NUKILAN.ID | Aceh Besar — Keuchik Gampong Tanjong Selamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Fadhli, menyebut antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Fadhli, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah hidangan yang disiapkan masyarakat untuk kenduri Maulid di Gampong Tanjong Selamat. Jika pada tahun-tahun sebelumnya jumlah hidangan biasanya sekitar 60 hingga 70 hidangan, tahun ini jumlahnya hampir mencapai 100 hidangan.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tahun ini sungguh luar biasa. Biasanya hidangan yang terkumpul sekitar 60 sampai 70, tetapi tahun ini hampir mencapai 100 hidangan. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat semakin meningkat,” kata Fadhli kepada Nukilan, Selasa (25/8/2026).
Ia mengatakan, pelaksanaan kenduri Maulid pada 12 Rabiul Awal telah menjadi adat dan kebiasaan masyarakat Gampong Tanjong Selamat. Karena itu, masyarakat secara rutin menggelar kenduri pada tanggal tersebut.
“Di sini memang sudah menjadi adat dan kebiasaan masyarakat. Setiap 12 hari bulan atau 12 Rabiul Awal, kami langsung mengadakan kenduri Maulid,” ujarnya.
Untuk kenduri Maulid tahun ini, masyarakat juga menyiapkan dua ekor lembu yang disembelih dan dihidangkan untuk warga. Fadhli mengatakan, penyediaan hewan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat gampong yang dikumpulkan secara patungan.
“Setiap tahun memang ada penyembelihan lembu untuk kenduri Maulid. Tahun ini ada dua ekor lembu yang dihidangkan, dan semuanya berasal dari sumbangan masyarakat Gampong Tanjong Selamat yang dikumpulkan secara patungan,” katanya.
Fadhli menilai peningkatan jumlah hidangan tahun ini juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan kenduri Maulid.
“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah hidangan yang disajikan tahun ini meningkat. Kemungkinan dari sisi sumbangan masyarakat juga meningkat. Alhamdulillah, ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami karena seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kenduri Maulid,” ujarnya.
Ia menambahkan, kenduri Maulid tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum yang melibatkan masyarakat secara bersama-sama.
“Yang paling penting, semua masyarakat ikut dilibatkan. Ini menjadi kebanggaan bagi kita karena kenduri Maulid dapat dilaksanakan secara bersama-sama oleh masyarakat,” tutur Fadhli. []
Reporter: Sammy




