Beranda blog Halaman 1104

KONI Aceh Kirim Atlet ke Luar Negeri untuk Persiapan PON XXI

0
Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi dan Ketua Pelatda PON KONI Aceh, H. Bahtiar Hasan, saat Dialog Pagi Banda Aceh bersama RRI (Foto : Dok RRI)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dalam rangka meningkatkan peluang meraih banyak medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut 2024, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan mengirimkan sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga ke luar negeri guna mendapatkan pengalaman dan meningkatkan mental bertanding.

Wakil Ketua Umum II Bidang Pembinaan Prestasi sekaligus Ketua Pelatda PON KONI Aceh, H. Bahtiar Hasan, menyatakan bahwa pihaknya telah memulai pemusatan latihan daerah (Pelatda) sejak 15 Januari 2024. “KONI Aceh bekerja sama dengan Rusia untuk mengadakan kamp pelatihan selama satu bulan bagi enam cabang olahraga,” ungkap Bahtiar dalam Dialog Pagi Banda Aceh bersama RRI, Jumat (14/6/2024).

Bahtiar menyebutkan bahwa atlet yang dikirim ke Rusia berasal dari cabang olahraga anggar, atletik, judo, sambo, kurash, dan gulat. Pemilihan Rusia sebagai lokasi pelatihan didasarkan pada keunggulan negara tersebut dalam beberapa cabang bela diri yang baru diperkenalkan di Indonesia. Rencana pemberangkatan para atlet dijadwalkan pada 15 Juni 2024.

Selain Rusia, KONI Aceh juga telah mengirim atlet untuk berlatih di beberapa negara lain. Misalnya, atletik dan layar ke Jepang, anggar ke Prancis, serta bekerja sama dengan Malaysia untuk cabang olahraga rugbi dan petanque. Bahtiar optimistis langkah ini dapat meningkatkan peluang Aceh meraih medali di PON nanti.

Dalam Pelatda ini, terdapat lima kategori atau prioritas atlet. Pertama, atlet peraih emas di PON Papua dan peraih medali di Kejurnas 2022 dan 2023, berjumlah 313 atlet yang sudah menjalani pemusatan latihan di beberapa tempat, baik di Aceh maupun di luar Aceh. Kedua, atlet yang dianggap potensial meraih medali dan mulai sentralisasi sejak Maret, sebanyak 368 atlet. Ketiga, atlet dari cabang olahraga baru yang akan berpartisipasi di PON nanti, dengan total 78 atlet.

“Total keseluruhan atlet yang kami siapkan untuk Pelatda adalah 1065 atlet. Semua akan menjalani pelatihan, dengan sentralisasi pada bulan terakhir untuk meningkatkan semangat dan motivasi bertanding,” jelas Bahtiar.

Langkah KONI Aceh ini menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan atlet terbaik untuk berkompetisi di PON XXI Aceh – Sumut 2024, dengan harapan membawa pulang banyak medali untuk daerah.

Editor: Akil Rahmatillah

Ratusan Aparatur Desa di Aceh Barat Terima Honorarium Rp18 Miliar

0
Ilustrasi Gaji (Foto: infobanknews.com)

NUKILAN.id | Meulaboh – Ratusan aparatur desa di Kabupaten Aceh Barat akhirnya menerima honorarium senilai Rp18 miliar setelah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menyetujui penandatanganan naskah rancangan Peraturan Bupati Aceh Barat tentang Penetapan Besaran Alokasi Dana Gampong serta Dana Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun 2024.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Barat, Zulyadi, mengonfirmasi bahwa naskah tersebut telah ditandatangani oleh Pj Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi pada Jumat (14/6) lalu, setelah menerima surat persetujuan dari Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Dr. Akmal Malik, pada 12 Juni 2024.

“Benar, Jumat kemarin draft-nya sudah diteken Pak Pj Bupati Aceh Barat,” ujar Zulyadi, dikutip dari ANTARA, Sabtu (15/6/2024).

Dengan persetujuan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera mentransfer anggaran sebesar Rp18 miliar kepada ratusan aparatur desa yang tersebar di 321 desa di 10 kecamatan. Dana tersebut merupakan honorarium untuk triwulan pertama yang mencakup bulan Januari, Februari, dan Maret 2024.

