Beranda blog Halaman 1675

Pemerintah Umumkan Mulai Audit Perusahaan Kelapa Sawit

0
Ilustrasi kelapa sawit, perkebunan kelapa sawit.(Foto: SHUTTERSTOCK/litalalla)

Nukilan.id – Pemerintah mengumumkan akan segera melakukan audit terhadap perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk melihat tata kelola minyak goreng sawit dari hulu ke hilir.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhur Bisar Pandjaitan mengatakan telah menandatangani surat audit perusahaan sawit hari ini, Selasa, 7 Juni 2022.

“Audit ke perusahaan (sawit) akan dimulai. Hari ini saya tanda tangan. Nanti BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) akan melihat,” kata Luhut usai menghadiri peresmian investasi PT Nestle Indonesia di Karawang, Selasa, 7 Juni 2022, seperti dikutip Tempo.

Kebijakan tersebut menyusul langkanya pasokan dan tingginya harga minyak goreng di tanah air selama beberapa bulan terakhir. Sebelumnya pemerintah melarang ekspor minyak sawit mentah (CPO) dan beberapa produk turunannya.

Usai mencabut aturan tersebut, Presiden Joko Widodo menugaskan Luhut untuk mengurus polemik minyak goreng terutama di Jawa dan Bali. Luhut disebut akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, dan lembaga terkait.

Menurut Luhut, pasokan minyak goreng kian membaik. Namun distribusi masih perlu ditingkatkan.

Di sisi lain, pemerintah berharap terjadi kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik petani hingga ke level Rp 2.500 per kilogram. Pasalnya, pemerintah telah menerapkan program flush out untuk mengekspor 2 juta ton produk kelapa sawit yang tersedia.

Terkait audit, BPKP diharapkan mengawasi distribusi minyak goreng di dalam negeri. Mulai dari membuat kebijakan penetapan kebutuhan minyak goreng, kebutuhan CPO pabrik minyak sawit, dan penghitungan harga pokoknya, termasuk di distributor dan pengecer.

Selain itu, BPKP ditugaskan mengawasi implementasi kebijakan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri. Lembaga tersebut akan menjaga harga kelapa sawit di tingkat petani dengan mewajibkan ketersediaan kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. [Betahita]

YLBH – AKA Lapor Mantan Ketua DPRK Nagan Raya atas Dugaan Praktik Mafia Tanah

0

Nukilan.id – Direktur Yayasan Lembaga bantuan Hukum dan Advokasi rakyat Aceh (YLBH-AKA) Nagan Raya, Muhammad Dustur, S.H., M.Kn melaporkan mantan ketua DPRK Nagan Raya atas dugaan paktik mafia tanah yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Nagan Raya ke Kejati Aceh, Rabu (8/6/2022).

Praktik mafia tanah menurut Dustur telah dilakukan mantan Ketua DPRK sejak tahun 2012 yang lalu. Praktik culas ini diduga Dustur dilakukan Mantan Ketua DPRK yang telah mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat yang selama ini mempunyai sertipikat hak milik yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Nagan Raya Tahun 2009.

“Sedikitnya 25 orang masyarakat telah mengadu kepada kami bahwa tanah mereka yang luasnya lebih kurang 50 hektar telah dikuasai secara sepihak oleh mantan ketua DPRK Nagan Raya sejak Tahun 2012 sampai saat ini,” kata Dustur melalui keterangan tertulisnya kepada Nukilan.id Rabu (8/6/2022).

Dustur menuturkan, masyarakat selama ini merasa tidak memiliki tempat mengadu dalam mencari keadilan.

“Maka oleh karna itu kami YLBH – AKA akan mewakili masyarakat dalam melaporkan praktik culas ini,” terang Muhammad Dustur.

Muhammad Dustur berharap kepada pihak Kejaksaan Tinggi Aceh agar menindak lanjuti laporan pihaknya sesui dengan surat Edaran Jaksa Agung Nomor 16 tahun 2021 tentang Pemberantasan Mafia Tanah.

