Beranda blog Halaman 905

Jadi Pemateri di Sekolah Samara, DR. Khairuddin Bahas Pentingnya Membangun Keluarga Sakinah

0
DR. Khairuddin saat menjadi pemateri di Seminar Sekolah SAMARA. (Foto: Nukilan.id)

NUKILAN.id | Banda Aceh – DR. Khairuddin, seorang pakar keluarga, menjadi pembicara utama dalam Seminar Sekolah Samara yang diadakan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh pada Jumat (20/9/2024).

Seminar yang diikuti peserta dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) USK ini mengusung judul “Mempersiapkan Keluarga Sakinah,” di mana DR. Khairuddin menyampaikan berbagai nasihat mengenai pentingnya pernikahan dan kehidupan berkeluarga dalam Islam.

Amatan Nukilan.id di lokasi, dalam paparannya, DR. Khairuddin menekankan bahwa pernikahan bukan hanya ikatan fisik, tetapi juga spiritual. Pernikahan menurut Islam bertujuan untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ia menggarisbawahi bahwa menikah adalah salah satu bentuk ibadah yang mengundang ridha Allah.

“Pernikahan harus diarahkan pada tujuan dunia dan akhirat, tidak hanya sekadar hidup bersama,” tegasnya.

Salah satu poin penting yang dibahas oleh DR. Khairuddin adalah pentingnya komunikasi dalam menjaga keharmonisan keluarga. Ia mengingatkan bahwa masalah-masalah kecil bisa berkembang menjadi besar jika tidak diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

Sebagai contoh, ia menceritakan sebuah kisah tentang perceraian yang disebabkan oleh hal sepele, yakni kacang panjang.

“Kisah ini menunjukkan betapa krusialnya komunikasi dalam rumah tangga. Masalah kecil dapat menjadi besar jika tidak segera dibicarakan dengan kepala dingin,” ungkapnya.

Menurut DR. Khairuddin, pernikahan dalam Islam adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, bagi mereka yang sudah siap secara finansial dan emosional, menikah bisa menjadi kewajiban.

Selain itu, ia juga menyentuh soal poligami yang kerap menjadi topik kontroversial di masyarakat. DR. Khairuddin menjelaskan bahwa meski diperbolehkan dalam Islam, poligami memiliki syarat yang berat dan harus dipraktikkan dengan penuh tanggung jawab.

“Poligami dalam Islam tidak boleh sembarangan. Ada aturan-aturan yang harus dipenuhi untuk memastikan keadilan bagi semua pihak,” jelasnya.

Selain cinta, DR. Khairuddin menegaskan bahwa tanggung jawab adalah komponen utama dalam membangun keluarga yang harmonis.

“Pernikahan bukan hanya soal cinta, tetapi juga tanggung jawab untuk saling menjaga dan menasihati. Suami dan istri harus saling mendukung, menjaga komunikasi, dan merawat hubungan baik dengan keluarga besar,” tuturnya.

DR. Khairuddin juga menyoroti tantangan pernikahan di era modern, seperti tingginya biaya hidup dan meningkatnya angka perceraian. Banyak pasangan muda, menurutnya, ragu untuk menikah karena takut akan komitmen dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial.

“Meskipun tantangan zaman sekarang sangat besar, pasangan yang siap secara mental dan spiritual bisa menghadapinya dengan kerja sama dan komunikasi yang baik,” kata DR. Khairuddin mengakhiri sesinya.

Seminar ini memberikan pencerahan bagi peserta tentang pentingnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan berkeluarga serta cara membangun keluarga yang harmonis di tengah berbagai tantangan modern. Bagi DR. Khairuddin, kunci utama mencapai keluarga sakinah terletak pada komunikasi, cinta, dan komitmen untuk terus menjaga keharmonisan rumah tangga. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Kepala Sekolah SAMARA Tegaskan Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak

0
Kepala Sekolah SAMARA, dr. ASLINAR, SpA, M.Biomed saat menyampaikan materi. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – dr. Aslinar, SpA, M.Biomed, yang juga Kepala Sekolah SAMARA, memberikan materi penting mengenai Peran Pengasuhan Orang Tua terhadap Tumbuh Kembang Anak di hadapan ratusan peserta. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar anak, yang meliputi asuh, asih, dan asah, untuk memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal.

