Beranda blog Halaman 1782

Atletik Indonesia Targetkan 7 Medali Emas di SEA Games Vietnam 2022

0
Logo SEA Games Vietnam 2021. (Foto: NOC)

Nukilan.id – SEA Games 2022 di Vietnam bakal digelar pada 12-23 Mei mendatang. Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menargetkan para atlet membawa pulang 7 hingga 8 medali emas.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PASI Tigor Tanjung dalam keterangannya, Selasa (8/3/2022).

Menurut Tigor, target tersebut masih bisa terealisasi di tengah keterbatasan kejuaraan saat ini ketika atletik Indonesia tidak akan melakukan uji coba ke luar negeri dalam persiapan menuju SEA Games.

“Kalau bicara peluang kekuatan, kami melakukan pengumpulan data apa yang mereka lakukan. Kekuatan kami masih baik. Tujuh hingga delapan medali emas bisa diperoleh, bahkan bisa lebih. Tidak hanya Indonesia. Thailand, Malaysia, Singapura juga sama sulit melakukan uji coba,” kata Tigor dikutip dari Antara.

Indonesia akan berpartisipasi di SEA Games Vietnam 2022 dengan anggaran yang terbatas sebagai akibat dari penundaan multievent dua tahunan yang seharusnya digelar tahun lalu itu.

Keterbatasan anggaran membuat PASI harus memangkas jumlah atlet yang akan dikirim ke Vietnam nanti. Tigor menyebut dari 39 atlet yang tergabung di pemusatan latihan nasional (pelatnas), kemungkinan hanya ada 23 yang bisa diberangkatkan.

Pada SEA Games edisi sebelumnya, atletik Indonesia meraih 16 medali dengan rincian 5 emas, 6 perak, dan 5 perunggu), di bawah Vietnam (16 emas) Thailand (12), Filipina (11), dan Malaysia (5). [Indozone]

8 Pebalap MotoGP Absen Parade dengan Jokowi

0
Fabio Quartararo jadi salah satu pembalap yang tak ikut parade bersama Jokowi. (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Nukilan.id – Mayoritas pembalap MotoGP akan lebih dulu menjalani parade bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (16/3/2022) sebelum berlaga di MotoGP Mandalika. Namun ada delapan pembalap yang tak ikut serta dalam acara tersebut.

Tercatat total 20 pembalap yang akan ikut dalam parade bersama Jokowi. Dari kelas MotoGP, bakal ada 16 pembalap yang ikut serta.

Hal itu berarti ada delapan pembalap yang tidak akan ikut acara tersebut. Delapan pembalap tersebut adalah Brad Binder dan Miguel Oliveira (KTM), Remy Gardner dan Raul Fernandez (KTM Tech 3), Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli (Yamaha), serta Aleix Espargaro dan Maverick Vinales (Aprilia).

Parade Jokowi bersama pembalap yang tampil di MotoGP Mandalika bakal dimulai dan diakhiri di Istana Merdeka.

MotoGP Mandalika jadi seri kedua dalam kalender MotoGP 2022. Momen tersebut sekaligus menandai kembalinya Indonesia ke dalam kalender balapan grand prix.

Terakhir kali Indonesia jadi tuan rumah balapan grand prix adalah pada 1997. Saat itu balapan dilaksanakan di Sirkuit Sentul.

MotoGP 2022 telah menggelar seri pertama di Sirkuit Losail yang jadi tuan rumah MotoGP Qatar. Enea Bastianini jadi pembalap tercepat di seri tersebut disusul Brad Binder dan Pol Espargaro di peringkat kedua dan ketiga.

Balapan MotoGP Mandalika berlangsung pada Minggu (20/3/2022). Balapan MotoGP Mandalika bisa disaksikan lewat siaran langsung di Trans7 dan live streaming di CNNIndonesia.com. [cnn]

Kabid Humas Polda Aceh Sebut Vaksinasi Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional

0
Kabid Humas Kombes Pol. Winardy, S.H., S.I.K., M.Si., (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Vaksinasi harian Polda Aceh dan jajaran, terhitung, Rabu, 9 Maret 2022 mencapai 46.898 orang. Capaian tersebut terdiri dari dosis I sebanyak 10.517 orang, dosis II 32.916 orang, dan dosis III atau booster 3465 orang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengatakan, capaian tersebut merupakan upaya dari seluruh personel yang selama ini fokus menjalankan program vaksinasi.

