Beranda blog Halaman 1116

Masayarakat Sipil Minta Pemerintah Pusat Tak Halangi Pembukaan Pabrik Semen di Aceh Selatan

0
xr:d:DAFk7-XSF30:132,j:8834204040055762036,t:23061404

NUKILAN.id | Tapaktuan – Anggota salah satu Organisasi Masyarakat Sipil Aceh Selatan, Yardi, meminta Pemerintah Pusat untuk tidak menghambat investasi di daerah tersebut. Hal ini terkait rencana pembangunan sebuah pabrik semen dengan kapasitas produksi mencapai 6 juta ton per tahunnya, yang diestimasi membutuhkan investasi lebih dari Rp 10 triliun.

Pembangunan pabrik ini diproyeksikan akan mengambil waktu lebih dari 4 tahun, dengan target fungsional pada tahun 2028. Namun, Yardi menegaskan bahwa kehadiran pabrik semen tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat Aceh Selatan yang angka kemiskinannya mencapai 0,88 persen pada tahun 2023.

“Dengan adanya pembangunan pabrik semen di Aceh Selatan, kami berharap dapat memberikan solusi bagi masalah kemiskinan ekstrem yang dihadapi oleh sebagian masyarakat di sini,” ujar Yardi kepada Nukilan.id, Minggu, (9/6/2024).

Tak hanya masalah kemiskinan, Aceh Selatan juga menghadapi tantangan serius terkait tingkat pengangguran yang mencapai 4,73 persen. Dengan proyek investasi ini, diharapkan lebih dari seribu orang tenaga kerja lokal dapat terserap, yang diharapkan dapat mengurangi tingkat pengangguran di daerah tersebut.

Lebih lanjut, data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting di Kabupaten Aceh Selatan mencapai 34,8 persen, dengan dua kecamatan, Kluet Utara dan Samadua, menjadi yang tertinggi. Yardi menegaskan bahwa investasi ini tidak hanya akan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga akan memberikan dampak positif dalam upaya menanggulangi masalah stunting yang meresahkan.

“Kami mendukung penuh pembangunan pabrik semen ini, terutama karena nilai investasinya yang besar dan potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Selatan secara keseluruhan,” tambahnya.

Yardi juga meminta Kementerian Perindustrian segera memberikan izin usaha untuk pembangunan pabrik semen tersebut sebagai wujud dukungan nyata dari Pemerintah Pusat dalam memajukan daerah Aceh, khususnya Aceh Selatan.

Reporter: Akil Rahmatillah

Jemaah Haji Aceh Singkil Berangkat Menuju Embarkasi Banda Aceh

0
Arahan dari Kakankemenag Aceh Singkil H Azhar SAg MA. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Singkil – Jemaah Haji Aceh Singkil memulai perjalanan suci mereka menuju Embarkasi Banda Aceh pada Jumat, 7 Juni 2024. Dalam momen yang penuh haru tersebut, Kakankemenag Aceh Singkil H. Azhar SAg MA memberikan arahan penting kepada para jemaah, menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi setiap arahan dari petugas haji.

“Kami mengajak semua jemaah haji untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mematuhi arahan yang diberikan oleh petugas, serta saling membantu sesama jemaah,” ujar Azhar dengan penuh semangat.

Azhar, yang juga akrab dengan layanan kepada jemaah sebagai PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh (BTJ), menegaskan komitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada jemaah, baik di asrama haji maupun selama perjalanan mereka di Arab Saudi.

Sementara itu, Plh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Rahmad Diansyah SPdI MM mengungkapkan detail jadwal perjalanan jemaah haji Aceh Singkil. Mereka akan tiba di Banda Aceh pada pagi Sabtu dan langsung check-in di Hotel Hanifi, Lampriet.

Pada Ahad pagi, jemaah akan masuk asrama haji untuk memulai serangkaian kegiatan. Puncaknya, pada Senin, 10 Juni 2024, menjelang zhuhur, jemaah akan berangkat menuju Tanah Suci.

Proses keberangkatan jemaah dimulai dengan pembagian ID card dan pemeriksaan kesehatan terakhir di Aula PLHUT Kankemenag Aceh Singkil. Setelah semua proses selesai, jemaah dijamu dengan makan siang di Pendopo Bupati Aceh Singkil, sebelum akhirnya diberangkatkan ke Embarkasi Banda Aceh setelah Shalat Jumat.

