Beranda blog Halaman 1389

Lewat Pagelaran Seni, BNN Kota Sabang Gelar Kampanye Bahaya Penggunaan Narkoba

0
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang menggelar kegiatan pagelaran seni guna untuk melakukan kampanye anti narkoba sebagai rangkaian momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2023.

Nukilan.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang menggelar kegiatan pagelaran seni guna untuk melakukan kampanye anti narkoba sebagai rangkaian momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2023.

Menurut, Kepala BNN Kota Sabang Hasnanda Putra, mengatakan, bahwa Kota Sabang merupakan sebuah daerah kota wisata yang selalu menjadi incaran para wisatawan lokal maupun mancanegara untuk dikunjungi. Oleh karena itu, sangat perlu memastikan seluruh elemen masyarakat bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Memang kampanye atau pagelaran seni yang kita laksanakan hari ini sebagai momentum peringatan pasca HANI 2023, adapun rangkaian kegiatan lainnya sudah dilaksanakan baik sebelum maupun hari puncak HANI yang jatuh tanggal 26 Juni 2023,” kata dia.

Hasnanda menjelaskan pagelaran digelar Seni di Taman Wisata Putro Ijoe. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh PJ. Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi juga turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda Kota Sabang beserta Keuchik dan Agen Pemulihan (AP) Gampong Cot Ba’u dan Gampong Ie Meulee dan sejumlah masyarakat yang ada di Kota Sabang.

“Karena Sabang memang menjadi kota wisata yang selalu dikunjungi wisatawan, kita perlu memastikan keselamatan dan kenyamanan yang ada di kota sabang, salah satu upaya yang bisa kita lakukan yakni deteksi dini terhadap semua instansi guna menciptakan Sabang Bersinar,” ujarnya.

Baca Juga: Pj Bupati Minta BNNP Aceh Bentuk BNNK Aceh Utara

Hal senada disampaikan oleh, Pj. Walikota Sabang Reza Fahlevi dalam sambutan pembuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada BNN Kota Sabang dan seluruh instansi yang bersinergi guna melakukan aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Mengingat narkoba merupakan permasalahan yang serius saat ini, saya berharap seluruh instansi dapat bersinergi dengan BNN Kota Sabang dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di Kota Sabang. Bapak ibu dapat melakukan berbagai macam aksi P4GN guna menciptakan masa depan generasi yang bersih dari penyalahgunaan narkoba di Kota Sabang,” ungkapnya.

Disela kegiatan juga dilakukan Launching Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Gampong Cot Ba’u dan Gampong Ie Meulee yang menjadi pilot project Gampong Bersinar BNN Sabang Tahun 2023.

Launching dilakukan secara simbolis dengan pemasangan rompi kepada perwakilan Ketua Agen Pemulihan (AP) Gampong Ie Meulee Nurul Ismi dan Ketua Agen Pemulihan (AP) Gampong Cot Ba’u Hendra Noviar didampingi Kepala BNN Kota Sabang dan disaksikan oleh unsur Forkopimda.

Dalam menyambut peringatan HANI 2023, BNN Kota Sabang telah menyelenggarakan 3 perlombaan diantaranya Lomba Memasak Kuah Pliek Ue, Lomba Tiktok Challenge BNN Sabang dan Lomba Pidato Da’i Cilik BNN Sabang.