“Ini merupakan hasil dari usaha kita semua. Ke depan semoga makin meningkat, sehingga program vaksinasi segera terlaksana,” kata Winardy saat mendampinggi kunjungan kerja Kapolda Aceh di Simeulue, Kamis, 10 Maret 2022.

Winardy mengimbau, agar masyarakat yang belum vaksin untuk segera melaksanakannya. Karena vaksinasi merupakan kunci pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Bagi yang belum vaksin, baik dosis I, dosis II, dan dosis III atau booster agar aegera melaksanakannya agar pemulihan ekonomi nasional bisa segera berjalan,” ujarnya. []

Muslim Ayub: Venue PON Aceh 2024 Harus Dibangun di Lahan USK Blang Bintang

0
Sekretaris DPW Partai NasDem Aceh dan mantan anggota DPR RI, Muslim Ayub. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Ketua Persatuan Olahraga Senam Seluruh Indonesia (POSSI) Aceh, Muslim Ayub mengungkapkan, Venue PON Aceh tahun 2024 perlu dibangun di lokasi kampus baru Universitas Syiah Kuala (USK) Blang Bintang, Aceh Besar.

Menurutnya, lahan yang telah diperoleh dan direncanakan menjadi kampus baru USK tersebut yang diserahkan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat itu yang sudah sangat layak dan cukup untuk menjadi pusat seluruh kegiatan PON 2024.

“Sudah seharusnya venue PON Aceh 2024 dipusatkan di lahan USK agar terjadi efesiensi dan efektifitas anggaran mengingat ekonomi Indonesia yang belum pulih pasca 2 tahun dilanda pandemi Covid-19,” sebut Sekwil NASDEM Aceh yang baru dilantik itu.

Selain itu, kata dia, belajar dari pembangunan PON sebelumnya di Jakabaring Sumsel 2004 dan PON Pekanbaru Riau 2012 yang semua venuenya menjadi rongsokan terbengkalai.

“Kita tidak ingin hal yang sama terjadi kembali pada venue di Aceh 2024 mendatang,” sebut Muslim Ayub yang pernah menjadi Pengurus KONI Aceh masa kepemimpinan Let Bugeh dan Thantawi Ishak.

Menurutnya, mendapat banyak keuntungan jika venue PON Aceh dibangun di lahan USK, selain tak perlu biaya pembelian tanah/lahan juga biaya pemeliharaan di kemudian hari dapat ditanggunlangi oleh USK sehingga memastikan seluruh venue tersebut tetap fungsional.

Lokasi milik USK tersebut bisa dicapai dengan mudah melalui jalan tol yang tersedia sehingga memudahkan warga Banda Aceh/Aceh Besar bahkan warga Pidie dan Pijay untuk menjangkau venue tersebut.

“Kita yakin dan percaya Pejabat Gubernur Aceh yang akan datang juga berpendapat yang sama dan akan setuju terhadap usulan pembangunan venue PON Aceh di lahan USK,” pungkas Muslim. []

UIN Ar-Raniry Terima 1.116 Mahasiswa Jalur SPAN PTKIN

0
Saat Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Prof Gunawan Adnan MA PhD memberikan materi pada kegiatan sosialisasi PMB di Aula Kankemenag Kota Subulussalam, (Foto: Dok.Ist)

Nukilan.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh akan menerima sebanyak 1.116 mahasiswa baru program sarjana Tahun Akademik 2022/2023 melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).

“Untuk jalur SPAN kita akan menerima 30 % dari total daya tampung tahun ini. Tahun 2022 ini kita akan terima 1.116 orang,”kata Kepala Bagian Akademik Biro AAKK UIN Ar-Raniry, Fadhli SAg MPd dalam keterangan tertulis, Selasa (8/3/2022) di Banda Aceh.