Tidak hanya itu, jemaah asal Simeulue akan bergabung dengan kloter 12, bersama jemaah dari Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Kota Subulussalam, Aceh Singkil, dan Banda Aceh. Dengan total 43 orang jemaah dan 1 KBIHU, jemaah haji Aceh Singkil ini menjadi bagian dari kloter terakhir di Aceh, sesuai dengan Peraturan Menteri Agama (PMA) No 7 Tahun 2023 tentang Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). KBIHU sendiri merupakan kelompok yang telah memenuhi perizinan untuk menyelenggarakan bimbingan ibadah haji dan umrah.

Editor: Akil Rahmatillah

BSI Aceh Siapkan Layanan Terbatas Weekend Banking Menyambut Idul Adha dan Pendaftaran Sekolah

0
Ilustrasi Bank Syariah Indonesia (Foto: Dok. BSI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Aceh mengumumkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dengan menghadirkan layanan terbatas setiap akhir pekan sepanjang tahun, dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha 1445 Hijriah dan kebutuhan pendaftaran sekolah.

Regional CEO BSI, Wachjono, mengungkapkan bahwa dalam menyambut momen penting seperti musim Haji, Idul Adha, dan masa pendaftaran sekolah, BSI Aceh meningkatkan jumlah cabang yang menyediakan layanan weekend banking di bulan Juni 2024. Hal ini sebagai upaya optimalisasi layanan demi kepuasan nasabah.

“Dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas perbankan yang terjadi menjelang Idul Adha dan masa pendaftaran sekolah, kami menambah jumlah cabang yang beroperasi pada akhir pekan. Ini sebagai bentuk keseriusan kami dalam memenuhi kebutuhan nasabah,” ujar Wachjono di Banda Aceh, Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa seluruh kantor cabang BSI di Aceh yang melayani weekend banking akan beroperasi dengan jam layanan terbatas mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Informasi terkait lokasi cabang yang memberikan layanan tersebut dapat diakses melalui website resmi BSI atau akun Instagram @bsiregion_1aceh.

Wachjono menekankan bahwa penambahan jumlah cabang weekend banking bertujuan untuk memastikan bahwa nasabah dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah, terutama dalam situasi kebutuhan mendesak seperti Idul Adha dan proses pendaftaran sekolah.

“Kami memahami betul bahwa banyak orang tua yang sibuk dengan proses pendaftaran sekolah pada bulan Juni ini. Oleh karena itu, kami menyediakan fasilitas weekend banking untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan,” tambahnya.

Selain layanan weekend banking, BSI juga menawarkan kemudahan akses melalui aplikasi BSI Mobile, yang memungkinkan nasabah untuk melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai tanpa kartu, pembayaran tagihan bulanan (seperti PDAM, PLN, Internet, Sekolah, Pulsa/Paket Data, ZISWAF), serta transfer antar bank lewat BI Fast.

“Dengan semangat menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi nasabah, BSI Aceh berkomitmen untuk selalu memberikan layanan keuangan syariah terbaik. Kami siap membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan keuangan mereka dengan mudah dan nyaman,” tutup Wachjono.

Editor: Akil Rahmatillah

Penjabat Bupati Aceh Besar Perintahkan BPKD Segera Bayarkan Gaji ke-13 Sebelum Idul Adha

0
Ilustrasi Gaji (Foto: infobanknews.com)

NUKILAN.id | Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, SSTP, MM, telah menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Besar untuk segera menuntaskan pembayaran gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan pihak terkait lainnya sebelum Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

“Kita ingin agar mereka yang dibayarkan gajinya benar-benar merasakan manfaat, terutama kala hari-hari menjelang Idul Adha, yang memang butuh anggaran pendukung,” ujar Pj Bupati, Sabtu (8/6/2024).

Gaji ke-13, sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi dan loyalitas para ASN, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Iswanto juga menegaskan, pembayaran ini akan meningkatkan semangat berkarya, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pembayaran gaji ke-13 ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2024. Di samping itu, pihaknya juga memiliki Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Besar yang mengatur teknis pemberian tunjangan tersebut.

“Karenanya, saya instruksikan Kadis BPKD Aceh Besar untuk segera membayarnya,” tegas Iswanto.

Besaran gaji ke-13 yang dibayarkan didasarkan pada komponen penghasilan yang diterima pada bulan Mei 2024, dan dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Besar tahun 2024. Pembayaran akan dilakukan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima.