“Kami berharap selaku kuasa hukum pelapor dalam hal penindakan, dan penegekan hukum agar diperlakukan sama rata, sama rasa. Jangan sama rata tapi tidak sama rasa,” tutup Dustur.[]

Takziah ke Rumah Ridwan Kamil, AHY Sampaikan Belasungkawa untuk Eril

0

Nukilan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) datang ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (8/6) sore. AHY hadir sebagai sahabat, menyampaikan belasungkawa, sekaligus menyemangati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas berpulangnya ananda tercinta Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.

Bersama rombongan Dewan Pimpinan Pusat dan DPD Partai Demokrat Jawa Barat, AHY tiba di Gedung Pakuan pukul 15.50 WIB, setelah menempuh perjalanan darat dari Jakarta.

“Saya bersama keluarga besar Partai Demokrat baik di tingkat pusat maupun di provinsi Jawa Barat, sore hari ini berkesempatan untuk melakukan takziah. Kami secara khusus datang dari Jakarta untuk menyampaikan duka cita yang mendalam dari saya pribadi dan keluarga, juga mewakili seluruh kader Partai Demokrat,” tutur AHY kepada rekan-rekan media yang hadir.

AHY diterima langsung oleh Ridwan Kamil dan istri Atalia. Ia langsung memeluk Kang Emil dengan erat seraya menyampaikan rasa duka yang mendalam.

“Saya tadi menyampaikan, membisikan ke telinga Kang Emil bahwa saya tidak mungkin bisa berpura-pura merasakan apa yang Kang Emil dan Teh Lia serta keluarga rasakan, karena memang sangat mengejutkan dan sangat meninggalkan duka yang mendalam,” kata AHY.

Dalam kesempatan itu AHY juga menyampaikan doa untuk almarhum Eril dan keluarga.

“Tentu kepada Kang Emil dan Teh Lia kami semua mendoakan semoga almarhum Eril, putra pertama kesayangan keluarga besar husnul khotimah, diterima di sisi terbaik Allah SWT, diampuni segala dosa, khilaf dan salahnya selama hidup, begitu pula diterima segala amal ibadah dan kebaikannya,” doa AHY.

“Kami juga tentu mendoakan semoga Kang Emil, Teh Lia dan keluarga besar, semua yang mencintai dan menyayangi ananda Eril juga diberikan kekuatan, ketegaran, kesabaran dan kelapangan jiwa untuk menerima takdir ini,” lanjutnya.

Sebelumnya AHY juga sempat menuliskan pesan duka dan doa dalam selembar sticky note. “Kang Emil, Teh Lia dan keluarga Besar, saya dan keluarga, juga keluarga besar Partai Demokrat senantiasa mendoakan Alm. Eril husnul khotimah, mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga Kang Emil dan keluarga diberikan kekuatan, ketegaran, dan kelapangan jiwa atas takdir ini. Aamin,” tulis AHY.

Kertas tersebut ia tempelkan di Ruangan Ekspresi. Di tembok ruang ekspresi ini sudah tertempel ratusan sticky note berisi doa-doa dari para tamu yang datang bertakziah. []

Safaruddin Dukung Gubernur Minta Dubes India Hentikan Kegiatan di Aceh

0

Nukilan.id – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia mengakhiri kegiatannya di Aceh.

“Kita dukung dan apresiasi (Gubernur Aceh) dengan sikap itu. Kita juga mengutuk mereka yang menjadikan agama sebagai alat berpolitik,” kata Wakil Ketua DPRA saat di konfirmasi Nukilan.id, Safaruddin di Banda Aceh, Rabu (08/6/2022).

Sikap ini ditunjukkan sebagai bentuk kecaman terhadap dua politisi partai berkuasa India, Partai Bharatiya Janata (BJP), Naveen Kumar Jindal dan Nupur Sharma yang telah menghina Nabi Muhammad SAW.

Sebelumnya, dukungan yang sama juga disampaikan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan meminta Dubes India berserta rombongan angkat kaki dari Tanoh Rencong.

Safaruddin menegaskan, sikap yang ditujukan politisi India telah memancing amarah umat Islam di dunia, termasuk masyarakat Aceh.

