Beranda blog Halaman 595

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030

0
Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Mualem-Dek Fadh sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2025-2030. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al-Haythar, secara resmi mengukuhkan Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030. Pengukuhan ini berlangsung setelah keduanya dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu (12/2/2025).

Pantauan Nukilan.id melalui Kanal Youtube DPRA, usai dikukuhkan, Mualem dan Dek Fadh menjalani peusijuek, sebuah ritual adat Aceh sebagai simbol doa dan restu, yang dipimpin langsung oleh Wali Nanggroe. Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, yang dikenal memiliki peran penting dalam proses perdamaian Aceh melalui perjanjian Helsinki 2005.

Dengan pengukuhan ini, Mualem dan Dek Fadh secara sah mulai menjalankan amanah sebagai pemimpin Aceh untuk lima tahun ke depan. (XRQ)

Reporter: Akil

Nasir Djamil: Aryos Nivada Suksesor Mualem – Dek Fadh

0
Mualem bersama Nasir Djamil di salah satu restoran di Jakarta. (Foto: Dok. Facebook Nasir Djamil)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Nasir Djamil, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyampaikan pujian sekaligus pengakuan peran Aryos Nivada dalam proses kemenangan pasangan Muzakir Manaf dan Fadhullah yang kini dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

Menurut pengakuan mantan jurnalis Serambi Indonesia yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera itu dikalangan elit Jakarta Aryos Nivada disebut sebagai suksesor Mualem – Dek Fadh.

“Elit Jakarta menyebut Aryos Nivada sebagai suksesor Mualem – Dek Fadh,” ungkap Nasir Djamil pada Rabu (12/2/2025).

Pengakuan itu menurut Nasir Djamil sangat ditentukan oleh latar belakang keilmuan Aryos Nivada dan pengalaman survey melalui Jaringan Survey Inisiatif.

“Itu yang membuat Aryos kerap diperhitungkan setiap kali pesta rakyat dimulai,” tambahnya.

Nasir Djamil juga mengakui bacaan politik Aryos khususnya dalam memprediksi kompetisi elektoral antara pasangan 01 dan 02.

“Sejak awal Aryos sudah memprediksikan Muallem akan unggul. Kini apa yang disampaikan Aryos menjadi kenyataan,” sebutnya.

Dengan apa yang sudah dilakukan oleh Aryos Nivada itu Nasir Djamil berharap Aryos tetap menjadi sosok yang menemani Mualem – Dek Fadh dalam kerja pemerintahan dan pembangunan lima tahunan.

“Tapi mayoritas publik justru mengatakan bahwa Mualem dan Dek Fadh akan beruntung jika tetap mengajak Aryos dalam pemerintahannya untuk lima tahun ke depan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui Muhammad Nasir Djamil adalah seorang politikus andal kelahiran 1971 yang kembali terpilih menjadi anggota DPR RI untuk periode lima tahun.

Nasir Djamil memulai debut politiknya sejak 1999 dan terpilih menjadi anggota legislatif di DPRD Aceh periode 1999-2004.

Sejak itu, karir politiknya naik level ke nasional. Nasir dipercaya untuk meluncur dan menduduki kursi DPR RI dari Fraksi PKS selama empat periode, yakni 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019 dan 2019-2024. Dan, saat ini untuk periode 2024 – 2029.

Kehebatan politik alumni IAIN Ar-Raniry itu, tidak hanya teruji di Dapil Aceh I tapi juga teruji di Dapil Aceh II. Nasir Djamil juga kerap muncul di televisi nasional bersama narasumber nasional lainnya. Sesuatu yang tidak terlihat dari politisi asal Aceh lainnya.

Editor: Akil

Lima Jurusan Paling Ketat di Universitas Syiah Kuala, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

0
Universitas Syiah Kuala. (Foto: Humas USK)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri unggulan di Indonesia, khususnya di wilayah Aceh. Setiap tahunnya, ribuan calon mahasiswa berjuang mendapatkan kursi di berbagai program studi (prodi) favorit. Namun, beberapa jurusan memiliki tingkat persaingan yang jauh lebih ketat dibandingkan yang lain.

