MIN 8 Aceh Besar Juara Pertama Lomba Video Literasi, Siap Bawa Nama Aceh di Tingkat Nasional

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Kabar menggembirakan datang dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Aceh Besar. Madrasah yang berlokasi di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, tersebut berhasil meraih posisi pertama dalam Lomba Video Konten Literasi pada Festival Literasi Aceh 2026.

Kompetisi itu digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat serta kreativitas generasi muda dalam mengembangkan budaya literasi.

Prestasi tersebut diraih berkat proses kreatif dan kerja sama seluruh tim yang terlibat dalam produksi video. Karya tersebut disutradarai oleh Ziadul Maulidi SPdI, sementara Zalia Milada, siswi kelas VI MIN 8 Aceh Besar, dipercaya menjadi pemeran utama.

Capaian itu mendapat sambutan positif dari keluarga besar MIN 8 Aceh Besar. Pihak madrasah mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan yang diraih dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, hari ini kami mendapatkan kabar yang sangat membahagiakan. Tim dari MIN 8 Aceh Besar berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Video Konten Literasi,” demikian ungkapan syukur yang disampaikan pihak madrasah.

Kepala MIN 8 Aceh Besar, Nuraina SPdI MPd, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembuatan video tersebut.

Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa madrasah mempunyai kemampuan yang dapat dikembangkan di berbagai bidang. Tidak hanya dalam prestasi akademik, para siswa juga dinilai mampu menunjukkan kreativitas melalui literasi, seni, hingga produksi konten yang positif.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan memberikan dukungan sehingga prestasi membanggakan ini kembali diraih MIN 8 Aceh Besar,” ujar Nuraina.

Nuraina berharap prestasi tersebut dapat memberikan dorongan kepada siswa untuk semakin berani mengembangkan kemampuan dan menciptakan karya yang memiliki nilai serta manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta Ziadul Maulidi, Zalia Milada, beserta seluruh tim untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat nasional. Raihan juara pertama pada tingkat Aceh membuat MIN 8 Aceh Besar berhak menjadi perwakilan Aceh dalam ajang nasional tersebut.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus berkarya, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Selanjutnya, kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tingkat nasional,” ungkapnya.

Bagi MIN 8 Aceh Besar, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi sebuah prestasi kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin memperkuat penerapan budaya literasi di lingkungan madrasah.

Penggunaan video sebagai media literasi dinilai mampu menghadirkan pendekatan yang lebih menarik bagi siswa. Melalui kreativitas dan produksi konten, pesan-pesan literasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan serta dunia anak-anak.

Dengan keberhasilan sebagai juara pertama tingkat Aceh, keluarga besar MIN 8 Aceh Besar kini bersiap menghadapi kompetisi nasional. Mereka berharap karya tersebut dapat kembali mengharumkan nama madrasah sekaligus Kabupaten Aceh Besar di tingkat yang lebih tinggi.

Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News

spot_img

Read more

Local News