Beranda blog Halaman 1901

20 Animator Aceh Berkumpul di Akhir Tahun 2021

0

Nukilan.id – Film Animasi terus berkembang seiring perkembangan teknologi. Tak kalah dengan daerah lain, Aceh menjadi salah satu daerah yang mampu menyumbang prestasi di dunia Perfilman.

Untuk menumbuhkan semangat Seni khususnya dunia Animasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh terus membuka ruang kreatif. Seperti pelaksanaan kegiatan Apresiasi Seni Animator Aceh yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu (11/12/2022) dan Minggu (12/12/2021) di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh yang berlangsung selama dua hari.

Kegiatan Apresiasi Seni Animator Aceh akan di ikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Aceh.   Malam Apresiasi Seni Animasi Aceh akan di kemas kedalam beberapa seqmentasi kegiatan. Diantaranya, Diskusi dengan menghadirkan tiga narasumber kunci, Pembentukan forum silahturrahmi para Animator Aceh, Malam penyerahan Anugrah untuk Para Animator serta Deklarasi Forum Animator Aceh, Jumat (10/12/2021).

Untuk pematerinya akan di isi oleh Juwita ST, M.Kom, Dosen Informatika FMIPA-USK, Masridho Rambe, Produser Film Animasi Si Neng & Si Gam- Peraih Piala Citra FFI 2021 Kategori Film Dokumenter Terbaik dan Angelia Panjaitan, Pembuat Animasi- Motion Graphic 2D yang juga Mahasiswa Magister Film Animasi.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh berharap, kegiatan ini menjadi tempat silahturrahmi para Animator Aceh serta menjadi peluang dalam mendorong proses percepatan promosi wisata serta publikasi seni, tradisi serta budaya Aceh.

Kepala Disbudpar Aceh, Jamaluddin, SE, M.Si, Ak menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena bisa memberi ruang kepada generasi muda dalam berkarya, meskipun selama ini belum ada wadah khusus untuk para animator Aceh, maka dengan kegiatan seperti ini bisa menjadi tempat berhimpun anak muda Aceh dan berkontribusi untuk mempromosi Aceh dengan Film Animasi.

“Pemerintah Aceh tentunya sangat mendukung kegiatan Apresiasi Seni Animasi Aceh, karena dengan seperti ini, Film-film Animasi bisa lebih berkembang lagi dan melahirkan ide ide kreatif, sehingga kegiatan ini bisa berdampak langsung bagi pembangunan Aceh kedepan,” kata Jamaluddin.

Ketua Panitia pelaksan Apresiasi Seni Animasi Aceh, Ambia mengatakan “kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan sebuah wadah bagi Animator millenial, dengan harapan para animator milinila ini mampu menginformasikan kepada masyarakat umum tentang budaya dan wisata yang ada di Aceh,” Jelas Ambia.

Meskipun dunia animasi saat ini sudah di kenal luas, namun di Aceh belum ada wadah sebagai tempat mengembangkan ilmu, shering ide dan informasi, serta kolaborasi para animator Aceh, sehingga dengan kegiatan ini, semua animator yang ada di Aceh bisa terhimpun dan bisa saling suppor.[]

Kronologi Pembubaran Aksi GERAM di Aceh Barat

0
(Foto: Dok. Humas Polda Aceh)

Nukilan.id – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) menggelar aksi di depan Tugu Simpang Pelor, Johan Pahlawan tepatnya didekat Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Kamis (9/12/2021) malam.

Aksi tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia dan menyambut Hari HAM Sedunia yang jatuh pada 10 Desember setiap tahunnya.

Sekira pukul 20.30 WIB, pihak petugas dari aparat kepolisian setempat membubarkan aksi tersebut, karena dinilai sudah melanggar Undang-Undang nomor 9 tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum dan melakukan aksi di malam harı.

Selain itu, aksi tersebut diketahui tidak memiliki ijin dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Aceh Barat, yang menjadi salah satu ketentuan di saat pandemi.

Baca juga: Aksi GERAM Aceh Barat Dibubarkan, Polda Aceh: Aksinya Melanggar Undang-Undang

Koordinator GERAM, Tari Rahmadhana mengatakan, kasus pembubaran aksi tersebut berawal ketika para peserta aksi bernegosiasi dengan pihak kepolisian untuk dapat melakukan aksi unjuk rasa.