“Uangnya sudah diterima oleh masing-masing aparatur desa pada Jumat malam,” tambah Zulyadi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap bahwa pencairan dana ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperlancar perputaran uang di daerah, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Sebelumnya, Dr. Akmal Malik dalam suratnya meminta Pj Sekretaris Daerah Aceh untuk menyampaikan permohonan persetujuan bagi Pj Bupati Aceh Barat guna melakukan penandatanganan rancangan peraturan tersebut. Permohonan ini telah melalui penelaahan dan pengkajian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam surat persetujuan, ditegaskan bahwa Pj Bupati Aceh Barat memiliki wewenang untuk menandatangani rancangan peraturan daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Penandatanganan ini dilakukan dengan ketentuan bahwa tidak bertentangan dengan kebijakan kepala daerah sebelumnya.

Dengan berpedoman pada ketentuan tersebut, persetujuan diberikan kepada Pj Bupati Aceh Barat untuk menandatangani Rancangan Peraturan Bupati Aceh Barat, memastikan kesejahteraan aparatur desa dan mendukung kelancaran roda pemerintahan di tingkat gampong.

Editor: Akil Rahmatillah

Lansia di Aceh Timur Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya

0
Ilustrasi mayat. (Foto: Liputan6)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Sebuah tragedi mengguncang Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, hari Sabtu (15/6/2024), saat seorang lansia bernama Ramlah (66 tahun) ditemukan tewas dalam keadaan tragis di dalam rumahnya sendiri. Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri, Kartini, sekitar pukul 09.00 WIB pagi.

Kartini, yang hendak mengunjungi ibunya, kaget saat menemukan kunci pintu rumah tergeletak di halaman. Saat masuk ke dalam rumah, Kartini menemukan tubuh ibunya terbujur kaku di ruang tamu, lengannya penuh dengan luka-luka yang mengenaskan di bagian leher, dada, dan seluruh tubuhnya.

Dalam keadaan syok, Kartini segera berteriak memanggil bantuan dari warga sekitar, yang kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Idi Tunong. Kapolsek Idi Tunong, Iptu Jasman, membenarkan adanya kejadian tragis ini dan menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan mencari petunjuk.

“Kami telah memulai proses pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban,” ujar Iptu Jasman saat dihubungi melalui telepon.

Mayat korban telah diserahkan kepada keluarga untuk persiapan pemakaman setelah diperiksa lebih lanjut di Puskesmas setempat guna memastikan kondisi luka-luka yang dialami korban. Kejadian tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Alue Lhok, sementara penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematian Ramlah.

Editor: Akil Rahmatillah

PT IPE Mulai Hauling Batu Bara di Aceh Barat, Dapat Dukungan Belasan Desa

0
Aktivitas Hauling Batu Bara PT IPE di Aceh Barat (Foto: Kanalinspirasi.com)

NUKILAN.id | Meulaboh – PT Indonesia Pacific Energi (PT IPE) mulai menjalankan aktivitas hauling batu bara di wilayah Aceh Barat, Provinsi Aceh. Aktivitas ini mendapat dukungan dari belasan perangkat desa di daerah tersebut.

Aktivitas PT IPE dinilai memberikan manfaat signifikan bagi desa dan masyarakat di 12 desa yang tersebar di Kecamatan Meureubo, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, serta satu desa di Kabupaten Nagan Raya.

Dukungan ini disampaikan beberapa perwakilan ketua pemuda setelah mereka mengadakan musyawarah dengan sejumlah kepala desa pada Selasa malam (28/5/2024) lalu.

Menurut perwakilan masyarakat, aktivitas hauling batu bara PT IPE yang baru berlangsung ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat setempat.

“Terutama desa yang dilintasi oleh kendaraan pengangkut batu bara PT IPE,” kata Ketua Pemuda Desa Meureubo, Agus Junaidi, bersama beberapa ketua pemuda desa lainnya.

Agus menambahkan, kegiatan perusahaan ini telah menyerap tenaga kerja lokal untuk bekerja di lokasi tambang dan bidang lainnya. Kondisi ini, menurutnya, dapat membantu perekonomian masyarakat dan juga pendapatan desa.

“Saat ini, di setiap simpang jalan hauling batu bara PT IPE bisa menyerap tenaga kerja satu hingga dua orang. Dari aktivitas hauling batu bara PT IPE siang dan malam, ada 80 orang masyarakat yang bisa bekerja,” ujar Agus Junaidi.

Ia juga menambahkan bahwa berjalannya aktivitas hauling ini telah mengurangi pengangguran di Kecamatan Meureubo dan Aceh Barat umumnya.

Selain itu, perusahaan juga telah membuat kesepakatan dengan perangkat desa untuk memberikan dana kompensasi debu bagi masyarakat dan desa di sepanjang lintasan hauling batu bara.