Tingginya tingkat kompetisi ini dipengaruhi oleh jumlah peminat yang sangat banyak sementara daya tampung terbatas. Berdasarkan data dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Kemdikbud, berikut adalah lima jurusan dengan persaingan terketat di USK yang wajib diketahui sebelum mendaftar.

1. Pendidikan Dokter

Dengan daya tampung hanya 63 mahasiswa pada tahun 2023 dan jumlah peminat mencapai 1.219 orang pada 2022, jurusan ini memiliki rasio keketatan 1:19. Tak heran jika pendidikan dokter menjadi program studi dengan tingkat persaingan tertinggi di USK. Profesi dokter masih menjadi pilihan karier prestisius di Indonesia, sehingga banyak calon mahasiswa berlomba-lomba untuk masuk ke jurusan ini.

Untuk bisa lolos, selain nilai akademik yang tinggi, kamu juga harus mempersiapkan diri dengan baik dalam ujian seleksi.

2. Agribisnis

Jurusan ini semakin diminati seiring berkembangnya sektor pertanian modern dan kebutuhan tenaga profesional di industri pangan. Pada tahun 2023, USK hanya menyediakan 28 kursi, sementara peminatnya mencapai 380 orang pada 2022. Dengan rasio keketatan 1:14, calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pertanian, ekonomi, dan bisnis harus siap bersaing ketat.

Jika kamu tertarik dengan dunia pertanian, ekonomi, dan bisnis, maka jurusan ini bisa menjadi pilihan yang tepat!

3. Arsitektur

Bagi mereka yang memiliki minat dalam desain, konstruksi, dan perencanaan kota, Arsitektur menjadi pilihan favorit. Jurusan ini hanya menerima 38 mahasiswa pada 2023, sementara jumlah peminatnya mencapai 303 orang pada tahun sebelumnya, sehingga menghasilkan rasio keketatan 1:8. Kreativitas tinggi serta kemampuan dalam menggambar dan menggunakan software desain arsitektur menjadi syarat utama untuk bersaing di prodi ini.

4. Teknik Sipil

Sebagai salah satu cabang teknik yang paling diminati, Teknik Sipil di USK juga memiliki persaingan yang cukup ketat. Dengan daya tampung 54 mahasiswa pada 2023 dan peminat mencapai 435 orang pada 2022, rasio keketatannya mencapai 1:8. Jurusan ini berfokus pada perancangan dan pembangunan infrastruktur seperti jembatan, gedung, dan jalan raya. Prospek kerja yang luas menjadikan Teknik Sipil sebagai pilihan menarik bagi calon mahasiswa.

5. Pendidikan Biologi

Bidang kependidikan juga memiliki jurusan dengan tingkat kompetisi tinggi. Pendidikan Biologi di USK menerima 33 mahasiswa pada 2023, sementara jumlah peminatnya mencapai 274 orang pada 2022. Dengan rasio keketatan 1:8, calon mahasiswa diharapkan memiliki dasar akademik yang kuat dalam sains, khususnya biologi dan kimia.

Persaingan di dunia pendidikan tinggi semakin ketat, terutama untuk jurusan-jurusan favorit di Universitas Syiah Kuala. Jika kamu ingin masuk ke salah satu dari lima jurusan di atas, maka persiapkan diri dengan baik, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Perbanyak latihan soal, tingkatkan nilai rapor, dan jangan lupa untuk menggali informasi sebanyak mungkin mengenai jurusan yang kamu minati.

Bagi calon mahasiswa yang bermimpi masuk ke USK, apakah salah satu dari lima jurusan ini menjadi pilihanmu? Persiapkan diri sejak sekarang dan tetap optimis dalam mengejar impian!

Editor: AKil

Isbat Ramadan Digelar 28 Februari, Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Pengamatan Hilal

0
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh, Azhari. (Foto: Dok. Kanwil Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh akan menggelar pengamatan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025. Pengamatan hilal ini akan dilakukan di enam lokasi strategis di Aceh.

