Beranda blog Halaman 1373

Aktif Dukung Kelancaran Operasional Hulu Migas, SKK Migas Beri Penghargaan kepada Pemerintah Aceh

0

Nukilan.id – Upaya Pemerintah Aceh untuk memacu pertumbuhan iklim investasi di Aceh merupakan salah satu cara bagi Aceh untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), membuka lapangan kerja baru serta untuk membangkitkan perekonomian di Aceh mendapat penghargaan dan apresiasi dari SKK Migas atas “Peran Aktif dalam Mendukung Kelancaran Operasional Hulu Migas di  Aceh”. 

Penghargaan dan apresiasi SKK Migas tersebut diberikan oleh Rikky Rahmat Firdaus,  Kepala Pewakilan SKK Migas Sumbagut  kepada Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral yang diterima oleh Dian Budi Dharma, ST, MT selaku Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi mewakili Kepala Dinas ESDM Aceh Ir. Mahdinur, MM pada Acara Forum Pertanahan, Perjinan dan Aspek Keamanan SKK Migas-Sumbagut  di Medan 31 Agustus – 1 September 2023.      

Sebagaimana diketahui bahwa pengelolaan Minyak dan Gas Bumi di atas 12 mil di laut perairan Aceh  berada dibawah koordinasi SKK Migas. Terdapat 4  Wilayah Kerja Migas diatas 12 mil ini, yaitu Wilayah Kerja Andaman I dan South Andaman dengan operatornya Mubadala Energy, Wilayah Kerja Migas Andaman II dengan operatornya Harbour Energy dan Wilayah Kerja North Sumatera Offshore (NSO) dengan  operatornya Pertamina Hulu Rokan. 

Dalam Acara tersebut Pemerintah Aceh melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral juga diminta untuk  menyampaikan pengalamannya dengan tema “Dukungan Pemerintah Daerah Dalam Penyelesaian Kegiatan di Laut (Alat Tangkap Nelayan)” yang  diharapkan dapat menjadi masukan dan strategi dalam penyelesaian masalah kegiatan hulu migas di tempat lokasi Wilayah Kerja Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) lain yang memiliki permasalahan yang sama. []

Warga Aceh di Jakarta Minta Komnas HAM RI Kawal Kasus Imam Masykur 

0

Nukilan.id – Sejumlah warga Aceh di Jakarta yang tergabung dalam Forum Perjuangan Keadilan Rakyat Aceh (Fokpra) dan Gerakan Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (Geraham) telah melakukan audiensi dan diskusi dengan Komnas HAM RI membahas kasus penculikan hingga pembunuhan Imam Masykur.

Kedatangan warga Aceh ini disambut oleh Wakil Ketua Bidang Eksternal Komnas HAM RI, Dr. Abdul Haris Semendawai.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Fokpra, Fazlun Hasan menyampaikan kepada Komnas HAM bahwa pihaknya mengutuk dan mengecam atas perbuatan yang biadab tersebut.

Fazlun Hasan, mengajukan permohonan kepada Komnas HAM untuk melakukan investigasi dan kajian terhadap tindakan penculikan, penganiayaan, pemerasan, dan pembunuhan yang diduga merupakan pelanggaran HAM berat.

“Kami meminta kepada Komnas HAM untuk mengawal proses Penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan oleh baik TNI maupun Polri agar fokus terhadap kasus penculikan, pemerasan, penyiksaan dan pembunuhan berencana agar kasus ini tidak bias,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Nukilan, Jum’at (1/9/2023).

Selain itu, Fokpra juga mendesak Komnas HAM untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pihak TNI dan Polri, serta memastikan bahwa proses hukum berlangsung secara terbuka dan transparan, termasuk koordinasi antara pengadilan militer dan pengadilan sipil.

