Beranda blog Halaman 1510

Museum Tsunami Pamer Rekam Jejak Bencana Aceh

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui UPTD Museum Tsunami menggelar pameran temporer bertajuk “Jendela Masa Lalu” untuk mengenang tsunami yang pernah terjadi di Tanah Rencong.

Pameran itu dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal di Museum Tsunami pada Selasa, 1 November 2022.

Almuniza menyampaikan, pameran temporer ini bertujuan sebagai penyadaran bagi masyarakat, bahwa Aceh adalah daerah rawan bencana. Pameran ini juga merepresentatifkan dari gua yang ada di wilayah Aceh Besar yaitu Gua Euk Leuntie.

Dari hasil penelitian, kata Almuniza, Aceh merupakan salah satu daerah yang memasuki Sunda Megathrust yang rawan akan bencana alam. Berdasarkan informasi tersebut, selama ini ada 11 kali bencana tsunami menerjang Aceh.

“Saya mengajak seluruh masyarakat apabila ingin mengetahui tentang 11 kali tsunami Aceh, maka datanglah ke pameran temporer ini. Insyaallah teman-teman akan mendapatkan informasi yang utuh dan lengkap. Dan bisa langsung melihat lapisan-lapisan 11 kejadian tsunami di museum ini,” kata Almuniza.

Menurutnya dari penelitian, Gua Euk Leuntie menjadi salah satu yang memiliki jejak bagaimana tsunami pernah melanda Aceh di masa lalu. Pihaknya saat ini tengah berupaya agar gua tersebut bisa dijadikan sebagai lokasi wisata dan tempat riset untuk ilmu pengetahuan.

“Disbudpar pasti sudah memikirkan untuk menjadikan Gua Euk Leuntie sebagai destinasi wisata dan akan menjadi sebagai tempat riset untuk diuji kelayakan lebih dalam. Namun bagi masyarakat yang ingin berkunjung tentu silakan, tetapi memiliki izin tertentu agar bisa datang ke sana,” ujarnya.

Jika hasil kajian yang mendalam dijadikan destinasi wisata, kata dia, tentu ini akan menjadi peluang untuk bisa mendatangkan wisatawan ke sana dan juga peneliti-peniliti dari luar negeri.

“Kita harus lebih mendalami karena apa yang di tinggalkan masa lalu bisa menjadi bukti di masa yang mendatang,” ucapnya.

Sebagai informasi, gua tsunami purba atau Gua Euk Leuntie yang terletak di Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar ini menjadi bukti bahwa tsunami hebat pernah melanda Aceh, jauh sebelum tahun 2004 lalu.

Gua ini disebut gua tsunami karena adanya gelombang tsunami yang menghantam pesisir wilayah Barat Aceh sejak kurun waktu 7.400 Tahun silam. Hal itu diketahui bahwa terdapat endapan-endapan tanah yang berasal dari gelombang tsunami dan kotoran kelelawar yang hidup di gua tersebut.

Pembukaan pameran kontemporer tsunami Aceh itu juga dihadiri oleh perwakilan dari kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Camat Baiturrahman, TDMRC USK, Museum Aceh, dan Pelestarian Cagar Budaya (PCB). []

Kasus Robohnya Bangunan MIN 2 Banda Aceh Diselesaikan Dengan Restoratif Justice

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menerapkan Restorative Justice (RJ) atau keadilan restoratif dalam menyelesaikan kasus dugaan tindak pidana karena salahnya (kealpaannya) menyebabkan orang luka berat sebagaimana dimaksud dalam pasal 360 Ayat 1 KUHPidana yang terjadi di MIN 2 Kota Banda Aceh, Kamis (11/8/2022) silam.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama, SIK menjelaskan, pihak kepolisian menjadi mediator antara pihak sekolah dengan orang tua para murid yang menjadi korban.

Usai proses itu, kata Kasatreskrim, kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara keadilan restoratif.

