Beranda blog Halaman 2474

Apace Minta Gubernur Copot Kepala Bappeda Aceh

0

Apace Minta Gubernur Copot Kepala Bappeda Aceh

Nukilan.id – Aksi yang menyebut diri Aliansi Pemuda Peduli Aceh (APACE) meminta Gubernur Aceh Nova Iriansyah segera mencopot Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh karena tidak menjalankan fungsinya membangun Aceh.

Permintaan tersebut disampaikan melalui aksi yang digelar di depan gerbang halaman kantor Gubernur Aceh, Linke, Banda Aceh, Jum’at (26/2/2021).

“Kami meminta kepada bapak Gubernur selaku pemimpin tunggal Aceh agar segera mencopot kepala Bappeda Aceh,” kata Guna Winanda

Pelaku aksi juga menyampaikan apabila pihaknya memberikan kartu merah kepada pemerintah Aceh karena tidak mampu menuntaskan kemiskinan.

“Kartu merah untuk pemerintah Aceh karena tidak mampu menuntaskan kemiskinan di Aceh,” kata Anggota aksi T Wariza Aris Munandar.

Mereka juga meminta kepada bapak Gubernur Aceh untuk meningkatkan pembangunan-pembangunan untuk menuntaskan kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan.

Aksi orasi ditutup dengan pembacaan puisi dan penyampaikan apabila Apace akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak apabila tuntutan mereka tidak direalisasi.[]

Reporter: Yuli Asmiati

Nisqan Cake and Dessert Hadir di Lampriet, Tawarkan “Cake Canai Saos Keumamah”

0
Nisqan

Nukilan.id – Keberanian Nisqan bersaing membuka toko kue di Banda Aceh, perlu diacungi jempol. Bukan karena usia Nisqan yang muda, dara kelahiran Matang Glumpang Dua Bireuen ini, ingin menyajikan resepnya sendiri, dan yang terpenting, kemudian masuk di kancah persaingan toko “cake” dengan citarasa ‘Aceh” kekinian di Kota Banda Aceh.

Adalah Nisqan Cake and Dessert, nama toko di Jalan Tenggiri No.2 Lampriet, Banda Aceh milik Nisqan. Sedikitnya ada 11 jenis cake yang ditawar disitu, antara lain unggulannya “Cake Canai Saos Keumamah” dan “Bolu Gulong Singkong”.

“Bahan baku kue di toko kami semua hasil pertanian dan nelayan Aceh, seperti Singkong, Labu Kuning, Pisang, olahan kopi, dan ikan,” kata Nisqan, sarjana Informatika Unimal yang terjun di bisnis kue.

Lha, bagaimana dengan selera anak-anak? Nisqan menyebutnya kue-kue yang dibuat sangat beragam, termasuk model dan ragamnya, sasaranya keluarga dan anak-anak.

“Kita juga jangkau untuk cita rasa yang disukai anak-anak. Ada 11 jenis kue di toko ini,” ujar Nisqan.

Nisqan tentu tidak sendirian, di Toko Nisqan Cake and Dessert miliknya ikut melibatkan ahli Kopi Mursada, pemilik SADA Coffee. Disitu Nisqan akan meramu menu kue-kuenya dalam cita rasa kopi, termasuk bagi penikmat kue dapat mencicipi langsung di tempat dengan hidangan kopi Gayo.

“Saat ini kita sedang melakukan uji coba untuk kue-kue yang mengandung kopi, supaya menjadi lengkap oleh-oleh kue dari Banda Aceh,” ujar Niskan.

Sebelum membuka toko kue di Banda Aceh, Nisqan sudah melakukan penggalian pengalaman terkait cita rasa cake bikinannya, termasuk bekerja sama dengan pengusaha di Lhokseumawe untuk penjualan kue-kue bikinan Nisqan. Namun kini berbeda, Nisqan ingin bekerja sesuai kemampuannya di usaha milik sendiri.

Diakuinya, tidak mudah memang, apalagi citarasa kue miliknya masih dicita rasa baru, perlu pengenalan lebih dalam. “Cake Canai Saos Keumamah” misalnya, kue rasa Aceh karena terkandung ikan Keumamah harus dimakan menggunakan saos yang juga dibuat sendiri, rasa yang ditawarkan masih dianggap baru sehingga perlu pengenalan rasa lebih kuat, sebab “Cake Canai Saos Keumamah” lebih mendekati penganan Eropa, tetapi bercitarasa Aceh.