Lebih lanjut, Fokpra meminta agar Komnas HAM melakukan pengawalan dan koordinasi dengan pihak TNI dan Polri untuk memastikan bahwa pelaku kejahatan tersebut dijerat dengan hukuman maksimal, yaitu hukuman mati.

Dalam pertemuan tersebut, Fokpra juga menyoroti kondisi dan situasi di Aceh saat ini, dengan banyaknya isu yang berkembang, bahkan ada isu yang menginginkan perang dan menggunakan senjata, serta hasrat untuk merdeka. 

“Kami berharap Komnas HAM mengawal kasus ini dengan serius, sehingga orang-orang yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk menciptakan opini negatif atau memancing kerusuhan tidak diberi kesempatan, dan Aceh tetap dapat menjaga kedamaian,” 

“Kami diminta oleh pihak Komnasham agar terus melakukan komunikasi koordinasi secara intensif dan saling menguatkan sehingga dalam kasus ini kebenaran dapat diungkap dan keadilan dapat ditegakkan,” pungkasnya. []

Begini Tanggapan Kodam Iskandar Muda Terkait Kasus Imam Masykur

0
Kapendam IM, Kolonel Inf Irhamni Zainal. (Foto: Nukilan/Reji)

Nukilan.id   Kodam Iskandar Muda dengan tegas menyatakan dukungan terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jendral Dudung Abdurachman, dalam mengawal kasus penculikan dan pembunuhan Imam Masykur. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Inf Irhamni Zainal dalam acara ramah tamah dengan Insan Media di Banda Aceh, Jum’at (1/9/2023).

Kasus ini melibatkan anggota TNI aktif dari kesatuan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Praka RM, dan dua rekannya. 

Diketahui, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, menegaskan komitmennya dalam menegakkan keadilan. Ia menyatakan bahwa ketiga pelaku penculikan tersebut berpotensi mendapatkan hukuman mati atau minimal penjara seumur hidup.

“Kami dari pihak Kodam Iskandar Muda mendukung penuh apa yang disampaikan oleh Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman,” ujar Kapendam IM.

“Dalam kasus ini, kita sangat mendukung penuh proses penegakan hukum terhadap setiap persoalan apapun yang dilakukan oleh oknum prajurit TNI. Penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan adil,” tambahnya.

Untuk kelanjutannya, masyarakat diminta untuk bersabar dan menunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh Polisi Militer Kodam Jaya. Proses penegakan hukum harus tetap diawasi dengan cermat oleh semua pihak untuk memastikan keadilan terwujud sepenuhnya.

“Jadi, saya berharap, teman-teman sekalian, kita bersabar dan menunggu serta mengawal terus proses penegakan hukum yang dilakukan oleh Polisi Militer di wilayah hukum Kodam Jaya. Keadilan harus menjadi prioritas utama dalam kasus ini,” pungkas Kapendam. [Rjf]

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Perkuat Hubungan dengan Insan Media

0
Silaturahmi Kapendam IM dengan insan pers Kota Banda Aceh, 1 Septemper 2023.

Nukilan.id – Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Inf Irhamni Zainal, S.I.P, M.Si mengadakan acara ramah tamah dan silaturahmi dengan Insan media yang aktif meliput berbagai kegiatan di wilayah Kodam Iskandar Muda.

Acara tersebut berlangsung di Media Center Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Jum’at (1/9/2023).

Dalam pertemuan yang dihadiri awak media ini, bertujuan untuk mempererat hubungan antara Kodam Iskandar Muda dan para peliput berita yang telah berkontribusi dalam memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Kapendam IM, Kolonel Inf Irhamni Zainal.

Dalam sambutannya, Kolonel Inf Irhamni Zainal, S.I.P, M.Si, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada insan media yang telah menjadi mitra setia Kodam Iskandar Muda dalam memberikan informasi terkini kepada publik. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang baik antara militer dan media untuk mendukung penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat.