“Direncanakan uang debu akan direalisasikan pada bulan Juni mendatang. Kompensasi ini juga bisa membantu masyarakat dan desa. Jumlah kompensasi yang disepakati adalah Rp 3 juta untuk desa dan Rp 7 juta untuk masyarakat,” jelas Agus.

Meskipun mendukung aktivitas hauling batu bara, perangkat gampong di lintasan hauling meminta perusahaan agar mematuhi SOP, terutama terkait kapasitas muatan, penyiraman jalan, dan kecepatan kendaraan.

Dengan dukungan masyarakat dan desa, diharapkan aktivitas hauling batu bara PT IPE dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi wilayah Aceh Barat.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Minyak Nilam Aceh Selatan Melonjak, Petani Semringah

0
Daun Nilam. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Harga minyak nilam (atsiri) di Kabupaten Aceh Selatan mengalami kenaikan signifikan dalam dua pekan terakhir. Pada akhir Mei 2024 lalu, harga minyak nilam bertengger di Rp 1 juta per kilogram. Namun, pertengahan Juni ini, harga melesat menjadi Rp 1,3 juta per kilogram.

Fajrimin, seorang petani nilam asal Kluet Timur, mengaku bahagia dengan kenaikan harga tersebut. Ia menyimpan minyak nilam hasil panenannya karena harga sebelumnya mengalami fluktuasi dan bahkan sempat anjlok ke level terendah.

“Alhamdulillah, harga minyak nilam berangsur-angsur naik hingga melewati Rp 1 juta per kilogram. Sebagai petani, kami merasa bahagia atas kenaikan harga ini di tengah-tengah himpitan ekonomi. Faktor ini pula yang membuat kalangan petani semakin bergairah menanam komoditas nilam,” ujar Fajrimin kepada Nukilan.id, Sabtu (15/6/2024).

Faza, seorang pedagang pengumpul hasil bumi, juga mengonfirmasi kenaikan harga minyak nilam. Menurutnya, informasi terkini menunjukkan bahwa harga pembelian di tingkat distributor di Medan, Sumatera Utara, mencapai Rp 1,4 juta hingga Rp 1,5 juta per kilogram. Sementara itu, harga pembelian di daerah berkisar antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,3 juta per kilogram.

“Harga ini disesuaikan dengan hasil uji kualitas dan kondisi minyak nilam itu sendiri. Harus diakui, minyak nilam produksi Aceh memiliki mutu terbaik di Indonesia dan dunia,” papar Faza.

Ia menambahkan, kenaikan harga ini memicu aktivitas petani nilam yang kembali bergairah untuk bercocok tanam.

“Semoga harga minyak nilam terus bertahan dan bahkan bisa mencapai Rp 2 juta per kilogram,” pungkas Faza.

Kenaikan harga minyak nilam ini menjadi angin segar bagi petani di Aceh Selatan, yang berharap kondisi ini dapat terus berlanjut dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi mereka.

Reporter: Akil Rahmatillah

Muhammadiyah Aceh Tengah Gelar Shalat Idul Adha di Tiga Lokasi pada 17 Juni 2024

0
arga Muhammadiyah di Takengon mengikuti shalat idul adha di masjid At Taqwa Tansaril, Bebesen. (Foto: Dok RRI tahun 2023)

NUKILAN.id | Takengon – Muhammadiyah dan simpatisannya di Kabupaten Aceh Tengah akan menggelar Shalat Idul Adha 1445 Hijriah pada Senin, 17 Juni 2024. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini akan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda.

Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Aceh Tengah, Arifin, mengungkapkan bahwa ada tiga titik yang akan menjadi pusat pelaksanaan Shalat Idul Adha bagi warga Muhammadiyah.

“Pertama, di Kompleks Masjid Attaqwa Arul Kumer, Kecamatan Silih Nara. Di sini, Tgk. M. Thaib Isa akan bertindak sebagai khatib sekaligus imam shalat Ied,” ujar Arifin, Sabtu (15/6/2024).

Lokasi kedua berada di Kompleks Muhammadiyah Jalan Rumah Sakit Datu Baru, Mampak, Kebayakan. Tgk. Dr. Ahmad Sugianto akan bertugas sebagai khatib, sementara Tgk. Isnawi Gayo sebagai imam.

“Adapun lokasi ketiga adalah di Kompleks SD YPI Bur Gayo, Kampung Hakim Balai Bujang, Kecamatan Lut Tawar. Di tempat ini, Tgk. Azza Aprisaufa akan menjadi khatib dan Tgk. Baihaqi sebagai imam shalat,” tambah Arifin.

Kegiatan Shalat Idul Adha ini diharapkan dapat berjalan dengan khusyuk dan lancar, serta menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di antara warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar.

