Beranda blog Halaman 770

Malam Puncak Milad ke-63, USK Beri Penghargaan untuk Mitra dan Dosen Teladan

0
Malam Puncak Milad ke-63 USK. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar malam puncak perayaan Milad ke-63 dengan penuh kemeriahan pada Sabtu, 14 Desember 2024, di Event Hall Gedung AAC Dayan Dawood. Acara tersebut menjadi momen istimewa untuk memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan universitas.

Amatan Nukilan.id, dalam suasana tersebut, penghargaan diberikan kepada mitra USK dari bidang media, perbankan, hingga jaringan. Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas dukungan yang diberikan dalam memperkuat sinergi USK dengan berbagai sektor.

Rektor USK, Prof Marwan, dalam sambutannya, mengungkapkan harapan besar agar universitas tertua di Aceh ini terus berkembang menjadi institusi yang berkualitas di tingkat global.

“Kalau kita bisa satu misi, kita dapat membawa USK menjadi terbaik di tingkat nasional,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Selain penghargaan kepada mitra, USK juga memberikan apresiasi khusus berupa pin emas kepada dua tokoh penting yang telah mengabdi selama lebih dari empat dekade. Penghargaan tersebut diterima oleh Prof Dr Ir Ahmad Humam Hamid MA dan Prof Dr Ir Normalina Arpi MSc, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka terhadap dunia pendidikan di USK.

Acara malam puncak Milad ke-63 ini menjadi bukti nyata perjalanan USK sebagai pusat pendidikan unggulan di Aceh. Dengan semangat kolaborasi dan visi global yang terus digaungkan, USK optimis menatap masa depan sebagai universitas yang tidak hanya membanggakan Aceh, tetapi juga Indonesia di mata dunia. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

MIFA Gelar Aksi Bersih Pantai untuk Peringati 20 Tahun Tsunami Aceh

0
MIFA Gelar Aksi Bersih Pantai untuk Peringati 20 Tahun Tsunami Aceh. (Foto: RRI)

NUKILAN.id | Meulaboh – Memperingati 20 tahun bencana tsunami Aceh, PT Mifa Bersaudara menggelar aksi bersih pantai di Pantai Peunaga Pasi dan Peunaga Rayeuk, Meulaboh, pada Minggu (15/12/2024). Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, seperti PLTU 1 & 2, PT Antaredja Mahada Makmur (AMM Site Meulaboh), Universitas Teuku Umar, dan Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Meulaboh.

Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara, Hadi Firmansah, menegaskan bahwa aksi ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada para korban tsunami, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini simbol kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Pantai yang bersih mencerminkan kehidupan yang lebih baik dan menjadi warisan yang harus terus dijaga bersama,” ujarnya, Sabtu (14/12/2024).

Nanang Prambudi, PJO PT AMM Site Meulaboh, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut momentum peringatan tsunami sebagai kesempatan mempererat hubungan antara masyarakat dan dunia usaha.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain menjaga lingkungan, acara seperti ini menguatkan rasa kebersamaan yang penting untuk membangun masa depan yang lebih baik,” kata Nanang.

Rangkaian Kegiatan dan Tujuan Aksi

Aksi bersih pantai akan dimulai pada Minggu pagi, melibatkan berbagai kelompok masyarakat. Selain membersihkan pantai, panitia juga telah menyiapkan sejumlah kegiatan menarik, termasuk pembagian hadiah untuk peserta.

“Kami ingin mengajak masyarakat ikut merasakan makna penting peringatan ini. Pantai adalah bagian penting dari kehidupan kita, dan menjaga kelestariannya adalah tanggung jawab bersama,” ujar panitia pelaksana, Amal Marza.

Aksi ini bertujuan tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga menjadi pengingat akan peristiwa tsunami yang merenggut banyak jiwa dua dekade silam.

Ajakan untuk Berpartisipasi

Panitia mengundang masyarakat umum untuk hadir bersama keluarga dan teman. Selain menjadi ajang berbagi kepedulian, kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menjaga kebersihan dan keindahan pantai.

