NUKILAN.ID | BANDA ACEH – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, H. TB Ace Hasan Syadzily, meminta Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh untuk fokus mengembangkan lima sektor unggulan Aceh guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kelima sektor tersebut meliputi ekonomi kelautan dan perikanan, ketahanan pangan, energi terbarukan, teknologi kebencanaan dan mitigasi iklim, serta ekonomi kreatif dan digitalisasi UMKM.
Hal itu disampaikan Ace Hasan Syadzily saat memberikan kuliah umum bertema “Transformasi Kepemimpinan dan Inovasi Mahasiswa Mengawal Ketahanan Nasional Demi Dampak Nyata bagi Negeri” di hadapan 1.200 mahasiswa USK, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui keterlibatan aktif perguruan tinggi, terutama dalam melakukan riset dan penelitian untuk mengembangkan berbagai keunggulan daerah.
“Kontribusi dari perguruan tinggi tentu kita harapkan melalui riset-riset yang dilakukan untuk menggali potensi kekayaan tersebut bagi kepentingan Aceh sendiri,” katanya.
Menurutnya, pengembangan potensi daerah melalui riset, pemanfaatan teknologi, dan hilirisasi industri strategis dapat membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Ia juga mendorong pemerintah daerah bersama perguruan tinggi untuk mengoptimalkan potensi sektor perikanan Aceh yang dinilai sangat besar. Potensi tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah melalui proses hilirisasi sehingga menghasilkan produk berkualitas ekspor.
Update berita lainnya di Nukilan.id dan Google News




