Beranda blog Halaman 1885

Ketua Satgas Cakra Buana Aceh Apresiasi Kinerja Kejari Banda Aceh

0
Ketua Satgas Cakra Buana Aceh, Ali Gondrong. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana Partai PDI Perjuangan Aceh Muhammad Ali, mengapresiasi kinerja Kejari Banda Aceh menetapkan ketua panitia pelaksanaan kegiatan Atjeh World Solidarity Cup Tahun 2017 sebagai tersangka.

“Kita patut apresiasi kinerja Kejari Banda Aceh yang menetapkan dua tersangka kasus kegiatan Atjeh World Solidarity Cup Tahun 2017. Sebab banyak kasus yang mangkrak tidak ada penyelesaian akhirnya. Tapi untuk kasus ini sudah ada tersangkanya,” kata ketua Satgas Cakra Buana, Muhammad Ali kepada Kabar Tamiang, Senin (27/12/2021).

Ali Gondrong menambahkan, Presiden RI Bapak Jokowi memang sedang gencar-gencarnya memberantas praktek korupsi, kolusi dan nepotisme di seluruh penjuru negeri Indonesia.

“Jadi kita berharap pandangan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia, bahwa hukum akan tumpul keatas dan tajam kebawah bisa dibuang perlahan-lahan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menetapkan Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Atjeh World Solidarity Cup Tahun 2017 atas nama Moh Sa’dan Bin Abidin sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi even Turnamen Sepak Bola Internasional Tsunami Cup-I.

Selain Ketua Panitia Pelaksana, Kejari Banda Aceh juga menetapkan pelaku lain yakni konsultan yang berinisial SB sebagai tersangka kasus tersebut.

Saat ini, ke dua tersangka pada kasus dugaan korupsi Tsunami Cup yang bersumber dari APBA-P tahun 2017 tersebut sudah ditahan di Rutan kelas lIB Banda Aceh. Baca Juga Ditetapkan Jadi Tersangka, Kadisnakermobduk Mengundurkan Diri Selain itu, nantinya Kejaksaan Negeri Banda Aceh akan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Banda Aceh. []

Nova: Peringatan Tsunami Aceh untuk Sarana Edukasi Anak Cucu

0

Nukilan.id – Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan, peringatan tsunami Aceh yang digelar setiap tahun adalah salah satu sarana pemerintah untuk mengedukasi generasi penerus bangsa, agar selalu siaga dan tangguh bencana.

“Dan alhamdulillah, kita tentu harus bersyukur karena pandemi covid-19 saat ini tren nya melandai, sehingga kita dapat menggelar peringatan tsunami seperti hari ini. Namun, kewaspadaan tetap harus kita kedepankan dengan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari,” kata Nova kepada Nukilan.id pada acara puncak peringatan 17 tahun tsunami Aceh di Banda Aceh, Minggu (26/12/2021).

Menurutnya, edukasi tetap menjadi poin utama dalam setiap peringatan tsunami. Selain itu, secara keilmuan kita harus sadar terhadap fenomena alam dan mengajarkannya kepada anak cucu.

“Karena mencegah bencana alam tentu tidak bisa, tapi mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh bencana alam tentu bisa. Nah hal inilah yang menjadi inti dalam setiap peringatan tsunami,” ungkapnya.

Selain itu, kata Nova, kita juga ingin menjadikan tsunami ini sebagai pariwisata scientifik, pariwisata sejarah dan pariwisata fisik alam sebagai pelajaran penanggulangan fenomena alam kepada anak cucu,” ujar Nova.

Reporter: Hadiansyah

Lebih Teliti Memilih Pasangan, Celine Evangelista Kapok Cerai Terus

0
Celine Evangelista (Foto: Instagram/@celine_evangelista)

Nukilan.id – Aktris Celine Evangelista baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan tentang perasaannya. Ibu empat anak itu mengaku akan lebih berhati-hati dalam memilih pasangan karena telah dua kali bercerai.

Hal itu ia ungkapkan saat mengucapkan harapannya di tahun 2022 kelak. Ia mengaku ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan tak mau gegabah dalam memilih pasangan hidup.

“Ya semua ada positif negatif,” ujar Celine di kanal YouTube Star Story, Sabtu (25/12/2021).

“Aku nggak menargetkan dan nggak buru-buru. Jadi untuk dekat sama siapapun, berteman sama siapa saja, ya nggak apa-apa,” sambungnya.

