Beranda blog Halaman 1334

Pj Gubernur Aceh Beri Arahan Kepala Sekolah dan Guru di SMKN 1 Kuala Baru, Begini Pesannya

0
Nukilan.id - Di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki ke SMKN 1 Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil, pada Senin 8 Mei 2023 kemarin. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki ke SMKN 1 Kuala Baru Kabupaten Aceh Singkil, pada Senin 8 Mei 2023 kemarin.

Plh. Kadisdik Aceh, Dr. Asbaruddin M.Eng, memberikan arahan kepada kepala sekolah dan para guru. Menurutnya, jika sekolah ingin maju dan berkembang, maka guru harus menjadi entrepreneur bagi peserta didik.

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Cabdisdik Bireuen Gratiskan Bimbingan PTK yang Naik Pangkat

Asbaruddin yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM dalam arahannya menekankan tentang pentingnya persiapan peserta didik untuk menjadi wirausaha, pengusaha, dan penyedia produk dan layanan kreatif lainnya.

“Guru harus menjadi entrepreneur bagi peserta didik. Mereka harus mempersiapkan siswa-siswa untuk menjadi wirausaha, pebisnis, serta menciptakan produk dan layanan kreatif lainnya,” ungkap Asbar.

Asbar juga menyoroti peran penting guru dalam meningkatkan mutu kelulusan siswa. Menurutnya, mutu guru memiliki peran yang sangat menentukan dalam proses pembelajaran. Dalam persentase, kompetensi guru yang harus dimiliki mencakup 60%, sedangkan sarana prasarana dan kepala sekolah masing-masing 20% dan 10%. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran guru dalam mencetak siswa-siswa berkualitas.

Sebagai sekolah yang berbasis wirausaha, SMK Negeri 1 Kuala Baru diharapkan dapat menghasilkan produk siswa yang sesuai dengan jurusannya. Asbar menekankan pentingnya menciptakan produk-produk bernilai ekonomis dan produktif. Dalam hal ini, sekolah diharapkan dapat menghasilkan produk kepariwisataan dan produk perikanan yang relevan dengan jurusan yang ada.

Selain itu, Asbar juga mengingatkan seluruh dewan guru untuk senantiasa menjaga disiplin dan melaksanakan tugas pokok mereka sebagai pendidik. Disiplin dan dedikasi guru memiliki dampak langsung terhadap kesuksesan pendidikan di sekolah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Asbar juga berkesempatan untuk melihat langsung upaya yang telah dilakukan oleh SMK Negeri 1 Kuala Baru dalam mengembangkan pendidikan berbasis wirausaha. Ia berharap semangat dan upaya tersebut dapat menjadi contoh dan diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di Aceh maupun di seluruh Indonesia.

Dengan adanya arahan dan dorongan dari Plh. Kadisdik Aceh ini, diharapkan sekolah-sekolah di Aceh akan semakin berfokus pada pengembangan kewirausahaan peserta didik. Guru-guru akan memainkan peran penting sebagai penggerak dan fasilitator bagi siswa-siswa dalam mengembangkan jiwa wirausaha dan menciptakan produk dan layanan kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala SMKN 1 Kuala Baru, Rudi Akbar, mengatakan bahwa sekolah itu berdiri sejak 2010 lalu sebagai SMK Swasta Kelautan dan Perikanan, kemudian pada tahun 2013 di Negerikan menjadi SMKN 1 Kuala Baru.

“Kami memiliki 61 orang siswa dari 6 rombel dan memiliki dua kompetensi keahlian yaitu agribisnis perikanan air tawar, dan usaha perjalanan wisata,” katanya.[]

Baca Juga: Peringati Hardiknas, Cabdisdik Bireuen Gratiskan Bimbingan PTK yang Naik Pangkat

H Murhaban Makam Gugat Ketua PPP Aceh Terkait Pengajuan PAW Anggota ke PN Banda Aceh

0
Pengadilan Negeri Banda Aceh. (Foto: Kumparan.com)

Nukilan.id – Anggota DPRA dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H Murhaban Makam pada tanggal 08 Mei 2023 telah mendaftar gugatan perdata pada Pengadilan Negeri yang teregister dengan nomor perkara 17/Pdt.G/2023/PN-BNA terkait dengan pemberhentian dari anggota Partai Persatuan Pembangunan dan Pengajuan PAW sebagai Anggota DPRA.