“Perkara kasus dugaan tindak pidana karena salahnya (Kealpaannya) menyebabkan orang luka berat sebagaimana dimaksud dalam pasal 360 Ayat 1 KUHPidana yang terjadi di MIN 2 Kota Banda Aceh, kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara RJ,” kata Kompol Fadillah selesai memimpin jalannya mediasi, Selasa (1/11/2022).

Kompol Fadillah menjelaskan bahwa penerapan Restorative Justice (RJ) atau keadilan restoratif dalam menyelesaikan perkara merupakan Implementasi dari Program Polri Presisi .

” Restorative justice menjadi program yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Penanganan kasus dengan restorative justice, merupakan langkah untuk mengikuti dinamika perkembangan dunia hukum yang mulai bergeser dari positivisme ke progresif. Hal itu, untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat”, sebutnya.

Dalam proses mediasi itu, Kasubbag TU Kemenag Banda Aceh Aida Rina Elisiva menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang telah menjadi memfasilitasi kedua belah pihak untuk menyelesaikan perkara ini.

“Kami mewakili pimpinan Kemenang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Polresta Banda Aceh yang telah menangani dengan baik serta menyelesaikan perkara yang saya laporkan melalui RJ, ujarnya.

Bahwa pihak Kanwil Kemenag Kota Banda Aceh bekerjasama dengan pihak Sekolah MIN 2 Banda Aceh akan membentuk tim pengawas berkelanjutan (konseling) untuk melakukan pemantauan terhadap murid-murid yang menjadi korban rubuhnya tombak layar pada pembangunan ruang kelas lantai II MIN 2 Kota Banda Aceh, kata Aida.

Dalam kegiatan Restorative Justice (RJ) atau keadilan restorative tersebut, turut hadir Kanit Tipikor Ipda Bagus Pribadi, SH, Kasi Penmad Kanwil Kemenag Banda Aceh Syarifah Zaitunsari, Kepala MIN 2 Nurasiah, Komite MIN 2 M. Dil Mukammil, Pelaksana Pekerjaan Ismail Saleh dan para wali murid yang menjadi korban disaat kejadian.

Diakhir kegiatan RJ tersebut, masing – masing turut membubuhkan tanda tangan serta saling berjabat tangan sebagai selesainya perkara yang ditangani Satreskrim Polresta Banda Aceh sejak Agustus 2022 lalu. []

Pj Gubernur Aceh Presentasi Uji Publik Keterbukaan Informasi ke KIP

0

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Achmad Marzuki mempresentasikan uji publik Keterbukaan informasi di Aceh dalam acara Uji Publik Keterbukaan Informasi Badan Publik 2022, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) RI di Jakarta, Selasa, 1 November 2022.

Achmad Marzuki menyebutkan, keterbukaan informasi di Provinsi Aceh telah dibentuk dalam sebuah sistem yang dapat diperbaharui setiap saat. Pengelolaan sistem tersebut berada di bawah kendali Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh.

“Misalkan untuk memperoleh data angka kasus Covid-19 di Aceh, teman-teman media dan masyarakat tinggal membuka website tersebut. Dengan begitu, informasi yang telah terdapat di dalamnya dapat dilihat dan diakses secara langsung,” kata Pj Gubernur Aceh didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh., Marwan Nusuf B.HSc, MA.

Pemerintah Aceh juga terus melakukan pembenahan dengan menyediakan sub domain untuk 6.497 desa yang ada di Aceh. Sub domain tersebut untuk mempermudah masyarakat dalam mengetahui informasi publik yang disampaikan perangkat desa setempat.

“Makanya kita tekankan Bupati/Walikota setempat agar sistem informasi gampong yang telah disediakan untuk diisi,” kata Achmad Marzuki.

Hal itu didukung pula dengan kerjasama antara Diskominsa Aceh dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong atau PMG, untuk mendorong pendamping desa agar mengisi sistem yang telah ada.