Menurut Aslinar, tumbuh kembang anak dimulai sejak usia kehamilan tiga bulan, ketika nyawa sudah ada, dan terus berlangsung hingga anak berusia 18 tahun. Hal itu diungkapkan Aslinar dalam seminar ini digelar di ruang Pusdiklat RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh pada Jumat, (20/9/2024).

Amatan Nukilan.id, saat itu Aslinar juga mengungkapkan bahwa, proses pertumbuhan dan perkembangan anak bersifat bertahap, dimulai dari kemampuan fisik seperti berat badan, panjang tubuh, hingga perkembangan kognitif seperti kemampuan duduk, berdiri, dan berbicara. Oleh karena itu beliau juga menjelaskan pentingnya peran orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.

“Anak-anak sehat akan tumbuh dengan baik jika kebutuhan dasarnya terpenuhi, mulai dari nutrisi selama kehamilan hingga menyusui eksklusif,” ungkapnya.

Nutrisi ibu hamil sangat berpengaruh pada kesehatan anak, sehingga suplemen seperti zat besi harus dikonsumsi secara teratur. Menyusui menjadi topik penting dalam presentasi ini.

“Tidak ada susu formula yang dapat menyamai ASI. ASI mengandung nutrisi lengkap dan merupakan perintah Allah, seperti disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 233, di mana ibu dianjurkan untuk menyusui anaknya hingga dua tahun,” kata Aslinar.

Selain aspek gizi dan kesehatan fisik, Aslinar juga membahas tentang pentingnya stimulasi otak anak agar tumbuh kembangnya optimal. Stimulasi ini dapat diberikan melalui aktivitas fisik, bermain, serta kasih sayang dan perhatian emosional dari orang tua.

Untuk anak-anak di bawah usia satu tahun, misalnya, aktivitas fisik minimal 30 menit sehari sangat dianjurkan. Sementara itu, penggunaan layar gadget harus dibatasi, terutama pada anak usia dini, karena dapat mengganggu perkembangan sosial dan emosional mereka. Kasih sayang yang diberikan oleh orang tua, terutama ibu, juga memainkan peran penting dalam perkembangan mental anak.

“Anak memerlukan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang agar mereka merasa terlindungi dan bisa tumbuh dengan percaya diri,” tambahnya.

Aslinar juga mengingatkan para orang tua bahwa mereka memegang peranan kunci dalam memastikan anak-anak mereka tumbuh sehat dan cerdas.

“Ini bukan hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga perkembangan mental dan emosional yang harus diperhatikan secara seimbang,” tegasnya.

Untuk diketahui, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Aceh bersama Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali menyelenggarakan Sekolah Keluarga Samara angkatan IV. Mengusung tema “Perkuat Iman dan Ilmu Cinta Menuju Sehidup Sesurga,” seminar ini digelar di ruang Pusdiklat RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dan akan berlangsung selama 3 hari. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Kumpulan Doa Setelah Shalat 5 Waktu

0
Ilustrasi Shalat. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Bagi umat Islam, shalat lima waktu merupakan kewajiban yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, ada momen berharga yang tak kalah penting setelah menyelesaikan shalat, yaitu berdoa. Doa setelah shalat bukan hanya sekadar penutup ibadah, melainkan menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta memohon perlindungan dan rahmat.

Seperti yang diketahui, berdoa adalah salah satu bentuk penghambaan manusia kepada Sang Pencipta. Setelah shalat, umat Islam dianjurkan untuk memanjatkan doa, baik doa khusus yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW maupun doa pribadi sesuai keinginan masing-masing.

Berikut ini beberapa bacaan doa yang umum dipanjatkan setelah melaksanakan shalat wajib:

Doa Pertama: Pujian kepada Allah

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin hamdan yuwafi ni’amahu wa yukaafi’u maziidahu yaa rabbana laka al-hamdu kamaa yanbagii lijalaali wajhika wa ‘azhiimi sulthaanik.”

Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dengan pujian yang sesuai dengan nikmat-Nya dan memungkinkan ditambah nikmat-Nya. Wahai Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji, sebagaimana yang patut bagi keagungan-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.

Doa Shalawat Nabi Muhammad SAW

“Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammadin shalaatan tunjiina bihaa min jami’il ahwaali wal aafaat wa taqdhii lana biha jami’al haajaat wa thuthohhiruna biha min jami’ as-sayyi’aat wa tarfa’una biha ‘indaka a’la ad-darajaat wa tuballiguna biha aqsha al-ghayaat min jami’il khairaati fi al-hayati wa ba’da al-mamaat.”

