Beranda blog Halaman 1822

Mengenal Elang Jawa, Burung Legendaris Indentik dengan Simbol Garuda

0
Elang Jawa © Commons Wikimedia

Nukilan.id – Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan spesies elang berukuran sedang dari keluarga Accipitriadae dan genus Nisaetus yang merupakan endemik di Pulau Jawa. Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda.

Elang ada yang memiliki tubuh sedang sampai besar dengan panjang tubuh antara 60-70 cm. Sedangkan kepala berwarna cokelat kemerahan (kadru), dengan jambul yang tinggi menonjol (2-4 bulu, panjang hingga 12 cm), dan tengkuk yang cokelat kekuningan.

Ketika terbang, elang jawa serupa dengan elang brontok (Nisaetus cirrhatus) bentuk terang, namun cenderung tampak lebih kecokelatan dengan perut terlihat lebih gelap serta berukuran sedikit lebih kecil. Sedikit banyak suaranya mirip elang brontok meski ada perbedaan dalam nadanya.

Sesuai dengan namanya, persebaran elang jawa hanya terdapat di sekitar Pulau Jawa. Keberadannya bisa ditemui di Ujung Barat (Taman Nasional Ujung Kulon) sampai ujung timur (Semenanjung Blambangan Purwo) Pulau Jawa.

Tetapi burung ini hanya terbatas di wilayah hutan primer dan daerah peralihan antara daratan rendah dan pegunungan. Sementara itu satwa ini berspesialisasi hidup di kawasan berlereng. Meski memiliki bola mata yang kecil, burung ini mempunyai tatapan tajam untuk menaklukan mangsa.

Dari atas ketinggian, elang akan mengikuti gerak-gerik mangsa. Lalu dengan sigap dan tangkas, dia akan menyergap aneka mangsanya yang berada di dahan pohon maupun di atas tanah. Mulai dari tupai, bajing, kalong, musang sampai anak monyet akan menjadi santapannya.

Pada tahun 1898 seorang bernama EP Rillwitz mengirim spesimen elang jawa dari Gunung Gede, Jawa Barat ke Amerika Serikat. Dirinya punya kepentingan karena menganggap elang itu istimewa, pasalnya memiliki jambul. Pada awalnya kurator di museum New York mengindentifikasi sang elang sebagai elang brontok.

Tetapi sejak Maz Bartels yang diteruskan E Stresemaann – ahli burung dari Belanda dan Jerman – yang meneliti lebih dalam di awal abad ke 20, elang Jawa lalu ditempatkan sebagai spesies terpisah. Sebagai bentuk penghormatan, atas jasa Bartels yang dianggap penemu, pada 1907 spesies elang baru ini dinamai bartelsi.

“Dahulu peneliti Belanda (…) menemukan spesies burung Elang Jawa di daerah Cimungkad, Sukabumi (..) sekarang masih menjadi wilayah TNGGP. Sekarang spesimennya ada di Leiden (Belanda) ada museumnya dan disimpan di sana,” jelas Kepala Balai Besar TNGPP, Ade Bagja Hidayat yang dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut Ade, burung ini dikenal sebagai hewan dirgantara dengan daya jelajah yang luas. Sehingga, sarang elang bisa ditemukan di wilayah luar TNGGP. Elang Jawa juga senang hidup di pohon yang tinggi menjulang agar dapat digunakan untuk mengincar mangsa atau sebagai sarang.

Umumnya sarang akan ditemukan di pohon yang tembuh di lereng dengan kemiringan sedang sampai curam dengan dasar lembah memiliki anak sungai. Hal ini berhubungan dengan kesempatan memperoleh mangsa dan memelihara keselamatan anak.

Elang Sang Juru Damai

Ternyata tidak hanya para juru damai di meja perundingan yang bekerja keras untuk mengerem perseteruan antara Bangsa Arab dan Israel. Benih-benih perdamaian mulai muncul berkat peran burung elang.

Dipaparan Trubus dalam buku Ekplorasi Elang Sang Juru Damai menyatakan bangsa Arab dan Israel ternyata memiliki satu kepentingan yang sama yaitu menyelamatkan Great Rift Valley. Peneliti kedua negara tersebut tertarik bekerja sama untuk menyelamatkan banyak jenis burung, terutama elang.

Diketahui Great Rift Valley merupakan lembah indah yang membentang sepanjang 4.000 mil bermula dari selatan Turki mencapai Suriah, Lebanon, Sungai Yordan dan Laut Mati. Di sanalah ribuan perkebun dari kedua negara itu menggantungkan hidup.

Tetapi ketika ini banyak serangan tikus yang membuat para pekebun menderita. Kondisi ini menyebabkan panen gagal karena ulah tikus. Berbagai pestisida kimia yang ditebar tak mempan menghalau tikus, karena itu diputuskanlah menggunakan jasa predator alami. [goodnewsfromindonesia]

Kemdikbudristek Rilis Aturan Baru Sekolah Tatap Muka

0

Nukilan.id – Pemerintah akhirnya memutuskan memberikan diskresi berupa mengurangi kapasitas aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kegiatan tersebut dapat dilakukan 50% dari jumlah peserta didik pada wilayah Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) level dua. Sebelumnya daerah PPKM Level 2 bisa menyelenggarakan PTM 100% dari kapasitas.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan bersama empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Keputusan ini berdasarkan pertimbangan situasi peningkatan kasus Covid-19. Selain juga kesepakatan antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri.

