Beranda blog Halaman 794

116 Imigran Rohingya Terdampar di Aceh Timur, Selamatkan Diri dari Kapal Karam

0
116 Imigran Rohingya Terdampar di Aceh Timur. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Idi Rayeuk – Sebanyak 116 imigran etnis Rohingya ditemukan terdampar di Kuala Ujung Perling, Desa Paya Peulawi, Kecamatan Bireuem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (30/11/2024) dini hari. Mereka terdampar setelah kapal motor yang membawa mereka mengalami kerusakan dan hampir tenggelam di tengah laut.

Kepala Bidang Politik, Pemerintahan, dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur, Syamsul Bahri, mengatakan para imigran ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB dan diselamatkan oleh nelayan setempat.

“Sebanyak 116 imigran Rohingya itu terdiri atas 32 laki-laki, 46 perempuan, 15 anak laki-laki, dan 23 anak perempuan. Saat ini, mereka sedang dalam proses pendataan oleh petugas,” ujar Syamsul di Aceh Timur, Sabtu (30/11/2024).

Lokasi terdamparnya imigran itu berada sekitar tiga jam perjalanan menggunakan kapal nelayan dari Desa Paya Peulawi. Kondisi kapal motor yang mereka tumpangi diduga mengalami kerusakan parah sebelum akhirnya mereka diselamatkan oleh nelayan yang melintas.

Selain imigran yang baru saja ditemukan, Syamsul juga menyebutkan ada 47 imigran Rohingya lainnya yang masih berada di penampungan sementara di Lapangan Bola Kaki Desa Seunebok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur.

Puluhan imigran itu merupakan bagian dari 230 imigran Rohingya yang sebelumnya mendarat di Aceh Timur pada awal Februari dan akhir Oktober 2024. Namun, mayoritas dari mereka, yakni 173 orang, telah melarikan diri dari penampungan. Sisanya, sebanyak 10 orang, dipindahkan ke lokasi lain di Makassar dan Kabupaten Pidie.

Selama di penampungan, kebutuhan sehari-hari para imigran Rohingya ini difasilitasi oleh Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) dan Organisasi Migrasi Internasional (IOM). Namun, Syamsul menilai lokasi penampungan yang ada saat ini kurang memadai.

“Kami berharap mereka dapat dipindahkan ke tempat yang lebih representatif. Saat ini, mereka masih tinggal di lokasi penampungan sementara yang berada di lapangan terbuka,” tuturnya.

Kasus terdamparnya imigran Rohingya di Aceh bukanlah yang pertama terjadi. Sebagai wilayah terdekat dari jalur pelayaran, Aceh kerap menjadi tempat persinggahan para pengungsi yang melarikan diri dari konflik dan penindasan di negara asal mereka.

Editor: Akil

Tim Bustami Tolak Pleno Rekapitulasi Suara di Aceh Utara, Sebut Ada Pelanggaran Masif

0
Konferensi pers tim pemenangan Bustami Hamzah dan Fadhil Rahmi. (Foto: Agus Setyadi/detikSumut)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Tim pemenangan pasangan calon gubernur Aceh Bustami Hamzah-M Fadhil Rahmi secara tegas menolak seluruh pleno rekapitulasi suara tingkat kecamatan di Aceh Utara. Mereka menilai pelaksanaan pemungutan suara dan rekapitulasi di wilayah tersebut diwarnai pelanggaran masif yang merugikan pihaknya.

Ketua Tim Pemenangan Bustami-Fadhil, TM Nurlif, menyampaikan pihaknya telah menurunkan tim untuk memvalidasi laporan pelanggaran di berbagai tempat pemungutan suara (TPS) di Aceh Utara. Menurutnya, hasil peninjauan menunjukkan adanya kejanggalan yang signifikan.

“Sebagai pengusung dan pendukung pasangan Bustami-Fadhil, kami memiliki tanggung jawab untuk merespons kejadian ini. Aceh Utara menjadi perhatian khusus karena pelanggaran di sana sangat masif,” kata Nurlif dalam konferensi pers di Sekretariat Bersama Koalisi Pemenangan di Banda Aceh, Sabtu (30/11/2024).