“Kodam Iskandar Muda berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan yang baik dengan insan media sebagai bagian dari upaya membangun kerjasama yang lebih baik dalam menjalankan tugas masing-masing. Semoga acara ini menjadi langkah awal yang positif dalam menciptakan sinergi yang lebih kuat antara militer dan media demi kepentingan bersama,” ujar Kapendam kepada Nukilan.

Sementara itu, para awak media yang hadir mengucapkan terima kasih atas inisiatif Kodam Iskandar Muda dalam menyelenggarakan acara ini. 

Mereka berharap hubungan yang terjalin dapat terus ditingkatkan demi kebaikan bersama dalam menjalankan tugas jurnalistik dan mendukung upaya peningkatan pemahaman masyarakat tentang peran TNI di wilayah ini.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, diikuti oleh sesi tanya jawab yang memungkinkan para awak media untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan klarifikasi langsung dari Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda. [Rjf]

Distanbun Aceh Gelar Lokakarya Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan

0

Nukilan.id – Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh melaksanakan kegiatan Lokakarya Draf Final Dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) 2023–2026 di Hotel Parkside Takengon Aceh Tengah pada tanggal 31 Agustus sampai 1 September 2023. 

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dan kolaborasi antara Distanbun Aceh dengan mitra pembangunan USAID SEGAR dan WCS.

Dalam sambutannya, Kadistanbun Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP melalui Sekretaris Azanuddin Kurnia, SP, MP menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah rangkaian panjang yang sudah dimulai dari akhir tahun 2022 setelah keluarnya Keputusan Gubernur Aceh Nomor 525/1594/2022 tentang Pembentukan Tim Penyusun Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Aceh tertanggal 12 Desember 2022. 

Kepgub tersebut terbit bagian dari amanah Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit yang salah satunya mengamanatkan kepada Gubernur, Bupati/Walikota untuk menyusun dan menyiapkan Rencana Aksi Daerah kelapa sawit Berkelanjutan.

Azanuddin Kurnia berharap bahwa pertemuan kali ini sudah bisa menyepakati dokumen final yang sudah dibahas hampir satu tahun oleh Tim Penyusun yang terdiri dari lima pokja selama ini. Pokja – pokja yang ada adalah gabungan dari para pihak baik dari SKPA terkait maupun dari stakeholder terkait sebagai mitra pembangunan pemerintah.

“Kita harus bisa memanfaatakan, mengelola, melindungi, serta mewariskan kepada anak cucu kita karena yang ada saat ini bukanlah warisan nenek moyang kita melainkan ini adalah pinjaman dari anak cucu kita. Untuk itu mari kita berpikir dan bertindak cerdas,arif dan bijaksana dalam mengelola sumber daya alam baik hayati maupun non hayati,” ujarnya.

Dijelaskannya, Kelapa sawit adalah salah satu sumber ekonomi strategis bagi masyarakat khususnya petani dan pengahasilan bagi daerah dan negara. Jadikan ini semua sebagai rahmat dan berkah Allah bukan sebaliknya yang bisa menjadi bencana.

“Insya Allah, selesai dokumen ini, maka akan dilanjutkan proses perancangan Peraturan Gubernur Aceh tentang RAD KSB. Untuk itu kita akan intens dengan Biro Hukum untuk menindaklanjutinya, Alhamdulillah Biro Hukum juga masuk dalam Tim RAD KSB,” kata Azan yang juga sebagai Ketua Perhimpunan Sarjana Pertanian Indoensia (PISPI) Wilayah Aceh.

Azan juga mengucapkan terima kasih kepada pihak USAID SEGAR dan WCS yang sudah mendukung dan memfasilitasi kegiatan selama ini juga untuk kedepannya. Kita berharap kolaborasi ini akan terus berlanjut kdepannya. 

Sebelumnya Darlis Amin sebagai Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwaikilan Pokja – Poka seperti dari Bappeda Aceh, Kanwil BPN, Disperindag, DLHK, DPMPTSP, Distanbun Aceh, Yayasan Aceh Hijau, YEL, IDH, USAID SEGAR, WCS, dan lainnya. 