Keenam lokasi tersebut meliputi Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang di Lhoknga, Aceh Besar; Tugu Nol Kilometer di Kota Sabang; Bukit Blang Tiron Perta Arun Gas di Lhokseumawe; Pantai Lhokgeulumpang di Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya; POB Suak Geudubang di Aceh Barat; serta Pantai Nancala Teupah Barat di Simeulue.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. Azhari, M.Si., menjelaskan bahwa pengamatan hilal akan berlangsung setelah salat Ashar dan terbuka untuk umum.

“Pemantauan dilakukan menggunakan teleskop astronomi serta instrumen pendukung lainnya. Sebelum rukyat, akan ada pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat dan ahli astronomi Aceh,” ujar Azhari.

Sidang isbat akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di Jakarta. Hasil pengamatan dari seluruh Indonesia, termasuk dari Aceh, akan dikompilasi dan diumumkan pada Jumat malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Ketua Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Dr. Alfirdaus Putra, SHI., MH., menjelaskan bahwa ketinggian hilal saat pengamatan diperkirakan mencapai 4,68 derajat di atas ufuk dengan elongasi geosentrik bulan dan matahari sekitar 6,4 derajat serta elongasi toposentrik 5,4 derajat. Hilal diperkirakan dapat terlihat selama 22 menit setelah matahari terbenam dengan intensitas cahaya bulan mencapai 0,22 persen.

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan rukyat mandiri, dapat mengarahkan pandangan ke arah barat pada azimut 263 derajat dengan ketinggian hilal 4,68 derajat ketika matahari terbenam,” jelasnya.

Azhari juga mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati perbedaan dalam penentuan awal Ramadan.

“Jika nantinya ada perbedaan dalam penetapan awal Ramadan, kita harus tetap saling menghargai. Perbedaan ini adalah rahmat dan harus dijadikan sebagai bagian dari toleransi dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, Kemenag Aceh berharap proses rukyatul hilal berjalan lancar dan dapat memberikan kepastian kepada umat Muslim dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Editor: Akil

Mendagri Resmi Lantik Muzakir Manaf-Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh

0
Prosesi pelantikan Muzakir Manaf dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh. (Foto: Tangkapan Layar YouTuber DPR Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melantik Muzakir Manaf dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung dalam Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPR Aceh, Banda Aceh, Rabu (12/2/2025).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13 P Tahun 2025 tertanggal 31 Januari 2025 tentang pemberhentian Penjabat Gubernur dan pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh masa jabatan 2025-2030.

“Saya Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden Republik Indonesia dengan resmi melantik saudara Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh dan saudara Fadhlullah sebagai Wakil Gubernur Aceh,” ucap Tito.

Amatan Nukilan di lokasi, rangkaian acara pelantikan diawali dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Syar’iah Aceh dan penandatangan pakta integritas . Selanjutnya, Mendagri melakukan pemasangan tanda pangkat dan penyematan tanda jabatan kepada pasangan kepala daerah terpilih tersebut.

Prosesi pelantikan ditutup dengan ritual Peusijuek Adat yang dipimpin langsung oleh Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh. 

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla,  Teuku Riefky Harsya, Kepala BIN RI, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan harapannya kepada pasangan kepala daerah yang baru dilantik. “Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan,” katanya.

Reporter: Rezi

UPTD Statistik Aceh Berikan Bimbingan Literasi Keuangan untuk Mahasiswa MBKM Statistik MIPA USK

0
UPTD Statistik Aceh Berikan Bimbingan Literasi Keuangan untuk Mahasiswa MBKM Statistik MIPA USK. (Foto: For Nukilan)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Sebanyak 20 mahasiswa dari Jurusan Statistik MIPA Universitas Syiah Kuala (USK) mengikuti bimbingan literasi keuangan yang diselenggarakan oleh UPTD Statistik Aceh. Kegiatan ini berlangsung pada 10 Februari 2025 di Ruang Command Centre UPTD Statistik Aceh dan merupakan bagian dari pembekalan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berlangsung hingga Mei 2025.

Materi literasi keuangan dan adaptasi dunia kerja disampaikan oleh Nizarli, seorang tokoh penggiat ekonomi Aceh sekaligus Analis Pengembangan SDM di Pemerintah Aceh. Dalam sesi tersebut, Nizarli menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Selain memahami literasi keuangan, mahasiswa juga perlu mendapatkan sosialisasi kewirausahaan yang bisa melahirkan technopreneur inovatif yang siap berkontribusi pada ekonomi daerah,” ujarnya.