Konferensi pers tersebut dihadiri sejumlah ketua partai pengusung dan pendukung pasangan nomor urut 01 itu. Dalam kesempatan itu, tim pemenangan juga menyampaikan pernyataan sikap yang berisi sejumlah poin penting terkait dugaan pelanggaran.

Wakil Ketua Tim Pemenangan, Habibi Inseun, menyebutkan pihaknya telah menerima laporan dari tim dan saksi yang memantau langsung jalannya pemungutan suara di Aceh Utara. Berdasarkan laporan tersebut, tim menemukan indikasi pelanggaran serius yang melibatkan oknum penyelenggara di tingkat TPS dan kecamatan.

“Tindakan pelanggaran ini mencakup ancaman, teror, intimidasi, hingga kekerasan fisik terhadap saksi dan pendukung pasangan Bustami-Fadhil,” ungkap Habibi.

Ia menambahkan, pelanggaran berlanjut saat pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Para saksi dari pasangan Bustami-Fadhil disebut tidak diberikan formulir keberatan, padahal hal itu merupakan hak konstitusional yang harus dipenuhi oleh penyelenggara pemilu.

“Kejadian ini terjadi di semua kecamatan di Aceh Utara. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran etik serius yang tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Merujuk pada berbagai pelanggaran tersebut, tim pemenangan Bustami-Fadhil meminta Panwaslih Aceh Utara mencatat dan menindaklanjuti seluruh pelanggaran dalam laporan hasil pengawasan resmi. Mereka juga mendesak KIP Aceh, Panwaslih Aceh, KPU RI, dan Bawaslu RI untuk menghentikan proses rekapitulasi suara di Aceh Utara dan merekomendasikan pemungutan suara ulang.

“Kami meminta pemungutan suara ulang dilakukan sesegera mungkin dengan mengedepankan prinsip ketertiban, kredibilitas, akuntabilitas, dan kedamaian,” ujar Habibi.

Editor: Akil

Lab Demokrasi Sebut Gerakan Golput Belum Efektif sebagai Partisipasi Publik

0
Logo Lab Demokrasi. (Foto: indorelawan.org)

NUKILAN.id | Jakarta — Angka golput yang cukup tinggi kembali menjadi perhatian dalam Pilkada Serentak 2024 yang digelar pada 27 November lalu. Fenomena ini memunculkan pertanyaan, apakah golput dapat menjadi ekspresi kekecewaan yang efektif dalam sistem demokrasi Indonesia?

Hilarius Bryan Pahalatua Simbolon, Koordinator Lab Demokrasi, menyampaikan pandangannya terkait hal ini. Ia menilai, gerakan golput belum sepenuhnya efektif sebagai bentuk partisipasi publik dalam sistem demokrasi.

“Dalam konteks dulu dan kini, tidak sepenuhnya gerakan ini menjadi efektif karena bentuk partisipasi publik melalui golput ini belum sepenuhnya diakomodir oleh sistem kepemiluan kita. Artinya, dalam aspek regulasi, golput ini belum diakui sepenuhnya untuk mengakomodir suara atau aspirasi masyarakat,” jelas Hilarius kepada Nukilan.id, Sabtu (30/11/2024).

Ia menambahkan, efektivitas golput akan lebih terlihat jika sistem pemilu mampu mengakomodasi opsi ini, seperti menyediakan kolom khusus untuk golput. Dengan begitu, ekspresi kekecewaan terhadap calon yang ada dapat memiliki dampak yang lebih nyata pada sistem demokrasi.

“Misalnya dengan kotak atau kolom golput disediakan, maka ekspresi kekecewaan yang ditimbulkan dari golput itu jauh lebih bisa berdampak efektif pada sistem kerja demokrasi kita,” katanya.

Dalam Pilkada Serentak 2024, sebagian masyarakat memilih tidak menggunakan hak pilihnya, baik karena kekecewaan terhadap para calon maupun berbagai alasan lain. Namun, tanpa mekanisme yang jelas untuk mengakomodasi suara golput, dampak dari aksi ini masih terbatas pada simbolis belaka. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

BP3MI Aceh Ingatkan Warga Waspada Tawaran Pekerjaan ke Malaysia

0
pengangguran
Ilustrasi Pengangguran (Foto: Pinterest)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kepala BP3MI Aceh, Siti Rolijah, mengingatkan masyarakat Aceh untuk lebih berhati-hati menerima tawaran pekerjaan ke Semenanjung Malaysia. Pasalnya, sejak awal 2024, negara tersebut telah menutup visa kerja bagi pekerja asing, termasuk Indonesia.