Belakangan ini, sambung Safaruddin, politisi India yang beragama Hindu kerap menjadikan identitas agama lain dalam memprovokasi rakyatnya.

Karena itu, politikus Partai Gerindra ini meminta Dubes India untuk Indonesia meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia atas prilaku politisi mereka.

“Kita juga meminta dunia internasional bersikap, khususnya pimpinan negara muslim atas kasus ini. Kita tidak sudi agama dan Nabi kita dihina,” tegasnya.

Untuk itu masyarakat dan ulama Aceh secara khusus, dan umat muslim Indonesia pada umumnya untuk bersatu melawan islampobia yang terjadi di India. Imbuhnya.

Reporter: Hadiansyah

1.993 Calon Jamaah Haji Asal Aceh Bakal Diberangkatkan ke Tanah Suci, Ini Jadwalnya

0
Ilustrasi Jama'ah Haji. (Foto: Antara)

Nukilan.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Iqbal, mengatakan sebanyak 1.993 calon jamaah haji tahun 2022 asal Aceh akan berangkat ke tanah suci. Keberangkatan tersebut di bagi menjadi enam Kloter.

“Kloter pertama diberangkatkan pada tanggal 15 Juni 2022 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, menuju Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Arab Saudi. Banda Aceh, Rabu (08/06/2022).

Iqbal menjelaskan, jadwal keberangkatan dan pemulangan jamaah haji embarkasi Aceh dari Kementerian Agama RI, Aceh akan diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), dengan rincian lima kloter full jamaah Aceh dan satu kloter bergabung dengan jamaah asal Sumatera Utara.

Karena itu, kata dia, jamaah haji kloter pertama embarkasi akan masuk asrama satu hari sebelum jadwal keberangkatan dan disusul oleh jamaah kloter dua sampai lima secara berturut-turut pada tanggal 16 hingga 19 Juni 2022.

“Namun kloter enam akan di berangkatkan tanggal 21 Juni 2022, yang sebelumnya di jadwalkan sama dengan kloter dua,” ucapnya.

Iqbal juga mengatakan, calon jamaah haji Aceh yang akan berangkat pada kloter pertama berasal dari Banda Aceh 187 orang, Sabang 19 orang, Aceh Besar 70 orang, Pidie Jaya 54 orang, dan Aceh Utara 57 orang.

Kloter dua, kata dia, terdiri atas calon jamaah haji Banda Aceh 69 orang, Bireuen 117 orang, Bener Meriah 55 orang, Aceh Tengah 59 orang, Gayo Lues 30 orang, dan Aceh Tenggara 58 orang.

Disisi lain, kata dia, calon jamaah haji yang tergabung dalam kloter tiga jamaah berasal dari Aceh Besar 42 orang, Pidie 153 orang, Aceh Timur 104 orang, dan Langsa 88 orang.

Kemudian, kata dia, kloter empat embarkasi Aceh akan diisi oleh jamaah Lhokseumawe sebanyak 130 orang, Aceh Utara 208 orang, dan Aceh Tamiang 49 orang.

Iqbal menyebutkan, sebanyak 387 jamaah haji Aceh yang akan berangkat pada kloter 5 adalah CJH dari Aceh Besar 109 orang, Aceh Jaya 41 orang, Aceh Barat 70 orang, Nagan Raya 35 orang, Abdya 23 orang, Aceh Selatan 54 orang, Subulussalam 17 orang, Aceh Singkil 16 orang, dan Simeulue 22 orang.

“Sedangkan 58 CJH Aceh yang masuk dalam kloter 6 berasal dari Banda Aceh sebanyak 57 orang dan satu orang tim pemandu haji daerah,” tuturnya

Reporter: Hadiansyah

Puluhan Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Desa Lae Sipola Dapatkan Sertifikat Tanah

0

Nukilan.id – Penantian panjang Warga Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, Aceh Singkil berbuah manis. Dua Puluh tahun lebih menunggu Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah akhirnya terwujud dan rampung.