Kepala UPTD Statistik, Sayid Azhari, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa bimbingan ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja.

“Melalui pembekalan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya siap bekerja, tetapi juga dapat mengatasi tantangan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara,” jelas Sayid.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kasi Statistik Sektoral UPTD Statistik, Gita Mahardhika, beserta staf lainnya. Diharapkan, melalui program MBKM yang didukung oleh Diskominsa Aceh, mahasiswa dapat berkembang menjadi profesional yang kompeten dan berdedikasi dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Editor: Akil

Usai Dilantik, Muzakir Manaf Langsung Cabut Aturan QR Code BBM di Aceh

0
Muzakir Manaf-Fadhlullah saat menyampaikan pidato perdananya. (Foto: Tangkapan Layar)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh) resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030 pada Rabu (12/2/2025). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, disaksikan oleh pejabat negara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai elemen.

Pantauan Nukilan.id dari Kanal Youtube DPR Aceh, Mualem dalam pidato perdananya menegaskan komitmennya untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Aceh. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rakyat Aceh yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Fadhlullah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Aceh yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada kami,” ujar Mualem.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif agar roda pemerintahan berjalan optimal.

“Agar rakyat Aceh aman dan damai,” tambahnya.

Di luar dugaan, Mualem membuat pernyataan mengejutkan saat memberikan sambutan. Ia mengumumkan pencabutan sistem QR Code untuk pengisian BBM di seluruh SPBU di Aceh, yang selama ini diwajibkan bagi pengguna Bio Solar dan Pertalite subsidi.

“Yang perlu digarisbawahi adalah, karena sesuai dengan sumpah tadi, kami ingin mensejahterakan rakyat, menyenangkan rakyat, bukan menyusahkan rakyat. PR hari ini, semua SPBU di Aceh tidak ada lagi istilah barcode. Mohon digarisbawahi,” tegasnya.

Mualem menilai sistem tersebut justru menyulitkan masyarakat. Menurutnya, kebijakan QR Code kerap menimbulkan keluhan di lapangan, bahkan memicu ketegangan. “Selama ini, dengan adanya sistem QR Code untuk memperoleh BBM, ada sebagian masyarakat yang marah bahkan ingin membakar SPBU,” ujarnya.

Atas dasar itu, ia mengambil keputusan untuk menghapus aturan tersebut. “Maka saya ambil kesimpulan untuk menghapuskan semua barcode yang ada di SPBU di Aceh,” lanjutnya.

Mualem menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, hubungan dengan pemerintah pusat akan tetap dijaga dengan baik demi kepentingan rakyat Aceh.

Kebijakan ini sontak menjadi sorotan dan menuai beragam respons dari berbagai pihak. Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem dan Fadhlullah kini dihadapkan pada tantangan untuk merealisasikan janji-janji mereka, termasuk kebijakan BBM yang baru saja diumumkan. (XRQ)

Reporter: Akil

Jusuf Kalla Lantik Pengurus DMI Aceh, Kakanwil Kemenag Bacakan Doa

0
Jusuf Kalla Lantik Pengurus DMI Aceh. (Foto: Kemenag Aceh)

NUKILAN.id | Banda Aceh – Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI), Dr. H. M. Jusuf Kalla, resmi melantik Pengurus Wilayah DMI Aceh dalam sebuah acara yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, pada Selasa malam, 11 Februari 2025.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., yang mendapat kehormatan untuk membacakan doa dalam rangkaian acara tersebut.

Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Kakanwil Kemenag Aceh dan Jusuf Kalla, yang merupakan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12. Selain itu, hadir pula Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Aceh, sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam rombongan Jusuf Kalla, tampak beberapa figur nasional, di antaranya Prof. H. Hamid Awaluddin, S.H., LL.M., M.A., Ph.D., Dr. H. Sofyan Jalil, S.H., M.A., MALD., Dr. Sudirman Said, S.E., serta sejumlah stafnya yang tiba di Banda Aceh menggunakan jet pribadi Phenom.

