Beranda blog Halaman 1822

Anggota DPRK Banda Aceh M. Arifin Sosialisasi Qanun Ketahanan Keluarga

0

Nukilan.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Banda Aceh Fraksi Partai Demokrat M. Arifin mengajak masyarakat Banda Aceh untuk mendukung terciptanya Qanun Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan ketahanan keluarga.

“Dan yang lebih penting muatan Qanun No. 5 adalah sebagai payung hukum untuk menjaga ketahanan keluarga,” kata M. Arifin dihadapan warga Banda Aceh pada Sosialisasi Qanun No. 5 di Jambo Tape, Banda Aceh, Sabtu (20/11/2021).

Kata sosok yang biasa disapa Geucik Arifin ini, Qanun Produk DPRK Kota Banda Aceh seharusnya sudah berjalan sejak tahun lalu, namun terkendala karena Covid-19.

“Kami di DPRK juga diharuskan setiap tahun wajib selesai 1 Qanun, dan alhamdulillah pada tahun ini kelar Qanun Pemilihan Geucik langsung,” kata Sekretaris Komisi I DPRK Kota Banda Aceh ini. .

Untuk itu, Arifin berharap Qanun No. 5 soal ketahanan keluarga ini dapat terwujud dalam waktu yang singkat, karena kondisi saat ini Qanun tersebut dibutuhkan sebagai payung hukum bagi keluarga.

Hadir pada kegiatan sosialisasi Qanun No. 5 warga perwakilan dari kecamatan, pengurus DPAC Partai Demokrat, dan tokoh masyarakat. Ketua DPC Demokrat Banda Aceh Arif Fadillah, Bendahara DPC Banda Aceh Siti Hawa Panghab, dan masyarakat sekitar. [js]

Terdakwa Kasus Korupsi Jalan Muara Situlen-Gelombang Aceh Tenggara Dibebaskan

0
Terdakwa Khasiman Als Sotong bersama Penasehat Hukumnya, Catur Ramadani,SH,MH dan Togar Lubis,SH,MH saat keluar dari Rutan Banda Aceh, Kamis (19/11/2021). Foto: Dok. Ist

Nukilan.id – Setelah melalui proses persidangan yang cukup panjang pada Jum’at (19/11/2021) siang, akhirnya Majelis Hakim Tipikor PN Banda Aceh memvonis bebas Khasiman Als Sotong (41) salah seorang terdakwa perkara tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Muara Situlen-Gelombang di Kabupaten Aceh Tenggara tahun anggaran 2018.

“Menyatakan Terdakwa II Khasiman Als Sotong Bin Johan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Penuntut umum. Membebaskan Terdakwa II Khasiman Als Sotong Bin Johan oleh karena itu dari semua dakwaan penuntut umum (Vrijspraak) dan Memerintahkan agar Terdakwa dibebaskan dari tahanan dan memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya,” tegas Ketua Majelis Hakim Sadri,SH,MH seraya mengetuk palu.

Menanggapi putusan bebas tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh menyatakan akan pikir-pikir sebelum mengajukan kasasi atas putusan bebas tersebut.

Pasca putusan dibacakan, Penasehat Hukum Terdakwa Catur Ramadani,SHI, MH, Togar Lubis,SH,MH, Suherman Nasution,SH,MH dan Irhan Parlin Lubis,SH,MH, mengucapkan sangat mengapresiasi putusan Majelis Hakim Tipikor PN Banda Aceh yang telah membebaskan klien mereka.

“Sejak awal kami menilai ada yang janggal dalam proses hukum dengan ditetapkannya Khasiman Als Sotong Bin Johan sebagai Tersangka dalam perkara ini. Soalnya, Khasiman hanyalah seseorang yang bekerja atau makan gaji dari pelaksana proyek yaitu Terdakwa lain bernama Kariyadi Bin Ahmaddin,” ujar Catur Ramadani, SHI, MH.

