Beranda blog Halaman 919

Teuku Faisal Tinjau Kesiapan Transportasi PON XXI di Aceh Tengah

0
Teuku Faisal Tinjau Kesiapan Transportasi PON XXI di Aceh Tengah. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Takengon – Ketua Bidang Transportasi Panitia Besar (PB) PON XXI Tahun 2024, Teuku Faisal, meninjau langsung kesiapan layanan transportasi untuk para atlet dan ofisial yang bertanding di Kabupaten Aceh Tengah pada Kamis, 12 September 2024. Di kabupaten ini, tiga cabang olahraga dipertandingkan, yakni berkuda, bridge, dan triathlon.

Kunjungan Teuku Faisal bertujuan memastikan transportasi bagi para atlet berjalan sesuai dengan rencana.

“Kami melakukan pengecekan untuk memastikan layanan transportasi berjalan lancar seperti yang telah direncanakan,” ujarnya.

Tak hanya memeriksa armada, Teuku Faisal juga melakukan pengarahan kepada para pengemudi yang bertugas. Ia menekankan pentingnya memberikan pelayanan terbaik bagi atlet dan ofisial selama PON berlangsung.

“Semangat dalam memberikan pelayanan adalah kunci, agar para atlet dapat merasa nyaman dan fokus pada pertandingan mereka,” kata Faisal dalam arahannya kepada para pengemudi.

Selain meninjau transportasi, Teuku Faisal juga memantau pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas di sekitar venue pertandingan serta mengecek kantong-kantong parkir yang telah disiapkan.

“Selama event besar seperti PON, volume kendaraan meningkat drastis, jadi rekayasa lalu lintas di sekitar venue harus diatur dengan baik agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujarnya saat bertemu Koordinator Penghubung Bidang Transportasi PON XXI di Aceh Tengah, Jauhari, yang juga Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tengah.

Khusus untuk cabang olahraga triathlon, yang melibatkan penggunaan jalan raya, Faisal juga menyoroti pentingnya pengamanan lalu lintas. Ia berharap seluruh pihak terkait dapat berkoordinasi dengan baik demi kelancaran acara.

Sementara itu, Jauhari melaporkan bahwa hingga saat ini rekayasa lalu lintas untuk mendukung cabang olahraga triathlon berjalan lancar tanpa insiden.

“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kecelakaan. Semua berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.

Sebagai penutup kunjungannya, Teuku Faisal menyerahkan sejumlah fasilitas pendukung, termasuk alat-alat pengaturan lalu lintas, kepada Jauhari. Fasilitas tersebut diharapkan bisa membantu kelancaran lalu lintas di sekitar venue pertandingan dan mencegah kemacetan.

Editor: Akil

Bali Raih Satu Emas di Cabor Judo PON XXI

0
Pertandingan judo PON XXI di Gelanggang Mahasiswa, Kamis (12/9/2024). (Foto: Nukilan/Sammy)

Nukilan.id – Atlet judo Bali, Gede Ganding berhasil menyabet medali emas di cabor judo nomor -100 kg putra. Gede mengalahkan atlet judo dari Jawa Timur, Yohanes Kristopel di laga final nomor tersebut di Gelanggang Mahasiswa USK, Kamis (12/9/2024).

Sementara itu, Yohanes Kristopel meraih medali perak. Sedangkan medali perunggu diraih oleh M Okky dari Sumatera Utara dan Rinus dari Papua. Di nomor +78 kg putri, medali emas berhasil diraih oleh atlet judo dari Lampung, Indah Permatasari. Dia mengalahkan atlet judo asal Bali yang meraih perak, Dewa Ayu Mira di babak final.

Berikutnya, medali perunggu di nomor tersebut disabet oleh Rizka Arita Putri dari DKI Jakarta dan Silvania Meythi dari Papua. Silvania sebelumnya berhasil mengalahkan lawannya dari Papua Barat Daya, Zisilia Gloria dengan mencetak ippon.

