Beranda blog Halaman 1259

Meugang Terakhir, Daging Lembu di Beurawe Dijual Rp160-180 Ribu dan Kerbau Rp180-200 Ribu per Kg

0
Transaksi jual beli daging meugang di Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (11/3/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Memasuki hari kedua atau meugang terakhir menyambut Ramadan 1445 hijriah, harga daging yang dijual di kawasan Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh masih sama seperti sehari sebelumnya.

Untuk harga daging lembu dijual Rp160-180 ribu per kilogram, sedangkan daging kerbau di angka Rp180-200 ribu per kilogram.

Salah seorang penjual daging, Saleh menyebutkan dia menjual daging lembu dengan harga Rp160 ribu per kilogram. Sehari sebelumnya, dia juga menjual dengan harga yang sama.

“Dari kemarin sudah dua ekor lembu yang dijual. Kalau harga tetap sama, Rp160 ribu per kilogram,” ujar Saleh, Senin (11/3/2024).

Penjual lainnya, Dahlan mengaku menjual daging lembunya seharga Rp180 ribu per kilogramnya. Sementara untuk daging kerbau dijual di harga Rp180-200 ribu per kilogramnya.

“Kemarin lebih murah sedikit kalau lembu, Rp170 ribu per kilogram. Tapi tergantung permintaan di pasar juga. Kalau agak sepi, ada kemungkinan harganya turun lagi,” tutur Dahlan. []

Reporter: Sammy

Tak Perlu Pusing, Ini 3 Menu Makanan Mudah untuk Sahur Pertama

0
Ilustrasi Menu Sahur Pertama (Foto: gridhealth.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sahur merupakan waktu yang penting selama bulan Ramadan dan sebaiknya tidak dilewatkan. Memilih makanan untuk dimakan saat sahur, adalah hal yang penting untuk dilakukan. Pasalnya, makanan yang dipilih menjadi kunci untuk menjaga energi dan kesehatan selama puasa.

Seringkali bingung menentukan makanan yang akan dikonsumsi saat sahur, terutama pada hari pertama. Namun jangan khawatir, karena ada sejumlah menu makanan yang mudah untuk dibuat saat sahur.

Ini bisa menjadi pilihan menu makan sahur pertama yang tidak hanya mengenyangkan, tapi juga menyehatkan.

1. Oatmeal dan buah-buahan segar

Oatmeal adalah pilihan menu sahur yang mudah disiapkan dan kaya akan serat yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

Oatmeal bisa dimasak dengan susu atau air, kemudian tambahkan potongan buah-buahan segar seperti pisang, stroberi, atau blueberry untuk menambahkan cita rasa manis alami serta nutrisi tambahan.

Bisa juga menambahkan biji-bijian, kacang-kacangan, atau madu untuk variasi rasa dan nutrisi yang lebih baik.

2. Telur rebus dengan sayuran segar

Telur rebus adalah sumber protein yang sangat baik dan cepat disiapkan untuk sahur pertama.

Rebus telur selama 10-12 menit, lalu sajikan bersama sayuran segar seperti tomat, mentimun, dan selada.

Selain itu, bisa juga dimakan bersama irisan alpukat untuk menambah kandungan lemak sehat yang baik untuk kesehatan jantung.

Telur rebus dengan sayuran adalah menu yang memberikan energi yang stabil dan rasa kenyang lebih lama selama puasa.

3. Sup sayuran dengan protein tambahan

Sup sayuran adalah menu sahur yang ringan namun memberikan nutrisi yang cukup untuk berpuasa seharian.

Buatlah sup dengan bahan baku sayuran seperti wortel, kentang, brokoli, dan bayam. Kemudian, tambahkan protein untuk membuatnya semakin bernutrisi. Contohnya daging ayam atau kacang-kacangan.

Sup sayuran bisa disajikan dengan roti gandum panggang untuk menambahkan karbohidrat dan membuatnya lebih mengenyangkan.

Tips Memilih Menu Sahur yang Tepat

Itulah beberapa menu makanan yang bisa dimakan untuk sahur pertama. Selain itu, perhatikan juga beberapa tips berikut:

* Makanan yang dikonsumsi, sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, dan serat untuk memberikan energi yang stabil serta rasa kenyang lebih lama.

* Hindari makanan yang terlalu berat atau pedas, karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada lambung selama berpuasa.

