di Banda Aceh, Jum’at (6/10/2023) malam.

Syarat untuk mendapatkan DP 1 persen ini adalah masyarakat yang memiliki penghasilan bulanan di bawah delapan juta rupiah. Tidak hanya pegawai negeri, tetapi juga masyarakat umum berhak mengajukan permohonan. 

Bank Aceh Property Expo yang berlangsung selama tiga hari ini menyediakan sejumlah benefit bagi masyarakat di antaranya, harga rumah mulai dari Rp162 juta, DP sebesar 1 persen, bebas biaya notaris untuk cek bersih, SKMHT dan pengikatan HT, margin setara 5 persen per tahun, gratis furniture serta special cashback.

Tak hanya menawarkan promo rumah, Bank Aceh juga menghadirkan berbagai macam lomba di KPR Bank Aceh Property Expo dan Lelang, mulai dari Kids Playzone, Lomba Mewarnai, Akustik Competition, Musik & Art, talkshow hingga doorprize.

Bank Aceh  juga menggandeng merchant home & living sehingga pengunjung dapat memanfaatkan sesi konsultasi dengan expert desain interior serta informasi mengenai properti lelang dari Bank Aceh. [Rjf]

Lestarikan Negeri: Kapolda Aceh Tanam Pohon Frutikultur di Dayah Oemar Diyan

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko melakukan penanaman pohon kategori frutikultur di Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan Desa Krueng Lamkareung, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 6 Oktober 2023.

Kedatangan Kapolda Aceh beserta rombongan itu disambut grup drumband Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan dan diiringi hingga ke lokasi penanaman pohon.

Achmad Kartiko menyampaikan, penanaman pohon kategori frutikultur yang dilaksanakan hari ini merupakan wujud kepedulian Polri, khususnya Polda Aceh terhadap kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon-pohon bermanfaat kategori frutikultur ini adalah wujud kepedulian Polri, dalam hal ini Polda Aceh terhadap kelestarian lingkungan,” kata Achmad Kartiko, dalam keterangannya, usai penanaman pohon tersebut.

Penanaman pohon ini juga bagian dari upaya menghidupkan lahan kosong. Ia berharap, penanaman pohon tersebut dapat bermanfaat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan upaya penghijauan sejak dini.

Jenderal yang berkarir di bidang intelkam itu menyebut, dalam program ‘Polri Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini’ ini ditargetkan penanaman pohon sebanyak 31.000 batang untuk Polda Aceh dan jajaran.

“Semoga penanaman pohon ini jadi awal dari penghijauan yang kita harapkan di masa depan. Polri lestarikan negeri, penghijauan sejak dini,” demikian, kata Achmad Kartiko. []

Puluhan Rumah di Simeulue Hangus Terbakar

0

Nukilan.id – Puluhan unit rumah yang berdampingan di persimpangan lampu merah Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur, Kamis (5/10/2023) pagi hangus terbakar.

Dalam video yang beredar, tampak anggota dari Polisi Militer (PM) dan pihak kepolisian mengamankan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Seksi Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kasi BPBD) Kabupaten Simeulue, Jumahadi mengatakan kebakaran itu terjadi pukul 07.30 WIB pagi dan baru bisa dipadamkan sekira pukul 10.00 WIB.

“kalau penyebab kebakaran kita ngggak tahu, belum bisa dipastikan penyebabnya. Kita cuma memadamkan api,” ujar Jumahadi kepada Nukilan, Kamis (5/10/2023).

Dia menambahkan, untuk korban jiwa dan korban luka-luka belum bisa dipastikan informasinya karena masih simpang siur. Begitu pula dengan kerugian material dari kebakaran tersebut.

“Masih simpang siur informasinya. Belum bisa dipastikan korban dan kerugian materialnya,” kata Jumahadi. [Sammy]

Jubir Pemerintah Aceh Harap Calon Pejabat Eselon II Patuhi Aturan yang Ditetapkan Pansel

0
Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Juru bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA mengatakan 98 orang peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk formasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II diharapkan fokus terhadap semua aturan, tahapan dan jadwal yang ditetapkan pansel.

Pansel seleksi JPT Pemerintah Aceh telah mengumumkan hasil seleksi administrasi pada kamis (5/10) kemarin. Sebanyak 98 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi untuk formasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II. Muhammad MTA menambahkan semua tahapan seleksi yang dijadwalkan oleh pansel sudah terukur dan terpadu.

“Tahapan selanjutnya peserta yang lulus dijadwalkan akan mengikuti seleksi lanjutan. Pada Senin 9 Oktober ini, peserta yang lulus akan dibagikan jadwal seleksi lanjutan oleh pansel,” ujar Muhammad MTA kepada Nukilan, Jumat (6/10/2023).