Lebih lanjut, Celine pun mengaku ingin belajar dari pengalaman agar tak lagi-lagi salah memilih pasangan.

“Ya pastinya belajar dari pengalaman untuk lebih bijak lagi dalam berhubungan,” kata wanita 29 tahun ini.

Celine pun mengaku bahwa untuk sekarang ini ia lebih fokus mengurusi keempat anaknya dan bekerja keras demi masa depan mereka.

“Sekarang kan aku masih sibuk kerja. Jadi kepikirannya cuma anak sama kerja saja,” ucap Celine Evangelista.

Mantan istri Stefan William itu mengaku tak akan menutup hatinya untuk lelaki yang ingin mendekatinya.

“Kan aku nggak tahu. Manusia cuma bisa berencana, Tuhan yang menentukan. Jadi nggak tahu entah besok atau lusa atau kapan kan, sama-sama nggak tahu apa yang akan terjadi. Cuma untuk saat ini aku belum ada niat untuk serius,” Ungkap Celine Evangelista.

Sebagai informasi, Celine Evangelista dan Stefan William bercerai pada 18 Oktober 2021. Perpisahan kedua pasangan kabarnya dilakukan atas kesepakatan bersama. Sebelumnya, pernikahan Celine dengan Dirly Idol pun terpaksa kandas pada 2013 silam. [cumicumi]

Jadwal Final Piala AFF 2020: Indonesia vs Thailand

0
Irfan Jaya (tengah) merayakan golnya di laga Timnas Indonesia vs Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Nukilan.id – Turnamen Piala AFF 2020 sudah mencapai ujung. Laga final segera dimainkan untuk menentukan juara, ada duel Timnas Indonesia kontra Thailand dalam format dua leg.

Pertandingan ini diyakini bakal berlangsung sengit. Timnas Indonesia sudah berulang kali bertemu Thailand, tapi riwayat pertandingan menunjukkan hasil akhir yang kurang memuaskan.

Tercatat, Skuad Garuda sudah pernah bermain di final dalam lima kesempatan berbeda, yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016. Sayangnya, Indonesia hanya bisa finis sebagai runner-up.

Kali ini Shin Tae-yong menuntun Timnas Indonesia ke final keenam dengan catatan yang cukup apik. Ada banyak alasan untuk percaya diri bahwa trofi bergengsi tersebut bisa dibawa pulang ke tanah air.

Indonesia di semifinal

Wasit Kassem Matar Al-Hatmi memberikan kartu merah kepada Safuwan Baharudin di laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020, Sabtu (25/12/21) malam WIB. (c) AP Photo/Suhaimi Abdullah

Salah satu alasan Timnas Indonesia boleh percaya diri menatap partai final adalah perjuangan mereka dalam duel dua leg semifinal lalu. Irfan Jaya dkk. harus habis-habisan untuk mengalahkan Singapura.

Di leg pertama, Timnas Indonesia bermain sebagai tim tandang. Mereka sempat unggul terlebih dahulu dan menguasai pertandingan, tapi lengah di babak kedua dan harus puas dengan skor akhir 1-1.

Skor imbang tersebut membuat segalanya dipertaruhkan di leg kedua. Pertandingan Sabtu (25/12/2021) kemarin berlangsung panas dengan sejumlah drama.

Main selama 120 menit, Indonesia akhirnya keluar sebagai pemenang degan skor 4-2 (agg. 5-3).

Thailand di semifinal

Pemain Thailand, Phitiwat Sukjitthammakul (kiri), mencoba merebut bola dari penggawa Vietnam, Duc Chinh Ha, dalam laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 hari Minggu (26/12/2021). (c) AP Photo

Thailand harus menghadapi pertandingan semifinal rasa final. Mereka harus melawan Vietnam yang disebut sebagai tim terbaik di Asia Tenggara saat ini.

Di luar dugaan, Thailand tampil meyakinkan dengan kemenangan 2-0 di leg pertama. Permainan Thailand efektif, unggul cepat lalu bertahan tidak kebobolan.

Selanjutnya, dalam duel leg kedua, Minggu (26/12/2021) tadi, Thailand bermain cerdik untuk menahan Vietnam dengan skor 0-0 selama 90 menit. Mereka berhak melangkah ke final dengan agregat 2-0.