Waktu dan Tempat

  • Hari/Tanggal: Minggu, 15 Desember 2024
  • Lokasi: Pantai Peunaga Pasi dan Peunaga Rayeuk, Meulaboh

Bagi yang berminat, dapat menghubungi panitia melalui kontak resmi: Amal Marza (082258397819) atau Fajar (082160010707).

Peringatan 20 tahun tsunami ini menjadi momentum penting untuk merenungkan dampak bencana sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. “Mari bersatu untuk alam dan sejarah Aceh.”

Editor: Akil

Akhir Pekan, Museum Tsunami Aceh Ramai Pengunjung

0
Pengunjung di Museum Tsunami Aceh. (Foto: Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Suasana Museum Tsunami Aceh pada Sabtu, 14 Desember 2024, begitu berbeda. Deretan kendaraan memenuhi area parkir, sementara langkah kaki para pengunjung terdengar bergema di lorong-lorong museum yang sarat sejarah ini. Hari itu, museum menjadi destinasi favorit warga lokal hingga wisatawan dari luar kota.

Mendekati peringatan 20 tahun bencana tsunami, minat masyarakat untuk mengenang dan belajar dari peristiwa kelam tersebut meningkat. Pengunjung datang dengan berbagai alasan, mulai dari rasa ingin tahu hingga mengenang momen yang mengubah wajah Aceh.

Arif, seorang pengunjung asal Medan, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk memberikan edukasi kepada anak-anaknya.

“Saya ingin mereka tahu apa yang pernah terjadi di Aceh dan betapa pentingnya kesadaran akan bencana. Museum ini menyajikan sejarahnya dengan cara yang sangat menyentuh,” ujarnya saat diwawancarai Nukilan.id Sabtu (14/12/2024)

Sementara itu, Afdal, mahasiswa asal Banda Aceh, mengaku kerap mengunjungi museum untuk mencari inspirasi.

“Setiap datang ke sini, saya selalu teringat bagaimana Aceh bangkit dari bencana. Rasanya menginspirasi sekali, terutama bagi kami generasi muda,” kata Afdal.

Museum Tsunami Aceh dirancang oleh arsitek kenamaan Ridwan Kamil dan telah menjadi simbol peringatan tragedi 26 Desember 2004. Dengan lorong gelap bernama Lorong Tsunami, ruangan penuh doa dari berbagai bahasa, hingga ruang pameran yang menampilkan artefak dan foto-foto bencana, museum ini memberikan pengalaman yang mendalam bagi pengunjung.

Bagi masyarakat Aceh, museum ini bukan hanya tempat wisata, tetapi juga pengingat akan kekuatan, kesabaran, dan solidaritas yang tumbuh setelah bencana. Dengan cerita yang kuat dan daya tarik emosional, Museum Tsunami Aceh terus menjadi saksi sejarah yang hidup, mengingatkan dunia bahwa dari kehancuran bisa tumbuh harapan dan kekuatan untuk melangkah maju. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Jubir Mualem-Dek Fadh Kritik Kebijakan Pj Gubernur Aceh soal Percepatan Tender

0
uru Bicara pasangan Mualem-Dek Fadh, Tgk. Muhammad Nur, M.Si. (Foto: Dok. Pribadi)

NUKILAN.id | Banda Aceh Kebijakan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, yang mempercepat pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah tahun anggaran 2025 menuai kritik tajam dari pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih, Mualem-Dek Fadh.

Kritik tersebut disampaikan oleh Juru Bicara pasangan Mualem-Dek Fadh, Tgk. Muhammad Nur, M.Si, yang menilai kebijakan ini tidak tepat dan melanggar etika. Kebijakan yang dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 0003.1/11037 tertanggal 28 Oktober 2024 itu ditujukan kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan Kepala Biro. Namun, keputusan Pj Gubernur untuk mempercepat tender proyek pengadaan tersebut dianggap mengabaikan hak dan kewenangan gubernur terpilih.

Menurut Tgk. Muhammad Nur, kebijakan ini bisa mengganggu rencana strategis pasangan Mualem-Dek Fadh dalam merealisasikan visi-misi pembangunan Aceh.