“Perlu diingat, Malaysia sejak awal tahun hingga sekarang masih menutup visa kerja untuk pekerja asing, terutama di Semenanjung Malaysia. Warga Aceh diimbau untuk tidak mudah tergoda bujuk rayu yang mengatasnamakan pekerjaan di sana,” tegas Siti Rolijah, Jumat (29/11/2024).

Namun, Siti menjelaskan, penutupan visa ini hanya berlaku di kawasan Semenanjung Malaysia, sementara Sabah dan Sarawak masih membuka kesempatan bagi pekerja asing. Meskipun demikian, ia menegaskan agar masyarakat selalu memverifikasi informasi yang diterima terkait tawaran pekerjaan ke luar negeri.

“Meskipun ada tawaran pekerjaan dengan jaminan pembuatan visa, saat ini visa kerja untuk Semenanjung Malaysia belum tersedia. Masyarakat harus berhati-hati dan memastikan bahwa informasi yang diterima adalah valid,” ujar Siti.

Siti juga mengingatkan adanya potensi bahaya dari tawaran pekerjaan di negara-negara yang kini menjadi zona merah bagi pekerja migran, seperti Kamboja, Myanmar, Vietnam, dan Laos. Negara-negara ini diketahui mulai mengincar tenaga kerja dari Indonesia, termasuk Aceh.

“Jika ada tawaran pekerjaan ke luar negeri, jangan ragu untuk menghubungi pemerintah, baik BP2MI di tingkat pusat maupun BP3MI Aceh di daerah, untuk memastikan legalitas dan keamanannya,” tambahnya.

Sejak awal tahun hingga 29 November 2024, BP3MI Aceh mencatat sebanyak 181 pekerja migran asal Aceh yang bekerja di luar negeri, sebagian besar di sektor perkilangan dan restoran di Malaysia. Banyak di antaranya berangkat dengan skema mandiri, berbekal latar belakang sejarah adanya perantauan besar-besaran dari Aceh ke Malaysia.

“Mayoritas mereka bekerja di kilang dan restoran, dengan skema mandiri. Tidak semuanya bekerja pada pengusaha Aceh, hanya satu atau dua orang yang bekerja pada mereka,” jelas Siti.

Editor: Akil

BPBD Aceh Barat Edukasi Bencana kepada Murid TK, Kenalkan Tanggap Bencana Sejak Dini

0
BPBD Aceh Barat Edukasi Bencana kepada Murid TK, Kenalkan Tanggap Bencana Sejak Dini. (Foto: ANTARA)

NUKILAN.id | Meulaboh — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memberikan edukasi kebencanaan kepada murid Taman Kanak-Kanak (TK) Raudhatul Athfal Teungku Chik Lila Perkasa, Meulaboh, Jumat (29/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pengetahuan tentang kebencanaan pada anak-anak usia dini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Said Wahyu, menjelaskan bahwa edukasi ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan yang berguna bagi anak-anak terkait kebencanaan.

“Kami berharap, melalui edukasi ini, anak-anak dapat memahami apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana,” ujarnya.

Anak-anak diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti praktik pemadaman api, berkeliling dengan armada pemadam kebakaran, serta berbagai simulasi lainnya yang berfokus pada mitigasi bencana.

Said Wahyu menyatakan, kegiatan seperti ini sangat diminati oleh anak-anak karena mereka bisa belajar sambil bermain.

“Kami berusaha membuat edukasi ini menyenangkan agar anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memahami pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana sejak dini,” tambahnya.

Selain kepada murid TK, BPBD Aceh Barat juga rutin memberikan edukasi kepada pelajar SD dan SMP. Setiap hari, kantor BPBD Aceh Barat dikunjungi oleh siswa yang ingin mengetahui cara menghindari bencana dan cara tanggap darurat saat bencana terjadi.