Dalam surat tersebut, disebutkan pelaksanaan PTM di PPKM level dua menjadi 50%. Sementara untuk wilayah di daerah PPKM Level 1, 3, dan 4.

“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 50% (lima puluh persen) dari kapasitas ruang kelas pada satuan pendidikan yang berada di daerah dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 (dua),” tulis Surat Edaran itu, dikutip Kamis (3/2/2022).

“Pelaksanaan PTM Terbatas pada satuan pendidikan yang berada di daerah dengan PPKM level I (satu), level 3 (tiga), dan level 4 (empat) tetap mengikuti ketentuan dalam Keputusan Bersama 4 (empat) Menteri”.

Sementara itu, untuk penghentian PTM terbatas tetap akan berlaku pada ketentuan yang ada dalam Keputusan 4 Menteri. Siswa juga bisa mengikuti PTM atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pilihan ini dikembalikan lagi kepada orang tua/wali murid.

“Orang tua/wali peserta didik diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM Terbatas atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” isi surat edaran itu.

Pemerintah daerah juga diingatkan melakukan pengawasan serta memberikan pembinaan pada penyelenggaraan PTM terbatas ini. Mulai dari penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat pada satuan pendidikan.

Survei perilaku kepatuhan pada prokes juga harus dilakukan. Selain itu melakukan surveilans epidemiologi pada satuan pendidikan.

Vaksinasi juga diminta untuk dipercepat pelaksanaannya bagi pendidik, tenaga pendidik serta siswa. Terakhir juga memastikan PTM Terbatas dihentikan sesuai dengan hasil surveilans yang sesuai ketentuan Keputusan Bersama 4 Menteri.

Berikut hasil Asesmen penerapan level PPKM berdasarkan InMendagri No. 6 Tahun 2022 untuk Wilayah Jawa – Bali yang berlaku dari tanggal 1 Februari sampai dengan 7 Februari serta Inmendagri No. 7 Tahun 2022 untuk Wilayah di Luar Pulau Jawa dan Bali yang berlaku dari tanggal 1 Februari sampai dengan 14 Februari:

Pulau Jawa – Bali

  • Provinsi DKI Jakarta, yaitu Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat masuk ke kriteria Level 2.
  • Provinsi Banten, semua daerah masuk ke level 2, kecuali Kota Serang yang masuk ke level 3.
  • Jawa Barat ada 10 Kabupaten/Kota yang masuk ke level 1 dan 17 Kabupaten/Kota yang masuk ke level 2.
  • Provinsi Jawa Tengah ada 13 Kab/Kota yang masuk ke level 1 dan 22 Kab/Kota yang masuk ke level 2.
  • Provinsi DI Yogyakarta seluruh Kab/Kotanya masuk ke level 2.
  • Provinsi Jawa Timur, ada 21 Kab/Kota yang masuk ke level 1, kemudian 20 Kab/Kota masuk ke level 2, serta 1 Kabupaten yang masuk ke level 3 yaitu Kabupaten Pamekasan.
  • Provinsi Bali, keseluruhan Kabupaten/Kotanya masuk ke level 2.

Luar Pulau Jawa – Bali

  • Terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota level 1 menjadi 164 kabupaten/kota, kemudian untuk level 2 ada 219 kabupaten/kota, dan untuk daerah yang masuk PPKM Level 3 terdapat 3 kabupaten/kota yaitu Jayawijaya, Yapen, dan Kota Jayapura.

Sumber: cnbcindonesia

TripAdvisor Nobatkan Bali Sebagai Destinasi Terpopuler Asia dan Dunia

0
Bali © Abdinillah massa Shutterstock

Nukilan.id – Dari tahun ke tahun, pesona Bali memang tak pernah memudar. Bahkan, cenderung bersinar dan semakin tersohor di kalangan pelancong mancanegara.

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 di mana ada pembatasan kunjungan, nama Bali tetap tak terlupakan dan terus mendapatkan perhatian dari para wisatawan di seluruh dunia.

Mengawali tahun 2022, Bali sudah dinobatkan Lonely Planet sebagai salah satu destinasi wisata terbaik untuk melancong solo. Dalam daftar itu disebut nama Ubud sebagai destinasi terbaik untuk refleksi diri.

Kemudian, dalam daftar hotel terbaik untuk dikunjungi tahun 2022, CNN menulis nama Buahan, a Banyan Tree Escape, sebuah penginapan mewah bernuansa alam di Ubud.

Belum berhenti sampai di situ sebab baru-baru ini Bali juga meraih tiga penghargaan Travelers’ Choice Best of the Best 2022 dari situs perjalanan TripAdvisor.

Nama Bali dinobatkan sebagai destinasi terpopuler nomor satu di Asia, peringkat keempat dalam kategori destinasi terbaik dunia, dan peringkat kedua dalam kategori Top Destinations for Sun Seekers.