“Awalnya kami berencana melakukan aksi di depan tugu simpang pelor lalu pihak kepolisian menegur dan membubarkan aksi, tapi kami tetap bersikeras ingin melakukan aksi walaupun hanya sebentar,” ujar Tari.

Selanjutnya, saat aksi di depan Gedung DPRK Aceh barat, tiba-tiba ada seorang yang diduga oknum polisi yang masuk ke tengah-tengah peserta aksi yang mengakibatkan senggol bahu dengan alasan ingin lewat, maka terjadilah kesalahpahaman dengan kepolisian yang ingin membubarkan aksi tersebut.

Baca juga: Lantik 44 Eks Pegawai KPK Jadi ASN, Kapolri: Kita Perkuat Komitmen Antikorupsi

“Kemudian kami berteriak bahwa ada provokator di tengah-tengah rombongan kami, lalu terjadi dorong mendorong, sehingga ada beberapa mahasiswa yang mengalami cedera,” ungkap Tari.

Karena kejadian ini, kata dia, aksi terpaksa dihentikan, karena salah satu peserta aksi harus segera dilarikan ke rumah sakit.

“Kami semua terpaksa mendampingi teman ke rumah sakit, dan aksi kami hentikan,” pungkas Tari.

Reporter: Hadiansyah

Menko Airlangga: UMKM Jadi Penyangga dalam Berbagai Krisis Ekonomi

0

Nukilan.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan peran penting usaha mikro, kecil, dan menengah dalam ekonomi Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Airlangga dalam acara Kajian Buku Pembiayaan UMKM batch II di Wilayah Sumatera secara hybrid di Bengkulu.

“UMKM menjadi penyangga dalam berbagai krisis ekonomi, termasuk dalam menjaga lapangan kerja pada masa pandemi Covid-19,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com dari siaran pers Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Menko Airlangga juga menyebut UMKM merupakan sektor penting dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61 persen. Selain itu kontribusi UMKM terhadap tenaga kerja mencapai 97 persen.
Tak hanya itu, Airlangga mengatakan bahwa kontribusi UMKM terhadap investasi sebesar 60 persen, dan terhadap ekspor non migas mencapai 16 persen.

“Pelajaran UMKM dapat dilihat dari Jepang dan Korea Selatan. Di Jepang setelah perang dunia II, UMKM mendorong pemulihan ekonomi. Demikian pula di Korea Selatan, UMKM didorong melalui ekosistem kelembagaan yang terintegrasi dengan kebijakan Pemerintah terutama untuk mendorong daya saing UMKM,” kata Airlangga.

Meski begitu, Airlangga menilai fasilitas pembiayaan UMKM perlu didorong yaitu melalui peningkatan penyaluran kredit. Saat ini kata dia, penyaluran kredit ke UMKM baru ada di kisaran 18 persen.

Oleh karena itu kata dia, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan agar porsi kredit UMKM terhadap kredit perbankan dapat ditingkatkan menjadi 30 persen pada 2024.

Ia berharap target 30 persen tersebut dapat mempercepat penciptaan usaha baru di sektor UMKM untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran.(Kompas.com)

Survey CISA: Demokrat Posisi Kedua Setelah PDIP

0

Nukilan.id – Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) kembali meluncurkan hasil survei nasional mengenai tren elektoral terkini Partai Politik menjelang Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa menjelaskan, hasil survei CISA yang dimulai sejak tanggal 1-7 Desember 2021 ini menyasar 1.200 responden di 34 Provinsi secara proporsional melalui penarikan sampel dengan menggunakan metode Simple Random Sampling dengan Margin of Errornya mencapai 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan pada 95 persen.

Menurutnya, jika Pemilihan Legislatif (Pileg) dilakukan saat ini, Publik menjatuhkan pilihannya pada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan sukses mengungguli partai politik lainnya dengan 24,92 persen, kemudian disusul oleh Partai Demokrat di urutan kedua yang melejit di 18,83 persen serta posisi ketiga ada Partai Golkar yang mendapatkan 13,09 persen.

“Partai Gerindra kembali menguat pada posisi keempat dan meraup 10,5 persen, kemudian di posisi kelima ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mendapatkan 10,25 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 6,5 persen, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang meraih 5,75 persen,” sebut Herry.