Ditambahkan juga oleh Penasehat Hukum Terdakwa lainnya yakni Togar Lubis,SH,MH, bahwa penghitungan kerugian keuangan Negara yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh dalam perkara ini dinilai aneh sebab menyatakan kerugian Negara yang timbul dalam proyek tersebut adalah sebesar Rp 4,2 Miliar padahal angka tersebut adalah nilai proyek untuk bahu jalan Muara Situlen-Gelombang di Kabupaten Aceh Tenggara tahun anggaran 2018.

“Angka Rp. 4,2 miliar tersebut adalah nilai proyek untuk pembangunan bahu jalan Muara Situlen-Gelombang di Kabupaten Aceh Tenggara tahun anggaran 2018 dan pengerjaan pembangunan jalan tersebut telah selesai dilaksanakan oleh Pelaksana proyek yaitu CV Pemuda Aceh Konstruksi pada akhir tahun 2018

Selain itu, kata Togas Lubis, proyek tersebut juga telah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh pada tanggal 9 April 2019 dan hanya menemukan kelebihan bayar sebesar Rp.127.297.980.

“Kkelebihan bayar tersebut telah dikembalikan oleh Pelaksana Proyek ke kas Provinsi Aceh pada tanggal 3 Juli 2019 dan anehnya BPKP tidak melakukan Koordinasi dengan BPK Perwakilan Aceh yang sudah melakukan Audit,” jelas Togar Lubis. [red]

Masyarakat Aceh Selatan Kirim Paket Pangan Ke Palestina

0
Warga Palestina terima Paket Pangan Masyarakat Aceh Selatan (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Masyarakat Aceh Selatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten mengirimkan bantuan paket pangan kepada keluarga di Palestina melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Subulussalam yang telah diimplementasi akhir Oktober 2021 lalu. Paket pangan yang dikemas di gudang Indonesia Humanitarian Center (IHC) ini kemudian didistribusikan ke rumah-rumah keluarga prasejahtera.

Amanah dari Masyarakat Kabupaten Aceh Selatan yang telah dimplementasikan ini sebanyak 67 paket pangan kepada 67 KK atau 335 jiwa prasejahtera di wilayah Gaza, tepatnya di Shojaia, Gaza City. Mereka yang menerima bantuan paket pangan ini adalah keluarga yatim, disabilitas, lansia dan sejumlah golongan prasejahtera lainnya yang tidak memiliki sumber pendapatan apapun.

Bantuan pangan lengkap gizi ini disambut antusias oleh mereka yang selama ini sangat kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan yang layak karena blokade dan kemiskinan parah yang mereka alami. Mereka sangat berterima kasih atas hadirnya bantuan pangan amanah dari Masyarakat Kabupaten Aceh Selatan di tengah kesulitan dan krisis pangan yang sedang dihadapi saat ini pasca terjadinya agresi.

Kepala Cabang ACT Subulussalam, Munandar, mengatakan bahwa masih ada satu program bantuan lagi yang akan diimplementasikan selain paket pangan ini dari Masyarakat Aceh Selatan.

”Pertama, kami ucapkan ribuan terimakasih kepada Masyarakat Aceh Selatan yang telah mengamanahkan bantuan paket pangan ini melalui ACT untuk saudara-saudara kita di Palestina. Sekarang kami sedang menunggu laporan dari tim ACT Cabang Palestina terkait implementasii program bantuan operasional Klinik yang juga amanah dari Masyarakat Aceh Selatan.” Ucap, Munandar

Masyarakat Aceh Selatan melalui Pemda berhasil mengumpulkan donasi pasca agresi lalu sebesar Rp. 74.761.000 dan diserahkan langsung kepada ACT Cabang Subulussalam akhir Agustus 2021 lalu di Kantor Bupati Aceh Selatan.

”Kemudian untuk Pemda Aceh Selatan dalam hal ini khususnya kepada bapak Bupati kami ucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi serta memfasilitasi sehingga mempercayakan kami untuk amanah besar. Selain itu kami juga mengucapkan terimakasih atas dukungan beberapa program lokal yang telah dilaksanakan di Aceh Selatan selama ini.” Tutup Kacab Munandar.