Situs TripAdvisor menyebut Bali sebagai The Living Postcard, surga di Indonesia yang terasa seperti fantasi. Wisatawan dapat menikmati liburan dengan berjemur di bawah sinar matahari dengan hamparan pasir putih halus, menyelam dan bercengkrama dengan hewan laut, melihat terumbu karang dan bangkai kapal perang di bawah laut, berselancar, menjelajah hutan, melihat pertunjukkan budaya, mengikuti lokakarya batik atau perak, bersenang-senang di klub malam, hingga menyegarkan pikiran dan tubuh di kelas yoga.

Ada begitu banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi di Bali. Untuk memudahkan pencarian, wisatawan dapat menentukan terlebih dahulu daerah yang ingin dituju atau objek wisata seperti apa yang ingin dikunjungi. Dengan cara ini, merancang rencana perjalanan bisa lebih efektif.

Bali memiliki beberapa daerah dengan karakter wisata yang berbeda. Sebut saja nama-nama Nusa Dua, Ubud, Seminyak, Kuta, Canggu, Sanur, Legian, Jimbaran, dan Tanjung Benoa. Nusa Dua terkenal dengan hotel dan restoran mewah karena memang termasuk kawasan elite, sedangkan Ubud identik dengan ketenangan dan jadi pusat retret.

Sementara itu kawasan Seminyak dan Canggu menjadi daerah hit bagi anak muda karena dipenuhi dengan berbagai kafe, butik, dan beach club.

Daerah seperti Kuta, Sanur, Legian, dan Jimbaran merupakan kawasan yang padat dan memiliki variasi destinasi wisata, dari pantai, pusat belanja, hingga kuliner. Kemudian untuk Tanjung Benoa biasanya dikunjungi pelancong yang tertarik pada wisata bahari dan olahraga air.

Mengutip laman TripAdvisor, ada beberapa destinasi wisata alam yang direkomendasikan. Misalnya Gunung Batur, Nusa Penida dengan Pantai Kelingkingnya yang tersohor, Desa Jatiluwih di Tabanan, Air Terjun Aling-Aling di Buleleng, Hidden Canyon Beji Guwang di Gianyar, Sambangan Secret Garden di Buleleng, Pantai Suluban di Uluwatu, dan Pulau Menjangan.

Bali juga memiliki berbagai pura yang menarik untuk dikunjungi. Di antaranya adalah Tanah Lot, Tirta Empul, Lempuyang, dan Saraswati.

Untuk beach club, ada beberapa yang direkomendasikan TripAdvisor yaitu Sundays Beach Club, The Lawn Canggu, La Brisa, Potato Head Beach Club, dan Como Beach Club.

Sedangkan untuk restoran ada nama-nama seperti Wild Air Restaurant,Izakaya by Oku, Kojin Teppanyaki & Omakase Restaurant, Sukun Restaurant, Ely’s Kitchen Ubud, Wok Wok, Sa’Mesa, dan Bai Yun.

Tak lupa, bahwa Bali juga memiliki destinasi wisata khusus untuk mengisi ulang pikiran, tubuh, dan jiwa. Destinasi yang satu ini umumnya berupa tempat untuk healing, mulai dari terapi, yoga, retret, meditasi, hingga pengobatan tradisional.

Salah satunya adalah Solace Float’s Flotation Therapy di mana pengunjung akan mencoba sensasi terapi mengambang di larutan garam epsom dengan tangki pelampung di sebuah pod pribadi yang kedap suara untuk meningkatkan relaksasi, menghilangkan rasa sakit, dan cara meditasi baru.

Kemudian, ada Pranava Yoga untuk berlatih yoga dengan udara segar dan lingkungan yang tenang dan dikelilingi oleh sawah. Setelah itu, Anda juga bisa mengunjungi Therapy Canggu untuk memanjakan diri dengan pijat untuk merilekskan otot-otot yang kaku.

Bali Silent Retreat juga menjadi salah satu tempat yang dapat dikunjungi untuk memulai perjalanan batin dan perenungan yang tenang. Di tempat ini, Anda akan belajar meditasi, berlatih pernapasan, doa, bahkan melakukan apa yang disebut seni tidak melakukan apa-apa dengan pemandangan sawah dan gunung.

Kemudian ada Taksu Healing Haven yang menjadi tempat untuk kesehatan holistik, vitalitas, dan gaya hidup optimal. Anda akan dipandu untuk melakukan perjalanan eksplorasi batin, pengembangan pribadi, ekspresi kreatif, dan memberdayakan diri untuk mencapai potensi penuh dalam hidup.

Ada juga tempat yang dapat dikunjungi untuk pengobatan Ayurveda yaitu AmrtaSiddhi Ayurvedic Health Centre dan The Yoga Barn yang merupakan kompleks yoga dan retret untuk penyembuhan holistik. [goodnewsfromindonesia]

Keunggulan Sistem Bioflok, Budidaya Ikan Lele dan Nila yang Menguntungkan Peternak

0
Bioflok © Bramanyuro Shutterstock

Nukilan.id – Produk perikanan merupakan salah satu sumber protein yang dapat dihasilkan dalam waktu cepat dan jumlah besar guna memenuhi kebutuhan bahan pangan. Pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun terus berupaya untuk mengembangkan teknologi budidaya perikanan termasuk lewat rekayasan lingkungan yang bermanfaat untuk peningkatan produktivitas sektor perikanan.

