Beranda blog Halaman 1823

Hasil FP2 WSBK Mandalika: Toprak Tercepat, Jonathan Rea Posisi Kedua

0
Toprak Razgatlioglu kuasai FP2 WorldSBK Indonesia 2021 (Foto: Twitter/PataYamahaBRIXX)

Nukilan.id – Toprak Razgatlioglu kembali menjadi yang tercepat di FP2 WorldSBK Indonesia 2021, Jum’at (19/11/21).

Ia tampil tanpa memberi ampun pesaing dekatnya, Jonathan Rea yang menjadi tercepat kedua pada FP2 kali ini.

Sebenarnya, pada lima menit pertama, Alex Lowes dari Kawasaki Racing Team sudah memimpin.

Namun posisinya tak berlangsung lama setelah direbut rekan setimnya, Jonathan Rea.

Pembalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea di balapan WSBK Mandalika. (Foto: World Superbike)

Ditambah lagi, nasib sial dialami Alex Lowes yang harus terjatuh di tikungan ke-2 sirkuit Mandalika.

Ketika sesi berjalan 15 menit, tiba-tiba Toprak Razgatlioglu melibas posisi terdepan Jonathan Rea.

Seperti gugup, posisi Jonathan Rea tambah melorot ke urutan ketiga karena kembali disalip Garrett Gerloff (GRT Yamaha).

Adu salip belum berakhir, Scott Redding (Aruba.it Racing – Ducati) ikut gas pol naik ke posisi kedua menggusur Garrett Gerloff.

Memasuki 10 menit terakhir, Toprak Razgatlioglu masih memimpin ditempel Jonathan Rea dan Andrea Locatelli (Pata Yamaha).

Bendera finis berkibar tanda berakhirnya sesi, Toprak Razgatlioglu keluar sebagai pembalap tercepat.

Toprak Razgatlioglu berhasil mencatatkan waktu terbaiknya, yakni 1 menit 34,230 detik.

Pembalap asal Turki tersebut unggul 0,174 detik dari Jonathan Rea yang menempati posisi kedua.

Tepat di belakang Rea, ada Garrett Gerloff yang menempati posisi ketiga.

Posisi keempat ditempati Alvaro Bautista (HRC), sekaligus mengungguli Scott Redding di posisi kelima.

Hasil FP2 WSBK Indonesia 2021 di sirkuit Mandalika:

Dewan Hakim MTQ V Nasional Korpri di Kendari Bertaraf Internasional

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Keberadaan dewan pengawas dan hakim dalam setiap even MTQ, punya kedudukan terhormat dan mulia. Selain karena tugas-tugasnya dalam menetapkan peserta terbaik MTQ, juga karena kapasitas keilmuan Al-Qur’an yang mereka miliki.

Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh telah menetapkan 135 orang terdiri Dewan Pengawas, Dewan Hakim MTQ V Nasional Korpri.

Zudan yakin dan percaya bahwa dewan hakim yang telah dilantiknya dapat mengemban amanah mulia tersebut dengan sebaik-baiknya sesuai bidang tugas masing-masing.

“Terima kasih, Korpri banyak berhutang budi karena banyak sekali dibantu oleh Dewan Pengawas dan Dewan Hakim MTQ Korpri sejak pertama hingga yang kelima MTQ Korpri ke-5. Kalau tidak ada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim, MTQ Korpri tidak akan terlaksana secara paripurna,” kata Zudan di Jakarta, Jumat (19/11/2021).

Apalagi melihat sosok Dewan Pengawas yang dipimpin Prof. Nasaruddin Umar, dan Dewan Hakim yang dipimpin Prof. Darwis Hude. Keduanya tak diragukan lagi baik kapasitas keilmuannya di bidang Al Quran.

Prof. Nasaruddin Umar yang juga mantan Wamenag ini masih menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal.

Begitu juga Prof. Darwis Hude, tercatat sebagai Dewan Hakim Nasional MTQ Bidang Musabaqah Fahmil Qur’an, Musabaqah Syarhil Qur’an, dan Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Qur’an, Anggota Tim Tafsir Ilmi, dan Wakil Ketua Tim Tafsir Tematik Kemenag RI. Beberapa kali Prof. Darwis memimpin delegasi Musabaqah Al-Qur’an Internasional antara lain ke Aljazair, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Menurut Sekretaris Pimpinan Dewan Hakim MTQ V Nasional Korpri, Muhammad Ramli Massenge, dewan pengawas dan dewan hakim semua telah berpengalaman baik nasional dan internasional.