Di tempat lain, Staf program ACT Subulussalam, Indra Mudaris, mengatakan bahwa paket pangan yang telah dibagikan di Palestina ini merupakan bentuk wujud kecintaan masyarakat Aceh Selatan atas saudara-saudara Palestina.

“Selaku putra daerah Aceh Selatan saya sangat terharu terhadap kepedulian masyarakat Aceh Selatan. Bukti cinta nyata yang ditunjukkan masyarakat terhadap saudara di Palestina. Alhamdulillah, melalui ACT kita bisa membantu masyarakat dunia khususnya masyarakat lokal dengan program-program edukatif.”. Ucap Indra Mudaris.

Selain program lokal (WM-UMI dan Lumbung Ternak Wakaf), saat ini ACT Cabang Subulussalam juga sedang menguatkan program Musim Dingin yang sedang dihadapi masyarakat Palestina dan Suriah serta Negara Timur Tengah lain dengan menggalang donasi dengan semua elemen masyarakat, khusus di wilayah Zona ACT Cabang Subulussalam, yaitu Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan dan Simeulue.[]

Pengelola Perpustakaan di Aceh Besar Dibekali Sistem Otomasi SchILS dan INLISLite

0
(Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar bersama dengan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh dan Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh Menyelenggarakan Kegiatan pelatihan sistem otomasi perpustakaan berbasis web dengan menggunakan aplikasi SchILS (School Integrated Library System) dan INLISLite Versi 3.

Sebanyak 42 orang pengelola perpustakaan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Aceh Besar dilatih dan dibekali, di Aula Gedung Aceh Training Center (ATC) Lambaro, Aceh Besar, Jum’at (19/11/2021).

Ketua panitia pelaksana M Syafari SPdI MSi menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan untuk meng-upgrade pengetahuan para pengelola perpustakaan sekolah dalam mengelola perpustakaan dengan sistem otomasi.

Dengan menghadirkan narasumber dan instruktur dari PD IPI Aceh dan Aceh Library Consultant (ALC) masing-masing Nazaruddin Musa, M.LIS, Arkin SIP, Wandi Syahputra, SIP, Zulfiqri SIP, M.Zulkifli SIP, Marhaban SIP, Teuku Hermilan SIP dan Rahmad Syah Putra MPd MAg. Jelasnya

Selaku Ketua K2M MTs Syafari mengatakan, di Aceh Besar merupakan rangkaian materi dari pelatihan pengelolaan perpustakaan Madrasah bagi tenaga perpustakaan tingkat MTs se-Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung dari tanggal 17-20 November 2021.

“Mereka dibekali dengan berbagai keterampilan dasar tentang penggunaan dan pemanfaatan aplikasi system otomasi perpustakaan untuk pengelolaan perpustakaan di era sekarang ini,” kata Syafari disela-sela kegiatan berlangsung.

Ia mengatakan, para peserta telah dibekali dengan berbagai materi dan keterampilan khusus tentang pengembangan soft skill dan peningkatan kompetensi para pengelola perpustakaan dengan menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh dan dosen Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Diklat ini bertujuan untuk membekali peserta dalam mengelola perpustakaan, sehingga diharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan ini dapat melaksanakan kegiatan rutin perpustakaan, mulai dari pengadaan, pengolahan bahan pustaka, perawatan koleksi, dan pelayanan perpustakaan dan lain sebagainya dengan maksimal,”Tuturnya.[]

Dekan Fakultas Hukum USK Buka Mubes V Ikakum

0

Nukilan.id – Dekan Fakultas Hukum USK Dr. M. Gaussyah, S.H., M.H membuka Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga dan Alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Ikakum USK) V Sabtu (20/11/2021). Nukilan.id – Dekan Fakultas Hukum USK Dr. M. Gaussyah, S.H., M.H membuka Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga dan Alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (Ikakum USK) V Sabtu (20/11/2021).