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, yang dengan shalawat itu Engkau akan menyelamatkan kami dari segala keadaan menakutkan dan cobaan, mengabulkan hajat, serta menyucikan kami dari segala keburukan. Dengan shalawat itu pula, Engkau akan mengangkat derajat kami dan menyampaikan kami kepada tujuan paling sempurna dalam kebaikan, baik di dunia maupun setelah kematian.

Memohon Keselamatan di Dunia dan Akhirat

“Allahumma inna nas’aluka salaamatan fi ad-diin wa barakatan fi ar-rizqi wa taubatan qabla al-maut wa rahmatan ‘inda al-maut wa maghfiratan ba’da al-maut. Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut wa an-najaata mina an-naar wa al-‘afwa ‘inda al-hisaab.”

Artinya: Ya Allah, kami meminta keselamatan dalam agama, kesehatan jasmani, tambahan ilmu, keberkahan rezeki, taubat sebelum mati, rahmat saat ajal menjemput, dan ampunan setelah mati. Ringankanlah kami ketika sakaratul maut, selamatkan dari siksa neraka, dan berikan pengampunan saat proses hisab.

Doa Mohon Petunjuk dan Kekuatan Iman

“Rabbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaitanaa wa hab lanaa min ladunka rahmatan innaka anta al-wahhaab.”

Artinya: Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami menyimpang setelah Engkau memberi petunjuk kepada kami. Karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.

Doa Ampunan untuk Diri Sendiri dan Orang Tua

“Rabbanaa igfir lanaa dzunuubanaa wa liwaalidiina wa irhamhumaa kamaa rabbayaani shagiiraa.”

Artinya: Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami. Sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangi kami ketika kecil.

Memohon Kebaikan Keluarga

“Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatina qurrata a’yun wa ij’alnaa lil muttaqiina imaamaa.”

Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkan kepada kami istri-istri dan keturunan yang menyejukkan pandangan, serta jadikan kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.

Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat

“Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar.”

Artinya: Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta jauhkanlah kami dari siksa neraka.

Itulah beberapa doa yang bisa dibaca setelah melaksanakan shalat lima waktu. Dengan meluangkan waktu sejenak untuk berdoa setelah shalat, kita tidak hanya menutup ibadah dengan sempurna, tetapi juga memohon rahmat, ampunan, dan perlindungan dari Allah SWT.

Editor: Akil

Cara Daftar Jadi Petugas KPPS Pilkada 2024, Ini Gajinya!

0
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Kompas.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Pendaftaran untuk menjadi anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah resmi dibuka. Proses pendaftaran berlangsung hingga 28 September 2024 di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 3.045.623 anggota KPPS akan bertugas di 435.089 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh negeri.

Anggota KPPS akan bertugas dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan digelar pada akhir tahun ini. Berdasarkan data sementara, ada sekitar 203 juta pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Tugas dan Masa Kerja KPPS

Masa kerja anggota KPPS dimulai dari tanggal pelantikan pada 7 November 2024 dan berlangsung hingga 8 Desember 2024. Selama periode tersebut, mereka akan memastikan proses pemungutan suara berjalan lancar dan sesuai aturan.

Gaji dan Santunan

Petugas KPPS akan mendapatkan honorarium berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 yang mengatur satuan biaya untuk tahapan pemilihan umum. Berikut besaran gaji yang akan diterima petugas KPPS:

  • Ketua KPPS: Rp 900.000
  • Anggota KPPS: Rp 850.000
  • Petugas Pengamanan TPS/Satlinmas: Rp 650.000

Selain gaji, petugas KPPS juga mendapatkan santunan dalam kasus kecelakaan kerja, dengan rincian sebagai berikut:

  • Meninggal dunia: Rp 36.000.000
  • Cacat permanen: Rp 30.800.000
  • Luka berat: Rp 16.500.000
  • Luka sedang: Rp 8.250.000
  • Bantuan biaya pemakaman: Rp 10.000.000

Syarat Pendaftaran KPPS

Bagi yang berminat menjadi petugas KPPS, berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17-55 tahun.
  2. Setia pada Pancasila.
  3. Memiliki integritas, kejujuran, dan keadilan.
  4. Tidak menjadi anggota partai politik setidaknya 5 tahun sebelum pendaftaran.
  5. Berdomisili di wilayah kerja KPPS.
  6. Sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari narkotika.
  7. Pendidikan minimal SMA/sederajat.
  8. Tidak pernah terlibat tindak pidana dengan hukuman lebih dari 5 tahun.