Achmad Marzuki menambahkan, dukungan juga diberikan Pemerintah Aceh kepada Komisi Informasi Aceh (KIP) Aceh untuk melakukan persidangan sengketa yang terjadi di Aula kantor Diskominsa Aceh.

“Kita terus akan mengembangkan diri, mulai dari tahun depan untuk menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Harapan-harapannya mana yang baik daerah lain kita belajar, kita terus perbaiki, kita sempurnakan, makin lama semakin baik, kita akan berusaha seperti itu,” ujarnya. []

Kejari Sabang dan Pemko Pasang Alat Perekam Transaksi Pajak Hotel dan Restoran

0
Kejari Sabang dampingi Pemerintah Kota Sabang pasang alat perekam transaksi di Hotel dan Restoran. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Kejaksaan Negeri Sabang serius membantu Pemerintah Kota (Pemko) sabang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak Hotel dan Restoran, yang beroperasi di seluruh wilayah Sabang.

Tujuan pemasangan alat perekam transaksi tersebut yang utama adalah agar pelaku bisnis wajib pajak lebih mudah penyetoran kewajiban ke kas negara dan juga untuk terhindar setoran secara kontan yang bisa saja menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parapat, SH., MH, mengatakan kejaksaan merasa berkewajiban membantu pemerintah daerah, untuk meningkatkan pendapatan bagi kas daerah.

“Alat yang dipasangkan ini berfungsi sebagai perekam transaksi pembayaran pelanggan pada setiap Hotel dan Restoran yang ada di Sabang, semoga akan lebih menimbulkan kesadaran terhadap pajak,” kata Choirun kepada awak media, Selasa (1/11/2022).

Ia menyampaikan, Kejaksaan Negeri Sabang mendampingi Pemko, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) selaku penerima pajak negara yang menjadi PAD Kota Sabang.

“Dengan pemasangan alat perekam transaksi tersebut maka, Pemko Sabang juga lebih lancar dalam penerimaan pajak dan pelaku usaha Perhotelan dan Restorannya juga tidak perlu repot-repot menyetor langsung wajib pajaknya,” terang Choirun.

Sementara itu Kepala BPKD Kota Sabang Jufriadi, SE, M.Si mengucapkan terima kasih kepada Kejari Sabang, yang begitu perduli terhadap pemasukan bagi kas daerah Pemerintah Kota Sabang.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Kejari Sabang, yang begitu perduli terhadap pemasukan bagi kas daerah, dimana pendampingan yang diberikan itu telah memudahkan pewajib pajak membayar hak bagi pemerintah,” tutup Jufriadi, SE.M.Si.

Kajari Sabang Choirun Parapat, SH., MH melalui Kasi Datun Kejari Sabang Yovi Iskandar, SH mengajak pelaku bisnis yang bergerak dalam usaha Perhotelan dan Restoran, agar tetap membayar pajak tepat waktu, sebagai dukungan pembangunan bagi bangsa dan negara.

“Harapan kami semoga pelaku usaha bisnis Perhotelan dan Restoran agar, dapat membayar pajak tepat waktu sesuai kewajibannya. Hal itu sebagai wujud dukungan dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” sebut Yovi Iskandar, SH.

Hadir pada pelaksanaan pemasangan alat perekam transaksi tersebut antara lain Kajari Sabang Choirun Parapat, SH, MH, Kasi Intelejen Jen Tanamal, SH, Kasi Datun Yovi Iskandar, SH, Kasi Pidsus Fri Wisdom Sumbayak, SH, Kadis BPKD Jufriadi, SE, M.Si , personel Kejaksaan Negeri Sabang dan petugas Satpol-PP. []

PP Nomor 19 Tahun 2022 Perjelas Perbedaan Dekonsentrasi Atributif dan Delegatif

0
Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Safrizal ZA. (Foto: Dok. Ist)

Nukilan.id – Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dalam rangka Sosialisasi Pelaksanaan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Acara itu digelar secara hybrid dari Hotel Discovery Jakarta, Senin (31/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA menjelaskan, PP Nomor 19 Tahun 2022 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan membagi dekonsentrasi menjadi 2, yaitu dekonsentrasi kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat (GWPP) dan delegatif.

