Sunday, 1 November 2026 Banda Aceh 29°C
Jernih dan Mendalam
Mode Terang
Langganan
TERKINI
Internasional

Korea Utara Uji Coba Rudal Bom Klaster, Ini Spesifikasinya

Ilustrasi rudal balistik Korut dipamerkan saat Kim Jong Un menghadiri pembukaan museum industri pertahanan pada Oktober 2026 (Foto: via REUTERS/KCNA)
Ilustrasi rudal balistik Korut dipamerkan saat Kim Jong Un menghadiri pembukaan museum industri pertahanan pada Oktober 2026 (Foto: via REUTERS/KCNA)

NUKILAN.ID | PYONGYANG — Korea Utara kembali menguji coba rudal balistik taktis yang dilengkapi hulu ledak bom klaster. Pengujian tersebut menjadi bagian dari serangkaian latihan militer untuk meningkatkan kemampuan pasukan dalam menggunakan berbagai jenis persenjataan.

Dilansir AFP, Minggu (1/11/2026), uji coba tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026), menyusul serangkaian pengujian sejumlah sistem persenjataan yang dikembangkan negara itu.

Kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan pengujian dilakukan untuk mengukur kemampuan tempur serta daya hancur hulu ledak bom klaster yang dipasang pada rudal balistik taktis.

“Uji coba tersebut dilakukan untuk menilai kemampuan adaptasi tempur serta daya hancur hulu ledak bom klaster yang dipasang pada rudal balistik taktis,” demikian laporan KCNA.

Pejabat Korea Utara menyebut senjata tersebut mampu menghancurkan area target seluas 12 hingga 13 hektare dengan daya hancur berkepadatan tinggi.

Direktur Jenderal Administrasi Rudal Korea Utara mengatakan, pihaknya akan memastikan setiap unit militer mampu menggunakan berbagai jenis persenjataan sesuai kebutuhan operasi.

“Dalam tahun ini, kami akan memastikan unit-unit militer mampu memilih dan menggunakan berbagai jenis senjata tersebut sesuai dengan tujuan operasional dan karakteristik spesifik target,” ujarnya.

Bom klaster merupakan senjata konvensional yang dirancang untuk melepaskan puluhan hingga ratusan submunisi eksplosif di area yang luas. Senjata ini dapat menyebarkan bahan peledak ke berbagai titik dalam satu wilayah sasaran.

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan sebuah proyektil ditembakkan dari peluncur bergerak dengan semburan api berwarna oranye. Gambar lainnya menunjukkan dampak ledakan bom klaster yang menghantam sebuah target di pulau.

Dalam uji coba tersebut, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tidak terlihat hadir. Sebelumnya, pada April lalu, Kim sempat mengawasi pengujian hulu ledak bom klaster yang dipasang pada rudal balistik. Saat itu, ia didampingi putrinya, Ju Ae.

Pengujian senjata terbaru ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea. Situasi memanas setelah ledakan ranjau darat di sepanjang perbatasan yang dijaga ketat antara Korea Utara dan Korea Selatan menyebabkan tiga tentara Korea Selatan terluka.

Pemerintah Korea Utara membantah bertanggung jawab atas insiden tersebut. Pyongyang juga bersumpah memperkuat wilayah perbatasannya dan melanjutkan kembali kampanye melalui pengeras suara. [Detik]