Untuk itu–silakan ke Lampriet, membawa pulang salah satu jenis kue-kue yang tersedia dan disukai dari Nisqan Cake and Dessert atau dapat mencicipi langsung di lokasinya. Tidak jauh, di Jalan Gurami.

Nisqan memulai karir membuat kue atau cake sejak 2018, ketika itu Nisqan hanya menawarkan cake labu dan pisang, namun kini berkembang dalam adonannya yang bervariasi, termasuk “Ikan Keumamah” dan “Ubi Singkong”.

Ada tawaran spesial juga untuk pesanan tar ulang tahun dengan model lucu dan menarik.

Tentu, Nisqan tidak sembarang menawarkan, dialah yang berhasil membuat inovasi ikan dalam rasa kue serta pernah menjadi finalis loma masak serba ikan sebagai inovasi canai. Penasaran, silakan langsung ke Nisqan Cake and Dessert, Ingat, jadikan oleh-oleh kita.[]

Reporter: Yuli Asmiati

Bolu Gulong Singkong

Cut Putri Tegur Walikota Banda Aceh Karena Musnahkan Makam Raja dan Ulama

0
Cut Putri

Nukilan.id – Pemimpin Darud Donya yang juga keturunan Sultan Jauhar Alam Syah Johan Berdaulat Zilullah Fil Alam, Cut Putri secara resmi mengirimkan surat kepada Walikota Banda Aceh, terkait dilanjutkannya proyek pembuangan tinja ke makam ulama di Gampong Pande Banda Aceh.

Dalam surat Nomor 04/SP/II/2021 Tanggal 24 Februari 2021 tersebut, Cut Putri menegur Walikota Banda Aceh atas perbuatan menghancurkan situs makam para Raja dan Ulama Aceh Darussalam, serta menghilangkan bukti sejarah peradaban Islam di Gampong Pande Banda Aceh.

Berikut isi surat teguran yang ditayang Darud Donya kepada Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman;

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kembali Kami sampaikan bahwa kondisi kawasan situs bersejarah Istana Darul Makmur Kerajaan Aceh Darussalam di Gampong Pande Banda Aceh semakin rusak parah, terutama karena pelaksanaan proyek-proyek Pemerintah Kota Banda Aceh.

Untuk diketahui bahwa, kawasan situs bersejarah Gampong Pande sejak dulu merupakan kawasan pusat penelitian arkeologis dunia. Di kawasan ini ditemukan berbagai artefak, struktur-struktur bangunan kuno, makam-makam para Ulama dan Umara penyebar Islam, serta objek bersejarah lainnya yang sudah lama menjadi objek penelitian oleh para pegiat sejarah dan sejarawan dari Aceh, dari dunia Melayu serta dunia Islam.

Dengan ini Kami mengingatkan, bahwa sesuai dengan Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Nomor 5 Tahun 2020, menetapkan diantaranya bahwa Hukum menghilangkan, merusak, mengotori dan melecehkan nilai-nilai cagar budaya Islami adalah HARAM. Maka MPU Aceh mengharapkan kepada Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota untuk melestarikan dan tidak menggusur Situs Sejarah dan Cagar Budaya dalam rangka pembangunan di Aceh.

Keberadaan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah dan IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja) di tempat tersebut adalah jelas telah mengotori dan melecehkan situs Kerajaan Islam Aceh Darussalam di Gampong Pande. Dan berdasarkan Fatwa MPU Aceh hukumnya adalah HARAM.

Kemudian ditambah lagi dengan rencana akan dilanjutkannya pembangunan proyek IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah/Tinja) di Gampong Pande adalah jelas semakin mengotori dan semakin melecehkan nilai-nilai kawasan bersejarah tersebut, dan menurut Fatwa MPU Aceh hukumnya adalah HARAM.