Di nomor +100 kg putra, medali emas didapatkan oleh Jawa Baratdan medali perak diraih oleh atlet Bali. Sementara medali perunggu masing-masing didapatkan oleh kontingen DKI Jakarta dan Jawa Tengah. []

Reporter: Sammy

Indeks Kebebasan Pers selama Pemerintahan Jokowi

0
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato dalam peringatan Hari Pers Nasional di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023). (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Nukilan.id – Masa jabatan Presiden Joko Widodo akan berakhir pada bulan Oktober 2024 mendatang. Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum 2024, batas waktu peralihan kekuasaan presiden dan wakil presiden akan dilakukan pada Minggu, 20 Oktober 2024, saat presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengucapkan sumpah/janji.

Jokowi ditetapkan sebagai Presiden RI melalui Keputusan KPU Nomor 1185/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019. Periode kedua pemerintahannya bersama Ma’ruf Amin ini dimulai sejak Minggu, 20 Oktober 2019 hingga 2024.

Namun, sejumlah aktivis menilai indeks kebebasan pers selama periode kedua pemerintahan Jokowi ini semakin menurun. Kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis semakin marak terjadi. Beberapa di antaranya kasus pembakaran terhadap jurnalis di Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan kekerasan terhadap 11 jurnalis yang meliput aksi demonstrasi Kawal Putusan MK beberapa waktu lalu.

Reporters Without Borders (RSF) mencatat Indonesia berada di peringkat ke-111 dari 180 negara dalam Indeks Kebebasan Pers Dunia 2024. Indonesia memperoleh skor 51,15 atau menurun dari 54,83 pada 2023 lalu. Penurunan ini terjadi nyaris di semua indeks, yaitu indikator politik, indikator ekonomi, indikator legislasi, dan indikator sosial. Indonesia hanya mengalami kenaikan skor pada indikator keamanan saja.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Nani Afrida menilai kondisi kemerdekaan pers sejak Jokowi menjabat sebagai kepala negara masih buruk. Dia menyebutkan selama pemerintahan Jokowi, banyak produk hukum yang cenderung merugikan jurnalis, seperti Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pasal-pasal dalam UU Cipta Kerja dan KUHP, dan draf Rancangan Undang-undang (RUU) Penyiaran.

“Posisi kita juga belum berubah. Bukan hanya kekerasan, tapi juga banyaknya undang-undang yang bisa dibilang cenderung rentan terhadap jurnalis saat menjalankan tugas-tugasnya seperti UU ITE, draf RUU Penyiaran,” ujar Nani Afrida dikutip dari VOA, Senin (9/9/2024).

Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Erick Tanjung menyebutkan KKJ mencatat ada 61 kasus kekerasan terhadap jurnalis sepanjang tahun 2022. Lalu, pada 2023 terdapat 89 kasus kekerasan di mana 97 jurnalis menjadi korban. Begitu pula dengan kondisi di Papua di mana jurnalis dari dalam dan luar negeri tidak diberikan akses untuk meliput langsung kondisi di sana.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Ade Wahyudin mengatakan ada impunitas kasus kekerasan terhadap jurnalis. Selain itu juga terdapat regulasi-regulasi yang selalu bermunculan dan berpotensi menghambat kebebasan pers sehingga memperburuk kondisi hukum di Indonesia dan penegakannya.

Kontroversi RUU Penyiaran

Revisi RUU Penyiaran mendapatkan kritikan tajam dari organisasi profesi jurnalis, aktivis, dan kalangan masyarakat. RUU ini dinilai akan mengancam kebebasan pers. Salah satu pasal yang paling menjadi sorotan adalah Pasal 50B ayat 2, yaitu larangan untuk menayangkan konten eksklusif investigasi.