Perhelatan pemilihan ketua alumni Fakultas Hukum USK tersebut berlangsung di Lobi Utama Fakultas Hukum USK, Darussalam, Banda Aceh.

Menurut M. Gaussyah pelaksanaan Mubes V Ikakum USK menjadi momen silaturahmi antar alumni dan Sivitas Akademika Fakultas Hukum USK.

“Saya menyambut baik pelaksanaan Mubes ini, InsyaAllah menjadi sarana silaturahmi bagi para alumni dan sifitas akademika. ” kata M. Gaussyah.

Dekan Fakultas Hukum USK juga mengakui keterlibatan alumni Ikakum terhadap pengembangan Fakultas Hukum USK sangat tinggi.

“Alhamdulillah, kepedulian alumni Ikakum untuk pengembangan Fakultas Hukum USK sangat tinggi, selama kami dipercayakan menjadi Dekan Fakultas Hukum USK, beberapa kegiatan Dosen dan Mahasiswa banyak difasilitasi oleh alumni, untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Ikakum. ” ucap M. Gaussyah yang juga Ketua Dewan Pakar Pusat Riset Kejaksaan USK.

Sedangkan Ketua Umum IKA USK Drs. Sulaiman Anda, M. Si dalam sambutannya mengajak kepada seluruh alumni yang bergabung di Ikakum USK untuk merapatkan barisan dalam mendukung penguatan alumni dan pengembangan USK dan khususnya Fakultas Hukum USK.

“Saya mengajak kawan-kawan untuk solid mendukung sesama alumni USK dan khususnya Fakultas Hukum USK dalam rangka memperkuat posisi alumni di luar kampus, baik yang di pemerintahan maupun yang berkarir di berbagai dunia profesi.” ujar Sulaiman Abda, yang kini menjabat Tuha Peut Lembaga Wali Nanggroe.

Sebelumnya, pelaksanaan Mubes ini disampaikan oleh Ketua Panitia Mubes Ikakum USK Syamsul Bahri MA. Menurut Syamsul, yang juga Wakil Dekan III Fakultas Hukum USK, pelaksanaan Mubes Ikakum digelar berdasarkan pemberitahuan pengurus Ikakum periode 2016-2021.

“Ketua Ikakum USK Hamid Zein dan Sekretaris Zulfikar Sawang kepengurusan hasil Mubes IV untuk periode 2016-2021 mengirimkan surat kepada Dekan Fakultas Hukum USK tentang sisa masa jabatan pengurus Ikakum USK, berdasarkan surat tersebut kami membentuk kepanitiaan bersama alumni guna mempersiapkan Mubes V Ikakum. ” jelas Syamsul Bahri dalam rilis yang dikirim ke media ini.

Ketua Ikakum USK Hamid Zein berharap pelaksanaan Mubes dapat berlangsung sukses dan demokratis.

“Kami berharap Mubes V berlangsung sukses dan demokratis, untuk teman-teman yang tidak mungkin mengikuti secara daring, bisa bergabung melalui link zoom yang telah dipersiapkan panitia.” kata Hamid Zein. []

PWI Aceh Gelar Konferensi, Ketum: Ini Pesta Demokrasi Wartawan

0
Malam pembukaan Konferensi XII PWI Aceh di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Jum'at (19/11/2021). Foto: Nukilan/Poris

Nukilan.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Aceh menggelar konferensi XII selama tiga hari mulai 19-21 November 2021.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Acrh, Nova Iriansyah diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh, Marwan Nusuf di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh (19/11/2021) malam.

Diketahui, dalam konferensi PWI Aceh kali ini, ada sekitar 5 orang calon kandidat yang akan tampil. Mereka adalah, Azhari bin Bahrul Walidin. T. Haris Fadhillah, Nasir Nurdin, Imran Joni dan Iranda Novianto.