Sementara itu, Kepala BPKD Aceh Besar, Andria Shahputra, mengatakan pihaknya siap menyalurkan gaji ke-13 sesuai instruksi Pj Bupati Aceh Besar.

“Alhamdulillah, dana sudah standby, tinggal kita salurkan saja. Insya Allah, semua akan dibayar sebelum Idul Adha, seperti instruksi Pak Pj Bupati,” kata Andria.

Ia merinci, total gaji ke-13 yang akan dibayarkan oleh Pemkab Aceh Besar mencapai Rp 30,32 miliar, dengan jumlah penerima sebanyak 5.935 orang.

Editor: Akil Rahmatillah

Jelang Idul Adha Harga Bawang Merah di Pasar Al-Mahirah Mulai Turun

0
Bawang merah di Pasar Almahira Banda Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Harga bawang merah di Pasar Al-Mahirah, Banda Aceh, mengalami penurunan signifikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan keterangan para pedagang, harga komoditas ini kini berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Penurunan harga ini disebabkan oleh melimpahnya pasokan bawang merah di Aceh menjelang perayaan hari raya Idul Adha 1445 H. Salah satu pedagang di Pasar Al-Mahirah, Ahmad, menyebutkan bahwa melimpahnya stok bawang merah ini sangat membantu stabilitas harga di pasar.

“Biasanya menjelang hari raya, harga-harga kebutuhan pokok naik, tapi kali ini justru sebaliknya. Pasokan bawang merah banyak, jadi harga turun,” kata Ahmad kepada Nukilan.id, Minggu (9/6/2024).

Ahmad menjelaskan, melimpahnya pasokan bawang merah di Aceh disebabkan oleh hasil panen yang baik dari sentra-sentra pertanian lokal. Hal ini membuat distribusi bawang merah ke pasar-pasar tradisional menjadi lebih lancar dan stabil.

“Saat ini stok bawang merah dari petani sangat banyak. Ini menjadi berkah bagi kami para pedagang dan juga masyarakat,” tambah Ahmad.

Pedagang lain, Siti , juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, pasokan bawang merah yang melimpah ini membuat harga di tingkat petani lebih stabil, sehingga harga jual di pasar juga tidak melonjak tinggi.

“Kita berharap kondisi ini terus bertahan. Jika stok terus banyak, harga di pasar juga bisa tetap terjangkau,” ujar Siti.

Fenomena ini memberikan angin segar bagi konsumen yang hendak mempersiapkan kebutuhan dapur untuk perayaan Idul Adha. Warga mengaku senang dengan turunnya harga bawang merah karena dapat meringankan beban pengeluaran.

“Alhamdulillah, harganya turun. Jadi bisa beli lebih banyak untuk persiapan masak-masak Idul Adha,” kata Nuraini, salah satu pembeli di pasar tersebut.

Dengan kondisi ini, diharapkan masyarakat Aceh dapat menjalani persiapan Idul Adha dengan lebih tenang dan tidak terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah dan para petani diharapkan terus bekerja sama untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas penting seperti bawang merah ini.

Reporter: Akil Rahmatillah

Anak Muda Aceh Pelajari Produksi Minyak Angin dan Lilin Aromatik di Universitas Syiah Kuala

0
Anak Muda Aceh Pelajari Produksi Minyak Angin dan Lilin Aromatik di Universitas Syiah Kuala. (Foto: AMANAH)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Anak-anak muda Aceh yang terpilih sebagai peserta pelatihan praktik yang diadakan oleh Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) kembali menunjukkan semangatnya. Kali ini, mereka diajarkan cara membuat minyak angin dan lilin aromatik dengan bahan dasar nilam di Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK).

Pelatihan yang berlangsung pada Sabtu (8/6/2024) ini membagi peserta menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mendalami pembuatan minyak angin, sedangkan kelompok kedua fokus pada lilin aromatik. Tujuan kegiatan ini adalah membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk memproduksi barang bernilai ekonomi tinggi.

Pemateri Nanda memberikan pemahaman mendalam tentang perbedaan antara essential oil murni dan yang tidak. Menurut Nanda, penting bagi peserta untuk memahami penggunaan wadah yang tepat, karena essential oil dapat merusak wadah plastik.

“Minyak angin ini sudah banyak digunakan oleh generasi muda, terutama sebagai pengganti balsam padat tradisional. Kenapa produk ini juga diminati oleh anak muda? Karena mereka sering menggunakan minyak angin saat merasa tidak enak badan atau pusing setelah beraktivitas, baik di darat maupun di laut. Jadi, ini adalah solusi yang lebih praktis,” ujar Nanda.