Mungkin jumlah gol Thailand di dua leg semifinal tidak sebanyak Indonesia. Namun, Thailand tahu betul apa yang mereka lakukan dan eksekusi di lapangan terbilang sempurna.

Baca Juga: Pelatih Thailand Alexandre Polking Kagum Melihat Duel Indonesia vs Singapura

Jadwal final Piala AFF 2020

Setelah melewati rintangan yang berbeda, Timnas Indonesia dan Thailand akan beradu kekuatan dalam dua leg final. Pertandingan ini tidak akan mudah bagi kedua tim.

Thailand bermodalkan pengalaman dan efektivitas taktik di lapangan. Indonesia, di sisi lain, sedang berkobar dengan semangat pemain muda yang sudah tampil luar biasa sejauh ini.

Berikut jadwal pertandingan dua leg final Piala AFF 2020:

Timnas Indonesia vs Thailand

Leg 1

  • Rabu, 29 Desember 2021
  • National Stadium, Kallang
  • Kick-off: 19.30 WIB

Leg 2

  • Sabtu, 1 Januari 2022
  • National Stadium, Kallang
  • Kick-off: 19.30 WIB

[bola.net]

Pelatih Thailand Alexandre Polking Kagum Melihat Duel Indonesia vs Singapura

0
Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking. (c) AFF Suzuki Cup

Nukilan.id – Alexandre Polking menjadi saksi betapa menegangkan duel Timnas Indonesia vs Singapura pada leg kedua semifinal Piala AFF 2020. Pelatih Timnas Thailand itu menyebut duel ini sebagai laga paling luar biasa dalam hidupnya.

Laga yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, Minggu (26/12/2021), berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan skuad Garuda. Pertandingan berjalan sangat seru dan menegangkan bagi kedua.

Tiga pemain Singapura dikartu merah! Meski demikian, tuan rumah tetap tak menyerah dan bahkan sempat berbalik memimpin 2-1. Indonesia menyamakan skor pada menit ke-87, lalu Singapura mendapat penalti pada menit ke-90.

Nadeo Agrawinata menepis penalti Faris Ramli. Laga berlanjut ke babak adu penalti. Indonesia mencetak dua gol. Hassan Sunny yang menjadi pahlawan bagi Singapura sepanjang laga menerima kartu merah.

Mano Polking menyebut duel Indonesia Vs Singapura merupakan laga yang sangat seru. Mano Polking hadir di National Stadium. Dia tengah mengintip calon lawan Thailand -jika lolos- di laga final.

Baca Juga: Jadwal Final Piala AFF 2020: Indonesia vs Thailand

Juranlis ESPN, Gabriel Tan, melaporkan bahwa Mano Polking sampai berdiri dan terbawa suasana pertandingan Indonesia vs Singapura. Polking kemudian membalas pernyataan Tan di akun Twitter miliknya.

“Saya harus katakan ini adalah pertandingan paling luar biasa yang pernah saya tonton!” tulis Mano Polking di Twitter.

Perang Mental

Indonesia membuka keunggulan via Ezra Walian pada menit ke-11. Namun, Indonesia kebobolan pada pengujung babak pertama lewat aksi Song Ui-young Singapura kehilangan bek Safuwan Baharudin sebelum Indonesia kebobolan setelah dihukum kartu kuning kedua.

Bermain dengan 10 orang, Singapura tetap menjadi ancaman. Bahkan, saat Irfan Fandi juga dikartu merah pada menit ke-67, mereka berbalik unggul 2-1 lewat set-piece Shahdan Sulaiman.

Indonesia menyamakan skor pada menit ke-87 via Pratama Arhan. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak extra time.

Unggul jumlah pemain, Timnas Indonesia masih kesulitan menembus pertahanan Singapura. Akurasi tendangan dan penampilan luar biasa kiper The Lions, Hassan Sunny, juga menjadi momok Indonesia.

Indonesia leading 3-2 setelah pemain Singapura, Shawal Anuar mencetak gol bunuh diri mengantisipasi tendangan Egy Maulana Vikri yang mengarah ke Irfan Jaya. Egy Maulana Vikri mencetak gol keempat Timnas Indonesia pada menit ke-105+2.