Baca Juga: Pemerintah Aceh Buka Sayembara Maskot PKA ke-8, Ini Syaratnya

Pemberhentian dari anggota partai dan PAW sebagai dari anggota DPRA yang telah diajukan oleh DPP PPP dan DPW PPP Aceh tidak sesuai dan bertentangan dengan AD/ART partai serta tidak memiliki alasan hukum karena mengaitkan dengan persoalan perselisihan hasil pemilihan umum tahun 2019, padahal terhadap sengketa internal partai terkait pemilu 2019 telah diputuskan oleh Mahkamah Partai No. 16/MP-DPP-PPP-VIII-2019 tanggal 26 September 2019 dengan Amar Putusan Menyatakan Permohonan Pemohon tidak dapat diterima.

Pemberhentian dari anggota partai merupakan tindakan yang sewenang-wenang, apalagi terhadap kader senior partai yang telah sangat lama berkiprah dalam partai.

Kuasa Hukum H Murhaban Makam, Imran Mahfudi juga menjelaskan bahwa pasca mengajukan gugatan ke PN Banda Aceh, juga telah menyurati Ketua DPRA untuk meminta agar PAW terhadap klien kami tidak ditindaklanjuti sampai adanya putusan pengadilan yang berkuatan hukum tetap.

Hal tersebut sesuai dengan ketentuan penjelasan pasal 355 ayat (1) huruf h UU 17 Tahun 2014 yang menyebutkan dalam hal anggota partai politik diberhentikan oleh partai politiknya dan yang bersangkutan mengajukan keberatan melalui pengadilan, pemberhentiannya sah setelah adanya putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap. []

Baca Juga: PKB Aceh Tetapkan 81 Bacaleg DPRA untuk Pemilu 2024

World Bank Berikan Rekomendasi Penghapusan Pembebasan PPN pada Pemerintah Indonesia

0
Foto: moneter.id

Nukilan.idBank dunia atau lebih dikenal dengan sebutan World Bank memberikan rekomendasi kepada pemerintah negara Indonesia untuk menghapuskan pembebasan Pajak Penambahan Nilai (PPN) sehingga hal tersebut dapat meningkatkan pemasukan pada kas negara.

Baca Juga: Sejarah Hari Bank Dunia 1 April: IBRD, World Bank, & Krisis Ekonomi

Hal tersebut merupakan suatu rekomendasi sehingga pemerintah Indonesia dapat menigkatkan penerimaan PPN dengan menghapuskan pengecualian tarif pajak dari bidang barang dan jasa.

Menanggapi hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia mengatakan, bahwa dirinya sepakat atas rekomendasi yang diberikan oleh World Bank (Bank Dunia) untuk mengapuskan pembebasan PPN Negara. Namun, hal tersebut justru memiliki dampak atau resiko tersendiri dibidang politik dan kestabilan masyarakat.

“Dalam hal ini Bank Dunia selalu berusaha untuk mendorong saya (sebagai kemenkeu) untuk lebih berani mengambil resiko politik itu, yaitu PPN sembako dan pendidikan,” kata 

Selanjutnya, ia menambahkan, bahwa terkhusus pada PPN pendidikan sudah seharusnya ada pengecualian. Hal tersebut, terutama untuk sekolah papan atas atau sekolah-sekolah elit di seluruh Indonesia, maka dari itu pemberlakuan pajak harus berbeda dengan sekolah umum baik negeri ataupun swasta.

“Karena itu harus dikecualikan PPN nya seperti pendidikan dan sembako. Contohnyadi Pendidikan ada sekolah papan atas dan umum, oleh karena itu perlunya ada pembeda diantara keduanya.” tambahnya.