Dekonsentrasi GWPP merupakan amanat langsung Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang bersifat mandatory. Hal ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari tugas wewenang GWPP, yang saat ini telah diidentifikasi 46 tugas dan wewenang GWPP yang dilimpahkan oleh Presiden.

Sementara itu, dekonsentrasi delegatif merupakan pelimpahan kementerian/lembaga (K/L) yang diberikan sesuai urusan pemerintahan. Melalui langkah ini, masing-masing K/L bertindak selaku pembina dan pengawas teknis melalui instrumen Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) yang telah ditetapkan.

Terbitnya PP Nomor 19 Tahun 2022 diharapkan mampu menjadi pedoman dalam memetakan dekonsentrasi dan tugas pembantuan K/L sesuai dengan pembagian urusan. Dengan demikian, tidak ada lagi tumpang tindih terhadap urusan desentralisasi.

Terbitnya PP ini, kata Safrizal, juga menghilangkan konsepsi fisik dan nonfisik dalam penyelenggaraan dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Safrizal berharap, dengan terbitnya PP Nomor 19 Tahun 2022, Kemendagri dapat menjadi pelopor penertiban penyelenggaraan dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang diselenggarakan seluruh K/L.

Sebagai informasi, Rakornas dibuka oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang terdiri dari Direktur Asisten Deputi Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Kementerian Sekretariat Negara, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Direktur Pembangunan Daerah, KementerianPPN/Bappenas RI, Asisten Deputi Koordinasi Materi Hukum Deputi Bidang koordinasi Hukum dan HAM Kemenkopolhukam, dan Direktur Sistem Penganggaran Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan.

Adapun kegiatan ditutup dengan diskusi terkait dengan PP Nomor 19 Tahun 2022 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Rapat ini turut dihadiri Sekjen dari K/L, Kepala Biro Perencanaan K/L, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, dan Kepala Bappeda Provinsi. Hadir pula Kepala Bappeda Kabupaten/Kota secara daring. []

ForBINA Minta Pj Gubernur dan Bupati Evaluasi Kembali Investasi PT. LMR di Aceh Tengah

0
Direktur Forum Bangun Investasi Aceh (ForBINA), Muhammad Nur, (Foto: Ist)

Nukilan.id – Forum Bangun Investasi Aceh (ForBINA) meminta Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar untuk mengajukan kembali investasi PT. Linge Mineral Resource (LMR) di sektor pertambangan.

Hal itu disampaikan Direktur ForBINA, Muhammad Nur dalam keterangannya kepada Nukilan.id di Banda Aceh, Selasa (1/11/2022).

Ia menilai kehadiran PT. LMR di Aceh Tengah ini dapat menghancurkan investasi kopi, apalagi saat ini wilayah tersebut merupakan salah satu wilayah produksi kopi terbesar di Aceh.

“Jika investasi tambang diadu dengan investasi kopi, maka nilai investasi kopi akan hancur dan rusak sebagai wilayah produksi kopi terbesar di Aceh,” kata M. Nur.

Lebih lanjut, kata dia, ForBINA juga meminta kepada Pj Gubernur Aceh dan Bupati Aceh Tengah untuk tidak membanggakan sektor pertambangan seperti ini, karena menilai investasi sektor ini lebih banyak dampak negatif daripada positifnya.

“Apalagi sampai saat ini belum ada kajian terhadap dampak negatif dan dampak positif yang dilakukan. Padahal masyarakat perlu tahu yang mana dampak buruk dan yang mana dampak positifnya,” ujar M. Nur.