“Dewan hakim 80 persen adalah ASN dari berbagai disiplin keilmuan, mulai dari guru besar, akademi, dan ASN di beberapa instansi yang sudah berpengalaman beberapa kali menjadi dewan hakim MTQ nasional dan internasional,” kata Ramli.

Dewan hakim bertaraf internasional dari berbagai negara, antara lain di Bidang Tilawah: Prof. Agil Husin Al Munawar, KH. Muhammad Ali, dan Hj. Maria Ulfah.

“Seperti Hj. Maria Ulfah itu salah seorang Qori’ah terbaik Indonesia. Kemampuan beliau dalam melantunkan ayat suci al-Qur’an telah diakui di dunia internasional. Bu Hj Maria Ulfah wanita pertama yang memenangkan MTQ internasional di Malaysia pada tahun 1980,” kata Ramli.

Sedangkan para peserta MTQ V Korpri tahun ini seluruhnya adalah ASN.

Yang menarik, menurut Ramli, qori’ah terbaik ke-1 cabang tilawah pada MTQ I Korpri di Makassar, yakni Hj. Faridah (Jawa barat) pernah menjadi Dewan Hakim di MTQ II dan III Korpri di Banda Aceh, dan Samarinda, Kaltim.

“Hj. Asrina (Kafilah Kemenag) qoriah terbaik 1 di MTQ II Korpri di Banda Aceh juga menjadi Dewan Hakim pada MTQ III, IV dan V di Samarinda, Jakarta, dan Kendari,” kata Ramli.

MTQ Korpri kali ini melombakan 9 cabang musabaqoh meliputi cabang Tilawah, cabang Khutbah Jumat, cabang Hifzh Alquran golongan juz 30 (juz amma) dan golongan Surah Al-Baqarah, cabang Hifzh Alquran golongan surah Ali Imran dan An-Nisa dan golongan 7 Surah pilihan

Kemudian cabang Dakwah Alquran, cabang Penulisan Artikel Alquran, cabang Khath Alquran golongan dekorasi dan kontemporer dan golongan digital, cabang Tartil Alquran dan cabang Adzan dan Doa.

Sedangkan untuk titik lomba akan dipusatkan di sembilan tempat dan seluruhnya berada di Kota Kendari. Adapun lokasi lomba yaklni eks arena MTQ nasional atau kawasan tugu persatuan, aula Masjid Raya Al-Kautsar, Masjid Abubakar Asshddiq, Ma’had Tahfizh Baitul Qur’an, Masjid Al-Alam Kendari, auditorium IAIN Kendari, aula LPMP Sultra, aula Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan tata ruang Sultra, serta gedung Sapta Pesona Dinas Pariwisata Sultra. []

Gelar Konsolidasi di Aceh, Partai Buruh Optimis Jadi Peserta Pemilu 2024

0
Presiden Partai Buruh, Ir. H. Said Iqbal, ME, (Foto: Nukilan/Hadiansyah)

Nukilan.id – Presiden Partai Buruh, Ir. H. Said Iqbal, ME melakukan konsolidasi dan silaturahmi dengan pengurus dan kader partai buruh di Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Olahraga (Gor) Badminton, Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Kamis (18/11/2021).

Dalam kesempatan itu, Said Iqbal menyampaikan, saat ini langkah Partai Buruh adalah untuk mempersiapkan infrastruktur guna memenuhi proses verifikasi atau syarat di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yaitu 100% provinsi, 75% Kabupaten/Kota.

“Dalam satu provinsi minimal memiliki kepengurusan 50% di Kecamantan, dan dalam satu Kabupaten/Kota minimal memiliki 1000 anggota yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelas Said Iqbal kepada Nukilan.id.

Syarat itulah, kata dia, selanjutnya yang akan menghantarkan Partai Buruh untuk bisa menjadikan peserta dalam pemilu mendatang.

“Kami akan terus melakukan konsolidasi ke seluruh provinsi di Indonsesia, dan untuk hari ini kita konsolidasi di Aceh,” ujar Putra asal Aceh itu.