Lebih lanjut, Fadhli menjelaskan bahwa di Provinsi Aceh terdapat 481 sekolah MA/SMA/SMK dari 532 sekolah yang terdaftar telah melakukan finalisasi.

Sementara secara nasional, kata Fadhli ada 10.927 sekolah dari 12.590 sekolah atau sekitar 80,79 % yang terdiri dari MA, SMA, Pendidikan Diniyah Formal dan SMK yang telah melakukan finalisasi.

“Siswa yang akan ikut SPAN PTKIN secara nasional berjumlah 1.379.909 orang dan sebanyak 9.053 diantaranya telah menentukan ke kampus PTKIN terhitung per pukul 15.05 wib hari ini,” kata Fadhli.

Sementara untuk pendaftaran SPAN, siswa dapat memilih program studi sampai dengan 31 Maret 2022. Informasi penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN dapat dilihat di laman website https://pendaftaran.ar-raniry.ac.id/informasi/spanptkin.

Untuk diketahui, khusus pendaftaran jalur SNMPTN sudah berakhir masa pendaftaran prodi sejak tanggal 28 Februari 2022 lalu.

“Untuk jalur SNMPTN yang memilih UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebanyak 1.117 orang dan untuk daya tampung sebanyak 432 orang,”kata Fadhli.

UIN Sosialisasi PMB di Kota Subulussalam

UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2022/2023.

Kali ini tim sosialisasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh dibawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan melakukan sosialisasi bagi siswa kelas XII SMA/MA di Kota Subulussalam. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 7-10 Maret 2022.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr H Gunawan MA PhD menjelaskan bahwa pada tahun ini UIN Ar-Raniry membuka pendaftaran calon mahasiswa baru sebagaimana biasanya, yaitu melalui lima jalur baik nasional maupun lokal.

Kelima jalur pendaftaran tersebut yaitu melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan dalam hal ini kepanitiaannya dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya, dibawah Kementerian Agama melalui jalur seleksi SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) dan UMPTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).

Sementara pendaftaran terakhir melalui jalur PMB Lokal yang dibuka oleh UIN Ar-Raniry Banda Aceh mulai tanggal 24 Mei hingga 6 Juli 2022.

“Bahkan untuk saat ini untuk beberapa jalur masuk UIN Ar-Raniry Banda Aceh sedang berlangsung,” kata Gunawan disela-sela kegiatan sosialisasi di Aula Kankemenag Kota Subulussalam, Selasa (8/3/2022).

Untuk presentase kuota seleksi tahun 2022, kata Gunawan untuk jalur SPAN dan SNMPTN 30 %, UMPTKIN dan SBMPTN 40 % dan jalur terakhir PMB Lokal 30 %.[]

Mahasiswa Desak Kajati Aceh Baru Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Kilangan

0
Amarah saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Rabu (9/3/2022). Foto: Nukilan/Hadiansyah.

Nukilan.id – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Rakyat Aceh (AMARAH) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada Rabu (9/3/2022).

Aksi tersebut menuntut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh yang baru dilantik, Bambang Bachtiar untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi jembatan kilangan di Kabupaten Aceh Singkil.

Koordinator aksi, Muhammad Nafis mengatakan, pelantikan Kajati Aceh yang baru ini harus menjadi momentum dan semangat baru dalam penegakkan hukum di Aceh, termasuk kasus-kasus yang sedang ditangani Kejati Aceh.

“Salah satunya, kasus dugaan korupsi jembatan kilangan di Kabupaten Aceh Singkil. Proyek ini dimulai sejak tahun 2014, dengan mengucurkan anggaran pembangunan mencapai Rp81,2 Miliar,” kata Nafis dalam keterangannya kepada Nukilan.

Pada tahun anggaran 2019, lanjutnya, Pemerintah Aceh melalui Proyek Multiyears telah mengucurkan dana sebanyak Rp42,1 Miliar yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus), dengan tujuan agar jembatan terpanjang di Aceh tersebut bisa selesai pada tahun 2022.