Adapun rangkaian kegiatan lainnya dalam pagelaran seni tahun 2023 yakni Tarian Ranup Lampuan dan Tari Kreasi Lawang oleh Sanggar Seni Nol Kilometer, Penampilan Musik Garapan oleh Komunitas Musik dan Seni Sabang, Penampilan Juara I Pidato Da’i Cilik Airin Arda Sabilillah dari SD Negeri 11 Aneuk Laot, Pembacaan Puisi dan Pantun Narkoba oleh Remaja Teman Sebaya BNN Sabang Tahun 2023 dan beberapa penampilan hiburan lainnya. []

Baca Juga: BNNP Aceh Himbau Pimpinan Daerah Lakukan Deteksi Dini Terhadap ASN Guna Berantas Peredaran Narkotika

Kunker ke KIP Sabang, Mirza Bahas Kesiapan Pemilu 2024

0

Nukilan.id – Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Ahmad Mirza Safwandy didampingi Kabag Hukum, SDM dan Tekparhubmas Fahmi, Kasubbag Hukum dan SDM Rizki Afrial, melakukan kunjungan kerja ke Kantor KIP Kota Sabang, Kamis (10/8/2023).

Kunjungan kerja ini dalam rangka melaksanakan monitoring kesiapan KIP Kota Sabang dalam menyelenggarakan tahapan-tahapan Pemilu tahun 2024 di kota tersebut.

Sementara itu, Ketua KIP Kota Sabang Akmal Said hadir bersama anggota-anggota KIP Sabang di antaranya, Muhammad Yani, Anisah, Azman fsn Mualim Hasibuan.

“Selaku Korwil Sabang, saya ingin melihat secara langsung kesiapan rekan-rekan KIP Kota Sabang dalam menyelenggarakan tahapan Pemilu 2024,” kata Mirza.

Menurut Mirza, soliditas dan kesiapan tim kerja merupakan kunci kesuksesan dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

“Soliditas kita adalah kunci kesuksesan pemilu. Alhamdulillah dapat kita lihat bahwa tahapan yang sudah dan sedang berjalan terlaksana dengan baik sesuai dengan yang dijadwalkan. Harapan kami kinerja baik ini terus dapat ditingkatkan,” pesan Mirza.

“Selain tahapan-tahapan yang berlangsung sesuai dengan jadwal, kita juga berharap partisipasi masyarakat juga tinggi.” kata dia.

Selain itu, bersama Ketua dan anggota KIP Sabang, Mirza juga mengunjungi PPK Sukajaya, yang diterima oleh Ketua PPK Sukajaya, Zulfikar, S.Pd, anggota-anggota, Muzammil, Jaya, Diyan dan Sekretaris, Iwan Rahmad.

Kunjungan ke PPK tersebut untuk melihat layanan pendaftaran pindah memilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

“Layanan pindah memilih baik yang berada di KIP Kabupaten/Kota, PPK dan PPS penting untuk kita sosialisasikan.”ujar Mirza.

Layanan DPTb, kata Mirza menjelaskan, daftar pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS, namun karena keadaan tertentu pemilih tersebut tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS di mana yang bersangkutan terdaftar dan akan memberikan suara di TPS lain.

Sementara Ketua KIP Sabang, Akmal Said menyampaikan berbagai tahapan-tahapan yang sudah dan sedang dilaksanakan. Hingga saat ini sebutnya, telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“InsyaAllah kami sampaikan bahwa setiap tahapan Pemilu tahun 2024 berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan kebijakan serta arahan pimpinan. Kita terus membangun hubungan komunikasi dengan stakeholder dan memastikan partisipasi masyarakat dengan baik, dengan harapan Pemilu tahun 2024 berjalan dengan lancar dan sesuai dengan kaedah dan norma yang ada,” ujar Akmal. []

KKR Aceh Serahkan Draf Pergub Reparasi Korban Pelanggaran HAM ke BRA

0

Nukilan.id – Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh telah menyerahkan dokumen draf Peraturan Gubernur (Pergub) yang berisi rekomendasi reparasi untuk korban Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) kepada Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Jum’at (11/8/2023).

Serah terima dokumen ini dilakukan oleh Ketua KKR Aceh, Masthur Yahya kepada perwakilan Sekretariat BRA Saifullah, dengan tujuan untuk memenuhi perintah qanun KKR Aceh yang mengamanatkan agar semua rekomendasi KKR dijalankan oleh Pemerintah.