“Tugas Pj Gubernur sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 adalah memastikan kelancaran pemerintahan sampai pelantikan gubernur terpilih, bukan membuat kebijakan yang dapat mengganggu perencanaan jangka panjang pasangan terpilih,” tegas Tgk. Muhammad Nur.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan motif di balik kebijakan tersebut, yang dinilai hanya mengutamakan percepatan dan serapan anggaran.

“Kalau alasannya hanya untuk percepatan, ini sangat naif. Setelah pelantikan kami pada 7 Februari 2025, masih ada waktu yang cukup untuk memaksimalkan serapan anggaran tanpa tergesa-gesa,” ujarnya.

Tgk. Muhammad Nur juga menekankan pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) yang harus mengutamakan kepentingan masyarakat Aceh secara menyeluruh, bukan kepentingan segelintir pihak.

“Jangan sampai keputusan ini justru merugikan pembangunan Aceh di masa depan,” katanya.

Pasangan Mualem-Dek Fadh, yang telah ditetapkan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih, berkomitmen untuk memajukan Aceh melalui visi yang mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Sementara itu, langkah Pj Gubernur Safrizal ZA yang mengeluarkan kebijakan tersebut dinilai bertentangan dengan tugas utamanya sebagai penjabat, yaitu mempersiapkan transisi pemerintahan hingga pelantikan gubernur terpilih.

“Kebijakan yang diambil harus tetap berada dalam koridor perundang-undangan dan menjamin kepentingan rakyat Aceh,” pungkas Tgk. Muhammad Nur.

Editor: Akil

Inisiatif Nirlaba Indonesiaku.com, Platform AI untuk Lestarikan Bahasa Daerah Indonesia

0
William Hidayat Tan, pendiri Indonesiaku.com.(Foto: Indonesiaku.com)

NUKILAN.id | Jakarta – Kepunahan bahasa daerah di Indonesia semakin mengkhawatirkan, dengan sekitar 700 bahasa terancam punah dalam seabad mendatang. Menghadapi ancaman ini, Indonesiaku.com, sebuah inisiatif nirlaba berbasis artificial intelligence (AI), hadir untuk melestarikan bahasa-bahasa daerah yang kaya akan budaya dan tradisi.

Indonesiaku.com bertujuan untuk mengembangkan teknologi AI yang dapat menerjemahkan bahasa daerah Indonesia secara akurat. Platform ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan dalam pengembangan bahasa daerah di tengah dominasi bahasa asing dan modernisasi. Berdasarkan laporan UNESCO, tanpa langkah konkret, 90 persen bahasa daerah dunia akan punah, yang berdampak pada hilangnya kekayaan budaya serta identitas suatu bangsa.

William Hidayat Tan, pendiri Indonesiaku.com, menjelaskan bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga cerminan budaya dan cara pandang.

“Kepunahan sebuah bahasa berarti hilangnya perspektif unik tentang dunia yang telah berkembang selama berabad-abad,” ujarnya dikutip dari Kompas.com, Sabtu (14/12/2024)

Solusi AI untuk Pelestarian Budaya

Platform ini merupakan hasil penelitian canggih yang mengintegrasikan AI untuk menerjemahkan bahasa daerah, termasuk Jawa, Minangkabau, Sunda, Aceh, Banjar, dan Bugis, dengan bahasa Indonesia. Hingga kini, Indonesiaku.com berhasil mengembangkan penerjemah untuk 36 kombinasi bahasa, dengan target mencakup 100 bahasa daerah pada 2025.

William menjelaskan, pengembangan penerjemah berbasis AI menghadapi tantangan dalam keterbatasan data bahasa daerah yang dapat digunakan untuk melatih AI. Untuk itu, platform ini mengembangkan pendekatan inovatif yang mengungguli solusi dari perusahaan teknologi global seperti Meta dan OpenAI, dalam hal penerjemahan bahasa daerah Indonesia.