* Saat sahur, pilih makanan yang mudah disiapkan dan dicerna, untuk memastikan kenyamanan selama puasa.

* Terakhir, jangan lupakan minum air yang cukup, sehingga tidak dehidrasi ketika berpuasa. (*)

Sumber: GridHEALTH.id

Ramadan di Aceh: Daya Tarik Wisata Tanah Serambi Mekkah

0
Bambang Pramusinto, General Manager Hotel Kyriad Muraya Aceh. (Foto: Dialeksis)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana Ramadan di Aceh ternyata menjadi daya tarik bagi wisatawan Malaysia untuk mengunjungi Serambi Mekkah tersebut. Dampaknya, para pelaku wisata telah merancang paket promosi khusus untuk menyambut bulan Ramadan tahun 2024 ini. Bambang Pramusinto, General Manager Hotel Kyriad Muraya Aceh, melalui pesan WhatsApp, menyatakan bahwa momentum Ramadan di Aceh, terutama di Banda Aceh, menjadi target kunjungan wisatawan dari Malaysia.

Selain itu, suasana Ramadan di Aceh juga diminati oleh wisatawan asing, terutama yang berasal dari negara tetangga, Malaysia.

“Kebanyakan wisatawan asing berasal dari Malaysia. Mereka ingin merasakan Ramadan di Aceh dengan penuh khidmat. Suasana yang hening, tenang, dan penuh khidmat, dengan warung-warung tutup selama siang hari,” ujarnya kepada Nukilan.id, Senin, (11/03/2024).

Tidak hanya wisatawan asing, wisatawan domestik juga mengunjungi Aceh selama Ramadan, kebanyakan berasal dari Pulau Sumatera.

“Mereka memilih Aceh untuk menikmati kuliner lokal, suasana berbuka puasa, dan untuk ibadah yang khidmat di Masjid Baiturrahman,” tambahnya.

Bambang menjelaskan bahwa Hotel Kyriad Muraya Aceh menawarkan paket wisata menarik untuk menarik kunjungan wisatawan ke Aceh selama bulan Ramadan.

“Paket tersebut mencakup menu makanan, fasilitas yang memadai dengan harga terjangkau, dan layanan khusus seperti antar-jemput untuk shalat subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman, disediakan sepeda” jelasnya.

Sebagai catatan menarik, GM Hotel Kyriad Muraya Aceh yang dikenal ramah ini menyatakan bahwa Aceh selalu berhasil menarik perhatian para wisatawan pada setiap momen masuknya bulan Ramadan.

“Ini adalah potensi yang harus dioptimalkan oleh pemerintah Aceh agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Aceh menjelang Ramadan,” pungkasnya (AN)

Manfaat Mengkonsumsi Takjil di Bulan Ramadan

0
Ilustrasi Takjil. (Foto: Titipku.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Setelah sekitar 14 jam berpuasa tanpa makan dan minum, umat muslim biasanya akan sangat menantikan saat buka puasa ketika azan Maghrib berkumandang.

Biasanya umat muslim akan berbuka puasa dengan berbagai jenis camilan yang disebut takjil. Takjil sendiri biasanya terdiri dari makanan manis dan asin dalam ukuran yang tidak besar. Apakah takjil aman bagi kesehatan?

Berbuka puasa dengan menyantap takjil yang menyegarkan, manis, dan berminyak, seperti, es campur, kolak, dan gorengan, menjadi kenikmatan tersendiri bagi orang yang telah seharian menahan haus dan lapar. Mengonsumsi takjil ketika berbuka puasa bisa memulihkan stamina yang hilang setelah seharian berpuasa.

Namun tidak semua jenis takjil baik dikonsumsi untuk menu berbuka puasa. Dilansir dari laman Universitan Sebelas Maret, Ahli Gizi Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Banun Ma’rifah Fathsidni, mengatakan jika hendak berbuka puasa lebih baik memperhatikan kandungan gizi takjil yang akan dimakan.

Alasannya, tubuh manusia saat berpuasa tidak mendapat asupan selama kurang lebih 14 jam. Sehingga, dapat meningkatkan risiko hipoglikemi karena minim asupan dan gizi yang didapat ketika sahur telah digunakan sebagai sumber energi dan proses metabolisme tubuh selama seharian.