Selanjutnya, kata Herry, Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 3,66 persen, sedangkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hanya mendapatkan 2,92 persen serta ada 3,58 persen yang memilih parpol lainnya.

“Hasil survei ini merupakan review termin keempat atau sesi terakhir survei CISA di tahun 2021 setelah sebelumnya merilis survei ketiga kami pada September 2021 yang lalu,” kata Herry. []

Aksi GERAM Aceh Barat Dibubarkan, Polda Aceh: Aksinya Melanggar Undang-Undang

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan oleh Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) terpaksa dibubarkan petugas karena dilakukan pada malam hari dan dinilai sudah melanggar Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum, Kamis malam (9/12/2021).

Selain itu, aksi yang berlangsung di Gedung DPRK Aceh Barat tersebut juga melanggar Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2008 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum, serta Menyikapi Situasi Pandemi Covid-19.

Aksi tersebut juga diketahui tidak memiliki ijin dari satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Aceh Barat. Padahal itu merupakan ketentuan di saat pandemi, apalagi saat ini pemerintah sedang serius mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, yang mana sampai saat ini masih belum berakhir.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/12/2021) di Mapolda Aceh.

Winardy menyebutkan, sebelum langkah tegas itu dilakukan, pihak kepolisian telah terlebih dahulu memberikan imbauan agar mereka tidak melakukan aksi di malam hari. Namun, imbauan itu tidak digubris sehingga terpaksa dibubarkan.

“Sebelumnya telah diberikan imbauan oleh pihak Polres Aceh Barat kepada Korlapnya untuk tidak melakukan aksi Unras pada malam hari karena menyalahi aturan. Namun, mereka tidak mengindahkan dan terpaksa diambil langkah tegas untuk dibubarkan,” kata Winardy.

Ia juga menerangkan, bahwa saat pembubaran itu terjadi, sempat terjadi aksi saling dorong sehingga salah satu peserta aksi atas nama Deni Setiawan terjatuh dan sempat ke UGD untuk memeriksakan kondisinya. Namun, menurut keterangan dokter piket siaga UGD, yang bersangkutan dalam keadaan sehat serta tidak ditemukan luka memar.

Kemudian, Winardy juga mengungkapkan, aksi saling dorong itu terjadi karena adanya upaya provokasi dari kalangan peserta aksi. Akan tetapi, upaya tersebut bisa langsung dinetralisir oleh petugas dan aksi pun berhasil dibubarkan.

“Sempat ada upaya provokasi dari kalangan peserta aksi. Namun, berkat profesionalitas petugas di lapangan hal itu bisa diatasi dan aksi Unras tersebut berhasil dibubarkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga Winardy menyampaikan, bahwa pihak kepolisian tidak melarang masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, namun harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat, terutama mahasiswa untuk sama-sama menjaga Aceh dari pandemi yang sedang melanda. Hal itu penting untuk menciptakan iklim investasi untuk kesejahteraan masyarakat Aceh ke depan.

“Jangan sampai kita lengah. Mari sama-sama kita jaga Aceh ini dari penyebaran Covid-19. Di samping itu juga kita jaga Kamtibmas agar iklim investasi tercipta untuk kesejahteraan masyarakat Aceh di masa yang akan datang,” tandasnya. []

Survey Terbaru: AHY Terkuat Kedua Sebagai Calon Presiden 2024

0
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Nukilan.id – Elektabilitas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terus meningkat. Terbukti, AHY masuk dalam urutan ke-2 Calon Presiden (Capres) terkuat berdasarkan hasil survei Lembaga Analis dan Konsultan Sosial Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) mengenai tren kandidat Capres menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Jum’at (10/12/2021).

“Berdasarkan hasil survei kita sejak tanggal 1-7 Desember 2021, jika Pilpres dilakukan saat ini, maka Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono keluar sebagai pemenang kedua dengan mendapatkan nilai 14 persen,” kata Herry.

Selain AHY, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menunjukkan peningkatan elektabilitas dengan mendapatkan nilai 13,33 persen. Kemudian, disusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendapatkan 6,93 persen, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto 6,25 persen. Sedangkan Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto harus rela keluar dari posisi 5 besar karena hanya mendapatkan 6 persen.