Inovasi dalam Pendidikan Bahasa

Sebagai langkah pionir, Indonesiaku.com meluncurkan asisten pembelajaran bahasa Jawa berbasis AI bernama Jono. Jono memungkinkan pembelajaran interaktif dalam bahasa Jawa, baik kromo maupun ngoko. Saat ini, Jono masih dalam versi beta dan menjalani evaluasi untuk memastikan kesesuaian dengan metode pembelajaran tradisional, sekaligus mempertahankan nuansa budaya.

Keberhasilan Jono menjadi landasan bagi pengembangan asisten pembelajaran bahasa daerah lainnya.

“Kami ingin memastikan bahasa daerah tidak hanya lestari, tetapi juga relevan di era digital,” kata William.

Pengakuan Internasional dan Kolaborasi Global

Inovasi Indonesiaku.com telah mendapat perhatian global. Penelitian mereka diterima di konferensi bergengsi seperti Society for Low-Resource Languages at Neural Information Processing Systems dan Southern California Natural Language Processing Symposium, yang mempertemukan para ahli AI dan linguistik untuk berbagi temuan terbaru.

William menegaskan bahwa keberhasilan inisiatif ini membutuhkan dukungan luas dari berbagai pihak. Oleh karena itu, ia mengajak media, peneliti, komunitas lokal, dan penutur asli untuk berkolaborasi dalam melestarikan warisan linguistik Indonesia.

Mengundang Partisipasi untuk Pelestarian Bahasa Daerah

Peluncuran platform ini merupakan langkah awal yang membuka jalan bagi pelestarian bahasa daerah di dunia digital.

“Kami membuktikan bahwa teknologi AI tidak hanya dapat diterapkan untuk kepentingan komersial, tetapi juga dapat melestarikan warisan budaya. Kami berharap lebih banyak inisiatif serupa muncul untuk melindungi bahasa daerah Indonesia,” ujar William.

Dengan platform Indonesiaku.com, bahasa daerah Indonesia tidak hanya akan lestari, tetapi juga berkembang pesat di dunia digital, menjadikan warisan budaya ini tetap relevan bagi generasi mendatang.

Editor: Akil

6 Makanan dan Minuman Sehari-hari yang Terkandung Gula Tersembunyi

0
Ilustasi Makanan Tinggi Gula. (Foto: iStockphoto)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Mengonsumsi gula berlebihan bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes. Dilansir Nukilan.id dari American Heart Association (AHA), pria sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 36 gram gula per hari, sementara wanita disarankan untuk membatasi konsumsi gula hingga 25 gram. Banyak orang sudah mulai mengurangi makanan manis, namun tahukah Anda bahwa beberapa makanan sehari-hari yang dianggap sehat ternyata mengandung gula tersembunyi?

Berikut ini adalah 6 makanan dan minuman sehari-hari yang mungkin mengejutkan Anda karena kandungan gula tingginya:

  1. Saus Tomat. Meskipun tidak memiliki rasa manis, saus tomat ternyata kaya akan gula. Dalam satu sendok makan saus tomat, terkandung hampir satu sendok teh gula. Jika Anda menambahkannya 4-5 sendok makan dalam satu hidangan, tubuh bisa mendapatkan sekitar 35% dari total kebutuhan gula harian hanya dari saus tomat! Jadi, untuk menjaga asupan gula tetap terkendali, batasi penggunaan saus tomat.
  2. Minuman Isotonik. Sering dianggap pilihan yang sehat untuk menggantikan cairan setelah olahraga, minuman isotonik justru mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Satu botol minuman isotonik (591 ml) dapat mengandung hingga 32,5 gram gula (setara 9 sendok teh) dan 161 kalori. Minuman ini, meskipun membantu hidrasi, tetap berisiko bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
  3. Susu Cokelat. Susu cokelat memang menyegarkan dan kaya nutrisi, tetapi satu cangkir susu cokelat mengandung sekitar 12 gram gula tambahan (setara 2,9 sendok teh). Jika Anda mengonsumsinya setiap hari, jumlah gula yang terserap tubuh bisa cukup signifikan. Pilih susu tanpa pemanis atau pilih versi rendah gula untuk pilihan yang lebih sehat.
  4. Es Teh. Manis Es teh, minuman favorit banyak orang, ternyata bisa mengandung hingga 35 gram gula per porsi (340 ml). Itu setara dengan sebotol cola! Karena sering disajikan dalam bentuk manis, sebaiknya hindari es teh dengan pemanis tambahan dan pilih teh tawar atau teh herbal yang lebih sehat.
  5. Protein Bar. Walaupun sering dianggap camilan sehat, banyak protein bar yang justru mengandung gula tambahan setara dengan permen. Beberapa bar mengandung lebih dari 20 gram gula tambahan. Agar lebih sehat, baca label dengan teliti dan pilih protein bar yang rendah gula dan tinggi serat.
  6. Sereal. Sarapan Sereal yang dianggap praktis dan sehat, ternyata bisa mengandung banyak gula tambahan. Beberapa jenis sereal, terutama yang dipasarkan untuk anak-anak, mengandung hingga 12 gram gula per porsi (sekitar 34 gram). Cobalah untuk memilih sereal yang lebih tinggi serat dan rendah gula agar sarapan Anda tetap sehat dan bergizi.