“Kemudian kita sebagai masyarakat juga belum tahu bagaimana desain tambang dan proposal teknisnya, apakah dengan metode tambang bawah atau tambang terbuka. kita juga belum tahu seberapa besar potensinya, bagaimana tata kelolanya, bagaimana manfaat kepada warga negara, dan itu semua sampai hari ini belum termasuk didalamnya, informasinya masih kabur dan tidak utuh,” terang M. Nur.

Menurutnya, dampak negatif itu lebih banyak jika dilakukan dengan metode tambang terbuka, karena proses tambang terbuka itu dilakukan dengan cara mengeruk tanah, bukan sistem pengeboran. Namun, yang jelas tidak ada yang mengatakan bahwa kegiatan tambang emas itu ramah lingkungan, karena yang namanya tambang, tetap akan merusak tatanan struktur tanah dan lahan.

“Untuk itu, saya berharap Pj Gubernur harus menerima informasi secara utuh, baik informasi terkait dampak negatif maupun positifnya. Kemudian narasi-narasi harus dihilangkan kalau memang serius ingin berinvestasi,” ungkap M. Nur.

Ia juga berharap kepada investor dalam hal ini PT. LMR untuk dapat menjelaskan kepada publik apa saja yang akan dilakukan di wilayah tersebut dan dampak apa saja yang akan terjadi dengan kehadiran tambang emas ini.

“Ini harus ada penjelasannya, dampak yang ditimbulkan baik negatif maupun positif, karena selama ini hanya dampak positifnya saja, seolah-olah dampak negatifnya tidak ada,” ujar Mantan Direktur Walhi Aceh itu.

Terakhir, M. Nur menyarankan kepada investor jika ingin datang berinvestasi di Aceh, maka datanglah dengan kejujuran, jangan lupa dengan cerita. Memang investor dan pemerintah itu adalah mitra strategis, tetapi yang harus dipahami oleh kedua pihak bahwa rakyat itu sebagai korban.

“Makanya penting bagi masyarakat yang diberitahukan dari awal, jika lebih banyak negatif yang disampaikan negatif, jika lebih banyak positif yang disampaikan positif. Apalagi sekarang sudah era informasi, jadi semuanya harus informasikan dan hargai,” pungkasnya. [Reji]

Dorong Investasi, BI Bersama DPMPTSP Aceh Gelar AGASID Tahun 2022

0
Foto: Ist

Nukilan.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh bersama dengan DPMPTSP Aceh melaksanakan kegiatan Opening Ceremony Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (AGASID) yang kedua sebagai upaya promosi investasi dan perdagangan proyek daerah yang clean and clear, serta sebagai upaya meningkatkan investasi di Aceh.

Rangkaian kegiatan AGASID 2022 dilaksanakan pada tanggal 30-31 Oktober 2022 di Hermes Hotel, Banda Aceh. Acara tersebut terdiri dari beberapa kegiatan utama seperti business matching, industrial trip, Aceh Plant Design Competition, panel discussion, serta debottlenecking investment issues.

Acara tersebut dihadiri oleh Deputi Perencanaan BKPM Dr. Indra Darmawan mewakili Kementerian Investasi, Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Brahmanto Isdijoso mewakili Kemenkeu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Ir. Mawardi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani, Bappenas, Bupati dan Wali Kota di Aceh, konsulat jenderal negara sahabat, Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), dan para pengusaha lainnya.

Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (AGASID) dirancang untuk memberikan kesempatan kepada seluruh pihak, baik dalam maupun luar negeri, untuk berpartisipasi dalam pembahasan investasi yang berkelanjutan dan berwawasan pelestarian lingkungan, serta berdampak sosial dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) atau ESG (Environmental, Social, and Governance). Tema yang diusung pada AGASID tahun ini adalah “Advancement of Aceh Investment through Sustainable Downstream Ecosystem”.