Salah satu yang berhasil dikembangkan adalah teknologi bioflok. Termasuk proses budidaya hemat lahan dan air, bioflok sangat cocok dikembangkan di perkotaan atau daerah padat penduduk.

Menurut data KKP, produksi ikan nila dan lele yang dibudidayakan dengan sistem bioflok terus mengalami peningkatan sejak tahun 2015-2019. Per tahun, produksi lele meningkat sebesar 9,23 persen dan produksi nilai rata-rata naik 5,59 persen.

Apa yang dimaksud dengan bioflok, bagaimana cara melakukannya, dan apa saja keunggulannya? Berikut penjelasannya:

Pada dasarnya bioflok merupakan teknologi budidaya ikan dengan rekayasa lingkungan. Sistem ini mengandalkan pasokan oksigen serta pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung bisa meningkatkan nilai kecernaan pakan.

Prinsip dasarnya adalah mengubah senyawa organik dan anorganik dari karbon, oksigen, hidrogen, dan nitrogen menjadi massa sludge berbentuk bioflok. Perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bakter yang membentuk gumpalan sebagai bioflok.

Teknik ini cukup populer di kalangan peternak ikan nila dan lele karena dinilai mampu meningkatkan produksi panen lebih tinggi, menekan penggunahan lahan, dan lebih hemat air. Cara ini dinilai lebih ekonomis sehingga menguntungkan bagi pebisnis ikan.

Bioflok sebenarnya bukan hal baru sebab cara ini sudah ada sejak tahun 1990-an. Saat itu, bioflok dilakukan untuk membudidayakan ikan dan udang yang berfokus pada penghembatan input pakan dan memanfaatkan air limbah untuk produksinya.

Ada tiga unsur penting yang memengaruhi keberhasilan bioflok, yaitu ketersediaan air dengan kualitas dan kuantitas yang baik, pemberikan pakan yang memenuhi nutrisi ikan, dan menggunakan benih berkualitas.

Untuk proses budidayanya, dibutuhkan kolam berbentuk bundar dengan diameter 1-3 meter dan ketinggian minimal dua meter. Pastikan kolam dalam kondisi steril dan memiliki saluran pembuangan dan masuknya air dengan aerasi lengkap. Aerasi merupakan penambahan oksigen ke dalam air dengan memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dalam air.

Sementara untuk bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan bioflok antara lain garam grosok, kapur tohor atau dolomit, probiotik untuk ikan, yakult, dan prebiotik. Cara pembuatannya adalah mencampur semua bahan di satu wadah kemudian masukkan ke dalam air yang sudah diendapkam.

Tunggu 14 hari dan lakukan pengecekan sehari sekali dengan melihat warna air, pH, dan oksigen terlarut. Sistem aerasi bisa mulai dioperasikan saat bahan dimasukkan agar mikroorganisme dapat bekerja secara optimal.

Setelah 14 hari, bioflok umumnya telah siap digunakan. Masukkan ikan yang akan dibudidayakan. Umumnya bagi lele, penebarannya sekitar 1.000-1.500 ekor per kolam diameter 1 meter. Sedanghkan ikan nilai dan mujair, kepadatannya sekitar 120 ekor per meter kubik dan gurami 70-100 ekor per meter kubik.

Keunggulan Sistem Bioflok

Ada banyak keunggulan menggunakan teknologi bioflok ini yang bisa dirasakan dampaknya secara nyata. Pertama, produktivitas akan meningkat. Dengan masa pemeliharaan antara 2-4 bulan saja, KKP menilai bioflok akan menjadi suatu terobosan selain sebagai pendukung program ketahanan pangan dalam rangka pasokan protein yang cukup.

Budidaya ikan juga dapat menggunakan lahan dan air yang lebih minim. Dalam teknologi ini, sisa pakan dan hasil eksresi ikan dapat diubah menjadi pakan ikan dan tidak menjadi limbah. Selain itu, bioflok juga kaya akan protein dan memberikan ikan sumber vitamin serta fosfor yang baik. Bahkan, bioflok dapat menurunkan angka kematian, meningkatkan pertumbuhan larva dan laju pertumbuhan spesies budidaya.

Sebagai salah satu komoditas yang menerapkan sistem bioflok, ikan nila termasuk jenis yang pembesarannya relatif cepat. Nila mampu mencerna flok yang tersusun dari berbagai berbagai mikroorganisme seperti bakteri, alga, zooplankton, fitoplankton dan bahan organik lain.