“Proyek ini dimenangkan oleh PT. Sumber Yoenanda dengan kontrak perjanjian kerja bernomor 31-AC/Bang/PUPR/APBA/2019 tertanggal 2 Juli 2019,” sebut Nafis.

Namun, kata dia, pada tahun 2021 proyek tersebut menjadi pembicaraan publik, karena diduga terjadi tindak pidana korupsi pasca keluarnya hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Aceh pada proses pelaksanaan pembangunannya.

“Mulai dari proses tender sampai pada pelaksanaannya diduga ada terjadi kesalahan hukum. Dan pihak Kejati Aceh pun telah berjanji akan melakukan penyelidikan mendalam atas dugaan tersebut,” terang Nafis.

Lebih lanjutnya, Nafis menyampaikan, saat itu temuan-temuan hasil audit BPK-RI Perwakilan Aceh ini disambut langsung oleh Kejati Aceh dengan berjanji akan mendalami kasus ini dengan mengeluarkan surat perintah penyelidikan (Sprindik) bernomor Print- 02/L1/F31/01/2021 tertanggal 19 Januari 2021.

“Akan tetapi setahun setelah keluarnya Sprindik tersebut, pihak Kejati tidak pernah mengumumkan kepada publik sejauh mana kasus ini telah diselidiki, sehingga asumsi dan opini yang buruk dari masyarakat bermunculan terhadap kerja-kerja penegakkan hukum yang dilakukan Kejati Aceh,” tegasnya.

Karena itu, kata Nafis, Amarah dalam hal ini menilai bahwa ada kejangkalan yang dilakukan institusi Kejati Aceh yang sebelumnya dipimpin Muhammad Yusus dalam menangani kasus dugaan korupsi tersebut.

“Selama ini kita juga menilai pihak Kejati Aceh terkesan tertutup dalam menangani kasus dugaan penyelewengan pembangunan jembatan kilangan di Kabupaten Aceh Singkil itu,” pungkas Nasfis.

Berikut dua tuntutan Amarah kepada Kajati, Bambang Bachtiar:

1. Kejaksaan Tinggi Aceh harus terbuka/ transparan dalam penanganan kasus dugaan korupsi jembatan kilangan di Kabupaten Aceh Singkil

2. Meminta Kejaksaan Tinggi Aceh untuk segera menangkap oknum-oknum yang terlibat dalam kasus dugaan jembatan kilangan di Kabupaten Aceh Singkil.

Reporter: Hadiansyah

Bambang Bachtiar Dilantik Jadi Kajati Aceh

0
Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kajati Aceh, (Foto: Hadiansyah/Nukilan)

Nukilan.id – Bambang Bachtiar SH. MH resmi dilantik sebagai Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh yang baru, mengantikan Muhammad Yusuf dalam prosesi pelantikan dan serah terima jabatan di Aula Kajati Aceh, Banda Aceh, Rabu (09/03/2022).

Bambang Bachtiar mengatakan Tugas dan fungsi pimpinan harus bisa mengendalikan aparatur dibawahnya, agar tidak ada pelaku pernyimpangan sesuai dengan tugas dan Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Pusat.

“wujudkan proses penegakan hukum yang berkeadilan, professional dan bermartabat yang belandaskan pada hati nurani dan integritas sebagai landasan pijakan sehingga dapat meberikan keadilan subtansif di bia diraskan oleh masyrakat” ucap Bambang.

Oleh karena itu, Bambang menyampaikan, dengan dihadiri oleh seluruh Kajari se Aceh pada hari ini, Kami akan melakukan briefing dan mengidentifikasi setiap permasalahan yang ada.

Akan melakukan evaluasi di 23 Kabupaten-kota di Aceh guna untuk menuntaskan perkara-perkara yang belum dituntaskan,” tuturnya.

Reporter: Hadiansyah

Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Tgk Ridwan Johan Meninggal Dunia

0
Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh yang juga Kepala UPTD MRB, Drs Tgk H Ridwan Johan meninggal dunia di RSUDZA, Rabu (9/3/2022). Foto: serambinews

Nukilan.id – Innalillahi wa innailaihi raji’uun, telah berpulang ke rahmatullah Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman, Tgk. Ridwan Johan meninggal dunia pada Rabu (9/3/2022).