Ke depan, BPBD Aceh Barat berencana untuk meningkatkan sarana dan metode edukasi yang lebih komunikatif dan modern, agar para siswa dapat memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam dan berguna terkait kebencanaan.

“Kami akan terus mengembangkan materi edukasi agar semakin banyak siswa yang memahami pentingnya mitigasi bencana,” kata Said Wahyu.

Editor: Akil

BMKG: Potensi Banjir di Pantai Barat Selatan Aceh Hingga Desember 2024

0
Banjir merendam pemukiman penduduk di Aceh Singkil. (Foto: Aceh Singkil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa sebagian besar wilayah pantai barat selatan Aceh berisiko mengalami banjir hingga Desember 2024 akibat tingginya curah hujan.

Menurut prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti, meskipun puncak curah hujan diperkirakan terjadi pada Oktober hingga November 2024, potensi hujan masih berlanjut hingga bulan depan.

“Curah hujan tertinggi memang terjadi pada Oktober dan November, namun intensitas hujan dengan kategori ringan hingga sedang masih dapat berlangsung hingga Desember,” ujar Almira sikutip dari ANTARA, Sabtu (30/11/2024).

Almira juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan pada malam hingga dini hari. Selain itu, potensi terjadinya petir atau kilatan petir saat hujan juga masih mungkin terjadi, sehingga warga yang beraktivitas di luar rumah diminta berhati-hati.

Pada pagi hingga siang hari, cuaca di wilayah tersebut diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, menjelang sore, cuaca akan mulai didominasi awan, dan hujan diperkirakan akan turun pada malam hari.

BMKG juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari untuk selalu waspada terhadap kemungkinan hujan deras, yang dapat berpotensi menyebabkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

Editor: Akil

Golput Sebagai Sinyal Perubahan Politik, Mungkinkah?

0
Ilustrasi Golput. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.id | Jakarta – Golongan putih (golput) sering menjadi sorotan setiap kali pemilihan umum berlangsung di Indonesia. Namun, hingga saat ini, belum ada mekanisme yang secara jelas mampu menjamin golput dapat menjadi sinyal kuat bagi perubahan politik.

Hal tersebut disampaikan oleh Hilarius Bryan Pahalatua Simbolon, Koordinator Lab Demokrasi, dalam keterangannya kepada Nukilan.id. Menurutnya, golput sering dipandang sebagai bentuk apatisme ideologis atau ketidakpuasan terhadap proses pemilu dan pilihan kandidat yang tersedia. Namun, ada pula alasan teknis yang menyebabkan golput, seperti hambatan geografis atau aksesibilitas ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Pengamatan saya saat ini, tidak banyak hal yang bisa menjamin golput ini akan menjadi sinyal kuat bagi perubahan politik,” kata Bryan kepada Nukilan.id, Sabtu (30/11/2024).

Ia menambahkan bahwa secara regulasi dan mekanisme, golput belum diakomodasi sebagai jawaban untuk mendorong perubahan politik. Bahkan, golput justru dapat berpotensi menjadi celah terjadinya pelanggaran dalam pemilu.

“Seringkali efek dari golput ini justru akan berpotensi dimanfaatkan menjadi ‘kejahatan pemilu’, misalnya surat suara yang tidak dipakai bisa dicoblos begitu saja untuk kepentingan paslon tertentu,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa golput pernah menjadi simbol perlawanan kuat pada masa Orde Baru di bawah pemerintahan Soeharto.

“Saat itu, golput menjadi kanal oposisi dalam setiap pemilu dan berkontribusi pada dinamika politik yang memuncak pada reformasi 1998,” ungkapnya.

Namun, Hilarius mencatat bahwa setelah reformasi, gerakan golput belum mampu terkonsolidasi dengan baik.

“Dalam kondisi sekarang, golput justru lebih sering menguntungkan elite penguasa karena tidak terorganisasi secara efektif,” tuturnya.