Ikan nila dengan sistem bioflok memiliki keunggulan berupa peningkatan kelangsungan hidup sampai 90 persen tanpa penggantian air, air bekas budidaya tidak berbau dan bisa dijadikan pupuk, dan waktu pemeliharaan singkat sekitar tiga bulan. Tak hanya itu, ukuran ikan nila pun lebih besar dan gemuk karena pencernaannya optimal. Dari struktur daging pun lebih baik dan minim kadar air. [goodnewsfromindonesia]

AMPAS Desak Polisi Tangkap Ketua DPRK Singkil Diduga Terlibat Illegal Logging

0
Aliansi Mahasiswa Pemerhati Aceh Singkil, (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Aliansi Mahasiswa Pemerhati Aceh Singkil (AMPAS) Andika mendesak Polisi menangkap Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Aceh Singkil dengan dugaan Terlibat AMPAS Desak Polisi Tangkap Ketua DPRK Singkil Diduga Terlibat Illegal Logging di Kabupaten Aceh Singkil.

“Meminta kepada penegak hukum untuk segera menangkap Ketua DPRK Singkil, yang menjadi dugaan dalang penebangan hutan secara Illegal,“ kata Ketua AMPAS Andika dalam keterangnya kepada Nukilan.id Jum’at (4/2/2022).

“Masalah ini sudah sampai kepada penegak hukum, yaitu Kapolres Aceh Singkil, namun tidak ada Proses lebih lanjut terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua DPRK tersebut,“ ucap  Andika.

Menurutnya, sampai sekarang belum ada keputusan yang di ambil oleh penegak hukum di Aceh Singkil kepada oknum DPRK itu, padahal barang bukti sudah jelas ada.

Sangat disesali jika ada oknum perwakilan rakyat, yang semestinya memberikan contoh yang baik pada masyarakat Aceh Singkil, sebutnya.

Kata dia  – Andika, Kabupaten Aceh Singkil secara karekteristik daerah yang kerap mengalami bencana alam, seperti longsor dan banjir. Sosok wakil Rakyat ini malah melakukan penebangan secara ilegal, yang mengundang bencana banjir dan longsor.

AMPAS mempertanyakan kepastian hukum yang menjadi misi Dulsaza, kenapa hukum tidak berlaku untuk Ketua DPRK Aceh Singkil yang jelas sudah melakukan tindakan illegal loging.

Apa kerena oknum tersebut berada di Partai yang sama,” tanya Andika.

Sangat ironis, disaat masyarakat sipil melakukan tindakan AMPAS Desak Polisi Tangkap Ketua DPRK Singkil Diduga Terlibat Illegal Logging diproses secepat  ungkin. Sedangkan oknum DPRK yang melakukannya, masih bebas dan seperti tidak melakukan tindak kejahatan apa-apa,” sebutnya.[]

Ketua KKR Aceh Masthur Yahya Akan Tuntaskan Reparasi 245 Korban Pelanggaran HAM

0
Ketua KKR Aceh, Masthur Yahya, S.H, M.Hum. (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh akan segera menuntaskan rekomendasi reparasi mendesak terhadap 245 korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh.

Hal itu disampaikan Ketua KKR Aceh, Masthur Yahya, S.H, M.Hum di sela rapat Paripurna Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Anggota KKR Aceh di Aula Utama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Jum’at (4/2/2022).

“Berikutnya akan disusul dengan 5000 lebih data yang harus mendapat reparasi, datanya sudah selesai tinggal diserahkan fisiknya saja. Dan kedepan kita juga masih dengan data, tapi ada prioritas yang menjadi perhatian kita untuk memfasilitasi rekonsiliasi diantara para pihak,” ungkap Masthur.

Selain itu, kata dia, pada periode pertama kemarin sudah dilakukan rekonsiliasi di Kabupaten Bener Meriah. Namun, karena pengurus periode lalu sudah demisioner tepatnya pada bulan Desember 2021, sehingga rekonsiliasi tersebut tidak bisa ditindaklanjut.

“Dan InsyaaAllah, tugas itu akan kami lanjutkan pada periode sekarang,” tegas Masthur.

Menurutnya, segala kendala yang dihadapi KKR Aceh sekarang ini tentu perlu dikoordinasikan, karena KKR masih baru dan belum semua Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) paham sisi pentingnya KKR ini, sehingga ada sebagian pejabat menyangka KKR Aceh itu adalah sebuah yayasan, padahal jelas KKR merupakan lembaga kekhususan Aceh.

“Dan kami optimis ini akan menjadi perubahan yang lebih baik kedepan,” ujarnya.

Terakhir, Masthur berharap, anggaran KKR Aceh lebih dimaksimalkan agar dapat lebih banyak menyentuh substansi mandat dan tugas dari KKR itu sendiri. Apalagi sekarang anggaran KKR Aceh masih dititipkan pada SKPA yang lain, seperti pada periode pertama dulu anggarannya dititipkan pada Dinas Sosial (Dinsos) dan sejak 2019 hingga sekarang sudah dititipkan pada Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

“Karena itu, kita juga berharap agar KKR Aceh itu dapat berdiri sendiri seperti SKPA yang lainnya,” pungkasnya.

Reporter: Hadiansyah

Temui Irwandi di Suka Miskin, Darwati: Konflik Ini Jauh Sebelum KLB PNA

0
Darwati A. Gani dan Irwandi Yusuf

Nukilan.id – Usai menemui Irwandi Yusuf yang menjalani hukuman penjara di Suka Miskin, Darwati A. Gani mengaku berat menceritakan tentang suaminya, ia menyebutkan ketika dirinya menjumpai mantan Gubernur Aceh itu, Irwandi Yusuf merasa prihatin terhadap kondisi PNA yang masih terus berpolemik.