Ia juga menjelaskan jika makanan dan minuman manis lebih mudah dan cepat diserap. sebagai sumber tenaga yang dibutuhkan untuk mengganti energi yang dipakai selama seharian. Namun, tidak selamanya makanan dan minuman manis yang dikonsumsi saat berbuka puasa baik bagi tubuh, apalagi jika dikonsumsi secara terus menerus.

Selain itu Rachel Olsen, spesialis nutrisi dari Youvit, multivitamin gummy untuk dewasa pertama di Indonesia, menganjurkan minum air putih terlebih dulu saat berbuka puasa selama bulan Ramadan.

“Kalau ingin minum jus, sebaiknya pilih yang tanpa gula,” ujar Rachel Olsen, melalui wawancara lewat surel dengan Aura. “Hal ini lebih baik dibandingkan teh dengan gula, jika Anda menginginkan sesuatu yang berasa manis saat berbuka.”

Selain itu, Rachel Olsen menambahkan pastikan dalam menu berbuka mengandung makanan berserat tinggi, seperti nasi merah, kentang, ubi, dan singkong. “Makanan ini cenderung lebih lama dicerna tubuh dan juga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tidak naik setelah seharian berpuasa,” ujar Rachel Olsen.

Ia juga menjelaskan makanan yang tinggi protein dan rendah lemak juga baik untuk sajian buka puasa. Seperti dada ayam, ikan, tempe, tahu, serta kacang – kacangan, seperti kacang merah, hijau, tanah, dan almond, baik untuk dihidangkan saat berbuka.

Sumber: Tempo

BSI Tambah 300 Mesin ATM Dukung PON Aceh-Sumut 2024

0
Bank Syariah Indonesia (BSI). (Foto: Nukilan/Reji)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh terus meningkatkan layanannya dengan menambah 300 mesin ATM di seluruh wilayah Aceh. 

Penambahan ATM ini dilakukan BSI untuk mendukung kelancaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

“Saat ini BSI Aceh memiliki 703 mesin ATM, dan kami akan menambah 300 unit lagi sehingga totalnya menjadi 1.000 lebih ATM,” kata Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar kepada Nukilan, Sabtu (9/3/2024). 

Wisnu mengatakan, penambahan ini akan membuat total ATM BSI di Aceh menjadi 1.000 unit, melampaui jumlah ATM saat era bank konvensional beroperasi di Aceh.

“Dengan penambahan ini, jumlah ATM di Aceh akan lebih banyak dibandingkan saat bank konvensional beroperasi, yang tercatat sebanyak 1.421 unit,” katanya

ATM-ATM baru ini akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis, termasuk di sekitar venue PON,, dan titik-titik keramaian lainnya.

Wisnu menyampaikan, pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Aceh, termasuk dalam hal akses keuangan. 

“Penambahan ATM ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan di Aceh,” tandasnya.

Reporter: Rezi

Menag Harap Ramadan Jadi Momentum Bersatu Usai Pemilu

0
Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024. Dilansir dari laman resmi Kemenag RI, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap Ramadan kali ini dapat menjadi momentum bersatu paska Pemilu.

“Mari jadikan momentum Ramadan, bulan penuh rahmat ini untuk introspeksi diri, memperbanyak ibadah, dan kembali bergandengan tangan paska kontestasi politik,” tutur Menag, Minggu (10/3/2024) usai menyampaikan hasil Sidang Isbat (Penetapan) 1 Ramadan 1445 H, di Jakarta.

“Perjuangan politik telah usai, sekarang mari berjuang meraih fitri,” sambungnya.

Menag juga mengimbau masyarakat agar tidak mempertajam perbedaan yang terjadi. Termasuk di antaranya perbedaan menentukan awal Ramadan.

“Jika ada perbedaan itu biasa saja, termasuk beda menentukan awal Ramadan. Mari saling menghormati, mari kita saling cari titik temu. Yang sama tidak dibedakan, yang beda tidak usah dipersamakan,” kata Gus Men, begitu ia biasa disapa.

Senada dengan Gus Men, Ketua Komisi VIII Ashabul Kahfi yang turut hadir dalam sidang isbat menyampaikan Ramadan adalah momentum penting untuk menjaga persatuan. Ini diawali dengan momentum sidang isbat.

“Sidang Isbat momen penting kita tentukan bersama awal Ramadan. Ini momen kita memperhatikan perbedaan dengan tetap menjaga persatuan,” kata Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi.

