Beranda blog Halaman 2167

Chelsea Juara Liga Champions 2021

0

Nukilan.id – Chelsea berhasil menang 1-0 atas Manchester City dalam laga yang berlangsung di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Kemenangan tim asal London Barat itu diraih berkat gol Kai Havertz jelang babak pertama berakhir (42′).

The Citizens tak mampu mencetak gol dalam laga ini karena pertahanan Chelsea begitu disiplin dan rapat.

Beberapa kali pasukan Pep Guardiola dapat melakukan upaya ke arah gawang, tapi selalu dimentahkan barisan pertahanan The Blues.

Bahkan, Man City hanya mampu membuat satu upaya tepat sasaran ke gawang Chelsea.

Gol Havertz pun menjadi satu-satunya yang terjadi dalam laga ini yang membawa Chelsea juara Liga Champions musim ini.

Hasil ini membuat Chelsea untuk kali kedua menjuarai Liga Champions.

Sementara itu, trofi Liga Champions ini adalah trofi UCL perdana yang diraih Thomas Tuhcel sepanjang karier kepelatihannya.

Di sisi lain, hasil ini praktis memupus asa Man City juara UCL untuk pertama kali dan memupus asa Guardiola untuk hat-trick Liga Champions.

Jalannya pertandingan final Liga Champions

Duel Manchester City vs Chelsea ini merupakan final Liga Champions/European Cup edisi ke-66.

Laga tersebut juga merupakan kali ketiga wakil Inggris saling bentrok di final Liga Champions setelah Chelsea vs Manchester United (2008) dan Liverpool vs Tottenham Hotspur (2019).

Bagi Man City, ini adalah final pertama sepanjang 141 tahun sejarah klub.

Adapun Chelsea melakoni final ketiganya di UCL dan berupaya meraih gelar kedua di kompetisi elite Benua Biru itu.

Berlaga di partai puncak Liga Champions, Man City dan Chelsea langsung tancap gas sejak wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz meniup peluit babak pertama.

Kedua tim langsung saling menunjukkan permainan terbuka dan melancarkan intensitas serangan yang tinggi.

Serangan mereka kerap kali sampai ke kotak penalti sejak awal dan saling merepotkan pertahanan.

Namun, kedisiplinan dalam bertahan juga mampu mereka pertontonkan para penyerang sulit menembus.

Memasuki 15 menit jalannya pertandingan, Chelsea membuat peluang begitu berbahaya.

Mason Mount menerima umpan terobosan dari lini tengah. Dia masuk ke dalam kotak penalti Man City dan mengirimkan cut-back.

Timo Werner kemudian dapat menyambut bola dengan tembakan sentuhan mendatar dari jarak dekat.

Sayang, upayanya mampu ditahan oleh Ederson Moraes yang tepat dalam posisinya.

Manchester City yang terlihat mendominasi lini tengah membuat beberapa pergerakan yang cukup berbahaya.

Akan tetapi, ancaman nyata baru muncul pada menit ke-27 ketika pergerakan Kevin De Bruyne di sisi kiri penyerangan The Citizens membuat pertahanan Chelsea kerepotan.

De Bruyne kemudian dapat mengirimkan crossing mendatar ke dalam kotak penalti The Blues yang dapat diterima Phil Foden.

Gelandang asal Inggris itu pun berhasil menyonteknya, tetapi Antonio Ruedriger yang menjaganya dapat melakukan blok krusial.

Si kulit bulat pun terpental sehingga peluang mencetak gol di depan mata Man City sirna.

Memasuki menit ke-35, kapten Chelsea Thiago Silva terlihat kesakitan. Sebab, dia sebelumnya terlihat jatuh usai duel udara dengan Foden.

Silva pun menandakan sinyal pergantian pemain dan akhirnya dia diganti oleh Andreas Christensen pada menit ke-39.

Sementara itu, Chelsea yang beberapa kali membuat peluang akhirnya mencetak gol pada menit ke-42.

Berawal dari umpan jauh Edouard Mendy ke arah Ben Chilwell, sang bek kiri lalu mengumpannya ke Mason Mount.

Mount yang melihat ruang di lini pertahanan Man City kemudian mengirimkan umpan terobosan akurat ke Kai Havertz.