“Sulit sekali untuk menjumpai beliau disana. Beliaupun tidak banyak bicara. Namun, berikut ini adalah kesan2 yang dapat saya ambil dari buah pikiran beliau tentang konflik yang mewarnai PNA selama ini,” kata Darwati A. Gani, dalam keterangannya, Kamis (4/2/2022).

Ketua VI DPP PNA itu mengatakan mengenai konflik yang dimunculkan  Samsul Bahri alias Tiyong sebenarnya telah dimulai semenjak awal, jauh sebelum ada gerakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang sudah berlangsung dua tahun yang lalu.

Bahkan benih-benih konflik telah ditanam oleh Tiyong dimulai semenjak pencalonannya sebagai Gubernur Aceh.

“Waktu itu Tiyong telah mengajukan pengunduran diri berkali-kali dari Ketua Tim Pemenangan Cagub-Cawagub Aceh, Irwandi-Nova Iriansyah serta menggembok kantor yang membuat orang lain tidak bisa masuk. Tetapi pengunduran dirinya ditolak,” kata Darwati.

Kemudian lanjut Darwati, setelah Irwandi Yusuf terpilih sebagai Gubernur Aceh dan Ketum PNA, Tiyong mengirim surat pengunduran diri sebagai Ketua Harian PNA. Tidak sekali, tapi tiga kali.

“Itu yang bikin suami saya akhirnya mengabulkannya. Tapi jauh sebelum itu sebelum ada PNA jilid 1, suami saya sebagai Gubernur Aceh periode pertama telah menyelamatkan Tiyong beberapa lama dari PAW DPRA dari Partai Aceh dan akhirnya dipecat dari Partai Aceh,” ungkapnya.

Setelah PNA jilid 1 terbentuk Tiyong pun  mendapat jabatan tinggi dalam partai. Waktu itu Ketua Umumnya diserahkan kepada  Irwansyah. PNA dalam pemilu yang pertama diikutinya pada tahun 2014, pasca kekalahan suami saya dalam Pilgub Aceh 2012, hanya mendapat suara 3 kursi DPRA. Masih di bawah electoral threshold.

“Menurut suami saya, itulah pilkada dan pemilu yang paling brutal dalam sejarah Aceh modern. Namun setelah kemenangan suami saya kembali dalam Pilkada/Pilgub Aceh 2017, PNA jilid 2 yang dikomandoinya mendapat 6 kursi DPRA dalam Pemilu tahun 2019, setelah suami saya ditahan 2018. Seandainya dia tidak ditahan saya yakin perolehan kursi DPRA dapat melebihi 10 kursi,” sebutnya.

Setelah Darwati mem-PAW-kan diri sendiri dari DPRA kepada Irwansyah pasca kemenangan Irwandi dalam Pilgub 2017. Ia kembali ke DPRA setelah tahun 2019.

Darwati mengungkapkan, jika ditanya PNA mana yang sah, tentu PNA yang sah menurut hukum adalah PNA yang dipimpin oleh Irwandi Yusuf, bukan PNA versi KLB. Sebab pengajuan permohonan perubahan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Kepengurusan PNA versi KLB telah ditolak oleh Kanwil Kemenkumham Aceh, serta keluarnya surat penegasan dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Kemudian keluar pula SK dari Kanwil Kemenkumham Aceh No. W1-418.AH.11.01 Tahun 2021 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PNA tertanggal 27 Desember 2021.

“Tentang pembangkangan yang dilakukan oleh Tiyong dan Fahlevi Kirani yang tidak mau tunduk dan tidak mau patuh serta akan melawan kepengurusan PNA yang memiliki legalitas negara ini, sangat disesalkan oleh semua pihak yang berpikiran sehat. Seperti telah disebutkan di atas, pembangkangan Tiyong termasuk propaganda jahatnya di media sosial yang dilakukannya dari dulu hingga kini,” ucapnya.

Kata Darwati, mengenai seluruh kebijakan DPP PNA adalah hasil kesepakatan bersama pengurus sesuai mekanisme yang diatur dalam konstitusi PNA, hal ini pun tentunya mendapat restu dari Ketua Umum (Ketum) karena beliau yang menandatangani semua kebijakan dimaksud.

Selain itu, lanjut Darwati, isu-isu yang dimunculkan bahwa Sekjen PNA Miswar Fuady ingin memberhentikan oknum-oknum tertentu dari partai adalah tidak benar, sebab Ketum mempunyai hak mutlak dalam mendemosi atau mempromosikan anggota.