Diketahui, World Bank mencata sejuah ini, sudah sepertiga dari potensi penerimaan PPN, atau sebesar 0,7% dari produk domestik bruto (PDB) di Indonesia hilang melalui struktur pembebasan PPN saat ini. Seperti pada tahun 2019, seluruh pemasukan pembebasan PPN cukup memenuhi kebutuhan pendanaan dan anggaran bantuan sosial. [CNBCIndonesia.com]

Baca Juga: Kementerian LHK akan Bawa Enam Isu Lingkungan ke KTT G20 Bali

Kejari Aceh Besar Peringati HUT Persaja ke-72

0

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar memperingati HUT PERSAJA (Persatuan Jaksa Indonesia) Ke-72 Tahun 2023, pada Senin 08 April 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejari Aceh Besar, Para Kepala Seksi, Jaksa, seluruh Pegawai, Pramubakti dan Security pada Kejari Aceh Besar serta para Santri dari Pondok Pesantren Muamalat Solidarity Boarding School.

Kepala Seksi Intelijen, Maulijar mengatakan, bahwa rangkaian kegiatan Kejari Aceh Besar dalam memperingati HUT PERSAJA tersebut yaitu pelaksanaan Upacara bertempat di halaman Kantor Kejari Aceh Besar.

“Tasyakuran HUT PERSAJA ke-72 Tahun 2023 dan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan sembako kepada para Santri. Adapun kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian para Jaksa kepada masyarakat,” kata Maulijar.

Upacara peringatan HUT PERSAJA ke-72 tahun 2023 tersebut dipimpin oleh Kepala Kejari Aceh besar melalui Kepala Seksi Intelijen, Maulijar menyampaikan bahwa sebagai sebuah organisasi profesi yang juga menjadi sebuah wadah tempat berhimpunnya para Jaksa dalam memupuk jiwa korsa dengan semangat kebersamaan, kesatuan dan persatuan, memperkukuh kesetiakawanan, meningkatkan integritas, dan profesionalisme Jaksa.

“PERSAJA tentunya sangat dibutuhkan dalam menopang pelaksanaan perannya sebagai Jaksa maupun dalam kehidupan sehari-hari agar setiap insan Adhyaksa menyadari dirinya mampu menjadi teladan dan dapat memberikan contoh yang baik bagi lingkungan dimana pun ia berada,” ujarnya.

Dijelaskan, eksistensi PERSAJA diharapkan mampu menjadi fasilitator dalam membentuk Jaksa sebagai abdi hukum yang profesional, berintegritas, berkepribadian, berdisiplin, memiliki etos kerja tinggi, penuh tanggung jawab, bermoral dan berhati nurani, sehingga dapat meminimalisir segala bentuk perbuatan tercela yang dilakukan oleh para Jaksa.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan Tasyakuran HUT PERSAJA ke-72 Tahun 2023 dan kegiatan bakti sosial bertempat di Aula Baharuddin Lopa Kejaksaan Negeri Aceh Besar.

Dalam Tasyakuran tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Basril G, menyampaikan harapannya kepada para Jaksa khususnya di Kejari Aceh Besar agar lebih meningkatkan lagi kompetensi dan terus belajar. Adapun pesan Pimpinan kita harus selalu bersinergi dengan Instansi terkait khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Besar untuk terus membangun Negeri.

Adapun skor kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan menyentuh level tertinggi dalam kurun waktu 9 tahun terakhir dengan angka 80,6.

“Jangan berpuas hati dengan pencapaian ini, karena perjuangan justru baru saja dimulai, karena meraih itu sulit, namun mempertahankannya akan jauh lebih sulit,” imbuhnya.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan sembako kepada Santri Pondok Pesantren Muamalat Solidarity Boarding School berupa beras, minyak goreng, telur, gula, teh, Indomie dan perlengkapan mandi.

SPIN Survei Elektabilitas Bacalon Presiden RI, Prabowo Subianto Tempati Urutan Pertama

0
Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. (Foto: Hariansumsel)

Nukilan.id – Hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga penelitian Survey dan Polling Indonesia (SPIN) tentang elektabilitas tokoh bakal calon presiden (capres) Republik Indonesia pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Baca Juga: Indonesia Dorong Penguatan Kapasitas dan Efektivitas Kelembagaan ASEAN

Hasilnya, menempatkan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto pada urutan pertama, dari seluruh nama calon seperti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

“Prabowo Subianto meraih 36,9%, Ganjar Prabowo 17,2%, Anies Baswedan 17%. Belum punya pilihan 28,9%,” kata Direktur SPIN Igor Dirgantara.