Sementara itu, Sekretaris Jendral (Sekjend) Partai Buruh, Ferri Nuzarli, SE, SH yang juga penanggungjawab konsolidasi ke seluruh Indonesia mengatakan, dari 34 provinsi di Indonesia, Aceh merupakan provinsi ke-8 untuk kegiatan konsolidasi Partai Buruh ini.

“Seterusnya kita akan melakukan konsolidasi sampai ke 34 provinsi,” imbuhnya.

Selain itu, Ferri Nuzarli menyampaikan, dalam kurun waktu 2 bulan pasca kongres, ternyata Partai Buruh sudah terpenuhi 100% kepengurusan di provinsi.

“Partai Buruh saat ini sudah memiliki kepengurusan di 34 provinsi. Kita juga sudah memiliki 430 Kabupaten/Kota dari total 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Artinya, Partai Buruh sudah memenuhi 90% kuota dan juga nama-nama kepengurusannya sudah lengkap,” ungkap Sekjend.

Untuk tingkat Kecamatan, sebutnya, kepengurusannya sudah mencapai 40%, tinggal 10% lagi dari target yang ditentukan. Apabila akhir November 2021 ini selesai, maka per 1 Desember 2021 Partai Buruh siap mengikuti verifikasi KPU.

“Jika lolos Partai Buruh akan mengikuti Pemilu tahun 2024 nanti. Dan kita berkeyakinan dapat meraih 15-20 kursi, terutama di basis industri dan petani,” pungkasnya.

Reporter: Hadiansyah

Bank Indonesia: Pidie Siap Menuju Elektronifikasi Transaksi Pemerintah

0
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama dengan Pemkab Pidie yang diwakili Sekda dan Jajaran Kepala Dinas melakukan Rapat Koordinasi Perdana TP2DD Kabupaten Pidie, Kamis (18/11/2021). Foto: Ist

Nukilan.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pidie yang diwakili Sekeretaris Daerah (Sekda) dan Jajaran Kepala Dinas Kabupaten Pidie melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Pidie, Kamis (18/11/2021).

Rapat Koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan TP2DD yang telah disahkan pada tanggal 11 Juni 2021 melalui SK Bupati Pidie Nomor 500/356/KEP.07 Tahun 2021 tentang Pembentukan TP2DD Kabupaten Pidie. SK tersebut seakan mempertegas Peraturan Bupati Pidie Nomor 52 tahun 2018 tentang Sistem Transaksi Non Tunai dalam Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Pidie.

TP2DD Pidie yang terbentuk diharapkan dapat mendorong dan memperluas elektronifikasi transaksi pemerintah daerah di Kabupaten Pidie baik dari sisi pendapatan maupun belanja daerah, sehingga meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pengelolaan keuangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, T. Amir Hamzah selaku wakil ketua TP2DD Kabupaten Pidie menyampaikan, sinergi dari seluruh pihak khususnya di dalam keanggotaan TP2DD Kabupaten Pidie merupakan kunci untuk menyukseskan berbagai program elektronifikasi yang direncanakan dalam rapat koordinasi tersebut.

“Menentukan prioritas dalam pelaksanaan program elektronifikasi oleh TP2DD menjadi penting mengingat berbagai macam tantangan yang harus dihadapi mulai dari kesiapan infrastruktur, sumber daya, dan awareness masyarakat,” ungkap Amir Hamzah.

Selanjutnya, Bupati Pidie selaku Ketua TP2DD Kabupaten Pidie dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekda Kabupatan Pidie, Idhami, S.Sos, M.Si menyampaikan, pembentukan TP2DD Kabupaten Pidie diyakini dapat mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah khususnya di sisi pelayanan publik untuk memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Karena selama ini pelayanan cenderung mengalami perubahan dalam pola interaksi dan transaksi, sehingga masyarakat juga tergerak untuk menggunakan transaksi non tunai,” ungkapnya.

Dalam sesi diskusi rapat TP2DD Kabupaten Pidie, jajaran Kepala SKPK/OPD, BUMD, dan PT Bank Aceh Syariah menyambut positif dan siap bersinergi dalam implementasi rencana elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.

Bank Indonesia juga menyampaikan kesiapan dalam memfasilitasi OPD yang telah menentukan objek penerimaan sebagai pilot project implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah Kabupaten Pidie serta lebih luas lagi digitalisasi transaksi di masyarakat baik melalui penggunaan QRIS maupun kanal pembayaran digital lainnya.