Selain itu, terdapat 10 jenis siaran dan konten lainnya yang juga dilarang karena dianggap tidak sesuai dengan kaidah Standar Isi Siaran (SIS). Beberapa di antaranya larangan menayangkan konten yang mengandung unsur mistik, supranatural, dan manipulasi negatif informasi dan hiburan melalui lembaga penyiaran atau platform digital.

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Wisnu Prasetya Utomo menyebutkan terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan dari RUU Penyiaran ini. Pertama, terkait definisi penyiaran yang diperluas. Kedua, larangan jurnalistik investigasi. Dan ketiga, besarnya wewenang Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam menindaklanjuti permasalahan jurnalistik.

Dilansir dari The Conversation, Wisnu menjelaskan dengan diperluasnya definisi penyiaran ini akan memunculkan potensi ancaman terhadap kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di platform digital di tengah banyaknya media alternatif baru yang bermunculan.

Selain itu, besarnya kewenangan yang dimiliki KPI dalam RUU Penyiaran di saat yang sama akan mengebiri peran Dewan Pers, terutama terkait sengketa jurnalistik yang akan mengancam independensi pers Indonesia.

Sementara Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama LBH Pers yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil memberikan delapan catatan terkait RUU Penyiaran ini.

Pertama, RUU Penyiaran menambah daftar panjang regulasi yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi. Kedua, RUU ini dinilai bertentangan dengan prinsip tatakelola pemerintahan yang baik.

“Pelarangan konten liputan investigasi jurnalistik dalam RUU Penyiaran tidak sejalan dengan nilai transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas sebagai prinsip good governance,” tulis Koalisi Masyarakat Sipil dalam keterangannya, Kamis (16/5/2024).

Kemudian ketiga, konten jurnalistik investigatif jadi kanal yang paling efektif dan aman bagi peniup peluit (whistleblower). Keempat, pembatasan liputan eksklusif investigasi jurnalistik akan berdampak negatif pada penindakan kasus korupsi.

Selanjutnya kelima, SIS dalam RUU Penyiaran soal liputan investigasi dapat menghambat pencegahan korupsi. Keenam, ketentuan RUU Penyiaran dinilai tumpang tindih dengan regulasi lain khususnya yang menyangkut UU Pers dan kewenangan Dewan Pers.

Ketujuh, RUU Penyiaran membungkam kemerdekaan pers dan mengancam independensi media. Dan terakhir kedelapan, ketentuan dalam RUU Penyiaran dianggap sebagao bentuk ancaman kemunduran demokrasi di Indonesia.

“Hal ini karena jurnalisme investigasi adalah salah satu alat bagi media independen–sebagai pilar keempat demokrasi–untuk melakukan kontrol terhadap tiga pilar demokrasi lainnya, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” demikian ditulis Koalisi dalam keterangannya.

Kekerasan terhadap Jurnalis

Berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi yang dilakukan TNI dan kepolisian menimpa jurnalis yang sedang meliput dalam protes masyarakat dan aksi demonstrasi. Mereka dihalang-halangi dalam bertugas. Teranyar, 11 jurnalis dilaporkan mendapatkan kekerasan dan intimidasi dari kepolisian saat meliput aksi demonstrasi Kawal Putusan MK di Kompleks Parlemen DPR RI, Kamis (22/8/2024) lalu.

Salah seorang jurnalis Tempo berinisial H diduga dipukul oleh personel TNI dan polisi saat meliput demo tersebut. Hal ini berawal saat dia sedang merekam aparat TNI dan polisi yang diduga menganiaya pendemo yang sudah terkulai.

AJI dan LBH Pers mencatat setidaknya sebanyak 11 jurnalis menjadi korban kekerasan dan intimidasi dari TNI dan polisi saat meliput aksi demo. Ketua Umum AJI, Nani Afrida menyebutkan kekerasan tersebut melibatkan tindakan fisik, ancaman pembunuhan, dan penggunaan kekuatan berlebih seperti gas air mata.