Membaca label produk dan mengenali gula tersembunyi dalam makanan sehari-hari adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan. Mulailah dengan mengganti pilihan minuman manis dan camilan tinggi gula dengan alternatif yang lebih sehat. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Madrasah Ulumul Qur’an Aceh Selatan Gelar Tasyakuran Khataman 30 Juz

0
Madrasah Ulumul Qur'an Aceh Selatan Gelar Tasyakuran Khataman 30 Juz. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Tapaktuan – Madrasah ‘Ulumul Qur’an (MUQ) Aceh Selatan menggelar acara tasyakuran khataman 30 juz Al-Qur’an bagi 27 santri dan santriwati, Sabtu (14/12/2024). Kegiatan penuh khidmat ini berlangsung di Masjid Istiqamah, Tapaktuan, Aceh Selatan, dengan dihadiri oleh para wali santri, ulama, dan pejabat daerah.

Amatan Nukilan.id, tangis haru mengiringi prosesi saat santriwan dan santriwati dinyatakan lulus hafalan 30 juz Al-Qur’an. Para wali tak mampu menahan rasa bangga menyaksikan perjuangan anak-anak mereka.

Direktur MUQ Aceh Selatan, Muhammad Ridho Agung, menyampaikan pesan mendalam kepada para hafiz dan hafizah.

“Kami berpesan agar kalian menjaga hafalan dengan konsisten. Rutinlah mengulanginya agar tidak terlupakan. Dengan begitu, kalian bisa menjadi generasi penerus penghafal Al-Qur’an yang hebat di daerah kita,” kata Ridho.

Tak hanya pihak madrasah, acara ini juga mendapat perhatian dari Penjabat (PJ) Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, yang turut hadir dan memberikan apresiasi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan para santri ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Momentum ini seharusnya menjadi langkah awal untuk mentransfer nilai-nilai luhur Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Cut Syazalisma.

Ia juga memberikan penghargaan kepada pimpinan MUQ Aceh Selatan, para guru, dan ulama atas dedikasi mereka dalam membimbing generasi muda menjadi penjaga keaslian Al-Qur’an.

Acara ini menjadi pengingat akan pentingnya peran pendidikan agama dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia. Semangat para santri untuk menjaga hafalan Al-Qur’an menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya di Aceh Selatan. (xrq)

Reporter: Akil Rahmatillah

Depresi Akibat Masalah Keluarga, Gadis Nyaris Bunuh Diri di Gedung Evakuasi Tsunami

0
Gadis berusia 21 tahun melakukan percobaan bunuh diri di gedung escape building di Gampong Payatieng, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, pada Jum’at 13 Desember 2024 malam. (Foto Dok. Polresta Banda Aceh)

NUKILAN.id | Aceh Besar  Seorang gadis berusia 21 tahun berinisial Bunga hampir melakukan percobaan bunuh diri di gedung escape building di Gampong Payatieng, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, pada Jum’at (13/12/2024) malam. Aksi nekatnya berhasil digagalkan oleh Kapolsek Peukan Bada, keluarga, dan warga setempat.