Kegiatan ini dibahani oleh Profesor Ashabul Anhar sebagai Ketua Tim Penulis yang juga sebagai Guru Besar Fakultas Pertanian dengan menghadirkan narsumber dari Distanbun Aceh Azanuddin Kurnia, SP, MP yang mewakili Tim Penyusun RAD KSB. Juga pada hari ini akan dibahani oleh Biro Hukum yang terkait dengan perancangan Pergub RAD KSB serta sebagai fasilitator DR. Budi Arianto Akademi Universitas Syiah Kuala.

Tisna Nando sebelumnya yang mewakili WCS menyatakan bahwa WCS akan terus membantu sesuai dengan kewenangan dan kemapuan yang ada untuk mewujudkan kelapa sawit berkelanjutan di Aceh.

“Tidak hanya itu, kami juga membantu untuk kegiatan di Subuluusalam yang juga sedang berproses RAD KSB nya. Hal senada juga disampaikan oleh Hayo Wibawa dari perwakilan USAID SEGAR Jakarta, kita akan terus berkolaborasi untuk mewujdukan kelapa sawit berkalanjutan yang bisa bermanfaat kepada masyarakat dan negara dengan tidak merusak lingkungan.” []

Pangdam IM Silaturrahmi ke Kantor MPU Aceh

0

Nukilan.id – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P. melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh pada Kamis, (31/8/23).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama antara Kodam IM dan MPU Aceh dalam menciptakan kedamaian dan ketentraman bagi masyarakat Aceh.

Sesampainya di kantor MPU Aceh, Pangdam IM disambut oleh Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali dan Wakil Ketua II MPU Aceh DR. Tgk. H. Muhibbuththabary, M.Ag.

Dalam kunjungannya, Pangdam IM menyampaikan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Kodam IM, Forkopimda Aceh dan MPU Aceh dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah Aceh.

Sementara itu, Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali juga menyatakan sangat mengapresiasi kunjungan Pangdam IM dan berharap dapat memperkuat hubungan kerjasama yang sudah terjalin dengan Kodam IM.

Kunjungan Pangdam IM ke kantor MPU Aceh ini menunjukkan komitmen Kodam IM dan ulama dalam menjaga keamanan dan stabilitas di Aceh. Kunjungan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Turut mendampingi Pangdam IM Asisten Intelijen Kasdam IM Kolonel Inf Verdy De Irawan dan Asisten Teritorial Kasdam IM Kolonel Inf Deni Gunawan S.E. rombongan Pangdam IM disambut juga Oleh Kepala Sekretariat MPU Aceh, Usamah, S.Ag., M.M. dan Kabag. Kajian Strategis, Risalah dan Persidangan, Drs. Zulkarnini, M.Pd. []

Pertamina Akan Hapus Pertalite Mulai Tahun Depan, Diganti dengan Pertamax Green 92

0
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/Kata data

Nukilan.id – PT Pertamina (Persero) mengusulkan untuk menghapus bahan bakar mesin (BBM) jenis pertalite mulai tahun depan dan diganti menjadi pertamax green 92 yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengusulkan subsidi untuk pertalite bisa dialihkan untuk pertamax green 92 tersebut.

Penghapusan pertalite ini sejalan dengan aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di mana produk BBM yang bisa dijual di Indonesia minimal RON 91.

“BBM subsidi kita naikkan dari RON 90 ke RON 92, karena aturan KLHK oktan number yang boleh dijual di Indonesia minimum 91,” ujar Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, dikutip CNN Indonesia, Kamis (31/8/2023).

Menurut Nicke, setelah sukses merilis pertamax green 95 awal bulan lalu, saat ini pihaknya tengah dalam proses untuk meluncurkan pertamax green 92 sebagai pengganti pertalite.