Ia menyampaikan, Prabowo memiliki beberapa faktor sehingga bisa lebih unggul dari dua nama lainnya yakni kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan dinilai jadi salah satunya.

“Dukungan Prabowo sebagai capres 2024 yang paling diminati publik juga muncul dalam berbagai Musra yang diprakarsai oleh gabungan relawan Jokowi,” pungkasnya.

Selanjutnya, Igor menambahkan, ada anggapan bahwa, sosok Prabowo memiliki kedekatan langsung dengan rakyat. Sehingga, dapat dipersepsikan sebagai sosok yang tegas dan berwibawa oleh sebahagian masyarakat Indonesia.

“Bisa jadi ini adalah efek seringnya Presiden Jokowi mengajak Menhan Prabowo untuk bersafari mengunjungi berbagai daerah, blusukan ke pasar, sawah dan bersama-sama menghadiri acara kenegaraan (di dalam dan luar negeri), partai politik, bahkan acara pernikahan keluarga dari sejumlah tokoh,” tambahnya.

Diketahui, survei yang dilakuka oleh SPIN dilakukan pada tanggal 27 April hingg 4 Mei 2023 dengan jumlah responden 1.230 orang. Adapun, kriteria responden seperti penduduk berusia 17 tahun keatas atau sudah pernah menikah. Kemudian, sebaran sampel tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga pengumpulan menggunakan teknik sampel Random Digit Dialing (RDD) menggunakan Simple random sampling (Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui telepon/smartphone. Kontrol kualitas 10 persen dari sampel.) pada tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ± 2,8 persen. []

Baca Juga: DKPP Pecat Ketua dan Satu Anggota KIP Nagan Raya

Aceh Selatan Kampiun Kejuaraan Futsal U-18 Aceh

0
Nukilan.id - Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal U-18 tahun dalam rangka seleksi pemain PON Aceh 2024 berlangsung ketat dan seru sejak hari pertama. (Foto: Ist0

Nukilan.id – Pelaksanaan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal U-18 tahun dalam rangka seleksi pemain PON Aceh 2024 berlangsung ketat dan seru sejak hari pertama.

Terbukti, usai even khusus pemain kelahiran 2005 dan 2006 itu dibuka Ketua Umum KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak pada Jumat (5/5/2023) siang, 16 kabupaten/kota yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut langsung terlibat persaingan sengit.

Setelah menyelesaikan babak penyisihan, dari lima grup tersebut mencuat 8 tim yang berhak ke babak perempatfinal.

“Delapan perempatfinalis itu adalah Bireuen, Aceh Selatan, Langsa, Aceh Barat, Banda Aceh, Pidie, Simeulue, dan Subulussalam,” kata Ketua Umum Asosiasi Futsal Aceh, Muhammad Zulfri, Minggu (7/5/2023).

Tarung di babak 8 besar kian ketat dan mendebarkan karena mengadopsi sistem gugur. Empat tim pun yakni Aceh Selatan, Pidie, Langsa, dan Banda Aceh kemudian sukses menempatkan diri ke semifinal. Lalu, 4 semifinalis ini berduel untuk merebut dua tiket ke babak final.

Endingnya, Tim Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Aceh Selatan tampil sebagai kampiun Kejuaraan U-18 yang digelar Asosiasi Futsal Aceh (AFA) dalam rangka seleksi pemain PON 2024. Pada partai final di Lapangan Kick-Off Geuceue Kompleks, Banda Aceh, Minggu (7/5/2023) sore, Aceh Selatan sukses membungkam Kota Langsa dengan skor 5-1. []

USK Sediakan Kuota 35% untuk Calon Mahasiswa Jalur Mandiri

0
Universitas Syiah Kuala (USK). Foto: Dok. USK

Nukilan.id –  Panitia Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMM PTN Barat) secara resmi meluncurkan program SMM PTN Barat 2023 di Hotel Atlet Century, Jakarta pada 6 Mei 2023 lalu.

Baca Juga: Universitas Syiah Kuala Peringkat Satu Terbaik di Sumatera

Terkait hal ini, Universitas Syiah Kuala yang tergabung bersama 24 PTN lainnya dalam SMM PTN Barat telah menyediakan kuota 35% untuk jalur mandiri tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik USK Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Sc mengatakan pada tahun ini USK menerima mahasiswa baru sekitar 8.780 orang. Jumlah tersebut terbagi dalam tiga jalur penerimaan seleksi mahasiswa baru.