Fenomena golput tetap menjadi perhatian penting, terutama di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Apakah golput akan kembali menjadi simbol perlawanan atau hanya menjadi angka pasif dalam pesta demokrasi, masih menjadi pertanyaan besar. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Hendra Budian Sebut Ada Penggelembungan Suara dan Intimidasi Cemari Pilkada di Aceh Utara

0
Juru bicara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh Bustami Hamzah dan M Fadhil Rahmi, Hendra Budian. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Juru Bicara pasangan calon Bustami-Fadhil Rahmi, Hendra Budian, mengungkapkan adanya dugaan penggelembungan suara oleh pasangan calon (paslon) 02 pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada di Aceh Utara. Hal tersebut dinilainya telah mencederai prinsip demokrasi yang diharapkan dapat berlangsung secara damai dan adil.

“Menyikapi perkembangan situasi pada proses pungut hitung di seluruh kabupaten di Aceh, saya ingin menyampaikan beberapa hal kepada rakyat Aceh, relawan, dan para saksi yang saat ini sedang bekerja. Berdasarkan informasi yang kami terima, proses pilkada damai dan demokratis yang kita impikan telah tercederai oleh aksi-aksi kekerasan, intimidasi, dan kecurangan yang sangat terstruktur, sistematis, dan masif,” ujar Hendra, Jumat (29/11/2024) malam.

Hendra juga mengklaim adanya indikasi kuat penggelembungan suara oleh paslon 02 hingga mencapai 40 persen di Aceh Utara. Saat ini, tim hukum dan saksi pihak Bustami-Fadhil Rahmi tengah bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran tersebut.

“Laporan ini bukan hanya kami dapatkan dari para relawan dan saksi, tetapi juga dari masyarakat yang tidak menerima adanya kezaliman yang terjadi di Aceh,” tegasnya.

Dalam pernyataannya, Hendra turut menyampaikan apresiasi Bustami dan Fadhil Rahmi kepada para saksi yang terus berupaya menjaga proses pemungutan suara.

“Om Bus dan Syeh Fadhil mengucapkan terima kasih kepada seluruh saksi yang saat ini sedang bekerja keras mengawal amanah rakyat Aceh untuk perubahan dan harapan baru,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses penghitungan suara agar berlangsung dengan jujur dan adil.

“Kita akan lawan segala bentuk intimidasi, kekerasan, dan premanisme yang sedang dipertontonkan secara terang benderang di depan mata kita saat ini,” tutupnya.

Pilkada Aceh tahun ini menjadi sorotan karena harapan untuk mewujudkan pemilu yang damai dan demokratis. Dugaan adanya pelanggaran serius seperti penggelembungan suara dan intimidasi menjadi tantangan bagi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh dalam menjaga integritas proses pemilu.

Editor: Akil

Sekda Aceh Besar Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2024, Prabowo Tegaskan Pentingnya Sinergi Ekonomi

0
Sekda Aceh Besar Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2024. (Foto: MC Aceh Besar)

NUKILAN.id | Jantho – Mewakili Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Drs. Sulaimi M.Si, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2024. Acara berlangsung di The Pade Hotel, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat (29/11/2024) malam.

Pertemuan yang dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan daerah ini disaksikan secara langsung melalui siaran langsung dari Jakarta. Presiden RI Prabowo Subianto membuka acara dengan tema “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional.”

Hadir dalam acara tersebut Deputi Kepala Perwakilan BI Aceh Hertha Bastiawan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Aceh, sejumlah Penjabat Wali Kota dan Bupati, serta unsur Forkopimda Provinsi Aceh.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi di berbagai sektor, terutama ekonomi dan keuangan, untuk menjaga stabilitas dan memperkuat transformasi nasional.

“Sinergi, kolaborasi, kerja sama, serta persatuan dan kerukunan menjadi kunci keberhasilan bangsa. Bukan hanya bagi elite politik, tetapi juga pengambil kebijakan ekonomi dan keuangan,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyoroti kekayaan sumber daya alam Indonesia sebagai modal besar untuk menjadi negara maju. Namun, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan kekayaan ini harus didukung dengan kebijakan yang bijak dan terarah.

“Pelaku perbankan dan otoritas keuangan memiliki peran strategis dalam memastikan kekayaan ini membawa manfaat maksimal bagi bangsa. Untuk itu, saya mengapresiasi kerja keras Bank Indonesia, otoritas keuangan, dan semua pihak terkait,” tambahnya.