Cara Daftar KPPS Pilkada 2024

Pendaftaran KPPS dapat dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SiAKBA) di laman https://siakba.kpu.go.id/. Berikut tahapan pendaftarannya:

  1. Buka laman SiAKBA dan buat akun.
  2. Isi data pribadi seperti nama, NIK, dan email.
  3. Aktivasi akun melalui email yang terdaftar.
  4. Login kembali ke SiAKBA, kemudian lengkapi profil dan pilih kategori KPPS.
  5. Unggah dokumen persyaratan, termasuk surat pernyataan.
  6. Setelah semua data lengkap, klik “Kirim.”

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs resmi KPU di https://kpu.go.id.

Pendaftaran KPPS Pilkada 2024 menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam pesta demokrasi yang akan menentukan masa depan daerah mereka. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Editor: Akil

Sekolah Keluarga Samara IV Kembali Digelar, Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu dan Iman

0
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Aceh bersama Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali menyelenggarakan Sekolah Keluarga Samara angkatan IV. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Aceh bersama Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali menyelenggarakan Sekolah Keluarga Samara angkatan IV. Mengusung tema “Perkuat Iman dan Ilmu Cinta Menuju Sehidup Sesurga,” seminar ini digelar di ruang Pusdiklat RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh pada Jumat, (20/9/2024).

Sekolah Samara merupakan program yang bertujuan memberikan pembekalan ilmu dan wawasan bagi para calon pengantin. Peserta diajak memahami peran dan tanggung jawab yang harus mereka emban dalam rumah tangga, mulai dari aspek kesehatan hingga psikologis. Kegiatan ini juga berfokus pada pentingnya pengasuhan anak yang tepat guna mendukung tumbuh kembang mereka.

dr. Aslinar, SpA, M.Biomed, yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Samara, membuka seminar dengan memaparkan materi bertajuk “Peran Pengasuhan Orang Tua Terhadap Tumbuh Kembang Anak.” Dalam pemaparannya, Aslinar menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka di masa-masa krusial pertumbuhan.

“Pengasuhan orang tua bukan hanya soal memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga mencakup aspek emosional dan spiritual yang berpengaruh besar terhadap masa depan mereka,” kata Aslinar.

Pantauan Nukilan.id di lokasi menunjukkan bahwa acara ini diikuti oleh ratusan peserta, baik yang hadir secara langsung maupun secara daring. Peserta yang hadir berasal Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Syiah Kuala.

Sekolah Samara yang berlangsung setiap tahunnya ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran bagi calon pengantin, mempersiapkan mereka untuk memasuki fase pernikahan dengan bekal ilmu yang mumpuni untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan cinta kasih dalam membangun keluarga yang kokoh serta siap menghadapi tantangan hidup bersama. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Delapan Bulan Terbaring Sakit, Hasanuddin Dibantu Danrem Lilawangsa untuk Mendapat Perawatan di RS TNI-AD

0
Hasanuddin Dibantu Danrem Lilawangsa untuk Mendapat Perawatan di RS TNI-AD. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Lhokseumawe – Hasanuddin (47), warga Desa Alur Rambe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, terbaring lemah di rumahnya selama delapan bulan akibat komplikasi penyakit yang membuat tubuhnya kaku dan tak berdaya. Keluarga Hasanuddin yang hidup dalam keterbatasan telah berupaya mengobati sang kepala keluarga ke sejumlah rumah sakit, namun belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Kondisi fisik Hasanuddin yang dulu sehat dan bekerja keras menafkahi istri dan kedua anaknya kini sangat memprihatinkan. Tubuhnya semakin mengurus, hanya mampu terbaring dengan menggunakan pampers. Sang istri, Salbiah, dan kedua anaknya harus merawat Hasanuddin dengan segala keterbatasan di rumah.

“Kondisinya makin parah. Dulu dia bekerja bersama saya, tapi sekarang sudah tidak bisa bergerak. Hanya bisa terbaring mengenakan pampers,” kata Marzuki Sulaiman, salah satu warga setempat.