Adapun rinciannya adalah untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 25%, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 40 persen, dan jalur Mandiri sebanyak 35%.

Untuk itulah, Agussabti mengingatkan agar para calon mahasiswa baru dapat menggunakan jalur Mandiri yang baru dibuka ini sebaikmungkin. Mengingat jalur Mandiri ini merupakan jalur seleksi terakhir untuk masuk perguruan tinggi negeri.

Selain itu, Agussabti menegaskan, jalur mandiri ini memiliki kualitas seleksi yang sama dengan dua jalur seleksi lainnya. Peserta juga berhak memilih dua prodi dalam kampus yang tergabung dalam SMM PTN Barat.

“Jadi jangan putus asa jika gagal dalam SNBP atau SNBT. Kalian masih ada harapan melalui jalur Mandiri. Dan USK, siap menampung para calon mahasiswa yang ingin mewujudkan cita-cita dengan berbagai pilihan prodi yang ada di kampus ini,” ucapnya, Minggu (7/5/2023).

Untuk diketahui, ada 25 PTN yang tergabung dalam SMM PTN Barat ini. Perguruan tinggi tersebut tersebar di Pulau Jawa Bagian Barat, Sumatera dan Pulau Kalimantan Bagian Barat. Semua kampus tersebut berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Pada tahun lalu, jumlah total pendaftar jalur mandiri ini sebanyak 39.656 calon mahasiswa baru. Sementara untuk tahun ini, panitia pelaksana menargetkan peningkatan sebanyak 30-40% dibanding tahun sebelumnya.

Kegiatan peluncuran SMM PTN Barat 2023 turut dihadiri Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek Prof. Nizam yang sekaligus memberikan arahan tentang pelaksanaan seleksi tahun ini. Ia mengatakan proses SMM PTN-Barat ini memiliki kualitas yang setara dengan model seleksi calon mahasiswa baru pada 2023 lainnya yaitu SNBP dan SNBT.

Ketua BKS SMM PTN Barat yang juga Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Muryanto Amin mengatakan tujuan pembentukan seleksi mandiri bersama ini adalah membangun model seleksi yang berkualitas.

“Sehingga akan terbentuk sistem dan mekanisme seleksi yang profesional,” ucapnya. []

Baca Juga: Timsel Diminta Perhatikan Juknis Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota

Indonesia Kawal Capaian Tiga Pilar Utama Keketuaan ASEAN 2023

0
Nukilan.id - Pada Keketuaan ASEAN Indonesia 2023, Pemerintah Indonesia menjadikan keamanan pangan sebagai salah satu isu prioritas pada Tahun Kerja Sama Pertanian dan Ketahanan Pangan ASEAN-China yang dicanangkan di Beijing, Selasa (25/4/2023). (Foto: ASEANpedia)

Nukilan.id – Pada Keketuaan ASEAN Indonesia 2023, Pemerintah Indonesia menjadikan keamanan pangan sebagai salah satu isu prioritas pada Tahun Kerja Sama Pertanian dan Ketahanan Pangan ASEAN-China yang dicanangkan di Beijing, Selasa (25/4/2023).

Titik permulaan yang sudah diinisiasi sejak November 2022 lalu ini bersepakat menetapkan tahun 2023 sebagai Tahun Kerja Sama Pertanian dan Ketahanan Pangan ASEAN-China. Program itu bagian dari implementasi Kesepakatan Bersama ASEAN-China untuk Kerja Sama Keamanan Pangan.

Secara spesifik, program tersebut akan mengkolaborasikan kedua belah pihak dalam sektor pertanian hijau, digitalisasi pertanian dan pembukaan akses pasar.

Ingin tahu lebih banyak mengenai ASEAN dan Keketuaan ASEAN Indonesia 2023? Yuk baca ASEANpedia yang dapat diakses melalui https://s.id/aseanpedia

Baca Juga: Indonesia Dorong Penguatan Kapasitas dan Efektivitas Kelembagaan ASEAN

BAS dan Bunda PAUD Aceh Bantu Rp 50.000.00 pada Penanganan Stunting di Kecamatan

0
(Foto: Dok. Humas Aceh)

Nukilan.id – Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, bersama istrinya Ayu Marzuki dan rombongan, Senin (8/5/2023) pagi ini, memulai kunjungan kerjanya di Kota Subulussalam dengan mengunjungi Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam.