Masthur Yahya menjelaskan, bahwa salah satu rekomendasi utama dari KKR Aceh adalah reparasi, yang telah direkomendasikan sejak tahun 2019. Namun, hingga tahun 2022, rekomendasi ini belum dapat dilaksanakan secara optimal dikarenakan belum adanya skema, regulasi, atau pergub yang mengatur tentang reparasi.

“Reparasi itu sudah kami rekomendasikan sejak tahun 2019. Nah, pada tahun 2019 itu kami pernah merekomendasikan reparasi mendesak. Namun tidak bisa dilaksanakan sampai 3 tahun. Dikarnakan belum ada skema atau regulasi atau pergub tentang reparasi,” jelasnya kepada Nukilan.

Menurutnya, reparasi bukan sekadar bantuan sosial, melainkan hak yang seharusnya diberikan kepada para korban. 

Namun, karena belum ada kerangka kerja yang jelas, pemerintah kemudian menggunakan skema bantuan sosial pada tahun 2022 untuk memberikan kompensasi kepada korban. Setiap korban pelanggaran HAM mendapatkan bantuan sebesar 10 juta rupiah, dan total 235 orang telah mendapatkan bantuan tersebut.

“Padahal reparasi tidak identik dengan uang. Tetapi karena pemerintah belum punya skema nya, belum punya aturan pelaksanaan reparasi, maka ditempuhlah dengan skema bantuan sosial,” ujarnya.

Ia berharap dengan diterbitkannya pergub ini, pemerintah Aceh akan memiliki panduan resmi dalam melaksanakan reparasi secara adil dan komprehensif.

“Di periode ini, kami menyiapkan pendoman itu dalam bentuk yang kami harapkan dalam bentuk pergub. Sehingga nanti pemerintah Aceh sudah punya pendoman nya,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan Sekretariat BRA, Saifullah mengatakan, pihaknya akan mengkaji dan menindaklanjuti terlebih dahulu proses sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Draft ini akan segera diserahkan kepada Gubernur Aceh. Draf ini segera dikaji kembali, semoga draft ini nanti akan menjadi suatu produk hukum yang tidak bertentangan dengan hukum lainnya,” tuturnya. [Rjf]

MPU Mulai Berlakukan Sertifikasi Halal untuk Berbagai Jasa Logistik di Aceh

0
Ilustrasi Sertifikasi Halal MUI.

Nukilan.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali alias Lem Faisal mengatakan saat ini Lembaga Pengkajian Pangan, Obat- obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MPU Aceh mulai memberlakukan sertifikasi halal untuk berbagai produk dan jasa logistik yang diperjualbelikan di Aceh.

Lem Faisal menjelaskan, bahwa proses sertifikasi ini dilakukan oleh LPPOM MPU Aceh. Nantinya setelah disertifikasi, maka akan dikeluarkan fatwa halal untuk produk tersebut oleh LPPOM MPU Aceh.

“Sertifikasi halal di MPU, fatwa halalnya juga di MPU,” ujar Lem Faisal saat dikonfirmasi Nukilan, Kamis (10/8/2023).

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua MPU Aceh,  Dr Tgk H Muhammad Hatta, Lc, MEd menyampaikan kegiatan sertifikasi jasa logistik ini merupakan wujud dari upaya MPU Aceh dalam mendukung dan mewujudkan Aceh yang bersyariat secara kaffah.

“Hal ini adalah sejalan dengan Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2016 tentang Sistem Jaminan Produk Halal, maka untuk mewujudkan amanah qanun Aceh ini kegiatan ini kita lakukan sebagai upaya untuk mendukung dan mewujudkan Aceh yang bersyariat secara kaffah,” ujar Muhammad Hatta saat membuka Kegiatan Pelatihan Penyelia Halal Perusahaan LPPOM MPU Tahun 2023 di Gedung Tgk H Abdullah Ujong Rimba MPU Aceh, Senin (17/7/2023) lalu.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Halal Partnership and Audit Services Director of LPPOM MUI Dr Muslich juga menyatakan kebutuhan sertifikasi halal ini didorong oleh kebutuhan untuk patuh terhadap regulasi dan permintaan konsumen.