Almarhum dikabarkan meninggal dunia pada pukul 14.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Tgk. Ridwan Johan yang juga Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman itu tutup usia di umur 56 tahun.

Kabar duka tersebut telah tersebar luas melalui media sosial WhatsApp Group (WAG) pada Rabu sore.

“Assalamu’alaikum. Wr. Wb. Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Telah  berpulang ke rahmatullah Bapak Tgk. Ridwan Johan (56 tahun) Kepala UPTD MRB/ Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman barusan jam 14.00 di RSUZA. Semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan diterima segala amal baik beliau serta menjadi ahli surga. Amin,” demikian isi pesan yang diterima Nukilan.id dari Grup WhatsApp.

Diketahui, Jenazah almarhum dibawa pulang dari RSUDZA ke rumahnya di Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui sejak kapan almarhum dirawat di rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu, dan belum ada pihak keluarga yang bisa dihubungi. [MIR]

Dewan Pendiri Sebut PDA Bukan Lagi Partai Ulama

0
Dewan Pendiri Partai Daulat Atjeh (PDA), Tgk. Harmen Nuriqmar. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Dewan Pendiri Partai Daulat Atjeh (PDA), Tgk. Harmen Nuriqmar menyatakan bahwa PDA saat ini bukan lagi partai ulama. Karena akte pendirian serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang sebelumnya disepakati para ulama sudah dirubah.

Hal itu diungkapkan Tgk Harmen dalam keterangannya kepada Nukilan, Selasa (8/3/2022) menanggapi kekisruhan di tubuh PDA yang ditandai dengan pengunduran diri sejumlah kader PDA.

Saat ini, PDA sudah ada tiga versi, yaitu Partai Daulat Atjeh, Partai Damai Aceh, Partai Daerah Aceh yang belakangan ini telah dirubah namanya menjadi Partai Darul Aceh.

“PDA bukan lagi partai ulama, karena Akte Pendirian dan AD/ART sudah dirubah, jadi kalau dijual atas nama ulama itu tidak benar dan pembohongan publik,” tegas Tgk. Harmen yang juga Mantan Ketua Umum DPP Partai Daulat Atjeh itu.

Menurutnya, saat itu Partai Daulat Atjeh menampung seluruh aspirasi ulama, termasuk masyarakat Aceh, dan itu tertuang dalam AD/ART partai.

“Artinya, apabila PDA menang waktu itu, maka sudah diatur oleh ulama,” ujar Tgk Harmen.

Namun, PDA saat ini tidak lagi demikian, kata dia, selain akte pendirian yang berbeda dan AD/ART partai tidak sama seperti Partai Daulat Atjeh, bahkan pendiri PDA juga bukan lagi ulama.

“Sejak itulah hampir 90% pengurus lama mundur dari kader PDA, termasuk saya, Abu Mudi, Abon Seulimum dan sejumlah ulama lainnya. Karena kami sebagai pendiri Partai Daulat Atjeh merasa kecewa dengan kejadian itu,” ungkap Tgk. Harmen.

Sebelumnya, kata dia, orientasi pertama sejak berdirinya Partai Daulat Atjeh ini dengan tujuan agar partai bisa diatur oleh para ulama. Walaupun ulama tidak berpolitik, tetapi ulama punya hak konstitusi dan hak politik, makanya harus diberikan andil kepada ulama untuk mengaturan jalannya sistem perpolitikan yang baik di Aceh.

“Dari dasar itulah ulama mendirikan Partai Daulat Atjeh, karena kita ketahui bahwa ulama berpikir agar Islam menjadi rahmatan lil’alamin, agar terwujud dalam menciptakan keadilan dan tidak ada lagi korupsi, kolusi dan nepotisme di Aceh,” jelas Tgk. Harmen.