Pertamax green 92 adalah campuran antara RON 90 (pertalite) dengan 7 persen bioetanol (E7). Langkah ini sejalan dengan komitmen Pertamina mendukung pemerintah untuk menurunkan emisi dari bensin.

“Jadi, ada 2 green gasoline, green energy, low carbon yang jadi produk baru dari Pertamina,” jelasnya.

Dengan meluncurkan energi hijau ini, Nicke menekankan tak hanya bisa menurunkan emisi karbon, tetapi juga mengurangi anggaran untuk impor gas.

“Jadi ini sudah sangat pas, satu, aspek lingkungan bisa turunkan karbon emisi. Kedua, mandatory bioetanol bisa kita penuhi. Ketiga, kita menurunkan impor gasoline,” pungkas Nicke. [CNNIndonesia]

Kadisbudpar Aceh Ajak Komunitas Offroad Kembangkan Potensi Pariwisata Petualangan

0

Nukilan.id – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza kamal mengajak komunitas mobil offroad untuk bekerja sama dalam mengembangkan potensi pariwisata ekstrem atau minat khusus di Tanah Rencong. 

Melalui kerja sama ini, Pemerintah Aceh berharap dapat mempromosikan destinasi wisata baru yang menarik dan memacu adrenalin.

Aceh yang terkenal dengan keindahan alamnya yang belum tersentuh, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi utama bagi pecinta mobil offroad. 

Dengan pegunungan, hutan, dan medan yang beragam, Aceh adalah tempat yang ideal untuk penggemar kendaraan offroad yang mencari tantangan dan petualangan.

“Bersama-sama, kita memiliki kesempatan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang beragam di Aceh. Kami mengajak komunitas offroad untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi rute-rute petualangan yang menarik dan aman,” ujar Almuniza di Banda Aceh, Rabu, 30 Agustus 2023.

Almuniza pun menegaskan bahwa Pemerintah Aceh melalui Disbudpar akan selalu berupaya mendukung komunitas yang mampu mendatangkan wisatawan, seperti dari komunitas Indonesia Off-road eXpedition (IOX) Adventure Club yang akan menggelar kegiatan bertema “Friend & Challenge (F&C) Seulawah Expedition” pada 7-10 September 2023 di Aceh.

“Insya Allah kita akan selalu mendukung komunitas yang mampu membawa wisatawan ke Aceh. Karena imbas dari setiap event berskala nasional yang dibuat di Aceh turut berdampak kepada masyarakat ataupun pelaku pariwisata dan UMKM,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua IOX Aceh, Musni Haffas mengatakan peserta pra event F&C di Aceh nantinya akan diikuti  member IOX dari Bukittinggi, Medan, Tanah Karo, Jawa Barat, dan Malang.

“Seulawah eXpedition merupakan event tahunan IOX Aceh Chapter dan sempat terhenti beberapa tahun akibat Covid-19, ini yang ke-5 diadakan. Rute F&C Seulawah Expedition kali ini dimulai dari Banda Aceh menuju Aceh Besar, lanjut masuk Kabupaten Pidie dengan mengitari pegunungan Seulawah,” katanya.

Dia mengungkapkan awalnya event ini dibatasi 50 peserta saja, ternyata minat pendaftarnya tinggi sudah mencapai 70 unit kendaraan.

“Untuk pendaftaran kita tidak bisa batasi karena moto IOX adalah persahabatan, pertemanan, dan saling kunjung sambil silahturahmi bukan persaingan. Friend & Chalengge sendiri punya arti mari kawan-kawan komunitas kita bermain bersama di event IOX,” imbuhnya. []

Soal Pembunuhan Imam Masykur, Jokowi: Hormati Proses Hukum yang Ada

0
Presiden RI Joko Widodo.

Nukilan.id – Presiden Joko Widodo menyatakan terkait kasus pembunuhan dan penculikan yang dilakukan oleh oknum TNI dan Paspampres terhadap Imam Masykur saat ini telah diserahkan kepada proses hukum yang sedang berjalan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam keterangan pers usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-18 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Indonesia (HIPMI), Kamis (31/8/2023).