Proses penyerahan sertifikat tersebut dipimpin Kepala Kantor Pertanahan Nasional (Kakantah) Aceh Singkil, Muhamad Reza, di halaman kantor Desa Lae Sipola Rabu 8 Juni 2022.

Serah terima sertifikat tersebut juga turut dihadiri Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Aminullah dan segenap Muspika dan jajaran pemerintahan desa.

Kakantah Aceh Singkil Muhamad Reza mengatakan, Total sertifikat yang diserahkan kepada Warga Lae Sipola ini sebanyak 141 sertifikat.

141 sertifikat yang diserahkan ini adalah kegiatan tahun 2022 atas tindaklanjut dari PTSL tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 141 bidang dan sudah dirampungkan pada 2 Maret 2022 lalu.

“Sertifikat tanah ini diberikan langsung oleh pimpinan daerah, sebagai penghormatan dan penghargaan atas produk dari Kantor Pertanahan” Ujarnya.

‌Selain di Desa Lae Sipola, jug terdapat empat desa lain yang bakal menerima sertifikat tanah gratis dari pemerintah yakni Desa Serasah, Kuta Tinggi, Kain Golong dan Gosong Telaga Timur, yang totalnya mencapai 1.100 bidang sertifikat.

“Semua sertifikat itu sudah selesai 100 persen, masyarakat tidak dipungut biaya lantaran dibiayai oleh negara.Warga cukup menyiapkan berkas yuridis, alas hak dan persyaratan lain seperti dokumen pajak dan KTP,” Kata Muhamad Reza.

Sementara itu Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengungkapkan proses panjang permohonan pengajuan pensertifikatan tanah warga. Pasalnya Desa Lae Sipola masuk kedalam kawasan hutan produksi konveksi (HPK) yang tak bisa disertifikatkan.

“Pemerintah daerah lalu mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melepas dan mengeluarkan kawasan ini dan setelah keluar menjadi areal pemanfaatan lain (APL) sehingga dapat disertifikatkan,” kata Dulmusrid.

Kemudian oleh pemerintah desa menindaklanjuti permohonan kepada Kantor Pertanahan. Dan akhirnya pada hari ini Kantor Pertanahan membagikan sertifikat tanah kepada warga.

Lebih lanjut Bupati berpesan kepada warga, untuk menjaga sertifikat itu dengan baik ditempat yang aman agar tidak hilang agar tidak disalahgunakan, karena itu merupakan barang yang berharga.

“Kepada bapak Kepala BPN (Kantor Pertanahan) saya titip pesan diakhir masa jabatan saya, tanah warga yang belum tersertifikat agar diproses seperti hari ini yang bapak telah lakukan,” Pesan Dulmusrid.

Sementara itu Salah seorang warga yang mendapat SHM, Asdar Sagala mengaku, sangat senang atas hadiah yang diberikan pemerintahan Bupati Dulmusrid dan Wakil Sazali diakhir masa jabatannya.

“Terima kasih kepada Bupati Aceh Singkil, kantor pertanahan, camat dan segenap perangkat desa yang telah memperjuangkan agar tanah kami untuk disertifikatkan. Penantian panjang lebih kurang 20 tahun untuk mendapatkan sertifikat tanah kebun dan rumah,” ungkapnya.

Saking senangnya, Asdar mengatakan akan menyimpan dengan baik sertifikat tersebut dan akan dipergunakan ketika suatu saat dibutuhkan.

Warga lainnya, Mada Boru Manik mengungkapkan hal yang sama. “Rasanya senang dan bahagia karena sudah lama dinanti, baru ini kami dapat sertifikat. Ini akan disimpan baik-baik dirumah,” Tutup Mada. [MediaAdvokasi]

141 Sertifikat Tanah Diterima Warga Lae Sipola Secara Gratis

0
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, serahkan sertifikat hak milik tanah kepada warga Desa Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, Rabu (8/6/2022). (Foto: Hendra)

Nukilan.id – Sebanyak 141 sertifikat tanah dari Program Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diserahkan langsung oleh Kantor Pertanahan Aceh Singkil kepada warga Desa Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, Rabu (8/7/2022).