Sebelumnya, Ketua Panitia Seleksi, T Setia Budi menyatakan 98 orang peserta dinyatakan lulus seleksi dari 161 orang yang mendaftar. Hasil penyeleksian awal ditemukan 17 pendaftar gugur karena tidak menyerahkan dokumen asli sesuai persyaratan.

Para peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi mengikuti jadwal seleksi pada Senin (9/10/2023) nanti di Sekretariat Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Gedung Serbaguna kantor Gubernur Aceh. [Sammy]

Kapolda Aceh Salurkan Buku dan Kitab di Dayah Oemar Diyan

0

Nukilan.id – Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko menyalurkan bantuan berupa buku dan kitab di Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan di Desa Krueng Lamkareung, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Jumat, 6 Oktober 2023.

Pada kesempatan pertama, Achmad Kartiko mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari Dayah Oemar Diyan. Dirinya juga mengaku merasa terhormat bertugas di Aceh dengan segala keramahan dan kearifan lokalnya.

Di samping itu, Achmad Kartiko menyampaikan, disrupsi informasi di media sangat mempengaruhi opini di tengah masyarakat, sehingga penyaluran buku yang dilakukan pihaknya bertujuan memperdalam literasi anak-anak ke depan.

Penyaluran buku dan kitab tersebut, sambungnya, juga merupakan bagian dari program “Polri Peduli Budaya Literasi” yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program itu dijalankan dengan mendistribusian buku atau kitab hingga ke pelosok nusantara.

Kata Achmad Kartiko, Polri telah menginisiasi serangkaian program yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mendukung perkembangan industri buku khususnya di Provinsi Aceh.

“Program Polri Peduli Budaya Literasi ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan langkah konkret yang diambil oleh Polri, dalam hal ini Polda Aceh untuk mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Achmad Kartiko, dalam keterangannya usai penyerahan bantuan buku tersebut.

Alumni Akabri 1991 itu juga menyebut, Polda Aceh menargetkan pendistribusian buku atau kitab sebanyak 22.000 eksemplar di 160 lokasi berbeda di Provinsi Aceh. Ia berharap, penyaluran buku ini bermanfaat untuk meningkatkan minat baca dan memperkuat literasi generasi anak bangsa.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan, Tgk H Fakhruddin Lahmuddin menyampaikan, bahwa pihaknya sangat berbahagia dan terharu atas kedatangan Kapolda Aceh beserta rombongan ke dayah yang ia pimpin.

Ia mengungkapkan, kedatangan Kapolda Aceh menjadi seharah baru bagi Oemar Diyan, di mana Irjen Achmad Kartiko adalah Kapolda Aceh pertama yang begitu selesai dilantik dan sertijab langsung memilih Oemar Diyan sebagai dayah pertama yang dikunjunginya.

“Ini adalah sejarah untuk Dayah Oemar Diyan, walaupun sudah pernah dikunjungi oleh tokoh nasional dan internasional, tetapi kunjungan Kapolda Aceh kali ini adalah sejarah, di mana begitu selesai dilantik dan sertijab langsung memilih Oemar Diyan sebagai dayah pertama yang dikunjungi. Ini luar biasa,” ujar Tgk H Fakhruddin.

Tgk H Fakhruddin juga berterima kasih atas bantuan buku dan kitab yang diberikan Kapolda Aceh ke dayah yang ia pimpin. Ia berharap, bantuan ini jadi upaya kita semua untuk memperkuat litersi generasi bangsa.

Kejati Aceh Beri Wawasan Hukum Santri di Tiga Kabupaten

0
Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis SH (Foto: Dok. Kejati Aceh)

Nukilan.id – Dalam rangka pengenalan Hukum serta Edukasi dan Inklusi Keuangan di setiap dayah-dayah di Provinsi Aceh, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh bersama dengan Dinas Dayah Aceh dan Bank Aceh lakukan Jaksa Masuk Dayah (JMD) di tiga dayah yaitu Dayah Bustanul Arifin Putra Balee Aru Kabupaten bener Meriah, Dayah Modern Al-Muslimun Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara dan Dayah Darul Ulum Matang Neuheun Kabupaten Aceh Timur.