Statistik Pertandingan

[Bola.net]

17 tahun tsunami Aceh; Mencari Jejakmu Saudaraku

0
Tsunami Aceh. (Foto: AFP)

Oleh: Nazaruddin, SH
nazarrecht@gmail.com

KETIKA itu matahari pagi di ufuk timur kelihatan begitu cerah. Saya mesti mempersiapkan segala sesuatunya karena lagi ada kerjaan perkerasan jalan di desa_desa dalam kecamatan Tanah Luas. Para sopir truck sudah antri di depan kantor untuk mengambil uang BBM buat operasi pengangkutan galian C untuk pekerjaan pengerasan jalan

Setidaknya ada pulahan truck yang sudah mengantri di jalan Masjid Besar An-Nur Blangjruen. Itulah pagi hari dimana tiba tiba goncangan datang . Bumi rasanya mau terbelah, semua kami keluar dari ruangan berhamburan kejalan sambil ber istifar merasakan apa yang sedang terjadi.

Saya melihat pokok asan dipinggir jalan tidak jauh dari kantor kami bergoyang rasanya mau tumbang. Masih terasa bagaimana gemuruh bumi mengeluarkan suara. Durasi gempa yang panjang dengan kekuatan 9,2. skala richter telah menyebabkan truck- truck yang parkir berjejeran di depan kantor kami saling beradu bertabrakan akibat goncangan yang begitu kuat dan inilah hari, dari satu kisah di tanggal 26 Desember tahun 2004 yang menjadi catatan sejarah baru bagi Aceh kedepannya.

Tidak lama kemudian saya naik motor, rencana mau keliling memantau situasi sekitaran Blangjruen, Nibong simpang Rangkaya. Namun tiba tiba sesampai di depan Masjid Nibong saya melihat beberapa orang sedang berlari sambil berteriak minta tolong “IE RAYA EIT PUCOK BAK U” ( Air banjir setinggi pokok kelapa ). lantas saya menyetop mereka menanyakan kenapa berlari dari mana dan apa yang terjadi. Dengan nafas tersendat sendat mereka mengatakan dari tanah pasir, ditempatnya ada air laut. meluap setinggi pohon kelapa.

Bayangkan jarak dari tempat mereka tinggal dengan Nibong setidaknya ada 15 km. Ini artinya mereka telah berlari sejauh itu tanpa tujuan dengan rasa ketakutan yang luar biasa. Sekilas saja terpikir bahwa apa yang disampaikan adalah TSUNAMI. karena tanah pasir berada dikawasan pesisir pantai Aceh Utara.

Lalu saya langsung balik arah kembali ke kantor bersama adik dan keluarga, anggota kerja dan para sopir truck saya meminta hari ini kita tidak kerja dan semua truck- truck harus berangkat ke Tanah Pasir untuk melakukan pertolongan warga yang disana.

Akhirnya kami bergerak, sasaran saya adalah beberapa gampung yang menjadi tempat hunian saudara kami seperti Mns. Keutapang tanah pasir dan Sawang Geudong. Namun belum sampai ketujuan truck-truck kami sudah kandas duluan disekiran pasar tanah Pasir, karena kedepannya sudah tidak mungkin dilewati akibat banjir tsunami yang belum surut .

Akhirnya kami jalan kaki mengarungi banjir dan dari informasi yang kami dapat bahwa desa yang paling parah adalah sawang karena letaknya langsung dengan pinggir pantai.

Alhamdulillah dalam pencarian ini sebagian dari keluarga kami masih ditemukan selamat dan lansung kami evakuasi ke Mns. Ampeh Tanah luas sebagai tempat tinggal sementara. Beberapa anggota keluarga lain baru kami temukan 2 dan 3 hari kemudian dalam kondisi sudah meninggal yang kemudian kami evakuasi juga ke Mns. Ampeh guna di sholatkan dan dikebumikan di tempat pemakaman keluarga di Blangjruen , karena di Gampong mereka sudah tidak mungkin lagi dengan kondisi rumah hancur dan masih tergenang banjir, dimana selanjutnya kami membuka posko penampungan keluarga sementara di rumah mamak.

Setelah semua jenazah saudara kami temukan di Gampong Sawang, hari ketiga beberapa diantara kami menuju Banda Aceh untuk mencari jejak saudara disana. Beberapa alat berat termasuk buldozer, kami kirim ke banda melihat kondisi di banda aceh yang sangat parah dari berita media yang beredar. Sementara saya harus tinggal mengurus saudara yang ngungsi di rumah mamak dan pekerjaan dilapangan.