Dia menambahkan bahwa kekerasan fisik, mental, dan psikologis terhadap jurnalis merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh Pasal 4 UU Pers. Hal senada disampaikan oleh perwakilan tim advokasi dan peneliti LBH Pers, Gema Gita Persada. Menurutnya, Tindakan represif yang dilakukan oleh aparat keamanan merupakan tindakan penghalangan hak berekspresi dan pembungkaman terhadap pers.

Wawancara Settingan

Hal terakhir yang menjadi sorotan adalah tudingan bahwa Presiden Jokowi melakukan wawancara settingan. Pernyataan pers tersebut disampaikan dalam bentuk doorstop atau wawancara cegat yang seakan-akan dilakukan bersama wartawan. Padahal jurnalis Istana Kepresidenan tidak terlibat dalam wawancara tersebut.

Hal itu terjadi sebanyak dua kali, yaitu pada saat Jokowi memberikan keterangan terkait putusan MK mengenai ambang batas dan syarat usia pencalonan kepala daerah pada 21 Agustus 2024 lalu.

Seminggu kemudian, pada 27 Agustus 2024, Jokowi kembali memberikan keterangan soal aksi demonstrasi atas pengesahan revisi UU Pilkada oleh DPR dan menagih langkah DPR terkait RUU Perampasan Aset.

Dalam video yang dibagikan di YouTube Sekretariat Presiden pada 21 Agustus 2024 lalu. Di hadapan Jokowi, tampak sejumlah tangan yang menggenggam ponsel hingga mikrofon. Mereka menyodorkan rekaman seperti layaknya para wartawan. Pada mikrofon tersebut tak ada logo televisi atau radio dari media massa.

Selain itu juga tak ada pertanyaan lanjutan dari jurnalis untuk menggali informasi lebih dalam. Ketika wawancara itu dibuat, para jurnalis Istana Kepresidenan masih berada di press room.

Hal ini semakin menguatkan indikasi adanya upaya untuk menghalang-halangi kerja jurnalis untuk mendapatkan konfirmasi langsung dari presiden, terutama terkait aksi demo Kawal Putusan MK yang diduga untuk memuluskan jalan untuk mencalonkan anak bungsunya, Kaesang Pangarep maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Tengah.

Belakangan, Istana membantah hal tersebut. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan wawancara tersebut bukanlah settingan atau gimik seperti yang banyak dituduhkan.

“Tidak ada gimik apalagi settingan. Bukankah itu dalam rangka memberikan keterangan pers,” ujar Yusuf Permana, dikutip Detik, Jumat (30/8/2024). ***

Reporter: Sammy

Boling Aceh Sumbang Medali Perunggu di PON XXI 2024

0
Boling Aceh Sumbang Medali Perunggu di PON XXI 2024. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Medan – Tim boling Aceh berhasil membawa pulang medali perunggu pertama di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumatera Utara 2024. Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Hj. Rayati Syafrin, Jalan Pancing Medan, Rabu (11/9/2024), ganda putri Aceh yang diperkuat Zulfidarni dan Sri Zuniarti sukses mengamankan posisi ketiga.

Pada pertandingan tersebut, pasangan Zulfidarni dan Sri Zuniarti berhadapan dengan tim Jawa Timur di babak semifinal. Sayangnya, Aceh harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dalam dua game berturut-turut. Jawa Timur kemudian melaju ke final dan bertemu dengan Sumatera Utara, yang akhirnya meraih medali emas. Sementara itu, medali perak diraih Jawa Timur dan perunggu dibagi antara Aceh dan Kalimantan Timur.

Selain ganda putri, Aceh juga mengandalkan ganda putra yang diperkuat Dony Rahmadiano dan Indra Lesmana. Pasangan ini sempat unggul di game pertama melawan Sumatera Utara dengan skor 355-298. Namun, di dua game berikutnya, Sumut berhasil membalikkan keadaan, membuat Aceh harus puas dengan medali perunggu. Medali emas di nomor ini diraih oleh Jawa Timur, sementara Sumatera Utara mendapatkan perak.

Masih ada sejumlah nomor yang akan dipertandingkan dalam cabang olahraga boling, termasuk nomor mix double, tim empat putra dan putri, serta kategori master yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.

Sekretaris Umum Persatuan Boling Indonesia (PBI) Aceh, Ilyas M Harun, optimis tim Aceh masih berpeluang meraih medali tambahan.

“Aceh menargetkan bisa meraih medali lagi di nomor tim empat dan master putra-putri. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Aceh agar dapat mencapai hasil terbaik,” ujar Ilyas.

Editor: Akil

Atlet Triathlon Aceh Raih Medali Perak di Danau Lut Tawar

0
Atlet Triathlon Aceh, Renata Berliana, Raih Medali Perak di Danau Lut Tawar. (Foto: MC Aceh)

NUKILAN.id | Takengon – Renata Berliana, atlet triathlon asal Aceh, berhasil meraih medali perak dalam kompetisi triathlon yang berlangsung di Danau Lut Tawar, Takengon, Aceh Tengah, Rabu (11/9/2024). Dalam lomba yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah, Renata menunjukkan performa yang mengesankan meski akhirnya harus puas berada di posisi kedua.

Kompetisi ini dimulai dengan sesi renang sejauh 1.500 meter. Renata tampil sangat kompetitif dan hampir menyamai waktu atlet Jawa Timur, Binta Erlen Salsabilla, yang mencatatkan waktu tercepat 21 menit 37 detik. Renata hanya terpaut 11 detik dari pemimpin lomba di sesi renang.

Memasuki sesi balap sepeda sepanjang 40 kilometer, Renata menunjukkan kekuatan yang signifikan. Dia memimpin dengan waktu tempuh 1 jam 3 menit 45 detik, melawan waktu saingan terdekatnya yang mencatat 1 jam 3 menit 50 detik. Namun, keunggulan ini tidak cukup untuk menutup kekurangan waktu dari sesi renang, sehingga Renata harus puas dengan medali perak.

Medali emas diraih oleh Binta Erlen Salsabilla dari Jawa Timur, sementara medali perunggu jatuh ke tangan Maharani Azhri Wahyuningtyas dari Kalimantan Barat.

Lomba triathlon ini diikuti oleh sembilan atlet dari berbagai provinsi, termasuk Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Banten, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau. Dukungan penuh dari masyarakat Aceh terlihat jelas, dengan banyak pendukung yang hadir di tepi Danau Lut Tawar untuk memberikan semangat kepada Renata. Terutama saat MC memberikan komentar mengenai ketatnya persaingan Renata dengan Binta Erlen.

Ketua panitia pelaksana triathlon, Aulia Putra SSTP MSi, mengungkapkan bahwa suhu air danau pada pagi hari perlombaan berkisar antara 24-25 derajat Celsius, kondisi yang dianggap normal dan tidak mempengaruhi performa para atlet.

Renata Berliana, meskipun tidak berhasil meraih emas, tetap mendapat apresiasi tinggi atas prestasinya dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh.

Editor: Akil

Dekan FKH USK Jadi Keynote Speaker di Konferensi Internasional UMK Malaysia

0
Dekan FKH USK Jadi Keynote Speaker di Konferensi Internasional UMK Malaysia. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK), drh. Teuku Reza Ferasyi, MSc., PhD, diundang sebagai salah satu keynote speaker dalam UMK International Veterinary Conference (UVIC) ke-2 yang diselenggarakan oleh Universiti Malaysia Kelantan (UMK). Konferensi ini berlangsung di Kota Bharu, Kelantan, selama dua hari, pada 10-11 September 2024.