Pemain asal Jerman itu pun langsung melakukan sprint yang tak bisa dikejar bek Man City dan melewati Ederson yang maju untuk menghalau bola.

Sukses melewati kiper Man City, Havertz mudah menceploskan bola dengan kaki kirinya ke gawang yang sudah kosong.

Ini merupakan gol perdana Kai Havertz di Liga Champions. Begitu spesial karena yang pertama dicetaknya di partai final.

Chelsea unggul 1-0 atas Man City dan keunggulan The Blues bertahan pada babak pertama.

Laga berlanjut, kedua tim terus menampilkan terbuka dan menyerang.

Namun, baik Chelsea maupun Man City masih belum bisa membongkar pertahanan pada awal babak kedua.

Pada menit ke-56, terjadi benturan keras antara Kevin De Bruyne dan Antonio Ruedriger.

Insiden bermula ketika Ruedriger mencoba memotong bola, tetapi akhirnya bertabrakan dengan De Bruyne.

Kedua pemain pun terjatuh dan meringis kesakitan. Ruedriger diganjar kartu kuning karena dianggap melanggar.

Sementara itu, De Bruyne yang dihadang harus mendapat perawatan lebih lanjut dan akhirnya ditarik keluar dengan wajah bagian kiri yang memar.

Pemain asal Belgia tersebut digantikan oleh Gabriel Jesus (60′).

Pada menit ke-69, Chelsea kembali menunjukkan pertahanan begitu kokoh.

Kali ini, Cesar Azpilicueta memotong umpan silang Riyad Mahrez yang mengarah ke Ilkay Guendogan di dalam kotak penalti Chelsea.

Bola pun diamankan sehingga Chelsea dapat menjaga keunggulan.

Tak hanya soal pertahanan, lini serang The Blues dapat kembali beraksi dan membuat ancaman.

Berawal dari Kante yang merebut bola di lini daerah Chelsea, The Blues kemudian melakukan serangan balik cepat.

Para pemain depan Chelsea saling berkombinasi dengan umpan-umpan pendek yang diakhiri dengan sepakan Chiristian Pulisic pada menit ke-73.

Sayang, tendangan sang gelandang serang masih menyamping ke sisi kanan gawang Ederson.

Di sisi lain, Man City yang masih tertinggal menambah daya gedor dengan memasukkan Sergio Aguero pada menit ke-77.

Dia menggantikan Raheem Sterling yang sepanjang laga ini terlihat di bawah performa terbaiknya.

Aguero pun dapat membuka peluang pada menit ke-85. Masuk ke dalam kotak penalti Chelsea di sebelah kiri, sang striker melakukan eksekusi dengan chip ball.

Sayang, penempatan bolanya masih dalam jangkauan Edouard Mendy sehingga si kulit bulat dapat ditangkap.

Jelang akhir waktu normal, Man City kian mengurung Chelsea di daerah pertahanan sang lawan.

Namun, mereka masih selalu buntu, termasuk sepakan Mahrez yang melambung pada akhir laga.

Alhasil, keunggulan Chelsea tetap bertahan dalam waktu normal dan trofi Liga Champions 2021 resmi menjadi miliki The Blues.

MANCHESTER CITY vs CHELSEA 0-1 (Havertz 42′)

MAN CITY (4-3-3): 31-Ederson; 2-Walker, 5-Stones, 3-Dias, 11-Zinchenko; 11-Bernardo Silva (25-Fernandinho 64′), 8-Guendogan, 47-Foden; 26-Mahrez, 17-De Bruyne (9-Jesus 60′), 7-Sterling (10-Aguero 77′).

Cadangan: 13-Steffen, 33-Carson, 6-Ake, 14-Laporte, 16-Rodri, 17-Ferran, 22-Mendy, 20-Cancelo, 50-Garcia.

Pelatih: Pep Guardiola (SPA).

CHELSEA (4-3-3): 16-Mendy; 28-Azpilicueta, 6-Thiago Silva (4-Christensen 39′), 2-Ruediger; 24-James, 7-Kante, 5-Jorginho, 21-Chilwell; 29-Havertz, 11-Werner (10-Pulisic 66′), 19-Mount (17-Kovacic 80′).