Menurut keterangan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Peukan Bada Ipda Munawir Razali, korban sedang mengalami depresi akibat kesalahpahaman atau permasalahan dalam keluarga. Bunga nekat menduduki sudut gedung evakuasi tsunami di lantai empat pada malam itu.

Melalui upaya negosiasi intensif yang dilakukan oleh pihak kepolisian bersama keluarga dan warga, Bunga akhirnya bersedia turun dari gedung. Selanjutnya, korban dan keluarganya dibawa ke Polsek Peukan Bada untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolsek Munawir Razali menekankan pentingnya menyelesaikan permasalahan keluarga dengan baik dan bijaksana. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mengambil tindakan ekstrem seperti bunuh diri, yang menurutnya sangat dilarang dalam berbagai agama dan merugikan diri sendiri.

“Kita ketahui, bahwa bunuh diri itu sangat berdosa dan juga dilarang dalam semua agama. Oleh karena itu, jangan terulang kembali aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Beruntung, berkat intervensi cepat dari aparat kepolisian dan dukungan keluarga serta warga, nyawa Bunga berhasil diselamatkan. Saat ini, Bunga dan keluarganya telah kembali ke rumah dalam keadaan aman.

Reporter: Rezi

5 Lagu yang Didedikasikan untuk Mengenang Tragedi Tsunami Aceh

0
Tsunami Aceh. (Foto: AFP)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Dua dekade telah berlalu sejak gelombang tsunami dahsyat pada 26 Desember 2004 meluluhlantakkan Aceh dan sekitarnya. Peristiwa memilukan ini tidak hanya merenggut sekitar 170 ribu jiwa, tetapi juga meninggalkan jejak mendalam di hati masyarakat Indonesia.

Dirangkum dari berbagai sumber, Nukilan.id menemukan fakta menarik bahwa duka yang mendalam itu memunculkan berbagai karya seni, termasuk lagu-lagu yang menjadi pengingat akan tragedi sekaligus simbol kekuatan, harapan, dan perjuangan masyarakat Aceh untuk bangkit dari keterpurukan.

Berikut ini lima lagu yang didedikasikan untuk mengenang tragedi tsunami Aceh:

1. Sherina Munaf – “Indonesia Menangis”

Lagu “Indonesia Menangis” yang dinyanyikan oleh Sherina Munaf menjadi salah satu pengiring duka bangsa saat tsunami melanda Aceh. Lagu ini dipilih sebagai theme song di stasiun televisi MetroTV, yang saat itu menjadi salah satu media utama dalam memberitakan tragedi tersebut.

Lirik lagu yang emosional dan menyentuh seolah membawa kembali kenangan memilukan dari bencana tersebut.
“Tuhan marahkah kau padaku? Inikah akhir duniaku? Kau hempaskan jarimu di ujung banda, tercenganglah seluruh dunia.”

2. Rafli – “Aneuk Yatim”

Lagu “Aneuk Yatim” yang dinyanyikan oleh musisi Aceh, Rafli, menjadi pengingat perjuangan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat tsunami. Menggunakan bahasa daerah Aceh, lagu ini menceritakan seorang anak yang mencari makam ayahnya untuk dikunjungi saat ziarah Lebaran.

Pesan mendalam yang terkandung dalam lagu ini menggambarkan luka mendalam yang dirasakan oleh banyak keluarga korban tsunami.

3. Iwan Fals – “Saat Minggu Masih Pagi”

Musisi legendaris Iwan Fals turut menciptakan lagu sebagai penghormatan terhadap korban tsunami. Lewat lagu “Saat Minggu Masih Pagi,” ia menggambarkan kedahsyatan bencana yang terjadi pada Minggu pagi itu.

Liriknya penuh dengan penggambaran yang tajam tentang ribuan jiwa yang melayang dan penderitaan yang dirasakan oleh masyarakat.
“Ribuan jiwa melayang pergi, jutaan hati merintih pasti. Saat Minggu masih pagi, gempa dan tsunami menghantam negeri.”