Hadir dalam acara ini, Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, anggota DPR-RI, M. Nasir Djamil, Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar, Pangdam IM, Mayjen TNI Achmad Marzuki, Pimpinan Bank Aceh, Ketua IKWI Pusat, dan Ketua PWI Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Kepala Diskominsa Aceh, Marwan Nusuf menyampaikan, sebagai salah satu organisasi, PWI sudah mempunyai umur yang cukup panjang.

Oleh karena itu, Marwan berharap PWI Aceg dapat membawa kesejahteraan bagi Wartawan. Sehingga Wartawan dapat bekerja dengan aman dan perusahaannya bisa tumbuh menjadi lebih baik.

“Wartawan itu menjadi mata dan telinganya rakyat untuk menyampaikan informasi, sehingga kalau ada kekurangan bisa diperbaiki,” ungkapnya.

“Kita harapkan PWI Aceh menjadi lebih baik kedepan,” harap Marwan.

Ketum PWI Pusat, Atal S Depari menyampaikan, bahwa kemenangan para kandidat Ketua PWI itu tergantung dari visi misinya. Jadi, siapa saja boleh berkompetisi, karena Ini adalah pesta demokrasinya Wartawan.

“Tapi tetap berkolaborasi dan persaingannya harus fair dalam proses pemilihan Ketua nanti,” ujarnya.

Selain itu, Ketum PWI Pusat mengungkapkan, pada awal kepemimpinan Tarmilin sebagai Ketua PWI Aceh, anggotanya sekitar 100 orang, namun sekarang anggota sudah mencapai 200 orang.

“Dan ini merupakan bagian dari kemajuan,” ungkapnya.

Reporter: Poris

Dua Wanita Asal Banda Aceh Olah Minyak Nilam untuk Aneka Produk Kesehatan

0
Musrida dan Ningsih serta Aneka Produk Kesehatan Berbahan Baku Minyak Nilam

Nukilan.id – Musrida dan Wahyu Ningsih, kedua perempuan asal Banda Aceh ini mengolah minyak nilam menjadi beberapa jenis produk kesehatan, seperti minyak angin (Ivone Care), balsem (Bal_Ivone) dan parfum (Ivone Parfume). Produk-produk yang dihasilkan tersebut kemudian dipasarkan ke wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Saat ditemui Nukilan.id di rumah produksinya di Jl. Medan-Banda Aceh Dusun di Giri No.80, Lamjamee, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Jum’at (19/11/2021), Musrida dan Wahyu Ningsih mengatakan pengolahan minyak nilam Aceh ini bermula saat mengikuti pelatihan dan pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bersama Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK).

“Usaha inovasi nilam ini melanjutkan apa yang telah diajarkan pada pelatihan ARC USK,” ujarnya.

Kemudian, kata Musrida, pada awal tahun 2020 kami mencoba untuk memulai usaha minyak angin dengan bahan baku minyak nilam sebanyak 23 botol yang berukuran 8 ml.

“Alhamdulillah, sekarang dalam satu bulan kita bisa produksi 50 botol dan total yang sudah diproduksi 1200 botol minyak angin aroma terapi. Dan produk ini banyak disukai kalangan remaja, dewasa dan orang tua,” ungkapnya.

Selain itu, Musrida mengatakan, untuk saat ini bahan baku diambil dari Koperasi ARC USK, karena minyak nilam disitu sudah ada jaminan kemurnian dan keasliannya.

“Kalau bahan baku diambil dari luar, kita tidak tahu jaminan kemurnian minyak nilamnya,” ucapnya.

Selanjutnya, Mursida menjelaskan, dalam satu botol minyak angin pihaknya menjual dengan harga Rp15.000, namun jika dibeli dalam jumlah banyak bisa dengan harga Rp13.000/botol.

“Itu tergantung kondisi pasar juga, kalau harga bahan bakunya meningkat, modal juga semakin tinggi,” sebutnya.

Sementara itu, Musrida mengungkapkan, dalam mengembangkan usaha yang ditekuninya selama ini terkendala dengan perizinan. Ia berharap kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, untuk mempermudah dan meringankan izin usaha, izin produksi minyak angin Nilam dan lainnya.