Dalam konferensi tersebut, drh. Teuku Reza Ferasyi membawakan materi dengan topik “Strengthening Pandemic Preparedness Through Multidisciplinary One Health Education and Training”. Ia menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi dalam mempersiapkan sumber daya siaga pandemi di kawasan Asia Tenggara. Salah satu pendekatan yang disarankannya adalah memperkuat peran perguruan tinggi di ASEAN dalam mencetak tenaga kerja yang menguasai pendekatan One Health. Pendekatan ini, menurutnya, bisa diintegrasikan melalui penyisipan pendidikan One Health dalam kurikulum atau pelatihan khusus yang berkelanjutan bagi mahasiswa lintas disiplin ilmu.

Dalam paparannya, drh. Teuku Reza juga berbagi pengalaman sukses FKH USK melalui kegiatan One Health Student Club (OHSC) yang didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Indonesia One Health University Network (INDOHUN). Kegiatan ini digerakkan oleh Center for Tropical Veterinary Studies-One Health Collaboration Center (CENTROVETS-OHCC) USK, sebagai salah satu upaya nyata dalam mempersiapkan tenaga kesehatan hewan yang tangguh dan siap menghadapi tantangan kesehatan global.

Selain Dekan FKH USK, konferensi ini juga menghadirkan pembicara terkemuka dari berbagai universitas ternama di ASEAN dan Eropa. Beberapa di antaranya adalah Dr. Akma binti Ngah Hamid dari Department of Veterinary Services Malaysia, Prof. Alun Williams dari University of Cambridge, Associate Professor Dr. Mohd Farhan Hanif Reduan yang juga Dekan FKH UMK, serta Prof. Goh Yong Meng dari Universiti Putra Malaysia.

Adapun peserta yang hadir dalam UVIC 2024 berasal dari berbagai universitas di Malaysia dan negara-negara ASEAN. Konferensi ini menjadi ajang penting untuk berbagi ilmu pengetahuan serta memperkuat kolaborasi lintas negara dalam upaya menghadapi tantangan kesehatan global melalui pendekatan One Health yang multidisiplin.

Editor: Akil

Kurangi Impor LPG, Pemerintah Akan Bangunan Pipa Gas dari Aceh ke Jawa

0
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta. (Foto: KESDM)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintah Indonesia tengah melaksanakan proyek ambisius yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap impor liquefied petroleum gas (LPG). Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pembangunan infrastruktur pipa gas dari Aceh hingga Pulau Jawa merupakan langkah strategis untuk memperkuat industri LPG domestik.

Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Senin (26/8/2024), Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi propana (C3) dan butana (C4) yang tersedia di dalam negeri. Langkah ini diambil untuk mengatasi dampak negatif dari tingginya angka impor LPG, yang dapat mempengaruhi neraca perdagangan, neraca pembayaran, dan devisa negara.

“Berdasarkan data, pengeluaran negara untuk pembelian minyak dan gas mencapai Rp450 triliun setiap tahunnya. Dengan adanya pipa gas ini, kita berharap dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan mengisi kekosongan stok gas di berbagai daerah,” ujar Bahlil.

Pembangunan pipa gas ini diharapkan dapat mendistribusikan gas secara merata antara Pulau Jawa dan Aceh, serta daerah lainnya. Jika pasokan gas di Jawa melimpah, gas tersebut dapat dialirkan ke Aceh atau Sumatera, dan sebaliknya. Dengan demikian, proyek ini menjadi instrumen penting dalam mengurangi ketergantungan pada impor gas.

Bahlil menambahkan bahwa upaya ini juga sejalan dengan komitmen untuk menangani tingginya tingkat impor dan perbedaan harga LPG domestik. Dia berencana mengundang Pertamina dan SKK Migas untuk berdiskusi mengenai solusi konkret untuk masalah ini.

“Perbedaan harga yang signifikan memberi celah bagi masuknya LPG impor secara berlebihan. Kita harus segera mengatasi masalah ini untuk menjaga stabilitas pasar,” tegas Bahlil.

Arahan dari Presiden Joko Widodo dan presiden terpilih Prabowo Subianto adalah mempercepat proses hilirisasi LPG. Dengan hilirisasi, diharapkan ketergantungan terhadap impor dapat berkurang, dan kemandirian energi nasional dapat lebih terwujud.