Cadangan: 1-Kepa, 13-Caballero, 3-Alonso, 15-Zouma, 18-Giroud, 20-Hudson-Odoi, 22-Ziyech, 23-Gilmour, 33-Emerson.

Pelatih: Thomas Tuchel (JER).[kompas]

Lowongan Magang Anak Usaha PT KAI Bagi Lulusan Minimal SMA/SMK

0

Nukilan.id Bagi para lulusan minimal SMA/SMK/Sederajat dan sedang mencari info lowongan kerja, berikut ini ada info menarik dari anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI. 

Info Program Magang 2021 datang dari PT Reska Multi Usaha. Jika kamu tertarik, maka bisa mencoba mendaftar.

Melansir akun Instagram @rmu.id, Jumat (28/5/2021), berikut ini informasi mulai dari persyaratan hingga cara daftarnya.

Bidang pemagangan:

  • Cleaning

    Manfaat:
  • Uang saku
  • Jamsostek
  • Sertifikat

Waktu pendaftaran

  • Akan ditutup pada 2 Juni 2021

Persyaratan:

  1. WNI
  2. Usia minimal 18-20 tahun di 2021
  3. Pendidikan minimal SMA/SMK/Sederajat segala jurusan
  4. Bersedia mengikuti masa magang selama 6 bulan
  5. Tinggi badan Perempuan minimal (155 cm), Laki-laki minimal (160 cm)
  6. Berat badan ideal dengan tinggi badan
  7. SKCK aktif
  8. Aktif terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan
  9. Surat keterangan sehat dari Puskesmas/RS
  10. Surat keterangan hasil Rapid Test atau Genose test Non Reaktif Covid-19 (dibawa ketika dipanggil interview)

Penempatan:

Seluruh wilayah kerja PT Reska Multi Usaha (sesuai domisili peserta), yakni:

  • DKI Jakarta
  • Bandung
  • Cirebon
  • Semarang
  • Purwokerto
  • DI Yogyakarta
  • Madiun
  • Surabaya
  • Jember
  • Medan
  • Palembang

    Cara daftar:
  • Jika kamu tertarik, maka bisa mendaftar dari tautan cutt.ly/rescareer

Catatan:

  • Program ini tidak dipungut biaya.

[Kompas]

CPNS 2021 Dibuka, Ini Syarat Daftar Bagi Lulusan SMA

0

Nukilan.id – Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada 2021 dilakukan melalui tiga kategori, yaitu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sekolah kedinasan, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyebutkan, bahwa ada 1.275.387 formasi yang dibutuhkan di tingkat pusat maupun daerah.

Baca juga: Peluang Lulus CPNS 2021, Berikut 13 Formasi yang Sepi Peminat

Dari sekian banyak formasi yang dibuka, terdapat persyaratan tingkat pendidikan minimal bagi pelamar, di mana mayoritas di tingkat diploma atau sarjana. Akan tetapi beberapa instansi membuka formasi CPNS bagi lulusan SMA atau SMK.

Berikut ini adalah sejumlah instansi yang menyediakan formasi untuk lulusan SMA atau SMK, serta apa saja syarat CPNS 2021 lulusan SMA.

Kejaksaan Agung

Untuk lulusan SMA sederajat terdapat 988 formasi di 2 posisi yang dapat diisi, yaitu pengawal tahanan/narapidana dan pengadministrasi penanganan perkara (masing-masing terdiri dari 494 formasi).

Baca juga: Aceh Buka Penerimaan CPNS, Berikut Jumlah Formasi di Kabupaten/Kota

Sekolah Kedinasan

Bagi lulusan SMA atau SMK dan sederajat yang ingin melanjutkan kariernya sebagai seorang ASN, mereka juga bisa mendaftar melalui Sekolah Kedinasan.

Nantinya, pelamar lulusan SMA, SMK, dan sederajat yang dinyatakan diterima, akan menjalani masa pendidikan khusus di bidang tertentu, dan setelah itu akan otomatis menjadi seorang CASN.

Tahun ini, sekolah kedinasan yang ada di bawah 8 Kementerian atau Lembaga telah membuka pendaftaran dengan menyediakan total 8.555 formasi.