Akhirnya satu unit Buldozer yang dibawa oleh adik saya membersihkan halaman Masjid Raya dan kawasan sekitarnya Padangan yang memilukan dengan wajah wajah orang yang penuh duka terlihat begitu banyak manyat yang bergelimpangan di jalan jalan tanpa terurus.

Masing masing warga tampak sibuk mencari keluarganya ditengah kota yang hancur dipenuhi lumpur dan semak semak bekas reruntuhan bangunan. Tak ada kata yang dapat terucap yang terlihat hanyalah air mata dan Isak tangis dari mereka yang masih selamat.

Akhirnya adik saya menuju Lambaro skep untuk mencari saudara disana dan Kampung Tibang yang dulu sempat satu SMA di Lampineung . Menyisir sepanjang lamdingin masjid lambaro skep dan masjid lingke karena ada banyak jenazah disana yang telah di evakuasi warga semantara ipar saya menuju arah bitai untuk mencari keluarga abang kandungnya.

Pencarian juga menuju tempat pengungsian di Lambaro Kaphe sampai beberapa hari namun yang kami cari tidak juga Allah pertemukan. Semantara ipar saya mendapat berita dari adiknya bahwa dia telah menemukan satu orang anak dari abang nya yang terbawa arus dalam kondisi luka luka di atap rumah warga.

Allah sangat maha kuasa, hasil pencarian kami dari dua arah tersebut. Dari saudara yang dilambaro skep almhadulillah selamat semua , yang di Tibang hanya tersisa suami dan seorang anak. Sementara ipar saya hanya menemukan seorang anak laki laki yang terdampar di atap rumah warga sebagai generasi penerus kedepan.

Hari-hari di Banda pada saat itu begitu sulit, susahnya mendapatkan air bersih buat mandi, wudhuk, minuman dan makanan menjadi bagian dari masalah tersendiri, walau kadangkala tanpa terasa dengan kondisi yang ada selera untuk makan pun telah hilang.

Suwasana kota Banda Aceh yang hancur hari- hari selanjutnya mulai dimasuki berbagai relawan untuk mengevakuasi ratusan ribu jenazah korban bencana akibat gempa dan tsunami yang dahsyat melanda Aceh bahkan Asia.

Dan hari ini 26 Desember 2021. DPD Demokrat Aceh yang dipimpin Oleh Bapak Muslim SHI,MM bersama kader dan Ustad Masrul Aidi.Lc. melakukan Zikir dan Do’a bersama termasuk kita semua ditempat masing masing memperingati 17 tahun waktu tsunami yang telah berlalu. Dan tentu begitu banyak kisah pilu lainnya pada masa itu yang dialami oleh saudara saudara kita yang lain bahkan dengan kondisi yang begitu memilukan.

Teriring doa kepada semua mereka para syuhada korban tsunami yang telah mendahului kita, semoga Allah tempatkan disisiNya yang paling mulia. Aamiiinnn

Penulis adalah Advokat di Aceh Utara

Natal di Aceh, Kapolres: Toleransi Negeri Ini Sejak dari Nenek Moyang

0

Nukilan.id – Tim gabungan disiagakan di dua gereja yang terletak di Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu (25/12/2021). Mereka terdiri dari TNI/Polri dan satuan polisi pamong praja. Polisi bersenjata laras panjang pun siaga di lokasi.

Merekalah yang menjadi pasukan pengamanan natal di Gereja Katholik St Mikael dan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kota Lhokseumawe, sejak Jumat (24/12/2021) malam hingga Sabtu (25/12/2021).

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto menyebutkan, tidak ada temuan apa pun selama prosesi misa natal di gereja. Kondisi berlangsung aman dan khidmad.

Sehari sebelumnya, tim penjinak bom menyisir lokasi untuk menghindari adanya bahan peledak.

“Tentu kita semua tahu, Aceh negeri syariat Islam yang sangat toleran pada umat beraga sejak zaman nenek moyang kita. Jadi, nenek moyang kita sudah mewariskan nilai toleransi antar umat beragama. Itulah yang kita rawat dan jaga sampai hari ini,” kata AKBP Eko saat ditemui di lokasi.

Dia mengapresiasi pelaksanaan ibadah natal di Aceh berlangsung aman.