Di tengah keputusasaan keluarga, bantuan tak terduga datang dari Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran. Kehadiran Danrem ini berawal dari laporan Babinsa Serda Yanis yang menginformasikan adanya warga yang sakit parah di pelosok desa, sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Lhokseumawe.

“Saya tidak menyangka Pak Danrem akan datang membantu,” ujar Salbiah terharu. “Alhamdulillah, suami saya akan dibawa ke rumah sakit TNI untuk mendapat perawatan.”

Kolonel Inf Ali Imran yang merupakan putra asli Bireuen Aceh segera mengambil tindakan dengan membawa ambulans beserta tim medis dari RS Kesrem TNI AD Tingkat III di Lhokseumawe. Sebelum dievakuasi, Hasanuddin sempat diperiksa oleh Lettu Ckm dr. Coy Hutagaol dan tim medis.

“Kondisinya cukup parah dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” ujar Kolonel Ali Imran, sembari memberikan instruksi kepada tim medis untuk segera mengevakuasi Hasanuddin.

Warga desa yang menyaksikan proses evakuasi menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Danrem terhadap warga yang membutuhkan bantuan medis.

Hasanuddin akhirnya dibawa menggunakan ambulans bersama keluarganya menuju RS Kesrem. Salbiah, dengan perasaan campur aduk antara lega dan cemas, menyiapkan tas berisi pakaian dan ikut mengantar suaminya. Sebelum berangkat, Danrem juga memberikan bantuan uang kepada Salbiah untuk keperluan selama di rumah sakit.

Setibanya di RS Kesrem, Hasanuddin langsung dibawa ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Salbiah, meski masih tampak kebingungan, berusaha tenang dan berharap suaminya bisa segera pulih.

“Saya hanya bisa berdoa agar suami saya segera sembuh,” tutupnya, sambil menatap suaminya yang terbaring lemah di ruang perawatan.

Kepedulian yang ditunjukkan Danrem 011/Lilawangsa ini memberi harapan baru bagi Hasanuddin dan keluarganya untuk kembali mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Editor: Akil

4 Tanda Anda Terlalu Banyak Mengonsumsi Makanan Pedas

0
Ilustrasi Mengonsumsi Makanan Pedas. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.id | Jakarta – Sensasi pedas dalam makanan sering kali menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Namun, ada kalanya terlalu banyak makanan pedas dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Berikut adalah empat tanda bahwa Anda mungkin telah mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan.

1. Gangguan Pencernaan
Konsumsi cabai dalam jumlah yang ekstrem dapat mengganggu fungsi lambung. Rasa pedas yang intens dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan mual. Jika Anda mulai merasakan gejala ini, pertimbangkan untuk mengurangi porsi cabai dalam makanan sehari-hari.

2. Diare
Rasa pedas tak hanya menggigit lidah, tetapi juga dapat menyebabkan pergerakan usus yang meningkat. Akibatnya, Anda mungkin mengalami diare. Ini disebabkan oleh iritasi yang ditimbulkan oleh senyawa dalam cabai yang merangsang sistem pencernaan.

3. Sakit Kepala
Makanan pedas ternyata dapat memengaruhi aliran darah ke kepala. Sebuah studi kasus mengungkapkan, seorang pria mengalami sakit kepala yang hebat setelah menyantap cabai terpedas di dunia. Hasil CT scan menunjukkan adanya penyempitan pada pembuluh darah di otaknya. Jika Anda sering mengalami sakit kepala setelah makan pedas, ini bisa menjadi pertanda untuk berhati-hati.

4. Kondisi Maag yang Memburuk
Bagi mereka yang memiliki riwayat maag, makanan pedas bisa memperparah kondisi ini. Meskipun masih diperbolehkan menikmati makanan pedas, penting untuk membatasi porsi agar tidak membahayakan kesehatan lambung.

Bagi pecinta pedas, menyantap makanan dengan cabai adalah pengalaman yang menggugah selera. Namun, perhatikan tanda-tanda tubuh Anda agar pengalaman makan tetap menyenangkan dan sehat. Jika Anda merasakan gejala di atas, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali porsi dan jenis makanan yang dikonsumsi.

Editor: Akil

Apakah Hp Bisa Dimanipulasi jadi Bom Seperti Ledakan Pager di Lebanon?