“Di dunia yang mewajibkan sertifikasi halal untuk scope yang luas adalah Indonesia. Sementara negara lain, sertifikasi halal diwajibkan hanya jika sebuah produk ingin diklaim halal,” ujar Muslich dalam keterangannya, Selasa (8/8/2023). [Sammy]

Sebanyak 46 Guru Ikuti Pelatihan Peningkatan Mutu Diselenggarakan Oleh Disdik Aceh

0
Sebanyak 46 guru inti yang terdiri dari gutu mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Geografi mengikuti pelatihan peningkatan mutu yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Sebanyak 46 guru inti yang terdiri dari gutu mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Geografi mengikuti pelatihan peningkatan mutu yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Rasamala Banda Aceh ini akan berlangsung hingga 13 Agustus 2023.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM melalui Kepala UPTD Balai Tekkomdik, T Fariyal, MM dalam pidato pembukaannya mengatakan, bahwa Dinas Pendidikan Aceh selalu komit dalam upaya meningkatkan mutu guru di Aceh.

“Salah satu upaya tersebut adalah melalui pelatihan guru inti. Ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan baik itu berorientasi pada pengetahuan, maupun kesadaran seperti kesadaan terhadap lingkungan hidup,” kata dia.

Guru inti diharapkan menjadi agen perubahan dalam menunjang kualitas pendidikan, terutama dalam meningkatkan kelulusan siswa SMA ke perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di Provinsi Aceh, nasional, maupun internasional.

Baca Juga: Kadisdik Aceh Resmikan Radio Streaming Raspendika Tameureunoe

“Pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kelulusan siswa Aceh ke perguruan tinggi serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup di kalangan siswa dan warga sekolah,” harap T. Fariyal.

Sebagaimana diketahui, antusias pelajar Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi cukup besar, namun kerap terkendala oleh berbagai persoalan, diantaranya adalah kemampuan mengikuti bimbingan SNBT.

Maka, katanya, dengan adanya program guru inti yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan Aceh tampaknya menjadi langkah untuk mengatasi kendala pendidikan dan membantu siswa Aceh melanjutkan ke perguruan tinggi.

Program ini mencakup berbagai mata pelajaran yang diujikan dalam Tes Potensi Skolastik, seperti Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

“Kita berharap dengan melibatkan guru inti dari berbagai bidang studi, dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan persiapan siswa dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi,” jelasnya.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Muksalmina, S.Pd. M.Si menambahkan, berbagai materi nantinya akan dibekali untuk para guru inti, diantaranya adalah materibwawasan lingkungan yang nantinya akan disampaikan oleh para guru kepada siswa di sekolah masing-masing, tak terkecuali topik pemanasan global.

“Kegiatan yang dilaksanakan kali ini merupakan kelanjutan dari program guru inti Aceh. Keberadaan guru inti menyahuti keinginan siswa dan siswi Aceh untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di indonesia,” ujar Muksalmina.

Guru Inti yang tersebar di bawah binaan Dinas Pendidikan Aceh berjumlah sebanyak 230 orang yang terdiri dari Master of Teacher (MoT) dan Guru Imbas. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan peningkatan kompetensi juga melibatkan guru non inti.