Penyerahan sertifikat itu langsung dipimpin Kepala Kantor Pertanahan Aceh Singkil, Muhammad Reza didampingi oleh staf, membutuhkan perjalanan selama dua setengah jam untuk menuju lokasi acara penyerahan Sertifikat Hak Milik (SHM) warga yang diakibatkan akses yang sulit.

Sesampainya di lokasi penyerahan, masyarakat yang sudah lama mendambakan sertifikat gratis dari pemerintah itu merasa sangat senang dan bahagia sekali.

Kesenangan pun makin bertambah bagi masyarakat. Pasalnya, sertifikat tersebut secara simbolis langsung diserahkan oleh Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, Anggota DPRK Aceh Singkil, Aminullah Sagala, Kepala Kantah Aceh Singkil, Muhammad Reza, Camat Singkohor, Riky Yodiska dan Kepala Desa Lae Sipola.

Kepala Kantor Pertanahan Aceh Singkil, Muhamad Reza mengatakan, acara penyerahan Sertifikat dari PTSL tersebut diserahkan kepada warga Desa Lae Sipola untuk kegiatan tahun 2022.

“Ini tindaklanjut dari kegiatan PTSL tahun-tahun sebelumnya, jadi kita setiap tahunnya dianggarkan kegiatan itu. Jadi tahun ini khusus untuk Desa Lae Sipola, sebanyak 141 dan sudah kita selesaikan, kita rampungkan seratus persen pada 2 Maret 2022 lalu,” kata Reza.

Dirinya menyampaikan, penyerahan sertifikat di Desa Lae Sipola sesuai dengan permintaan kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat karena mengagendakan penyerahan hari ini agar dapat diserahkan oleh Bupati Aceh Singkil.

“Kita menyambut baik keinginan tersebut, karena suatu kehormatan dan kebanggaan tentunya bagi kami, bagi jajaran Kementerian ATR/BPN, Kantor Pertanahan Aceh Singkil, jika produk sertifikat kami diserahkan oleh pimpinan tertinggi di Aceh Singkil ini yaitu Bapak Dulmusrid, di akhir masa jabatannya yang disampaikan tadi berakhir 21 Juli 2022,” sebut Reza.

Dirinya juga menyampaikan, sertifikat dianggarkan pada tahun 2022 itu di bulan Maret sudah diselesaikan. Selain Desa Lae Sipola, ada empat desa lainnya yang dialokasikan oleh Kementerian untuk Sertifikat Kegiatan PTSL tersebut.

“Yaitu sebanyak 1.100 bidang yang tersebar di lima desa, 141 di Desa Lae Sipola, selanjutnya untuk Desa Serasah, Kuta Tinggi, Kain Golong dan Gosong Telaga Timur dan itu semua sertifikatnya sudah selesai 100 persen dan tinggal kita serahkan saja secara gratis,” terangnya.

Terpisah, dikonfirmasi Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid mengatakan, tentu senang dan bangga atas nama pemerintah daerah memberikan upaya terbaik dari Pertanahan Aceh Singkil yang memproses percepatan hak milik sertifikat kepada masyarakat.

“Kenapa kita mengucapkan terima kasih dan mengapresasi sekaligus, karena pengajuan prosesnya panjang untuk pelepasan dari kawasan hutan produksi konveksi (HPK) yang sudah lepas itu langsung bisa disertifikatkan,” kata Dulmusrid.

Alhamdulillah, kata Dulmusrid, sertifikat yang diajukan oleh kepala desa ditanggapi oleh BPN.

“Untuk BPN kita bangga dan senang, kerja nyata Inilah yang kita harapkan, bukan hanya ngomong doang, besar kata daripada kegiatan, pihak BPN hari ini betul-betul ambil bagian itu dengan cepat, sehingga bisa menjadikan masyarakat untuk memberikan pelayanan tata ruang untuk daerah,” sebut Bupati.

Harapan kita, kata Bupati, bagi masyarakat yang sudah menerima Sertifikat, Sertifikat itu adalah barang berharga bagi kalian.