Sementara itu, pemateri Nisa menjelaskan proses pembuatan lilin aromatik. Ia menekankan manfaat nilam yang memiliki kandungan aromaterapi. “Yang kita pakai di sini adalah Nilam yang fraksi ringan, yang memiliki kandungan aromatherapy. Jadi selain bisa mengikat aroma pada lilin kita, dia juga bisa menghasilkan efek terapi bagi yang menghirup,” jelas Nisa.

Para peserta juga diberi kebebasan berkreasi dalam menghias lilin aromatik mereka menggunakan berbagai bunga kering, menghasilkan lilin yang tidak hanya wangi tetapi juga menarik secara visual.

Peserta pelatihan, seperti Muksin (30) dan Shafa Atikah Fanur (30), menyatakan kebahagiaan mereka atas pengetahuan baru yang didapatkan. “Alhamdulillah, banyak yang kita dapatkan, pertama dari pengolahan produk turunan nilam yang secara dasar saya tidak tahu sama sekali bagaimana caranya. Dari segi link kita juga bisa dapatkan dan fasilitas kita diberikan setelah training ini,” kata Muksin.

Shafa menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan berharga dalam menghasilkan produk turunan nilam yang bernilai ekonomis tinggi. Dia merasa gembira karena sekarang memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang pembuatan medicated oil dan lilin aromaterapi.

Program pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis para peserta tetapi juga memberdayakan mereka untuk berkontribusi pada perekonomian lokal. Dengan berbagai pelatihan yang diberikan, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk mengembangkan produk-produk unggulan yang bernilai jual tinggi.

Sebelumnya, para peserta juga telah sukses diajarkan membuat parfum dan sabun cuci piring. Pelatihan ini terus berlanjut dengan tujuan memberikan keterampilan yang semakin beragam dan aplikatif bagi anak muda Aceh.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen AMANAH dalam menciptakan generasi muda Aceh yang unggul dan hebat, serta mampu bersaing di pasar lokal maupun global. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat diaplikasikan untuk menciptakan produk-produk unggulan berbasis nilam yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Editor: Akil Rahmatillah

MK Anulir Tujuh Permohonan PHPU dari Aceh Utara

0
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: Hukum Online)

NUKILAN.id | Lhoksukon – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menganulir tujuh permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) tahun 2024 yang diajukan oleh lima calon legislatif (caleg) dari Aceh Utara. Keputusan ini diambil dalam dua sidang berbeda yang beragenda pembacaan putusan.

Pada putusan pertama, MK menganulir empat permohonan untuk Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dari Aceh Utara melalui putusan dismissal pada 21 Mei 2024.

Sidang kedua yang beragenda pleno pengucapan putusan/ketetapan PHPU anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, termasuk caleg dari Aceh Utara, digelar pada Jumat (7/6/2024) di Jakarta.

Salah satu permohonan yang dianulir adalah dari Muntasir, calon anggota DPRK Aceh Utara Daerah Pemilihan (Dapil) 5 dari Partai Aceh. Sebelumnya, enam permohonan lain yang dianulir adalah dari Hasbi Ahmad dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil 5 Aceh Utara, M Nasir asal Desa Matang Teungoh Kecamatan Tanah Jambo Aye dari Partai SIRA Dapil VI Aceh Utara, serta Muhammad Yusuf asal Cot Manyang Kecamatan Baktiya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dapil IV.

Permohonan lainnya datang dari Nanda Nurkhalis, calon anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Demokrat Dapil IV Aceh Utara.

Putusan dismissal ini diambil oleh hakim MK dalam sidang beragenda pengucapan putusan dismissal terhadap 207 perkara legislatif atau sengketa Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 pada 21 Mei 2024. Dari jumlah tersebut, enam perkara berasal dari Aceh Utara.

Putusan dismissal adalah proses penelitian terhadap gugatan yang masuk untuk menentukan perkara yang akan diteruskan ke pembuktian atau tidak. MK menyatakan beberapa permohonan pemohon gugur dan juga menyatakan tidak berwenang mengadili perkara yang diajukan pemohon.