“Pada pelatihan guru inti angkatan III (tiga) ini berfokus pada kecakapan wawasan lingkungan. Sebelumnya seluruh peserta juga telah mengikuti kegiatan pengembangan diri melalui zoom meeting tentang wawasan lingkungan hidup,” ujar Muksalmina. []

Baca Juga: Ketua Dharma Wanita Persatuan Disdik Aceh Lantik Kepengurusan DPW Gayo Lues dan Aceh Tenggara

Mahkamah Konstitusi RI Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan MK Kazakhstan dan Aljazair

0
Gedung Mahkamah konstitusi. (Foto: Dok. MK).

Nukilan.id – Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia menandatangani nota kesepahaman dengan MK Kazakhstan dan MK Aljazair. Hal tersebut dilakukan oleh Ketua MKRI Anwar Usman dengan Ketua MK Kazakhstan Elvira Azimova dan Ketua MK Aljazair Omar Belhaj pada Kamis (10/8/2023) di Jakarta.

Ketua MK Kazakhstan Elvira Azimova, Anwar menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Elvira Azimova sebagai Ketua MK Kazakhstan.Anwar menambahkan dengan semangat solidaritas MKRI bersama dengan MK Kazakhstan akan menandatangani nota kesepahaman sebagai bagian dari kerja sama MK.

“Bagi kami, kesempatan ini merupakan waktu yang baik bagi Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan intensif dengan Mahkamah Konstitusi Kazakhstan. MoU ini bukanlah hasil kesimpulan dari hubungan kedua lembaga, melainkan awal dari babak baru kerjasama yang akan kita bina,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengamat Politik, Usman Lamreung Harap Putusan MK Sesuai Undang-Undang Pemilu

“Kita bisa memulainya dengan kegiatan yang sifatnya intelektual maupun praktikal, seperti tukar menukar gagasan, praktik dan pengalaman dalam memutus perkara konstitusional yang berkaitan dengan hak dasar warga negara, serta hal-hal penting lain yang kiranya dapat didiskusikan di kemudian hari,” lanjutnya.

Selanjutnya, dengan nota kesepahaman itu, MKRI juga dapat mengembangkan kerja sama ke Asia Tengah usai mengeratkan hubungan antar MK/MA se-Asia dan Afrika melalui forum ICJF.

“Saya ingin mendorong MKRI mengembangkan hubungan dengan Asia Tengah. Apalagi Indonesia terpilih sebagai Dewan HAM di PBB. Kami sebagai negara yang semua peperangan kemudian beralih dari negara perdamaian juga ingin membagikan pengalaman kami,” ujarnya.

Sebelumnya, MKRI juga menandatangani nota kesepahaman dengan MK Aljazair. Ketua MK Anwar Usman dan Presiden MK Aljazair Omar Belhaj menandatangani nota kesepahaman tersebut. Keduanya berharap dapat bersinergi dalam kerja sama yang akan dilakukan di masa mendatang.

Diketahui, kerja sama antara MKRI dengan MK Kazakhstan dan Aljazair ditujukan  bertujuan untuk meningkatkan dan menguatkan metode kerja sama dan pertukaran informasi antara kedua pihak yang saling menguntungkan dalam melindungi hak asasi manusia, meningkatkan demokrasi, dan menjunjung tinggi pelaksanaan supremasi hukum di kedua negara. Lingkup bidang kerja sama yang dilakukan, yakni pertukaran informasi dan praktik terbaik dalam bidang keadilan konstitusi.

Di sisi lain, juga ada pertukaran dokumen hukum dan makalah penelitian yang diterbitkan secara resmi sesuai ruang lingkup dan kompetensi kedua belah pihak, pengembangan kapasitas lembaga melalui pertukaran kunjungan, program pertukaran pegawai, kegiatan magang, kursus profesi, pelatihan, dan penelitian bersam.