0
Ilustrasi HP. (Foto: tempo.co)

NUKILAN.id | Lebanon — Ribuan pager milik anggota Hizbullah meledak secara bersamaan di berbagai lokasi di Lebanon pada Selasa (17/9), menewaskan sembilan orang dan melukai sekitar 2.800 lainnya. Insiden ini mencuatkan pertanyaan mengenai kemungkinan perangkat komunikasi, seperti pager, dimanfaatkan sebagai alat peledak oleh pihak luar, termasuk Israel.

Pemerintah Israel memiliki rekam jejak panjang dalam menggunakan teknologi komunikasi untuk mengawasi dan menyerang musuh mereka. Sejarah mencatat serangan terencana, seperti pada tahun 1972, ketika agen Mossad menggunakan telepon yang dimodifikasi untuk membunuh seorang perwakilan PLO, serta serangan terhadap ahli bom Hamas pada 1996 dengan ponsel yang disisipkan bahan peledak.

Dari informasi yang beredar, laporan terbaru mengungkapkan bahwa Israel diduga menanam bahan peledak dalam pager buatan Taiwan yang diimpor ke Lebanon, ditujukan untuk Hizbullah. Bahan peledak itu disisipkan di samping baterai di dalam pager dan dapat diledakkan dari jarak jauh.

Sumber dari otoritas keamanan Lebanon mengonfirmasi bahwa pager yang meledak telah dibeli oleh Hizbullah dalam beberapa bulan terakhir. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab ledakan tersebut. Beberapa spekulasi menyebutkan kemungkinan adanya peretasan yang menyebabkan baterai pager menjadi terlalu panas.

Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan ledakan yang tampaknya terlalu besar untuk disebabkan hanya oleh masalah baterai. Jake Williams, wakil presiden penelitian dan pengembangan di Hunter Strategy, menyatakan, “Ledakan itu bukan hanya baterai.” Dia menekankan bahwa kemungkinan besar pager-pager tersebut telah dimodifikasi dengan bahan peledak.

Lukasz Olejnik, konsultan independen, menegaskan bahwa kecil kemungkinan insiden ini terkait dengan peretasan digital. “Bahan peledak harus ada di dalam pager untuk menghasilkan efek seperti itu,” ujarnya. Sementara itu, Michael Horowitz, kepala intelijen di Le Beck International, mencatat bahwa jika ini adalah serangan berbasis rantai pasokan, maka mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mempersiapkannya.

Insiden ini menyoroti risiko besar terhadap keamanan teknologi komunikasi, terutama dalam konteks konflik yang sedang berlangsung. Para ahli sepakat bahwa penyusupan ke dalam rantai pasokan Hizbullah menunjukkan kompleksitas dan ancaman nyata yang dihadapi dalam pengawasan dan keamanan nasional.

Sebagai catatan, pager yang digunakan dalam insiden ini adalah model Gold Apollo AR-924, yang memiliki kemampuan beroperasi dalam suhu ekstrem dan dilengkapi baterai Lithium-ion yang kuat. Meskipun baterai bisa meledak, kecil kemungkinan itu menjadi penyebab utama ledakan yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

Kejadian ini tidak hanya menambah ketegangan di wilayah tersebut, tetapi juga mengingatkan kita akan potensi bahaya yang mengintai dari perangkat yang sehari-hari kita gunakan.

Editor: Akil

Microsoft dan Adobe Hapus Gambar Telanjang dari Pelatihan AI untuk Cegah Pornografi Deepfake

0
Microsoft dan Adobe Hapus Gambar Telanjang dari Pelatihan AI untuk Cegah Pornografi Deepfake. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.id | Jakarta – Microsoft dan Adobe bersama sejumlah perusahaan teknologi besar menyatakan komitmen untuk menghapus gambar telanjang dari kumpulan data yang digunakan untuk melatih kecerdasan buatan (AI). Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah penyebaran pornografi deepfake dan pelecehan seksual berbasis gambar.

Kesepakatan ini merupakan bagian dari inisiatif yang difasilitasi oleh pemerintahan Biden. Selain Microsoft dan Adobe, perusahaan teknologi lainnya seperti Anthropic, Cohere, dan OpenAI turut menandatangani komitmen tersebut. Mereka sepakat untuk secara sukarela meninjau dan menghapus gambar-gambar telanjang dari data pelatihan AI yang mereka gunakan jika diperlukan.