Pelaksanaan kegiatan proyek TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Sampah, IPLT (Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja, dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah/Tinja), telah membuat Pemerintah Kota Banda Aceh secara masif dan sengaja terus menerus menimbun kawasan situs sejarah Istana Darul Makmur Gampong Pande sampai hari ini, sehingga Pemerintah Kota Banda Aceh terus saja merusak dan menghilangkan situs-situs dan bukti-bukti peninggalan sejarah peradaban Islam di kawasan sejarah Islam berskala dunia tersebut. Dan berdasarkan Fatwa MPU Aceh, perbuatan ini hukumnya adalah HARAM

Juga perusakan atas temuan situs sejarah di area proyek IPAL yaitu situs sejarah makam para Ulama Umara Aceh. Dengan sengaja situs makam dirusak dan tulang belulang para Ulama Umara dikorek dan digusur oleh Pemerintah dan pihak pelaksana proyek, kemudian makam Ulama dijadikan kolam raksasa penampungan Tinja manusia. Perbuatan tersebut hukumnya adalah HARAM.

Perbuatan haram perusakan dan pemusnahan situs sejarah cagar budaya yang secara sengaja terus menerus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh secara masif di kawasan situs bersejarah Gampong Pande ini sangat disesalkan dan telah lama diprotes oleh seluruh rakyat Aceh, seluruh Ulama Aceh, seluruh dunia Melayu dan seluruh dunia Islam. Karena Gampong Pande telah lama terkenal di seluruh dunia sebagai kawasan situs bersejarah Pusat Penyebaran Islam ke seluruh Nusantara dan Asia Tenggara, yang juga dikenal sebagai kawasan berisi ribuan makam para Ulama Umara penyebar Islam dan pendiri tonggak sejarah tegaknya dakwah Islam di Asia Tenggara.

Maka Darud Donya meminta Walikota Banda Aceh untuk menghentikan kegiatan TPA, IPLT dan IPAL, dan memindahkan proyek-proyek tersebut ke tempat lain yang tidak merusak, menghilangkan, mengotori atau melecehkan situs sejarah cagar budaya Islam, karena itu merupakan perbuatan yang hukumnya HARAM.

Darud Donya mengingatkan Walikota Banda Aceh agar patuh dan taat kepada Fatwa Majelis Permusyawaratan Ulama seluruh Aceh untuk melestarikan semua situs sejarah dan cagar budaya Islam di seluruh Kota Banda Aceh, termasuk semua kawasan situs makam para Ulama Umara penyebar Islam.

Darud Donya juga meminta Walikota Banda Aceh agar berhenti melecehkan para Ulama Umara penyebar Islam, dan agar Walikota dapat menghormati jasa para Ulama Umara indatu yang telah menjayakan Islam di Bumi Serambi Mekkah.

Semoga Allah memberikan petunjuk kepada Walikota Banda Aceh untuk menjaga marwah dan martabat Bangsa Aceh”.

Demikian diatas itu adalah isi surat Darud Donya. Surat teguran ini ditembuskan kepada Gubernur Aceh, Pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Pimpinan MPU Kota Banda Aceh dan BPCB Aceh-Sumut.

Pemimpin Darud Donya mengatakan bahwa menjaga kemuliaan sejarah peradaban Islam di Aceh adalah panggilan bagi setiap jiwa Bangsa Aceh.

“Darud Donya menyeru kepada segenap Rakyat Aceh dan seluruh tumpah Darah Bangsa Aceh, untuk bersatu merapatkan barisan membela marwah dan martabat Indatu Bangsa Aceh”, seru Pemimpin Darud Donya Cut Putri keturunan Sultan Jauhar Alam Syah Johan Berdaulat Zilullah Fil Alam, Sultan Aceh yang pernah bertahta di Istana Darud Donya sebagai Pemimpin Kesultanan Aceh Darussalam, yaitu Kerajaan Islam terbesar di Asia Tenggara.[]

Reporter: Yuli/rilis

Realisasi Investasi Triwulan IV di Aceh Capai Rp2.050,9 miliar

0

Nukilan.id – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Marthunis ST DEA memaparkan, laporan realisasi investasi triwulan IV tahun 2020, di ruang rapat utama DPMPTSP Aceh, Kamis (25/2/2021).

Disampaikan realisasi investasi triwulan IV tahun 2020 sebesar Rp2.050,9 miliar (sekitar Rp2 trilliun). Jumlah total realisasi investasi di Aceh Januari hingga Desember 2020 sebesar Rp9.111,0 miliar atau Rp9,1 triliun.

“Relealisasi investasi triwulan IV ini lebih besar dari yang telah targetkan untuk tahun 2020 dan penyerapan tenaga kerja mencapai 4.715 orang dari 675 proyek investasi,” kata Marthunis.