Baca Juga: Sempat Kering, Kini Objek Wisata Mata Ie Ramai Dikunjungi Wisatawan

Pada acara tersebut Pj Guberur Aceh, Achmad Marzuki bersama Ibu Ayu Marzuki, Kadinkes Aceh, dr Hanif, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, pihak Bank Aceh Syariah, serta instansi telknis lainnya akan menyerahkan bantuan dana senilai Rp 50 juta, bersumber dari dana CSR Bank Aceh Syariah (BAS) untuk pelaksanaan program stunting di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan, di Kecamatan Penanggalan.

Kadinkes Aceh, dr Hanif yang dimintai penjelasannya mengatakan, kunjungan kerja Pj Gubernur ke Kota Subulussalam, hari ini dalam rangka pelaksanaan penanganan program stunting di daerah tersebut.

Kota Subulussalam menjadi salah satu daerah yang dikunjungi Pj Gubernur Aceh bersama istrinya Ibu Ayu Marzuki untuk pelaksanaan program stunting, ungkap dr Hanif, karena menurut data prevalensi tentang stunting dari Kemenkes RI, jumlah anak berstatus stunting di daerah itu tergolong tinggi. Pada tahun 2021 lalu angka stunting mencapai 47,9 persen, tahun 2022 sudah turun menjadi 41,8 persen.

Penurunan angka stunting di Kota Subulussalam masih tergolong rendah, makanya Pj Gubernur Aceh bersama istrinya, yang mendapat mandat tugas dari pemerintah pusat untuk menurunkan angka stunting di Aceh yang masih tinggi mencapai 33,2 persen tersebut, melakukan kunjungan kerja ke kabupaten/kota yang angka stunting masih tinggi, salah satu diantaranya Kota Subulussalam dan Aceh Singkil.

Kadinkes Aceh, dr Hanif menjelaskan, keturunan pendek tubuh pada sebuah anak dan keluarga, di samping karena faktor keturunan, juga karena pemahaman tentang gizi dan makanan sehat bagi pertumbuhan bayi oleh ibu-ibu di sebuah daerah belum begitu paham dan tinggi, sehingga perlu dilakukan penyuluhan tentang manfaat mengonsumsi makanan bergizi yang bisa mempercepat pertumbuhan tubuh bayi dan anak.

Pj Gubernur Aceh bersama Ibu Ayu Marzuki (istri Pj Gubernur) membuat program kunjungan kerja penanganan stunting ini, menurut Hanif, supaya daerah yang angka stunting masih tinggi, memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak stunting, untuk memprogramkan makanan tambahan, berupa susu, telur, daging, bubur kacang hijau, roti, sayur mayur, ikan laut, ikan sungai, ikan tambak/kolam,  yang mengandung gizi dan vitamin yang tinggi, sehingga bisa membantu pertumbuhan tubuh bayi dan anak, dalam asuhan dan asupan makanan/minum menjadi sehat dan tinggi.

Kecuali itu, Pj Gubernur Aceh bersama istrinya Ibu Ayu Marzuki, sebagai Bunda PAUD Aceh, ingin mendengar langsung program dan kegiatan upaya yang telah dilakukan, sedang berjalan dan akan dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Penanggalan, terhadap penanganan stunting di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan.

Semenatara itu, Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman mengatakan, dalam kegiatan Kunker Pj Gubernur Aceh bersama istrinya ini, pihaknya juga akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat di daerah yang angka stunting masih tinggi, tentang program Gemarin, yaitu program gemar makan ikan.

Program Gemarin ini, menurut Aliman, sangat membantu mengatasi stunting, karena gizi dan vitamin yang terkandung dalam ikan, bisa membantu dan mempercepat pertumbuhan anak menjadi sehat dan tinggi.