“Kami harap ada perhatian penuh dari Pemerintah Kota Banda Aceh maupun Provinsi untuk pendampingan dalam pengembangan usaha yang sedang kami geluti, karena jenis usaha ini lebih ke obat-obatan, jadi sangat diperlukan izin untuk produksi dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu, Musrida juga berharap ada kebijakan dari Dinas Kesehatan untuk mengurangi biaya dalam kepengurusan izin produksi usaha bagi kami pelaku UMKM. Jika biaya pengurusan izin Rp.500.000/bulan, kami tidak bisa untuk menyanggupinya, maklum saja kami baru merintis,” tuturnya.

“Permintaan Produk minyak angin lumayan tinggi, namun legalitas dan izin untuk produksi dari Dinkes Kota belum ada, jadi kita belum berani untuk produksi lebih luas,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Musrida meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk tidak menyamakan biaya perizinan pemula dengan pelaku industri yang sudah mapan dengan modal besar. [Jr]

Jonathan Rea Optimis Raih Hasil Bagus di WSBK Mandalika

0
Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea di balapan WSBK Mandalika. (Foto: Instagram Jonathan Rea)

Nukilan.id – Juara 6 musim berturut-turut World Superbike (WSBK) Jonathan Rea optimistis bisa meraih hasil bagus pada balapan di Sirkuit Mandalika, Sabtu (20/11/2021) besok.

Rea yang saat ini masih tertinggal 30 poin dari Toprak Razgatlioglu dalam perburuan gelar juara WSBK 2021 mengalami kesulitan saat sesi satu latihan bebas Jumat (19/11/2021).

Pada FP1 tersebut, Rea yang mengalami masalah teknis harus tercecer di urutan ke-11 dengan catatan waktu 1:37,386 berselisih 2,401 detik dari Razgatlioglu yang tampil sangat cepat.

Untungnya, Rea mampu kembali ke penampilan terbaik di FP2 dan memperbaiki catatan waktunya menjadi 1:34,404 meski masih kalah cepat dari Razgatlioglu.

Seusai menjalani dua sesi latihan jelang balapan WSBK di Sirkuit Mandalika, Rea sempat mengeluhkan aspal di trek yang bermasalah.

Meski begitu, pembalap asal Irlandia Utara tersebut tetap optimis bisa meraih hasil bagus di balapan WSBK besok.

“Treknya bagus, layout-nya bagus, hanya sedikit kotor,” kata Rea dikutip KompasTV dari Antara, Jumat (19/11/2021).

“Aspalnya kotor, ‘bumpy’ di sejumlah area, aspal di Tikungan 1 juga ada yang terlepas, juga di tikungan terakhir.”

“Sektor terakhir sangat licin… ini yang sering ditemui di sirkuit baru. Ketika tidak ada ‘rubber’ di trek, ‘racing line’ sangat sempit.”

“Saya rasa akan sulit menyalip tapi saya yakin saya bisa meraih posisi bagus,” tuturnya.

Untuk itu, Rea akan berusaha memperbaiki catatan waktunya di FP3 besok dengan perubahan di beberapa pengaturan rem dan sasis.

Apalagi menurutnya, Razgatlioglu tampil luar biasa di latihan bebas hari ini dengan kecepatan yang sulit ditandingi pembalap lain.

“Toprak sangat impresif, saya bahkan sempat bingung bagaimana saya dapat mengejar dia…. Kami atasi masalah, kami gunakan kombinasi ban yang tepat dan kami berhasil,” ucap Rea.

“Dia cukup kuat, gap yang cukup lebar dari yang lainnya, dia bahkan dua detik lebih cepat dari saya di FP1.”

“Kami perlu memperbaiki diri khususnya di stabilitas rem, saya kehilangan banyak di bagian terakhir pengereman dan kehilangan sedikit traksi di depan,” lanjut Rea.

“Kemudian keseimbangan sasis juga sedikit diperbaiki. Saya optimistis untuk di FP3 dan superpole sangat penting karena posisi trek sangat penting juga di sini.”