Langkah ini sejalan dengan upaya Gedung Putih untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif teknologi, terutama yang berkaitan dengan pornografi deepfake, pelecehan seksual, dan penyalahgunaan gambar anak-anak serta perempuan. Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih menyoroti bahwa gambar-gambar berbasis AI ini semakin meningkat dan menargetkan kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, dan komunitas LGBTQI+.

Komitmen Industri Teknologi

Selain perusahaan-perusahaan teknologi besar, Common Crawl, sebuah repositori data open-source yang sering digunakan untuk melatih chatbot AI dan generator gambar, juga ikut dalam inisiatif ini. Mereka berkomitmen untuk memantau dan melindungi data yang digunakan dari penyalahgunaan terkait pelecehan seksual berbasis gambar.

Sementara itu, perusahaan lain seperti Bumble, Discord, Match Group, Meta, dan TikTok juga mengumumkan serangkaian prinsip sukarela untuk menangkal penyebaran konten pelecehan seksual di platform mereka. Langkah ini menjadi bagian dari peringatan 30 tahun Undang-Undang Kekerasan Terhadap Perempuan di Amerika Serikat.

Gerakan ini menandai langkah maju dalam upaya perlindungan masyarakat dari dampak negatif penggunaan AI yang tidak bertanggung jawab, terutama dalam isu-isu sensitif seperti pornografi deepfake dan pelecehan berbasis gambar di dunia digital.

Editor: Akil

DPR Sahkan Revisi UU Kementerian Negara: Ini Enam Poin Perubahannya

0
Ilustrasi DPR RI. (Foto: CNN Indonesia)

NUKILAN.id | Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan revisi Undang-undang (UU) tentang Kementerian Negara dalam Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang I Tahun 2024-2025, yang digelar pada Kamis (19/9) di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPR, Lodewijk F Paulus.

Revisi ini disusun untuk memberikan fleksibilitas lebih kepada Presiden dalam menyusun kementerian negara demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Achmad Baidowi, yang akrab disapa Awiek, menegaskan pentingnya perubahan ini.

“Revisi ini bertujuan untuk memudahkan presiden dalam menyusun kementerian negara sesuai kebutuhan, agar tercipta tata kelola pemerintahan yang baik, demokratis, dan efektif,” jelas Awiek dalam paparannya.

Enam Poin Perubahan UU Kementerian Negara

Terdapat enam poin perubahan utama yang disepakati dalam revisi UU Kementerian Negara ini:

  1. Perubahan Pasal 15
    Jumlah kementerian tidak lagi dibatasi hingga maksimal 34 kementerian, tetapi akan disesuaikan dengan kebutuhan presiden. Ini memberikan fleksibilitas lebih bagi presiden dalam menentukan kementerian sesuai situasi dan prioritas pemerintahan.
  2. Penulisan dan Pengaturan Unsur Organisasi
    Pasal 9A ditambahkan dalam revisi ini. Pasal ini mengatur bahwa penulisan, pencantuman, dan pengaturan unsur organisasi di kementerian dapat diubah sesuai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.
  3. Penghapusan Pasal 10
    Penjelasan Pasal 10 dalam UU Kementerian Negara dihapuskan. Penghapusan ini merupakan dampak dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 79/PUU-IX/2011.
  4. Penyisipan Pasal 6A
    Dalam revisi ini juga terdapat penyisipan Pasal 6A, yang memungkinkan pembentukan kementerian berdasarkan sub urusan pemerintahan tertentu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap urusan pemerintahan yang memiliki ruang lingkup spesifik dapat dikelola secara mandiri.
  5. Perubahan Judul Bab VI
    Bab VI dalam UU tersebut kini berubah menjadi “Hubungan Fungsional Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Lembaga Non Struktural, dan Lembaga Pemerintah Lainnya”. Ini menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam menjalankan fungsinya.
  6. Penambahan Tugas Pemantauan UU
    Di Pasal II, ditambahkan ketentuan mengenai tugas pemantauan dan peninjauan terhadap undang-undang yang menjadi tanggung jawab kementerian, memperkuat peran kementerian dalam memastikan implementasi undang-undang yang efektif.

Revisi UU Kementerian Negara ini diharapkan akan memperkuat keleluasaan presiden dalam membentuk struktur pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan di masa mendatang.

Editor: Akil