Orang -orang di Negara Jepang, ungkap Hanif dan Aliman, dulunya mereka banyak yang bertubuh pendek dan kecil. Setelah pemerintahnya memprogramkan gemar makan ikan kepada masyarakatnya, generasi muda Jepang di tahun 2000-an, sudah banyak yang bertubuh tinggi besar. Ekspor ikan dari Aceh ke Jepang, sampai kini masih cukup besar, mencapai ribuan ton per tahun.

Oleh karena itu, program Gemarin yang ada pada Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, selalu diintegrasikan ke dalam program dan kegiatan penanganan stunting di Aceh.

“Alasannya, Program Gemarin ini, sudah lebih dahulu diluncurkan, makanya ia sangat berperan dalam penanganan program dan kegiatan stunting di daerah, “ tutur Aliman.

Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Abdul Hanan, yang juga hadir dalam rombongan Kunker Pj Gubernur Aceh mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan Kunker Pj Gubernur Aceh ke Kota Subulussalam, ada kegiatan penyerahan aset provinsi, berupa sebuah kantor  ke Pemko Subulussalam. Akan ada penandatanganan MoU penyerahan asset tersebut.

“Kantor tersebut akan dijadikan Kantor Satpol PP dan WH Kota Subulussalam,” ujarnya.[]

Baca Juga: Pemerintah Aceh Buka Sayembara Maskot PKA ke-8, Ini Syaratnya

Dua Anggota Polres Aceh Besar Dipecat Secara Tidak Hormat 

0

Nukilan.id – Kapolresta Aceh Besar AKBP Carlie Saputra Bustamam, S.I.K, M.H melakukan upacara pemecetan alias pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap dua anggota Polres Aceh Besar pada Senin 8 Mei 2023.

Kedua anggota Polres Aceh Besar tersebut ialah Brigpol FP dipecat karena meninggalkan dinas atau desersi dan Brigpol RS karena melakukan keterlibatan dalam peredaran narkotika jenis ganja.

“Saat ini Polri sangat membutuhkan banyak personil. Akan tetapi hari ini dengan terpaksa harus kami berhentikan,” kata Kapolres Carlie saat memimpin upacara pemecatan.

Kapolres Aceh Besar melakukan PTDH dengan pencoretan foto Brigpol FP dan Brigpol RS karena tidak hadir saat upacara PTDH.

Dijelaskan Kapolres, bahwa upacara PTDH ini merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan polri dalam memberikan sanksi tegas berupa punishment atau sanksi hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran,

“Anggota yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik kepolisian, rasa berat dan sedih untuk melakukan upacara ini, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya,” jelasnya

Namun, lanjut AKBP Carlie, perlu diketahui bahwa hal ini telah dilaksanakan melalui proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan dan senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku.

Adapun, untuk prosesnya mulai dari pemanggilan dengan maksud yang bersangkutan bisa berubah lebih baik lagi dan disiplin dalam berdinas.

Kemudian, pemeriksaan oleh sipropam, sidang kode etik polri sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota polri.

“Sedangkan cara PTDH terhadap brigadir FP dan brigadir RS ditinjau dari beberapa asas antara lain asas kepastian yaitu dengan berdasarkan adanya kepastian terhadap anggota yang melakukan pelanggaran sehingga menjadi jelas statusnya,” jelasnya.

Selanjutnya, asas kemanfaatan yaitu pertimbangan seberapa besar manfaatnya bagi organisasi polri dan anggota polri yang dijatuhi hukuman PTDH tersebut.

Selanjutnya, asas keadilan yaitu memberikan reward kepada personil yang berprestasi dan memberikan punishment/hukuman kepada personil yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik.

“Maka, perlu saya tekankan kepada seluruh personil agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yme sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita semua, dan sebagai benteng dari diri perbuatan menyimpang dan tercela,” imbuhnya.

Sehingga, untuk meningkatkan kedisiplinan pribadi dan kesatuan serta hindari tingkah laku tutur kata dan sikap – sikap seperti arogansi, individualisme, dan apatis sehingga dapat menjadi tauladan bagi keluarga dan masyarakat.

“Diharapkan kepada para perwira hendaknya menjadi tauladan bagi anggotanya, dan melakukan pembinaan secara terus menerus dan tidak bosan untuk menegur, mengingatkan menasehati anggotanya bila ada penyimpangan dan pelanggaran,” tutupnya. [Rjf]