“Selanjutnya ada nama Ridwan Kamil di 4,67 persen, Puan Maharani 4,58 persen, Andika Perkasa 3,92 persen, La Nyala Matalitti 3,83 persen, Muhaimin Iskandar 3,25 persen, Khofiffah Indar Parawansa 2,83 persen, Erick Thorir 2,83 persen, Salim Segaf Al Jufri 2,25 persen serta Zulkifli Hasan 1,67 persen sedangkan yang menjawab Tidak Tahu atau Tidak Menjawab 7,67 persen,” ujar Herry.

Kata Herry, penilaian ini mengacu pada aspek yang meliputi Integritas, Kepemimpinan, Kinerja, Inovasi, Transparansi, Akuntabilitas, Popularitas serta Kepercayaan Publik. [red]

PISPI Aceh Galang Dana Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

0
Ketua DPW PISPI Aceh, Azanuddin Kurnia. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Perhimpunan Sarjana Pertanian Indenesia (PISPI) Aceh melakukan penggalangan dana secara internal yang difokuskan kepada pengurus PISPI Aceh untuk membantu dan berempati kepada para korban erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Ketua BPW PISPI Aceh, Azanuddin Kurnia mengatakan, penggalangan dana ini juga tidak terbatas kepada Pengurus PISPI, bagi yang ada kemudahan bisa memberikan bantuan melalui PISPI Aceh yang nantinya akan kita salurkan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Jawa Timur.

“Kita turut berduka dan berbelasungkawa atas musibah ini. Semoga para korban yang meninggal ditempatkan di sisi Allah SWT dan bagi mereka yang masih hidup diberi kekuatan dalam mengahadapi cobaan ini. Kita yang jauh, mungkin hanya doa yang mampu kita persembahkan kepada para korban disana. Semoga bangsa ini segera diangkat oleh Yang Maha Kuasa dari segala bencana yang ada,” ucap Azan.

Sementara itu, Bendahara PISPI Aceh, Agus Husni, SP menyataka, bagi masyarakat yang mau menyumbang silahkan untuk menstansfer ke rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Nomor Rekening : 7124421815 a.n. Agus Husni dan bukti transfer mohon di WA ke 08126993274.

“Insya Allah kita tunggu sampai hari minggu tanggal 12 Desember 2021. Memang sempit waktunya agar bantuan yang terkumpul bisa segera kita transfer ke sana. Tetapi kita juga akan lihat perkembangan sampai hari minggu, apakah nanti akan kita perpanjang buka donasi atau tidak,” ujar Agus.

“Kita akan komunikasi kembali nanti dengan Saudara Graha Wakil Sekretaris Bidang OKK BPP PISPI Pusat yang menghubungkan kita dengan LPPM Jawa Timur sebagai kontak person dengan PISPI Aceh,” tutupnya. []

Aceh Raih Anugerah Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2021

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Aceh meraih Anugerah Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2021 dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dengan nilai predikat “Terbaik”.

Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT menerima langsung Anugerah Simpul Jaringan Terbaik Nasional 2021, yang digelar di lantai 2, Ruang Noerhadi Magestari, Gedung C, Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta, Jumat, 10 Desember 2021.

Selain Aceh, sebanyak empat daerah lainnya juga mendapat anugerah predikat “Terbaik”, antaranya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan.

Simpul Jaringan ANRI, dikelola melalui Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).

Penilaiannya dilakukan melalui beberapa tahapan simpul nasional terbaik, dengan penilaian portofolio, prestasi, persentasi dan wawancara, serta validasi dan kunjungan lapangan.

Dalam penilaian itu, panitia penyelenggara menyeleksi sebanyak 307 peserta Jaringan Simpul Nasional. Kemudian dipilih menjadi 28 terbaik, lalu menjadi 10, dan terakhir menjadi 5 terbaik Nasional 2021.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Drs Imam Gunarto MHum, menyampaikan terima kasih atas dukungan dalam bidang kearsipan sehingga prosesi penghargaan ini bisa berjalan dengan baik.

“Saya kira kita semua patut memberikan apresiasi atas pencapaian dari 10 besar kemudian 5 besar, ini tidak dicapai dalam waktu yang pendek. Ini adalah suatu perjuangan yang panjang dari waktu ke waktu,” katanya, Jumat, 10 Desember 2021.

Ia menyebutkan, pencapaian prestasi simpul jaringan terbaik 2021 didapat dari komitmen pemerintah daerah masing-masing provinsi dan kabupaten dalam mengelola kearsipan di daerahnya.