“Kami menghormati semua pandangan. Kami berharap Sidang Isbat mencapai kesepakatan harmonis dan memberi kepastian umat Islam memulai ibadah puasa,” imbuhnya.

Sidang Isbat 1 Ramadan 1445 H ini digelar secara luring dan dihadiri perwakilan ormas Islam, perwakilan Duta Besar negara sahabat, Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.

Hilal Belum Terlihat, Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1445 H Jatuh pada 12 Maret 2024

0
Menag Yaqut memimpin Sidang Isbat 1 Ramadan 1445 H. (Foto: kemenag.go.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1445 H/2024 M jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat (penetapan) 1 Ramadan 1445 H yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Dilansir dari laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi persnya mengatakan, 1 Ramadan 1445 H akan jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024 M.

“Sidang Isbat secara mufakat menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024 M,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1445 H.

Menurut Menag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. “Pertama, kita telah mendengar paparan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyatakan tinggi hilal di seluruh Indonesia di berada di atas ufuk dengan ketinggian antara – 0° 20‘ 01“ (-0,33°) sampai dengan 0° 50‘ 01“ (0,83°),” kata Menag.

“Dengan sudut elongasi antara 2 derajat 15 menit 53 detik sampai dengan 2 derajat 35 menit 15 detik,” sambung Menag.

Artinya, kata Menag, secara hisab posisi hilal di Indonesia saat sidang isbat awal Ramadan 1445 H, belum memenuhi kriteria baru yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Diketahui, pada 2021 Menteri Agama anggota MABIMS menyepakati kriteria baru yaitu tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Dengan posisi demikian, lanjut Menag, maka secara astronomis atau hisab, hilal tidak dimungkinkan untuk dilihat. Hal ini selanjutnya terkonfirmasi oleh pernyataan para perukyah yang diturunkan Kemenag.

Menag menambahkan, pada tahun ini rukyah dilaksanakan Kemenag di 134 titik di Indonesia. Sejumlah perukyah hilal yang tersebar di 134 titik tersebut melaporkan tidak ada satu pun perukyah dapat melihat hilal.

“Kita mendengar laporan dari sejumlah perukyah hilal yang bekerja di bawah sumpah, mulai dari Aceh hingga Papua. Di 134 titik tersebut, tidak ada satu pun perukyah dapat melihat hilal,” ujar Menag yang didampingi Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Ketua MUI KH Abdullah Jaidi, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin.

Karena dua alasan tersebut, Menang mengatakan, Sidang Isbat menyepakati untuk mengistikmalkan (menyempurnakan) bulan Syakban menjadi 30 hari sehingga 1 Ramadan 1445 H jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024.

“Dengan penetapan ini, kami berharap seluruh umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh kekhusyukan,” tutur Menag.

Menanggapi adanya perbedaan penetapan awal Ramadan di masyarakat, Menag menyatakan ini merupakan hal yang wajar dan jangan sampai mengganggu ukhuwah atau persaudaraan.

“Ada perbedaan itu lumrah. Tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai toleransi sehingga tercipta suasana kondusif,” sambung Menag.

Sidang Isbat 1 Ramadan 1445 H ini digelar secara luring dan dihadiri perwakilan ormas Islam, perwakilan Duta Besar negara sahabat, Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.

Reporter: Akil Rahmatillah

Landmark BSI Aceh Akan Soft Launching pada 18 Maret 2024

0
Gedung Landmark Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jalan Tgk. Moh. Daud Beureueh, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh akan mengadakan soft launching Landmark BSI Aceh pada tanggal 18 Maret 2024 mendatang.

Gedung Landmark BSI Aceh merupakan gedung tertinggi di Provinsi Aceh dengan 10 lantai dan terletak di Jalan Tgk. Moh. Daud Beureueh, Banda Aceh.

Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar, mengatakan bahwa kegiatan soft launching ini akan dimulai dengan pemindahan BSI KCP Daud Beureueh ke Landmark BSI Aceh.

“Insyaallah tanggal 18 Maret kita akan melakukan soft launching relokasi BSI KCP Daud Bereh ke gedung Landmark BSI. Sehingga nanti masyarakat sudah bisa bertransaksi di gedung yang baru,” kata Wisnu kepada Nukilan di Banda Aceh, Sabtu (9/3/2024).