Namun sampai saat ini rincian formasi resmi CPNS 2021 belum dipublikasikan oleh pemerintah, dalam hal ini KemenPAN-RB atau pun Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca juga: CPNS Dibuka 30 Mei 2021, Berikut Jadwal, Formasi, Syarat dan Link Pendaftarannya

Syarat CPNS 2021 Lulusan SMA

Selain harus memenuhi persyaratan umum, calon pelamar juga perlu memenuhi persyaratan dokumen administrasi yang ditentukan, antara lain:

  • Scan KTP asli
  • Pas Foto
  • Swafoto (selfie)
  • Fotokopi dan scan Ijazah
  • Transkrip nilai (fotokopi dan scan)

Beberapa dokumen pendukung lainnya yang sesuai dengan yang disyaratkan oleh instansi (seperti sertifikat TOEFL/EAP/IELTS, surat keterangan penyetaraan ijazah, SKCK, dan lain sebagainya).

Baca juga: Polda Aceh Buka Pendaftaran CPNS Polri 2021

Itu dia informasi detail mengenai syarat CPNS 2021 lulusan SMA yang perlu diperhatikan. Dengan kuota yang terbatas di tahun ini, maka dapat dipastikan persaingan akan sangat ketat. Oleh karena itu, pastikan kamu mempersiapkan diri dengan matang. Semoga berhasil!. [suara.com]

Amri dan 5 ketua DPC Ditetapkan Jadi Anggota Formatur dalam Muswil IX DPW PPP

0

Nukilan.id – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tgk H Amri M Ali bersama lima ketua DPC PPP dipilih dan ditetapkan sebagai anggota formatur dalam Muswil IX DPW yang dilaksanakan di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh, Sabtu (29/5/21).

Hasil pemilihan formatur Muswil IX DPW PPP Aceh hingga Pukul 02.30 WIB, Sabtu (29/5/21) di Kyriad Muraya Hotel Banda Aceh. Dalam pemilihan formatur muncul 17 nama yang dipilih oleh 28 hak suara.

Anggota formatur yang terpilih masing-masing; 1. Tgk H Amri M Ali (Ketua DPW Aceh), 2. Muzakir (Ketua DPC Aceh Tenggara), 3. Musannif (Ketua DPC Aceh Besar), 4. Daifunnas (Ketua DPC Nagan Raya), 5. Zainuddin Iba (Ketua DPC Aceh Utara), 6. Muzanni (Ketua DPC Aceh Jaya).

Ketua SC Muswil IX DPW PPP Aceh dan juga Ketua Fraksi PPP Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ikhsanuddin MZ, MM mengatakan, penetapan enam nama tersebut berlangsung dalam Muswil yang digelar di Hotel Kyriad Banda Aceh hingga Sabtu dini. 

“Ke enam nama anggota formatur sudah dipilih dan ditetapkan dalam Muswil pada Sabtu (29/5) dini hari,” kata Ikhsanuddin. 

Dalam pemilihan tersebut, sebanyak 28 orang pemilik suara, 1 orang dari DPW PPP Aceh, 1 badan Otonom, 1 Perimbangan DPW PPP Aceh, 2 Perimbangan DPC dan 23 orang dari DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 

“Pemilik Suara ada 28, masing-masing mereka memilih enam nama calon formatur. Sedangkan ketua merangkap anggota dari DPP PPP,” sebut Ikhsanuddin.

Pemilihan formatur dipimpin oleh Yunus Razaq dan Fitri Gayo dari Unsur DPP PPP dan usai menetapkan anggota enam formatur DPP PPP langsung menutup Muswil IX PPP Aceh sekitar 02.30 WIB.

“Untuk penetapan ketua dan mengurus DPW PPP Aceh periode 2021-2026 akan diagendakan nanti oleh pihak DPP,” kata Yunus Raza ketika menutup muswil.[Iwan]

Diduga Korsleting, Sebuah Rumah di Aceh Tenggara Habis Terbakar

0

Nukilan.id – Kebakaran menimpa sebuah rumah di Desa Biak Muli, Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (29/5/2021) pukul 17.20 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.