Jaksa Masuk Dayah ini bertujuan memberikan mengenalkan tugas dan fungsi kejaksaan, pemahaman hukum, narkotika, ITE serta inklusi keuangan bagi santriwan/santriwati setiap dayah sesuai dengan tema “ Kenali Hukum Jauhi Hukuman”,  

JMD ini menghadirkan narasumber dari Kasipenkum Kejati Aceh Ali Rasab Lubis SH, sementara itu dari Bank Aceh juga turut memberikan materi dari Kasi Funding Cabang Bener Meriah, Kasi Funding Aceh Utara, dan Kasi Funding Kabupaten Aceh Timur, Jum’at (6/10/2023).

Ali Rasab Lubis mengatakan, kegiatan ini semata mata memperuntukan agar memberikan gambaran awal pemahaman tentang hukum membukan pemikiran terhadap santri tentang hukum terhadap apa yang di bolehkan oleh hukum dan apa yang di larang oleh hukum dengan sangsi hukuman terutama ini berkaitan dengan kesehari-hariannya seorang santri yang tidak lepas dari pergaulan dan tidak lepas dari pada lingkungannya.

Tentu ini memberikan pengertian awal pada santri untuk agar senantiasa tidak melakukan perbuatan melawan hukum yang dilarang oleh hukum dan menimbulkan sanksi hukuman, jangan samapai nanti santri kita yang niatnya mencari ilmu terlibat perkara perkara yang seharusnya mereka tidak hadapi, tambah Ali Rasab.

“Selain itu imbuh Ali, pencegahan ini kita harapkan bisa berjalan terus tidak terjadi di sini sesuai dengan prinsip yang kami kembangkan kenali hukum jauhi hukuman.”

Sementara itu, Tgk Arafit selaku Pimpinan Dayah Bustanul Erifin Putra Kabupaten Bener Meriah Mengatakan, kami sangat tersanjung atas kedatangan Tim Jaksa Masuk Dayah, apalagi dari Kejati Aceh yang akan memberikan materi tentang hukum kepada santriwan/santriwati di dayah kami, juga kami berterimakasih kepada Dinas Dayah yang telah menunjuk kami sebagai tuan rumah dalam rangka JMD.

Kami sangat mengharapkan kepada para santri di dayah ini agar menyerap ilmu serta bisa diterapkan dalam keseharian baik itu di dalam dayah maupun saat pulang ke kampung masing-masing, serta menjadi pelopor penegak hukum dimanapun para santri berada.

Kemudian Pimpinan Dayah Al-Muslimun Lhoksukon, Tgk Usman S.T, M.Eng, Ph.D, mengatakan, berterimakasih kepada Kejaksaan Tinggi dan Tim JMD telah mengunjungi dayah ini di Kabupaten Aceh Utara, kehadiran santriwan dan santriwati begitu ramai dan juga semua dewan guru juga turut hadir.

Memang ini acap kali kita buat 3 bulan sekali diadakan Kuliah Umum dengan menghadirkan pemateri dari berbagai unsur baik itu birokrat maupun legislator guna memberikan wawasan bagi anak-anak santri, tentunya saya selaku pimpinan dayah Al-Muslimun sangat mengarapkan kepada para santri serta dewan guru dapat menyerap ilmu apa yang disampaikan nanti oleh narasumber dari Kejati Aceh maupun dari Bank Aceh.

Ditambahkan Tgk Usman, jadi saya memohon agar di ikuti dengan baik, serta dapat menanyakan kepada narasumber ini yang merupakan orang memahami pengetahuan di bidangnya masing.serta kami berterimakasih dan Alhamdulillah sudah datang ketempat kami ini, imbuhnya.

Tgk Abdullah dari Dayah Darul Ulum Matang Neuheun Aceh Timur, saya merasa tersanjung atas kunjungan Kejati Aceh dalam hal ini diwakili Kasipenkum dalam rangka JMD, sehingga kami snagat mengaharpkan ada kegiatan serupa lagi lebih sering dilakukan di didayah kami, terutama memberikan pemahaman tentang Hukum dan tugas pokok Jaksa.

Terimaksih juga kepada Bank Aceh Idi yang telah memberikan materi memeberikan pengetahuan tentang perbankan serta inklusi keuangan, pungkasnya.

Ribuan santri di 3 Kabupaten mengikuti dengan hikmat terhadap semua materi yang disampaikan oleh Tim Jaksa Masuk Dayah. []

Peduli Budaya Literasi, Polda Aceh Distribusi Buku dan Kitab di Dayah Babul Magfirah

0

Nukilan.id – Menjalankan program Peduli Budaya Literasi yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tim Biro SDM Polda Aceh mendistribusikan ratusan buku dan kitab di Dayah Babul Magfirah Cot Keueng, Desa Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Kamis, 5 Oktober 2023.