Selain itu, Wisnu juga mengatakan bahwa Regional BSI Aceh akan pindah dari Jalan Ahmad Dahlan ke gedung Landmark pada tanggal yang sama.

“Jadwal Grand Launching kita masih menunggu kehadiran Pak Heri Gunarni selaku Dirut BSI dan Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN. Mudah-mudahan setelah soft launching, tidak lama setelah launching, kita akan melakukan Grand Launching gedung Landmark,” tambah Wisnu. 

Reporter: Rezi

Geuceu Iniem, Destinasi Cantik Terpilih Kota Banda Aceh

0
Gampong Geuceu Iniem di Kota Banda Aceh raih prestasi Desa Cantik BPS Kota Banda Aceh. Foto: Humas Diskominfo Banda Aceh.

NUKILAN.ID | Banda Aceh – Geuceu Iniem, sebuah gampong yang terletak di Kota Banda Aceh, merayakan kemenangan gemilang sebagai Desa Cantik BPS Kota Banda Aceh. Prestasi yang luar biasa ini diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang memilih Geuceu Iniem sebagai proyek percontohan Program Desa Cantik di wilayah tersebut.

Kepala Camat Banda Raya, Kadafi, dengan penuh rasa syukur menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BPS kepada Geuceu Iniem untuk memimpin sebagai teladan dalam Program Desa Cantik di Kota Banda Aceh.

“Dengan penuh komitmen, kami mendukung program ini agar dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Geuceu Iniem menjadi panutan bagi gampong-gampong lainnya,” ungkap Camat Kadafi dengan antusias.

Salah satu program yang akan dijalankan oleh BPS pada tahun 2024 adalah Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), yang bertujuan untuk meningkatkan literasi, kesadaran, dan peran aktif perangkat desa/gampong serta masyarakat dalam kegiatan statistik. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan standar pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik.

Acara pengumuman prestasi ini dihadiri oleh berbagai pihak yang terkait, termasuk Kepala BPS Kota Banda Aceh, Kapolsek Banda Raya, Danposramil, Ketua TPG beserta anggota, Keuchik Geuceu Iniem, perangkat gampong, imam gampong, serta Tim Desa Cantik BPS.

Dengan pencapaian yang gemilang ini, Gampong Geuceu Iniem diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi gampong-gampong lainnya dalam meningkatkan peran dan kontribusi mereka dalam penyelenggaraan kegiatan statistik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Pengguna QRIS di Aceh Capai 520.013 User pada Januari 2024

0
Kepala Bank Indonesia Aceh, Rony Widijarto (tengah) dalam kegiatan bincang-bincang media di Ivory Coffe Banda Aceh , pada Kami 7 Maret 2024. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Indonesia (BI) terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Aceh. Hal ini terbukti dengan meningkatnya jumlah pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Aceh yang mencapai 520.013 user per Januari 2024.

“Jumlah ini bertambah 6.595 user dari bulan sebelumnya,” kata Kepala Perwakilan BI Aceh Rony Widijarto kepada Nukilan di Banda Aceh, pada 7 Maret 2024.

Rony menjelaskan, BI terus bersinergi dengan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) melalui berbagai strategi untuk meningkatkan perluasan akseptasi QRIS, baik dari sisi pengguna maupun merchant.

“Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah peresmian Ekosistem Pembayaran Digital Pelabuhan Balohan Kota Sabang,” kata Rony.

Peresmian tersebut dilakukan dalam serangkaian acara Sabang Marine Festival 2024, yang meliputi elektronifikasi/digitalisasi transaksi keluar-masuk pelabuhan menggunakan UE chip-based dan QRIS, serta pembelian tiket kapal dan tenant UMKM menggunakan QRIS.

Lebih lanjut, Rony mengatakan BI bersama perbankan/PJP dan Pemda akan terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat melalui edukasi, sosialisasi, dan juga mendorong perluasan dan percepatan akuisisi QRIS pada berbagai sektor.

“Sektor-sektor yang menjadi fokus antara lain UMKM, pariwisata, sosial keagamaan, dan lingkungan pendidikan,” jelas Rony.

“Perluasan experience QRIS kepada masyarakat menjadi penting dalam rangka menyambut kunjungan tamu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut pada September 2024,” pungkasnya.

Reporter: Rezi