“Karena apa, dasar itu kalian bisa mempertahankan hak milik kalian, dijagalah dengan baik jangan sempat hilang, Kepada bapak Kepala BPN (Kantah) Aceh Singkil saya titip pesan diakhir masa jabatan saya, karena banyak masyarakat menyampaikan kepada saya, tanah warga yang belum tersertifikat agar diproses seperti hari ini yang bapak telah lakukan,” pesannya.

Salah seorang warga yang penerima SHM yakni Asdar Sagala mengaku sangat senang dan bahagia karena penantian agar bisa memiliki sertifikat menunggu selama dua puluh tahun.

“Dan kami sangat berterima Kasih Kepada pemimpin di desa, serta Camat, dan Bapak BPN (Kantah) Aceh Singkil, serta Bapak Bupati Aceh Singkil, dan sangat berterima Kasih kepada seluruh pengurus pembagian Sertifikat yang kami tunggu sangat lama ini,” kata Asdar.

Disinggung selanjutnya sertifikat itu untuk apa, Asdar mengatakan bahwa untuk sementara karena masih merasa senang dengan menerima sertifikat itu.

“Jadi untuk sementara kami simpan dulu, mungkin nanti suatu saat ada keperluan jadi bisa kami pergunakan semestinya,” ucapnya.

“Ketika ditanyai dalam proses sertifikat apakah berbayar, dirinya mengatakan Alhamdulillah dengan program ini. Kami tidak dipungut biaya, hanya pembelian materai, itu ada,” pungkasnya. [Acehportal]

Kantah Aceh Singkil Serahkan 141 Sertifikat Tanah PTSL di Lae SiPola

0

Nukilan.id – Kantor Pertanahan (Kantah) Aceh Singkil serahkan 141 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Desa Lae Sipola.

Sertifikat itu diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) Muhammad Reza bersama Bupati Aceh Singkil Dulmusrid Anggota DPRK, Aminullah dan segenap Muspika dan perangkat desa kepada Warga SiPola di Kantor desa setempat, Rabu 8 Juni 2022

Kakantah Aceh Singkil Muhamad Reza mengatakan, 141 sertifikat yang diserahkan ini adalah kegiatan tahun 2022 atas tindaklanjut dari PTSL tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 141 bidang dan sudah dirampungkan pada 2 Maret 2022 lalu.

Sertifikat tanah ini diberikan langsung oleh pimpinan daerah, sebagai penghormatan dan penghargaan atas produk dari Kantor Pertanahan.

Begitupun katanya, Selain di Desa Lae Sipola, jug terdapat empat desa lain yang bakal menerima sertifikat tanah gratis dari pemerintah yakni Desa Serasah, Kuta Tinggi, Kain Golong dan Gosong Telaga Timur, yang totalnya mencapai 1.100 bidang sertifikat.

“Semua sertifikat itu sudah selesai 100 persen, masyarakat tidak dipungut biaya lantaran dibiayai oleh negara.Warga cukup menyiapkan berkas yuridis, alas hak dan persyaratan lain seperti dokumen pajak dan KTP,” Kata Muhamad Reza.

Sementara itu ditempat yang sama salah seorang warga yang mendapat Sertifikat tersebut, Asdar Sagala mengaku, sangat senang atas hadiah yang diberikan pemerintahan Bupati Dulmusrid dan Wakil Sazali diakhir masa jabatannya.

Pasalnya, permohonan pengajuan sertifikat hak milik (SHM) tanah mereka yang telah dinanti-nantikan selama puluhan tahun akhirnya rampung, dan bisa tidur dengan tenang.

“Terima kasih kepada Bupati Aceh Singkil, kantor pertanahan, camat dan segenap perangkat desa yang telah memperjuangkan agar tanah kami untuk disertifikatkan. Penantian panjang lebih kurang 20 tahun untuk mendapatkan sertifikat tanah kebun dan rumah,” ungkapnya.

Saking senangnya, Asdar mengatakan akan menyimpan dengan baik sertifikat tersebut dan akan dipergunakan ketika suatu saat dibutuhkan.