Presiden juga menggarisbawahi situasi kondusif di tengah ketidakpastian global. Ia memuji pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 yang berlangsung damai sebagai cerminan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berpolitik.

“Pergantian kepemimpinan melalui proses demokrasi yang damai menunjukkan kematangan berpolitik masyarakat kita. Ini adalah kekuatan bangsa,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan komitmen BI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pihak, termasuk Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dan DPR.

“Kami akan terus berkolaborasi untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, demi Indonesia yang lebih maju,” ucap Perry.

Kehadiran Sekda Aceh Besar dalam pertemuan ini menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap upaya penguatan ekonomi nasional melalui sinergi lintas sektor. Pertemuan Tahunan BI menjadi momentum penting untuk mengonsolidasikan langkah bersama menuju Indonesia yang lebih stabil dan berdaya saing di tingkat global.

Editor: Akil

Pustakawan SMKN 1 Banda Aceh Wakili Aceh di Jambore GTK Hebat Tingkat Nasional

0
Luthfi Arkan, pustakawan SMKN 1 Banda Aceh, menjadi salah satu tenaga pendidik yang mewakili Aceh dalam Jambore GTK Hebat Tingkat Nasional dan Puncak Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Jakarta – Luthfi Arkan, seorang pustakawan SMKN 1 Banda Aceh, menjadi salah satu tenaga pendidik yang mewakili Aceh dalam Jambore GTK Hebat Tingkat Nasional dan Puncak Hari Guru Nasional (HGN) 2024 di Jakarta. Ia bersama 30 guru lainnya dari Aceh hadir dalam kegiatan yang berlangsung pada 27 November hingga 1 Desember 2024.

Jambore GTK Hebat Tingkat Nasional ini diadakan di lima hotel di Jakarta, sesuai dengan masing-masing direktorat di bawah GTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Salah satu momen istimewa dari rangkaian kegiatan ini adalah Puncak Peringatan HGN 2024 yang berlangsung di Jakarta International Velodrome pada 28 November 2024, dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Peserta Jambore GTK Hebat Tingkat Nasional dan Puncak Hari Guru Nasional 2024 di Jakarta. (Foto: Dok. Pribadi)

Saat dihubungi oleh Nukilan.id, Luthfi Arkan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas undangan tersebut.

“Suatu kehormatan dan merasa bangga mendapatkan undangan ini. Saya sangat termotivasi untuk terus berkarya dalam praktik baik di dunia pendidikan,” ujarnya.

Luthfi juga berbagi pesan yang ingin disampaikannya sebagai salah satu perwakilan Aceh dalam acara ini. Menurutnya, pendidikan adalah pondasi penting bagi masa depan dan pembangunan bangsa.

“Mewakili tenaga pendidik, saya ingin menekankan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Pendidikan merupakan pondasi bagi pembangunan bangsa,” tuturnya.

Ia berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk mendorong lebih banyak inovasi di kalangan guru dan tenaga pendidik di Indonesia, khususnya Aceh.

“Sesuai dengan tema kegiatan ini, Guru Hebat, Indonesia Kuat, saya berharap akan semakin banyak guru dan tenaga pendidik yang berinovasi dan berdedikasi tinggi dalam membangun negeri, terutama di Aceh,” imbuhnya.

Sebelum mewakili Aceh ke tingkat nasional, Luthfi terlebih dahulu meraih juara pertama dalam Lomba Tenaga Perpustakaan Sekolah (TPS) pada Gelar Wicara Jambore GTK Hebat Provinsi Aceh 2024. Kegiatan ini digelar oleh Balai Guru Penggerak pada 5-7 November 2024 di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh.

Luthfi Arkan, salah seorang juara lomba Tenaga Perpustakaan Sekolah dalam Gelar Wicara Jambore GTK Hebat 2024 di Banda Aceh. (Foto: For Nukilan)

Acara ini menjadi ajang bagi para pendidik dari seluruh Indonesia untuk berbagi praktik terbaik dan inovasi di bidang pendidikan. Kehadiran Luthfi Arkan dan guru-guru Aceh lainnya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di daerahnya. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah