Beranda blog Halaman 2168

Bank dengan Aset Terbesar di Indonesia, Mencapai Rp 1.584 Triliun

0

Nukilan.id – Ada yang baru dalam daftar peringkat bank aset terbesar di Indonesia. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) kini menjadi bank dengan aset terbesar di Indonesia.

Bank Mandiri mengambil alih peringkat 1 bank aset terbesar di Indonesia yang selama ini diduduki PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau Bank BRI. Lonjakan jumlah aset Bank Mandiri menyebabkan Bank BRI harus rela duduk di peringkat kedua bank terbesar di Indonesia.

Bank Mandiri menjadi bank terbesar di Indonesia setelah mendapatkan limpahan aset dari merger Bank Syariah Indonesia (BSI). Pasalnya, Bank Mandiri merupakan pemegang saham terbesar BSI, sehingga keuangan bank syariah itu dikonsolidasikan ke perusahaan.

Hingga Maret 2021, BRI yang selama ini menduduki peringkat 1 bank terbesar di Indonesia itu membukukan aset sebesar Rp 1.411,05 triliun. Aset tersebut tumbuh sekitar 3,83 persen yoy, meskipun aset BRI Syariah sudah tidak dikonsolidasikan ke bank ini pasca merger bank syariah Himbara.

Namun, kenaikan aset BRI ternyata tidak setinggi kenaikan pada aset Bank Mandiri yang mengambil alih sebutan bank terbesar di Indonesia. Pada periode yang sama, aset Bank Mandiri melesat 20 persen menjadi Rp 1.584,1 triliun di akhir Maret 2021 lalu.

BRI memang berpotensi mencatatkan peningkatan aset dari pembentukan Holding Ultra Mikro, di mana perbankan pelat merah itu akan membawahi Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM).

Namun, peningkatan tersebut kemungkinan masih jauh dari selisih jumlah aset BRI dan Bank Mandiri yang kini mencapai Rp 173 triliun per Maret. Mengingat, aset Pegadaian tercatat Rp 22 triliun per akhir 2020 dan aset PNM sebesar Rp 31,66 triliun.

BRI juga menargetkan kredit tumbuh 6 persen-7 persen pada tahun ini. Namun, target itu tampaknya bakal sulit untuk dicapai mengingat pada kuartal I-2021, kredit BRI masih kontraksi 1,7 persen YoY.

Sunarso, Direktur Utama BRI mengatakan, pihaknya belum ingin terburu-buru turunkan target. Perusahaan masih akan menunggu perkembangan hasil penyaluran kredit pada semester pertama untuk bisa memutuskan apakah akan merevisi target tersebut atau tidak.

“Untuk sementara kami tunggu dulu perkembangan semester I-2021 untuk bisa menetapkan apakan akan direvisi. Tetapi kami masih optimis sesuai dengan hasil survei tiga bulanan yang kami lakukan terkait indeks aktivitas dan optimisme bisnis yang masih naik,” kata Sunarso dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/5/2021).

Adapun progres pembentukan Holding Ultra Mikro, kata Sunarso, sudah mendapatkan persetujuan dari Komite Privatisasi Perusahaan Persero dan memperoleh rekomendasi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Di sisi lain, Bank Mandiri yang kini menjadi perbankan dengan aset terbesar, menargetkan pertumbuhan kredit 6 persen-8 persen tahun ini. Adapun di tiga bulan pertama tahun ini, kredit Bank Mandiri tercatat sudah tumbuh 9,1 persen yang ditopang oleh merger BSI.

Darmawan Junaidi, Direktur Utama Bank Mandiri mengatakan, salah satu peluang pendorong kredit berasal dari sektor CPO yang mulai pulih dari kondisi pandemi Covid-19. Eksportir CPO sudah mulai bisa ekspor dan mengejar volume ekspor setelah pada awal pandemi sempat terdampak.

“Komoditas memang bagus dan Bank Mandiri sebagai bank yang berkompeten di wholesale melihat nasabah kami di wholesale cukup bagus,” ujar Darmawan kepada Kontan.co.id baru-baru ini.

Sementara, dalam daftar 10 bank dengan aset terbesar di Indonesia juga terjadi perubahan. PT Bank OCBC NISP Tbk mencatatkan perubahan peringkat bank dengan aset terbesar di Indonesia.

Bank OCBC NISP mencatatkan kenaikan peringkat dari sisi aset pada kuartal I 2021. Jika di periode yang sama tahun lalu bank ini ada di urutan ke-10 bank terbesar di Indonesia, kini sudah berada di rangking tujuh karena mencatatkan kenaikan aset sebesar 8,5 persen YoY.

Adapun 10 bank dengan aset terbesar di Indonesia dimulai dari Bank Mandiri sebagai jawara, BRI sebagai runner up, BCA di urutan ketiga, disusul BNI, BTN, CIMB Niaga, OCBC NISP, Bank Panin, Bank Danamon. Terakhir di peringkat ke-10 bank terbesar di Indonesia adalah BTPN.

Soal Dana Hibah Covid-19 Rp 42 Juta, Pengurus BEM USK Terancam Sanksi

0

Nukilan.id – Pihak Rektorat Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh mempersoalkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menerima dana hibah penanganan Covid-19. Pihak kampus membawa masalah itu ke Komisi Etik Senat karena pengurus BEM ogah mengembalikan uang Rp 42 juta itu.

“Kalau kita perhatikan, proses penyaluran dana hibah ini sudah cacat prosedural sejak awal. Maka ini sudah di luar tanggungjawab USK, baik penggunaannya maupun pertanggungjawabannya,” kata Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala, Alfiansyah Yulianur, kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).

Dana hibah itu, katanya, diterima pengurus BEM USK dari pemerintah Aceh pada 2020. Menurut Alfiansyah, proposal yang diajukan BEM USK untuk mendapatkan pendanaan ini tidak diketahui oleh Rektor/Wakil Rektor III USK.

Selain itu, dana yang diterima BEM disebutnya tidak melalui rekening penerimaan yang dimiliki USK. Alfiansyah juga menyebut BEM USK periode 2020 telah berakhir masa kepengurusannya sejak 31 Desember 2020.

“Oleh sebab itu, secara administratif pula, mereka tidak dibenarkan menggunakan dana hibah ini dengan mengatasnamakan BEM USK,” ujar Wakil Rektor USK Bidang Kemahasiswaan dan Alumni ini.

Dia menyebut Rektor USK Prof Samsul Rizal pernah melayangkan surat teguran kepada pengurus BEM agar segera mengembalikan dana hibah dari Pemprov Aceh. Namun pengurus BEM disebutnya tidak menindaklanjuti teguran tersebut.

“Akibatnya, permasalahan ini menjadi perbincangan di masyarakat yang secara langsung turut mencoreng nama baik USK,” ujarnya.

USK bakal membawa masalah itu ke Komisi Etik Senat. Para pengurus BEM terancam mendapatkan sanksi.

“Kita memang harus tegas untuk masalah seperti ini. Hal ini sekaligus memberikan pelajaran bagi organisasi mahasiswa USK lainnya agar mereka menjalankan organisasinya tidak sesuka hatinya saja. Harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku di kampus ini,” tuturnya.[detikcom]

Ini Daftar HP yang Bisa Nikmati Jaringan 5G Telkomsel Tahap Awal

0

Nukilan.id – Telkomsel resmi menggelar jaringan 5G pertama di Indonesia. Pada tahap awal ini, jaringan 5G yang diberikan Telkomsel memang baru bisa digunakan untuk beberapa perangkat handphone (HP) tertentu karena keterbatasan frekuensi.

Perangkat yang mendukung layanan Telkomsel 5G adalah HP dengan kemampuan teknologi 5G NSA (non-standalone) pada frekuensi 2300 MHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1800 MHz untuk control plane. Jadi, HP yang bisa menerima jaringan tersebut harus memiliki spesifikasi modem 5G yang mendukung band n40 (2300 MHz).

Pada tahap awal ini, Telkomsel memastikan ada empat HP yang sudah mendukung jaringan 5G miliknya. Keempatnya juga dilibatkan dalam tahap Uji Layak Operasi (ULO) yang dilakukan Telkomsel sejak 19-20 Mei 2021 lalu. Rata-rata kecepatan yang diraih keempat HP ini pun diklaim bisa tembus 200 Mbps di jaringan 5G Telkomsel.

Baca juga: Jaringan 5G Telkomsel Sudah Bisa Digunakan, Begini Cara Pakainya

Berikut daftar empat HP pertama yang bisa menikmati pengalaman jaringan 5G tahap awal Telkomsel.

  • Oppo Reno 5 5G
  • Huawei Mate 40
  • Vivo X60
  • Vivo X60 Pro

Bagi pelanggan yang memiliki keempat HP tersebut akan mendapatkan pembaruan software untuk membuka kemampuan menangkap sinyal 5G. Lalu, bagaimana dengan nasib smartphone 5G lainnya yang sudah rilis di Indonesia? Perusahaan mengatakan akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra device untuk menghadirkan pilihan yang bervariasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk Apple dan Samsung.

Perlu diingat, sinyal 5G Telkomsel juga baru tersedia di beberapa lokasi tertentu. Untuk tahap awal, 5G Telkomsel akan lebih dulu hadir di enam lokasi pemukiman yang ada di Jabodetabek, yaitu Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Bumi Serpong Damai (BSD), Widya Chandra, dan Alam Sutera.

Selain itu, ada sembilan lokasi di delapan kota yang juga akan menikmati layanan 5G, di antaranya Medan, Batam, Bandung, Balikpapan, Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar.

Dalam 5G komersial fase awal ini Telkomsel mengeluarkan Paket Data 5G Early Bird dengan harga Rp 260 ribu untuk kuota data 5G sebesar 126 GB. Namun, ada harga promo Rp 26 ribu berlaku hingga 26 Juli 2021. Hanya pelanggan tertentu dan berada di wilayah terjangkau sinyal 5G yang bisa membeli paket ini di aplikasi MyTelkomsel.[kumparan/Foto Kontan]

Sempat Terlantar, Dinsos Aceh Pulangkan Fitria Ningsi ke NTB

0
Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal Bersama Sekretaris Dinsos Aceh Devi Riansyah AKS,Msi turut didampingi Kabid Linjamsos Syukri saat menerima Kepala Dinas Sosial Bireuen Mulyadi untuk berkoordinasi terkait pemulangan Fitria Ningsi bersama dua Anaknya ke NTB. (Foto.Ist)

Nukilan.id – Fitria Ningsi,(23), seorang ibu yang berasal dari Kelurahan Bada Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama dua anak perempuannya yang masih kecil terlantar di Kabupaten Bireuen dan membutuhkan biaya untuk pemulangan mereka ke Provinsi asal.

Menjawab persoalan tersebut, Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal melalui Sekretaris Dinsos Aceh Devi Riansyah AKS,Msi mengatakan, pemerintah Aceh siap memulangkan Fitria Ningsi bersama kedua anaknya ke NTB.

“Secara anggaran memang, baik di Dinsos Aceh maupun Dinsos Bireuen tidak memiliki anggaran khusus pemulangan warga non Aceh ke daerah asalnya.
Dinsos Aceh hanya memiliki anggaran untuk pemulangan warga Aceh dari Ibukota Provinsi ke 23 Kab/Kota,” ujar Devi Jumat 28 Mei 2021.

Baca juga: Belajar dari Rumah, Ini Rekomendasi Disdik Aceh untuk Aplikasi Penunjang Daring

Meskipun demikian, Dinsos Aceh dengan cara gotong royong, biaya pemulangan tersebut akhirnya terkumpul, kemudian, disepakati Fitria beserta 2 anaknya yang masih kecil akan dipulangkan ke NTB pada hari Sabtu, 29/05/2021(besok), sekitar pukul 15.00 WIB dari Bandara SIM langsung ke NTB dengan didampingi oleh salah seorang Pekerja Sosial Dinsos Aceh Chairunnisa, yang kebetulan juga berasal dari NTB,” Sambung Devi.

Disamping itu juga, malam ini, pukul 19.00 WIB warga NTB itu beserta 2 anaknya akan di berangkatkan dari Bireun menuju Banda Aceh didampingi oleh Staf Dinsos dan Pekerja Sosial, akan menginap di Panti RSJN Lampineung, Banda Aceh.

” Gubernur Aceh melalui Dinsos Aceh juga berterimakasih kepada para pihak yang selama ini sudah membantu Fitria Ningsi, selama di Kabupaten Bireuen, sehingga besok Insya Allah akan di terbangkan ke NTB,” tutup Devi.

Sarkawi Sakit, Nova Tunjuk Dailami Jadi Plt Bupati Bener Meriah

0
Wakil Bupati Bener Meriah Dailami. ANTARA/HO.

Nukilan.id – Gubernur Aceh, Nova Iriansyah resmi menunjuk Wakil Bupati Bener Meriah Dailami menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bener Meriah karena pejabat Bupati dalam keadaan sakit.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah Ruslan Ramadhan di Bener Meriah, Jumat, mengatakan pihaknya telah menerima surat penunjukan tersebut.

“Surat penunjukan sudah diterima. Penunjukan pelaksana tugas dalam rangka Bupati Bener Meriah Sarkawi menjalani pengobatan dan sudah mendapatkan izin dari Gubernur Aceh,” kata Ruslan Ramadhan.

Surat penunjukan tersebut, kata Ruslan, tertanggal 28 Mei 2021 dengan nomor surat 131.11/9885. Surat tersebut mengacu pada surat izin berobat Bupati Bener Meriah Sarkawi tertanggal 25 Mei 2021.

Baca juga: PKS: Pemerintah Harus Bersikap Bukan Sekda Pj Gubernur

“Namun, Gubernur Aceh memberikan izin berobat kepada Bupati terhitung mulai tanggal 13 Mei 2021. Kami berharap Bupati segera sembuh dan kembali memimpin Kabupaten Bener Meriah,” kata Ruslan Ramadhan.

Ruslan Ramadhan mengatakan kondisi kesehatan Bupati Bener Meriah Sarkawi semakin membaik, tetapi masih harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Columbia Medan, Sumatera Utara.

Sebelumnya, Bupati Bener Meriah Sarkawi dilarikan ke RS Columbia Medan pada 13 Mei 2021, tepat di Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah karena mengalami pecah pembuluh darah pada bagian kepala.

Penunjukan Dailami sebagai Plt Bupati kata Ruslan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku terkait kondisi Bupati saat ini yang sedang berhalangan untuk menjalankan kewajibannya sebagai pimpinan daerah.

“Wakil Bupati Dailami mengajak masyarakat Bener Meriah agar terus mendoakan kesembuhan Bupati, agar segera pulih dan bisa kembali memimpin kabupaten pemekaran Aceh Tengah ini,” Ruslan Ramadhan.[Antara]

Kapendam IM Gelar Silaturahmi Bersama Pers dengan Prokes Ketat

0
Kolonel Arh Sudrajat, S.H [Dok. Pribadi]

Nukilan.id – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda (IM) mengadakan kegiatan silaturahmi bersama insan pers yang dihadiri oleh puluhan kawan-kawan pers yang berada di Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut dilakukan di Media Center Kodam IM Banda Aceh pada Jumat, (28/05/2021).

“Terima kasih kepada semua teman-teman yang sudah hadir dalam kegiatan silaturahmi ini atau lebih tepatnya coffe morning, dan kegiatan ini bertujuan kita bisa saling sharing serta diskusi sambil ngopi,“ ucap Kapendam IM Kolonel Arh Sudrajat, S.H dalam sambutannya.

Baca juga: 400 Prajurit TNI Dikirim ke Papua Buru Kelompok Separatis

Dalam kesempatan tersebut, Kapendam juga menyampaikan beberapa point penting mengenai covid-19. Pentingnya menetapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Penyebaran covid-19 ini bukanlah wabah yang tidak ada tapi memang nyata adanya, banyak yang sudah meninggal karena wabah covid-19 ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kapendam mengajak semua pihak untuk terus waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan sesuai imbauan pemerintah.

“jadi kita sebagai masyarakat harus waspada dan menetapkan Prokes yang berlaku,”

Baca juga: TNI Bantu Korban Kebakaran Tiga Unit Rumah di Bener Meriah

Kapendam berharap, masyarakat sadar akan pentingnya untuk menerapkan 3M yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak untuk menekan penyebaran Covid-19 di Aceh.

“Saya harapkan kedepannya kita semakin tersadar penting akan penggunaan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak,“ tuturnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembacaan doa dan coffe talk di Media Center Kodam IM Banda Aceh dengan memberlakukan Protokol Kesehatan ketat.[*]

Rektor Uniki Bireuen Terima Rumah Susun Mewah untuk Mahasiswa

0
[Foto: Ist]

Nukilan.id – Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Prof Dr Apridar, S.E., M. Si, menerima Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) yang dapat menampung 240 mahasiswa dengan fasilitas setara hotel bintang tiga. Penginapan mewah tersebut diserahkan langsung oleh Plt Direktur Rumah Susun Dr Maryoko Hadi di Hotel Four Point Medan Sumatera Utara.

Rumah Susun Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen

Rusunawa yang memiliki 60 kamar tersebut diberikan lengkap dengan perabot serta kelengkapan lainnya. Gedung yang diserahkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tersebut terletak dalam area Kampus Utama UNIKI Jalan Medan Banda Aceh Blang Blahdeh Kabupaten Bireuen Aceh. Penginapan tersebut direncanakan akan digunakan untuk Mahasiswa yang lulus dan memiliki Kaertu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dan berasal dari luar Kabupaten Bireuen.

Kepada mereka yang menghuni penginapan mewah tersebut akan dibekali dengan kegiatan tambahan diluar waktu kuliah yaitu Baca Quran serta berbagai kajian keagamaan lainnya. Dengan adanya program mulia tersebut diharapkan lulusan UNIKI kedepan merupakan mereka yang memiliki karakter yang baik serta dapat dijadikan sebagai pemimpin yang professional serta mampu berkompetisi. Program unggulan tersebut, sejalan dengan program Bupati Bireuen yang telah menobatkan Bireuen Sebagai Kota Santri.

Baca juga: Belajar dari Rumah, Ini Rekomendasi Disdik Aceh untuk Aplikasi Penunjang Daring

Strategisnya letak Rusunawa tersebut,  merupakan potensi yang sangat baik untuk di jadikan UNIKI sebagai pusat kajian serta tempat untuk mendidik anak –anak bangsa dalam rangka membangun peradaban yang mumpuni di daerah Serambi Mekah.  Dukungan luar biasa dari hampir semua dayah yang ada di Aceh, merupakan energy positif bagi kami untuk membangun kampus “Blessing University” yang berkah serta Islami di Kota Juang Bireuen ungkap Prof Apridar.

Disisi lain Pembina UNIKI Dr Amiruddin Idris akan berusaha optimal untuk memperjuangkan penambahan Rusunawa kedepan, dengan melihat animo masyarakat yang begitu tinggi, dimana kampus yang baru berusia dua tahun namun telah memiliki mahasiswa 6 ribu lebih.  Rusunawa I yang telah ada ini direncanakan akan dihuni oleh para mahasiswi, sedangkan kedepan bila sudah ada Rusunawa II dapat diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari luar.

Dengan dukungan luar biasa dari semua pihak, kita harapkan Uniki kedepan menjadi kampus unggul yang mampu berkompetisi secara nasional. Dukungan dan sinergisitas dari pemerintah daerah merupakan modal yang dapat membangkitkan semangat kami untuk menyiapkan diri sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan lulusan paripurna.

Uniki yang dikelola secara professional diharapkan menjadi salah satu kampus maju yang dicintai milik masyarakat Bireuen khususnya serta kebanggaan Masyarakat Indonesia pada Umumnya. Sarana-serta prasarana yang semakin lengkap dengan kebersihan serta penatan yang semakin baik menjadikan kampus tersebut sebagai pilihan utama kaum milenial untuk melanjutkan pendidikannya.

Penggiat Medsos: Pemko Banda Aceh Hilangkan Nilai Sejarah Pasar Peunayong

0

Nukilan.id – Ratusan pedagang di Pasar Peunayong sudah tuntas dipindahkan dan sudah menempati lapaknya masing-masing di Pasar Al Mahirah Lamdingin, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh pada Selasa (25/5/2021).

Kendati demikian, tindakan relokasi tersebut disesalkan oleh, Angga Ramadhana, salah seorang penggiat media sosial (medsos) di Banda Aceh terhadap kebijakan yang dilakukan Permerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, sehingga dirinya menilai, kebijakan itu dapat menghapus nilai historis (sejarah) pasar Peunayong.

“Peunayong adalah wilayah tertua di Kota Banda Aceh. Tidak hanya pada zaman kesultanan saja, keberadaan Peunayong tetap dipertahankan sampai saat ini dan masih menjadi Pusat Perdagangan terbesar di Kota Banda Aceh,” kata Angga dikutip Nukilan.id dilaman facebooknya, Jum’at (28/5/2021).

Baca juga: Relokasi Pasar Peunayong ke Al Mahirah Lamdingin Tuntas

Namun nilai historis itu berubah saat kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh yang memindahkan pasar peunayong ke pasar Al Mahirah Lamdingin tersebut.

Secara kasat mata, kata Angga, memang tidak ada masalah terkait pemindahan ini, tetapi ada kejanggalan menurutnya kebijakan pemindahan pasar ini seakan-akan ingin menghapus nilai sejarah pasar peunayong itu sendiri.

Menurut Angga, harusnya kawasan Pasar Peunayong ditata lebih baik lagi menjadi pasar tradisional yang bersih dan nyaman untuk berbelanja. Dengan demikian, kata dia, nilai historis pasar peunayong tetap terjaga dan peunayong tetap menjadi pasar yang menemani Banda Aceh menuju ke era kegemilangannya.

“Jadi, jangan anti terhadap sejarah, karena kita hidup dari sejarah,” pungkasnya.

Belajar dari Rumah, Ini Rekomendasi Disdik Aceh untuk Aplikasi Penunjang Daring

0
Kepala UPTD Balai Tekkomdik Disdik Aceh, T. Fariyal, MM. (Foto: Nukilan.id)

Nukilan.id – Dinas Pendidikan Aceh mengajak para pelaku pendidikan untuk memanfaatkan media pembelajaran jarak jauh (PJJ) via daring. Langkah ini dilakukan untuk mendorong proses belajar mengajar dapat terus berjalan maksimal dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal itu dismapaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Kepala UPTD Balai Tekkomdik Disdik Aceh, T. Fariyal, MM, Jum’at (28/5/2021) di Banda Aceh.

Proses daring disampaikan mengingat sebagian besar daerah di Provinsi Aceh kembali berstatus zona orange dan merah akibat merebaknya pandemi virus Covid-19.

Untuk itu, pihaknya ikut merekomendasikan sejumlah sumber belajar yang bisa digunakan siswa, guru dan orangtua sebagai sumber belajar selama masa Belajar dari Rumah (BDR).

“Kita sudah memiliki aplikasi SiJEMPOL Aceh yang merupakan akronim dari Sistem Jejaring Media Pembelajaran Online. SiJEMPOL hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru se-Aceh secara gratis,” terang Fariyal.

Selain menyiapkan aplikasi proses belajar Daring, Fariyal juga menjelaskan UPTD Balai Tekkomdik secara rutin menyelenggarakan kegiatan meningkatkan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi para guru.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memungkinkan belajar tidak hanya pada jam belajar di sekolah, namun belajar dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja.

“Selain itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) mengembangkan laman belajar daring (online) yaitu Rumah Belajar yang memungkinkan siswa dan guru belajar tanpa batasan tempat dan waktu secara gratis,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, seluruh sekolah jenjang SMA, SMK dan PKLK seluruh Aceh dapat melanjutkan pembelajaran secara daring. Penggunaan beragam aplikasi sangat dimungkinkan yang bertujuan untuk mensukseskan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kepada siswa.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, sistem pendidikan kita harus siap melakukan lompatan untuk melakukan transformasi pembelajaran daring bagi semua siswa dan oleh semua guru. Kita memasuki era baru untuk membangun kreatifitas, mengasah skill siswa, dan peningkatan kualitas diri dengan perubahan sistem, cara pandang dan pola interaksi kita dengan teknologi,” katanya.

Berikut 23 sumber belajar dan 11 aplikasi daring rekomendasi Kemendikbud yang dapat digunakan selama Belajar dari Rumah, antara lain:

  1. Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud https://belajar.kemdikbud.go.id
  2. TV edukasi Kemendikbud https://tve.kemdikbud.go.id/live/
  3. Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC Kemendikbud http://rumahbelajar.id/
  4. Tatap muka daring program sapa duta rumah belajar Pusdatin Kemendikbud https://pusdatin.webex.com/webappng/sites/pusdatin/dashboard?siteurl=pusdatin
  5. LMS SIAJAR oleh SEAMOLEC-Kemendikbud http://lms.seamolec.org
  6. Aplikasi daring untuk paket A,B,C http://setara.kemdikbud.go.id
  7. Guru Berbagi http://guruberbagi.kemdikbud.go.id
  8. Membaca Digital http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
  9. Video Pembelajaran http://video.kemdikbud.go.id
  10. Suara Edukasi Kemendikbud http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id
  11. Radio Edukasi Kemendikbud https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/
  12. Sahabat keluarga Sumber Informasi dan bahan ajar pengasuhan dan pendidikan keluarga, http://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/
  13. Ruang Guru PAUD Kemendikbud http://anggunpaud.kemdikbud.go.id/
  14. Buku Sekolah Elektronik http://bse.kemdikbud.go.id
  15. Mobile Edukasi Bahan Ajar Multimedia https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/
  16. Modul Pendidikan Kesetaraan https://emodul.kemdikbud.go.id/
  17. Sumber bahan ajar siswa SD, SMP, SMA, dan SMK https://sumberbelajar.seamolec.org/
  18. Kursus daring untuk Guru dari SEAMOLEC http://mooc.seamolec.org/
  19. Kelas daring untuk siswa dan Mahasiswa http://elearning.seamolec.org/
  20. Repositori Institusi Kemendikbud http://repositori.kemdikbud.go.id
  21. Jurnal daring Kemendikbud https://perpustakaan.kemdikbud.go.id/jurnal-kemendikbud 22. Buku digital open-access http://pustakadigital.kemdikbud.go.id
  22. EPERPUSDIKBUD (Google Play) http://bit.ly/eperpusdikbud 1

Adapun aplikasi belajar daring yang dapat digunakan, yaitu :

  1. Quipper School https://www.quipper.com/id/school/
  2. Ruang Guru https://bimbel.ruangguru.com/
  3. Sekolahmu https://info.sekolah.mu/tanpabatas/
  4. Zenius Education https://www.zenius.net/
  5. Kelas Pintar https://www.kelaspintar.id/
  6. Dragon Learn https://dragonlearn.org/
  7. WeKiddo https://www.wekiddo.com/
  8. Setara Daring http://setara.kemdikbud.go.id/
  9. Cegah Narkoba https://cegahnarkoba.bnn.go.id/
  10. G-Suite https://blog.google/outreach-initiatives/education/offline-access-covid19/
  11. Office 365 https://www.microsoft.com/id-id/education/products/office

IPPAT Minta Bupati Aceh Timur Evaluasi Kinerja ASN

0
Ketua Umum IPPAT, Suryadi, S. Pd. (Foto: Ist).

Nukilan.id – Ikatan Pemuda Pelajaran Aceh Timur (IPPAT) Banda Aceh meminta Bupati Aceh Timur untuk Mengevaluasi kinerja pegawai dilingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait jam masok Kantor yang tidak Tepat di Siplin.

Ketua Umum IPPAT, Suryadi, S. Pd mengatakan “Pengalaman kami datang ke kantor Dispapora pada saat itu sekitar jam 14.15 WIB. Namun, belum ada satu pun staf di ruang umum dinas tersebut. Ini sangat disayangkan, tidak serius dalam melayani masyarakat dan terkesan sangat buruk,” kata Ketua Umum IPPAT, Suryadi, S. Pd kepada Nukilan.id, Kamis (27/5/2021).

Hal ini juga dibenarkan oleh wakil ketua IPPAT Arif Munandar, S. Hum yang pernah mengurus administrasi keperluan di salah satu dinas, dimana pada pukul 09 WIB belum ada satupun pegawai yang terlihat.

“Kita sangat menyayangkan jika masyarakat yang memiliki keperluan administrasi dari kecamatan-kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan harus membuang waktu produktif meraka hanya untuk menunggu pegawai masuk yang tidak tepat,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat tidak akan mengeluh kalau pelayanan pemerintah baik namun jika kebiasaan aparutur pemerintahan di lingkup dinas Aceh Timur terus seperti ini tentu harapan untuk mendapatkan pelayanan yang baik tidak dirasakan oleh masyarakat” Jelasnya.

Selain itu, Suryadi juga sangat menyayangkan terkait kedisiplinan para pegawai untuk memakai masker pada melayani masyarakat sangat kurang, ini menunjukkan pegawai di ruang lingkup pemerintah Aceh Timur tidak serius dalam penanganan Covid-19.

“Kita tahu bahwa Bupati Aceh Timur sudah menginstruksikan untuk Memakai masker kepada seluruh masyarakat dan pastinya di ruang Lingkup Kabupaten Aceh timur khususnya tapi yang terjadi di lapangan sebagian pegawai tidak patuh dan terkesan mengabaikan pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan,” tambahnya.

Oleh karena itu, kata Suryadi, kita meminta Bupati Aceh Timur segera mengevaluasi kinerja pegawai di lingkungan kerja kabupaten Aceh Timu.

“Karena ini sangat buruk untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.[]