Warga lainnya, Mada Boru Manik mengungkapkan hal yang sama. “Rasanya senang dan bahagia karena sudah lama dinanti, baru ini kami dapat sertifikat. Ini akan disimpan baik-baik dirumah,” kata Mada.

Sementara itu Bupati Aceh Singkil Dulmusrid mengungkapkan proses panjang permohonan pengajuan pensertifikatan tanah warga. Pasalnya Desa Lae Sipola masuk kedalam kawasan hutan produksi konveksi (HPK) yang tak bisa disertifikatkan.

“Pemerintah daerah lalu mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melepas dan mengeluarkan kawasan ini dan setelah keluar menjadi areal pemanfaatan lain (APL) sehingga dapat disertifikatkan,” kata Dulmusrid.

Kemudian oleh pemerintah desa menindaklanjuti melakui permohonan kepada Kantor Pertanahan. Dan akhirnya pada hari ini Kantor Pertanahan membagikan sertifikat tanah kepada warga.

Lebih lanjut Bupati berpesan kepada warga, untuk menjaga sertifikat itu dengan baik ditempat yang aman agar tidak hilang agar tidak disalahgunakan, karena itu merupakan barang yang berharga.

“Kepada bapak Kepala BPN (Kantor Pertanahan) saya titip pesan diakhir masa jabatan saya, tanah warga yang belum tersertifikat agar diproses seperti hari ini yang bapak telah lakukan,” Tutupnya. [Chapnews]

Tokoh Pendidikan Sumut Apresiasi Kejari Medan Ungkap Korupsi Dana BOS SMA 8

0
Tokoh pendidikan asal Sumatera Utara (Sumut) Drs. Syaiful Syafri MM mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Tokoh pendidikan asal Sumatera Utara (Sumut) Drs. Syaiful Syafri MM, mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan di bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus).

Apresiasi itu diberikan karena Pidsus Kejari Medan, dibawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan (Kajari) Medan Teuku Rahmatsyah SH MH berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun di SMAN 8 Medan yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1.458.883.700.

“Kita mengapresiasi kinerja bidang Pidsus Kejari Medan karena berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi dan BOS di SMAN 8 Medan, apalagi yang dirugikan ini masyarakat khususnya para siswa-siswi dan guru di sekolah tersebut,” kata Syaiful Syafri kepada media, Rabu (8/6/2022).

Hendra Budian Kecam Politisi India Hina Nabi Muhammad SAW

0
Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, SH. (Foto: Nukilan)

Nukilan.id – Wakil Ketua DPR Aceh, Hendra Budian mengecam tindakan kedua politisi India yang telah menghina Nabi Muhammad Saw. Tindakan tersebut dinilai sebagai ancaman yang berpotensi merusak perdamaian dunia.

“Tindakan tersebut merupakan ujaran kebencian terhadap umat Islam, tentu akan membahayakan terhadap kondisi kerukunan antar umat beragama di dunia,” ujar Hendra Budian kepada reporter Dialeksis.com, Banda Aceh, Rabu (8/6/2022).

Sementara itu, menurut Hendra, pernyataan kontroversial tersebut telah membangkitkan amarah umat Islam di dunia. Seperti diketahui, 15 Negara Islam telah menyampaikan kemarahan dan kecamannya atas pernyataan para politisi Partai Bharatia Janata (PBJ) tersebut, tak terkecuali Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat islam.

Hendra menjelaskan, Aceh secara historis dan kultural telah menjalin hubungan dengan India. Hubungan yang terjalin dalam waktu lama tersebut telah meninggalkan banyak kesamaan budaya seperti upacara adat, ornamen pada batu nisan.

“Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga,” ujar Hendra.

Atas pernyataan tersebut, Wakil Ketua DPR Aceh meminta agar Pemerintah India mengambil sikap dan menindak sesuai aturan yang berlaku disana.

Hendra juga mendukung keputusan Gubernur Aceh dengan telah berkordinasi dengan Dinas Teknis dan staf khusus untuk mengakhiri kegiatan Dubes India Kota di Banda Aceh.(Akhyar)