Langkah besar ini diharapkan tidak hanya mengurangi ketergantungan pada impor LPG, tetapi juga menciptakan keseimbangan dalam distribusi gas nasional, mendukung efisiensi energi, serta memperkuat ketahanan energi Indonesia di masa depan.

Editor: Akil

POSSI Aceh Cetak Sejarah dengan Raih Emas Pertama di PON XXI

0
POSSI Aceh Cetak Sejarah dengan Raih Emas Pertama di PON XXI. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Atlet selam Aceh, Muhammad Iqbal, berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih medali emas pertama pada cabang olahraga selam kolam di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Iqbal memenangkan medali emas di nomor 400 meter bifin putra dalam pertandingan yang berlangsung di Kolam Renang Tirta Raya, Banda Aceh, pada Rabu (11/9/2024).

Dalam pertandingan tersebut, Iqbal mencatatkan waktu 3 menit 46,61 detik, mengungguli pesaingnya I Made Arya Suryantara dari Bali yang meraih perak, serta Steven Stanley Adriano dari Jawa Tengah yang harus puas dengan perunggu.

Rasa haru dan bahagia menyelimuti Iqbal usai meraih kemenangan tersebut. Bagi Iqbal, ini adalah pengalaman pertamanya bertanding di event sekelas PON.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh yang telah mendukung saya. Meraih medali emas di PON ini sungguh luar biasa bagi saya,” ujar Iqbal penuh emosional saat ditemui setelah pengalungan medali.

Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Aceh, Muslim Aiyub, juga tak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.

“Alhamdulillah, atlet Aceh dari cabang selam kolam berhasil meraih medali emas. Ini adalah kebanggaan besar bagi Aceh,” ujar Muslim.

Menurut Muslim, raihan ini menjadi sejarah baru bagi Aceh di ajang PON, terutama di cabang olahraga selam kolam.

“Ini adalah pertama kalinya Aceh meraih medali emas di cabang selam kolam, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya,” jelasnya.

POSSI Aceh menargetkan tiga medali emas di PON XXI ini, dan kemenangan Iqbal merupakan langkah awal yang sangat berarti. Muslim juga menyoroti pentingnya fasilitas seperti Kolam Renang Tirta Raya dalam mendukung persiapan para atlet.

“Pemerintah Aceh tidak sia-sia membangun kolam renang ini. Dengan fasilitas ini, kita bisa mempersiapkan atlet dengan lebih baik untuk event-event ke depan,” tambahnya.

Muslim berharap prestasi ini menjadi pemicu untuk lebih serius dalam pembinaan atlet selam di Aceh.

“Ke depan, kami akan fokus pada pembinaan sejak usia dini, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Dengan potensi besar yang dimiliki Aceh, kami optimis bisa terus berjaya di cabang selam pada level nasional,” tutup Muslim optimis. (XRQ)

Editor: Akil

Nasi Rp 50.900 per Porsi, MaTA Duga Pengadaan Makan Atlet di Aceh Di-Mark Up

0
Konsumsi PON XXI. (Foto: Detikcom)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pengadaan makanan untuk atlet dan kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Aceh sedang dalam sorotan tajam. Selain adanya keluhan mengenai ketepatan waktu pengiriman, kualitas makanan yang disediakan juga dianggap tidak memadai. Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengungkapkan adanya dugaan mark up harga yang signifikan dalam kontrak pengadaan makanan tersebut.

Menurut Alfian, harga satuan untuk makanan yang disediakan mencapai Rp 50.900 per porsi, dengan total anggaran mencapai Rp 30,8 miliar. Sementara untuk snack, harga satuannya adalah Rp 18.900 per porsi, dengan total anggaran sebesar Rp 11,4 miliar. Dengan total anggaran pengadaan makanan dan snack mencapai Rp 42 miliar, Alfian menilai terdapat potensi mark up yang besar sejak tahap perencanaan.