Bahkan, adanya dukungan timbal balik dalam penyelenggaraan konferensi, kongres, seminar atau kegiatan lain yang berkaitan dengan isu-isu peradilan dan hukum yang menjadi kepentingan bersama, serta bidang kerja sama lain berdasarkan kesepakatan bersama kedua belah pihak. []

Baca Juga: Pakar Hukum Tata Negara Sebut Sebentar Lagi Anies Dijadikan Tersangka Oleh KPK

Disbudpar Aceh Resmi Buka Pameran Koleksi Filologika Se-Sumatera

0
Pameran koleksi filologika di Gedung Pameran Temporer, Komplek Museum Aceh, resmi dibuka pada Kamis (10/8/2023). Sebanyak 75 koleksi filologika milik 17 museum se-Sumatera ditampilkan dengan panorama yang menawan. (Foto: Ist)

Nukilan.id – Pameran koleksi filologika di Gedung Pameran Temporer, Komplek Museum Aceh, resmi dibuka pada Kamis (10/8/2023). Sebanyak 75 koleksi filologika milik 17 museum se-Sumatera ditampilkan dengan panorama yang menawan.

Direktur Event Daerah, Deputi Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf RI, Reza Fahlevi menyebutkan, filologika adalah konten yang kaya dan luhur sekaligus unik untuk didalami dan dikembangkan dalam konteks pariwisata.

“Selain upaya pelestarian budaya, pameran koleksi filologika ini juga dapat menambah ilmu pengetahuan dan berpotensi menginspirasi berbagai industri menjadi MICE, ide dan aktivasi dalam festival, ikon destinasi wisata hingga ekonomi kreatif,” ucap Reza.

Reza mengapresiasi para kepala museum se-Sumatera yang hadir ke Aceh. Menurutnya, antusisme peserta atas keberlangsungan event ini tak terlepas dari upaya memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Budaya dan pariwisata sejatinya saling menghidupi. Dengan kebudayaan, pariwisata dapat tumbuh dan sebaliknya melalui pariwisata, budaya dapat dilestarikan,” kata Reza saat memberikan sambutan dan membuka pameran secara resmi.

Sementara itu, di sela-sela meninjau pameran, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Almuniza Kamal mengajak masyarakat Aceh, wisatawan nusantara dan mancanegara untuk melihat langsung pameran koleksi filologika di Gedung Pameran Temporer Museum Aceh.

Koleksi filologika yang dipamerkan merupakan milik Museum Aceh, Museum Tsunami Aceh, Museum Sumatera Utara, Museum Adityawarman Sumatera Barat, Museum Sang Nila Utama Riau, Museum Siginjei Jambi, Museum Balaputra Dewa Sumatera Selatan, Museum Bengkulu, Museum Ruwa Jurai Lampung, dan Museum Sriwijaya.

Lalu ada juga koleksi filologika dari Museum Pidie Jaya, Museum Kota Lhokseumawe, Museum Samudera Pasai Aceh Utara, Museum Bireuen, Museum Kota Langsa, Museum UIN-Ar-Raniry, dan Museum Ali Hasjmy Banda Aceh.

“Lestarikan budaya majukan pariwisata, adalah salah satu tagline yang kita gelorakan di seluruh museum. Saya tunggu kehadiran teman-teman, insyaallah akan menambah wawasan dan manfaat yang lebih banyak lagi,” tutupnya.

Ikuti Pekan Pancasila 2023, Ini Pesan Pj Wali Kota Amiruddin

0
Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin mengikuti kegiatan Pekan Pancasila 2023 di Aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin pada Kamis (10/8/2023). (Foto: Ist)

Nukilan.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Amiruddin mengikuti kegiatan Pekan Pancasila 2023 di Aula Lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin pada Kamis (10/8/2023).

Kegiatan digelar oleh Ster TNI dalam rangka meningkatkan dan menguatkan dasar-dasar Pancasila kepada seluruh komponen bangsa di daerah. Peserta yang hadir meliputi para personil TNI dan berbagai lapisan elemen masyarakat.

Turut hadir Paban III Tahwil Ster TNI Kol Inf Jacky Ariestianto, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Usman, Dandim 0101/KBA Kolonel Inf Andy Bagus, Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, Kaban Kesbangpol Banda Aceh Heru Triwijinarko, dan jajaran lainnya.