Apalagi di era 4.0 ini, masyarakat membutuhkan informasi secara mudah dan cepat sehingga SIKM dan JIKN bergerak secara dinamis mengikuti perkembangan masyarakat.

Ia menjelaskan, JIKN ini suatu portal yang dibangun pemerintah, diamanatkan oleh undang-undang agar semua kementerian dan lembaga di daerah bisa meng-upload arsipnya di dalam portal ini.

“Sehingga arsip bisa terintegrasi satu sama lain dan dilayangkan secara maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr Edi Yandra STP MSP,  mewakili Pemerintah Aceh dan masyarakat menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar ANRI atas penghargaan yang diberikan.

“Tentu saja ini akan menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih baik lagi kedepan,” katanya.

Ia juga menyepakati dengan apa yang dilakukan ANRI. Menurutnya, arsip bukan hanya untuk menjaga eksistensi bangsa, tapi harus terukur, kemudian benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Nova yakin dengan pengelolaan arsip yang lengkap dan fleksibel, maka akan memberikan kemudahan akses bagi pelayanan publik, terutama masyarakat luar yang ingin mengetahui apapun tentang Aceh.

“Baik arsipan daerah dan nasional, kami berharap posisi Aceh sebagai posisi utama sebagai simpul pemersatu bangsa Indonesia,” ujarnya. []

Kejaksaan RI Peduli Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru Jawa Timur

0
Jaksa Agung Republik Indonesia, Burhanuddin. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Jaksa Agung RI, Burhanuddin memberikan bantuan sebagai bentuk “KEJAKSAAN PEDULI” kepada korban bencana alam erupsi Gunung Semer, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Kamis (9/12/2021). Serah terima bantuan tersebut dilakukan Jaksa Agung RI secara virtual yang diterima langsung oleh Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengatakan, atas nama pribadi maupun pimpinan Kejaksaan Republik Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana erupsi Gunung Semeru yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Semoga amal ibadah para korban meninggal diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosa-dosanya, kepada para korban yang sakit semoga segera diberikan kesembuhan serta kami berharap korban yang hilang akibat bencana ini segera ditemukan,” ucapnya.

Selain itu, Jaksa Agung juga mengucapkan apresisasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada petugas medis, Tim SAR, relawan serta semua pihak yang membantu dalam penanganan bencana ini yang secara bahu membahu dan tidak kenal lelah memberikan segenap tenaganya untuk membantu proses evakuasi para korban bencana.

“Semoga kerja keras tersebut menjadi ladang pahala,” ujarnya.

Jaksa Agung mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud dukungan moril dan empati kita semua untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam erupsi Gunung Semeru, selain itu saya juga turut mendoakan semoga para korban selalu diberikan kesehatan dan ketabahan serta seraya mendoakan bencana alam ini segera berakhir sehingga kita dapat menjalankan aktifitas seperti sediakala.

Selanjutnya, Jaksa Agung juga mengucapkan apresiasi atas kepedulian dan empati atas rasa kemanusiaan yang telah diberikan oleh jajaran Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur yang telah ikut andil dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam erupsi Gunung Semeru.

“Berharap kepedulian kita ini tidak berhenti sampai disini, untuk itu saya mengajak kepada seluruh insan Adhyaksa di seluruh Indonesia untuk memberikan kepedulian guna membantu meringankan beban para korban bencana,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Jaksa Agung berharap kegiatan yang telah dilakukan dapat menjadi ladang amal kita bersama, serta mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Setelah itu, Jaksa Agung memberikan bantuan kebutuhan pokok secara simbolis melalui virtual dan diterima langsung Bupati Lumajang di lokasi pengungsian korban bencana Semeru dengan didampingi atau disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr. M. Dhofir, dan Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang Wiranto. Dan selanjutnya Jaksa Agung juga menyempatkan untuk menyapa Bupati Lumajang dan salah satu korban bencana. []

Lantik 44 Eks Pegawai KPK Jadi ASN, Kapolri: Kita Perkuat Komitmen Antikorupsi

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melantik 44 orang eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Instansi Polri. Kamis (9/12/2021). Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik 44 orang eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di institusi Polri. Hal itu dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Antikorupsi se-Dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menekankan kepada 44 orang itu untuk ikut berperan aktif memperkuat komitmen Pemerintah Indonesia dalam rangka menciptakan budaya antikorupsi dengan tujuan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Selamat bergabung. Kita perkuat komitmen dan kebijakan Pemerintah dalam rangka menciptakan iklim, budaya, ekosistem antikorupsi. Sehingga iklim investasi, APBN yang digunakan dan seluruh rangkaian kebijakan dalam rangka mendukung dan mengembalikan pertumbuhan perekonomian Indonesia betul-betul bisa terlaksana dengan baik,” kata Sigit dalam amanatnya di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (9/12/2021).