Pada kesempatan tersebut, Jusuf Kalla menegaskan komitmen DMI dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa, termasuk Aceh. Ia menekankan peran penting masjid sebagai pusat ibadah sekaligus sarana persatuan umat.

“Kita harus terus memakmurkan masjid. Ada tiga hal yang harus ada dalam siklus masjid, yaitu masjid harus ada, pengurus masjid, dan jamaah masjid,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak agar dakwah di masjid tidak hanya fokus pada ibadah, tetapi juga aspek muamalah yang berhubungan dengan kehidupan sosial dan ekonomi umat.

Jusuf Kalla juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan besar bagi umat Islam di Indonesia. Ia menilai, masjid harus mengambil peran lebih aktif dalam mengatasinya, salah satunya melalui optimalisasi pengelolaan zakat dan sumber daya lainnya.

Sementara itu, Ketua DMI Aceh, Tgk. Fachruddin Lahmuddin, S.Ag., M.Pd., menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya berkomitmen membangun bangsa dengan aksi nyata, bukan sekadar wacana.

“DMI menyadari problematika umat Islam Indonesia, yaitu kemiskinan yang sangat menonjol. Masjid harus berperan dalam mengatasi kemiskinan tersebut dengan optimalisasi zakat dan lainnya,” tuturnya.

Didampingi Humas DMI Aceh, Dr. H. Bustamam Ali, M.Pd., Fachruddin juga turut menghadiri pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih, Muzakir Manaf (Mualem) dan Fadhlullah (Dek Fadh), yang berlangsung pada Rabu pagi, 12 Februari 2025. Usai acara, rombongan DMI Aceh langsung bertolak kembali ke Jakarta.

Editor: AKil

Haji Uma Apresiasi Pelantikan Gubernur Aceh Lebih Cepat dari Daerah Lain

0
Sudirman Haji Uma, Senator Aceh. (Foto: Dok Pribadi).

NUKILAN.id | Banda Aceh – Pemerintah pusat akan melantik pasangan Muzakir Manaf dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2025-2030 lebih cepat dibanding kepala daerah lain di Indonesia.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dijadwalkan melantik pasangan tersebut pada Rabu, 12 Februari 2025, dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dengan disaksikan Ketua Mahkamah Syariah Aceh. Keputusan ini merujuk pada Pasal 69 huruf c Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Sementara itu, pelantikan kepala daerah lain hasil Pilkada Serentak 2024, termasuk gubernur, bupati, dan wali kota, baru akan digelar secara serentak pada 20 Februari 2025 di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi kebijakan ini, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Aceh, Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat. Menurutnya, percepatan pelantikan tersebut mencerminkan penghormatan terhadap status kekhususan Aceh sebagaimana diatur dalam UU Pemerintah Aceh.

“Keputusan tersebut merupakan indikasi dan menunjukkan jika pemerintah pusat menghargai kekhususan Aceh sesuai yang diatur dalam Pasal 69 huruf c UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh yang berlaku lex specialist,” ujar Haji Uma.

Lebih lanjut, ia menilai keputusan ini sebagai sinyal positif bagi hubungan Aceh dan pemerintah pusat di era Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya ini modal positif hubungan Aceh dengan Pemerintah Pusat di masa jabatan Mualem – Dek Fadh dalam konteks realisasi pembangunan dan kekhususan Aceh ke depannya,” tambahnya.

Haji Uma juga menekankan bahwa percepatan pelantikan ini tidak lepas dari pendekatan politik yang dilakukan Muzakir Manaf dan Fadhlullah kepada pemerintah pusat demi menjaga keberlanjutan kekhususan Aceh dalam berbagai aspek pembangunan.

Editor: Akil

Upgrade Sistem BSI Rampung, Layanan E-Channel Kembali Normal

0
Gedung Landmark Bank Syariah Indonesia (BSI) di Jalan Tgk. Moh. Daud Beureueh, Banda Aceh. (Foto: Nukilan/Rezi)

NUKILAN.id | Iklan – Sistem IT di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) saat ini telah memasuki fase stabilisasi setelah selesainya proses upgrade, sehingga seluruh layanan e-channel perseroan kembali normal dan dapat diakses dengan lancar.