“Saya sangat bersyukur atas kehangatan masyarakat antar umat beragama di sini. Tak pernah ada konflik berbau SARA di Aceh. Ini yang harus kita lestarikan dari waktu ke waktu dan turun temurun,” pungkasnya. []

Demokrat Aceh Besar Gelar Maulid dan Berkirim Do’a untuk Syuhada Tsunami

0
Maulid Nabi di Kediaman HT. Ibrahim, Lambaro Angan, Aceh Besar. (Foto: Ist.)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Aceh Besar menggelar Do’a Bersama untuk syuhada Tsunami, sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memberi santunan kepada anak Yatim di kediaman H.T. Ibrahim, Minggu (26/12/2021).

Ketua DPC Demokrat Aceh Besar H.T. Ibrahim mengatakan, kegiatan Maulid Nabi dilaksanakan setiap tahun sekaligus memberi santunan kepada anak yatim dari beberapa Kecamatan di Aceh Besar.

“Tahun ini pada acara Maulid ini kita sekalgus mengirim do’a untuk syuhada musibah Tsunami 17 tahun yang bertepatan hari ini,” kata HT. Ibrahim yang juga ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh.

Pantauan media ini, pelaksanaan Maulid Nabi turut dihadiri tokoh masyarakat, ulama, dan ribuan masyarakat sekitar Aceh Besar.

Hadir juga Ketua DPD Partai Demokrat Aceh H. Muslim, SHi bersama Istri serta rombongan pengurus DPD Partai Demokrat Aceh.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul untuk memberi santunan kepada anak yatim, bersilaturahim, dan berkirim Do’a untuk syuhada tsunami,” ujar HT. Ibrahim.[ji]

Vaksinasi Harian Polda Aceh dan Jajaran Capai 89.889 Orang

0

Nukilan.id – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh beserta jajaran terus berupaya agar target capaian harian terus meningkat, sehingga target 70 persen pada akhir Desember 2021 bisa terpenuhi.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si. dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, per tanggal 25 Desember 2021, capaian harian vaksinasi Polda dan jajaran sudah mencapai 89.889 orang.

Jumlah tersebut, kata Winardy mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya mencapai 81.572 orang.

Ia merincikan, dari jumlah tersebut terdiri dari 73.188 orang vaksinasi dosis I dan 16.701 dosis II.

“Vaksinasi Polda dqn jajaran mengalami kenaikan dari target yang ditentukan 86.200,” jelasnya.

Namun demikian, Winardy terus mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin agar segera melaksanakannya. Karena vaksin merupakan upaya kita bersama untuk meminimalisir efek apabila terpapar Covid-19, terlebih varian baru Omnicron.

“Kami sangat berharap agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera vaksin. Ini ikhtiar kita semua untuk terhindar dari paparan Covid-19, termasuk varian baru omnicron,” tandasnya. []

Cegah Realisasi APBD Akhir Tahun, Kemendagri Imbau Daerah Lakukan Pengadaan Dini

0

Nukilan.id – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selalu fluktuatif dan cenderung meningkat tajam di akhir tahun. Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan solusi agar kondisi tersebut tidak terus berulang, salah satunya melalui skema pengadaan dini.

“Pemerintah Daerah dapat melakukan pengadaan dini atas barang/jasa yang dapat dimulai pada bulan Juli dan Agustus di tahun anggaran sebelumnya,” ujar Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni secara virtual dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2021 dan Persiapan Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, Jumat (24/12/2021).

Fatoni menambahkan, skema tersebut telah dikonsultasikan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Bahkan, lanjut dia, Kemendagri bersama LKPP dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah menandatangani Nota Kesepahaman tentang Pengadaan Dini atas Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“Jadi untuk tahun 2023 mendatang, daerah dapat melakukan pengadaan dini pada Juli/Agustus di Tahun Anggaran 2022 saat KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara) telah ditetapkan. Bahkan daerah juga sudah bisa menetapkan pemenang lelang,” kata Fatoni.

Menurutnya, upaya ini dinilai efektif untuk menggenjot realisasi APBD setiap tahun. Namun dirinya berpesan, langkah tersebut juga perlu dibarengi dengan monitoring dan evaluasi yang dilakukan kepala daerah bersama sekretaris daerah.

“Ini harus jadi komitmen kita bersama untuk selalu mendorong realisasi APBD secara maksimal, sehingga masyarakat dapat segera mendapatkan manfaatnya dan pemulihan ekonomi di daerah maupun nasional dapat terus berjalan,” pungkas Fatoni. []