Sementara itu, dari sisi percepatan digitalisasi transaksi di masyarakat, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Bank Aceh Syariah Cabang Sigli melakukan sosialisasi dan onboarding QRIS kepada komunitas UMKM di Sigli.

Dalam kegiatan tersebut, dipaparkan terkait dengan kelebihan dan ketentuan dalam bertransaksi menggunakan QRIS di era digital saat ini.

Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah dan Bank Indonesia menyambut baik antusiasme peserta kegiatan untuk mengimplementasikan QRIS dalam rangka mendukung operasional usaha masing-masing pelaku usaha. [red]

Kongres Fornapza, Mismarhadi terpilih Ketua Umum

0
Kongres Fornapza

Nukilan.id – Pelaksanaan Kongres pertama Forum Rehabilitasi Napza Aceh (Fornapza) yang dihadiri oleh seluruh pimpinan rehabilitasi Napza dari berbagai kabupaten/kota menghasilkan beberapa agenda dalam meningkatkan kualitas layanan dan sinergi kerja antar lembaga rehabilitasi di Aceh, di Hotel Lading Banda Aceh, Kamis (18/11/2021).

Kongres I tersebut juga menunjukkan Mismarhadi sebagai Ketua Umum FornapzA periode 2021-2024, selain itu kongres juga memandatkan ketua Pembina kepada khaidir pimpinan YPAP Lhokseumawe.

Sesuai dengan AD/ART yang disahkan, Mismarhadi selanjutnya akan menyusun kepengurusan kerja dalam waktu 14 hari setelah kongres ini dilaksanakan. Adapun lembaga yg tergabung dalam forum ini adalah yayasan SIRAH, RGA, YPAP, SURYA, GEMA, ALFATHA, KHAYYIS AHSANA, PPAN dan TABINA.

Dalam sambutannya Mismarhadi yang sering disapa  bro Adi menyampaikan, harapan agar para pekerja rehabilitasi se Aceh terus bersinergi dan menghilangkan sikap saling menyalahkan serta tindakan yang justeru mengarah pada runtuhnya persatuan lembaga rehabilitasi dibawah FornapzA.

Dan meminta agar semua lembaga mendukung penuh FornapzA demi terwujudnya cita-cita yang telah dirumuskan dalam beberapa rekomendasi kongres, tanpa dukungan dan kerjasama yang baik maka mustahil FornapzA ini menjadi lembaga yang besar dan mampu menaungi semuanya. Ucap Bro Adi yang juga ketua rehabilitasi Yayasan Seuramoe Mulya Aceh (Surya).[]

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Edukasi Sekolah Hijau di Pulau Aceh

0
Kegiatan Green School DEMA UIN Ar-Raniry, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Menteri Pendidikan (Mendik) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Ar-Raniry menggelar kegiatan Green School di SMA Negeri  1 Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, Kamis (18/11/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari Rabu-Kamis 17-18 November 2021 dan juga bergandeng dengan Dinas Pendidikan Aceh untuk kepedulian terhadap Lingkungan,“ Kata Muhammad Afdha selaku Mendik DEMA Ar-Raniry Banda Aceh.

“karena melihat kondisi lingkungan sekarang ini seperti tidak terurus, melalui kegiatan ini semoga bisa mengedukasi kepada para siswa agar peduli terhadap lingkungan dan mensosialisasi betapa pentingnya jika lingkungan itu bersih” ucap Afdha.

Ia Mengatakan “Disamping Lingkungan Bereh dan bersih, DEMA UIN Ar-Raniry juga Sosialisasi tentang  Kampus UIN Ar-Raniry kepada siswa SMA  di pulo Aceh”.

Dihari  kedua panitia dan peserta melakukan penanaman pohon dan dilanjutkan dengan pembuatan mural pendidikan dan lingkungan sekolah. Jelasnya

Turut hadir dalam acara tersebut Kadis Pendidikan beserta jajarannya, perwakilan mahasiswa UIN Ar-Raniry, tokoh masyarakat setempat dan beberapa warga sekitar.[]

5 Pelatih Top yang Tidak Pernah Dipecat Selama Berkarier, Salah Satunya Zidane

0
Jurgen Klopp dan Zinedine Zidane usai leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool vs Real Madrid © AP Photo

Nukilan.id – Menangani sebuah klub sepak bola Eropa bukanlah pekerjaan yang mudah. Pelatih harus siap dipecat jika klub yang ditanganinya meraih hasil buruk.