“Ya itu sudah diserahkan ke proses hukum. Hormati proses hukum yang ada,” ujar Jokowi dikutip Nukilan dalam keterangan pers Sekretariat Presiden, Kamis (31/8/2023).

Jokowi menambahkan bahwa tak ada perlakukan yang berbeda terhadap oknum TNI dan Paspampres yang menjadi pelaku dalam kasus ini, dan semuanya akan diperlakukan sama di mata hukum.

Saat ini, ketiga pelaku pembunuhan dan penculikan Imam Masykur, yaitu Praka Riswandi Manik (RM), Praka HS, dan Praka J sudah diproses secara hukum.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono melalui Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono menyatakan prihatin atas kabar anggota Paspampres, Praka RM, yang diduga menganiaya warga Aceh itu hingga tewas. Panglima TNI akan mengawal kasus hingga Praka RM dijatuhi hukuman berat.

“Penganiayaan oleh anggota Paspampres yang mengakibatkan korban meninggal Panglima TNI prihatin dan akan mengawal kasus ini agar pelaku dihukum berat maksimal hukuman mati, minimal hukuman seumur hidup,”kata Julius kepada wartawan, Senin (28/8/2023). [Sammy]

Pj Walikota Banda Aceh Sidak Kantor Kecamatan Banda Raya

0

Nukilan.id – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor kecamatan. Kali ini, lokasi yang dituju Kantor Camat Banda Raya yang terletak di Gampong Lam Ara, Rabu, 30 Agustus 2023.

Setiba di lokasi, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Bachtiar dan Kabag Tata Pemerintahan Setdako Banda Aceh M Ridha, Amiruddin langsung mengecek absen dan setiap ruangan yang ada di kantor kecamatan tersebut.

Setelahnya, pj wali kota juga mengumpulkan seluruh pegawai dan memimpin apel singkat di halaman kantor. “Tujuan kedatangan saya bersama Pak Asisten untuk mengecek langsung tingkat kedisiplinan pegawai di semua kantor kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya, kedisiplinan ASN akan berbanding lurus dengan pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat. “Tolong jaga kedisiplinan sebagai modal awal kita untuk bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat.”

Ia pun turut menginstruksikan sejumlah “pekerjaan rumah” yang mesti menjadi atensi pihak kecamatan. “Salah satunya mengenai angka stunting. Saya minta agar kecamatan bisa mengoodinir pemutakhiran data dan penanganan stunting di setiap desa dalam wilayahnya.”

Kemudian yang tak kalah penting, Amiruddin mendorong peran aktif kecamatan dalam mendongkrak penerimaan kas daerah melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). “Potensi PAD kita sangat besar, tapi belum tergarap secara maksimal. Ini harus menjadi perhatian bapak-ibu semua,” ujarnya.

Tak lupa, pj wali kota berpesan agar camat beserta perangkat kecamatan untuk proaktif dalam mengawal penerapan syariat Islam di gampong-gampong. “Rangkul para keuchik untuk menghidupkan pageu gampong agar daerah kita bebas dari pelanggaran syariat,” ujarnya.

Pj wali kota juga menyinggung pesta demokrasi yang sudah di depan mata. “Ingat tahun depan kita ada agenda besar pemilu serentak yang wajib kita sukseskan bersama. Sebelum ke sana juga bakal ada pilchiksung di tingkat desa,” katanya.

Ia meminta kecamatan untuk mematangkan segala persiapan teknis maupun non teknis penyelenggaraan pemilu. “Terus lakukan koordinasi dan komunikasi dengan KIP dan pihak terkait lainnya. Jika ada kendala di lapangan tolong dilaporkan segera untuk kita ambil solusi bersama.” []