“Saya kira beliau bijaksana terhadap hal itu, jangan gunakan isu tersebut untuk membunuh karakter Sekjend Miswar Fuady. Terhadap kelakuan beberapa orang oknum yang arogan yang datang ke tempat bimtek PNA 2022 di Hotel Rasamala dan membuat onar serta mengucapkan kata-kata yang tidak pantas tentu mendapat perhatian Ketum dan rencana apa yang akan dilakukan terserah pada Ketum,” tutupnya.[]

Saatnya Pemuda Diberi Kesempatan Cipta Peradaban Politik

0
Andi Muslimin (Foto: Dok. Pribadi Andi Muslimin)

*Andi Muslimin

Manusia adalah mahluk yang memiliki kodrat rasa ingin tahu baik yang terjadi dari masa lampau sampai dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Seperti pada kutipan yang berbunyi “Every man has by desie to know“ pesan pembuka dalam buku monumental dari Aristoteles, metaphysics. Manusia dalam kodratnya sebagai makhluk berpikir, mengenal, mengagas, dan merefleksikan dirinya antar sesamanya dapat membentuk sebuah lingkungan berdasarkan poros dan skema partisipasi yang aktif, bagian dari ciri khas serta karakter normal dan natural yang dimiliki manusia.

Rasanya sangat tepat jika pesan di atas dikaitkan dengan pemuda yang memiliki semangat dan dinilai sebagai kekuatan besar untuk menciptakan peradaban politik dan demokrasi yang sehat dan bermartabat. Pesta politik yakni demokrasi terbesar akan terselenggara dihadapan kita, prosesnya tentu akan mengkisahkan cerita amat panjang dan melelahkan.

Tidak sedikit orang yang mengatakan bahwa tahun 2024 akan menjadi sejarah besar pesta demokrasi  dalam perbincangan dunia.

Hal yang melatarbelakangi penilaian ini, karena pesta demokrasi yang akan dihelat nantinya diselenggarakan secara serentak mulai dari pemilihan Bupati, Gubernur hingga Presiden, serta tentunya Pemilu Legislatif. Tentunya atmosfirnya sudah mulai kita rasakan bersama berbagai manuver telah terlihat dihadapan kita semua baik dalam perbincangan warung kopi, hingga bentuk baliho besar yang berterbaran, narasi-narasi kontroversi yang bersliweran dilinimasa sosial media, hingga proses lain untuk mengambil dan menarik simpati masyarakat secara luas.

Energi besar akan terkuras, mengerahkan otak dan emosi, kita berharap menuju pesta besar ini tidak lagi didominasi oleh persoalan-persoalan receh yang merusak citra dan harapan generasi muda dalam panggung politik yang tidak patut dicontoh.

Harapan besar pola dan cara yang tidak beradab tidak lagi dipertontokan. Pembalakan liar atas nama demokrasi bukan lagi  narasi dan tontonan yang dilakukan oleh elit. Tapi kita berharap proses panjang ini menjadi krang pembuka terciptanya Pendidikan dan harapan bagi pemuda untuk dapat terlibat aktif dalam panggung politik dengan cara-cara yang beradab sesuai harapan ideologi bangsa, yakni Pancasila.

Rasa-rasanya komitmen dan keinginan kuat harus mulai dibentuk dengan menghilangkan narasi-narasi besar nan abstrak dengan topeng politik jahat harus segera lemparkan dalam kubangan hitam masa lalu. Sudah saatnya elit politik melangkah pada gerbong besar peradaban bangsa, agar pemuda melihat politik adalah jalan pembangunan yang harus dilalui dan menutup prasangka buruk tentang demokrasi dan berbagai simbolnya yang acapkali dianggap sebagai lingkaran setan oligarki serta sarana merepresentasikan kekuasaan saja, keluar dari pemaknaan sejatinya bahwa demokrasi merupakan star awal pembangunan nasional yang harus dilewati secara bijaksana dan beradab.

Kita tentu memiliki harapan besar tentang estafet pembangunan yang berkemajuan, semua ini harus dimulai dari wajah politik yang baik. Agar generasi bangsa ini mau terlibat aktif dan tidak jijik dengan kehidupan politik. Pikiran kita tentu sangat menginginkan agar wajah aktor politik tidak terkesan putar pada itu-itu saja.

Padahal demokrasi sejatinya distribusi pemikiran seluruh elemen lapisan masyarakat. Tentu kita sadari wajah perpolitikan kita tidak lepas dari aktor atau pemain lama, jarang kita lihat pemuda aktif terjun pada ranah politik praktis. Belum lagi tentang Privilege, tak bisa kita pungkiri sebagian orang memiliki previlege yang lebih, dimana ada sebagian orang bahkan politisi muda yang mempunyai privilege akses yang mudah dalam menjangkau ruang perpolitikan yang ada.

Maka dari itu penulis mengajak untuk elit politik untuk membuka ruang politik seluas-luasnya agar tercipta peradaban politik dibangsa ini. Untuk itu kita mengajak seluruh kalangan muda untuk dapat terjun kedalam politik dan memerankan peranan politik yang beretika dan santun yang selama ini dipandang dengan konotasi amat kejam nan jahat. Mari Kita ubah wajah politik dan demokrasi bangsa ini ke arah lebih baik.

Bahwasanya peran pemuda sangat penting pada sendi-sendi demokrasi. Lebih lanjut, pemuda merupakan harapan besar dan power bagi wajah Indonesia dalam aspek kemajuan bangsa Indonesia, untuk itulah pemuda harus dididik dan diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menciptakan tatanan dan harapan untuk melahirkan pemimpin yang baik dan menginspirasi pemuda bahwa politik adalah tempat pengabdian mereka.