Dijelaskan. investasi berdasarkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tahun 2020, mencapai Rp8.373,0 miliar atau Rp8,3 triliun, sedangkan investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp738,0 miliar. Maka total realisasi investasi di Aceh triwulan IV tahun 2020 sebesar Rp9.111,0 miliar.

“Jika dibandingkan tahun 2019 lalu, PMDN meningkat 81,43 persen, sedangkan PMA menurun 38,35 persen,” Ujarnya.

Kemudian, lanjut Marthunis, Berdasarkan realisasi investasi di Aceh pada triwulan ke IV tahun 2020 berdasarkan sektor bidang usaha, investasi PMDN dengan jumlah proyek paling banyak terdapat pada unit usaha konstruksi, dengan jumlah proyek sebanyak 105 dengan pendapatan Rp1.241.137.

Sedangkan Industri Mineral Non Logam sebanyak 6 proyek sebesar Rp239.161, dan unit usaha Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran sebanyak 8 proyek dengan investasi sebesar Rp130.234.

Sedangkan, proyek PMA pada triwulan ke IV 2020, paling banyak diinvestasi pada unit usaha Listrik, Gas dan Air sebanyak 20 proyek dengan investasi sebesar USD15.383.890. Dan diikuti oleh Tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan sebanyak 3 proyek dengan investasi sebesar USD630.158.

Baca Juga: Plt Kadis DPMPTSP: Industri di Aceh Perlu Diarahkan ke Hilirisasi

Pada posisi ketiga investasi PMA terdapat juga pada unit usaha Pertambangan sebanyak 5 proyek dengan investasi sebesar USD 161.100.

“Pada sektor unit usaha investasi di Aceh pada triwulan ke IV tahun 2020, total proyek PMDN sebanyak 628 proyek. Sedangkan total proyek PMA sebanyak 47 proyek,” jelas Marthunis

Marthunis menyebutkan Negara-negara yang menjadi top 5 investor di Aceh yaitu Hong Kong, Korea Selatan, Belgia, Singapura, dan Tiongkok.

Maka, total serapan tenaga kerja pada realisasi investasi triwulan ke IV tahun 2020 yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 1.243 orang dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebanyak 3.472 orang.

“Menurut perbandingan per tahun, total serapan tenaga kerja di PMDN menurun 9,9 persen. sedangkan, di PMA meningkat 5,59 persen,” demikian jelas Plt Kadis DPMPTSP Aceh.[]

Reporter: Akhi Wanda

Kantor Dishub Aceh Sepi, Ada 15 Pegawai Tunjukan Gejala Covid-19

0
Dishub Aceh Lakukan Rampcheck Transportasi PON XXI. (Foto: Dishub Aceh)

Nukilan.id – Kantor Dinas Perhubungan Aceh terlihat sepi, dan seluruh pengunjung tidak diperkenankan masuk.

“hari ini kantor sepi karena jadwal masuk kantor dibuat shift,” kata petugas ketika Wartawan Nukilan.id mendatangi kantor Dishub untuk mengkonfirmasi kapal KMP Aceh Hebat, Jum’at (26/2/2021).

Petugas juga menjelaskan apabila 15 pegawai Dishub Aceh saat ini sedang mengalami demam dan gejalahnya terinfeksi covid-19.

“Ada 15 orang yang deman dan gejalahnya seperti terinfeksi covid-19,” kata petugas itu lagi.

Petugas Dinas Perhubungan Aceh itu juga mengatakan kantor itu sudah disemprot disfektan, Kamis 25 Februari 2021 dan hari ini, kantor Dishub Aceh sepi.

Hingga berita ini tayang, pihak dishub belum bisa dihubungi, dan belum diketahui siapa saja yang mengalami sakit.[]

Reporter: Yuli Asmiati

Jatuh ke Jurang Sedalam 500 Meter di Aceh Timur, Sakirin Selamat

0

Nukilan.id – Tim SAR gabungan Kabupaten Aceh Tamiang berhasil mengevakuasi seorang warga yang jatuh ke jurang di kawasan hutan Gampong Rantau Panjang Bedari, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Kedalaman jurang tersebut adalah 500 meter.

Ketua Satuan Tugas SAR Aceh Timur Abdul Musafir mengatakan, identitas korban bernama Sakirin (33).