“Dan pertama sekali PDA saya dirikan bersama  Tgk. H. Faisal Ali atau Lem Laisal, dan didukung Abu Panton, Abuya nasir Waly, Abu Mudi, Abah Asnawi Lamno, Abon Seulimum dan beberapa ulama lainnya. Jadi bukan Tgk. Muhibbussabri A. Wahab pendirinya, beliau belakangan kami masukkan ke pengurus PDA,” jelas Tgk. Harmen.

Reporter: Hadiansyah

Daya Serap Alumni SMK 2 Banda Aceh di Bidang Kerja Profesi Makin Menggembirakan

0
(Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Daya serap alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Negeri Banda Aceh di bidang kerja profesi terhitung makin menggembirakan. Pada tahun 2021 saja, sebanyak 167 lulusan SMK 2 Banda Aceh diterima di tempat kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK 2 Banda Aceh Baihaqi, saat mengikuti zikir dan doa bersama Sekda Aceh Taqwallah, di Lab Teknik Mesin SMK 2, Rabu (9/3/2022). Pada kesempatan tersebut Sekda Aceh, didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri.

Ramadhan, salah seorang lulusan SMKN 2 tahun 2012 mengatakan, usai menamatkan sekolah ia langsung mendapatkan pekerjaan di CV. Krueng Raya Engineering dan PT. Opanindo, sebagai Teknisi. Setelah dua tahun bekerja pada perusahaan tersebut, ia pun ikut program magang Disnaker ke Jepang selama 5 tahun. Di Jepang ia memperoleh gaji Rp 25 juta per bulan.

“Sepulang dari magang, Saya membuka usaha sendiri berupa jasa Instalasi Listrik sambil mengajar Bahasa Jepang di BLK Banda Aceh, hingga saat ini dengan pendapatan Rp 6 juta per bulan. Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing hingga saya bisa seperti inil,” ujar Ramadhan.

Sementara Dikhan Ranggayo, salah seorang siswa kelas tiga SMKN 2 Banda Aceh, sejauh ini ia sudah meraih ragam prestasi, selama masih di bangku sekolah.

“Saya pernah meraih Medallion of Excellence Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional pada bidang CNC Turning Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud mewakili Aceh,” ujar Ranggayo.

Ranggayo bercita-cita ingin kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah untuk membuka bengkel bubut dan CNC yang paling canggih, serta bisa membuka lapangan kerja.

Kepala SMK 2 Banda Aceh, Baihaqi mengatakan, pada tahun 2021 lalu sebanyak 167 lulusan diterima di tempat kerja melalui bursa kerja khusus (BKK) SMK. Bahkan dua orang diantaranya diterima kerja sebelum mereka lulus. “Selain itu, sebanyak 12 orang lulusan kami siap berangkat ke Jepang dan satu orang dipanggil kerja di Jerman,” kata Baihaqi.

Baihaqi mengatakan, pada tahun 2022 ini pihaknya menargetkan sebanyak 170 orang lulusan dapat diterima kerja.

Ada 12 jurusan di sekolah tersebut, yaitu, konstruksi gedung sanitasi dan perawatan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Audio Video, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Jaringan Tenaga Listrik, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Komputer dan Jaringan.

Sekda Aceh Taqwallah mengapresiasi kerja keras dewan guru dalam mendidik murid SMK 2 Banda Aceh. Ia mengatakan, semua pihak harus memiliki persepsi yang sama jika lulusan SMK harus bisa mendapatkan lapangan pekerjaan, sebagai bukti suksesnya belajar.

Dalam kesempatan tersebut, Taqwallah juga menyapa secara acak dewan guru SMK dari berbagai kabupaten/kota yang ikut zikir dan doa secara virtual.

Seperti biasa, acara rutin tersebut juga diikuti secara virtual oleh ASN Pemerintah di seluruh SKPA beserta UPTD di kabupaten/kota, seluruh guru SMA di Aceh, dan seluruh pegawai BUMD seperti Bank Aceh dan PT PEMA. Sekitar 800 partisipan virtual yang ikut hari ini. Tiap partisipan diisi 5 sampai 10 peserta, bahkan lebih.