Opening ceremony diawali dengan sambutan Plh. Kepala DPMPTSP Aceh Marzuki yang menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kolaborasi penyelenggaraan AGASID 2022 dalam upaya peningkatan investasi di Aceh.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Achris Sarwani menjelaskan bahwa investasi adalah komponen penggerak ekonomi yang sangat penting. Dengan melimpahnya sumber daya di Aceh, maka sudah sepatutnya potensi yang ada dapat direalisasikan sebagai suatu proyek ekonomi yang bisa menggerakkan perekonomian rakyat.

Hilirisasi menjadi kata kunci yang perlu dilakukan untuk menguatkan sektor-sektor produktif. Dengan hilirisasi diharapkan tercipta nilai tambah yang optimal bagi pelaku usaha, yang selanjutnya akan menciptakan ekosistem dunia usaha yang semakin menggairahkan. Penguatan ekosistem perekonomian dari sektor hulu sampai dengan sektor hilir adalah kunci untuk menarik investasi masuk di Aceh.

Kemudian acara dibuka oleh Pj. Gubernur Aceh yang diwakil olehi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Ir. Mawardi.

Sebagai strategic partner bagi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi, Bank Indonesia sebagai pemangku kebijakan moneter memiliki fungsi Regional Investor Relation Unit (RIRU) yang bertugas untuk bersinergi dengan Pemda mendorong dan mempromosikan investasi di Aceh, serta meminimalkan informasi asimetris dalam rangka meningkatkan persepsi positif iklim investasi.

Hal ini dilakukan melalui koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, salah satunya dengan program linkage Regional Investor Relation Unit (RIRU) – Investor Relation Unit (IRU) – Global Investor Relation Unit (GIRU), yang merupakan upaya integrasi hubungan investor di tingkat regional, nasional, dan internasional.

“Semangat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan Bank Indonesia menjadi satu landasan kuat yang akan terus dijalin ke depannya untuk mengembangkan dan menguatkan perekonomian Aceh melalui peningkatan investasi.” kata Achris.

Dalam kegiatan business matching yang dilakukan sebagai bagian dari penyelenggaraan AGASID 2022, terdapat 4 sektor yang menjadi fokus, yaitu sektor agro industri, sektor pariwisata dan kesehatan, sektor energi dan mineral, serta sektor kawasan ekonomi.

Dalam penyelenggaraan business matching tersebut, telah terjadi kesepakatan rencana investasi sebesar Rp 168 Miliar, yang terdiri dari beberapa rencana proyek investasi seperti pembangunan pabrik gula, minyak goreng, palm kernel charcoal, waste treatment facility, serta sektor energi. Business matching AGASID 2022 merupakan kolaborasi antara DPMPTSP Aceh, Bank Indonesia, serta JAPNAS selaku asosiasi pengusaha.

Selanjutnya, penyelenggaraan Aceh Plant Design Competition 2022 merupakan upaya Bank Indonesia bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menyiapkan proyek daerah yang clean and clear yang dapat ditawarkan kepada potential investor. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan promosi proyek investasi yang ada di Aceh melalui penyediaan rencana rancangan pabrik yang dapat diimplementasikan di 2 kawasan industri, yaitu KEK Arun dan KIA Ladong. Kompetisi ini berfokus pada rancang pabrik melalui pemanfaatan sustainable and green resources di Aceh.

Akun Resmi Manchester United Unggah Foto Putra Raffi Ahmad

0
Cipung di Akun Instagram Manchester United Sumber : Tangkapan Layar

Nukilan.id – Media sosial saat ini tengah dihebohkan oleh unggahan dari akun Instagram resmi milik salah satu klub sepak bola ternama dunia yakni Manchester United (MU). Akun Instagram Manchester United tiba-tiba saja mengunggah foto yang menghebohkan masyarakat Indonesia.

Akun Instagram dengan lebih dari 60 juta followers itu mengunggah foto lucu yang menampilkan putra dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Rayyanza Malik Ahmad atau yang lebih dikenal dengan nama Cipung.