Sakirin dievakuasi petugas dalam kondisi selamat pada Rabu (24/2).

“Korban Sakirin ditemukan sekitar 500 meter di jurang dari titik awalnya jatuh. Kini korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Kabupaten Aceh Tamiang karena mengalami luka pada bagian kaki,” kata Abdul Musafir, Kamis (25/2).

Sebagaimana dilaporkan aceh.inews.id, kejadian bermulai ketika Sakirin, asal Gampong Benua Raja, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, sedang memancing bersama tiga rekannya memancing persis di pinggir jurang.

Tiba-tiba Sakirin terpeleset lalu jatuh ke jurang.

Penyebab Rambut Rontok setelah Sembuh Covid-19

0
Ilustrasi

Nukilan.id – Sejumlah orang yang telah sembuh dari Covid-19 membebekarkan kondisi mereka yang mengalami kerontokan rambut yang parah.

Kondisi ini tergolong langka karena mereka tidak pernah mengalami rambut rontok sebelum terinfeksi virus.

Salah satu yang heboh adalah kasus aktris Hollywood, Alyssa Milano, yang mengunggah video kondisi kulit kepalanya di media sosial usai dinyatakan sembuh. 

Orang-orang tak menyangka efek tersebut bisa terjadi pada penyintas Covid-19, pasalnya yang selama ini diketahui virus tersebut cuma menyerang saluran pernapasan. 

Apabila ada efek lanjutan yang paling utama terdampak mestinya organ paru-paru. Jadi, ketika efeknya malah terjadi pada rambut, hal ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan. 

Meski tampak aneh, rambut rontok setelah sembuh dari COVID-19 rupanya memang benar-benar nyata. 

Hal ini dibuktikan oleh sebuah survei ilmiah yang dilakukan oleh Natalie Lambert, Ph.D. dari University School of Medicine and Survivor Corps, Amerika Serikat.

Menurut laporan tersebut, seperempat dari penyintas COVID-19 yang menjadi partisipan survei ternyata memang mengalami kerontokan rambut.

Menurut dr. Devia Irine Putri, munculnya kerontokan rambut setelah mengalami COVID-19 memang bisa saja terjadi. 

“Rambut rontok bisa dipengaruhi oleh beragam faktor, mulai dari genetik, ketidakseimbangan hormon, kondisi kesehatan, obat-obatan, hingga stres,” jelas dr. Devia, alumnus Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan

“Pada pasien Covid-19, penyebab rambut rontok adalah demam tinggi dan stres. Mungkin tidak dirasakan langsung, tetapi kondisi ini bisa saja muncul di kemudian hari, karena bergantung pada siklus pertumbuhan rambut itu sendiri,” sambungnya.

Kondisi kerontokan rambut pada kasus ini disebut dengan telogen effluvium. Tak cuma penderita COVID-19 yang bisa mengalaminya, para ahli pun mengatakan kondisi tersebut dapat terjadi pada orang-orang yang sangat cemas terhadap virus corona.

Selain itu, orang-orang yang tidak terinfeksi tetapi terdampak pandemi; kehilangan pekerjaan, kematian orang yang dicintai, perubahan besar pada gaya hidup, juga berpotensi untuk mengalami telogen effluvium

Dengan demikian, bukan virusnya yang membuat rambut sebagian orang mengalami kerontokan, melainkan stres yang dialami. 

Tetapi rambut yang telah rontok tersebut bisa tumbuh kembali. Kondisi demikian umumnya terjadi 3 hingga 6 bulan setelah seseorang benar-benar pulih.

(Sumber: klikdokter.com)

Perempuan Bawa Saudi Jadi Salah Satu Negara Paling Maju

0
Foto: Perempuan Saudi

Oleh : Esthi Maharani*

ARAB Saudi melakukan reformasi bersejarah. Reformasi ini membuahkan hasil yang tak main-main. Sekarang, Arab Saudi masuk dalam daftar 190 negara paling maju. Salah satu hal yang menjadi garda terdepan dari reformasi di Arab Saudi yakni pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, dan kemajuan ekonomi.

Arab Saudi telah memperkenalkan peraturan dan kebijakan untuk pemberdayaan perempuan khususnya di bidang mobilitas, tempat kerja, kewirausahaan, dan pensiun.

