Gelombang 4 Meter Ancam Sejumlah Perairan Aceh hingga 13 September

Share

NUKILAN.ID | BANDA ACEH — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Aceh.

Dalam peringatan gelombang tinggi BMKG, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter atau kategori tinggi berpotensi terjadi di Perairan Aceh Besar–Meulaboh, Perairan Aceh Singkil–Pulo Banyak, dan Perairan Selatan Simeulue.

Dilansir Nukilan dari data terbaru BMKG, peringatan tersebut berlaku mulai 10 September 2026 pukul 07.00 WIB hingga 13 September 2026 pukul 07.00 WIB.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer. Aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, serta adanya daerah belokan angin dan konvergensi, dapat mendukung peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Aceh.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Aceh berpotensi meningkatkan penguapan. Kondisi tersebut kemudian dapat menambah kandungan uap air di atmosfer.

BMKG mencatat pola angin di wilayah Aceh umumnya bergerak dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 6–30 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah perairan Aceh Besar–Meulaboh serta perairan Sabang–Banda Aceh. Kondisi angin tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan.

Selain tiga wilayah yang masuk kategori tinggi, BMKG juga mencatat gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan Sabang–Banda Aceh dan Perairan Aceh Barat Daya–Simeulue.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan untuk memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan gelombang selama periode peringatan tersebut. Informasi peringatan gelombang tinggi dapat diperbarui BMKG sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan laut. []

Reporter: Sammy

Read more

Local News