Dalam sambutannya, Amiruddin mengatakan, Pemko menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, di masa reformasi saat ini dengan kebebasan yang terbuka luas, pengamalan Pancasila di masyarakat masih banyak yang belum sesuai, bahkan ada yang menyimpang dengan nilai-nilai Pancasila.

Ia melanjutkan, Pekan Pancasila ini bisa menggugah kembali kesadaran bersama, akan betapa pentingnya peranan Pancasila. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila saat ini masih sangat relevan dan sesuai dengan perkembangan zaman terkini.

Baca Juga: Pemko dan Kejati Kolaborasi Tangani Stunting di Banda Aceh

“Atas dasar tersebut, maka apa yang dilaksanakan oleh Kodim 0101/KBA pada hari ini, saya harapkan menjadi awal mula dari perubahan. Pekan Pancasila harus dimanfaatkan sebaik mungkin bagi setiap orang untuk mengembangkan Pancasila sebagai landasan hidup serta pola pikir, dan jangan sampai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila hanya dijadikan hafalan dalam pelajaran sekolah saja,” ujarnya.

Amiruddin juga mengajak seluruh peserta agar menjadikan Pekan Pancasila ini sebagai ajang untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan kerjasama di tengah-tengah masyarakat yang beragam. Lanjutnya, dengan mengedepankan semangat gotong royong dan toleransi, kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa yang bersatu, adil, dan sejahtera.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan Pekan Pancasila ini. Mari kita renungkan kembali makna dari setiap sila Pancasila, dan mari kita perkuat tekad kita untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila,” ucap pj wali kota.

Amiruddin menyampaikan, saat ini Banda Aceh memiliki gampong Tangguh Pancasila, yang terletak di gampong Peunayong.

Ia mengungkapkan, keberadaan Tugu Pancasila di Gampong Peunayong, juga menggambarkan secara langsung situasi dan kondisi di gampong ini. Di mana gampong Peunayong pernah dinobatkan sebagai gampong sadar kerukunan oleh Kementerian Agama RI pada tahun 2021.

“Penduduk gampong Peunayong sampai saat ini berjumlah 2.278 jiwa, dimana mayoritas masyarakatnya penganut Agama Budha. Tingkat toleransi di Peunayong cukup baik, masyarakat merasa cukup aman dan nyaman bermukim disini,” ungkapnya.

Pj wali kota menilai, Gampong Peunayong ini menjadi miniatur bangsa indonesia saat ini, dengan masyarakat yang majemuk, akan tetapi selalu menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Alhamdulillah, potensi kemajemukan tersebut, selama ini telah dapat dijaga dan dirawat oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan hidup saling berdampingan, rukun dan damai tanpa adanya gejolak serta benturan. Dan ini sudah berlangsung dari zaman ke zaman,” tutupnya.

Baca Juga: Ketua TP PKK Kota Banda Aceh Ajak Seluruh Anggota P2LIPI Bantu Pemko Turunkan Stunting

Ratusan Pelajar Ikuti Lomba Kuis Kihajar, Begini Pesan UPT UPTD Balai Tekkomdik Aceh

0
Ratusan pelajar mengikuti Kuis Kihajar tahun 2023 tingkat Provinsi Aceh. Acara ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang sekolah, mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).  (Foto: Ist)

Nukilan.id – Ratusan pelajar mengikuti Kuis Kihajar tahun 2023 tingkat Provinsi Aceh. Acara ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang sekolah, mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kepala UPTD Balai Tekkomdik T. Fariyal. S.Sos. MM, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs. Alhudri, MM, mengatakan dari ajang ini, Dinas Pendidikan Aceh memilih peserta terbaik dari masing-masing jenjang pendidikan untuk mengikuti lomba serupa di tingkat nasional.

“Kegiatan ini membuka peluang bagi seluruh siswa untuk lebih berprestasi di tingkat nasional,” kata Fariyal usai membuka kegiatan itu, Kamis (10/8/2023).