“Jika kita lihat fakta di lapangan, harga makanan dan snack yang disediakan jauh melebihi standar harga di Aceh. Harga standar nasi di Aceh berkisar Rp 30 ribu per porsi, sementara snack biasanya dihargai sekitar Rp 10 ribu per porsi,” ujar Alfian dikutip dari DetikSumut, Kamis (12/9/2024).

Keluhan mengenai kualitas juga tidak kalah memprihatinkan. Banyak atlet mengeluhkan nasi yang disediakan tidak tepat waktu sesuai kontrak, bahkan ditemukan nasi basi dan sayur yang sudah berulat.

“Selain itu, pengiriman makanan yang tidak sesuai waktu yang telah disepakati dalam kontrak juga menjadi masalah,” tambah Alfian.

Pengadaan makanan ini menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). Alfian meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Aceh untuk melakukan audit investigasi terhadap anggaran yang sangat besar ini.

“Mark up harga ini jelas terlihat dari perbandingan harga pasar dan harga kontrak. Kami juga khawatir adanya pengalihan uang ke kegiatan politik menjelang Pilkada. Pemenang tender pengadaan makanan ini adalah perusahaan yang beralamat di Jakarta, namun aktor-aktornya diketahui ada di Aceh,” tegas Alfian.

Proses tender yang dinilai tidak transparan juga menjadi perhatian. “Sistem tender yang digunakan melalui e-katalog memungkinkan terjadinya kejanggalan karena hanya perlu menunjuk perusahaan tanpa ada seleksi ketat,” ujar Alfian menutup pernyataannya.

Kasus ini menjadi contoh penting dalam pengawasan anggaran pemerintah dan perlunya transparansi dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. Pengawasan ketat dan audit mendalam diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran negara.

Editor: Akil

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2023 sebagai Juara Pertama

0
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Muhammad Daud. (Foto: DLHK Aceh)

NUKILAN.id | Jakarta – Pemerintah Aceh berhasil meraih penghargaan bergengsi, Green Leadership Nirwasita Tantra Tahun 2023, sebagai juara pertama di tingkat provinsi. Penghargaan ini diserahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada acara yang akan digelar di Auditorium Dr. Ir. Soejarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada Rabu, (18/9/2024).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Muhammad Daud, mengungkapkan kebanggaan dan kepuasan atas pencapaian tersebut.

“Penghargaan Nirwasita Tantra diberikan kepada kepala daerah yang menunjukkan kepemimpinan dan pengelolaan lingkungan hidup yang luar biasa. Pemerintah Aceh meraih predikat ini berkat komitmen yang kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan,” jelas Daud di Banda Aceh, Kamis (12/9/2024).

Selain Pemerintah Aceh, DPR Aceh juga turut mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih posisi ketiga dalam kategori Green Leadership Nirwasita Tantra tingkat provinsi. Prestasi ini menegaskan peran aktif DPR Aceh dalam mendukung kebijakan ramah lingkungan dan pengawasan terhadap pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas sinergi antara pemerintah dan legislatif di Aceh dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup,” tambah Daud.

Kemenangan ini diharapkan akan memperkuat posisi Aceh sebagai pelopor dalam pelestarian lingkungan di Indonesia dan menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain.

Penghargaan Nirwasita Tantra 2023 juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah dan DPRD dari provinsi, kabupaten, dan kota lainnya di seluruh Indonesia. Berikut adalah daftar penerima penghargaan:

A. Kepala Daerah Tingkat Provinsi:

  1. Gubernur Provinsi Aceh.
  2. Gubernur Provinsi Jawa Barat.
  3. Gubernur Provinsi Sumatera Barat.

B. DPRD Tingkat Provinsi:

  1. DPRD Provinsi Jawa Tengah.
  2. DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
  3. DPRD Provinsi Aceh.

Editor: Akil