Warga diimbau untuk hadir tepat waktu dan mempersiapkan diri sebaik mungkin guna mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan hikmat.

Pemkab Aceh Jaya Pastikan Persediaan Ternak Melimpah Jelang Hari Raya Idul Adha

0
Pj. Bupati Aceh Jaya, Dr. A Murtala, M.Si. (Foto: Humas Aceh Jaya)

NUKILAN.id | Calang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya memastikan persediaan ternak untuk Hari Meugang menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 H cukup melimpah. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya, Khairul Anwar, dalam siaran pers yang diterima Nukilan.id, Sabtu (15/6/2024).

Menurut Khairul Anwar, persediaan ternak di Aceh Jaya mencakup 133 ekor sapi jantan, 37 ekor sapi betina tidak produktif, 72 ekor kerbau jantan, 37 ekor kerbau betina produktif, 25 ekor kambing jantan, 9.565 ekor ayam ras, dan 1.087 ekor ayam buras.

“Kami memastikan bahwa persediaan ternak tahun ini mencukupi kebutuhan masyarakat untuk perayaan Idul Adha,” kata Khairul.

Kecamatan Teunom memiliki persediaan ternak terbanyak dengan total 28 ekor sapi dan 37 ekor kerbau. Sedangkan, persediaan daging kambing hanya terdapat di Kecamatan Krueng Sabee dengan total 25 ekor. Untuk persediaan ayam, Kecamatan Jaya menjadi yang terbanyak dengan total 6.000 ekor.

Harga daging sapi dan kerbau berkisar antara Rp170.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Sementara itu, harga ayam ras ditetapkan Rp60.000 per ekor dan ayam buras Rp150.000 per ekor.

Penjabat Bupati Aceh Jaya, Murtala, menghimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sehat dan bebas dari penyakit. Ia juga menekankan pentingnya membeli hewan kurban di tempat resmi yang telah dijamin kesehatannya oleh Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya.

“Saya minta masyarakat untuk membeli hewan kurban di tempat yang resmi dan terjamin kesehatannya. Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Jaya telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak, sehingga masyarakat dapat membeli hewan kurban dengan aman,” ujar Murtala.

Dengan ketersediaan ternak yang melimpah dan harga yang terjangkau, diharapkan masyarakat Aceh Jaya dapat merayakan Idul Adha dengan khidmat dan penuh suka cita.

Editor: Akil Rahmatillah

Harga Daging Meugang Idul Adha di Banda Aceh Rp 170 Ribu per Kilogram

0
Pedagang daging di Beurawe, Kota Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Harga daging sapi di Banda Aceh mengalami kenaikan pada momen Meugang pertama menyambut Idul Adha 1445 Hijriah. 

Daging sapi kualitas nomor satu dijual dengan harga Rp 170 ribu per kilogram, sedangkan kualitas nomor dua Rp 150 ribu per kilogram. 

Menurut Fahmi, salah satu pedagang daging di Beurawe, Banda Aceh, kenaikan harga ini tergolong normal dibandingkan dengan harga Meugang tahun-tahun sebelumnya.

“Harga daging sapi hari ini naik dari Rp 150 ribu menjadi Rp 170 ribu per kilogram untuk kualitas nomor satu. Sedangkan nomor dua Rp 150 ribu per kilogram,” ungkap Fahmi kepada Nukilan, Sabtu (15/6/2024).

Ia menambahkan, harga tulang rusuk juga mengalami kenaikan dari Rp 60 ribu menjadi Rp 90-100 ribu per kilogram.

Meski mengalami kenaikan, Fahmi mengaku bahwa penjualan daging sapi di hari pertama Meugang tergolong sepi. Ia memperkirakan, keramaian pembeli akan terjadi pada hari kedua Meugang.

“Penjualan agak sepi hari ini. Mungkin besok ramai, harga tetap sama pada meugang hari kedua. Hari ini sudah 5 ekor sapi yang kita sembelih untuk dijual,” pungkasnya.

Reporter: Rezi

UNDIP dan ISBI Aceh Jalin Kerja Sama Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi

0
Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si dan Rektor ISBI Prof. Dr. Wildan, M.Pd. (Foto: Humas UNDIP)

NUKILAN.id | Semarang – Universitas Diponegoro (UNDIP) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh pada Jum’at pagi (14/6/2024). Acara penandatanganan berlangsung di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya Lantai 2 Kampus UNDIP Tembalang.