Meski sulit, Rea yakin bisa mengejar defisit 30 poin dari Razgatlioglu.

Dengan 62 poin yang diperebutkan dari tiga balapan akhir pekan ini, pembalap Kawasaki Racing Team itu akan berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankan gelar juara WSBK miliknya, sekaligus meraih kampiun selama 7 musim secara beruntun. [kompasTV]

Kelompok 173 KKN-PPM Unimal, Mahasiswa gelar Bakti Sosial di Aceh Utara

0
Kelompok 173 KKN-PPM di Paloh Gadeng, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Kelompok 173 melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.

Diantaranya Pengecetan Meunasah utama serta gotong royong di Gampong Paloh Gadeng, kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Kata Ketua kelompok 173 Ridha Ilmi dalam keterangannya kepada Nukilan.id, Jumat (19/11/2021).

“Kegiatan ini dilakukan karena mahasiswa melihat Meunasah tersebut belum di cat sehingga berinisiatif untuk melakukan pengecetan  agar Meunasah terlihat indah dan nyaman saat beribadah, dan dilaksanakan selama 4 hari ikut di bantu oleh aparatur Gampong,”ucap Ridha

Ia mengatakan “keindahan dan kebersihan meunasah adalah salah satu program KKN yang dilakukan untuk menjaga lingkungan area Meunasah agar masyarakat nyaman dalam menjalankan ibadah”.

“Ini juga bagian dari pogram kelompok kami, dalam pengapdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Geuchik  Gampong Paloh gadeng H Nurhusaini Abdullah mengatakan, sangat mendukung kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN, terlebih kegiatan-kegiatan tersebut sangat memberikan nilai positif bagi masyarakat agar menjaga kebersihan di lingkungan Meunasah.

“Kami harap setelah ini masyarakat dapat seterusnya menjaga keindahan dan kebersihan Meunasah paloh gadeng,” imbuhnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), KKN Kelompok 173 mengucapkan “terimakasih kepada pemuda paloh gadeng yang telah mendukung serta membantu program tersebut hingga selesai”.

Mahasiswa KKN yang tergabung dalam kelompok, Ridha ilmi (Akuakultur), Muhammad Irfan (Akuakultur), Muhammad Ridha (Akuakultur), Sarah Ardiana (Manajemen), Fanny Prianggi (Manajemen), Ossi Aulia Ferina (Manajemen), Reysya Razita (Manajemen), Uswatun Hasanah (Teknik elektro), Khairunnisa (Teknik elektro), Munawarah (Teknik Elektro). Dengan di dampingi dosen pembimbing lapangan Bapak FAZIL, S.Ag.,M.Soc.Sc.[]

BSI Aceh Diminta Serius Tangani Persoalan Biaya Notifikasi SMS

0
Presiden Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Ahmad Jaden. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Presiden Mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Ahmad Jaden meminta Bank Syariah Indonesia (BSI) serius menangani permasalahan pemotongan biaya notifikasi SMS Banking yang diduga tidak sesuai dengan aturan.

“Banyak nasabah BSI yang kecewa saat mengetahui layanan notifikasi SMS terpotong Rp 2.500, padahal pada dasar jelas tertera bahwa biaya setiap notifikasi hanya Rp 500/sms,” kata Ahmad Jaden kepada Nukilan.id, Kamis (18/11/2021).

Seharusnya, BSI dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, yang sesuai dengan aturan yang telah dibuatnya.

“Hal ini jelas sudah melanggar aturan yang mereka buat sendiri, dan tentu masalah seperti ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Mahasiswa Fakultas Tarbiyah itu.

Oleh karena itu, dia berharap kepada Pemerintah Aceh untuk bertindak tegas dan segera menyelesaikan masalah ini, agar tidak ada masyarakat yang dirugikan lagi.

“Pemerintah harus berkomitmen terhadap keuangan syariah. Dan kita juga berharap keuangan syariah itu berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Aceh,” tutup Ahmad Jaden.

Reporter: Hadiansyah