Hal itu berdasarkan laporan petugas Poldaops-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, Risky kepada Nukilan.id pada Sabtu.

“Telah terjadi kebakaran rumah sekitar pukul 16:30 WIB di Desa Biak Muli diduga karena korsleting listrik, pada pukul 17:20, ” kata Risky melalui pesan WhatsApp.

Risky menyampaikan bahwa, api dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan dibantu oleh masyarakat setempat.

Ia juga menyampaikan, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara dalam kejadian tersebut mengerahkan lima unit armada damkar ke lokasi kebakaran dan melakukan penanganan cepat.

“Setelah tim berada di lokasi langsung melakukan pemadaman dan api berhasil dipadamkan,” ujar Risky.

Selain itu, Risky mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Namun, rumah tersebut habis dilalap sijago merah.

Sementara itu, pemilik rumah Saudah berserta keluarga selamat dalam kejadian kebakaran itu dan mereka mengungsi kerumah saudaranya.

“Rumah dalam kondisi rusak berat, Api membakar seluruh rumah. Sementara korban yang bernama saudah selamat dari bencana kebakaran tersebut dan Keluarga sementara mengungsi ke rumah saudara,” pungkasnya.[Iwan]

Aceh Darurat Kekerasan Seksual

0
Aktivis Perempuan dan Penjabat Kabid Perempuan dan Anak Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, Suraiya Kamaruzzaman, ST., L.LM., MT. (Foto: Nukilan.id/AW)

Nukilan.id – Aktivis Perempuan dan Penjabat Kabid Perempuan dan Anak Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, Suraiya Kamaruzzaman, ST., L.LM., MT, mengatakan bahwa, Aceh saat ini sudah darurat kekerasan seksual terhadap anak.

“Aceh ini sudah darurat kekerasan seksual terhadap anak,” kata Suraiya saat diwawancarai Nukilan.id usai konferensi pers Masyarakat Sipil Aceh untuk menghapus Kekerasan Seksual di Albatross Kupi, peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja, kota Banda Aceh, Kamis (27/5/2021) lalu.

Hal itu disampaikannya menanggapi putusan Majelis Hakim Mahkamah Syar’iyah Aceh Jantho terkait vonis bebas terdakwa pemerkosaan anak dibawah umur di Kabupaten Aceh Besar.

Baca juga: Aceh Tidak Memiliki “Rumah Aman” Lindungi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Suraiya meminta Majelis Hakim harus lebih jeli dan detail dalam menganalisa kasus pemerkosaan tersebut. Karena pihaknya menilai ada kejanggalan dari proses pengadilan di Mahkamah Syar’iyah Aceh tersebut.

“Kita berharap Majelis Hakim untuk melihat perkara ini secara lebih jeli, lebih detail dan juga melihat kejanggalan-kejanggalan yang ada dalam proses pengadilan yang terjadi di Mahkamah Syar’iyah Aceh,” tuturnya.

“Itu semua kita harapkan betul-betul menjadi sebuah catatan bagi hakim untuk melihat seluruh persoalan bahwa, anak ini tidak ada dalam konteks perlindungan anak secara detail,” lanjutnya.

Baca juga: Masyarakat Sipil Aceh Minta Pemerintah Segera Revisi Qanun Jinayat

Selain itu, Suraiya juga meminta pemerintah Aceh untuk segera merevisi qanun jinayah terutama pasal terkait dengan pemerkosaan dan perlindungan anak.

“Proses kasus ini harusnya menjadi cambuk bagi pemerintah Aceh untuk segera revisi qanun jinayah terutama pasal terkait dengan pemerkosaan dan perlindungan anak. Karena ini tidak bisa lagi ditunda, tidak bisa lagi alasan tidak ada anggaran dan tidak bisa lagi karena alasan covid-19,” tambahnya.

Suraiya juga menegaskan, pemerintah Aceh harus lebih serius dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak serta memastikan hak-hak anak terpenuhi.

“Pemerintah harus lebih serius lagi, dan memastikan pemenuhan hak anak terpenuhi,” tegasnya.