4. Iwan Fals – “Harapan Tak Boleh Mati”

Masih dari Iwan Fals, lagu “Harapan Tak Boleh Mati” menjadi simbol semangat untuk bangkit dari keterpurukan. Lagu ini mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Aceh, untuk tidak kehilangan harapan meski dilanda tragedi besar.

Pesan optimisme tersurat jelas dalam liriknya:
“Oh negeriku sayang bangkit kembali. Jangan berkecil hati bangkit kembali. Oh yang ditinggalkan tabahlah sayang. Ini rahmat dari Tuhan kita juga pasti pulang.”

5. Padi – “26 Desember”

Band Padi juga memberikan kontribusi melalui lagu “26 Desember,” yang terinspirasi dari tanggal terjadinya tsunami Aceh. Lagu ini menjadi bagian dari album sosial bertajuk Kita Untuk Mereka.

Album ini melibatkan 58 musisi dari tiga generasi, menunjukkan solidaritas dunia musik Indonesia untuk para korban bencana. Lagu “26 Desember” menyentuh hati dengan lirik yang mengisahkan kesedihan sekaligus harapan untuk bangkit.

Simbol Harapan

Kelima lagu ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia tentang tragedi besar yang pernah terjadi. Di balik lirik-liriknya, tersimpan pesan tentang kekuatan, solidaritas, dan harapan yang tidak pernah padam.

Lagu-lagu ini menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat Aceh dan Indonesia untuk bangkit dari luka mendalam, serta mengingatkan bahwa semangat persatuan dan kepedulian harus terus dijaga. (XRQ)

Reporter: Akil Rahmatillah

Bandar Sabu Aceh Besar Ditangkap, Dibekali Senpi dan Pacar di Sampingnya

0
Ilustrasi Sabu. (Foto: Polda Aceh)

NUKILAN.id | Jantho — Seorang pria berinisial MS (34) yang diduga sebagai bandar narkotika jenis sabu di Aceh ditangkap polisi. Dalam penangkapan tersebut, MS diketahui membekali diri dengan senjata api ilegal jenis FN. Ia ditangkap saat sedang bersama pacarnya, JR (20), di sebuah warung kopi di kawasan Saree, Aceh Besar, Rabu (4/12/2024).

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menjelaskan bahwa penangkapan MS merupakan hasil pengembangan dari tertangkapnya seorang pengguna narkoba berinisial IM (25) sehari sebelumnya di Pidie Jaya.

“Penangkapan ini merupakan pengembangan dari pelaku IM (25) yang sehari sebelumnya ditangkap di Gampong Bunot, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya,” kata Faisal saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (13/12/2024).

Polisi menemukan keberadaan MS di sebuah warung kopi setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut berdasarkan keterangan IM. Ketika hendak ditangkap, MS mencoba melarikan diri, sehingga polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan.

“Setelah diberi tembakan peringatan, MS akhirnya menyerah. Dalam penggeledahan, kami menemukan barang bukti berupa sabu seberat 22,77 gram serta satu pucuk pistol lengkap dengan empat peluru,” jelas Faisal.

MS diduga sebagai bandar besar narkotika di wilayah tersebut. Selain itu, ia diketahui selalu membawa senjata api ilegal untuk melindungi dirinya.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan JR, pacar MS yang merupakan warga Kabupaten Pidie. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Polres Pidie Jaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi tengah mendalami asal usul narkotika serta senjata api yang dimiliki oleh MS. Menurut Faisal, pihaknya akan terus menelusuri jaringan peredaran narkotika dan senjata api ilegal di wilayah hukum Pidie Jaya.

“Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk membongkar jaringan lebih besar yang terlibat dalam kasus ini, sekaligus menutup akses peredaran narkotika dan senpi ilegal,” ujar Faisal.

Kapolres Pidie Jaya menegaskan bahwa kasus ini menjadi prioritas untuk diungkap lebih dalam. Aparat berkomitmen untuk memburu para bandar narkotika yang lebih besar demi memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.

Editor: Akil