“Saudi terus bergerak dalam mencapai tujuan dan ambisinya yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi perempuan. Saudi sedang menyaksikan reformasi dan transformasi besar,” kata anggota Misi Tetap Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mona Alghamdi

Misalnya saja, Kerajaan telah mengambil keputusan tegas untuk mengkriminalisasi pelecehan seksual di tempat kerja. Undang-undang dan hukuman pidana diberlakukan untuk melindungi perempuan dari diskriminasi gender dan pelecehan seksual.

Arab Saudi juga mendorong perempuan untuk bersaing di sektor kewirausahaan dengan memperkenalkan amandemen hukum. Ini bertujuan guna melindungi perempuan dari diskriminasi di sektor kerja termasuk larangan diskriminasi gender untuk mengakses layanan keuangan dan pemecatan perempuan selama kehamilan dan cuti melahirkan.

Kesetaraan usia pensiun merupakan salah satu reformasi terpenting yang dilaksanakan melalui penyetaraan usia pada 60 tahun. Ini berkontribusi pada perpanjangan masa kerja, memberikan manfaat dari semua tunjangan dan pembayaran. “Kontribusi ini efektif bagi kemajuan perekonomian nasional,” kata dia.

Jika menilik waktu ke belakang, berbagai kebijakan untuk perempuan telah dikeluarkan kerajaan. Hal itu ditandai dengan kebijakan yang mengizinkan perempuan untuk mengemudi. Langkah dan kebijakan tersebut, diperkirakan Bloomberg Economics bisa menambah hasil ekonomi hingga 90 miliar dolar AS di 2030. Setelah itu, berbagai kebijakan untuk memberdayakan perempuan terus bermunculan di Arab Saudi.

Dulu, perempuan Arab Saudi memiliki pilihan terbatas saat mencari pekerjaan. Sebagian besar, mereka bekerja sebagai guru atau bekerja di pemerintah. Namun kini, perempuan Saudi yang bekerja di berbagai lokasi telah lazim ditemui. Misalnya saja tahun lalu, Menteri Kehakiman menunjuk 100 wanita sebagai notaris publik. Pada Januari lalu, seorang pejabat pemerintah mengatakan Arab Saudi akan mulai menunjuk hakim pengadilan wanita.

Yang terbaru, perempuan Arab Suadi digadang-gadang bisa masuk menjadi anggota militer dan angkatan bersenjata. Mereka dapat mendaftar untuk bergabung dengan Angkatan Darat Arab Saudi, Pertahanan Udara Kerajaan Saudi, Angkatan Laut Kerajaan Saudi, Angkatan Rudal Strategis Kerajaan Saudi, dan Layanan Medis Angkatan Bersenjata. Para rekrutan perempuan akan dipekerjakan sebagai tentara, kopral, sersan, dan sersan staf.

Mengutip Aljazirah Selasa (23/2), lowongan pekerjaan itu telah dibuka secara bertahap di Saudi sebagai rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memajukan perempuan Arab Saudi di berbagai bidang. Rencana mengizinkan wanita masuk militer pertama kali telah diumumkan pada 2019. Tahun yang sama ketika Kerajaan mengatakan berencana mengizinkan perempuan meninggalkan negara tanpa izin dari kerabat laki-laki.

Kementerian mengatakan, untuk bergabung dengan angkatan bersenjata, seorang wanita harus berusia antara 21 dan 40 tahun, tinggi 155 cm atau lebih, dan tidak boleh menjadi pegawai pemerintah. Dia juga harus lulus prosedur penerimaan, memiliki catatan kriminal yang bersih, dan sehat secara medis untuk bertugas.

Seorang wanita Arab Saudi juga harus memiliki kartu identitas nasional independen, setidaknya memiliki pendidikan sekolah menengah, dan tidak boleh menikah dengan warga negara non-Arab Saudi. Untuk warga negara pria yang ingin bergabung dengan angkatan bersenjata, mereka harus berusia antara 17 dan 40 tahun dan memiliki tinggi minimal 160 sentimeter.

Sekarang, tinggal tunggu hasil dari berbagai kebijakan yang dikeluarkan kerajaan terkait pemberdayaan perempuan. []

*) Penulis adalah jurnalis republika.co.id

Sumber: Republika

Kesbangpol Aceh Minta Tim Terpadu Daerah Bersinergi Tangani Konflik Sosial

0

Nukilan.id – Tim terpadu penanganan konflik sosial yang telah terbentuk di Kab/kota diharapkan dapat berperan aktif dan lebih maksimal dalam melakukan deteksi dini terhadap situasi daerah, sehingga potensi konflik sosial dapat dihindari sedini mungkin.