Baca juga: Mahkamah Syariah Aceh Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Keponakan

Sementara itu, Suraiya menyarankan pemerintah Aceh untuk membuat kota layak di semua daerah mulai dari tingkat Kabupaten/kota hingga ke tingkat provinsi.

“Pemerintah dapat mencoba untuk mengembangkan setiap kota, kabupaten sampai dengan provinsi menjadi kota layak anak,” pintanya.

Ketika berbicara kota layak anak, kata Suraiya, artinya tanggungjawab perlindungan anak, mulai dari ditingkat desa sampai ke level yang paling tinggi, semuanya ikut berpartisipasi, tidak hanya menjaga anaknya sendiri, tetapi juga ikut menjaga anak tetangganya.

“Jadi banyak kriteria yang dibangun di Kota layak anak yang pertama, membuat anak jadi terlindungi, kedua hak anak dapat terpenuhi,” pungkasnya.[]

Aceh Tidak Memiliki “Rumah Aman” Lindungi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

0
Ketua Relawan Perempuan untuk Kemanusian (RPuK) Aceh, Azriana. (Foto: Nukilan.id/AW)

Nukilan.id – Relawan Perempuan untuk Kemanusian (RPuK) Aceh, Azriana mengatakan bahwa, Aceh tidak memiliki “Rumah Aman” untuk menempatkan dan melindungi korban kekerasan terutama kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Aceh ini tidak ada rumah aman untuk menempatkan korban kekerasan terutama kekerasan seksual, supaya korban terlindungi,” kata Azriana dalam konferensi pers Masyarakat Sipil Aceh Untuk Menghapus Kekerasan Seksual di Albatross Kupi, peulanggahan, Kecamatan Kuta Raja, kota Banda Aceh, Kamis (27/5/2021) lalu.

Ia juga mengatakan, selain tidak memiliki “Rumah Aman”, Pemerintah Aceh juga tidak membangun mekanisme perlindungan perempuan dan anak di Aceh.

Baca juga: Masyarakat Sipil Aceh Minta Pemerintah Segera Revisi Qanun Jinayat

“Selain tidak ada rumah aman, mekanismenya juga tidak ada. Padahal boleh saja gedungnya tidak ada tetapi mekanisme dibangun,” tuturnya.

Menurut Azriana, banyak sumberdaya di masyarakat yang bisa digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan terutama kekrasan seksual.

“Tapi keduanya tidak ada, tidak ada rumah aman, tidak ada mekanisme,” tambahnya lagi.

Untuk itu, kata Azriana, kami mendorong pemerintah Aceh dalam waktu dekat, suapaya mekanisme perlindungan dan rumah aman untuk korban kekerasan seksual terutama anak bisa tersedia di Aceh.

“Bahkan, kalau bisa di kabupaten/kota juga ada,” ujarnya.

Baca juga: Terdakwa Pemerkosaan Dibebaskan, Pengacara: Penyidik Salah Tangkap

“Jadi, kalau terjadi kekerasan seksual, apalagi oleh anggota keluarga. Maka anak jangan dipulangkan lagi kekeluarga, itu akan buruk untuk pemulihan anak,” sambungnya.

Selain itu, Azriana mengatakan bahwa, Aceh baru saja menandatangani dan mengesahkan qanun nomor 9 tahun 2019 untuk penanganan perempuan dan anak, korban kekerasan serta termasuk qanun perlindungan anak. Menurutnya, Aceh terlalu banyak qanun. Namun, tidak ada implementasi dari qanun yang telah ditandatangani dan disahkan tersebut.

“Jadi Aceh ini terlalu banyak qanun tapi implementasinya tidak ada,” ungkapnya.

Baca juga: Mahkamah Syariah Aceh Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosa Keponakan

Oleh karena itu, Azriana meminta pemerintah Aceh untuk berhenti membuat qanun, Tetapi jalankan qanun yang sudah ditandatangani dan disahkan tersebut.

“Jadi saat kita ingin pemerintah berhenti buat qanun, tetapi jalankan kebijakan kebijakan yang sudah ada. Jangan hanya ada di atas kertas saja,” tegasnya.[AW]

Mahasiswa ISBI Aceh Pukau Dokan Art Festival di Sumut

0
Penampilan Mahasiswa Program Studi Seni Tari ISBI Aceh tampil pada acara Dokan Art Festival #4 yang dilaksanakan di desa Budaya Dokan, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. (Foto: Ist).