Editor: Akil Rahmatillah

Siswi SMAN 1 Krueng Barona Jaya Aceh Besar Juara 1 Lomba Komik Digital FLS2N 2023

0
Siswi SMAN 1 Krueng Barona Jaya Aceh Besar Juara 1 Lomba Komik Digital FLS2N 2023. (Foto: Kontras)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Musfira Zakia, siswi SMAN 1 Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, berhasil meraih juara pertama dalam cabang lomba Komik Digital pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Aceh 2023. Prestasi ini semakin mengesankan karena Musfira belajar secara otodidak tanpa mengikuti les, pelatihan, atau kursus khusus.

Musfira, yang lahir pada 30 Agustus 2008, mulai belajar menggambar dengan serius sejak SMP, terutama saat pandemi Covid-19.

“Awalnya ada info dari guru tentang lomba FLS2N, dan saya tertarik karena ada lomba komik digital. Kebetulan saya juga hobi menggambar dan ingin meningkatkan kemampuan,” ungkap Musfira, Sabtu (8/6/2024).

Musfira mengakui bahwa minatnya dalam menggambar sudah ada sejak SD. Namun, ia baru mulai serius mengasah kemampuannya saat SMP dengan mengikuti tutorial di YouTube. Selain menggambar, Musfira juga mahir menulis alur cerita untuk komiknya yang berjudul “Reach For The Stars”. Semua kemampuan ini diperoleh secara mandiri.

“Untuk pengerjaan komik digital, saya mulai dengan membuat alur cerita atau storyboard dulu, supaya nanti tinggal digambar sesuai dengan cerita yang sudah dibuat,” tambah Musfira.

Komik digital karya Musfira menceritakan tentang seorang siswa bernama Anteres yang bingung menentukan pilihan hidup antara meraih impian sesuai hobi atau mengikuti keinginan orang tua. “Ceritanya tentang seorang siswa yang kebingungan mengisi kuisioner terkait profesi. Dia bingung antara keinginan orang tuanya yang ingin dia menjadi dokter dan keinginannya sendiri untuk menekuni seni,” jelas Musfira.

Selama proses pengerjaan komik digital, Musfira didampingi oleh guru pembimbing dari sekolahnya untuk revisi dan perbaikan tampilan serta alur cerita komiknya. “Alhamdulillah setelah karya dikirim, pada tanggal 3 Juni 2024 saya berhasil meraih Juara 1 cabang lomba komik digital di tingkat Provinsi Aceh. Insyaallah tanggal 20 Juni nanti akan mengikuti tingkat Nasional,” kata Musfira dengan semangat.

Kepala Sekolah SMAN 1 Krueng Barona Jaya, Marzuki, menyampaikan harapannya agar kemenangan Musfira Zakia dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya, terutama di era digital saat ini.

“Alhamdulillah siswi kita telah berhasil meraih juara satu pada tingkat Provinsi dan saat ini mewakili Aceh untuk tingkat nasional. Semoga ini bisa menjadi inspirasi meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan digitalisasi,” tutup Marzuki.

Seluruh warga sekolah dan masyarakat Aceh Besar berharap Musfira dapat membawa pulang prestasi gemilang di tingkat nasional, mengharumkan nama sekolah dan daerahnya.

Editor: Akil Rahmatillah

Mie Kepiting Rumoh Bieng, Kuliner Pavorit Pecinta Seafood di Banda Aceh

0
Mie kepiting Rumoh Bieng. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bagi para pecinta kuliner, mencicipi hidangan khas daerah merupakan petualangan rasa yang tak boleh dilewatkan. Di antara kekayaan kuliner Nusantara, Mie Kepiting Rumoh Bieng di Banda Aceh siap memanjakan lidah Anda dengan kelezatannya yang tiada tara.

Rumah makan ini menghadirkan hidangan khas Aceh dengan sentuhan istimewa. Sesuai namanya, Rumoh Bieng yang berarti “rumah kepiting” ini menjadikan kepiting sebagai raja di dapurnya. Terletak di Jalan Syiah Kuala, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Rumoh Bieng memanjakan pengunjung dengan suasana tradisional Aceh yang kental. Bangunannya didesain dengan arsitektur khas Aceh, lengkap dengan taman dan pepohonan rindang, menghadirkan nuansa asri dan nyaman. Di sini, Anda dapat menikmati hidangan lezat sambil ditemani alunan musik khas Aceh yang merdu.

Rumoh Bieng menawarkan berbagai pilihan Mie Aceh yang menggoda selera, mulai dari Mie Aceh Kepiting, Lobster, Udang, Daging, Cumi, Telur, dan masih banyak lagi. Setiap varian mie memiliki ciri khasnya masing-masing, namun yang paling digemari adalah Mie Aceh Kepiting. Mie kuning tebal dimasak dengan bumbu rempah khas Aceh yang kaya rasa, disajikan bersama potongan kepiting segar yang berlimpah.