Untuk itulah Narasi Muda adalah Kekuatan nampaknya tak berlebihan jika penulis sematkan pada Pemuda. Narasi tersebut layak menjadi modal bagi kita khususnya pemuda untuk aktif membangun peradaban demokrasi serta mengubah wajah perpolitikan kita kearah yang lebih baik dengan mengedepankan gagasan, etika, moral, serta sopan satun. Melalui mimbar-mimbar dan kekuatan yang pemuda miliki dapat menciptakan peradaban politik yang berkualitas.

*Penulis Ketua Umum DPP Mimbar Peradaban Indonesia

8 DPAC Dukung Fairuz Akhyar Jadi Ketua DPC Demokrat Aceh Singkil

0
Fairuz Akhyar (kiri) saat menerima surat dukungan untuk menjadi Ketua DPC Demokrat Aceh Singkil dari para pengurus DPAC Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil, Jum'at (4/2/2022). Foto: Ist.

Nukilan.id – Sebanyak 8 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Partai Demokrat Kecamatan mendeklarasikan dukungan kepada Fairuz Akhyar (FA) untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Aceh Singkil periode 2022 – 2027.

Deklarasi dukungan tersebut berlangsung di Kantor FA Center, Singkil Utara pada Jumat (4/2/2022). Adapun 8 DPAC yang mendeklarasi dukungan tersebut, yakni, DPAC Partai Demokrat Kecamatan Singkil Utara, Gunung Meriah, Singkil, Pulau Banyak, Pulau Banyak Barat, Kuala Baru, Singkohor, dan DPAC Partai Demokrat Kecamatan Kota Baharu. Jumlah dukungan ini dari total 11 DPAC Partai Demokrat Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.

“Demokrat Aceh Singkil kedepan harus terus bergerak berkoalisi dengan seluruh lapisan masyarakat, menguatkan seluruh pengurus di berbagai tingkatan, dan visi ini kami yakin mampu diemban oleh saudara Fairuz Akhyar,“ kata Ketua DPAC Pulau Banyak Barat, Darwiman dalam keterangannya kepada Nukilan di Aceh Singkil, Jum’at.

Dihadapan para wartawan, Darwiman dan para pengurus DPAC Partai Demokrat Kecamatan lainnya menyatakan bahwa, deklarasi ini dilakukan atas inisiatif rekan – rekan DPAC di berbagai Kecamatan atas kinerja, loyalitas serta dedikasi Fairuz Akhyar di Partai Demokrat.

Sementara itu, menyambut dukungan yang diberikan para Pengurus DPAC, Fairuz Akhyar mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan.

“InsyaaAllah, saya siap untuk menjaga amanah yang telah diberikan dari para pengurus DPAC ini, semoga ini bisa kita jaga bersama dalam setiap proses,” pungkas Fairuz yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil itu. [MIR]

Jadi Ketua Fraksi Demokrat di DPRA, Nurdiansyah: Kita Fokus Suarakan Kepentingan Rakyat

0
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes. (Foto: Nukilan/JI)

Nukilan.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh resmi merombak struktur Fraksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sisa periode 2019-2024. Dalam perombakan tersebut, drh. Nurdiansyha Alasta, M.Kes menduduki posisi Ketua Fraksi Partai Demokrat yang sebelumnya diketui H. T. Ibrahim, ST, MM.

Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRA, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes menyampaikan bahwa, pergantian posisi struktur personel fraksi DPRA itu merupakan haknya Partai Demokrat.

“Dan tentunya, kita sebagai anggota harus patuh dan taat apapun yang diintruksikan oleh partai. Jadi kita tunggu saja arahan partai selanjutnya,” ungkap Nurdiansyah dalam keterangannya kepada Nukilan di Kantor DPRA, Jum’at (4/2/2022).

Selain itu, Anggota DPRA Dapil 8 (Aceh Tenggara-Gayo Lues) itu berharap, kedepan Fraksi Partai Demokrat di DPRA dapat bekerja lebih baik lagi. Dan akan lebih fokus untuk menyuarakan kepentingan masyarakat Aceh.

“Kita akan melanjutkan kerja-kerja yang sudah ada, tapi perlu peningkatan untuk menyuarakan kepentingan-kepentingan masyarakat di parlemen. Dan InsyaaAllah Itu yang lebih kita fokuskan kedepan,” pungkas Nurdiansyah.

Berikut nama-nama struktur Fraksi Partai Demokrat di DRPA sisa periode 2019-2024:

  • Penasehat Fraksi: H. T. Ibrahim, ST, MM
  • Ketua Fraksi: drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes
  • Sekretaris fraksi: H. Tantawi S.IP., MAP
  • Bendahara fraksi: Edi Kamal A.M.Kep
  • Anggota:
    • H. Dalimi SE Ak
    • Ir. Alaidin Abu Abbas, MM
    • H. Teuku Sama Indra, SH
    • Nora Idah Nita, SE
    • Muhammad Yunus
    • Alm. H. Herman Abdullah, SE

Reporter: Hadiasnyah