Nukilan.id – Mahasiswa Program Studi Seni Tari di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh tampil memukau pada acara Dokan Art Festival #4 yang dilaksanakan di desa Budaya Dokan, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Dalam Acara yang di usung oleh Rumah Karya Indonesia tersebut, para mahasiswa ISBI Aceh menampilkan pertunjukan seni, yaitu “nge-bene”.

Sajian Tim ISBI Aceh ini menampilkan enam inong Aceh yang berbusana khusus muncul dengan gerakan dinamis. Karya yang terinspirasi dari suatu kegiatan masyarakat gayo dimana seorang ibu menasehati anaknya yang ingin menikah khusus pada kaum wanita. “Nge-Bene” hadir dalam sebuah bentuk karya tari yang divisualisasikan Ratapan seorang ibu yang telah kehilangan anak yang pergi meninggalkannya untuk melanjutkan kehidupan baru bersama dengan suaminya

Baca juga: Live di TV Nasional, Lamaran Rizky Billar dan Lesti Kejora Digelar 13 Juni Mendatang

Acara yang berlangsung dari tanggal 25-27 mei 2021 ini diikuti oleh berbagai pekerja seni  yang tidak berhenti berkreasi walaupun dimasa pandemi, mereka berinisiatif menggelar pertunjukan dengan protokoler kesehatan (Prokes) yang ketat sesuai anjuran pemerintah.

Pertunjukan diawali dengan sajian kelompok musik De’Tradisi pimpinan Brevin Tarigan. Duduk di teras rumah tradisional Karo Siwaluh Jabu, personel yang dominan pria itu mengiring vokalis Novia Br Karo, Dwi Ginting dan Ogar Nababan, diikuti tarian ISBI Aceh yang menampilkan Opoh Ulen-ulen yang merupakan Motif Kerawang Gayo yang merupakan khas tenunan Gayo. Sajian pemuncak malam itu disampaikan lewat Siberu Dayang. Puluhan penari muda bergabung menerjemahkan tradisi warga agraris tempo dulu dengan balutan busana khas Karo ditingkah suara petikan kecapi Ramanta Sinulingga.

Dalam acara tersebut turut pula dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh dan Rumah Karya Indonesia. Penandatanganan yang di Wakil oleh Rektor Bidang Non Akademik ISBI Aceh, yaitu Ir. Syahrizal. MT di damping oleh Koordinator Umum ISBI Aceh, Almunzir, S.Pd.I., M. Si dan Ketua LPPMPMP ISBI Aceh, Sabri Gusmail, M.Sn.

Wakil oleh Rektor Bidang Non Akademik ISBI Aceh, yaitu Ir. Syahrizal. MT dalam kata sambutannya mengatakan bahwa, kegiatan Festival Seni ini haruslah tetap dilakukan walaupun kondisi ditengah pandemi seperti sekarang, Karena berkesenian tidaklah harus bertatap langsung, ide seni bisa dikembangkan dan disalurkan dengan berbagai cara dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan atau dilakukan secara online.

Baca juga: Kasus Covid Meningkat, Malaysia Umumkan Lockdown Nasional

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan bahwa, ISBI Aceh siap menerima calon mahasiswa yang memiliki jiwa seni untuk mengembangkan bakatnya di ISBI Aceh, karena ISBI Aceh merupakan kampus seni dan memiliki beasiswa bagi calon mahasiswa.

Pada acara tersebut turut pula hadir Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting, Kadis Budpar Karo, Munarta, Kades Dokan Martinus Sembiring, pemerintah kabupaten Karo sangat mendukung kegiatan Dokan Art Festival #4 ini.

Prof. Nasir Azis Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis USK Meninggal Dunia

0

Nukilan.id – Innalillahi wainna ilaihi raji’un, keluarga besar Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali berduka, Prof. Dr. Nasir Azis, SE MBA, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis yang juga ketua IAEI Aceh meninggal Dunia.

Prof. Dr. Nasir Azis meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh pada Sabtu (29/5/2021).