Karo SDM Polda Aceh Kombes Fajar Budiyanto yang diwakili oleh Kabag Psikologi AKBP Syafrizal langsung menyerahkan sejumlah buku dan kitab secara simbolis kepada pihak dayah. Puluhan siswa terlihat sangat antusias dalam kegiatan ini.

Pimpinan Dayah Babul Magfirah, Ustaz Masrul Aidi mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko atas bantuan buku bacaan dan kitab.

“Orang bijak mengatakan, jika ingin mengenal dunia maka bacalah buku, dengan harapan buku-buku dan kitab yang luar biasa ini akan dibaca oleh anak-anak kami, diperluas wawasan dan insyaallah akan jadi generasi unggul di masa yang akan datang,” ucap Ustaz Masrul.

“Mudah-mudahan menjadi generasi harapan bangsa yang sesuai dengan cita-cita para pendidik bangsa ini. Sekali lagi kami di Dayah Babul Magfirah berterima kasih setinggi-tingginya,” sambungnya.

Ia juga mendoakan, agar Polri sebagai penegak hukum dan pengayom masyarakat selalu dilindungi Allah SWT, serta mudah-mudahan rakyat Indonesia bisa hidup tenang dan aman di bawah naungan NKRI.

Ucapan yang sama juga disampaikan oleh perwakilan siswa di dayah tersebut. Mereka pun turut mendoakan Kapolri beserta Kapolda Aceh agar selalu dalam lindungan Allah SWT.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Aceh atas kegiatan literasi buku yang dilakukan, semoga dengan ini kami lebih termotivasi untuk giat belajar dan giat dalam menghafal. Salam Presisi!” ucap Falihah dan Sabirin.

Seperti diketahui, Polri Peduli Budaya Literasi merupakan program gagasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mendistribusikan buku atau kitab ke seluruh pelosok nusantara.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan mendukung perkembangan industri buku, khususnya di Aceh,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto secara terpisah.

Polda Aceh sendiri, lanjut Joko, menargetkan pendistribusian sebanyak 22.000 eksemplar buku atau kitab di 160 lokasi di Aceh.

“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan langkah konkret yang diambil oleh Polri, dalam hal ini Polda Aceh untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkas Joko. []

Pengamat Ekonomi: Pemerintah Harus Bersikap Bijak Tanggapi Polemik TikTok Shop

0
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK, Prof Rustam Effendi. (Foto: Dok pribadi)

Nukilan.id – Pengamat ekonomi Universitas Syiah Kuala, Dr Rustam Effendi mengatakan seharusnya pemerintah bersikap bijak dalam menanggapi polemik TikTok Shop yang saat ini sudah ditutup oleh pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI.

Menurut Rustam, semestinya pemerintah tidak perlu menutup platform TikTok Shop. Yang harus dilakukan oleh pemerintah, pertama yaitu memfasilitasi atau membangun sistem di mana setiap transaksi dalam platform perdagangan tersebut bisa menghasilkan pemasukan melalui pajak bagi pemerintah.

“Kedua, pemerintah juga mesti mengedukasi para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang mengeluh biar mereka melek ekonomi digital, sehingga bisa juga menggunakan platform yang sama, termasuk membantu UMKM, yaitu memfasilitasi mereka tanda dikenakan biaya. Mereka harus dilatih biar melek,” ujar Rustam Effendi kepada Nukilan, Kamis (5/10/2023).

Yang ketiga kata Rustam, pemerintah sendiri hingga saat ini belum mampu menyediakan platform serupa bagi para pelaku UMKM. Pertumbuhan platform daring seperti TikTok Shop ini tidak bisa dihambat karena berjalan seiring dengan perkembangan teknologi. Jika pun platform ini ditutup, maka akan muncul platform-platform daring lainnya.

“Coba bayangkan, ada orang yang sudah bisa berjualan dengan platform seperti TikTok Shop ini dan mendapatkan penghasilan dari situ. Nah, ketika ditutup apa solusinya, nggak ada solusinya, kan sayang juga. Kalau jadi menganggur kan juga tidak bagus buat ekonomi kita,” kata Rustam.

Sebelumnya diberitakan, layanan TikTok Shop resmi ditutup pemerintah Indonesia, Rabu (4/10/2023). Tepat pukul 17.00 WIB, TikTok tidak bisa melakukan transaksi e-commerce lagi. Penutupan ini terkait dengan aturan pemerintah soal larangan media sosial melayani aktivitas jual beli layaknya e-commerce (social e-commerce).

Larangan itu resmi diatur dalam kebijakan yang diteken Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pada 26 September 2023 lalu. Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. [Sammy]