Fariyal mengatakan kuis ini menuntut peserta didik untuk mampu mengoperasikan gawai teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini menjadikan siswa tidak sekadar pintar, namun juga harus melek teknologi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudyaan, Riset, dan Teknologi, Dr Muhammad Hasan Chabiebie. M.Si, mengapresiasi langkah UPTD Balai Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh. Dia menyebut kegiatan ini berjalan dengan sukses.

“Provinsi Aceh selalu komit dan konsiten dalam melaksanakan kuis Ki Hajar dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia,” kata M Hasan.

Kegiatan ini, kata M Hasan, digelar untuk mengenalkan penggunaan gawai pada generasi milineal. Adalah tanggung jawab pemerintah untuk mendidik generasi muda sesuai dengan zamannya.

“Kita perlu menempa mereka dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kuis Ki Hajar ini adalah salah satu caranya,” kata M Hasan.

M Hasan mengatakan setelah pandemi Covid-19, penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar menjadi sebuah keharusan di semua level pendidikan. Dia berharap generasi muda benar-benar cakap memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bangsa dan negara.

Kegiatan yang berlangsung satu hari penuh ini dilaksanakan di Hotel Grand Aceh Syariah Banda Aceh. Acara ini juga dihadiri pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh. []

Baca Juga: Kadisdik Aceh Resmikan Radio Streaming Raspendika Tameureunoe

Ketua Dharma Wanita Persatuan Disdik Aceh Lantik Kepengurusan DPW Gayo Lues dan Aceh Tenggara

0
Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Aceh, Malawani Alhudri, mengambil sumpah dan melantik kepengurusan DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gayo Lues dan DWP Cabang Dinas Aceh Tenggara. (Foto Ist)

Nukilan.id – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan Aceh, Malawani Alhudri, mengambil sumpah dan melantik kepengurusan DWP Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gayo Lues dan DWP Cabang Dinas Aceh Tenggara.

Pelantikan kepengurusan DWP Kabupaten Gayo Lues yang dipimpin oleh Irmayani Basri, dan Aceh Tenggara yang dipimpin Erlinda Jufri. Acara digelar di Gedung SMA 1 Seribu Bukit dalam sebuah seremoni sederhana.

“Kami minta seluruh pengurus benar-benar bekerja dengan baik,” kata dia.

Malawani Alhudri juga berpesan agar pengurus DWP yang baru dilantik senantiasa menjaga kekompakan demi terwujudnya tujuan organisasi. Organisasi ini, kata Malawani, dibentuk untuk membantu mensejahterakan anggota dan keluarga.

Baca Juga: Dukung Kewirausahaan Pertanian Aceh, Disdik dan Yayasan Hutan Tropis Teken MoU Sekolah Lapang

Malawani juga berharap kiprah DWP bermanfaat bagi masyarakat umum melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota. Untuk itu diperlukan keseriusan dan keteguhan hati dalam menjalankan program.

“Ingat, ini adalah organisasi istimewa karena dibentuk hanya untuk para istri dari pegawai negeri sipil di instansi pemerintah,” kata Malawani Alhudri.

Dia juga berpesan agar seluruh pengurus DWP mampu memainkan peran sebagai istri dalam menjaga keutuhan rumah tangga. Saat kehidupan berumah tangga terjalin dengan baik, maka para suami dapat bekerja maksimal sesuai posisi mereka masing-masing.

“Coba ibu-ibu lihat, jika kita sedang ada masalah dengan suami, pasti suami tidak akan mampu bekerja maksimal,” kata Malawani.

Pada kesempatan itu Malawani Alhudri meminta pengurus yang baru dilantik segera membentuk DWP di tingkat SMA, SMK, dan SLB. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara, Jufri, M.Pd yang turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Kabupaten Gayo Lues, Basri, M.Pd. []

Baca Juga: Kadisdik Aceh Resmikan Radio Streaming Raspendika Tameureunoe