“Upaya penanganan konflik sosial yang dilakukan Kesbangpol bertujuan menciptakan rasa aman bagi warga dan memelihara perdamaian yang telah dirasakan masyarakat Aceh saat ini,” kata Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Aceh, Suburhan, SH saat mengisi materi pada Kegiatan Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (25/2/2021).

Suburhan mengatakan, pihaknya baru saja menerima piagam penghargaan dari Kemendagri atas prestasi Provinsi Aceh yang menempati urutan ke 9 dari 34 provinsi, pada Capaian Kinerja Pelaporan Rencana Aksi Terpadu Penanganan Konflik Sosial tingkat provinsi tahun 2019.

“Baru saja kemarin kita terima langsung dari Kemendagri. Namun yang harus dicatat adalah, capaian ini merupakan prestasi tim terpadu yang ada di Kab/kota yang telah bekerja keras menyampaikan laporannya ke kita,” ujar Suburhan.

Untuk itu dia mengajak masyarakat dari seluruh komponen yang ada untuk bersinergi satu sama lainnya sehingga dapat meminimalisir potensi konflik sosial yang akan terjadi.

“Tim terpadu juga diharapkan dapat bersinergi dengan masyarakat agar dapat menggali dan melakukan deteksi dini terhadap munculnya potensi konflik,” kata Suburhan.

Kegiatan itu diisi oleh narasumber dari Kesbangpol Aceh, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Suburhan, SH, Dandim Pidie Jaya Tengku Soni Sonata, SE, dan Kasi Intel Kejari Pidie Jaya Rifai Affandi, SH. MH.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari panitia, acara ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, 24-25 Februari 2021 di ruang pertemuan Kesbangpol Kabupaten Pidie Jaya dan dihadiri 50 peserta dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur FKDM, aktifis LSM dan stakeholder terkait di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. []

Reporter: Mirzu/rilis

Aceh Jadi Tuan Rumah Silabis Ke-12 Pengusaha Muslim

0

Nukilan.id – Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) akan mengadakan Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-12 pada tanggal 2-6 Juni 2021 mendatang.

Silabis menjadi agenda rutin ISMI setiap tahunnya dan pada tahun ini Aceh telah diamanatkan sebagai tuan rumah Silabis ke-12. Hal itu disampaikan oleh Ketua ISMI Aceh, Nurchalis kepada Nukilan.id, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Bappeda Aceh: Perlu Kerja Keras Menurunkan Kemiskinan di Masa Pandemi

“Saya baru saja melaksanakan rapat kepanitian pusat dan daerah, alhamdulillah dengan suara bulat sepakat Aceh sebagai tuan rumah Silabis ke-12, juga akan diikutkan oleh Diaspora Internasional,” ujar Nurchalis.

Dia mengatakan dalam acara Silabis nantinya akan hadir saudagar-saudagar di Aceh dengan tujuan dua agenda penting.

Baca juga: Mereka yang Semakin Sukses setelah Pensiun

Pertama, Forum Bisnis, dalam forum bisnis itu akan menghadirkan para pengusaha-pengusaha yang nantinya akan dijadikan sebagai magic bisnis dengan UMKM, baik seluruh Indonesia maupun Aceh khususnya.

“Alhamdulillah, dalam agenda itu, ISMI sepakat akan menghadirkan beberapa Kementerian yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan dan UMKM, Bappenas, Menteri Pertanian dan Kelautan,” sebutnya.

Kedua, lanjutnya, dalam kondisi pandemi Covid-19, Aceh bisa menjadi pelopor pergerakan pertumbuhan ekonomi, karena hampir 500 lebih pengusaha di seluruh Indonesia akan hadir ke Aceh dan tentunya ini akan menggerakan ekonomi masyarakat.

Baca juga: Sampah Di Gayo Jangan Jadi Penyakit, Namun Bisnis

“Untuk Aceh sendiri, kita juga akan ikut melibatkan pihak Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh serta Pemerintah Kabupaten Kota lainnya dan bisa menghadirkan pengusahanya yang bergerak di bidang UMKM sehingga akan terjadi backing bisnis,” demikian kata Nurchalis.[]