Hal tersebut ditegaskan oleh Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar. Menurutnya, upgrade sistem IT merupakan bagian dari proses pemeliharaan berkelanjutan. Apa lagi saat ini nasabah BSI terus bertumbuh dan telah melebihi angka 21 juta. Setelah proses tersebut selesai, sistem IT memasuki fase stabilisasi sehingga layanan perbankan melalui e-channel normal kembali dengan akses seperti sedia kala.

“Dalam proses tersebut kami memahami bahwa nasabah mengalami kendala dalam mengakses layanan BSI. Kendati demikian kami melalui tim IT BSI secara intens melakukan normalisasi layanan agar masyarakat dapat mengakses layanan terbaik dengan lancar,” tutur Wisnu.

Oleh karena itu, lanjut Wisnu, BSI meminta maaf atas ketidaknyamanan selama proses tersebut. Perseroan sangat mengapresiasi kesabaran serta pengertian masyarakat atas kendala yang timbul saat proses upgrade sistem dilakukan.

“BSI selalu menjaga komitmennya untuk memberikan layanan keuangan dan perbankan syariah terbaik untuk bangsa Indonesia. Dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses tersebut,” ujarnya.

Di sisi lain Wisnu pun menegaskan BSI memastikan kepada nasabah dan stakeholders bahwa data dan dana nasabah perseroan yang mencapai 21 juta lebih berada dalam kondisi baik dan aman. Perseroan terus melakukan mitigasi atas segala kemungkinan yang terjadi agar data dan dana nasabah selalu aman.

Sementara itu, BSI mencatat shifting transaksi e-channel mencapai 98,03% per akhir Desember 2024. Sisanya masih menggunakan layanan transaksi teller di cabang. Adapun jumlah transaksi melalui e-channel mencapai 851 juta transaksi dengan volume sebesar Rp956 triliun pada akhir 2024 lalu.

BSI berkomitmen untuk terus memperkuat pertahanan keamanan siber perbankan, dan senantiasa mengimbau nasabah agar tetap waspada dan berhati-hati atas segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Syariah Indonesia.

“Seiring pesatnya perkembangan teknologi serta kebutuhan nasabah untuk produk keuangan digital, BSI menyadari adanya peningkatan risiko keamanan siber. Oleh sebab itu BSI menerapkan dan senantiasa meningkatkan cyber security yang sejalan dengan ketentuan regulator,” katanya menegaskan.

Dalam perkembangannya BSI bahkan konsisten memperluas kemaslahatan. Di antara contohnya adalah dukungan BSI terhadap UMKM tmelalui program talenta wirausaha BSI, Aceh Muslim Preneur, dan pembentukan UMKM Center.

Tahun 2024 jumlah peserta talenta wirausaha BSI dan Aceh Muslim Preneur meningkat dibanding tahun 2023. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi di masyarakat luas. UMKM Center BSI tersebar di 4 kota besar di Indonesia, yang terdiri dari Aceh terdapat 2.146 nasabah binaan, Yogyakarta 1.015 nasabah binaan, Surabaya 899 nasabah binaan, dan Makassar 418 nasabah binaan. Adapun total pembiayaan UMKM BSI sebesar Rp52,4 triliun dengan rasio pembiayaan inklusif makroprudensial atau RPIM BSI sebesar Rp97,8 triliun.

BSI juga berkomitmen untuk terus mendukung sustainable financing, Hingga Desember 2024 portofolionya mencapai Rp66,5 triliun atau tumbuh 15,2% secara tahunan dengan komposisi green financing Rp14,1 triliun dan social financing Rp52,4 triliun. BSI juga mendukung low carbon ekonomi dalam operasional bisnis. Antara lain operasional low carbon dengan pembangunan green building landmark BSI Aceh, penggunaan electric vehicle, motor listrik dan panel surya.

Kemudian BSI dapat menghimpun total zakat sejak 2021 hingga tahun 2024 mencapai Rp787 miliar. Terdiri dari zakat perusahaan sebesar Rp665 miliar dan zakat pegawai Rp122 miliar.

“Semoga ke depan BSI dapat terus memberikan kebermanfaatan yang lebih besar bagi negara dan umat” pungkasnya.

Editor: Akil