Saat ini ada beberapa pelatih yang sudah kehilangan pekerjaannya. Mereka harus angkat kaki dari klub karena gagal mendongkrak performa timnya.

Beberapa pelatih yang telah menjadi korban pemecatan dalam satu bulan terakhir adalah Nuno Espirito Santos, Ronald Koeman dan Dean Smith.

Namun, ada pula pelatih yang punya nasib bagus dalam dunia kepelatihan. Mereka tidak pernah dipecat dalam sepanjang kariernya.

1. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Real Madrid. Pria asal Prancis tersebut mampu memberikan 11 gelar untuk Los Blancos.

Setelah memenangkan Liga Champions 2018, Zidane secara mengejutkan memutuskan mundur dari Real Madrid. Namun, Zidane pada akhirnya kembali ke Santiago Bernabeu 10 bulan kemudian.

Zidane meninggalkan klub La Liga untuk kedua kalinya dalam karier kepelatihannya pada 27 Mei lalu. Itu setelah Los Blancos gagal memenangkan trofi selama musim 2020–21.

2. Didier Deschamps

Sebelum menjadi pelatih timnas dan meraih juara Piala Dunia 2018, Didier Deschamps memulai karier sebagai pelatih bersama AS Monaco. Dia berhasil memenangi Piala Liga Prancis dan menjadi runner-up Liga Champions.

Deschamps mengundurkan diri pada musim panas 2005. Kurang dari setahun kemudian, Deschamps ditunjuk sebagai pelatih Juventus. Setelah membawa Bianconeri ke Serie A, Deschamps memilih mundur.

Pria berusia 53 tahun tersebut hampir dipecat saat menangani Marseille. Namun, dia akhirnya mengundurkan diri setelah Marseille mengakhiri musim 2011-12 di posisi ke-10.

3. Diego Simeone

Diego Simeone sudah menangani Atletico Madrid selama 10 tahun. Pelatih asal Argentina tersebut sudah memberikan banyak kesuksesan untuk Los Rojiblancos.

Sebelumnya, Simeone pernah menangani klub di tiga liga yang berbeda. Namun mantan gelandang Lazio dan Inter Milan tersebut tidak pernah dipecat.

Simeone memulai karier kepelatihannya di Racing Club. Dia kemudian pindah ke Estudiantes, River Plate, San Lorenzo, Catania sebelum kembali ke Racing Club. Dia mulau membesut Atletico pada tahun 2011.

4. Jurgen Klopp

Usai pensiun sebagai pemain, Jurgen Klopp ditunjuk menjadi pelatih Mainz pada tahun 2001. Namun, Klopp mengundurkan diri dari klub tersebut pada akhir musim 2007-08.

Klopp meraih kesuksesan besar selama menjadi pelatih Borussia Dortmund. Setelah tujuh tahun menjabat, Klopp akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Dortmund pada 2015.

Setelah memutuskan istirahat sejenak, Klopp akhirnya menginjakkan kakinya di Premier League. Pria asal Jerman itu menerima pinangan Liverpool pada 9 Oktober 2015.

5. Josep Guardiola

Josep Guardiola diangkat sebagai pelatih Barcelona pada tahun 2008. Di bawah kepemimpinannya, klub Spanyol tersebut telah meraih 13 trofi dari berbagai kejuaraan.

Setelah cuti selama setahun, Guardiola ditunjuk menjadi pelatih Bayern Munchen pada musim panas 2013. Namun, dia memutuskan berpisah dengan juara Jerman tersebut pada 2016 setelah mempersembahkan tujuh gelar.

Pelatih berusia 50 tahun tersebut saat ini menangani Manchester City. Mantan pemain Brescia tersebut telah memenangkan 10 gelar selama bekerja di Etihad Stadium.

Sumber: Bola.net

 

ART Garong Aset Tanah Ibunda Nirina Sebanyak Rp17 Miliar

0
Nirina Zubir saat jumpa pers kasus mafia tanah. (Dok. Istimewa/YouTube Humas PMJ)

Nukilan.id – Nirina Zubir dan keluarga telah menjadi korban mafia tanah yang melakukan penggelapan aset lahan tanah dan bangunan. Tidak tanggung-tanggung, kerugian yang dialami oleh keluarga Nirina Zubir mencapai angka Rp17 miliar.