Akun Instagram MU itu menampilkan dua slide unggahan, slide pertama memperlihatkan kebersamaan Cipung dengan sang ibunda, Nagita Slavina. Dalam foto itu, Cipung terlihat sangat lucu mengenakan jersey MU berwarna merah. Nagita juga tampak tersenyum.

Kemudian slide kedua, menampilkan video saat Cipung yang masih mengenakan jersey MU, tengah bermain air. Ia tampak lucu dan menggemaskan saat mengarahkan semprotan air ke arah wajahnya.

Melalui caption yang ditulis dalam unggahan itu, pihak MU memuji ketampanan dan kelucuan Cipung, terlebih lagi saat mengenakan jersey MU. Mereka mengaku terpesona dengan ketampanan adik dari Rafathar tersebut.

“Makin terpesona sama ketampanan Cipung karena pakai jersey MU. Lucu banget @raffinagita1717#MUFCIndonesia#Cipung,” bunyi caption dalam unggahan itu dikutip VIVA, Selasa, 1 November 2022. [Viva]

BMKG Ingatkan Wilayah Aceh Berpotensi Hujan Lebat

0
Ilustrasi Hujan Lebat

Nukilan.id – Sejumlah wilayah Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang termasuk beberapa kota besar, menurut peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dikutip dari situs BMKG di Jakarta, Selasa, terdapat potensi hujan lebat di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, D.I. Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Hujan juga dapat turun di wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sementara, hujan dengan intensitas lebih ringan diprakirakan turun di daerah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Maluku Utara.

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat yang dapat disertai petir di Kota Jambi, Gorontalo, Tarakan, Samarinda, Kupang, Palembang dan Medan.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, hujan intensitas ringan dapat terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada siang hari ini.

BMKG juga memperingatkan sejumlah wilayah masuk dalam kategori waspada dampak hujan lebat seperti banjir dan longsor.

Untuk hari ini, kategori waspada berlaku di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Papua. [Antara]

Prabowo Yakin Pemilihnya Loyal Walau Lawan Anies Baswedan

0
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Sumber : Twitter @cakimiNOW

Nukilan.id – Akan majunya Anies Baswedan di Pilpres 2024, disebut mendapatkan suara dari pemilih yang sebelumnya juga memilih Prabowo Subianto. Anies diusung Nasdem sebagai bakal capres dan akan membangun koalisi dengan Demokrat dan PKS. Sementara Prabowo Subianto, saat ini bersama-sama PKB dan Gerindra.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad tak khawatir jika pemilih Prabowo dengan bakal calon Anies Baswedan, agak mirip. Menurut dia, pemilih Prabowo dipastikan akan tetap konsisten mendukung capres dari Gerindra itu.

“Kami meyakini bahwa pemilih Pak Prabowo yang memang sudah memilih dan sudah teruji, tentunya tetap akan memilih. Bahwa kemudian nanti kami akan mengupayakan juga pemilih-pemilih yang lain, itu pasti tetap kami upayakan,” kata Dasco di Gedung DPR pada Selasa, 1 November 2022.

Wakil Ketua DPR RI itu lebih lanjut menjelaskan, suara untuk Prabowo nantinya bisa juga dari cawapres. Soal sosok bakal cawapres itu, tentu akan disimulasikan apakah bisa menarik tambahan suara atau tidak. Maka, penentuannya akan diputuskan bersama-sama antara Prabowo dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) selaku Ketua Umum PKB.

“Tentunya ini akan diputuskan bersama oleh Pak Prabowo dan Pak Muhaimin selaku Ketua Umum PKB yang sudah melakukan kerja sama dalam menghadapi pileg dan pilpres,” jelas Dasco.

Saat ini, Partai Gerindra sudah menyatakan diri akan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2024. Hal itu tercatat dalam Memoratorium of Understanding (MoU) yang ditandatangani Prabowo dan Muhaimin Iskandar seusai Rapimnas Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, 13 Agustus 2022. [Viva]