Nota Kesepahaman kerja sama dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta kerjasama bidang lainnya, ditandatangani oleh Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si dan Rektor ISBI Prof. Dr. Wildan, M.Pd. Kerjasama UNDIP dengan ISBI Aceh ini berlangsung selama 4 (empat) tahun sejak ditandatangani.

Turut menyaksikan acara penandatangan dari jajaran pimpinan UNDIP antara lain Ketua Senat Akademik, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat, Wakil Rektor Bidang Sumberdaya dan para Dekan Fakultas/Sekolah. Sementara dari ISBI Aceh, Rektor di dampingi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum, serta sejumlah staff pendidikan.

Rektor ISBI Aceh Prof. Wildan menyambut baik kerjasama dengan UNDIP. Saat ini ISBI Aceh dan sejumlah perguruan tinggi negeri lainnya, tengah didorong Kemendikbudristek untuk bertransformasi dari perguruan tinggi berstatus Satuan Kerja (Satker) menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Salah satu wujud kerjasama ini, UNDIP menjadi pendamping dan memberikan pembekalan pada ISBI Aceh dalam penyusunan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk perubahan status perguruan tinggi tersebut.

“Kami senang menjadi mitra UNDIP untuk bersama-sama mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi. Kami juga membutuhkan pendampingan UNDIP agar transformasi ISBI dari Satker menjadi BLU berjalan lancar,” kata Prof. Wildan usai menandatangani Nota Kesepahaman.

Demikian halnya UNDIP terbuka untuk menjalin kerjasama dengan ISBI. Menurut Rektor UNDIP, kemajuan perguruan tinggi bergantung pada hubungan yang baik dengan alumni, institusi lain, termasuk perguruan tinggi.

“Kemajuan perguruan tinggi bergantung pada kerjasama yang baik dengan banyak pihak. Kami terbuka untuk kerjasama dengan ISBI Aceh dan siap untuk kerjasama lebih lanjut. Mudah-mudahan ISBI Aceh berkembang,” harap Prof. Suharnomo.

Awal kerjasama UNDIP dan ISBI Aceh dalam bentuk workshop penyusunan dokumen evaluasi diri dan standar pelayanan minimal dalam rangka pendampingan ISBI Aceh bertransformasi dari status Satuan Kerja menjadi Badan Layanan Umum.

ISBI Aceh didirikan pada 6 Oktober 2014 dan merupakan satu dari sembilan perguruan tinggi negeri di bidang seni budaya yang ada di Indonesia. Kampus ISBI berada di kota Jantho Makmur, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Saat ini ISBI Aceh memiliki 2 Jurusan dan 6 Program Studi.

Editor: Akil Rahmatillah

Omzet Penjual Kue Lebaran di Pasar Aceh Tembus 5 Juta per Hari

0
kue kering di Pasar Aceh tepatnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menjelang hari Raya Idul Adha 1445 H, pedagang kue lebaran di Pasar Aceh, Banda Aceh, mulai ramai dikunjungi pembeli. 

Salah seorang pedagang kue kering, Firman, mengungkapkan bahwa omzetnya penjualannya bisa mencapai Rp5 juta per hari.

Firman menjual berbagai macam kue kering dengan harga bervariasi antara Rp25.000 hingga Rp70.000 per toples, tergantung jenisnya. Varian yang paling diminati adalah nastar dan kacang arab.

“Pembeli kue kering lebaran idul adha tahun ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi alhamdulillah dagangan kita masih laris manis,” katanya kepada Nukilan, Sabtu (15/6/2024).

Dia mengatakan bahwa sebagian besar kue kering yang dijualnya merupakan produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

“Alhamdulillah, omzet per hari bisa mencapai Rp5 juta. Kue kering ini saya ambil dari UMKM lokal,” ujar Firman.

Firman menjelaskan bahwa kue kering yang dijualnya memiliki daya tahan hingga enam bulan. Jika tidak laku terjual sebelum Lebaran, dia akan mengobralnya dengan harga yang lebih murah.

“Kue kering ini tahan lama, bisa sampai enam bulan. Kalau tidak laku sebelum Lebaran, ya diobral aja dengan harga lebih murah,” ungkapnya.

Firman membuka tokonya dari jam 10 pagi hingga 12 malam. Bahkan, pada jam-jam tertentu, seperti jam 10 malam, tokonya masih ramai dikunjungi pembeli.

“Biasanya ramai itu jam 10 malam. Banyak yang beli kue kering untuk hidangan saat silaturahmi hari lebaran,” kata Firman.

Berbagai macam kue kering tersedia di toko Firman, seperti kue nastar, kue bada reuteuk, kue semprong, kue seupit, kue bola salju dan masih banyak varian lainnya.

Reporter: Rezi