Pelaku dari penggelapan aset tanah adalah orang dekat almarhumah ibunda Nirina Zubir yakni mantan asisten rumah tangga (ART).

Riri Khasmita mantan ART keluarga Nirina Zubir sekarang sudah resmi menjadi tahanan polisi. Kini, foto Riri pun banyak dicari oleh netizen. Tentunya, tak butuh waktu lama untuk menemukan foto sang penipu tersebut.

Pada foto-foto Riri di media sosial terlihat dia memiliki sejumlah bisnis, mulai dari karpet, seprai, hingga koper. Usut punya usut, modal bisnis Riri berasala dari bantuan almarhumah ibunda Nirina Zubir.

“Saya emosi sekali karena saya tahu ibu saya belum pernah menikmati hasil dari jerih payahnya, ibu saya ke mana-mana masih naik kereta, masih naik angkot, tapi beliau-beliau ini yang punya mobil baru, bisnis baru,” ungkap Nirina Zubir.

Riri ternyata telah merampas tanah keluarganya dan melaporkan kasus tersebut ke polisi. Dia dan kompolotan mafia tanah telah membalik nama enam sertifikat tanah milik ibunda Nirina.

“Dalam hal ini yang terberat waktu itu dibilangnya ibu saya suratnya hilang, tapi setelah diinterogasi, yang terjadi sebenarnya surat itu dihilangkan oleh mereka, kemudian juga dibisikkan ke ibu saya ‘nggak apa-apa nanti yang ngurusin temen saya’ jadi dari situ akhirnya mereka berdua bekerja sama untuk mengambil tanah-tanah ibu saya,” urainya.

Riri kini sudah ditetapkan menjadi tersangka bersama sang suami. Selain itu ada juga 3 orang notaris bernama Faridah, Ina Rosiana, dan Erwin Riduan yang juga ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini.

Aset tanah milik almarhumah ibunda Nirina itu diketahui bernilai Rp17 miliar. Riri dan sang suami diketahui telah menjual 2 aset tanah sedangkan sisa 4 surat lainnya diagunkan ke bank.

Sumber: Insertlive

Partai Demokrat Abdya adakan Zikir dan Do’a Bersama untuk Kesembuhan SBY

0
Doa dan Zikir Bersama untuk Kesembuhan SBY

Nukilan.Id – Ketua  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat  Aceh Barat Daya (Abdya) Romi Syah Putra, SE melaksanakan kegiatan Do’a dan Zikir bersama, untuk kesembuhan  Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka untuk mendoakan agar Bapak SBY segera disembuhkan oleh Allah SWT, serta diangkatkan semua penyakit dan bisa beraktifitas seperti sedia kala”.

Kegiatan Doa dan Zikir bersama ini, langsung dipimpin oleh Waled Adnan,”yang bertempat di kediaman Ketua DPC PD Abdya Romi Syah Putra Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya, Kamis (18/11/ 2021).

Turut dihadiri Ketua DPRK Abdya Nurdianto, anggota DPRK Syarifudin dari fraksi Demokrat beserta seluruh tokoh masyarakat Abdya.[]

Ditlantas Polda Aceh Sumbang 69 Kantong Darah ke PMI

0

Nukilan.id – Untuk memenuhi ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh menggelar aksi donor darah, Kamis (18/11/2021) di Mako Ditlantas, Lamteumen, Kota Banda Aceh.

“Donor darah ini kami gelar untuk memenuhi kebutuhan stok darah. Apalagi permintaan darah di tengah pandemi ini sangat tinggi, sedangkan animo masyarakat untuk donor rendah,” ujar Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K., M.H. dalam keterangannya kepada awak media, Kamis (18/11).

Dicky menjelaskan, donor darah tersebut juga merupakan rangkaian dari Operasi Zebra Seulawah 2021, di mana kegiatannya dapat membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah di saat pandemi.

Ia menyebutkan, dalam donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Banda Aceh tersebut sedikitnya mengumpulkan 69 kantong darah, yang nantinya dapat membantu mencukupi kebutuhan darah.

“Semoga kegiatan donor darah yang kami lakukan ini dapat bermanfaat, terutama bagi pendonor dan masyarakat yang membutuhkan darah,” tutup Dicky. []