Menurut informasi, Prof. Dr. Nasir Azis meninggal dunia dalam keadaan sakit, dan selama ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Sebagaimana diketahui, Prof Dr Nasir SE MBA terpilih kembali sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala untuk periode 2021�“2025.

Hal tersebut berdasarkan hasil pemilihan Dekan FEB USK yang berlangsung, Jumat (29/1/2021) di Ruang Balai Senat FEB USK Banda Aceh.

Pada pemilihan tersebut, Prof Nasir berhasil unggul dengan mendapatkan 15 suara sementara kontestan lainnya yaitu Dr. Darwanis, SE MSi Ak meraih 7 suara.

Setelah pemilihan, Prof. Nasir menilai, keberhasilannya menjadi Dekan kembali pada hakikatnya adalah kemenangan bersama demi mewujudkan FEB USK menjadi lebih baik.

“Pemilihan Dekan sebenarnya tidak ada menang dan kalah, yang pasti yang menang adalah FEB USK,” ucapnya.

Sementara itu, terkait rencana untuk pengembangan FEB USK pada priode kedua kepemimpinanya nanti, Prof. Nasir mengungkapkan setiap program kerja FEB USK tetap akan menyesuaikan dengan Rencana Strategis USK yang fokusnya adalah pencapaian 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas. Untuk itu, Prof. Nasir mengungkapkan, ada beberapa hal yang menjadi fokus pada priode kedua kepemimpinannya ini.

“Salah satunya program FEB USK adalah akredetasi internasional. Di samping itu terus meningkatkan kualitas SDM FEB USK, mengupayakan staf pengajar untuk melanjutkan studi S3 dan mendorong untuk pengusulan Profesor,” ucapnya.

Prof. Nasir lahir di Meuredu 2 Desember 1965. Ia telah menjadi dosen FEB USK sejak tahun 1991. Ia kemudian diamanahkan untuk menjabat sebagai Dekan FEB USK pada Maret 2017.

Selama menjabat sebagai Dekan FEB USK, Prof. Nasir telah banyak memberikan terobosan demi kemajuan fakultas tertua di USK tersebut.[]

Sebagian Pantai Lhoknga Ditutup Satgas Covid-19 Aceh Besar, Termasuk Lampuuk

0

Nukilan.id – Dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19 di Aceh, banyak tempat wisata yang akhirnya ditutup sementara waktu. Salah satunya tempat wisata di Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Penutupan tersebut dilakukan diakibatkan meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar dan juga telah memasuki zona merah Covid-19.

Menurut pantauan Nukilan.id, pada Sabtu (29/5/2021), tampak beberapa tempat wisata di wilayah Aceh besar yang ditutup sementara hingga belum di jadwalkan untuk di buka kembali.

Tempat wisata yang ditutup sementara adalah Pantai Lampuuk, Pantai Eky Momong dan juga Pantai di sepanjang jalan Brayen (Lepung). Nantinya selama penutupan pantai akan dilakukan pembersihan.

“Kami minta maaf kepada masyarakat jika ada yang merasa dirugikan atau tidak nyaman dengan kebijakan ini. Percayalah, ini salah satu pencegahan terbaik dalam melawan risiko penularan virus Covid 19,” ujar Arif salah seorang Anggota Satgas covid-19 Kabupaten Aceh besar.

Arif mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari usaha pemerintah kabupaten (Pemkab) Aceh Besar untuk mencegah penyebaran pandemi covid-19 serta untuk memastikan kesehatan dan keamanan masyarakat Aceh besar agar terhidar dari virus tersebut.

Diketahui, Kabupaten Aceh Besar saat ini terus mengembangkan pariwisata sebagai alternatif menggerakkan ekonomi daerah.

Selain itu, kata Arif, objek wisata di Lampuuk tersebut merupakan ikon pariwisata Aceh besar. Sebelum pandemi, setiap pekannya kawasan ini dikunjungi lebih dari 1.000 pengunjung.

“Misalnya dibuka saat ini, tidak ada yang menjamin bisa menerapkan protokol kesehatan di sana, khususnya jaga jarak dan lainnya, hingga baiknya ditutup sementara,” pungkas. [Iwan]