Mantan Kapolda Banten ini menyebut, kehadiran 44 orang tersebut juga memperkuat organisasi Polri yang terus berkomitmen dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Semangat itu, kata Sigit juga sejalan dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menginginkan pemberantasan korupsi bukan hanya sekadar penegakan hukum. Melainkan, harus menyentuh pada hal yang bersifat fundamental untuk menyelesaikan akar permasalahan.

“Inii sejalan dengan arahan Bapak Presiden pada saat pelaksanaan Hakordia tadi pagi, dimana beliau sampaikan pemberantasan korupsi tidak hanya masalah penegakan hukum. Namun harus lebih menyentuh pada hal yang bersifat fundamental menyelesaikan akar-akar permasalahan. Karena itu sangat penting diperkuat divisi pencegahan dalam pemberantasan korupsi,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang dimiliki 44 orang itu, Sigit optimis bahwa, kedepannya akan semakin memperkuat institusi Polri dalam rangka pemberantasan praktik korupsi di Indonesia.

“Dengan kehadiran seluruh rekan-rekan dengan rekam jejak yang saya tidak ragukan lagi, saya yakin rekan-rekan akan memperkuat organisasi Polri dalam rangka melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi,” ucap Sigit.

Sigit menekankan, saat ini Indonesia sedang menghadapi posisi sulit lantaran harus mengawal program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Oleh karenanya, Ia menegaskan kepada 44 orang itu untuk bersama-sama mengawal penggunaan APBN agar tepat sasaran dan mengurangi risiko terjadinya kebocoran.

Lebih dalam, Sigit juga meminta kepada mereka untuk sama-sama menciptakan iklim investasi dengan tujuan memberikan kepastian bagi para investor dari dalam maupun luar negeri.

“Di Indonesia kita tahu indeks persepsi korupsi Indonesia menurun dari peringkat 85 menjadi 102. Ini menjadi tantangan kita semua, khususnya Polri untuk perbaiki indeks persepsi korupsi ini. Kami yakin dengan bergabungnya rekan-rekan, bahwa indeks persepsi korupsi akan bisa kita perbaiki,” tutur Sigit.

Karenanya, Sigit menyampaikan dibutuhkan peran dari 44 orang tersebut untuk melakukan perubahan mindset, memberikan pendampingan, melakukan upaya pencegahan, penangkalan dan bila diperlukan ikut membantu melakukan kerjasama hubungan internasional dalam rangka melaksanakan tracing recovery asset.

“Saat ini kita sedang lakukan perubahan terhadap Dittipidkor Bareskrim Polri yang akan kita jadikan Kortas (Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi). Sehingga didalamnya berdiri divisi-divisi lengkap mulai dari pencegahan, kerjasama sampai dengan penindakan,” ujar Sigit.

Disisi lain, Sigit memaparkan bahwa, perekrutan 44 eks pegawai KPK ini telah dilakukan secara cermat dan berhati-hati dengan memerhatikan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang ada. Sehingga ke depan, tidak akan menimbulkan permasalahan hukum.

Polri telah menyelesaikan proses pengangkatan khusus menjadi pegawai ASN di lingkungan Polri sesuai dengan prosedur dan asas-asas pembentukan peraturan perundang-undangan.

Bahkan terkait perekrutan ini, Sigit memastikan, Polri telah melakukan koordinasi, sinergi, dan harmonisasi dengan berbagai instansi terkait yaitu Kemensetneg RI, Kemenpan-RB RI, Kemenkum HAM RI, MK, MA, BKN, dan para ahli di bidang administrasi dan tata negara.

“Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan yang luar biasa dalam proses pengangkatan ini sebagai wujud semangat antikorupsi,” tutup Sigit. []