Salah seorang pengunjung tetap Rumoh Bieng, Farid, mengatakan kepiting yang digunakan di Rumoh Bieng bukan sembarang kepiting, melainkan kepiting kualitas ekspor dengan daging yang tebal dan gurih.

“Perpaduan mie kuning kenyal, bumbu kari yang meresap sempurna, dan kepiting segar ini menciptakan sensasi rasa yang luar biasa,” ujar Farid kepada Nukilan.id, Sabtu (8/6/2024).

Bagi pecinta pedas, Rumoh Bieng juga menawarkan Mie Aceh Super Pedas. Menu ini menggunakan cabai rawit segar dalam jumlah yang lebih banyak, sehingga menghasilkan rasa pedas yang nendang dan membakar lidah.

“Saya suka tantangan rasa pedas, dan Mie Aceh Super Pedas di sini benar-benar memuaskan,” kata Rina, pengunjung lainnya.

Selain Mie Aceh yang menggoda, Rumoh Bieng juga menawarkan beragam menu lain yang tak kalah lezat. Para pecinta seafood dapat memanjakan lidah dengan Sup Kepiting, Kepiting Goreng, Seafood Saus Padang, dan Kerapu Goreng. Bagi yang ingin mencicipi kuliner khas Aceh, Rumoh Bieng menyediakan Ayam Tangkap dan Sie Reuboh Goreng yang otentik.

Harga yang terjangkau menjadi daya tarik tambahan bagi para pelanggan Rumoh Bieng. Dengan harga mulai dari Rp. 15.000 hingga Rp. 85.000, pengunjung dapat menikmati hidangan berkualitas tanpa perlu khawatir tentang kantong mereka.

“Harga yang terjangkau namun kualitas yang luar biasa, membuat saya selalu kembali ke sini bersama keluarga,” tutur Rina.

Dengan sajian yang menggugah selera dan suasana yang nyaman, Rumoh Bieng menjadi destinasi kuliner yang wajib dikunjungi di Banda Aceh. Jadi, jika Anda berada di Banda Aceh, jangan lupa mampir ke Rumoh Bieng untuk merasakan sendiri kelezatan Mie Aceh Kepiting dan hidangan lainnya yang istimewa. [ART]

Reporter: Akil Rahmatillah

Pj Wali Kota Banda Aceh Launching Gerakan Menanam Cabai

0
Pj Wali Kota Banda Aceh Launching Gerakan Menanam Cabai. (Foto: Humas BNA)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka menekan angka inflasi di Kota Banda Aceh, Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin bersama unsur Forkopimda, melaunching gerakan menanam cabai di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah dan gampong (desa).

Launching “Gerakan Tanam Cabai” ini berlangsung di halaman Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP), Banda Aceh, Jumat (7/6/2024).

Pada kesempatan tersebut, Pemko Banda Aceh juga menyerahkan bantuan bibit cabai dan bantuan secara simbolis senilai Rp50 juta pada masing-masing kelompok tani.

Pj wali kota Amiruddin dalam sambutannya mengatakan melalui gerakan gemar menanam tersebut diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi tingginya harga dan kelangkaan pangan di pasaran, terutama cabai dan bawang serta upaya strategis dalam mengendalikan inflasi.

“Dengan produksi tanaman dan sayuran yang lebih banyak dan lebih terjangkau, maka harga pasar untuk produk-produk tersebut akan lebih stabil dan tidak terlalu mudah naik. Hal ini tentu akan membantu masyarakat dalam menghadapi inflasi yang seringkali menyebabkan kenaikan harga-harga barang kebutuhan sehari-hari,” kata Amiruddin

Pj wali kota juga menyampaikan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mengevaluasi tingkat inflasi di Kota Banda Aceh. Namun berkat dukungan dari semua pihak, inflasi di Banda Aceh di bawah rata-rata nasional bahkan di bawah inflasi Aceh.

“Alhamdulillah inflasi di Kota Banda Aceh terus bisa kendalikan, kita berharap upaya yang terus dilakukan Pemerintah Kota akan terus memberikan kestabilan harga pangan dan tentunya akan berdampak positif untuk warga kota,” harapnya.

Editor: Akil Rahmatillah